Penggunaan NaCL dan Asam Sitrat untuk Memperpanjang Umur Simpan dan Mutu Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.)
Teks penuh
Dokumen terkait
Penampilan karakter kualitatif warna batang, bentuk batang, bulu batang, bulu daun dan warna buah matang pada 16 genotipe cabai rawit Poncokusumo yang diuji
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk mikoriza dengan dosisi 6 g sudah mempu menghasilkan pertumbuhan cabai rawit di tanah
Daun cabai rawit berbentuk bulat telur dengan ujung runcing dan tepi daun rata (tidak bergerigi/berlekuk). Ukuran daun lebih kecil dibandingkan dengan daun tanaman
Berdasarkan dari nilai KKF di dalam 9 populasi tanaman cabai rawit Tabel 2, keragaman fenotip luas ditemukan pada karakter bobot buah total, bobot buah layak pasar dan jumlah
Penelitian pendugaan umur simpan menggunakan bubuk cabai yang diperoleh dari penepungan cabai rawit dan cabai merah kering, kemudian disimpan untuk diduga umur
Setelah dilakuakan penilitian pendahuluan, maka dapat ditentukan pembuatan pasta cabai rawit terbaik yang akan digunakan sebagai acuan dalam melakukan
salinitas dengan menggunakan garam NaCl pada beberapa tingkat konsentrasi (ppm), untuk menghasilkan varietas unggul cabai rawit yang toleran terhadap kondisi
Karakter kualitatif diuji pada 19 genotipe cabai rawit yang meliputi empat bagian tanaman, yaitu batang, daun, bunga, dan buah.. Penentuan karakter kualitatif pada