• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PEMAHAMAN PROYEK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB II PEMAHAMAN PROYEK"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

2 BAB II

PEMAHAMAN PROYEK

2.1. Pengertian Proyek

Hotel resort dalam pengertiannya telah dikemukakan oleh beberapa ahli dengan berdasarkan pendapat mereka masing-masing. Beberapa ahli tersebut yaitu, (O'Shannessy, 2001) yang berpendapat bahwa resort adalah jasa pariwisata dengan lima jenis layanan yaitu akomodasi, makanan serta minuman, hiburan, tempat penjualan, dan fasilitas untuk rekreasi, (Pendit, 1999) berpendapat bahwa resort merupakan tempat untuk menginap dengan fasilitas khusus seperti bersantai dan juga olahraga, (A, 1974) berpendapat bahwa resort sebagai tempat yang dimanfaatkan oleh pengunjung untuk berekreasi dan berwisata menikmati keindahan alamnya, dan (Bataafi, 2005) mengartikan hotel merupakan jenis akomodasi yang dipergunakan dengan menyediakan jasa berupa pelayanan. Jasa tersebut seperti penginapan, makanan serta minuman yang dikelola secara komersil. Selain itu, ketentuan persyaratannya diatur oleh pemerintah setempat. Dari pendapat beberapa ahli di atas, dapat diambil kesimpulkan bahwa hotel resort merupakan sebuah akomodasi berupa penginapan yang terletak di daerah dengan potensi wisata dan fasilitas penunjang seperti restaurant, lobi, ball room dan fasilitas penunjang lainnya. Akomodasi ini tidak dikhususkan untuk kegiatan menginap saja, namun bisa untuk kegiatan rekreasi dengan menimati potensi alam yang terdapat di lokasi tersebut. Berdasarkan lokasi lahan yang terletak di kawasan pantai Teluk Pandan, hotel resort ini dikategorikan sebagai beach resort hotel, yang dimana hotel resort ini terletak di daerah pantai dengan memanfaatkan keindahan serta potensi alam pantainya sebagai daya tarik utama.

2.2. Tipologi Proyek

Tipologi yang dimiliki oleh hotel resort jika dilihat berdasarkan bentuk dari bangunanya menurut (Hattrell & Partners, 1962) yaitu :

1. Bentuk bangunan Cottage yaitu bentuk bangunan yang terdiri dari massa yang berdiri sendiri-sendiri dan menyebar, aktifitas yang dilakukukan pada massa bangunan berhubungan secara horizontal.

2. Bentuk bangunan Convention yaitu bentuk bangunan yang terdiri dari beberapa lantai. Tata letak ruang pada bangunan memiliki sistem secara vertikal dan sistem transportasi didalam bangunan secara vertikal juga.

3. Bentuk bangunan Kombinasi yaitu gabungan dari bentuk bangunan cottage dan convention dengan hubungan aktifitas dilakukan secara horizontal dan secara vertikal.

(2)

3 2.3. Studi Preseden

2.3.1 Grand Elty Krakatoa Lampung

Gambar 1. Hotel Resort Grand Elty Lampung

Sumber : https://www.booking.com/hotel/id/travellers-krakatoa-nirwana-resort.id.html

Hotel resort Grand Elty Krakatoa berada di kawasan Krakatoa Nirwana Resort, jalan Trans Sumatera, Km 45, Kalianda, Lampung Selatan. Terletak di lokasi yang strategis antara pelabuhan Bakauheni dan Kota Bandar Lampung serta hanya berjarak 4 Km dari Tol Trans Sumatera. Hotel resort yang tergolong sebagai hotel bintang 4 ini menyediakan jasa penginapan dengan harga mulai dari Rp 1.000.000 – Rp 4.000.000.

Dilihat dari desain bentuk bangunan dan material alam yang digunakan, hotel resort ini menerapkan konsep tropis pada arsitektur bangunannya. Konsop tropis diterapkan pada atap bangunan yang memiliki kemiringan, terdapat bukaan yang banyak pada setiap massa bangunan, bahkan beberapa massa bangunan utama tidak menggunakan dinding untuk mengurangi penggunaan cahaya dan memaksimalkan sirkulasi udara didalam ruangan. Struktur dan konstruksi utama menggunakan material kayu untuk membuat suasana tropis lebih terasa pada hotel resort ini.

(3)

4

Tabel 1. Fasilitas Grand Elty Lampung

No Fasilitas

1 Lobby 2 Resepsionis 3 Cottage/hotel 4 Ampliteater 5 Meeting Room 6 Business Center 7 SPA

8 Lap. Volly 9 Lap. Golf 10 Biliar

11 Swimming Pool 12 Jogging Track 13 Wahana Air 14 Sewa Sepeda 15 Laundri Pakaian 16 Toko Suvenir

Terdapat enam jenis kamar yang dimiliki oleh Grand Elty Krakatoa Resort, jenis-jenis kamar tersebut yaitu lambur suite villa, krakatoa suite villa, rajabasa villa, haringin villa, hotel pool side, dan hotel beach side. Perbedaaan dari setiap jenis kamar pada resort ini dilihat dari ukuran luas bangunan, fasilitas-fasilitas yang tersedia pada bangunan dan view yang dihasilkan dari dalam kamar hotel resort tersebut.

(4)

5 2.3.2 Nuansa Bali Anyer

Gambar 2. Bangunan Nuansa Bali Hotel Anyer

Sumber : https://m.traveloka.com/id-id/hotel/indonesia/nuansa-bali-hotel-anyer-3000010018523/

Resort yang berada di jalan Raya Karang Bolong, Km 133, Cikoneng, Anyer, Banten tersebut menerapkan konsep arsitektur tradisional Bali yang dapat dilihat secara langsung pada desain bangunannya. Walaupun resort tersebut terletak di Banten, namun suasana arsitektur Bali sangat terasa di dalamnya agar setiap pengunjung yang datang dapat menikmati suasana Bali tanpa harus pergi berlibur ke Bali. Hotel yang tergolong bintang tiga tersebut, memiliki harga mulai dari Rp 800.000 – Rp. 1.000.000.

Dilihat dari bentuk massa bangunan dan material yang digunakan, konsep arsitektur tropis diterapkan pada hotel resort ini dan dikombinasikan dengan arsitektur tradisional Bali yang dapat dilihat pada beberapa ornamen bangunan serta desain gapura. Material bata dan kayu yang di expose dan penggunaan atap sirap menjelaskan respon desain bangunan terhadap lingkungan tropis di daerah tersebut.

(5)

6

Gambar 3. Site Plan Nuansa Bali Hotel Anyer Sumber : http://www.nuansabalihotel.com/

Tabel 2. Kebutuhan Ruang Nuansa Bali Resort

No Jenis Kegiatan Aktivitas Ruangan/ Kebutuhan ruang

1 Pendahuluan Parkir Kendaraan Parkir

Datang Pintu Masuk

Menunggu Lobby

Check in Resepsionis

2 Utama Istirahat Anyer Bungalow

Bedugul Cottage Ubud Cottage Besakih Cottage Bedugul Cottage

(6)

7 Sanur Cottage

Kuta Bungalow

Acara Formal Ballroom

Rapat Meeting Room

Area Bisnis Business Center

Makan dan Minum Restaurant

3 Rekreasi Relaksasi SPA

Bermain Volley Lapangan Volley

Tempat Bermain Ruangan Game

Bermain Bilyar Bilyar

Berenang Kolam Renang

Olahraga Air Olahraga Air

Fitness Gym Fitness Center

Jogging Jogging Track

Berbelanja Guest shop

4 Servis Mencuci dan Menyetrika Laundry

5 Penutup Check out Resepsionis

Jasa Transportasi Rental

Pulang Gerbang Utama

Terdapat total 47 kamar dengan dua tipe utama yaitu cottage dan bungalow. Fasiltas lainnya yang terdapat di hotel resort ini yaitu restoran, ruang rapat, kolam renang, dan sebagainya.

Terdapat sebuah jalur khusus untuk evakuasi jika terjadi bencana tsunami yang dikarenakan resort tersebut tepat berada di pinggir pantai.

(7)

8 2.3.3 KTM Resort Hotel

Gambar 4. KTM Resort Hotel

Sumber : https://www.ktmresort.com/id-id/accommodations

Hotel Resort ini terletak di Jl. Kolonel Sugiono, Kota Batam, Kepulauan Riau. KTM Resort Hotel tergolong kedalam hotel resort bintang tiga dengan harga dimulai dari Rp. 600.000. Dilihat dari bentuk bangunan dan material yang digunakan, resort ini menerapkan konsep arsitektur tropis dengan struktur panggung pada setiap massa bangunan, material utama pada bangunan yaitu kayu dan bentuk atap yang miring membuat suasana tropis terasa di resort ini.

Tabel 3. Kebutuhan Ruang KTM Resort Hotel

No Jenis Kegiatan Aktivitas Ruangan/ Kebutuhan ruang

1 Pendahuluan Parkir Kendaraan Parkir

Datang Pintu Masuk

Menunggu Lobby

Check in Resepsionis

2 Utama Istirahat Deluxe Villa Room Only

Seafront Villa Room Only 2 Bedroom Villa Room Only Deluxe Villa

Seafront Villa 2 Bedroom Villa

(8)

9

Acara Formal Ballroom

Rapat Meeting Room

Area Bisnis Business Center

makan dan minum Restaurant

Tempat pernikahan Wedding Hall Outdoor

3 Rekreasi Relaksasi SPA

Tempat Memancing Fishing Deck

Bermain Paintball Tempat bermain Paintball

Berenang Kolam Renang Outdoor

Olahraga Air Olahraga Air

Gym Fitness Center

Jogging Jogging Track

Berbelanja Guest shop

4 Servis Mencuci dan Menyetrika Laundry

5 Penutup Check out Resepsionis

Jasa Transportasi Rental

Pulang Gerbang Utama

Terdapat tiga jenis kamar pada resort ini dengan ukuran yang berbeda disetiap jenis kamarnya.

Selain ukuran luas kamar, perbedaaan di setiap kamar dilihat dari fasilitas yang tersedia serta view yang dihasilkan dari dalam kamar resort. Beberapa fasilitas penunjang lain yang terdapat di resort ini yaitu ruang rapat, kolam renang, olahraga air, dan sebagainya.

(9)

10 2.4. Kesimpulan Studi Tipologi dan Preseden

Dari beberapa preseden hotel resort tersebut, dapat diambil kesimpulkan bahwa konsep desain hotel resort menggunakan konsep arsitektur tropis dengan material utama kayu sebagai respon terhadap keadaan lingkungan sekitar. Penggunaan atap berbentuk miring juga dapat terlihat pada preseden tersebut dikarenakan berlokasi pada daerah yang beriklim tropis.

Setiap preseden memiliki beberapa jenis tipe kamar, misalnya pada Grand Elty memiliki 6 jenis kamar, Nuansa Bali Resort memiliki 7 jenis kamar dan KTM Resort memiliki 6 jenis kamar dengan perbedaan setiap jenis kamar berdasarkan luasan, fasilitas yang tersedia, dan view yang didapat di setiap jenis kamar. Fasilitas yang tersedia di beberapa preseden tersebut tidak terlalu berbeda yaitu parkir, lobby, Restaurant, ballroom, meeting room, SPA, gym, kolam renang, dll.

Referensi

Dokumen terkait

Secara fisik, bentuk bangunan resort di kawasan hutan mangrove Pasar Banggi Rembang menerapkan pendekatan konsep arsitektur neo- vernakular, yaitu bangunan yang

Kesimpulan dari pengertian Hotel Resort yaitu tempat yang menyediakan penginapan yang terletak di kawasan wisata dimana memiliki fasilitas pendukung seperti resataurant, Meeting

Hal yang dapat diterapkan dari Beijing National Aquatic Centre adalah pada bagian fasad bangunan ini bangunan menghadirkan konsep “hijau” dengan pertumbuhan bersih

Perencanaan kawasan hotel resort tidak hanya berfungsi sebagai tempat penginapan, melainkan sebagai tempat multiguna yaitu rekreasi dan relaksasi karena meninjau potensi

Pekerjaan struktur Perhitungan pada struktur utama, bangunan mulai dari bangunan bawah hingga bangunan atas serta penggunaan harga satuan upah pekerja dan material pada HSPK

Bangunan menggunakan sistem struktur konstruksi ringan melalui konsep rumah panggung dengan konstruksi atas berupa material ringan seperti kayu, bambu,papan yang dilanjutkan

Arsitektur dan Suasana Wisatawan yang berkunjung ke Hotel Resort cenderung mencari akomodasi dengan arsitektur dan suasana yang khusus dan berbeda dengan jenis hotel lainnya..

Salah satu nya adalah bangunan resort Bhotanica Khao Yai yang berada di Thailand telah berupaya untuk menerapkan kaidah-kaidah arsitektur modern tropis sehingga dilakukan kajian konsep