• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bagaimana yesus datang, Bagaimana yesus pergi?

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Bagaimana yesus datang, Bagaimana yesus pergi?"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Kelas Bayi – ed. Event khusus – Kenaikan Isa Almasih – 1 –

P E R S I A P A N P E M B I N A

MINGGU I

Bagaimana yesus datang,

Bagaimana yesus pergi ?

AYAT KUNCI Efesus 4:10

Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu..

SASARAN TEMA

Anak-anak mengerti bahwa Yesus bukan manusia biasa, tapi DIA adalah Allah sendiri

Bacalah dan Renungkan : Efesus 4:8-10

1. Buat apa Yesus turun sampai ke bumi bagian bawah ?

2. Menurut anda, menurut ayat-ayat di Efesus ini, apa tujuannya Yesus naik ke surga ?

3. Apa perlunya menurut anda, kalau anak-anak mengerti apa tujuan Yesus datang ke bumi dan kembali ke surga ?

4. Doakan anak-anak yang Anda layani besok agar bisa menerima Kebenaran Firman Tuhan.

Persiapan Penunjang Firman:

• Lembar A4 Peraga Firman 5 lembar

(2)

Kelas Bayi – ed. Event khusus – Kenaikan Isa Almasih – 2 –

• Lembar A3 Peraga Firman nomor 6 + handpuppet

(3)

Kelas Bayi – ed. Event khusus – Kenaikan Isa Almasih – 3 –

P E N D A H U L U A N

K E G I A T A N I N T I

VCD Lagu

Sambutan:

Setiap anak yang hendak masuk ruang ibadah, orang tua atau pengasuh yang menggendongnya diminta untuk mengangkat anaknya dan seperti menerbangkan pesawat sampai tiba “mendarat” di tempat duduk (lesehan).

Pembina yang menjadi usher berlaku seperti seorang instruktur yang memberi aba-aba kepada anak binaannya.

Doa Pembuka

(minta orang tua murid untuk berdoa)

Tuhan Yesus, terima kasih buat hari ini. Tolonglah, supaya roh saya mengenal Engkau dengan benar dan menerimaMu sebagai Tuhanku. Dalam nama Yesus. Amin. Yes..Yes..Yes...

Kata Kunci:

Yesusku bangkit, Yesusku hidup Gerakan:

Yesus : rentangkan kedua lengan seperti disalib

Ku : tunjuk diri sendiri dengan menggunakan kedua ibu jari

(4)

Kelas Bayi – ed. Event khusus – Kenaikan Isa Almasih – 4 –

Yesus : rentangkan kedua lengan seperti disalib

Ku : tunjuk diri sendiri dengan menggunakan kedua ibu jari

Hidup :menari-nari

Lagu

1. Tanganku ke Depan

2. Celebrate Jesus Celebrate 3. Jalan Serta Yesus

Ajaklah semua anak-anak bersama orang tua dan pengasuh yang menggendongnya untuk keliling ruangan ibadah, dengan imajinasi melewati sungai, hutan daln lain sebagainya.

4. Semua Baik

CERITAKAN : Yesus naik ke surga

Kisah 1:1-10

Pembina menampilkan hand puppet yang dijadikan tokoh Yesus Pembina menanyakan nama hand puppet tersebut

kepada anak-anak dan biarkan para orang tua dan pengasuh yang menjawabnya.

Dengan bergaya pembina menggerakkan hand puppet sambil membenarkan jawaban bahwa hand puppet tersebut adalah Yesus.

Pembina menanyakan: “Siapakah Yesus itu ?”

Pembina ceritakan bagaimana suatu kali Petrus menyatakan siapakah Yesus sebenarnya, bacakan Matius 16:16

Jadi Yesus adalah Anak Allah. Bagaimana Yesus bisa ada di dunia ? Pembina menampilkan peraga 01 “Kelahiran Yesus”

Pembina melemparkan pertanyaan dahulu kepada anak-anak (walaupun yang menjawab adalah orang tua dan pengasuhnya), di manakah Yesus lahir ? Di rumah sakit, atau di mana yah ?

Ya, Yesus lahir di kandang domba karena semua penginapan waktu itu penuh.

Hebat, yah Allah mau jadi manusia dan lahirnya di kandang domba. Apa saja yang dikerjakan Yesus setelah menjadi dewasa ?

Pembina menampilkan peraga 02 “Pelayanan Yesus” Pembina jelaskan bahwa Yesus setiap hari mengajar Firman Tuhan dan membuat banyak mujizat. Mujizat orang disembuhkan. Orang yang sakita apa saja yang

(5)

Kelas Bayi – ed. Event khusus – Kenaikan Isa Almasih – 5 –

disembuhkan Yesus ?

Banyak, yah, ada yang buta, lumpuh, kerasukan setan bahkan ada yang sudah mati bisa dibangkitkan oleh Yesus. Karena Yesus adalah Mesias, Anak Allah.

Berikan tanda spidol merah atau stiker bulat kecil merah di kedua telapak tangan hand puppet Yesus.

Pembina menunjukkan kepada anak-anak kedua tanda merah di tangan Yesus.

Apakah adik-adik tahu, kenapa di kedua telapak tangan Yesus ada tanda merah ?

Pembina menampilkan peraga 03 “Yesus Disalib”

Pembina ceritakan bagaimana orang-orang Yahudi waktu itu bukannya berterima kasih kepada Yesus karena sudah disembuhkan, tapi malahan Yesus disalibkan sampai mati.

Pembina juga ceritakan bahwa Yesus tidak dendam dengan semua orang-orang Yahudi ini.

Pembina menampilkan peraga 04 ‘Yesus Dikuburkan” Tapi apakah setelah Yesus mati, sudah selesai kisah hidup Yesus ?

Biarkan orang tua atau pengasuh memberikan jawabannya.

Pembina menampilkan peraga 05 “Yesus Bangkit” Pembina ceritakan tentang kebangkitan Yesus.

Apa yang dilakukan Yesus setelah bangkit dari kubur ?

Pembina menampilkan peraga 06 “Yesus Hidup” dengan handpuppet Yesus yang sudah disisipkan.

Pembina ceritakan bagaimana Yesus setelah bangkit dari kubur selama 40 hari berada bersama-sama dengan murid-muridNYA.

Bacakan Kisah Para Rasul 1:3. Pembina ingatkan kepada anak-anak dan para orang tua dan pengasuh, bahwa bukti selama 40 hari Yesus berada bersama-sama dengan murid-muridNYA membukatikan bahwa Yesus tidak berwujud seperti hantu, tapi memiliki tubuh kemuliaan.

(6)

Kelas Bayi – ed. Event khusus – Kenaikan Isa Almasih – 6 –

Apa yang terjadi setelah 40 hari ?

Pembina memindahkan hand puppet ‘Yesus” ke peraga 07 yang telah disambung menjadi satu. Peraga 07 ditaruh di meja sementara ada pembina lain yang memegang “tangkai pancing” .

Pembina ceritakan bagaimana setelah 40 hari Yesus bersama-sama dengan murid-muridNYA, maka IA mengajak murid-muridNYA ke sebuah tempat terbuka. Dan ini percakapan yang terjadi, pembina bacakan Kisah 1:6-8

Pembina lain yang memegang “tangkai pancing” segera menarik handpuppet “Yesus” sehingga naik. Pembina lanjutkan pembacaan dari Kisa 1:9-11 kemudian jelaskan kepada anak-anak bahwa Yesus naik ke surga saat setelah berbicara dengan murid-muridNYA.

Tuhan Yesus memang sudah naik ke surga, tapi bukan berarti kita ditinggal sendirian, karena Tuhan Yesus sekarang ada di manapun kita ada.

Gambar di bawah ini sebelum Yesus “naik ke surga” dan setelah “naik ke surga”

Pembina ceritakan kepada anak-anak bahwa Yesus selalu ada bersama kita dan kita akan merasakan kehadiranNYA asalkan kita menerima Yesus di dalam hati kita sebagai Tuhan.

Altar Call

Pembina doakan anak-anak yang supaya dapat mengalami kehadiran Yesus senantiasa.

(7)

Kelas Bayi – ed. Event khusus – Kenaikan Isa Almasih – 7 –

P E N U T U P

Aktifitas Wajah Stiker Cara Bermain

• Pemimpin Aktifitas instruksikan agar orang tua atau pengasuh meletakkan bayi masing-masing di pangkuan mereka, jadi para orang tua atau

pengasuh dalam posisi duduk di evamate.

• Letakkan bayi di pangkuan menghadap para orang tua atau pengasuh, dengan kaki anda menyangga kepala dan tubuhnya.

• Arahkan para orang tua untuk membiarkan anak memperhatikan wajah mereka selama beberapa saat sementara mereka berbicara kepadanya dan membuat wajah-wajah lucu.

• Bagikan stiker-stiker yang sudah dipersiapkan (setiap orang tua atau pengasuh diberikan 2–3 stiker dengan warna yang berbeda) dan arahkan mereka untuk menempelkan stiker-stiker tersebut di wajah orang tua atau pengasuh, di sebelah mana saja, pipi, dahi, dagu, hidung dan perhatikan reaksi bayi.

• Setelah beberapa saat, pindahkan stiker kebagian wajah yang lain dan perhatikan bayi menemukan tempelan baru.

• Arahkan untuk sesekali menempelkan stiker dilidah dan julurkan lidah agar terlihat oleh bayi.

• Arahkan untuk memindahkan stiker ke kelopak mata mereka, sehingga pada saat mata ditutup maka bayi akan melihat stiker tersebut.

• Arahkan untuk menempelkan stiker di kedua pipi orang tua atau

pengasuh, arahkan untuk menutupi pipi dengan tangan dan bermain ‘ciluk ba’ sehingga bayi melihat stiker yang tertempel di pipi mereka.

Efesus 4:10

Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu..

Komitmen -

Buatlah kesepakatan dengan pendamping untuk :

Menceritakan kembali kisah kehidupan Yesus sampai naik ke surga

Doa PenutuP

Tuhan Yesus, terima kasih buat ibadah hari ini, terima kasih karena sekarang saya tahu bagaimana harus berdoa. Sertai aku pulang ya. Jadikan aku berkat untuk papa, mama, dan semua orang. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.

Doa Berkat

Pulanglah dengan berkat dari Allah Bapa, cinta kasih dari Tuhan kita Yesus Kristus, persekutuan dengan Roh Kudus yang menyertai kamu dari sekarang sampai selama-lamanya. Amin.

Gambar

Gambar di bawah ini sebelum Yesus “naik ke surga” dan setelah “naik ke  surga”

Referensi

Dokumen terkait

Stimulasi motorik kasar merupakan stimulasi yang diberikan kepada bayi (dari orang tua atau pengasuh) untuk latihan kemampuan berjalan bayi, yaitu stimulasi berjalan dengan

Lakukan yang sama dengan aktivitas minggu ke 3 yang sudah dibawa oleh orang tua, berikan post-it atau stiker warna berbagai bentuk kepada anak untuk mereka tempel dan tuliskan

Kalau orang tua cenderung konservatif dalam berpakaian atau memilih warna, maka anaknya cenderung akan memilih gaya serta pilihan yang berbeda, hal ini untuk

Bagaimanapun, berbeda dengan orang dewasa, atau lebih tua, akan menyukai warna yang lebih gelap, sama dengan mewarnai dari kelompok warna-warna yang netral. Perbedaan kelas

Kebutuhan asah berupa stimulasi perkembangan bagi anak sejak dini sangat penting diberikan oleh orang tua atau pengasuh sesuai dengan usia anak yang meliputi empat aspek

Untuk yang teristimewa orang tua yakni: Miduk Situmeang dan Tuti Friska Hutauruk yang penulis cintai dan sayangi, terimakasih buat dukungan yang telah diberikan kepada penulis

Berbeda dengan konsep wasiat wajibah pada umumnya di sejumlah negara, Indonesia mengalami perubahan makna dan nuansa, yaitu hanya diberikan kepada anak angkat atau orang

1). Evaluasi Program:Evaluasi program adalah proses sistematis untuk mengukur efektivitas, dampak, dan hasil dari program atau inisiatif tertentu. Ini mencakup pengumpulan data, analisis data, dan penarikan kesimpulan tentang sejauh mana program tersebut mencapai tujuannya. Evaluasi program tidak hanya melibatkan pengukuran hasil fisik, tetapi juga dampak sosial, ekonomi, atau psikologis yang mungkin timbul dari program tersebut. 2). Model Evaluasi Kebijakan (Policy Evaluation Model): Evaluasi efektivitas kebijakan sekolah terkait bullying, model evaluasi kebijakan dapat digunakan dan dapat melibatkan penilaian terhadap kebijakan yang ada (Guru diberi ruang untuk mendisplinkan Siswa), apakah cukup efektif dalam mencegah dan menangani bullying atau tidak. 2). Model Evaluasi Dampak (Impact Evaluation Model): Model evaluasi dampak membantu dalam mengukur dampak dampak dari berita atau konten yang berkaitan dengan fenomena bullying di sekolah yang diviralkan di media digital. Metode evaluasi ini mencakup pengukuran interaksi, berapa banyak tindakan melaporkan, atau perubahan perilaku yang terkait dengan kesadaran tentang masalah ini. 4). Model Evaluasi Perilaku Online Model ini didasakan pada data bagaimana mengevaluasi perilaku online, seperti jumlah like, komentar, atau berbagi pada platform media sosial, untuk mengevaluasi sejauh mana fenomena ini menarik perhatian atau reaksi dari pengguna online. Metode ini dapat memberikan wawasan tentang tingkat kesadaran dan perhatian yang diberikan kepada fenomena bullying di sekolah. 5). Model Evaluasi Partisipatif (Participatory Evaluation Model): Model evaluasi partisipatif melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk siswa, orang tua, guru, dan staf sekolah dalam proses evaluasi. Ini dapat membantu dalam memahami perspektif yang berbeda tentang masalah bullying di sekolah.