• Tidak ada hasil yang ditemukan

BA Pelellangan Gagal 2 Asrama Siswa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BA Pelellangan Gagal 2 Asrama Siswa"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Nomor : 09/Pokja/16.93/PENDIDIKAN-KKM/VII-2014

Kegiatan : Pembangunan Asrama Siswa SMPN 2 Sipora Selatan

Pekerjaan / Paket : Pembangunan Asrama Siswa SMPN 2 Sipora Selatan

Lokasi Pekerjaan : Dusun Bosua Desa Bosua Kecamatan Sipora Selatan

1.

1 CV. BERKAT Rp 1.108.797.000 Memenuhi Tidak Memenuhi

-2 CV. KURNIA Rp 1.182.980.000 Memenuhi Tidak Memenuhi

-3 CV. ALFA PRIMA Rp 1.200.000.000 Tidak Memenuhi -

-4 CV. CIPTA

USAHA MANDIRI Rp 1.380.000.000 Tidak Memenuhi -

-2.

Selanjutnya Panitia Pengadaan Barang Jasa akan melakukan Pelelangan Ulang dan membuat jadwal pelelangan berikutnya.

Tuapejat, tanggal tersebut diatas Demikian disampaikan, untuk menjadi perhatian

Pokja Pengadaan Jasa Konstruksi ULP Kabupaten Kepulauan Mentawai BERITA ACARA PELELANGAN GAGAL

Tanggal 14 Juli 2014

Pada hari ini Senin tanggal Empat Belas bulan Juli tahun Dua Ribu Empat Belas, Pokja Pengadaan Jasa Konstruksi ULP Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk Pekerjaan Pembangunan Asrama Siswa SMPN 2 Sipora Selatan, telah mengadakan Rapat dengan hasil antara lain :

Pada saat dilakukan evaluasi dokumen penawaran,tidak ada penawaran yang masuk lulus evaluasi, adapun rinciannya sebagai berikut

NO. NAMA PENYEDIA

BARANG/JASA HARGA PENAWARAN

EVALUASI

ADMINISTRASI EVALUASI TEKNIS

EVALUASI HARGA

Dengan ini Pokja Pengadaan Jasa Konstruksi ULP Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk Pekerjaan Pembangunan Asrama Siswa SMPN 2 Sipora Selatan menyatakan PELELANGAN INI GAGAL.

ttd

Keterangan

" gugur evaluasi Teknis (Metode pelaksanaan secara substantif Kurang menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dimana " metoda pelaksanaan Pekerjaan Perlengkapan dalam (pipa paralon pembuangan tinja) dan Pekerjaan luar (reservoir fiber untuk tower air) tidak sesuai dengan yang tertuang dalam Gambar perencanaan dan RAB yang tertera pada dokumen pengadaan)"

" gugur evaluasi Teknis ( " karena persyaratan pengalaman kerja bagi personil Kepala Pelaksa (S1 Tekhnik Sipil/Arsitektur) dan Pelaksa (D3) yang ditetapkan dalam LDP minimal 3 Tahun, sementara itu Kepala Pelaksana (S1 Tekhnik Sipil /Arsitektur) tamat 12 Oktober 2011 dan Pelaksana (D3) tamat 17 Oktober 2012 sehingga belum cukup mempunyai pengalaman kerja minimal 3 tahun " )

" gugur evaluasi administrasi (Kelengkapan dokumen penawaran yang menjadi syarat-syarat substansial tidak cukup dan Jaminian Penawaran Tidak ada )

" gugur evaluasi administrasi (Kelengkapan dokumen penawaran yang menjadi syarat-syarat substansial tidak cukup dan Jaminian Penawaran Tidak ada )

Sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, pasal 83 poin 1 huruf d. (Kelompok Kerja ULP menyatakan

Referensi

Dokumen terkait

a) Metoda pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan memenuhi persyaratan substantive yang ditetapkan dalam dokumen lelang dan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian

FIFA INTI PERKASA TMS TDE TDE GUGUR Metode Pelaksanaan yang disampaikan Rekanan tidak menggambarkan penguasaan pekerjaan dan tidak sesuai spesifikasi teknis yang disyaratkan

Metoda pelaksanaan tidak memenuhi syarat dimana tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dengan tahap pelaksanaan yang sistematis berdasarkan sumber daya yang

Evaluasi teknis dilakukan terhadap peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. SURYATMA, dinyatakan gugur teknis karena : Pada Metode pelaksanaan pekerjaan, bahan yang

a) metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan (yaitu: Pekerjaan Pemasangan Pipa dan Aksesoris Pipa HDPE Ø2 ” ,

1 Metode Pelaksanaan Pekerjaan : Apabila Menggambarkan Penguasaan Dalam Penyelesaan pekerjaan diberikan nilai Maksimum,kurang baik diberikan nilai minimum,idak menggambarkan

 metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak lengkap dan tidak menggambarkan penguasaan keseluruhan ruang lingkup dalam penyelesaian pekerjaan karena tidak

Dalam evaluasi teknis, persyaratan yang harus dipenuhi adalah Metode pelaksanaan memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan pekerjaan dari awal sampai akhir