• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis pertumbuhan ekonomi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis pertumbuhan ekonomi"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

http://epserv.fe.unila.ac.id

ABSTRAK

ANALISIS PERTUMBUHAN EKONOMI DAN DISPARITAS PENDAPATAN DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

TAHUN 1999-2005

Oleh

SUSANA

Pembangunan Ekonomi adalah upaya yang dilakukan untuk meningkatkan

pendapatan riil per kapita masyarakat pada suatu wilayah agar kesejahteraan dalam jangka panjang dapat tercapai.

Dedikasi keberhasilan pembangunan ekonomi adalah laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi, sebagai konsekwensi pembangunan ekonomi selain meningkatkan kemakmuran, konsekwensi lainnya adalah Disparitas pendapatan yang timpang dan tidak merata.

Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Timur tahun 1999-2005 terus

meningkat, dengan laju rata-rata pertumbuhan 4,52 persen. Permasalahannya adalah bagaimana hubungan pertumbuhan ekonomi ini dengan ketimpangan pendapatan dan distribusi pendapatan di Kabupaten Lampung Timur.

(2)

Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan positif antar pertumbuhan ekonomi dengan pemerataan pendapatan dan hubungan ini ditunjukkan oleh koefisien determinasi sebesar 73 persen.

Meningkatnya pertumbuhan ekonomi pada awal masa pengamatan (1999-2005) menyebabkan ketimpangan pendapatan daya kriteria berat, khususnya tahun 1999 tingkat ketimpangan 0,86, tahun 2000 ketimpangan 0,7361, tahun 2001

ketimpangannya 0,5916 dan tahun 2002 ketimpangannya 0,6794 dan setelah itu ketimpangannya mulai membaik pada tahun 2003 ketimpangannya 0,3728 (sedang), Tahun 2004 ketimpangannya 0,4558 (sedang) dan tahun 2005 ketimpangannya 0,3120 (ringan).

Pertumbuhan ekonomi di Lampung Timur cenderung memperbaiki distribusi pendapatan, khususnya pada golongan 40 persen penduduk yang menerima

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan asumsi bahwa data distribusi frekuensi (banyaknya klaim) dan distribusi severitas (besarnya klaim) yang dibangkitkan secara berturut-turut menyebar Poisson

Isminellita : Analisis Distribusi Pendapatan Masyarakat Nelayan di Kotamadya Sibolga, 2000... Isminellita : Analisis Distribusi Pendapatan Masyarakat Nelayan di Kotamadya

Hasil penelitian menunjukkan kontribusi terbesar pendapatan usahatani yang diperoleh petani berturut-turut adalah padi sawah sebesar 46 persen, itik petelur sebesar 30 persen,

• Kontribusi lima golongan barang utama terhadap total nilai ekspor bulan September 2017 Provinsi Lampung berturut-turut yaitu Lemak & minyak hewan/nabati,

Kesenjangan ekonomi atau ketimpangan dalam distribusi pendapatan antara kelompok masyarakat berpendapatan tinggi dan kelompok masyarakat berpendapatan rendah serta tingkat

Berdasarkan asumsi bahwa data distribusi frekuensi (banyaknya klaim) dan distribusi severitas (besarnya klaim) yang dibangkitkan secara berturut-turut menyebar

Apabila perhatian lebih ditujukan pada kewajaran distribusi pendapatan pada umumnya, dan upaya untuk meningkatkan tingkat pendapatan golongan ekonomi

Berdasarkan asumsi bahwa data distribusi frekuensi (banyaknya klaim) dan distribusi severitas (besarnya klaim) yang dibangkitkan secara berturut-turut menyebar Poisson