• Tidak ada hasil yang ditemukan

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUD

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUD"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM

KRIM KULIT PISANG KEPOK “Musa balbisiana” (KPK) SEBAGAI KRIM ANTI JERAWAT PADA WAJAH

Disusun oleh:

(2)

Kata Pengantar

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan judul “Krim Kulit Pisang Kepok “Musa balbisiana” (KPK) sebagai Krim Anti Jerawat pada Wajah”. Shalawat serta salam tak lupa dicurahkan kepada Nabi Muhammad s.a.w. yang telah membawa kita dari zaman kegelapan menuju jalan yang terang.

Ucapan terimakasih penulis sampaikan kepada Ibu Dr. Murni Ramli yang telah membimbing dalam proses pembuatan dan penyusunan proposal. Tak lupa penulis sampaikan terimakasih kepada teman-teman Pendidikan Biologi Universitas Sebelas Maret (UNS) 2016 yang telah membantu selama penyusunan dan pembuatan proposal. Proposal ini penulis susun sebagai tugas pengganti ulangan akhir semester (UAS) untuk mata kuliah dasar-dasar penulisan karya ilmiah (DDPKI).

Dalam penyusunan proposal penulis menyadari masih ada kekurangan di beberapa sisi. Untuk itu, penulis menyampaikan maaf. Semoga proposal ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat.

Penulis

(3)

Kata Pengantar...ii

Daftar Isi...iii

Daftar Gambar...iv

Daftar Tabel...v

Daftar Lampiran...vi

BAB I PENDAHULUAN...1

1.1 Latar Belakang...1

1.2 Rumusan Masalah...2

1.3 Tujuan...2

BAB II KAJIAN PUSTAKA...3

BAB III METODOLOGI PENELITIAN...4

DAFTAR PUSTAKA...6

(4)
(5)
(6)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Jerawat merupakan masalah kulit yang sering dialami oleh manusia khususnya remaja. Menurut Simon dalam (Kabau, 2012) jerawat atau dalam bahasa ilmiahnya, Acne vulgaris adalah inflamasi atau radang pada unit pilosebaseus (folikel rambut). Jerawat biasanya menyerang area kulit wajah, namun menurut (Williams, Dellavalle, & Garner, 2012), tidak menutup kemungkinan jerawat dapat timbul di area leher, bahu, dada bagian atas, dan punggung karena bagian-bagian tubuh tersebut merupakan daerah folikel rambut. Walaupun jerawat bukan penyakit serius seperti kanker, namun kemunculannya cukup meresahkan sebagian orang. Perasaan resah karena timbulnya jerawat menurut Ahmed S Ahmed dalam (Kabau, 2012) berkaitan dengan kegelisahan (ansietas) dan depresi yang dipengaruhi oleh kesan dan harga diri serta emosi seseorang. Beberapa orang menganggap jerawat akan membuat mereka tampak jelek. Oleh karena itu, kesan dan harga diri seseorang turun dibandingkan ketika wajah mereka halus tanpa jerawat. Hal ini lah yang memengaruhi timbulnya kegelisahan dan depresi sehingga meresahkan penderita.

Penanganan masalah jerawat telah sering dilakukan oleh masyarakat. Ada banyak cara untuk mengatasi jerawat, salah satunya dengan pemakaian krim anti jerawat. Krim anti jerawat yang digunakan masyarakat pun beragam jenisnya. Ada masyarakat yang menggunakan krim buatan pabrik dan ada pula sebagian yang memilih menggunakan krim berbahan alami. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dewasa ini semakin banyak masyarakat Indonesia yang lebih memilih menggunakan krim buatan pabrik dengan alasan lebih praktis, tidak perlu membuat sendiri. Padahal menurut (Farida, 2015) beberapa krim anti jerawat buatan pabrik mengandung bahan-bahan berbahaya. Bahan-bahan tersebut antara lain lemak hewani, alkaline, Sodium hidroxide, triclosan c., serta kandungan pH lebih dari tujuh. Zat-zat tersebut dapat menimbulkan iritasi pada kulit hingga menyebabkan kulit berminyak dan akhirnya berjerawat.

(7)

Di samping pisang memiliki banyak khasiat, ketersediaan pisang di Indonesia juga cukup melimpah. Selian itu, tingkat konsumsi pisang di kalangan masyarakat Indonesia pun tergolong tinggi. Tingkat konsumsi pisang yang tinggi berbanding lurus dengan limbah pisang yang dihasilkan. Mayoritas masyarakat terutama penjual gorengan hanya memanfaatkan buah pisangnya saja. Kulit pisang yang mereka sangka tidak bermanfaat biasanya dibuang. Padahal dalam kulit pisang terkandung berbagai macam zat yang bermanfaat bagi manusia. Untuk itulah, dalam penelitian kali ini peneliti berinisiatif membuat produk olahan krim dari kulit pisang kepok (Musa balbisiana) sebagai alternatif mengatasi masalah jerawat.

1.2 Rumusan Masalah

1. Apakah krim KPK (Kulit Pisang Kepok) dapat mengatasi masalah jerawat?

2. Berapa perbandingan ideal antara kulit pisang kepok dengan bahan lain dalam pembuatan krim KPK?

3. Perbandingan komposisi manakah yang paling ideal untuk membuat krim KPK?

4. Apakah ada efek samping yang timbul dari pemakaian krim KPK? 5. Bagaimana tanggapan masyarakat khususnya remaja terhadap produk

krim KPK?

1.3 Tujuan

1. Mengetahui krim KPK mampu mengatasi masalah jerawat atau tidak. 2. Mengetahui perbandingan ideal antara kulit pisang kepok dengan

bahan lain dalam pembuatan krim KPK.

3. Mengetahui perbandingan komposisi yang paling ideal untuk membuat krim KPK.

4. Mengetahui ada tidaknya efek samping yang timbul dari pemakaian krim KPK.

(8)

BAB II

(9)

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Tempat dan Waktu Penelitian a. Waktu Penelitian

Penelitian dalam pembuatan krim kulit pisang dilaksanakan pada bulan September hingga Desember 2016.

b. Tempat Penelitian

Penelitian dilaksanakan di laboratorium biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS). Sedangkan untuk pengujian produk dilaksanakan di ruang kelas Pendidikan Biologi Universitas Sebelas Maret (UNS) 2016.

3.2 Subjek Penelitian

Hasil penelitian diujikan kepada mahasiswa FKIP Biologi UNS 2016.

3.3 Data dan Sumber Data a. Data Primer

Data primer didapat dari respon pengguna terhadap produk. b. Data Sekunder

Data sekunder didapat dari literatur berupa jurnal-jurnal terdahulu. c. Sumber Data

a) Dokumentasi kegiatan b) Hasil wawancara c) Observasi langsung 3.4 Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan secara langsung. 3.5 Prosedur Penelitian

a. Bahan

a) Kulit pisang b) Aquadest

c) Biakan bakteri Propionibacterium acne d) Daun asam

e) Dimetyl sulfoxide (DMSO) 10% f) Etanol 70%

g) Paperdisc tetrasiklin 30 μg h) Media FTM

(10)

b. Metode Pembuatan

Metode penyiapan ekstrak pisang kepok meliputi penyiapan bahan alami untuk obat dan pembuatan ekstrak dengan menyari daun asam dan kulit pisang kepok menggunakan pelarut aseton secara maserasi. Maserasi adalah ekstrasi sederhana dengan cara merendam serbuk kulit pisang kepok dan daun asam menggunakan pelarut aseton tanpa melalui proses pemanasan.

Tahap berikutnya adalah pengujian aktivitas antibakteri ekstrak aseton secara difusi menggunakan paperdisc diameter 6 mm pada medium FTM. Sedangkan untuk kontrol positif digunakan paperdisc tetrasiklin. Formulasi dilakukan dengan konsentrasi bahan dari ekstrak tunggal atau kombinasi yang memiliki aktivitas antibakteri Propionibacterium acne yang paling besar.

Ekstrak daun asam 5 5 5

Tween 60 dan Span 60 2 3 4

Propilenglikol 10 10 10

Setil Alkohol 3 3 3

Asam Stearat 6 6 6

Metil Paraben 0,2 0,2 0,2

Propil Paraben 0,1 0,1 0,1

α-tokoferol 0,05 0,05 0,05

Aquadest 100 100 100

(11)

Referensi

Dokumen terkait

Alhamdulillah, puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga penyusunan skripsi yang berjudul “ Pengaruh Praktik Kerja

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penyusunan tesis

Segala Puji Syukur penulis panjatkan Kehadirat Allah SWT atas limpahan karunia dan rahmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penyusunan Tesis dengan

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat Rahmat dan Karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan Karya Tulis Ilmiah yang berjudul

Puja dan puji serta syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan karunia-Nya, akhirnya penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas Rahmat serta Karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penyusunan skripsi ini yang

Puji dan syukur penulis panjatkan keahdirat Allah SWT, karena atas segala kasih, karunia dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan proposal skripsi dengan judul

Alhamdulillah, puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat, rahmat, dan karunia-Nya penulis berhasil menyelesaikan penulisan skripsi dengan judul