EFEKTIVITAS PENYULUHAN YANG DILAKUKAN OLEH PERAWAT GIGI DAN GURU ORKES DALAM MENINGKATKAN PERILAKU
PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA MURID SD NEGERI 060973 DI KECAMATAN
MEDAN SELAYANG
T E S I S
Oleh :
YETTI LUSIANI 057013029/IKM
PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA M E D A N
2 0 1 0
EFEKTIVITAS PENYULUHAN YANG DILAKUKAN OLEH PERAWAT GIGI DAN GURU ORKES DALAM MENINGKATKAN PERILAKU
PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA MURID SD NEGERI 060973 DI KECAMATAN
MEDAN SELAYANG
T E S I S
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat
untuk Memperoleh Gelar Magister Kesehatan (M.Kes) dalam Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Minat Studi Administrasi Rumah Sakit
pada Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara
Oleh : YETTI LUSIANI
057013029/IKM
PROGRAM STUDI S2 ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA M E D A N
Judul Tesis : EFEKTIVITAS PENYULUHAN YANG DILAKUKAN OLEH PERAWAT GIGI DAN GURU ORKES DALAM MENINGKATKAN PERILAKU PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA MURID SD NEGERI 060973 DI KECAMATAN MEDAN SELAYANG
Nama Mahasiswa : Yetti Lusiani Nomor Induk Mahasiswa : 057013029
Program Studi : S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Minat Studi : Administrasi Rumah Sakit
Menyetujui
Komisi Pembimbing :
(Prof. Drg. Lina Natamiharja, S.K.M.) (Drs. Tukiman, M.K.M.) Ketua Anggota
Ketua Program Studi Dekan
(Dr. Drs. Surya Utama, M.S) (dr. Ria Masniari Lubis, M.Si)
Tanggal Lulus : 12 April 2010
Telah diuji
Tanggal 12 April 2010
PANITIA PENGUJI TESIS
Ketua : Prof. Drg. Lina Natamiharja, S.K.M.
Anggota : 1. Drs. Tukiman, M.K.M.
2. Prof. Dr. Ida Yustina, M.Si
3. Dr. Drs. R. Kintoko Rochadi, M.K.M.
PERNYATAAN
EFEKTIVITAS PENYULUHAN YANG DILAKUKAN OLEH PERAWAT GIGI DAN GURU ORKES DALAM MENINGKATKAN PERILAKU
PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA MURID SD NEGERI 060973 DI KECAMATAN
MEDAN SELAYANG
TESIS
Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain kecuali yang secara tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.
Medan, Maret 2010
YETTI LUSIANI
ABSTRAK
Penyuluhan kesehatan gigi pada murid sekolah dasar merupakan pelaksanaan upaya promotif yang bertujuan untuk mengubah perilaku murid meliputi aspek pengetahuan, sikap dan tindakan sehingga terwujud perubahan perilaku yang baik.
Berdasarkan survei pendahuluan di SD Negeri 060973 Kecamatan Medan Selayang oral higiene indeks rata-rata murid 2,55, penyuluhan kesehatan gigi dilakukan oleh perawat gigi dan penyuluhan tidak terjangkau untuk semua kelas. Dalam kaitan itu direncanakan suatu penyuluhan kesehatan gigi dengan memberdayakan guru orkes.
Tujuan penelitian untuk membandingkan efektivitas penyuluhan kesehatan gigi yang dilakukan oleh guru orkes dengan perawat gigi. Jenis penelitian adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian eksperimen pre-test and post-test group design. Populasi terdiri atas murid Sekolah Dasar Negeri 060973 di Kecamatan Medan Selayang, dengan jumlah sampel sebanyak 78 orang. Pengambilan sampel dilaksanakan secara purposive sampling, analisis data dilakukan dengan memakai uji- t.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sesudah penyuluhan dan setelah satu minggu penyuluhan terjadi kenaikan rata-rata nilai yang signifikan untuk pengetahuan, sikap dan Oral Higiene Indeks oleh guru orkes, signifikan untuk sikap dan Oral Higiene Indeks oleh perawat gigi. Kenaikan rata-rata nilai tindakan signifikan untuk kedua kelompok. Penyuluhan yang dilakukan oleh guru orkes lebih efektif dibandingkan dengan penyuluhan oleh perawat gigi dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, tindakan dan oral higiene. Pengetahuan dan sikap kenaikannya tidak signifikan namun signifikan pada Oral Higiene Indeks. Setelah satu minggu penyuluhan oleh guru orkes efektivitasnya masih lebih baik dibandingkan perawat gigi pada peningkatan pengetahuan, sikap, tindakan dan Oral Higiene Indeks, namun yang signifikan sikap dan Oral Higiene Indeks.
Dinas Kesehatan Kota Medan harus lebih mengintensifkan kerjasama lintas sektoral dengan Dinas Pendidikan Kota Medan, melakukan kerjasama antara unit pelayanan kesehatan gigi puskesmas dengan kepala-kepala sekolah, melakukan pelatihan untuk guru orkes oleh dokter gigi puskesmas dengan menggunakan pedoman yang telah dibuat Dinas Kesehatan Kota Medan, dan perlu mengkombinasikan metode penyuluhan yang sesuai dengan kebutuhan sasaran.
Kata kunci : penyuluhan, pengetahuan, sikap, tindakan, OHI.
ABSTRACT
Dental health education in primary school is a promotive effort which purposing to change students’ behaviors covering knowledge aspect, attitude and action in achieving a good health behavior. Based on previous survey done in state primary school 060973 District Medan Selayang showed that oral hygiene index students average was 2,55,dental health education carried out by dental nurse and education was not covered for all classes. In that case a dental health education model was planned for physical exercise teacher.
The purpose of this research was to compare the effectiveness of dental health education by dental nurse and physical exercise teacher. The type of this research was quasi experiment with pre and post test control group design. Population consisted of elementary school students in District Medan Selayang, with the number of sample of 78 students. The sample was taken with purposive sampling, data analysis was done by using t-test.
The results of research showed that after educating and a week after it there were increasing significant averages of knowledge, behaviour and oral hygiene index in physical exercise teacher group and significant for behavior and Oral Hygiene Index in dental nurse group. In both education groups there were increasing average significant action. Physical exercise teacher education was more effective than dental nurse’s education in improving knowledge, behavior, action and Oral Hygiene Index.
There were no significant increments for knowledge and behavior except for Oral Hygiene Index. After a week, physical exercise teacher group education was more effective than dental nurse group education in improving knowledge, behavior, action and Oral Hygiene Index aspect, only action and Oral Hygiene Index were significant.
The District of Health of Medan City should be more intensive of cross- sectoral cooperation with the Medan City Education , the cooperation between units of dental health services with school principals, performed training for physical exercise teacher by dentist using guidelines that have been made by Medan City Departement of Health, and necessary to combined educational method appropriate to the needs of the target.
Keywords : education, knowledge, attitude, action, OHI.
KATA PENGANTAR
Segala puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas berkat dan rahmat serta pertolonganNya yang berlimpah sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penyusunan tesis ini dengan judul “Efektivitas Penyuluhan yang Dilakukan oleh Perawat Gigi dan Guru Orkes dalam Meningkatkan Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Murid SD Negeri 060973 di Kecamatan Medan Selayang”.
Penulisan tesis ini merupakan salah satu persyaratan akademik untuk menyelesaikan pendidikan pada Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Minat Studi Administrasi Rumah Sakit Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.
Dalam menyusun tesis ini, penulis mendapat bantuan, dorongan dan bimbingan dari berbagai pihak. Untuk itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof. dr.
Chairuddin P. Lubis, DTM&H, Sp. A(K).
Selanjutnya ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada dr. Ria Masniari Lubis, M.Si, selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, Dr. Drs. Surya Utama, M.S selaku Ketua Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara, dan juga
kepada Prof. Dr. Ida Yustina, M.Si selaku Sekretaris Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.
Terima kasih penulis ucapkan kepada Prof. Drg. Lina Natamiharja, S.K.M., selaku ketua komisi pembimbing dan Drs. Tukiman, M.K.M., selaku anggota komisi pembimbing yang dengan penuh perhatian dan kesabaran membimbing, mengarahkan dan meluangkan waktu untuk membimbing penulis mulai dari proposal hingga penulisan tesis selesai.
Terima kasih juga penulis ucapkan kepada Prof. Dr. Ida Yustina, M.Si dan Dr.
Drs. R. Kintoko Rochadi, M.K.M. selaku penguji tesis atas masukan dan saran-saran perbaikan mulai dari proposal hingga penulisan tesis ini
Selanjutnya terima kasih juga kepada Tiorlina Siahaan, S.Pd selaku Kepala Sekolah SD Negeri 060973 Kecamatan Medan Selayang Medan yang telah memberikan izin kepada penulis untuk melakukan penelitian di SD Negeri 060973 Medan.
Terima kasih juga kepada para dosen dan staf di lingkungan Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.
Ucapan terima kasih yang tulus dan ikhlas kepada Ayahanda Drg. H. Rustam Latif dan Ibunda Hj. Masna Isa atas segala jasanya sehingga penulis selalu mendapatkan pendidikan terbaik. Teristimewa buat suami tercinta Drg. H. Amir Salim, M.Kes dan ananda tersayang Rahmat Saleh dan Annisa Athirah yang penuh pengertian, kesabaran, pengorbanan dan do’a serta rasa cinta yang dalam setia
menunggu, memotivasi dan memberikan dukungan moril agar bisa menyelesaikan pendidikan ini.
Akhirnya penulis menyadari atas segala keterbatasan, untuk itu saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan tesis ini dengan harapan, semoga tesis ini bermanfaat bagi pengambil kebijakan di bidang kesehatan, dan pengembangan ilmu pengetahuan bagi penelitian selanjutnya.
Medan, Maret 2010 Penulis
RIWAYAT HIDUP
Yetti Lusiani lahir pada tanggal 18 Juni 1970 di kota Medan, anak bungsu dari tiga bersaudara dari pasangan Ayahanda Drg. H. Rustam Latif dan Ibunda Hj. Masna Isa. Pendidikan formal penulis, dimulai dari pendidikan sekolah dasar di SD Harapan2 Medan selesai tahun 1983, Sekolah Menengah Pertama di SMP Harapan2 Medan selesai tahun 1986, SMA Negeri I Medan selesai tahun 1989, melanjutkan S-1 di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara Medan selesai tahun 1995.
Mulai bekerja sebagai Dokter Pegawai Tidak Tetap (PTT) pada Puskesmas Cengkeh Turi Kodya Binjai, Propinsi Sumatera Utara mulai 1 Januari 1996 sampai 31 Desember 1998. Bulan Maret sampai Mei tahun 1999 bertugas di Puskesmas Sikabu Padang Pariaman, Propinsi Sumatera Barat. Bulan Juni 1999 sampai tahun 2002 bertugas sebagai dokter gigi di Puskesmas Lubuk Alung Padang Pariaman, Sumatera Barat. Tahun 2003 sampai sekarang bertugas di Politeknik Kesehatan Jurusan Kesehatan Gigi Medan.
Pada tanggal 26 September tahun 1993, penulis menikah dengan Drg. H.Amir Salim, M.Kes. anak keenam dari enam bersaudara anak dari Bapak H. Drs. Ramli Karsono dengan Hj. Dra. Halida, dan penulis dikaruniai seorang putera bernama Rahmat Saleh dan seorang puteri bernama Annisa Athirah.
Tahun 2005 penulis mengikuti pendidikan lanjutan di Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, minat Studi Administrasi Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.
DAFTAR ISI
Halaman
ABSTRAK ... i
ABSTRACT ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
RIWAYAT HIDUP ... vi
DAFTAR ISI ………... vii
DAFTAR TABEL ... ix
DAFTAR GAMBAR ... xi
DAFTAR BAGAN ... xii
DAFTAR LAMPIRAN ... xiii
BAB 1 PENDAHULUAN ... 1
1.1. Latar Belakang ... 1
1.2. Permasalahan ... 6
1.3. Tujuan Penelitian ... 7
1.4. Hipotesis ... 7
1.5. Manfaat Penelitian ... 8
. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA ... 9
2.1. Promosi Kesehatan ……….….. 9
2.2. Penyuluhan ………... 10
2.2.1. Langkah-langkah Penyuluhan ………..… 12
2.2.2. Metode Penyuluhan………... 14
2.2.3. Alat Bantu Penyuluhan ………... 17
2.2.4. Media Penyuluhan………... 19
2.3. UKGS ... 19
2.3.1. Tujuan UKGS... 20
2.3.2. Strategi Pentahapan UKGS ... 21
2.3.3. Peranan Tenaga Pelaksana Dalam Pelaksanaan UKGS ... 23
2.4. Perilaku ... 24
2.5. Penyakit Gigi dan Mulut ... 28
2.6. Oral Higiene Indeks (OHI) ... 31
2.7. Landasan Teori ... 32
2.8. Kerangka Konsep ... 34
BAB 3 METODE PENELITIAN ... 35
3.1. Jenis Penelitian ………... 35
3.2. Lokasi dan Waktu Penelitian ………...…..…..… 36
3.3. Populasi dan Sampel ……….… 36
3.4. Metode Pengumpulan Data ………... 38
3.5. Variabel dan Definisi Operasional ………..….. 40
3.6. Metode Pengukuran ... 42
3.7. Metode Analisis Data ... 42
BAB 4 HASIL PENELITIAN ... 43
4.1. Deskripsi Lokasi penelitian ... 43
4.2. Karakteristik Sampel ... 43
4.3. Gambaran Hasil Pengamatan Selama Penyuluhan ... 44
4.4. Gambaran Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Murid Dalam Memelihara Kesehatan Gigi dan Mulut ... 45
4.5. Nilai Pengetahuan, Sikap dan OHI Murid Dalam Memelihara Kesehatan Gigi dan Mulut pada Kelompok Perawat Gigi ... 59
4.6. Nilai Pengetahuan, Sikap dan OHI Murid Dalam Memelihara Kesehatan Gigi dan Mulut pada Kelompok Guru Orkes ... 60
4.7. Nilai Tindakan Dalam Memelihara Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Kelompok Perawat Gigi dan Guru Orkes ... 62
4.8. Perbandingan Efektivitas Sebelum dan Sesudah Dilakukan Penyuluhan oleh Perawat Gigi dan Guru Orkes .…………..…. 63
4.9. Perbandingan Efektivitas Sebelum dan Sesudah Satu Minggu Dilakukan Penyuluhan oleh Perawat Gigi dan Guru Orkes ... 64
BAB 5 PEMBAHASAN ... 66
5.1. Pengetahuan, Sikap, Tindakan dan OHI Murid ... 66
5.2. Efektivitas Penyuluhan yang Dilakukan oleh Perawat Gigi dan Guru Orkes ... 68
BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN ... 73
6.1. Kesimpulan ... 73
6.2. Saran ………... 74
DAFTAR PUSTAKA ... 76
DAFTAR TABEL
No. Judul Halaman
2.1 Kriteria Pemeriksaan Debris ………... 31
2.2 Kriteria Pemeriksaan Kalkulus ………... 32
2.3 Kriteria Oral Higiene Indeks ... 32
3.1 Uji Validitas dan Reliabilitas ... 39
3.2 Aspek Pengukuran ... 42
4.1 Gambaran Karakteristik Sampel ... 44
4.2 Hasil Pengamatan dan Wawancara Proses Penyuluhan Kelompok Perawat Gigi dan Guru Orkes ………..…. 46
4.3 Distribusi Pengetahuan Murid pada Kelompok Perawat Gigi Sebelum dan Sesudah Penyuluhan ………...…..…. 47
4.4 Distribusi Pengetahuan Murid pada Kelompok Perawat Gigi Sesudah Penyuluhan dan Sesudah Satu Minggu Penyuluhan …..… 48
4.5 Distribusi Pengetahuan Murid pada Kelompok Guru Orkes Sebelum dan Sesudah Penyuluhan ………... 49
4.6 Distribusi Pengetahuan Murid pada Kelompok Guru Orkes Sesudah Penyuluhan dan Sesudah Satu Minggu Penyuluhan ..…… 50
4.7 Distribusi Sikap Murid pada Kelompok Perawat Gigi Sebelum dan Sesudah Penyuluhan ………... 52
4.8 Distribusi Sikap Murid pada Kelompok Perawat Gigi Sesudah Penyuluhan dan Sesudah Satu Minggu Penyuluhan …... 53
4.9 Distribusi Sikap Murid pada Kelompok Guru Orkes Sebelum dan Sesudah Penyuluhan ………... 55