• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Korupsi dalam Proyek Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah ( Studi Putusan No. 64 Pid.Sus. K 2013 PN.Mdn)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Tindak Pidana Korupsi dalam Proyek Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah ( Studi Putusan No. 64 Pid.Sus. K 2013 PN.Mdn)"

Copied!
53
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Selanjutnya yang dimaksud dengan setiap orang atau termasuk korporasi di dalam Pasal 2 ayat (1) Undang-undang pemberantasan tindak pidana korupsi adalah orang

Bab ini memaparkan hasil penelitian dan pembahasan mengenai konsep pertanggungjawaban pidana dalam ilmu hukum pidana Indonesia, subjek hukum (pelaku) tindak pidana korupsi dalam

Sehingga menurut penulis perbuatan yang telah dilakukan oleh terdakwa adalah perbuatan yang salah dan melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga

Bentuk pertama suatu perbuatan dapat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi menurut hukum nasional (Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah

Dalam perkara ini hal-hal atau keadaan-keadaan yang memberatkan tersebut dapat dilihat dari perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat, yaitukelakuan si pelaku

12/Pid.Sus.TPK/2018/PN Medan terhadap perbuatan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan, terdakwa mampu bertanggungjawab serta tidak terdapat adanya alasan

18 j melakukan penanganan dan pengolahan ikan yang tidak memenuhi dan tidak menerapkan persyaratan kelayakan pengolahan ikan, sistem jaminan mutu, dan keamanan hasil perikanan pasal 89

Sedangkan bestandeel mengandung arti unsur tindak pidana yang secara expenssiv verbis tertuang dalam suatu rumusan delik atau perbuatan pidana.27 Berdasarkan pasal 2 ayat 1