1 1 kritik, saran dan usulan demi perbaikan di masa yang akan datang, mengingat tidak ada kritik, saran dan usulan demi perbaikan di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa sarana
sesuatu yang sempurna tanpa sarana yang membangun.yang membangun.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada kita sekalian. Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada kita sekalian.
Jakarta, September 2013 Jakarta, September 2013
Penulis Penulis
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
PENDAHULUAN PENDAHULUAN Latar Belakang
Latar Belakang
Ilmu kimia merupakan bagian ilmu pengetahuan alam yang mempelajari materi yang Ilmu kimia merupakan bagian ilmu pengetahuan alam yang mempelajari materi yang meliputi susunan, sifat, dan parubahan materi serta ener
meliputi susunan, sifat, dan parubahan materi serta ener gi yang menyertai perubahan materi.gi yang menyertai perubahan materi. Penelitian yang cermat terhadap pereaksi dan hasil reaksi telah melahirkan
Penelitian yang cermat terhadap pereaksi dan hasil reaksi telah melahirkan hukum-hukumhukum-hukum dasar kimia
dasar kimia yang menunjukkan hubungayang menunjukkan hubungan kuantitatif atau n kuantitatif atau yang disebut stoikiometri.yang disebut stoikiometri. Stoikiometri berasal dari bahasa Yunani, yaitu
Stoikiometri berasal dari bahasa Yunani, yaitu stoicheon stoicheon yang berarti unsur danyang berarti unsur dan metrainmetrainyangyang berarti mengukur. Dengan kata lain, stoikiometri adalah perhitung
berarti mengukur. Dengan kata lain, stoikiometri adalah perhitungan kimia yang menyangkan kimia yang menyangkutut hubungan kuantitatif zat yang terlibat dalam reaksi. Hukum-hukum kimia dasar tersebut hubungan kuantitatif zat yang terlibat dalam reaksi. Hukum-hukum kimia dasar tersebut adalah
adalah huhu kum kum kekekekekalan kalan masmasssa, hukua, huku m pem perr bandingan tetabandingan tetap, , hukp, , huk um um peperr bandingan bandingan be
berr gandaganda, hu, hu kum kum peperr babandindi ngan volumngan volum e hukum e hukum kekessamaaamaan gasn gas, huk, huk um boyle dum boyle dan han h ukuk um um gas
gas iidedealal.. Hukum-hukum dasar kimia itu merupakan pijakan kita dalam mempelajari danHukum-hukum dasar kimia itu merupakan pijakan kita dalam mempelajari dan mengembangkan ilmu kimia selanjutnya.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
ISI ISI a.
a. Hukum Kekekalan Massa (Lavoiser)Hukum Kekekalan Massa (Lavoiser) Hukum kekekalan massa atau dikenal
Hukum kekekalan massa atau dikenal juga sebagai hukum Lomonosov-Lavoisier juga sebagai hukum Lomonosov-Lavoisier adalah suatu hukum yang menyatakan massa dari suatu sistem tertutup akan konstan adalah suatu hukum yang menyatakan massa dari suatu sistem tertutup akan konstan meskipun terjadi berbagai macam proses di dalam sistem tersebut(dalam sistem tertutup meskipun terjadi berbagai macam proses di dalam sistem tersebut(dalam sistem tertutup Massa zat sebelum dan sesudah reaksi
Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama (tetap/konstan). Pernadalah sama (tetap/konstan). Pernyataan yang umumyataan yang umum digunakan untuk menyatakan hukum kekekalan massa adalah massa
digunakan untuk menyatakan hukum kekekalan massa adalah massa dapat berubah bentuk dapat berubah bentuk tetapi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Untuk suatu proses kimiawi di dalam suatu tetapi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan. Untuk suatu proses kimiawi di dalam suatu sistem tertutup, massa dari reaktan harus sama dengan massa produk.
sistem tertutup, massa dari reaktan harus sama dengan massa produk. Hukum kekekalan massa diformulasikan oleh Antonie
Hukum kekekalan massa diformulasikan oleh Antonie Lavoisier pada tahun 1789.Lavoisier pada tahun 1789. Oleh karena hasilnya ini, ia sering disebut sebagai bapak kimia modern. Sebelumnya, Mikhail Oleh karena hasilnya ini, ia sering disebut sebagai bapak kimia modern. Sebelumnya, Mikhail Lomonosov (1748) juga telah mengajukan ide yang serupa dan t
Lomonosov (1748) juga telah mengajukan ide yang serupa dan t elah membuktikannya dalamelah membuktikannya dalam eksperimen. Sebelumnya, kekekalan massa sulit dimengerti karena adanya gaya buoyan eksperimen. Sebelumnya, kekekalan massa sulit dimengerti karena adanya gaya buoyan atmosfer bumi. Setelah gaya ini dapat dimengerti, hukum kekekalan massa
atmosfer bumi. Setelah gaya ini dapat dimengerti, hukum kekekalan massa menjadi kuncimenjadi kunci penting dalam merubah alkemi menjadi kimia modern
penting dalam merubah alkemi menjadi kimia modern. Ketika ilmuwan memahami bahwa. Ketika ilmuwan memahami bahwa senyawa tidak pernah hilang ketika diukur, mereka mulai melakukan studi kuantitatif senyawa tidak pernah hilang ketika diukur, mereka mulai melakukan studi kuantitatif
transformasi senyawa. Studi ini membawa kepada ide bahwa semua proses dan transformasi transformasi senyawa. Studi ini membawa kepada ide bahwa semua proses dan transformasi kimia berlangsung dalam jumlah massa tiap elemen tetap.
kimia berlangsung dalam jumlah massa tiap elemen tetap.
Hukum kekekalan massa digunakan secara luas dalam bidang-bidang seperti kimia, Hukum kekekalan massa digunakan secara luas dalam bidang-bidang seperti kimia, teknik kimia, mekanika, dan dinamika fluida. Berdasarkan ilmu relativitas spesial, kekekalan teknik kimia, mekanika, dan dinamika fluida. Berdasarkan ilmu relativitas spesial, kekekalan massa adalah pernyataan dari kekekalan energi. Massa partikel yang tetap dalam suatu sistem massa adalah pernyataan dari kekekalan energi. Massa partikel yang tetap dalam suatu sistem ekuivalen dengan energi momentum pusatnya. Pada beberapa peristiwa radiasi, dikatakan ekuivalen dengan energi momentum pusatnya. Pada beberapa peristiwa radiasi, dikatakan bahwa
bahwa terlihat terlihat adanya adanya perubahan perubahan massa massa menjadi menjadi energi. energi. Hal Hal ini ini terjadi terjadi ketika ketika suatu suatu bendabenda berubah
berubah menjadi menjadi energi energi kinetik/energi kinetik/energi potensial potensial dan dan sebaliknya. sebaliknya. Karena Karena massa massa dan dan energienergi berhubungan, dalam
berhubungan, dalam suatu suatu sistem sistem yang mendapat/mengeluarkan yang mendapat/mengeluarkan energi, energi, massa massa dalam dalam jumlahjumlah yang sangat sedikit akan tercipta/hilang dari sistem. Namun demikian, dalam hampir seluruh yang sangat sedikit akan tercipta/hilang dari sistem. Namun demikian, dalam hampir seluruh peristiwa yang melibatkan perubahan energi, hukum kekekalan massa dapat digunakan karena peristiwa yang melibatkan perubahan energi, hukum kekekalan massa dapat digunakan karena
massa yang berubah sangatlah sedikit. massa yang berubah sangatlah sedikit.
“Massa zat sebelum dan sesudah reaksi selalu sama.” “Massa zat sebelum dan sesudah reaksi selalu sama.” “Massa zat sebelum dan sesudah reaksi selalu sama.” “Massa zat sebelum dan sesudah reaksi selalu sama.”
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Jawab: Jawab: 2 K + 2 2 K + 2 HCl 2 KCl + HCl 2 KCl + HH22 mol Kalium = 39 / 39 mol Kalium = 39 / 39 = 1 mol = 1 mol b.
b. Hukum Perbandingan tetap (Proust)Hukum Perbandingan tetap (Proust)
Salah satu sifat sifat
Salah satu sifat sifat yang membedakan senyawa dengan campuran yaitu senyawayang membedakan senyawa dengan campuran yaitu senyawa memiliki susunan yang tetap. Hal
memiliki susunan yang tetap. Hal ini diungkapkan oleh Joseph Louis Proust seini diungkapkan oleh Joseph Louis Proust seorang ahliorang ahli kimia Perancis yang kini dikenal sebagai hukum perbandingan tetap atau Hukum Proust, kimia Perancis yang kini dikenal sebagai hukum perbandingan tetap atau Hukum Proust, berbunyi
berbunyi
Misalnya besi (Fe) direaksikan dengan belerang (S) membentuk besi(III) sulfida dan Misalnya besi (Fe) direaksikan dengan belerang (S) membentuk besi(III) sulfida dan massa reaktan, produk dan sisa reaktan seperti
massa reaktan, produk dan sisa reaktan seperti yang tertera pada tabel berikut.yang tertera pada tabel berikut.
Fe Fe (g) (g) S S (g) (g) FeFe22SS33 (g) (g) Sisa Sisa (g)(g) 7 7 8 8 14 14 22 22 4 4 4 4 9 9 14 14 11 11 21 21 22 22 33 33 --S = 1 S = 1 S = 1 S = 1 S = 2, Fe = 1 S = 2, Fe = 1
Dari data-data di atas dapat diketahui setiap 7 g besi bereaksi dengan 4 g belerang. Hal Dari data-data di atas dapat diketahui setiap 7 g besi bereaksi dengan 4 g belerang. Hal ini menunjukan massa besi dan belerang yang ada dalam Fe
ini menunjukan massa besi dan belerang yang ada dalam Fe22SS33selalu tetap yaitu 7 : 4.selalu tetap yaitu 7 : 4.
Perbandingan massa unsur dalam senyawa dapat ditentukan dengan cara mengalikan jumlah Perbandingan massa unsur dalam senyawa dapat ditentukan dengan cara mengalikan jumlah atom dengan atom relatif masing-masing unsur. Misalnya H
atom dengan atom relatif masing-masing unsur. Misalnya H22O perbandingan massa hidrogenO perbandingan massa hidrogen dengan oksigen = 1 : 8. Perbandingan ini dapat diperoleh dengan cara sebagai berikut.
dengan oksigen = 1 : 8. Perbandingan ini dapat diperoleh dengan cara sebagai berikut. Massa atom H : massa atom O = (2 x Ar.H) : (1 x Ar.O)
Massa atom H : massa atom O = (2 x Ar.H) : (1 x Ar.O) = (2 x 1) : (1 x 16) = (2 x 1) : (1 x 16) = 2 : 16 = 2 : 16 = 1 : 8 = 1 : 8 “
“PePerr bandinbandin gan masgan masssa unsura unsur -un-un ssur ur dalam sedalam senyawa adnyawa adalah alah sseellalu alu tetap tetap walauwalau pun pun be
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Penyelesaian Penyelesaian
Perbandingan massa hidrogen dengan oksigen = 1 : 8. Perbandingan massa hidrogen dengan Perbandingan massa hidrogen dengan oksigen = 1 : 8. Perbandingan massa hidrogen dengan oksigen yang dicampurkan = 4 : 40. Karena perbandingan hidrogen dan oksigen = 1 : 8, maka 4 oksigen yang dicampurkan = 4 : 40. Karena perbandingan hidrogen dan oksigen = 1 : 8, maka 4 gram hidrogen yang diperlukan 4 x 8
gram hidrogen yang diperlukan 4 x 8 gram oksigen yaitu 32 ggram oksigen yaitu 32 gram. ram. Untuk kasus ini oksigen yUntuk kasus ini oksigen yangang dicampurkan tidak bereaksi semuanya, oksigen masih bersisa sebanyak ( 40
dicampurkan tidak bereaksi semuanya, oksigen masih bersisa sebanyak ( 40 – – 32 ) gram = 8 gram.32 ) gram = 8 gram. Nah, sekarang
Nah, sekarang kita akan kita akan menghitung berapa gram menghitung berapa gram air air yang terbentuk dari yang terbentuk dari 4 gram 4 gram hidrogen dan 32hidrogen dan 32 gram oksigen? Tentu saja 36 gram.
gram oksigen? Tentu saja 36 gram.
Oksigen bersisa = 8 gram. Oksigen bersisa = 8 gram.
c.
c. Hukum Perbandingan Berganda (Dalton)Hukum Perbandingan Berganda (Dalton)
Dalton mendefinisikan
Dalton mendefinisikan atomatom sebagai unit terkecil dari suatu unsur yang dapatsebagai unit terkecil dari suatu unsur yang dapat melakukan penggabungan kimia. Dalton membayangkan suatu atom yang sangat kecil dan melakukan penggabungan kimia. Dalton membayangkan suatu atom yang sangat kecil dan tidak dapat dibagi lagi. Tetapi, serangkaian penyelidikan yang dimulai pada tahun 1850-an tidak dapat dibagi lagi. Tetapi, serangkaian penyelidikan yang dimulai pada tahun 1850-an dan dilanjutkan pada abad IXX (kesembilan belas) secara jelas menunjukkan bahwa atom dan dilanjutkan pada abad IXX (kesembilan belas) secara jelas menunjukkan bahwa atom sesungguhnya memiliki struktur internal: yaitu atom tersusun atas partikel-partikel yang lebih sesungguhnya memiliki struktur internal: yaitu atom tersusun atas partikel-partikel yang lebih kecil lagi, yang disebut partikel subatom. Penelitian tersebut mengarah pada penemuan tiga kecil lagi, yang disebut partikel subatom. Penelitian tersebut mengarah pada penemuan tiga partikel subatom-elektron, proton, dan ne
partikel subatom-elektron, proton, dan neutron.utron.
“Jika dua unsur dapat membentuk satu atau lebih senyawa, maka
“Jika dua unsur dapat membentuk satu atau lebih senyawa, maka perbandingan perbandingan mas
masssa dari a dari unun ssur ur yang syang satu yang beatu yang berr sseenyawa denyawa dengan jngan jumluml ah uah u nsur nsur llain ain yang yang
tertentu massanya akan merupakan bilangan mudah dan
tertentu massanya akan merupakan bilangan mudah dan tetap.” tetap.”
Contoh:
Contoh: MnO MnO : : MnMn22OO77(Mr Mn = 55, O = 16)(Mr Mn = 55, O = 16) Berat O = 8 gram
Berat O = 8 gram
Ditulis
Ditulis Sebagai Sebagai HH22 + + OO22 ==> H2==> H2OO Perbandingan
Perbandingan massa massa 1 1 gram gram 8 8 gram gram 9 9 gramgram Jika
Jika awal awal bereaksi bereaksi 4 4 gram gram 40 40 gramgram ….. gram?….. gram? Yang
Yang Bereaksi Bereaksi 4 4 gram gram 32 32 gram gram 36 36 gramgram
“Jika dua unsur dapat membe
“Jika dua unsur dapat membentuntu k sak satu atau ltu atau l eebih bih sseenyawa, maka penyawa, maka perr bandinbandin gan gan mas
masssa dari a dari unsur unsur yang syang satu yang beatu yang berr sseenyawa denyawa dengan jngan jumluml ah uah u nsur nsur lailai n n yayang ng
tertentu massanya akan merupakan bilangan mudah dan
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
d.
d. Hukum Perbandingan Volume (Gay Lussac)Hukum Perbandingan Volume (Gay Lussac)
Sebelumnya telah banyak yang melakukan percobaan mengenai hukum perbandingan Sebelumnya telah banyak yang melakukan percobaan mengenai hukum perbandingan volume yaitu diantanranya Henry Cavendish, William Nicholson, dan Antonie Carlise yang volume yaitu diantanranya Henry Cavendish, William Nicholson, dan Antonie Carlise yang menemukan perbandingan volume hidrogen dan oksigen tetapi belum dapat menemukan menemukan perbandingan volume hidrogen dan oksigen tetapi belum dapat menemukan perbandingan hasil reaksi antara gas hidrogen dan ok
perbandingan hasil reaksi antara gas hidrogen dan oksigen.sigen.
Di awali oleh percobaan Joseph Priestley pada tahun 1781 yang menemukan gas Di awali oleh percobaan Joseph Priestley pada tahun 1781 yang menemukan gas hidrogen dan gas oksigen yang dapat membentuk uap air, kemudian Henry Cavendish hidrogen dan gas oksigen yang dapat membentuk uap air, kemudian Henry Cavendish menemukan volume gas hidrogen dan gas oksigen yang bereaksi membentuk uap air memiliki menemukan volume gas hidrogen dan gas oksigen yang bereaksi membentuk uap air memiliki perbandingan
perbandingan 2 2 : : 1. 1. Tenyata Tenyata William William Nicholson Nicholson dan dan Anthony Anthony Carlise Carlise berhasil berhasil menguraikanmenguraikan uap air menjadi gas hidrogen dan oksigen melalui proses elektrolisis.
uap air menjadi gas hidrogen dan oksigen melalui proses elektrolisis.
Joseph Louis Gay Lussac yang merupakan ahli kimia Prancis pada tahun 1808 Joseph Louis Gay Lussac yang merupakan ahli kimia Prancis pada tahun 1808 melakukan eksperimen dan mengamati volume gas-gas terlibat dalam suatu reaksi. melakukan eksperimen dan mengamati volume gas-gas terlibat dalam suatu reaksi. Pengamatan ini dilakukan terhadap temperatur dan tekanan yang tetap atau sama sehingga Pengamatan ini dilakukan terhadap temperatur dan tekanan yang tetap atau sama sehingga menghasilkan:
menghasilkan: a.
a. Satu bagian volume gas hidrogen bereaksi dengan satu bagian volume gas klorinSatu bagian volume gas hidrogen bereaksi dengan satu bagian volume gas klorin menghasilkan dua volume gas hidrogen klorida:
menghasilkan dua volume gas hidrogen klorida: H
H22(g) + Cl(g) + Cl22(g) (g) 2HCl(g)2HCl(g) b.
b. Dua bagian volume gas hidrogen bereaksi dengan satu bagian volume gas oksigenDua bagian volume gas hidrogen bereaksi dengan satu bagian volume gas oksigen menghasilkan dua bagian volume air:
menghasilkan dua bagian volume air: 2H
2H22(g) + O(g) + O22(g) (g) 2H2H22O(g)O(g)
Sehingga dari data tersebut
Sehingga dari data tersebut terdapat bunyi hukum perbandingan volume:terdapat bunyi hukum perbandingan volume: “
“Pada kondiPada kondi ssi i tetempemperr atur atur dan tekanan dan tekanan yang sayang sama, pema, perr bandinbandin gan volugan volu me gasme gas-gas -gas peperr eeaksi aksi de
dengan gasngan gas-gas -gas hasil hasil rr eeaksi meruaksi meru pakan bipakan billangan bulangan bul at daat dan se n se derhana” derhana”
Dapat juga dikatan: Dapat juga dikatan:
“Pada kondisi temperatur dan tekanan yang sama, perbandingan volume gas
“Pada kondisi temperatur dan tekanan yang sama, perbandingan volume gas-gas sama -gas sama
dengan perbandingan koefisien dalam reaksi yang sama” dengan perbandingan koefisien dalam reaksi yang sama”
“
“Pada kondiPada kondi ssi i tetempemperr atur atur dan tekanan dan tekanan yang sayang sama, pema, perr bandinbandin gan volugan volu me game gass-gas -gas peperr eeaksi aksi dengan gas-
dengan gas- gas hasil reak gas hasil reaksi merupakan bilasi merupakan bilangan bulat dan ngan bulat dan sederhana” sederhana”
“Pada kondisi temperatur dan tekanan
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Data Percobaan Gay Lussac Data Percobaan Gay Lussac
Percobaan
Percobaan Volume Gas Oksigen yangVolume Gas Oksigen yang Direaksikan (L) Direaksikan (L) Volume Gas Volume Gas Hidrogen yang Hidrogen yang Direaksikan (L) Direaksikan (L)
Volume Uap Air Volume Uap Air yang Dihasilkan (L) yang Dihasilkan (L) 1 1 1 1 2 2 22 2 2 2 2 4 4 44 3 3 3 3 6 6 66
Sehingga dapat diperoleh rumus perbandingan volume: Sehingga dapat diperoleh rumus perbandingan volume: V
V11/N/N11 = V= V22/N/N22dimana P dan T tetapdimana P dan T tetap
Keterangan
Keterangan : : P P = = tekanan tekanan gas gas (atm)(atm) T= suhu (K)
T= suhu (K)
V= volume gas (L) V= volume gas (L) n= banyaknya gas (mol) n= banyaknya gas (mol)
““Sehingga perbandingan koefisien dalam reaksi kimia = perbandingan volumeSehingga perbandingan koefisien dalam reaksi kimia = perbandingan volume pada
pada keadaan suhu dan tekanan yang tetap.”keadaan suhu dan tekanan yang tetap.” Contoh Soal
Contoh Soal 1.
1. CC33HH88 + O+ O22 COCO22+ H2+ H2OO Pada suhu dan tekanan tertentu,
Pada suhu dan tekanan tertentu, perbandingan volume COperbandingan volume CO22 dan Hdan H22O adalahO adalah C
C33HH88+ 5O+ 5O22 3CO3CO22+ 4H+ 4H22OO Perbandingan volume CO
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
e.
e. Hukum Kesamaan Gas (Avogrado)Hukum Kesamaan Gas (Avogrado)
Mengapa perbandingan volume gas-gas dalam suatu reaksi merupakan bilangan Mengapa perbandingan volume gas-gas dalam suatu reaksi merupakan bilangan sederhana?
sederhana? Banyak Banyak ahli termasuk ahli termasuk Dalton dan Dalton dan Gay LGay Lussac gagal ussac gagal menjelaskan hukummenjelaskan hukum perbandingan
perbandingan volume volume yang yang ditemukan ditemukan oleh oleh Gay Gay Lussac. Lussac. Ketidakmampuan Ketidakmampuan Dalton Dalton karena karena iaia menganggap partikel unsur selalu berupa atom tunggal (monoatomik). Pada tahun 1811, menganggap partikel unsur selalu berupa atom tunggal (monoatomik). Pada tahun 1811, Amedeo Avogadro
Amedeo Avogadro menjelaskan percobaan Gay Lussac. Menurut Avogadro, partikel unsur menjelaskan percobaan Gay Lussac. Menurut Avogadro, partikel unsur tidak selalu berupa atom tunggal (monoatomik), tetapi berupa 2 atom (diatomik) atau lebih tidak selalu berupa atom tunggal (monoatomik), tetapi berupa 2 atom (diatomik) atau lebih (poliatomik). Avogadro menyebutkan partikel tersebut sebagai molekul.
(poliatomik). Avogadro menyebutkan partikel tersebut sebagai molekul. Gay Lussac:
Gay Lussac:
2 volume gas hidrogen + 1 volume gas oksigen -> 2 volume uap air 2 volume gas hidrogen + 1 volume gas oksigen -> 2 volume uap air Avogadro:
Avogadro:
2 molekul gas hidrogen + 1 molekul gas oksigen -> 2 molekul uap air 2 molekul gas hidrogen + 1 molekul gas oksigen -> 2 molekul uap air Dari sini Avogadro mengajukan hipotesisnya
Dari sini Avogadro mengajukan hipotesisnya yang dikenalyang dikenal hipotesis Avogadrohipotesis Avogadro yang berbunyi:yang berbunyi:
Jadi, perbandingan volume gas-gas itu juga merupakan perbandingan jumlah molekul Jadi, perbandingan volume gas-gas itu juga merupakan perbandingan jumlah molekul yang terlibat dalam reaksi. Dengan kata lain perbandingan volume gas-gas yang bereaksi yang terlibat dalam reaksi. Dengan kata lain perbandingan volume gas-gas yang bereaksi sama dengan koefisien reaksinya (Martin S. Silberberg, 2000). Mari kita lihat bagaimana sama dengan koefisien reaksinya (Martin S. Silberberg, 2000). Mari kita lihat bagaimana hipotesis Avogadro dapat menjelaskan hukum perbandingan volume dan sekaligus dapat hipotesis Avogadro dapat menjelaskan hukum perbandingan volume dan sekaligus dapat menentukan rumus molekul berbagai unsur dan se
menentukan rumus molekul berbagai unsur dan senyawa.nyawa.
“
“ Pada suhPada suh u dan u dan tekanan tekanan yang sama, syang sama, seemumu a gas a gas dedengan ngan volvolumum e e yang sama akan yang sama akan
mengandung jumlah molekul yang sama pula.” mengandung jumlah molekul yang sama pula.”
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
f.
f. Hukum BoyleHukum Boyle..
Boyle menemukan bahwa udara dapat dimanfaatkan dan dapat berkembang bila Boyle menemukan bahwa udara dapat dimanfaatkan dan dapat berkembang bila dipanaskan. Akhirya ia menemukan hukum yang kemudian terkenal sebagai hukum Boyle dipanaskan. Akhirya ia menemukan hukum yang kemudian terkenal sebagai hukum Boyle yang berbunyi :
yang berbunyi :
Dalam sejarah ilmu kimia terdapat beberapa tahap, antara lain tahap alkemi, tahap Dalam sejarah ilmu kimia terdapat beberapa tahap, antara lain tahap alkemi, tahap ilmu kimia. dan tahap ilmu kimia modern Boyle adalah bapak ilmu kimia, sedangkan ilmu kimia. dan tahap ilmu kimia modern Boyle adalah bapak ilmu kimia, sedangkan Lavoisier adalah bapak ilmu kimia modern. Mengapa Boyle disebut bapak ilmu kimia? Lavoisier adalah bapak ilmu kimia modern. Mengapa Boyle disebut bapak ilmu kimia? Karena ia mengadakan eksperimen secara ilmiah.
Karena ia mengadakan eksperimen secara ilmiah. Karena ia menemukan konsep atom. KarenaKarena ia menemukan konsep atom. Karena ia dapat membedakan unsur senyawa dan campuran. Ia dapat membedakan asam, basa dan ia dapat membedakan unsur senyawa dan campuran. Ia dapat membedakan asam, basa dan alkali. Para ahli sebelumnya tidak dapat. Misalnya Aristoteles, ahli filsafat Yunani yang alkali. Para ahli sebelumnya tidak dapat. Misalnya Aristoteles, ahli filsafat Yunani yang terbesar, mengira air, tanah, api, dan udara, adalah unsur.
terbesar, mengira air, tanah, api, dan udara, adalah unsur.
Demokritos, ahli filsafat Yunani, mengutarakan bahwa semua benda terdiri dari atom. Demokritos, ahli filsafat Yunani, mengutarakan bahwa semua benda terdiri dari atom. Tapi selama hampir 2000 tahun pendapat itu dilupakan orang, karena para ahli lebih suka Tapi selama hampir 2000 tahun pendapat itu dilupakan orang, karena para ahli lebih suka mengikuti ajaran Aristoteles yang teryata keliru Menurut Aristoteles semua benda terdiri dari mengikuti ajaran Aristoteles yang teryata keliru Menurut Aristoteles semua benda terdiri dari air, tanah, udara, dan api. Paracelcus, ahli fisika Swiss berpendapat bahwa semua benda air, tanah, udara, dan api. Paracelcus, ahli fisika Swiss berpendapat bahwa semua benda terdiri dari merkuri, belerang dan garam. Van Helmont, ahli kimia Belgia mengira bahwa terdiri dari merkuri, belerang dan garam. Van Helmont, ahli kimia Belgia mengira bahwa semua benda terdiri dari udara dan air.
semua benda terdiri dari udara dan air.
Pada tahun 1661 Boyle menghidupkan kembali ajaran Demokritos. Ia
Pada tahun 1661 Boyle menghidupkan kembali ajaran Demokritos. Ia mengungkapkanmengungkapkan dalam bukunya yang berjudul The Sceptical Chymist (Ahli Kimia Yang Sangsi). Dalam
dalam bukunya yang berjudul The Sceptical Chymist (Ahli Kimia Yang Sangsi). Dalam bukunya itu Boy
bukunya itu Boyle menyerang ajaran Aristoteles dan Paracelsus. Ia mencela Aristoteles le menyerang ajaran Aristoteles dan Paracelsus. Ia mencela Aristoteles yangyang memandang benda dari segi forma dan kualitas. Boyle menyatakan bahwa semua benda memandang benda dari segi forma dan kualitas. Boyle menyatakan bahwa semua benda
bil
bil a sa suhu uhu tetetap, vtap, volumolum e ge gas as dalam rdalam r uangan tertuuangan tertu tup betup berr banding banding teterr balik balik dedengan ngan tekananya
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Jawab :
Jawab : Diketahui Diketahui : : PP11= 1,5 atm= 1,5 atm V V11= 10 liter = 10 liter V V22= 30 liter = 30 liter Ditanya : P Ditanya : P2?2? Jawab Jawab : : PP11.V.V11 = P= P22.V.V22 1,5 x 10 = P 1,5 x 10 = P22x 30x 30 P P22= 0,5 atm= 0,5 atm g.
g. Hukum Gas Ideal (1834)Hukum Gas Ideal (1834)
Gas merupakan satu dari tiga wujud zat dan walaupun wujud ini merupakan bagian tak Gas merupakan satu dari tiga wujud zat dan walaupun wujud ini merupakan bagian tak terpisahkan dari studi kimia, bab ini terutama hanya akan membahas hubungan antara
terpisahkan dari studi kimia, bab ini terutama hanya akan membahas hubungan antara volume, temperatur dan tekanan baik dalam gas ideal maupun dalam gas nyata, dan teori volume, temperatur dan tekanan baik dalam gas ideal maupun dalam gas nyata, dan teori kinetik molekular gas, dan tidak secara langsung kimia. Bahasan utamanya terutama
kinetik molekular gas, dan tidak secara langsung kimia. Bahasan utamanya terutama tentangtentang perubahan fisika, dan reaksi kimianya tidak didiskusikan. N
perubahan fisika, dan reaksi kimianya tidak didiskusikan. Namun, sifat fisik gas bergantungamun, sifat fisik gas bergantung pada struktur molekul gasnya dan sifat kimia gas juga berg
pada struktur molekul gasnya dan sifat kimia gas juga bergantung pada strukturnya. Perilakuantung pada strukturnya. Perilaku gas yang ada sebagai molekul tunggal adalah contoh yang baik kebergantungan sifat
gas yang ada sebagai molekul tunggal adalah contoh yang baik kebergantungan sifat makroskopik pada struktur mikroskopik.
makroskopik pada struktur mikroskopik.
Sifat-sifat gas dapat dirangkumkan sebagai berikut. Sifat-sifat gas dapat dirangkumkan sebagai berikut.
1.
1. Gas bersifat transparan.Gas bersifat transparan. 2.
2. Gas terdistribusi Gas terdistribusi merata dalam merata dalam ruang ruang apapun apapun bentuk rubentuk ruangnya.angnya. 3.
3. Gas dalam Gas dalam ruang akruang akan memberikan an memberikan tekanan ktekanan ke dindinge dinding.. 4.
4. Volume sejumlah Volume sejumlah gas sama dgas sama dengan vengan volume wadahnyolume wadahnya. Bila ga. Bila gas tidak as tidak diwadahi,diwadahi, volume gas akan menjadi tak hingga besarnya, dan tekanannya akan menjadi tak volume gas akan menjadi tak hingga besarnya, dan tekanannya akan menjadi tak
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Dari berbagai sifat di atas
Dari berbagai sifat di atas, yang paling penting adalah tekanan gas. Misalkan suatu, yang paling penting adalah tekanan gas. Misalkan suatu cairan memenuhi wadah. Bila cairan didinginkan dan volumenya berkurang, cairan itu tidak cairan memenuhi wadah. Bila cairan didinginkan dan volumenya berkurang, cairan itu tidak akan memenuhi wadah lagi. Namun, gas selalu akan memenuhi ruang tidak peduliberapapun akan memenuhi wadah lagi. Namun, gas selalu akan memenuhi ruang tidak peduliberapapun suhunya. Yang akan berubah adalah tekanannya.
suhunya. Yang akan berubah adalah tekanannya.
Alat yang digunakan untuk mengukur tekanan gas adalah
Alat yang digunakan untuk mengukur tekanan gas adalah manometermanometer, , sedangkan sedangkan alatalat pengukur tekanan atmosfer adalah
pengukur tekanan atmosfer adalah barometerbarometer yang diciptakan oleh Torricelli. Tekananyang diciptakan oleh Torricelli. Tekanan didefinisikan gaya per satuan luas, jadi tekanan =
didefinisikan gaya per satuan luas, jadi tekanan = gaya/luas. Dalam SI, satuan gaya adalahgaya/luas. Dalam SI, satuan gaya adalah Newton (N), satuan luas m
Newton (N), satuan luas m22, dan satuan tekanan adalah Pascal (Pa). 1 atm kira-kira sama, dan satuan tekanan adalah Pascal (Pa). 1 atm kira-kira sama dengan tekanan 1013 hPa.
dengan tekanan 1013 hPa.
1 atm = 1,01325 x 10
1 atm = 1,01325 x 1055Pa = 1013,25 hPaPa = 1013,25 hPa
Namun, dalam satuan non-SI u
Namun, dalam satuan non-SI unit, Torr, kira-kira 1/760 dari 1 atm, sering digunakannit, Torr, kira-kira 1/760 dari 1 atm, sering digunakan untuk mengukur perubahan tekanan dalam reaksi kimia. Fakta bahwa volume gas berubah untuk mengukur perubahan tekanan dalam reaksi kimia. Fakta bahwa volume gas berubah bila tekanannya berubah telah diamati sejak abad XVII oleh Torricelli dan filsuf/saintis bila tekanannya berubah telah diamati sejak abad XVII oleh Torricelli dan filsuf/saintis
Perancis Blase Pascal (1623-1662). Boyle mengamatibahwa dengan mengenakan tekanan Perancis Blase Pascal (1623-1662). Boyle mengamatibahwa dengan mengenakan tekanan dengan sejumlah volume tertentu merkuri, volume gas, yang terjebak dalam tabung gelas dengan sejumlah volume tertentu merkuri, volume gas, yang terjebak dalam tabung gelas yang tertutup di salah sa
yang tertutup di salah satu ujungnya, akan berkurang. Dalam percobaan ini, tu ujungnya, akan berkurang. Dalam percobaan ini, volume gasvolume gas diukur pada tekanan lebih besar dari 1 atm.
diukur pada tekanan lebih besar dari 1 atm.
Boyle membuat pompa vakum menggunakan teknik tercangih yang ada waktu i
Boyle membuat pompa vakum menggunakan teknik tercangih yang ada waktu i tu, dantu, dan ia mengamati bahwa gas pada tekanan di bawah 1 atm akan mengembang. Setelah ia
ia mengamati bahwa gas pada tekanan di bawah 1 atm akan mengembang. Setelah ia melakukan banyak percobaan, Boyle mengusulkan persamaan untuk menggambarkan melakukan banyak percobaan, Boyle mengusulkan persamaan untuk menggambarkan hubungan antara volume V dan tekanan P
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime. V = RTn/P V = RTn/P atau atau PV = nRT PV = nRT
R adalah tetapan baru. Persamaan di atas disebut dengan
R adalah tetapan baru. Persamaan di atas disebut dengan persamaan keadaan gaspersamaan keadaan gas ideal
ideal atau lebih sederhanaatau lebih sederhana persamaan gas idealpersamaan gas ideal.. Nilai R bila n = 1 disebut dengan Nilai R bila n = 1 disebut dengan konstantakonstanta gas
gas, yang merupakan satu dari konstanta fundamental fisika. Nilai , yang merupakan satu dari konstanta fundamental fisika. Nilai R beragam bergantungR beragam bergantung pada satuan yang digunakan.
pada satuan yang digunakan. Dalam sistem metrik, R = 8,2056 x10Dalam sistem metrik, R = 8,2056 x10-2-2dmdm33atm molatm mol-1-1K K -1-1Kini,Kini, nilai R = 8,3145 J mol
nilai R = 8,3145 J mol-1-1K K -1-1lebih sering digunakan.lebih sering digunakan.
PV = n.R.T PV = n.R.T
Keterangan:
Keterangan: V V = = VolumeVolume P P = = TekananTekanan n n = = molmol R R = = Konstanta Konstanta (0,082)(0,082) T T = = Temperatur Temperatur Contoh: Contoh:
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Kesimpulan Kesimpulan
Hukum- hukum dasar kimia seperti yang dibahas di atas mempunyai peranan yang Hukum- hukum dasar kimia seperti yang dibahas di atas mempunyai peranan yang penting dalam ilmu kimia yaitu sebagai pondasi atau dasar
penting dalam ilmu kimia yaitu sebagai pondasi atau dasar dari segala penghitungan rumusdari segala penghitungan rumus kimia yang kita gunakan sehari-hari. Hukum
kimia yang kita gunakan sehari-hari. Hukum – – Hukum tersebut antara lain; Hukum kekekalanHukum tersebut antara lain; Hukum kekekalan massa, hukum perbandingan tetap,
massa, hukum perbandingan tetap, hukum perbandingan berganda, hukum perbandinganhukum perbandingan berganda, hukum perbandingan volume, hukum kesamaan gas, hukum boyle dan hukum gas ide
volume, hukum kesamaan gas, hukum boyle dan hukum gas ide alal
Hukum kekalan massa dikemukakan oleh Antonie Lavoiser
Hukum kekalan massa dikemukakan oleh Antonie Lavoiser pada tahun 1789pada tahun 1789 menyatakan bahwa Massa sebelum dan sesudah reaksi selalu
menyatakan bahwa Massa sebelum dan sesudah reaksi selalu sama. Dengan kata lain, hukumsama. Dengan kata lain, hukum ini
ini menyatakan bahwa menyatakan bahwa dalam reaksi kimia, suatu materi tidak ddalam reaksi kimia, suatu materi tidak dapat diciptakan ataupunapat diciptakan ataupun dimusnahkan.
dimusnahkan.
Hukum perbandingan tetap dikemukan oleh Joseph Proust pada t
Hukum perbandingan tetap dikemukan oleh Joseph Proust pada t ahun 1799, (Josephahun 1799, (Joseph Louis Proust, 1754-1826) menyatakan bahwa Perbandingan massa unsur
Louis Proust, 1754-1826) menyatakan bahwa Perbandingan massa unsur – – unsur dalamunsur dalam senyawa adalah selalu tetap walaupun berasal
senyawa adalah selalu tetap walaupun berasal dari daerah yang berbeda dan dibentuk dengandari daerah yang berbeda dan dibentuk dengan cara yang berbeda. Dengan kata lain setiap sampe
cara yang berbeda. Dengan kata lain setiap sampel suatu senyawa memiliki komposisi unsur-l suatu senyawa memiliki komposisi unsur-unsur yang tetap.
unsur yang tetap.
Hukum perbandingan berganda dikemukakan oleh John Dalton (1766
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Hukum Boyle adalah hukum gas yang dikemukakan oleh Boyle menyatakan bahwa Hukum Boyle adalah hukum gas yang dikemukakan oleh Boyle menyatakan bahwa bila
bila suhu suhu tetap, tetap, volume volume gas gas dalam dalam ruangan ruangan tertutup tertutup berbanding berbanding terbalik terbalik dengan dengan tekananya.tekananya. Pernyataan diatas dapat dirumuskan dengan P =
Pernyataan diatas dapat dirumuskan dengan P =
⁄⁄
sedangkan V =sedangkan V =
⁄⁄
Hukum gas ideal (1834) merupakan penggabungan antara hukum boyle dan
Hukum gas ideal (1834) merupakan penggabungan antara hukum boyle dan hukumhukum Gay Lussac. Sehingga kedua hukum tersebut dapat
Gay Lussac. Sehingga kedua hukum tersebut dapat dirumuskan V =dirumuskan V =
⁄⁄
atau PV = nRTatau PV = nRT dengan kdengan keterangan V eterangan V menyatakan Vomenyatakan Volume, P lume, P menyatakan Tekmenyatakan Tekanan, n anan, n menyatakan momenyatakan mol, R l, R menyatakan Konstanta (0,082),dan T menyatakan Temperatur.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
Trusted by over 1 million members
Try Scribd FREE for 30 days to access over 125 million titles without ads or interruptions!
Start Free Trial
Cancel Anytime.
DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA Alfian, Zul. 2009.
Alfian, Zul. 2009. Kimia Dasar Kimia Dasar . Medan : Penerbit dan percetakan Universitas . Medan : Penerbit dan percetakan Universitas Sumatra UtaraSumatra Utara Chang, Raymond. 2003.
Chang, Raymond. 2003. Kimia Dasar dan Konsep Kimia Dasar dan Konsep – – Konsep Inti Edisi Ketiga Jilid 2Konsep Inti Edisi Ketiga Jilid 2. Jakarta :. Jakarta :
Erlanga Erlanga
Prasetiawan, Widi . 2009
Prasetiawan, Widi . 2009. Hukum Kekekalan Massa. Hukum Kekekalan Massa. Jakarta : Cerdas Pustaka. Jakarta : Cerdas Pustaka Urip,
Urip, Kalteng.2012.”Kalteng.2012.” Ringkasan Hukum Ringkasan Hukum – – Hukum Dasar dalam KimiaHukum Dasar dalam Kimia”” diunduh 20 September diunduh 20 September
2013, dari
2013, dari http://urip.wordpress.com/2012/10/22/ringkasan-hukum-hukum-dasar-dalam- http://urip.wordpress.com/2012/10/22/ringkasan-hukum-hukum-dasar-dalam-kimia/
kimia/ Utami,
Utami, BudiBudi. 2011. “. 2011. “ Hukum-hukum Dasar Kimia (Hipo Hukum-hukum Dasar Kimia (Hipotesis Avogadro) dan Konsep Mol tesis Avogadro) dan Konsep Mol ”.”. diunduh 23 September 2013, dari
diunduh 23 September 2013, dari http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia-sma- http://www.chem-is-try.org/materi_kimia/kimia-sma-ma/hukum-hukum-dasar-kimia-hipotesis-avogadro-dan-konsep-mol/.