• Tidak ada hasil yang ditemukan

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyelesaian Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak (Child Sexual Abuse) Dampingan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah Provinsi Sumatera Utara

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyelesaian Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak (Child Sexual Abuse) Dampingan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah Provinsi Sumatera Utara"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ii UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK DEPARTEMEN ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL Nama : Liza Amalia

NIM : 120902041

ABSTRAK

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyelesaian Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak (Child Sexual Abuse) Dampingan Komisi Perlindungan Anak

Indonesia Daerah Provinsi Sumatera Utara

Kasus kekerasan seksual terhadap anak menjadi salah satu permasalahan anak yang mendapat perhatian masyarakat Indonesia khususnya saat ini. Berdasarkan data KPAID SUMUT di tahun 2015, kasus kekerasan seksual terhadap anak menurun dalam klasifikasi kasus selesai dibandingkan tahun sebelumnya. Kasus-kasus tersebut menghadapi proses penyelesaian yang tidak mudah, baik itu penyelesaian proses hukum terhadap pelaku maupun penyelesaian terhadap penanganan rehabilitasi fisik, psikis, dan reintegrasi sosial bagi anak korban. Berbagai faktor yang bersifat internal dan eksternal mempengaruhi proses penyelesaian kasus kekerasan seksual terhadap anak dan menjadi faktor pendukung ataupun penghambat penyelesaiannya. Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan diatas, peneliti menarik rumusan masalah penelitian dan kemudian menjadikannya kedalam sebuah penelitian yang berjudul Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyelesaian Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak (Child Sexual Abuse) Dampingan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah Provinsi Sumatera Utara.

Penelitian ini bertipe studi kasus, dan dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan maka diperoleh faktor-faktor yang memberikan pengaruh dalam proses penyelesaian kasus kekerasan seksual terhadap anak yang dalam dampingan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Provinsi Sumatera Utara yakni faktor internal dan eksternal. Dimana dari beberapa faktor tersebut didapat faktor yang mendukung maupun menghambat proses penyelesaian kasus kekerasan seksual terhadap anak khususnya dampingan KPAID SUMUT.

Faktor pendukung dalam penyelesaian kasus kekerasan seksual terhadap anak dampingan KPAID SUMUT pada penelitian ini adalah anak korban, pihak keluarga yang berperan sebagai pelapor pengaduan kasus, serta pihak dari KPAID SUMUT. Sedangkan faktor penghambatnya yakni pelaku tindak kekerasan seksual terhadap anak, Aparat Penegak Hukum, serta pihak-pihak lain seperti kerabat, kuasa hukum, atau media massa.

Kata Kunci: Anak, Kekerasan Seksual, Kekerasan Seksual terhadap Anak, KPAID SUMUT

(2)

iii UNIVERSITY OF NORTH SUMATERA

FACULTY OF SOCIAL AND POLITICAL SCIENCES DEPARTMENT OF SOCIAL WELFARE

Name : Liza Amalia NIM : 120902041

ABSTRACT

The Factors that Affect the Settlement of Child Sexual Abuse Cases In Assisted of Indonesian Children Protection Regional Commision of North Sumatera

Province

Child sexual abuse cases becomes one of the child issues that get noticed by Indonesian society, for nowadays in particular. According to the data from KPAID SUMUT in 2015, the classification of finished case on child sexual abuse cases are decreasing over the previous year. Those cases were facing an uneasy settlement process, whether it was the law process towards the perpetrator, as well as the settlement of physical-psychological rehabilitation, and social reintegration for the child victims. Various factors like the internal and external factors can affecting the settlement process of child sexual abuse cases, and those could be the proponent factors or inhibiting factors of the settlement. According to the background mentioned above, the researcher draws out the research issue then making it into a research entitled The Factors that Affect the Settlement of Child Sexual Abuse Cases In Assisted of Indonesian Children Protection Regional Commision of North Sumatera Province.

This research was a study case type, and analyzed using qualitative data analysis technique. According to the research that have been held, then the result obtained about the factors that affect the child sexual abuse settlement cases in assisted of Indonesian Children Protection Regional Commision of North Sumatera Province are internal and external factors. From both factors, the researcher finds the factors that proponent or inhibiting the settlement process of child sexual abuse cases especially in assisted of KPAID SUMUT.

The proponent factors in the settlement process of child sexual abuse cases in assisted of KPAID SUMUT in this research are the child victims, their family as the reporter of case denunciation, and also from the KPAID SUMUT side itself. Whereas the inhibiting factors are the perpetrator of child sexual abuse act, law apparatus, and also another sides such as the relative, lawyer, or mass media.

Keyword: Children, Sexual Abuse, Child Sexual Abuse, KPAID SUMUT

Referensi

Dokumen terkait

Data jadwal Bimbingan Cek Infomasi Informasi Informasi Mengeai TA Cek Informasi Piiih menu Bidang Keahlian Dosen Dosen Pilih menu Bidang Keahlian Dosen Daftar Judul TA Load

Pembianaan Pedalangan Di Sekaa Batel, Parwa, Wayang Dan Topeng Banjar Belawan, Abiansemal,

Sementara menurut Kepmenkes RI Nomor 1479/MENKES/SK/X/2003 tentang Pedoman Penyelenggaraan Sistem Surveilans Epidemiologi Penyakit Menular dan Penyakit Tidak Menular

Sukraka, SST.,MHum Pembinaan Tari Kekebyaran dan Petopengan di SMK Negeri Kubu Kabupaten Bangli Bali Seni Tari FSP PENGABDIAN (IbM) 50,000,000 DIPA. N0 Nama Peneliti Judul

Rahyono (2003) menyatakan intonasi sebuah bahasa memiliki keteraturan yang telah dihayati bersama oleh para penuturnya.Penutur sebuah bahasa tidak memiliki kebebasan yang

glaucoma /NVG) adalah glaukoma sekunder yang dapat menyebabkan kebutaan, ditandai dengan perkembangan neovaskularisasi iris, peningkatan tekanan intraokular (TIO) dan,

Jenispenelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan metodePenelitian Kepustakaan (Library Research) dan Penelitian Lapangan (Field

Akomodasi adalah proses penyesuaian struktur kognitif (restrukturisasi) siswa pada situasi atau informasi baru yang berbeda. Proses ini akan terjadi apabila