13
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 LANDASAN TEORI
Landasan teori diperlukan dalam menganalisis sistem, karena sebelum kita memahami sistem itu kita harus mengetahui konsep-konsep yang terlihat didalam suatu sistem tersebut. Tanpa konsep yang jelas dari suatu pengertian sudah pasti kita akan menemukan kesulitan-kesulitan didalam memahami sistem yang sedang berjalan. Semakin kita memahami konsep-konsep yang berkaitan dengan suatu sistem akan semakin mudah untuk mengerti bagaimana cara mengembangkan sistem tersebut agar menjadi suatu sistem yang selalu efektif, efisien dan aktual. Berikut ini akan dijelaskan mengenai beberapa konsep yang berkaitan dengan sistem informasi administrasi cv dan gaji pegawai CV Ikhlas Maju Sejahtera.
2.2 DEFENISI SISTEM, INFORMASI DAN SISTEM INFORMASI 2.2.1
Defenisi Sistem
Berbicara mengenai sistem, dapat bervariasi mulai dari sistem yang paling besar, seperti sistem tata surya yang diketahui oleh seluruh manusia sampai kesistem paling kecil yang disebut partikel Quark misalnya, sistem yang bersifat alamiah seperti organisme hidup.
14
Dalam buku Pengenalan sistem Informasi, Abdul Kadir(2003) mengatakan pada dasarnya, “sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan”.
Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem (Abdul Kadir, 2003) yaitu :
1. Tujuan
Setiap sistem memiliki tujuan (goal), tujuan inilah yang jadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali.
2. Masukan
Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk kedalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan untuk diproses.
3. Keluaran
Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan.
4. Proses
Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna.
5. Mekanisme pengendalian dan umpan balik
Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.
15
6. Bata
Yang disebut batas (boundary) sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah diluar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem.
7. Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa menguntungkan atau merugikan sistem itu sendiri.
2.2.2 Informasi
Informasi merupakan data yang telah diproses. McFadden, dkk (1999) mendefenisikan “informasi sebagai data yang telah diproses sedemikian rupa sehingga meningkatkan pengetahuan seseorang yang menggunakan data tersebut”
.
Informasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut (Davis, 1999) :
1. Benar atau salah.
Dalam hal ini informasi berhubungan dengan kebenaran terhadap kenyataan.
2. Baru.
Informasi benar-benar baru bagi si penerima.
16
Informasi dapat memperbarui atau memberikan perubahan terhadap informasi yang telah ada.
4. Korektif
Informasi dapat digunakan untuk melakukan koreksi terhadap informasi sebelumnya yang salah atau kurang benar.
5. Penegas
Informasi dapat mempertegas informasi yang telah ada sehingga keyakinan tehadap informasi semakin meningkat
2.2.3 Sistem Informasi
Dari beberapa defenisi sistem informasi, Abdul Kadir (2003) menyimpulkan bahwa sistem informasi mencakup sejumlah komponen yaitu manusia, komputer, teknologi informasi, dan prosedur kerja, ada sesuatu yang diproses yaitu data menjadi informasi, dan dimaksudkan untuk mencapai suatu sasaran atau tujuan.
Dalam suatu sistem informasi memiliki komponen-komponen yang membentuk sistem informasi itu sendiri, diantaranya sebagai berikut (Abdul Kadir, 2003) :
1. Perangkat keras (hardware) : mencakup peranti-peranti fisik seperti komputer.
17
2. Perangkat lunak (software) atau program : sekumpulan instruksi yang memungkinkan perangkat keras untuk dapat memproses data.
3. Prosedur : sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan
data dan pembangkitan keluaran yang dikehendaki.
4. data : sistem penghubung yang memungkinkan sumber (resource) dipakai Orang : semua pihak yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan, dan penggunaan keluaran sistem informasi.
5. Basis data (database) : sekumpulan tabel, hubungan, dan lain-lain yang berkaitan dengan penyimpanan data.
6. Jaringan komputer dan basis secara bersama atau diakses oleh sejumlah pemakai.
2.3 DEFENISI ADMINISTRASI
Administrasi adalah usaha dan kegiatan yang berkenaan dengan penyelenggaraan kebijaksanaan untuk mencapai tujuan. Administrasi dalam arti sempit adalah kegiatan yang meliputi: catat-mencatat, surat-menyurat, pembukuan ringan, ketik-mengetik, agenda, dan sebagainya yang bersifat teknis ketatausahaan. Administrasi dalam arti luas adalah seluruh proses kerja sama antara dua orang atau lebih dalam mencapai tujuan dengan memanfaatkan sarana prasarana tertentu secara berdaya guna dan berhasil guna.
18 2..4 DEFENISI CV (Curriculum vitae )
Sebuah curriculum vitae adalah deskripsi tertulis tentang latar belakang pendidikan dan ketrampilan seseorang. Curiculum vitae sering juga dikenal dengan istilah daftar riwayat hidup adalah catatan singkat tentang gambaran diri seseorang. Selain berisi data pribadi, gambaran diri itu paling tidak harus di isi keterangan tentang pendidikan atau keahlian. Dengan data riwayat hidup akan memberikan gambaran atau kualifikasi seseorang.
2.5 KONSEP PERMODELAN SISTEM 2.5.1 Aliran Dokumen (FlowMap)
FlowMap adalah campuran peta dan flowchart, yang menunjukkan
pergerakan benda dari satu lokasi ke lokasi lain. FlowMap dapat digunakan untuk menunjukkan gerakan hampir segala sesuatu, termasuk hal-hal nyata serta hal-hal tak berwujud.
FlowMap dapat menunjukkan hal-hal seperti berikut:
1. Apa itu yang mengalir, bergerak, berpindah, dll
2. Apa arah alirannya bergerak dan / atau apa sumber dan tujuan tersebut. 3. Berapa banyak mengalir, yang ditransfer, diangkut, dll
4. Informasi umum tentang apa yang mengalir dan bagaimana ia mengalir.
Flowmap adalah paket perangkat lunak yang didedikasikan untuk
19
khusus ada dua lokasi geografis yang berbeda terhubung ke masing-masing item data yaitu sebuah lokasi tempat asal aliran dan lokasi tujuan dimana aliran berakhir.
2.5.2 Data Flow Diagram ( DFD)
Data flow diagram (DFD) adalah representasi grafis yang “mengalir” data
melalui sistem informasi. DFD juga dapat digunakan untuk pengolahan data visualisasi (desain terstruktur). Pada DFD, item data mengalir dari sumber data eksternal atau menyimpan data internal untuk menyimpan data internal atau data eksternal, melalui proses internal.
Sebuah DFD tidak memberikan informasi tentang waktu atau urutan proses, atau tentang proses apakah akan beroperasi secara berurutan atau secara paralel. Oleh karena itu, sangat berbeda dari sebuah diagram, yang menunjukkan aliran kontrol melalui algoritma, yang memungkinkan pembaca untuk menentukan operasi apa yang akan dilakukan, dalam rangka apa, dan dalam keadaan apa, tapi tidak apa jenis data akan input dan output dari sistem, atau di mana data akan datang dari dan pergi ke, atau di mana data akan disimpan (semua yang ditunjukkan pada DFD).
Ada beberapa model umum aturan yang diikuti ketika membuat DFD:
1. Semua proses harus memiliki minimal satu aliran data masuk dan satu aliran data keluar.
2. Semua proses harus memodifikasi data yang masuk, menghasilkan bentuk-bentuk baru keluar data.
20
4. Masing-masing entitas eksternal harus terlibat dengan setidaknya satu aliran data.
5. Sebuah aliran data harus dilampirkan ke sedikitnya satu proses.
2.6 KONSEP BASIS DATA 2.6.1 Defenisi Basis Data
Basis data (database) adalah suatu pengorganisasian sekumpulan data yang saling terkait sehingga memudahkan aktivitas untuk memperoleh informasi. Basis data dimaksudkan untuk mengatasi problem pada sistem yang memakai pendekatan berbasis berkas. (Abdul Kadir, 2003)
Abdul Kadir (2003) juga menjelaskan bahwa untuk mengelola basis data diperlukan perangkat lunak yang disebut DBMS, DBMS adalah perangkat lunak sistem yang memungkinkan para pemakai membuat, memelihara, mengontrol, dan mengakses basis data dengan cara yang praktis dan efisien. DBMS dapat digunakann untuk mengakomodasi berbagai macam pemakai yang memiliki kebutuhan akses yang berbeda-beda.
2.6.2 Komponen Lingkungan Basis Data
Komponen-komponen yang menyusun lingkungan DBMS terdiri atas :
1. Perangkat Keras
Perangkat keras digunakan untuk menjalankan aplikasi-aplikasinya. Perangkat keras dapat berupa computer dan periferal pendukungnya,
21
sedangkan komputer dapat berupa PC, minicomputer, mainframe, dll.
2. Perangkat lunak
Komponen perangkat lunak mencakup DBMS itu sendiri, program aplikasi, serta perangkat lunak pendukung untuk computer dan jaringan program
dapat dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman seperti C++,
Pascal, Delphi, atau Visual Basic.
3. Data
Bagi sisi pemakai, komponen terpenting dalam DBMS adalah data karena dari data inilah pemakai dapat memperoleh informasi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
4. Prosedur
Prosedur adalah petunjuk tertulis yang berisi cara merancang hingga menggunakan basis data.
5. Orang
Komponen orang dapat terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu : pemakai akhir (end-user), pemrogram aplikasi, dan administrator basis data.
2.6.3 Model Data
Dalam bukunya yang berjudul Pengenalan Sistem Informasi, Abdul Kadir menyatakan bahwa yang dimkasud dengan model data adalah sekumpulan konsep terintegrasi yang dipakai untuk menjabarkan data, hubungan antar data, dan kekangan terhadap data yang digunakan untuk menjaga konsistensi.
22
Model data yang umum pada saat ini ada 4 macam, yaitu :
1. Model data hierarkis
A D C B E F G H I J Akar
Gambar 2.1 Bentuk model data heirarkis (Abdul Kadir, 2003)
Model ini sering dijabarkan dalam bentuk pohon terbalik. Didalam model ini dikenal istilah orang tua dan anak. Masing-masing berupa suatu simpul dan terdapat hubungan bahwa setiap anak hanya bisa memiliki satu orang tua, sedangkan orang tua dapat memiliki sejumlah anak.
2. Model data jaringan
Model data jaringan menyerupai model hierarkis. Namun, ada perbedaan karena model data jaringan :
1) Tidak mengenal akar.
23
3. Model data relasional
Model data relasional menggunakan sekumpulan tabel berdimensi dua (yang biasa disebut relasi atau tabel) dengan masing-masing tabel tersusun atas sejumlah baris dan kolom. Kolom dapat didefenisikan sebagai satuan data terkecil dalam sebuah tabel yang mempunyai makna sedangkan baris (record) adalah kumpulan kolom yang menyatakan suatu data yang saling terkait.
Pada model data relasional, kaitan atau asosiasi antara dua buah tabel disebut hubungan (relationship). Hubungan dapat berupa :
1) 1 – 1, yakni satu data pada suatu tabel berpasangan dengan hanya satu data pada tabel lain.
2) 1 – M, yakni satu data pada suatu tabel berpasangan dengan banyak data pada tabel lain.
4. Model data berbasis objek
Model data berbasis objek adalah model data yang menerapkan teknik pemrograman berorientasi objek. Berbeda dengan tiga model diatas, model data berbasis objek mengemas data dan fungsi untuk mengakses data (metode) ke dalam bentuk objek.
2.7 PERANGKAT LUNAK YANG DIGUNAKAN 2.7.1 Microsoft Visual Studio 2008 (VB 9.0 )
Microsoft Visual Studio merupakan sebuah perangkat lunak lengkap (suite)
24
bisnis, aplikasi personal, ataupun komponen aplikasinya, dalam bentuk aplikasi
console, aplikasi windows, ataupun aplikasi web. Kompiler yang dimasukkan ke
dalam paket Visual Studio antara lain Visual C++, Visual Basic, Visual Basic.NET,
Visual InterDev, Visual J++, Visual J#, Visual FoxPro, dan Visual SourceSafe. Microsoft Visual Studio dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi dalam native code (dalam bentuk bahasa mesin yang berjalan di atas Windows) ataupun managed code (dalam bentuk Microsoft Intermediate Language di atas .NET Framework.
Visual Studio yang akan digunakan dalam sistem ini adalah versi Visual Studio 9.0.21022.08, atau dikenal dengan sebutan Microsoft Visual Studio 2008
yang diluncurkan pada 19 november 2007, yang ditujukan untuk platform
Microsoft .NET Framework 3.5.
2.7.2 Microsoft Acses
Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program
aplikasi basis data komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, dan
Microsoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga
25
Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para
pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek
2.8 LATAR BELAKANG CV. IKHLAS MAJU SEJAHTERA 2.8.1 Sejarah CV. Ikhlas Maju Sejahtera
CV Ikhlas maju sejahtera merupakan sebuah perseroan komanditer yang didirikan pada tanggal 23 februari 2010 dibawah pimpinan Raden Aditya wirawan sebagai Direktur utama. Perusahaan ini berkedudukan dan berkantor pusat di Tanjungpinang propinsi Kepulauan Riau.
Pada tanggal 4 maret 2010, akta perusahaan ini telah didaftarkan dalam buku register di kepaniteraan Pengadilan Negeri Tanjungpinang oleh Notaris Asadori Azhari,S.H.,M.Kn.
Dalam akta perusahaan diuraikan beberapa bidang usaha yang dapat di jalankan oleh perusahaan ini, antara lain (Akta Perseroan Komanditer CV.Ikhlas Maju Sejahtera , 2010) :
26
1. Menjalankan usaha-usaha dibidang pembangunan.
2. Menjalankan usaha dibidang perdagangan umum.
3. Menjalankan usaha dalam bidang jasa dalam arti kata yang seluas-luasnya kecuali jasa dalam bidang hukum, pajak, dan keamanan.
4. Menjalankan usaha-usaha dalam bidang perindustrian.
5. Menjalankan usaha dibidang pengangkutan darat ( transportasi).
6. Menjalankan usaha-usaha dibidang perbengkelan.
7. Menjalankan usaha-usaha dibidang pencetakan.
8. Menjalankan usaha-usaha dalam bidang jasa dan pelayanan pada umumnya.
9. Menjalankan usaha-usaha dibidang pertanian.
Walaupun terdapat beberapa point usaha yang dapat dijalankan oleh perusahaan ini, namun perusahaan ini hanya bergerak di bidang pembangunan yaitu kontraktor.
2.8.2 Komitmen Jiwa CV.Ikhlas Maju Sejahtera
Adapun CV Ikhlas Maju sejahtera memeiliki komitmen jiwa untuk pegawai-pegawainya, antara lain :
1. Bertakwa dan tidak lupa ibadah serta selalu meningkatkan kualitas ibadah.
2. Saling menghargai antar sesama tim.
3. Bertanggungjawab terhadap tugas yang diamanatkan.
4. Berdisiplin tinggi dan menghargai waktu.
27
6. Bekerjasama antar sesama tim dan tidak egois.
7. Berkoordinasi aktif dalam penyelesaian pelaksanaan tugas.
8. Berkepribadian jujur dan malu.
9. Ikhlas terhadap hasil capaian dan berkeyakinan bahwa itulah yang terbaik dari Allah.SWT.
Demikian beberapa komitmen jiwa cv.ikhlas maju sejahtera yang menjadi dasar dalam jiwa pegawai CV Ikhlas Maju Sejahtera.
2.8.3 Struktur Organisasi
CV. Ikhlas Maju Sejahtera memiliki sebuah struktur organisasi yang dapat dilihat sebagai berikut :
RADEN ADITYA WIRAWAN Direktur Utama ABDURRAHIM Wakil Direktur Op RIFAN RISDIYANTO Direktur Op ANI FIJAYANTI Manager umum dan Logistik
SULIFAH Ka. Div Keuangan FAUZI
Ka. Div Teknik
HENDRIK HARPEN Senior Staf Teknik INDRA RAMDHANI Staf Teknik WEM EKA J.R Staf Teknik BAKHTIAR Staf teknik DESY ARIYANI Staf Keuangan FARADILA Staf Keuangan SUNARI Staf Umum dan Log
JOHANES Staf umum dan Log
BERTO RIAWAN Staf teknik