RANCANGAN AKTUALISASI
PENERAPAN METODE PICTURE AND PICTURE DALAM
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN
MATEMATIKA DI KELAS II SD NEGERI 10 TANGIT 1
KECAMATAN BADAU
DISUSUN OLEH :
MARGARETHA, S.Pd NIP. 19841214 202012 2 007
19
BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN KAPUAS HULU
BEKERJASAMA DENGAN
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROVINSI KALIMANTAN BARAT
iv
KATA PENGANTAR
Puji syukur dan hormat penulis panjatkan kehadapan Allah yang Maha kuasa, atas kasih dan limpah rahmat karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan Kegiatan Aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil dalam pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan LXXI Pemerintahaan Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2021 Dapat diselesaikan.
Hasil laporan ini dapat terselesaikan karena kontribusi banyak pihak berupaya membimbing dan memotivasi sehingga pada kesempatan ini penulis ingin menggucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Bapak Fransiskus Diaan S.H selaku Bapak Bupati Kabupaten Kapuas Hulu 2. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Barat 3. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten
Kapuas Hulu
4. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kapuas Hulu
5. Ibu Dian Sekar Ayu, S.STP selaku coach yang telah memberikan bimbingan, masukan ,pengarahan dan Motivasi
6. Bapak Elias, S Pd.SD selaku mentor yang telah memberikan bimbingan dan dukungan
7. Pak Jilom, S.Pd. SD selaku kepala sekolah SDN 10 tangit 1 Badau yang memberikan motivasi dan Dukungan
8. Bapak Abdurrohman Bisri, A. Md.Selaku pengguji yang telah memberikan masukan dan saran perbaikan
9. Rekan peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III Angkatan LXXI Formasi Umum Tahun 2021 yang telah memberikan bantuan dan motivasi
10. Keluarga yang selalu memberikan doa, semangat dan dukungan.
Penulis berharap masukan dari berbagai pihak untuk menyusun rancangan laporan agar menjadi lebih baik sehingga rancangan ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam pelaksanaan dan pelaporan aktualisasi nilai dasar Aparatur Sipil Negara ( ASN ) di instansi serta memberi manfaat yang sebesar - besarnya bagi semua pihak yang membutuhkan.
Kapuas Hulu ,22 Maret 2021
v
DAFTAR ISI
Halaman
LEMBAR PERSETUJUAN ... i
BERITA ACARA SEMINAR Laporan Aktualisasi ... ii
LEMBAR PENGESAHAN ... iii
KATA PENGANTAR ... iv
DAFTAR ISI ... v
DAFTAR TABEL ... vii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Ruang Lingkup ... 2
C. Tujuan ... 3
D. Manfaat ... 3
BAB II GAMBARAN UMUM ORGANISASI ... 4
A. Keadaan umum SDN 10 Tangit 1 ... 4
B. Visi, Misi dan Tujuan SDN 10 Tangit 1 ... 6
C. Nilai-nilai Organisasi SDN 10 Tangit 1 ... 6
D. Tugas dan Fungsi SDN 10 Tangit 1 ... 8
BAB III NILAI-NILAI DASAR, PERAN DAN KEDUDUKAN ASN DALAM NKRI ....9
A. Identifikasi Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS ... 9
B. Peran dan Kedudukan PNS dalam Kerangka NKRI ... 11
BAB IV RANCANGAN AKTUALISASI... 13
A. Identifikasi isu dan Gagasan Pemecahan ... 13
B. Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan ... 18
C. Jadwal Rencana Implementasi Pelaksanaan ... 42
vi
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 2.1 Profil Guru SDN 10 Tangit 1 ... 4
Tabel 2.2 Tabel Kepala sekolah dan Guru ... 5
Tabel 4.1 Isu Aktual Di Sekolah SDN 10 tangit... 14
Tabel 4.2 Analisis Faktor Penyebab Isu ... 15
Tabel 4.3 Rancangan Aktualisasi ... 18
Tabel 4.4 Jadwal Konsultasi Dengan Coach ... 42
1
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang
Berdasarkan Undang – undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) Di jelaskan bahwa Aparatur Sipil Negara adalah Profesi sebagai pegawai Negeri Sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang berkerja pada instansi pemerintah. pegawai Aparatu Sipil Negara yang selanjudnya disebut pegawai (ASN) adalah Pegawai Negeri dan pegawai pemerintah dengan perjanjaan kerja yang di angkat oleh pejabat Pembina kepegawaiaan dan diserahkan dalam suatu jabatan pemerintah atau diserahi tugas Negara lainnya dan di gajih berdasarkan peraturaan perundang – undangan.
Dalam rangka mewujudkan Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki nilai dasar Akuntabilitas, Nasionalisne, Etika Publik , Komitmen mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) Sebagai dalam menjalankan fungsinya maka diadakan suatu Pelatihan Dasar Calon PNS yang dalam hal ini diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam (BKPSDM). Hal ini termuat dalam peraturan LAN Nomor 1 tahun 2021 tentang pelatihan Dasar calon Pegawai Negeri Sipil bahwa Pelatihan Dasar CPNS adalah pendidikan dan pelatihan dalam masa prajabatan yang dilakukan secara terintegeritas untuk membangun intergritas, moral, kejujuran semangat, dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter keperibadiaan yang unggul dan bertanggung jawab dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.
Satu diantara beberapa profesi yang merupakan bagian dari pegawai ASN dan wajib melaksanakan Pelatihan Dasara Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) adalah tenaga pendidik atau guru. Guru merupakan pegawai ASN yang harus mengembangkan potensi yang dimilikinya agar kinerjanya semakin membaik dan dapat memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan . Selain itu tenaga pendidik atau
2
guru juga dituntut untuk memiliki karakter yang baik dalam dirinya sehingga menjadi Pegawai ASN yang berkopentensi, professional, berintegeritas, dan berkomitmen, baik atas tugas dan fungsi yang di emban.
Kemampuan calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) termasuk profesi tenaga pendidik atau Guru dalam mengikuti pelatihan dasar diukur dari kemampuan seseorang dalam menunjukan sikap prilaku belaNegara mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam pelaksanaantugas jabatannya, Mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesi, dan menunjukan sesuai dengan bidang tugas.
Melalu Kegiatan Habituasi, peserta pelatihan dasar sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) Dapat membiasakan diri untuk menerapkan nilai-nilai dasar (ASN) : yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme , Etika Publik, Komitmen Mutu, Anti Korupsi (ANEKA) dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dilingkungan kerjanya sebagai pelaksana Kebijakan Publik, Pelayan Publik, serta perekat dan pemersatu Bangsa. Dalam hal ini penyusun merupakan peserta pelatihan dasar yang akan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN) di sekolah dasar Negeri 10 Tangit 1 Kecamatan Badau. Kegiatan – kegiatan yang dilaksana selama agenda habituasi tertuang di dalam laporan aktualisasi yang berjudul “Penerapan Metode Picture And Picture dalam Meninggkat Minat
Belajar Siswa Pada Pembelajaran Matematika Kelas II SD Negeri 10 Tangit 1 Badau”
Diharapkan dengan kegiatan tersebut penulis dapat belajar memahami dan menjalankan tugas dan fungsi jabatannya dengan baik di instansi asal penulis dan juga dapat mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN Pada perkerjaannya sehari – hari.
B. Ruang Lingkup
Ruang lingkup Aktualisasi merupakan lokasi kerja bagi penyusun untuk menerapkan rancangan aktualisasi yang mendukung nilai – nilai
3
dasar Pegawai Negeri Sipil serta kedudukan dan peran Pegawai Negeri Sipil dalam kerangka Negara kesatuan Republik Indonesia. Ruang lingkup bagi penulis dilaksanakan di lokasai orentasi lapangan CPNS, tepat nya di SD Negeri 10 Tangit 1 Kecamatan badau,
Kapuas Hulu. C. Tujuan
Tujuan aktualisasi bagi peserta pelatihan dasar adalah peserta mampu mengaktualisasikan nilai-nilai dasar Pegawai Negeri Sipil yaitu Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, Anti Korupsi, (ANEKA) serta mampu mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia di dalam menjalan kan tugas dan fungsi di instansi kerja. selain itu peserta pelatihan dasar juga mampu menganalisis manfaat aktualisasai di dalam agenda habituasi di SD Negeri 10 Tangit 1 Badau.
D. Manfaat
Kegiatan aktualisasi memberikan manfaat yaitu: 1. Bagi peserta pelatihan Dasar
Manfaat aktualisasi bagi peserta pelatihan dasar adalah untuk membangun integeritas moral, kejujuran semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter keperibadian yang unggul dan bertanggung jawab dan memperkuat propesionalisme di dalam diri peserta pelatihan dasar. Dan bermanfaat bagi peserta dalam upaya memperkuat kompetensi bidang.
2. Bagi Intansi
Manfaat aktualisasai bagi intansi adalah untuk memberikan kontribusi bagi tercapi nya Visi dan Misi dan memperkuat nilai – nilai organisasi dalam instansi
3. Bagi Pesarta didik di SDN 10 Tangit 1 Badau
Untuk memberikan pengalanan dalam pembelajaran dan meningkatkan pengetahuan,dan keterampilan SD Negeri 10 Tangit 1 Badau
4
BAB II
GAMBARAN UMUM ORGANISASI
A. Keadaan Umum
1. Profil Sekolah Dasar Negeri 10 Tangit 1 Badau.
SD Negeri 10 Tangit 1 Badau merupakan salah satu Sekolah dasar Negeri yang ada di kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu. secara astronomi Sekolah Dasar Negeri 10 Tangit 1 Badau terletak di 1.0965 LU dan 112.0064 BT dan secara geografis, Sekolah Dasar Negeri 10 Tangit 1 Terletak di kelurahan Tajum, kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu. Akses ke lokasi sekolah dari kecamatan mudah untuk di akses menggunakan kendaraan darat.
Tabel 2.1 : Profil SD Negeri 10 Tangit 1 Badau IDENTITAS SEKOLAH 1.Nama sekolah 2.Kepela sekolah 3.NSPN 4.Kurikulum 5.Status Sekolah 6.Status Kepemilikan :SD Negeri 10 Tangit :Jilom.S Pd.SD :30102835 :Kurikulum 2013 :Negeri :Pemerintah Daerah LOKASI SEKOLAH Alamat Sekolah RT/RW Kelurahan Kecamatan Kabupaten Provensi Negara :Kecamatan Badau :01/01 :Tajum :Badau :Kapuas Hulu :Kalimantan Barat :Indonesia DATA PENDUKUNG
5 Ruang kelas Laboratorium Perpustakaan WC Luas Daya Listrik Sertifikasi IOS Oprator :3 :- :- :2 :- :900 watt :- :Helbopin.S Ag B. Keadaan Organisasi
Jumlah penddik dan tenaga kependidikan di SD Negeri 10 Tangit 1 Badau ada 4 orang. Sedangkan jumlah peserta didik di SD Negeri 10 Tangit 1 pada tahun ajaran 2020/2021 adalah 20 orang yang di bagi ke dalam 6 rombongan belajar ( rombel) dengan rincian rombel kelas 1 terdiri atas 5 peserta didik, rombel kelas 2 terdiri dari 4 peserta didik, rombel kelas 3 terdiri dari 2 peserta didik, rombel kelas 4 terdiri dari 2 peserta didik, rombel kelas 5 terdiri dari 5 didik, rombel kelas 6 terdiri dari 2 peserta didik.
Tabel 2.2
Tabel Kepala Sekolah Dan Guru Kelas SDN 10 Tangit 1 Badau
NO NAMA NIP JABATAN PANGKAT/GOLONG
AN 1 Jilom.S. Pd 196308061988071001 Kepala Sekolah Pembina IV/a 2 Yopita Rahmawati. S. Pd
198407142019032001 Guru Kelas Penata muda III/a
3 Margaretha.S.Pd 198412142020122007 Guru Kelas Penata muda III/a
6
C. Visi , Misi Dan Tujuan Sekolah Dasar Negeri 10 Tangit 1 Badau
1. VISI
Visi dari SD Negeri 10 Tangit 1 Badau adalah ‘Mewujudkan peserta didik yang berorentasi, beriman dan bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa serta cinta terhadap lingkungaan.
2. Misi
a. Mewujudkan /menciptakan perserta didik taat beribadah b. Membentuk sikap perilaku yang baik, sopan dan berkarakter c. Mewujudkan peserta didik yang displin
d. Menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, menyenangkan, gembira, dan berbobot.
e. Mewujudkan peserta didik yang berprestasi.
f. Mewujudkan suasana kekeluargaan antar warga sekolah. g. Mewujudkan sekolah hijau
3. Tujuan
1.Peserta di didik taat beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa 2.Mengembangkan potensi bakat dan minat peserta didik 3.Nilai peserta didik di kelas VI mencapai standar kelulusan
4.Peserta didik berprestasi dalam bidang ilmu pengetahuan dan keagaman dan jenjang perlombaan lainnya
D. Nilai-Nilai Organisasi Di Sd Negeri 10 Tangit 1 Badau
Nilai – nilai organisasi yang ada sebagai berikut: 1. Relegius 2. Jujur 3. Prestasi 4. Berbudi pekerti 5. Kerjasama 6. Displin 7. Tanggung jawab 8. Percaya diri
7 E. Tugas Dan Fungsi
1. Tugas dan Fungsi Kepala Sekolah
Berdasarkan Permendikbud No 6 tahun 2018 tentang penugasan Guru sebagai kepala sekolah pada pasal 15, Tugas pokok kepala sekolah adalah: melaksanakan tugas pokok manajerial, pengembangaan kewirausahaan, dan supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan dalam rangka mengembangkan sekolah dan meningkat kan mutu sekolah berdasarkan 8 (delapan) standar nasional pendidikan. selain itu kepala sekolah dapat melakukaan tugas pembelajaraan atau pembimbingaan pada satuan pendidikan yang bersangkutan apa bila terjadi kekurangan guru agar proses pembelajaran atau pembimbungan tetap berlangsung.
2. Tugas Pokok dan Fungsi Guru Kelas
Berdasarkan permendiknas No 35 tahun 2010 tentang petunjuk teknis pelaksanaan jabatan Fungsional Guru dan angka kredit, tugas utama guru adalah mendidik, mengajar, membimbing, melatih, mengarahkan, nilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah Untuk subunsur proses pembelajaran atau pembimbingan dan subunsur pengembangan keprofesian berkelanjutan ketentuan nya adalah:
a. Setiap guru wajib melaksanakan butir kegiatan subunsur proses pembelajaran atau bimbingan.
b. Semakin tinggi jenjang jabatan guru semakin luas dan berat tugas dan tanggung jawab serta wewenangnya.
c. Kewajiban guru dalam pembelajaran /pembimbing melalui: 1) Merencanakan pembelajaran / bimbingan
2) Melaksanakan pembelajaran /bembimbingan yang bermutu 3) Menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran
8
5) Melaksanakan pengembangan keprofesian berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan Khusus untuk guru kelas di samping wajib melaksanakan proses pembelajaran tesebut wajib melaksanakan program bimbingan terhadap peserta didikdi kelas yang menjadi tanggung jawab nya
3. Uraian Tugas Guru Kelas
Rincian kegiatan tugas jabatan guru mata pelajara di muat pada permenegpan RB No 16 tahun 2009 pasal 13 ayat 2 yaitu:
a. Menyusun kurikulum pembelajaran pada satuan pendidikan b. Menyusun silabus pembelajaran
c. Menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran d. Melaksanakan kegiatan pembelajaran
e. Menyusun alat ukur/soal sesuai mata pelajaran
f. Menilai dan mengevaluasi proses dan hasil belajar pada mata pelajaran yang diampuhnya
g. Menganalisis hasil penilaian pembelajaran
h. Melaksanakan pembelajaran/perbaikan dan pengayaan dengan memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi
i. Menjadi pengawas penilai dan evaluasi terhadap proses dan hasil belajar tingkat sekolah dan nasional
j. Membimbing guru pemula dalam program induksi
k. Membimbing siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler proses pembelajaran
l. Melaksanakan pengembangan diri m. Melaksanakan publikasi ilmiah n. Membuat karya inovatif
Berdasarkan rincian kegiatan diatas maka kegiatan yang penyusun laksanakan selama habituasi antara lain adalah sebagai berikut:
1) Menyusun rencangan pelaksanaan pembelajaran 2) Melaksanakan kegiatan pembelajaran
9
4) Menilai dan mengevaluasi proses dan hasil belajar pada mata pelajaran dikelas
10
BAB III
NILAI – NILAI DASAR, PERAN DAN KEDUDUKAN ASN DALAM NKRI
A. Identifikasi Nilai –Nilai Dasar ASN
Sebagai mana yang tercantum dalam rancangan undang – undang mengenai Aparatur Sipil Negara ,bahwa dalam rangka pelaksanaan cita – cita bangsa sebagai mana tercantum dalam pembukaan Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 perlu di banggun Aparatur Sipil Negara yang professional, bebas dari Intervensi Politik, bersih dari Paktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, dan mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan peran sebagai unsur perekat dan permersatu bangsa berdasar kan pancasila dan undang-undang dasar Negara Republik Indonesia tahun1945.supaya terciptanya Aparatur Sipil Negara seperti yang disebutkan diatas, maka perlu adanya penerapan nilai-nilai dasar Profesi PNS semejak di lakukan nya Diklat Prajabatan
Berdasarkan LAN-RI NO 1 Tahun 2021 tentang pedoman penyelengaraan pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III, peserta diklat di harapkan mampu menginternalisasikan nilai - nilai dasar Profesi PNS dengan cara mengalami sendiri dalam penerapa dan Aktualisasi di tempat tugas, sehingga peserta latsar dapat merasakan manfaat secara langsung .Nilai dasar tersebut merupakan seperangkat perinsip yang menjadi landasan dalam menjalan kan profesi.Nilai – nilai dasar tersebut diantaranya adalah: Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi
1. Akuntabilitas
Akuntabilitas adalah kewajiban setiap individu ,kelompok atau Instansi untuk memenuhi tanggung jawab dan amanah. Amanah seorang Pegawai Negeri Sipil adalah menjamin terwujudnya nilai-nilai Publik. Nilai-nilai-nilai Publik tersebut adalah Tanggun jawab, Jujur,
11
Kejelasan target netral, mendahulu kepentingan publik, adil , transparan konsisten, partisipasif.
2. Nasionalisme
Nasionalisme adalah pondasi bagi Aparatur Sipil Negara untuk mengaktualisasikan dalam menjalankan fungsi dan tugasnya dengan oriantasi mementing kan kepentingan Publik, Bangsa dan Negara. Nilai Nasionalisme dapat di dinilai dengan indikator sebagai berikut Religius (patuh ajaran agama), hormat menghormati, kerjasama, tidak memaksakan kehendak, jujur, amanah (dapat dipercaya), adil, persamaan derajat, tidak diskrimatif, mencintai sesama manusia, tenggang rasa, membela kebenaran, persatuan rela berkorban, cinta tanah air, memelihara ketertiban ,displin, musyawarah, kekeluargaan, menghormati keputusan, tanggung jawaab, kepentingan bersama gotong royong, sosial, tidak menggunakan hak yang bukan milik nya, hidup sederhana, kerja keras, menghargai kerja orang lain.
3. Etika Publik
Etika Publik adalah Refleksi tentang standar/norma yang menentukan baik/ buruk salah prilaku, tindakan dan keputusan untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalan kan tanggung jawab pelayan publik (LAN RI 2021). Indikatar nilai dasar dari Etika Publik adalah jujur, bertanggung jawab, intergritas tinggi, cermat, displin, hormat, sopan, taat pada perundang-undangan, taat pemerintah, dan menjaga rahasia.
4. Komitmen mutu
Komitmen mutu merupakan pelaksaan pelayanaan publik dengan berontasi pada kualitas hasil, dipersepsikan oleh individu terhadap, produk/jasa berupa ukuran baik/buruk. Target utama kerja aparatur yang berbasis komitmen mutu adalah mewujud kan kepuasan masyarakat yang menerima layanan.Indikator nilai dasar komitmen mutu antara lain: efektivitas, efesiensi, inovasi dan berorentasi mutu
12 5. Anti Korupsi
Kata anti korupsi berasal dari bahasa latin yaitu Corrption yaitu: artinya kerusakan, keborokan dan kebusukan. Korupsi adalah masalah kehidupan dampak dan bahayanya bisa berpengaruh secara jangka panjang
Berdasarkan penelitian terhadap penerapan variable praktek nilai dasar Aparatur Sipil Negara, praktik yang masih belum optimal dalam pelaksanaan penyelenggaran pelayanan publik adalah praktik anti korupsi, etika publik, dan komitmen mutu. Kesadaran diri anti korupsi di bangun melalui pendekatan spiritual, dengan sesalu ingat akan tujuan keberadaannya sebagai manusia di muka bumi.
Aparatur sipil Negara perlu dibekali nilai dasar anti korupsi agar bisa menghindar dan mencegah terjadinya tindak pidana korupsi indekator nilai – nilai dasar anti korupsi adalah jujur, displin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, mandiri, adil, dan berani serta peduli.
B. PERAN DAN KEDUDUKAN ASN DALAM NKRI
1. Manajemen ASN
Manajemen ASN adalah:pengelolahan ASN untuk menghasilkan pegawai ASN yang profesional memiliki nilai dasar etika profesi bebas dari intevensi politik, bebas dari praktek korupsi kolusi dan nepotisme.Ada beberapa asa manajemen Aparatur Sipil Negara yaitu : kepastiahukum, profesionalisme, propesionalitas, keterpadua, delegasi, netralitas, akuntabel, efektif, efesien, keterbukaan, nondiskriminatif, persatuan, kesatuan, keadilan, kesetaraan serta kesejahteraan
2. Whole of Govermment (WOG)
Whole of Govermment adalah subuah pendekatan penyelengaraan pemerintah yang menyatukan upaya - upaya kaloboratif pemerintahan dari keseluruhan sektor dalam ruang
13
lingkup koordinasi yang lebih luas guna mencapai tujuan – tujuan pembangunan kebijakan, manajemen, program, dan pelayanan publik. Di dalam Whole of Govermment terdapat beberapa asas yaitu: koordinasi, komunikasi, integerasi, sinkronisasi, dan simplifikasi
3. Pelayan Publik
Berdasarkan Undang - undang nomor 25 Tahun 2009 Tentang pelayanan publik,dijelaskan bahwa pelayan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang – undangan bagi setiap warga Negara dan penduduk atas barang, jasa atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggaran pelayanan publik, kejelasan, kepastian, waktu, keamanan kelengkapan sarana dan prasarana, kemudahan akses displin, sapa, ramah, dan kenyamanan(LAN RI .2021)
14
BAB IV
RANCANGAN AKTULISASI
A. Identifikasi Masalah dan Gagasan Pemecahan Isu
Isu adalah masalah yang harus segera ditanggapi karen dapat mempengaruhi pekerjaan di berbagai Organisasi. Isu-isu aktual yang dapat ditemukan di Sekolah Dasar Negeri 10 Tangit 1 berdasarkan hasil komunikasi dengan mentor adalah sebagai berikut:
1. Rendahnya minat belajar siswa kelas II pada pembelajaran matematika
2. Rendahnya Hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. 3. Belum terlaksana kegiatan ekstrakurekuler
4. Rendah nya daya bahasa siswa
Dalam upaya menyikapi isu - isu aktual serta tantangan perubahan dan perkembangan yang terjadi berdasarkan tugas pokok dan fungsi guru mata pelajaran, perlu ditentukan prioritas yang akan ditangani. Penentuan isu aktual prioritas dilakukan dengan menggunakan skala dengan rentang angka dari 1 - 5 yang menyatakan bahwa isu tersebut : “(1) Tidak Penting”, “(2) Kurang Penting”, “(3) Cukup Penting”, “(4) Penting” dan “(5) Sangat Penting”. Skala penilaian ini berpedoman pada 4 (empat) kriteria isu yaitu isu yang bersifat Aktual, Problematik, Khalayak, dan Layak atau biasa di singkat APKL. Adapun penentuan isu aktualnya sebagai berikut:
15
Tabel 4.1
Analisis Isu Aktual di SDN 10 Tangit 1 Badau
NO ISU
AKTUAL
KRITERIA
RANK
A P K L
1 Rendahnya Minat Belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas II SD Negeri 1 Badau
5 5 4 5 19 I
2 Rendahnya Hasil belajar siswa
Pada mata pelajaran Matematika 5 4 4 4 18 II 3 Belum Terlaksananya Kegiatan
Ekstrakurikuler 4 3 3 3 13 III
4 Rendahnya Daya Bahasa siswa 3 3 2 2 10 IV
Berdasarkan tabel tersebut, maka. isu aktual yang menjadi prioritas adalah“ Rendahnya Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran
Matematika di kelas II SD Negeri 1 Badau”.
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan munculnya isu yang diangkat, “Rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran
matematika di kelas II SD Negeri 1 Badau”, berdasarkan hasil
komunikasi dengan mentor yaitu :
1. Belum optimalnya penggunaan media pembelajaran di SD Negeri 10 Tangit 1 Badau
2. Siswa kurang mmperhatikan guru saat proses pembelajaran
3. Rendahnya kemampuan komunikasi siswa dalam pembelajaran di SD Negeri 10 Tangit 1 Badau
4. Kurangnya minat siswa dalam berlajar berhitung pada SD Negeri 10 Tangit 1 Badau.
Untuk menentukan penyebab utama isu, maka dilakukan analisis dengan menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth) dengan skala penilaian 1 sampai 5
16
Tabel 4.2
Analisis Faktor Penyebab Isu Utama dengan Metode USG
No. Masalah Pokok
Prioritas Total Peringk at U S G
1.
Belum optimalnya penggunaan media pembelajaran diSD Negeri 10 Tangit 1 Badau
5 5 5 15 I
2.
Siswa kurang memperhatikan Guru
saat proses pembelajaran 5 4 4 13 II
3 Kurangnya minat siswa dalam
belajar berhitung 4 4 4 12 III
4
Rendahnya kemampuan komunikasi siswa dalam pembelajaran 4 3 3 10 IV Keterangan: 5: Sangat Tinggi 4: Tinggi 3: Sedang 2: Rendah 1: Sangat Terendah
Dari analisis menggunakan metode USG maka didapatlah penyebab utama dari isu adalah “Belum Optimalnya Penggunaan
Media Pembelajaran Di SD Negeri 10 Tanggit 1 Badau ”. Dari
hasil dua sistem analisa tersebut, ditetapkan judul penulisan yaitu:
“Penerapan model pembelajaran picture and picture dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran matematika kelas II SD Negeri 10 Tangit 1 Badau”
17
Penulis mengunakan model pembelajaran picture and picture berlandaskan pada masah yang timbul pada proses pembelajaran. Dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture diharapkan dapat meningkatkan minat siswa pada pembelajaran matematika. picture and picture merupaakan strategi pembelajaran yang menggunakan gambar sebagai media pembelajaran. Model pembelajaran picture and picture merupakan sebuah model dimana Guru menggunakan alat bantu atau media gambar untuk menerangkan atau memotivasi siswa untuk aktif belajar. Dengan menggunakan alat bantu media gambardiharapkan siswa mampu mengikuti pembelajaran dengan fokus yang baik dan dalam kondisi yang menyenangkan sehingga apa pun pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik dan mampu meresap dalam hati serta dapat di ingat.pembelajaran ini memiliki ciri sebagai berukut: aktif, inovatif, kreatif, dan menyenangkan. Inovatif pembelajaran harus memberikan sesuatu yang baru dan menarik minat peserta didik dan selalu kreatif. setiap pembelajaran harus menimbulkan minat kepada peserta didik untuk menghasilkan sesuatu atau dapat menyelesaikan suatu masah dengan teknik atau cara yang dikuasai oleh siswa itu sendiri yang di peroleh dari proses pembelajan. Dalam pembelajaran seorang Guru tidak cukup hanya menampilkan pengetahuan saja. Akan tetapi juga mampu menciptakan suasana kelas yang penuh perhatian sehingga kegiatan pembelajaran akan lebih efektif dan tercapai tujuan yang optimal.
Adapun gagasan penanganan isu dapat dicapai melalui kegiatan-kegiatan berikut:
a. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran sebelum memulai materi b. Guru menyiapkan beberapa gambar
c. Selanjudnya Guru menjelaskan materi pembelajaran Matematika tentang keterkaitan media gambar dan pecahan kepada siswa
18
d. Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya
e. Guru memberika tugas kepada siswa dengan membagikan beberapa gambar kepada siswa untuk dicocok kan dengan pecahan
f. Setelah semua selesai Guru akan megoreksi hasil kerja siswa dan menyampaikan hasil kerja siswa
g. Guru membuat kesimpulan setelah itu menutup pembelajaran.
19
B.KETERKAITAN SUBSTANSI MATA PELATIHAN
Rancangan Aktualisasi Nilai - Nilai Dasar ASN yang akan dilakukan di Unit Kerja selama masa habituasi adalah sebagai berikut:
Tabel 4.3: Rancangan Aktualisasi Nilai - Nilai Dasar ASN UNIT KERJA SD Negeri 10 Tangit 1 Badau
IDENTIFIKASI ISU UTAMA Rendahnya Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Matematika FAKTOR UTAMA PENYEBAB Belum Optimalnya Penggunaan Media Pembelajaran
GAGASAN PEMECAHAN ISU Penerapan Model Picture And Picture Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Pembelajaran Matematika Kelas II SD Negeri 10 Tangit 1 Badau NO Kegiatan dan Sumber Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Kegiatan Proses Kegiatan Aktualisasi dan Keterkaitan dengan Nilai-Nilai Dasar PNS Kontribusi Terhadap Visi-Misi Organisasi Penguatan Nilai- Nilai Organisasi 1 2 3 4 5 6 7
20 1 Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP 1) 1. Melakukan konsultasi dengan kepala sekolah tempat Melaksanakan Aktualisasi Tersedianya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
Adapun bukti fisik kegiatan membuat RPP dan dokumentasi 1.Saya akan berkonsultasi dengan kepala sekolah dalam menyusun RPP (Akuntabilitas: Tanggung jawab) (WoG : Komunikas) Pada saat konsultasi kepada kepala sekolah saya akan menghormati atasan sebagai pimpinan (Nasionalisme : Hormat menghormati) (Pelayan publik : kenyamanan) Pada saat berkonsiltasi kepada mentor saya akan menunjukan Dengan melaksanakan kegiatan membuat RPP saya mendukung
pencapaian visi dan misi dari SDN 10 Tangit 1 Badau
Visi: Mewujudkan peserta didik yang berprestasi beriman dan bertaqwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa serta cinta terhadap lingkungan Dengan melaksana kan kegiatan membuat RPP memperkuat nilai-nilai organisasi, yaitu: 1.Relegius 2.tanggung jawab 3.percaya diri
21
sikap sopan dan berkomunikasi dengan baik (Etika
publik :Sopan) pada saat berkonsiltasi kepada mentor penulis memberikan gambaran umum yang efesien terkait aktualisasi
(komitmen mutu :efesien)
Misi: 1.Mewujudkan peserta didik yang displin. 2.Menciptakan suasana pembelajaran yang aktif,kreaatif,menye nangkan,gembira,da n berbobot. 3.Mewujudkan atau menciptakan
peserta didik taaf beribadah
4.Mewujudkan peserta didik yang berprestasi
22 2.Menelah kompentesi inti (KI)dan kompetensi dasar (KD) Mempelajari Program tahunan (prota), program semestar(prom es) dan silabus sebagai pedoman pembuatan RPP 2. Saya akan mempelajari
Kompetensi inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) (Akuntabilitas: tanggungjawab) (WoF: Singkronisasikan) selanjudnya saya akan mempelajari prota dan promas dan silabus sebagai pedoman
pembuatan RPP sehingga kegiatan belajar mengajar akan terlaksana dengan baik dan
23
teratur sesuai dengan alokasi waktu (etika publik
indikator cermat) (Komitmen mutu : berorentasi mutu) (Akuntabilitas kejelasantarget ) (Pelayan publik : Kejelasan) 3.Menyusun RRP yang sesuai dengan pedoman 3 .Langkah selanjudnya saya akan menyusun RPP (Nasionalisme : tanggung jawab). Saya akan menyusun RPP dengan cermat
24 (Etika publik: Cermat) (Pelayan publik : kejelasan) RPP di susun dengan kegitan-kegiatan yang menyenangkan,dan sesuai dengan kemampuan siswa sehingga akan timbul minat belajar
(komitmen mutu : inovasi) (WOG : Intergrasi) 4.Mencetak RPP 4 .Jika RPP sudah selesai saya akan mencetaknya sendiri (Anti
korupsi : mandiri) (Akutabilitas :
25 Tanggung jawab (Pelayanan publik : displin) Saya mencetaknya menggunakan fasilitas sekolah dengan penuh kehati-hatian, agar fasilitas sekolah dapat tejaga dengan baik (Anti korupsi :
Tanggung jawab) (Manajemen ASN : Profesi) 5.Menyampai kan RPP kepada mentor 5.Saya akan berkonsultasi dengan mentor tentang RPP (Akuntabilitas : kejelasan target)
26 2 Membuat Media Pembelajara 1.Menyiapkan Alat - alat untuk membuat media gambar Tersedianya Media Pembelajaran ada pun bukti fisik kegiatan membuat pembelajaran adalah
dokumentasi
1. Pada saat akan mendesain media gambar saya akan bertanggung jawab dalam pembuatan media (Akuntabilitas : tanggung jawab) (pelayan publik : kejelasan) Dengan melaksanakan kegiatan membuat media pembelajaran saya mendukung tercapainya Visi dan Misi dari SDN 10 Tangit 1 badau. Vis : Mewujudkan peserta didik yang berprestasi beriman dan bertaqwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa serta cinta terhadap lingkungan. Misi:
1.Mewujud kan peserta didik yang displin. 1,Jujur 2.Tanggung jawab 3.Percaya diri 4.prestasi 5.Displin 6.Budipeker ti
27
2.Menciptakan suasana
pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektip, menyenangkan, gembira dan berbobot. 3.Mewujudkan peserta didik berprestasi. 2.Sebelum membuat media gambar saya akan menyesuaikan nya dengan indikator yang ingin dicapai 2. Saya akan menyiapkan alat dan bahan untuk membuat media gambar dengan kerja keras
(Nasionalisme : kerja keras)
28 3.melaksana kan pembuatan media pembelajaran
3.Saya akan mulai membuat media gambar dengan penuh tanggung jawab (Akuntabilitas) Dan saya membuat media pembelajaran sendiri (Anti korupsi : Mandiri) 4.Mengkomuni kasikan hasil pembuatan media pembelajaran kepada mentor 4.Sesudah Menyelesaikan semua media pembelajara saya akan mengkomunikasikan nya kepada Mentor
(Nasionalisme : Hormat
menghorati)
29
Keterbukaan)
Saat berkomunikasi dengan mentor saya akan mendengarkan penuh tanggung jawab (anti korupsi
: Tanggung jawab) (WOG : Komunikasi) 5.Membuat lembar kerja peserta didik 5.Langkah terakir dalam membuat media pembelajaran saya akan membuat lembar kerja siswa
(Anti korupsi : kerja keras)
Saya mencetak lembar kerja siswa siswa menggunakan fasilitas sekolah
30 (Anti korupsi : tanggu jawab) (Manajemen ASN : propesi) 3 Menyiapkan perangkat Evaluasi pembelajaran 1.Menyiapkan kisi – kisi soal
Tersedianya Evaluasi pembelajaran
1.Saya akan menyiapkan kisi - kisi soal evaluasi dengan berdasarkan materi pembelajaran yang di sampaikan dan berdasarkan kemampuan siswa (Akuntabilitas : Kejelasan Target) (Manajemen ASN : kertepaduan) Dengan melaksanakan kegiatan menyiapkan perangkat evaliasi pembelajaran saya mendukang
pencapaian Visi dan Misi dari SDN 10 Tangit 1 Badau Visi:Mewujudkan peserta didik yang berprestasi beriman dan bertaqwa kepada TuhaYang Maha Esa Misi: 1.Jujur 2.Displin 3.Tanggung jawab 4.Percaya diri 2.Membuat soal dengan 2. Saya akan membuat soal
31 menggunakan kisi-kisi soal yang telah di buat melalui pengembangan kisi - kisi soal yang telah dibuat sebelumnya dan tetap berdasarkan siswa (Komitmen mutu : berorentasi mutu) (Nasionalisme : Tanggung jawab) (WoG : Koordinasi) 1.Mewujudkan peserta didik yang displin
2.Mewujudkan peserta didik yang berprestasi 3.Membuat kunci jawaban sesuai dengan kegiatan 3.Saya akan membuat kunci jawaban dari soal evaluasi
pembelajaran sebagai pegangan untuk guru dalam tahap penilaian evaluasi
pembelajaran
32 kejelasan targat) (Nasionalisme : Adil) 4.Membuat rubrik penilaian. 4.selanjutnya saya membuat rubrik teknik pensekoran yang digunakan harus objektif (Akuntabilitas : konsisten) Penskoran yang di berikan tidak boleh senjang
(Nasionalisme : Adil) (Pelayan publik : efisien)
5.Memastikan soal dan kunci jawaban aman dan tidak diketahui oleh 5.Langkah terakhir saya akan merahasiakan soal, kunci jawaban, dan rubrik penilaian
33 siswa terlebih
dahulu
yang telah dibuat sehingga evaluasi yang diberikan objek sesuai dengan kemampuan (Etika publik : Menjaga Rahasi) (Anti korupsi : displin) 4 Melaksana kan kegiatan Pembelajaran pada mata pelajaran matematika materi tentang pecahan dengan media gambar 1.Kelas di buka dengan salam, di lanjudkan dengan doa. Terlaksananya kegiatan pembelajaran dengan menggunakan media gambar 1.Sebelum melakukan pembelajaran saya akan mengajak peserta didik berdao sesuai agama
masing – masing
(Nasionalisme : Relegius)
setelah itu saya akan mengasen siswa dilanjut kan penggukuran suhu Dengan kegiatan menyiapkan perangkat pembelajaran maka saya memberikan kontribusi pada Visi dan Misi sekolah Visi:
Mewujudkan peserta didik yang berprestasi beriman dan bertakwa
kepada Tuhan Yang
1.Jujur 2.Displin 3.Tanggung jawab 4.Percaya diri
34 tubuh
(Akuntabilitas : Tanggung jawab
Maha Esa serta cinta terhadap lingkungan Misi :
1.Mewujudkan peserta didik taat beribadah
2.Membentuk sikap dan prilaku yang baik, sopan, dan berkarakter 3.Mewujudkan peserta didik yang displin
4.Mewujudkan peserta didik yang berprestasi
5.Mewujudkan suasana
kekeluargaan antar warga sekolah
35 2 .Melakukan apersepsi 2.Kemudian saya akan melakukan apersepsi terlebih dahulu untuk mengarahkan
kepada siswa materi pemblajaran sebelumnya serta menyampaikan tujuan pembelajaran yang dapat memotivasi peserta didik (Akuntabilitas : kejelasan target) Dalam proses pembelajaran saya akan menggunakan bahasa yang baik
36 sopan) (Pelayan publik : efesien) 3.Menjelaskan kepada siswa materi pembelajaran tentang pecahan dengan metode picteru and picture 3.Saya memberikan penjelasan dan bimbingan materi pecahan kepada siswa dengan menggunakan media gambar, media ini akan memudah kan siswa memahami pecahan (Manajemen ASN : Propesi) Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya (Nasionalisme : Tidak memaksa)
37 4.Melakukan kegiatan pembelajaran dengan membagikan media gambar kepada siswa 4.Siswa mulai melakukan kegiatan pembelajaran dengan menentukan pecahan berdasarkan media gambar, tetap dalam pengawasan Guru (Komitmen mutu : Tanggung jawab) (WoG : kerja sama) 5.Memberikan evaluasi 5.Langkah akhir saya akan memberi kan evaluasi dan mengawasi siswa dalam mengerja kan
38
evaluasi secara adil dan tidak memberi kan bantuan (Anti
korupsi : Adil) 5 Melaksana kan Evaluasi Pembeajaran 1.Mengawasi siswa saat evaluasi pembelajaran Terlaksananya evaluasi pembelaja r 1.Saya mengawasi seluruh siswa tampa memberikan
perlakuan yang istimewa kepada siswa saat evaluasi pembelajaran (Anti korupsi : Adil) (Pelayan publuk : Etika) Dengan melaksanakan evaluasi pembelajaran saya sudah mendukung visi dan misi SD Negeri 10 Tangi 1 Badau
Visi:
Mewujudkan peserta didik yang berprestasi beriman dan bertaqwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa serta cinta terhadap 1.Jujur 2.Displin 3.Tanggung jawab 4.Percaya diri 5. Religius
39
lingkungan
Misi:
1 Mewujudkan peserta didik yang taat beribadah 2 Mewujudkan peserta didik yang displin
3 Mewujudkan peserta didik yang berprestasi 2.Menggumpul kan jawaban siswa. 2.Saya akan menggumpulkan jawaban siswa dengan cara meletakan jawaban mereka diatas meja
(Nasionalisme : memelihara ketertipan) (WoG : Efesien 3.Melakukan penilaian terhadap pekerjaan siswa 3.selanjutnya saya akan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan siswa tampa memberikan nilai lebih kepada siswa tertentu
40 (Akuntabilitas : Jujur) (Manajemen ASN : Etika) 4 Mewujudkan suasana kekeluargaan antara warga sekolah. 4.Melakukan analisis evaluasi pembelajaran 4.kemudian saya akan mekakukan analisis hasil pembelajaran apakan sudah mencapai indikator, hasil analisis dapat digunakan untuk melaksanakan remedial dan pengayaan (Komitmen mutu : berorentasi mutu)
41 5.Memberitahu kan hasil evaluasi pembelajaran kepada siswa 5.Selanjutnya saya akan memberikan hasil evaluasi pebelajaraan kepada masing – masing siswa ( Akuntabilitas : Transparan)
COACH MENTOR PENYAJI
Dian Sekar Ayu S.STP
NIP.19921108 201609 2 001
Elias, S.Pd,SD
NIP. 197304111996061001
MARGARETHA, S.Pd
42
43
4.5 Jadwal Konsultasi Dengan Mentor
Tabel dibawah ini merupakan gambaran kegiatan konsultasi mengenai rancangan aktualisasi bersama mentor
Nama Peserta Margaretha,S.Pd
Instansi SD Negeri 10 Tangit 1 Badau Tempat
Aktualisasi
SD Negeri 10 Tangit 1 Badau
No Tanggal Kegiatan Media
Komunikasi Mentor Paraf
1 14 Maret 2021 Konsultasi terkait penentuan isu Via Telepon ELIAS,S.Pd.SD 2 16 Maret 2021 Konsultas terkait rancangan aktualisasi Via Telepon ELIAS,S.Pd.SD 3 17 Maret 2021 Konsultas terkait rancangan aktualisasi Via Telepon ELIAS,S.Pd.SD Putussibau, 20 Maret 2021 Mentor Peserta ELIAS ,S.Pd.SD MARGARETHA, S.PD NIP. 19730411 199601 1 001 NIP. 19841214 202012 2 007
44
Tabel 4.3
Jadwal Implementasi Aktualisasi
Nama Peserta : Margaretha, S.Pd Tempat
Aktualisasi : SD Negeri 10 Tangit 1 Badau
No Tanggal Kegiatan Output
1 29 – 3
Maret 2021
Membuat Rancangan pelaksaan
Pembelajaran (RPP)
Tersedianya Rancangan pelaksanaan pelajaran (RPP)
2 4 - 10
April 2021
Menbuat Media pembelajaran
Tersedianya Media pembelajaran
3 11 -17
April 2021
Menyiapkan bahan evaluasi
Tersedianya lembar kerja siswa
4 18 – 23
April 2021
Melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM
Pembelajaran yang menyenangkan kan dengan media gambar
5 24 – 28
April 2021
Melakukan analisis evaliasi
Terlaksananya analisis penilaian hasil pembelajaran Putussibau, 20 Maret 2021 Mentor Peserta ELIAS ,S.Pd.SD MARGARETHA, S.Pd NIP. 19730411 199601 1 001 NIP. 19841214 202012 2 007
45
DAFTAR PUSTAKA
.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Anti Korupsi.Jakarta:Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Akuntabilitas.Jakarta:Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Etika Publik.Jakarta:Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Komitmen Mutu.Jakarta:Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Manajemen Aparatur Sipil Negara.Jakarta:Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Nasionalisme.Jakarta:Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Pelayanan Publik.Jakarta:Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2017. Modul Pelatihan Dasar Calon PNS : Whole of Government.Jakarta:Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.