PANCASILA DAN JATI DIRI BANGSA

41  Download (0)

Teks penuh

(1)

PENDIDIKAN PANCASILA

PANCASILA DAN JATI DIRI BANGSA

Rowland Bismark Fernando Pasaribu

(2)

Nasionalisme, Negara, dan Jati Diri Bangsa

!

" #

" #

$

!

%

!

$

$

(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)

Nasionalisme Indonesia:

“Proyek Bersama” yang Belum Selesai

(9)

-

-4813 4818

A

! - - $

% ! ) & $ /

& ) &

(10)
(11)
(12)
(13)
(14)

( + +

3 Tilly, C., ‘States and nationalism in Europe 1492-1992’, Theory and Society, 1994: 23 (1), p. 33 4 Anderson, B., Indonesian Nationalism Today and in the Future, (Cornell: Ithaca, 1999), p. 2

5 Guibernau, M., Nationalisms, The Nation-State and Nationalism in the Twentieth Century, (Polity Press: London, 2005), p. 47

6 ‘Nation’ disini merujuk pada definisi dari Guibernau: ‘nation is a human group conscious of forming a community, sharing a common culture, attached to a clearly demarcated territory, having a common past and common project for the future and claiming the right to rule itself’. Guibernau, M., Nationalisms, ibid, p.47

7 Anderson, B., ibid, p.3

8 Patut dicatat ide perjuangan politik lintas batas teritorial sebenarnya sudah dirintis oleh Sarekat Islam yang lahir 1912 di Jawa, dan gerakan itu menyebar ke Sumatera melalui Bukittinggi. Misalnya, Teungku Budiman dari Aceh, pada 1920 bertemu dengan Haji Tjokroaminoto pimpinan SI di Jawa, dan menyatakan mendukung perlawanan SI atas Belanda. Lihat Reid, A., The Blood of The People, (Oxford: Kuala Lumpur, 1979), p.18.

9 Anderson, B., ibid, p.3

10 Tentang fungsi “the myth of war experience” bagi rezim penguasa bisa dilihat pada pengalaman Jerman yang mencoba menutupi kekalahannya atas Perancis pada Perang Dunia I, dan menjadikan mitos itu untuk menagih ‘will to sacrifice’ dari warganya. Lebih jauh mitos itu dipelihara oleh rezim selanjutnya, dan bahkan mengesahkan “brutalisasi politik” yang melempangkan jalan bagi fasisme Nazi. Lihat George L Mosse, The Fallen Soldier, Reshaping The Memory of The World Wars, (Oxford, 1990), p 7 dan p. 159.

11 Drake, C., National Integration in Indonesia, Patterns and Policies, (Honolulu, 1989), p.263-264. 12 Nordholt, Nico S., “The Janus Face of The Indonesian Armed Forces” dalam Kees Koonings dan Dirk Kruijt (ed), Political Armies, The Military and Nation Building in the Age of Democracy, (Zed Books: London, 2002), p.145

11 Drake, C., National Integration in Indonesia, Patterns and Policies, (Honolulu, 1989), p.263-264. 12 Nordholt, Nico S., “The Janus Face of The Indonesian Armed Forces” dalam Kees Koonings dan Dirk Kruijt (ed), Political Armies, The Military and Nation Building in the Age of Democracy, (Zed Books: London, 2002), p.145

(15)

Nasionalisme Di Tengah Globalisasi

dan Modernisasi

! !

)

%?

/

)

D

-'

!

! J,

! ! &

" #

$ !

!

)

" # & &

(16)
(17)

-" #

$ * @

"48A0# !

)

@ $

& &

(18)

Indonesia dalam Perspektif Regional dan Global

% @<=

$

> <==8 (

&$*& !

@<=

F ,... <==A 2 ' . ) G$ ! <==8

& *. <=40 & &$*& <=44 %// <=444

& &$*& &$*& <

<==A <=43

&

@<= &$*&

)

)

&$*&

&$*& & &$*&

! " # # $

F &$*&

&$*&

&$*&

&$*& F * / F* &$*&

&$*& * )

J

&$*& A & 48:5 ) /

(19)

! &$*& $ ! &$*&

&$*& :

(20)

A

! &$*&

%// &$*& 40 <==5 $

&$*&

44 43 <==A

&$*& <4 ' <==A

) &$*& 4< !

! &$*&

!

% &$*&

(21)

! &$*& F

&$*& E

(22)

&$*& &

! &$*& H 7

7 &$*&

! 353 ! &$*& <1=

(23)

! &$*&

&$*& % &$*& F *

&$*& !

$ K

. &$*&

& / 7 % $

) &$*& ! &$*&

(24)

" #

M " % D

&$*&

$ &$*&

M&$*& PD !

% $ 7 & $

&$*& @ &$*&

&$*& <=43

$ <==3 & / %

&$*& /

! ! .

&$*& &$*& <=43 M+

D4A $ - 0- ; '

0 - $ H &

!

(25)
(26)

$

% &$*&

@<=

&$*& 2 &$*&

1= @<= ! &$*&

% &$*&

!

(27)

4 % &$*& <=40

<<A "

Q# & <=4=

%// &$*&

(28)
(29)

) G O

O

% O

O

% O

" #

O

$ %

!

" #

" #

-" + ' - " G #

$ H

9

)

% "488:# H

! O

O

G

9

%

(30)

" '

% !

%

)

% ? %

$ )

7

$ !

?

?

" # >

7

! >

%

%

$

FF 4813

% / >

) * $ !

(31)

48<A

! !

! 7

' !

)

D

-9

!

9 !

9

,

%

/

" # !

" #

)

(32)
(33)
(34)

<

-& & & & )

0 *

1 "

3 /

(35)

Revitalisasi Identitas Kultural Indonesia di

Tengah Upaya Homogenisasi Global

& &

1 2

"9 4888

(36)

" #

" # %

)

%

9

&$

-! )

$

&

!

/

$ <A ' 48<A

$ !

$

! $

% !

(37)
(38)

9

" # /

" #

@

%

". $ <==4 508 51=#

) .

)

%

& ( %

". <==:#

% ?

". <==:#

2

" #

"@ 4# / & . @ !

% !

(39)
(40)
(41)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Pindai kode QR dengan aplikasi 1PDF
untuk diunduh sekarang

Instal aplikasi 1PDF di