• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang"

Copied!
60
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Penyusunan Rencana Kerja (RENJA) Kecamatan Kembangbahu Tahun 2018 dilandasi oleh semangat Otonomi Daerah di mana Pemerintah Daerah berwenang untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan Pemerintah menurut azas Otonomi dan Tugas Pembantuan, hal ini diperkuat dengan pernyataan Undang – undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 4 ayat 1, Pemberian Kewenangan Kepala Daerah kepada Camat, dimaksudkan untuk mempercepat proses terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, dengan adanya kewenangan diharapkan Pemerintah daerah mampu meningkatkan daya saing melalui prinsip demokrasi, pemerataan dan keadilan dalam pembangunan serta meningkatkan daya guna potensi Kecamatan dan keanekaragaman sumber daya manusia .

Dalam melaksanakan kewenangan dengan memperhatikan keterkaitan antara Perencanaan Daerah dengan Perencanaan Kecamatan, maka perencanaan tujuan Kecamatan mendukung Perencanaan Permbangunan Daerah, sehingga tujuan maupun sasaran pembangunan yang ingin dicapai Pemerintah Kecamatan bersinergi dengan tujuan maupun sasaran yang ingin dicapai oleh Pemerintah Daerah.

Untuk menyusun Rencana Kerja (RENJA) Kecamatan Kembangbahu Tahun 2018 mengemukakan pengertian ringkas tentang Renja, Proses Penyusunan Renja OPD, Keterkaitan antara Renja dengan Dokumen RKPD, Renstra dengan Renja K / L dan Renja Provinsi / Kabupaten serta tindak lanjutnya dengan proses Penyusunan RAPBD, sesuai dengan amanat Undang–undang Nomor 25 Tahun 2004, Perencanaan Pembangunan harus mencakup 5 (lima) pendekatan yaitu :

1. Pendekatan politik, dimana dengan adanya pemilihan Kepala Daerah secara langsung, maka program–program yang ditawarkan oleh kadindat

(2)

2 Kepala Daerah pada saat melakukan melakukan kampanye harus dianggap sebagai proses perencanaan pembangunan .

2. Pendekatan teknokratik dimana perencanaan pembangunan harus menggunakan metode dan kerangka berfikir ilmiah.

3. Pendekatan partisipatif yang masyarakat bahwa proses penyusunan perencanaan pembangunan harus melibatkan masyarakat sebagai pihak yang berkepentingan (Stake holder) terhadap pembangunan .

4. Pendekatan Top–Down (Atas–Bawah) yaitu bahwa penyusunan perencanaan pembangunan harus memperhatikan program – program jenjang pemerintah diatasnya .

5. Pendekatan Bottom – Up (Bawah – Atas) yaitu penyusunan perencanaan pembangunan harus memperhatikan kepentingan dan kebutuhan Stake holder atau jenjang pemerintah dibawahnya, hasil proses penyusunan rencana pembangunan,

Pendekatan Top Down dan Bottom – Up diselaraskan melalui musyawarah perencanaan pembangunan atau musrenbang.

Rencana Kerja (RENJA) Kecamatan Kembangbahu Tahun 2018 merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 1 (satu) tahun kedepan dengan memperhatikan potensi, peluang dan kendala yang ada atau mungkin timbul, Rencana Kerja mengandung Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran.

Rencana Kerja ( RENJA ) OPD Kecamatan Kembangbahu Tahun 2018 disusun sesuai dengan tugas pokok dan fungsi OPD, mengacu kepada Rancangan RKOPD Kabupaten Lamongan Tahun 2018, Renstra OPD, hasil evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan priode sebelumnya.

1.2. Landasan Hukum

Landasan Hukum Penyusunan Rencana Kerja (RENJA) Kecamatan Kembangbahu Tahun 2018 adalah :

(3)

3 1. Landasan Idiil : Pancasila

2. Landasan Konstitusionil : UUD 1945 3. Landasan Operasional :

1. Undang – undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah – daerah Kabupaten dilingkungan Provinsi Jawa Timur (Diumumkan dalam Berita Negara tanggal 8 Agustus 1950);

2. Undang – undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang bersih dan bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3886);

3. Undang – undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4287);

4. Undang – undang Nomor 1 Tahun 2004, tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);

5. Undang – undang Nomor 25 Tahun 2004, tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 10, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

6. Undang – undang Nomor 32 Tahun 2004, tentang Pemerintah Daerah, (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah, terakhir dengan Undang – undang Nomor 12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); 7. Undang – undang Nomor 12 Tahun 2011, tentang Pembentukan

Peraturan Perundang – undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);

(4)

4 8. Undang – Undang Nomor 58 Tahun 2005, tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

9. Undang – Undang Nomor 79 Tahun 2005, tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593);

10. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006, tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 96, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4663);

11. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007, tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Kabupaten dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4734);

12. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007, tentang Pengelolaan Keuangan Negara/Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 83, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4738);

13. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008, tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4815);

14. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008, tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);

(5)

5 15. Peraturan Presiden Nomor Tahun 2015, tentang Rencana

Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015 – 2019;

16. Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006, tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011;

17. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010, tentang Peraturan Pelaksanaan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008, tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 517);

18. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2011, tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 694);

19. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2013, tentang Pedoman Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2014 (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 471);

20. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 1 Tahun 2009, tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Jawa Timur Tahun 2005 – 2025 (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2009 Nomor 1 / E);

21. Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 38 Tahun 2009, tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa Timur Tahun 2014 – 2019 (Berita Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun 2016 Nomor / E);

22. Peraturan Daerah Kabupaten Lamongan Nomor 01 Tahun 2016, tentang Tata Cara Penyusunan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Lamongan (Lembaran Daerah Kabupaten Lamongan Tahun 2016 Nomor 1 / E);

(6)

6 23. Peraturan Daerah Kabupaten Lamongan Nomor 01 Tahun 2016, tentang Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lamongan Tahun 2016 – 2021;

24. Peraturan Daerah Kabupaten Lamongan Nomor 15 Tahun 2011, tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lamongan Tahun 2011 – 2031;

25. Peraturan Daerah Kabupaten Lamongan Nomor 01 Tahun 2012, tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Lamongan Tahun 2005 – 2025 (Lembaran Daerah Kabupaten Lamongan Tahun 2012 Nomor 1);

26. Peraturan Daerah Kabupaten Lamongan Nomor Tahun 2015, tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2016;

27. Peraturan Bupati Lamongan Nomor tahun 2016 tentang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Lamongan Tahun 2017.

1.3. Maksud dan Tujuan

Maksud Penyusunan Rencana Kerja (RENJA) Kecamatan

Kembangbahu Tahun 2018, dimaksudkan sebagai bentuk penjabaran Visi, Misi Organisasi Perangkat Daerah dalam melaksanakan kewenangan yang diberikan Kepala Daerah untuk mencapai program – program, kebijakan – kebijakan dan tujuan pembangunan yang termuat dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah ( RKPD) Kabupaten Lamongan .

Serta sebagai kunci keberhasilan strategis untuk mencapai tujuan dan sasaran dalam penyelenggaraan Pemerintah, Pelaksanaan Pembangunan serta pelayanan masyarakat yang didasarkan pada prinsip – prinsip GOOD GOVERNANCE .

Tujuan penyusunan Rencana Kerja (RENJA) Kecamatan

Kembangbahu Tahun 2018 adalah untuk merencanakan pembangunan yang memberikan arah mengenai kebijakan umum, sasaran – sasaran strategis, program – program pembangunan selama tahun 2018 yang sesuai dengan

(7)

7 Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Lamongan tahun 2018.

1.4. Sistimatika Penulisan Rencana Kerja (RENJA) Kecamatan

Kembangbahu Bab. I Pendahuluan

Pada bagian ini dijelaskan mengenai gambaran umum penyusunan Rancangan Renja OPD agar substansi pada bab – bab berikutnya dapat dipahami dengan baik.

1.1. Latar Belakang :

Mengemukakan secara ringkas pengertian Renja OPD, Proses penyusunan Renja OPD, keterkaitan antara Renja OPD dengan dokumen RKOPD, Renstra OPD, dengan Renja K/L dan Renja Propinsi / Kabupaten, serta tindak lanjutnya dengan proses penyusunan RAPBD ;

1.2. Landasan Hukum :

Memuat penjelasan tentang undang – undang peraturan pemerintah, peraturan daerah, dan ketentuan peraturan lainnya yang mengatur tentang struktur organisasi, tugas dan fungsi, kewenangan OPD, serta pedoman yang dijadikan acuan dalam penyusunan perencanaan dan penganggaran OPD.

1.3. Maksud dan Tujuan :

Memuat penjelasan tentang maksud dan tujuan dari penyusunan Renja OPD.

1.4. Sistematika Penulisan :

Menguraikan pokok bahasan dalam penulisan Renja OPD, serta susunan garis besar isi dokumen.

Bab. II Evaluasi Pelaksanaan Renja OPD Tahun Lalu

2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja OPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra OPD

Pada Bab ini memuat kajian ( Review ) terhadap hasil evaluasi pelaksanaan Renja OPD tahun lalu( tahun n-2 ) dan perkiraan

(8)

8 capaian tahun berjalan ( tahun n-1 ), mengacu pada APBD tahun berjalan yang seharusnya pada waktu penyusunan Renja OPD sudah disahkan, Selanjutnya dikaitkan dengan pencapaian target Renstra OPD berdasarkan realisasi program dan kegiatan pelaksanaan Renja OPD tahun - tahun sebelumnya.

Review hasil evaluasi pelaksanaan Renja OPD Tahun Lalu, dan realisasi Renstra OPD, mengacu pada hasil laporan kinerja tahunan OPD dan / atau realisasi APBD untuk OPD yang bersangkutan. Pokok - pokok materi yang disajikan dalam bab ini antara lain : 1. Realisasi program kegiatan yang tidak memenuhi target kinerja

hasil / keluaran yang direncanakan.

2. Realisasi Program / Kegiatan yang telah memenuhi target kinerja hasil/keluaran yang direncanakan.

3. Realisasi Program / Kegiatan yang melebihi target kinerja hasil/keluaran yang direncanakan.

4. Faktor – faktor penyebab tidak tercapaianya terpenuhinya atau melebihi target kinerja Program / Kegiatan.

5. Implikasi yang timbul terhadap target capaian program Renstra OPD.

6. Kebijakan / tindakan perencanaan dan penganggaran yang perlu diambil untuk mengatasi faktor-faktor penyebab tersebut.

2.2. Analisis Kinerja Pelayanan OPD

Memuat tentang kajian terhadap capaian kinerja pelayanan OPD berdasarkan indikator kinerja yang sudah ditentukan dalam SPM, maupun terhadap IKK sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008, dan Peraturan pemerintah Nomor 38 Tahun 2007. Jenis indikator yang dikaji, disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing - masing OPD, serta ketentuan peraturan perundang - undangan yang terkait dengan kinerja.

Jika OPD bersangkutan belum mempunyai tolak ukur dan indikator kinerja yang akan diuji, maka setiap OPD perlu terlebih dahulu menjelaskan apa dan bagaimana cara menentukan tolak ukur

(9)

9 kinerja dan indikator kinerja pelayanan masing - masing sesuai tugas pokok dan fungsi, serta norma standart pelayanan OPD yang bersangkutan.

2.3. Isu - isu penting penyelenggaraan Tugas dan Fungsi OPD

Bagian ini berisikan uraian mengenai :

1. Sejauh mana tingkat kinerja pelayanan OPD dan hal kritis yang terkait dengan pelayanan OPD.

2. Permasalahan dan hambatan yang dihadapi dalam menyelenggarakan tugas dan fungsi OPD.

3. Dampaknya terhadap pencapaian visi dan misi kepala daerah, terhadap capaian program nasional /internasional, seperti SPM dan MDGs (Millenium Development Goals)

4. Tantangan dan peluang dalam meningkatkan pelayanan OPD, dan.

5. Formulasi isu – isu penting berupa rekomendasi dan catatan yang strategis untuk ditindaklanjuti dalam perumusan program dan kegiatan prioritas tahun yang direncanakan .

2.4. Review terhadap Rancangan Awal RKOPD

Bagian ini berisikan uraian mengenai :

1. Proses yang dilakukan yaitu membandingkan antara rancangan awal RKOPD dengan hasil analisis kebutuhan

2. Penjelasan mengenai alasan proses tersebut dilakukan.

3. Penjelasan temuan – temuan setelah proses tersebut dan catatan penting terhadap perbedaan dengan rancangan awal RKOPD, misalnya terhadap rumusan program dan kegiatan baru yang tidak terdapat di rancangan awal RKOPD, atau program dan kegiatan cocok namun besaranya berbeda.

.2.5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

Dalam bagian ini diuraikan hasil kajian terhadap program / kegiatan yang diusulkan para pemangku kepentingan, baik dari kelompok masyarakat terkait langsung dengan pelayanan propinsi, LSM, Asosiasi - asosiasi, Perguruan Tinggi, maupun dari OPD Kabupaten yang langsung ditujukan kepada OPD Propinsi maupun

(10)

10 berdasarkan hasil pengumpulan informasi OPD Propinsi dari penelitian lapangan dan pengamatan pelaksanaan musrenbang kabupaten ( bila sudah dilakukan ).

Deskripsi yang perlu disajikan dalam subbab ini antara lain :

1. Penjelasan tentang proses bagaimana usulan program / kegiatan usulan pemangku kepentingan tersebut diperoleh

2. Penjelasan kesesuaian usulan tersebut dikaitkan dengan isu – isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi OPD

Bab. III Tujuan, Sasaran, Program dan Kegiatan 3.1. Telaahan terhadap Kebijakan Nasional

Telaahan terhadap kebijakan nasional dan sebagaimana dimaksud, yaitu penelaah yang menyangkut arahan kebijakan dan prioritas pembangunan nasional dan yang terkait dengan tugas pokok dan fungsi OPD.

Diskripsi untuk mengisi sub – sub ini mengacu pada kertas kerja bagian telaahan terhadap kebijakan nasional :

3.2. Telaahan Renstra

Perumusan Tujuan dan Sasaran didasarkan atas rumusan isu - isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi OPD yang dikaitkan dengan sasaran target kinerja Renstra OPD.

3.3. Tujuan dan Sasaran Renja OPD

Bagian ini berisikan mengenai penjelasan :

a. Faktor – faktor yang menjadi bahan pertimbangan terhadap rumusan program dan kegiatan .

b. Uraian garis besar mengenai rekapitulasi program dan kegiatan. c. Penjelasan jika rumusan program dan kegiatan tedak sesuai

dengan rancangan awal RKOPD, baik jenis program / kegiatan, Pagu indikator, maupun kombinasi keduanya.

(11)

11

Bab. IV Penutup

Berisikan uraian penutup, berupa :

Catatan penting yang perlu mendapat perhatian, baik dalam rangka pelaksanaannya maupun seandainya ketersediaannya anggaran tidak sesuai dengan kebutuhan, kaidah – kaidah pelaksanaan dan rencana tindak lanjut.

(12)

12

BAB II

EVALUASI PELAKSANAAN RENJA OPD TAHUN LALU

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja OPD Tahun Lalu dan Capaian Kinerja Renstra OPD

OPD Kecamatan Kembangbahu telah mereview terhadap hasil evaluasi pelaksanaan kinerja tahun 2016 dan perkiraan capaian kinerja tahun berjalan ( tahun 2017 ), bahwa dalam mencapai kinerja program dan kegiatan dalam mewujudkan sasaran, tujuan berdasarkan RPJMD tahun 2016-2021 telah dilaksanakan dengan baik, adapun hasil evaluasi pelaksanaan renja tahun 2016, dan realisasi renstra OPD Kecamatan Kembangbahu yang mengacu pada hasil laporan kinerja tahunan sebagaimana tabel Rekapitulasi Hasil Evaluasi Pelaksanaan Renja OPD sampai dengan tahun berjalan :

(13)

13

Rekapitulasi Hasil Evaluasi Pelaksanaan Renja OPD sampai dengan Tahun Berjalan Kecamatan Kembangbahu - Kabupaten Lamongan

Kode Uraian / bidang urusan pemerintahan daerah dan program / kegiatan Indikator Kinerja Program ( outcome ) / Kegiatan ( Output ) Target capaian kinerja Renstra OPD Tahun 2015 ( akhir tahun Renstra SKOPD ) Realisasi target kinerja hasil program dan keluaran kegiatan tahun 2015

Target dan realisasi kinerja program dan keluaran kegiatan

OPD tahun 2016 Target program / kegiatan Renja OPD tahun berjalan ( 2017 ) Perkiraan Realisasi program / kegiatan Renstra OPD s/d 2017 Catatan Sumber Dana Target Realisa si Tingkat Realisasi ( % ) Realisasi capaian Tingkat capaian ( % ) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 20 1 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Prosentase kinerja pelayanan administrasi perkantoran 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % APBD 1 20 1 2 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air

dan Listrik

Jumlah Rekening jasa komunikasi, sumber daya air dan

listrik tepat waktu

2 Rekenin g ( Telepon dan Listrik ) 2 Rekening ( Telepon dan Listrik ) 2 Rekening ( Telepon dan Listrik ) 2 Rekeni ng ( Telepon dan Listrik ) 100 % 2 Rekening ( Telepon dan Listrik ) 2 Rekening ( Telepon dan Listrik ) 100 % APBD 1 20 1 3 Penyediaan Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor

Jumlah jenis servis peralatan dan perlengkapan kantor yang dilaksanakan

5 Jenis 5 jenis 6 jenis 6 jenis 100 % 6 jenis 6 jenis 100 % APBD

1 20 1 6 Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perijinan Kendaraan Dinas/Operasiona l

Jumlah unit jasa pemeliharaan dan perijinan kendaraan

dinas / operasional

1 Unit Mobil

1 Unit Mobil 1 Unit Mobil 1 Unit Mobil 100 % 1 Unit Mobil 1 Unit Mobil 100 % APBD

(14)

14 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 20 1 8 Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor Jumlah jasa tenaga kebersihan kantor yang tersedia

3 Orang 3 Orang 3 Orang 3 Orang 100 % 0 0 100 % APBD

1 20 1 10 Penyediaan Alat Tulis Kantor

Jumlah jenis Alat Tulis ( ATK )

kantor yang dicukupi

51 jenis 51 jenis 72 jenis 72 jenis 100 % 41 jenis 41 jenis 100 % APBD

1 20 1 11 Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan Jumlahg jenis barang cetakan dan penggandaan

7 Jenis 7 Jenis 10 Jenis 10 Jenis 100 % 8 Jenis 8 Jenis 100 % APBD

1 20 1 12 Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/ Penerangan Bangunan Kantor Jumlah jenis komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor

13 Jenis 13 Jenis 14 Jenis 14 Jenis 100 % 10 Jenis 10 Jenis 100 % APBD

1 20 1 15 Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-Undangan Jumlah jenis bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan

7 Jenis 7 Jenis 7 Jenis 7 Jenis 100 % 4 Jenis 4 Jenis 100 % APBD

1 20 1 17 Penyediaan Makanan dan Minuman Jumlah penyediaan makanan dan minuman rapat

3 Jenis 3 Jenis 6 Jenis 6 Jenis 100 % 7 Jenis 7 Jenis 100 % APBD

1 20 1 19 Penyediaan Jasa Administrasi/Tek

nis Kegiatan

Jumlah jasa tenaga administrasi / Teknis kegiatan

(15)

15 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 20 2 Program : Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Prosentase pengadaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % APBD 1 20 2 9 Pengadaan Peralatan Gedung Kantor Jumlah unit peralatan gedung kantor

4 Unit 4 Unit 4 Unit 4 Unit 100 % 5 Unit 5 Unit 100 % APBD

1 20 2 10 Pengadaan Meubelair

Jumlah unit meubelair yang

dicukupi

0 0 2 Unit 2 Unit 100 % 4 Unit 4 Unit 100 % APBD

1 20 2 22 Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor Jumlah perbaikan dan pemeliharaan / rutin berkala gedung kantor 24 Jenis 4 orang 24 Jenis 4 orang 24 Jenis 4 orang 24 Jenis 4 orang 100 % 8 Jenis 3 orang 8 Jenis 3 orang 100 % APBD 1 20 2 24 Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasiona l Jumlah unit pemeliharaan rutin / berkala kendaraan dinas / operasional 1 Unit Mobil 6 Unit Sepeda motor 1 Unit Mobil 6 Unit Sepeda motor 1 Unit Mobil 8 Unit Sepeda motor 1 Unit Mobil 8 Unit Sepeda motor 100 % 1 Unit Mobil 8 Unit Sepeda motor 1 Unit Mobil 8 Unit Sepeda motor 100 % APBD 1 20 2 43 Rehabilitasi sedang / berat rumah dinas

Jumlah unit rehab sedang / berat rumah dinas 0 0 Rehab Kantor, parkir & pagar Rehab Kantor, parkir & pagar 100 % Rehab Pendopo, taman & pavingston Rehab Pendopo, taman & pavingston 100 % APBD 1 20 3 Program : Peningkatan Disiplin Aparatur Prosentase jumlah PNS yang disiplin 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % APBD 1 20 3 2 Pengadaan pakaian dinas Jumlah pakaian dinas bagi PNS

(16)

16 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 20 6 Program : peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan Prosentase laporan capaian kinerja dan keuangan tepat waktu 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % APBD 1 20 6 1 Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi SKOPD Jumlah buku laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi SKOPD yang tersusun 25 Lap 25 Lap

25 Lap 25 Lap 100 % 25 Lap 25 Lap 100 % APBD

1 20 6 2 Penyusunan pelaporan keuangan semesteran Jumlah buku laporan keuangan semesteran yang tersusun

7 Lap 7 Lap 7 Lap 7 Lap 100 % 7 Lap 7 Lap 100 % APBD

1 20 6 4 Penyusunan pelaporan keuangan akhir tahun Jumlah buku laporan keuangan

akhir tahun yang tersusun

8 Lap 8 Lap 8 Lap 8 Lap 100 % 8 Lap 8 Lap 100 % APBD

1 20 6 6 Penyusunan dokumen perencanaan dan evaluasi Jumlah Penyusunan dokumen perencanaan dan evaluasi yang tersusun

5 Dok 5 Dok 5 Dok 5 Dok 100 % 5 Dok 5 Dok 100 % APBD

1 20 23 Program peningkatan kualitas pelayanan kecamatan Prosentase peningkatan kualitas pelayanan kecamatan 0 0 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % APBD 1 20 23 09 Aplikasi pelayanan administrasi terpadu kecamatan Jumlah pelayanan di kecamatan

(17)

17 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 22 15 Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Pedesaan Jumlah Dokumen perencanaan dan evaluasi 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 0 0 100 % APBD 1 22 15 06 Monitoring dan Evaluasi APBD Desa Jumlah Monev APBD Desa

18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 100 % 0 0 100 % APBD

1 22 16 Program pengembangan lembaga ekonomi pedesaan Prosentase jumlah UMKM di wilayah Kecamatan 0 0 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % APBD 1 22 16 11 Pendataan UMKM di wilayah kecamatan Jumlah pendataan UMKM di wilayah Kecamatan

0 0 18 Desa 18 Desa 100 % 0 0 100 % APBD

4 8 17 Program Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan Prosentase jumlah koordinasi dan pembinaan di bidang Pemerintahan, keamanan dan ketertiban sosial dan pembangunan di wilayah 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % 100 % APBD 4 8 17 1 Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Jumlah Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan yang dilaksanakan

1 Keg 1 Keg 1 Keg 1 Keg 100 % 1 Keg 1 Keg 100 % APBD

4 8 17 2 Pembinaan organisasi kepemudaan Jumlah pembinaan organisasi kepemudaan yang dilaksanakan

(18)

18 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 4 8 17 3 Pengendalian keamanan lingkungan Jumlah pembinaan politik dan linmas yang dilaksanakan

1 Pemb 1 Pemb 1 Pemb 1 Pemb 100 % 1 Pemb 1 Pemb 100 % APBD

4 8 17 4 Monitoring dan Evaluasi APBD desa dan perdes

Jumlah peran serta lembaga dan organisasi masyarakat 18 Desa 18 Desa 18 Desa

18 Desa 100 % 18 Desa 18 Desa 100 % APBD

4 8 17 5 Fasilitasi penyelenggaraan pemerintahan desa Jumlah pembinaan aparatur pemerintahan desa / kelurahan 0 0 18 Desa

18 Desa 100% 18 Desa 18 Desa 100 % APBD

4 8 17 8 Pemberian stimulan pembangunan desa Jumlah bantuan stimulan pembangunan Desa

18 Desa 18 Desa 0 0 0 0 0 0 APBD

4 8 17 11 Fasilitasi kemiskinan

Jumlah kegiatan pendataan kemiskinan

(19)

19 1. Realisasi program/kegiatan yang tidak memenuhi target kinerja hasil /

keluaran yang direncanakan.

Semua program dan kegiatan tahun 2016 telah terrealisasi sesuai dengan target yang diusulkan ( 100 % ).

2. Realisasi Program/Kegiatan Tahun 2016 yang telah memenuhi target kinerja hasil/keluaran yang direncanakan sebagaimana tabel di bawah :

NO PROGRAM / KEGIATAN

INDIKATOR KINERJA

CAPAIAN KINERJA PROSENTASE TARGET REALISASI 1 2 3 4 5 6 1 Program : Perencanaan Pembangunan Daerah. Kegiatan : Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Jumlah Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan yang dilaksanakan 1 Kegiatan 1 Kegiatan 100 % 2 Program : Peningkatan peran serta kepemudaan. Kegiatan : Pembinaan organisasi kepemudaan Jumlah pembinaan organisasi kepemudaan yang dilaksanakan 1 Pembinaan 1 Pembinaan 100% 3 Program : Peningkatan keamanan dan ketentraman lingkungan Kegiatan : Pengendalian keamanan dan lingkungan Jumlah pembinaan politik dan linmas yang dilaksanakan 1 Pembinaan 1 Pembinaan 100%

(20)

20 1 2 3 4 5 6 4 Program : Pelayanan Administrasi Perkantoran Kegiatan : 1. Penyediaan Jasa Komunikasi sumberdaya air dan listrik

Jumlahrekenin g jasa

komunikasi, sumber daya air dan listrik.

2 Rekening ( Telepon dan Listrik ) 2 Rekening ( Telepon dan Listrik ) 100% 2. Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor Jumlah servis peralatan dan perlengkapan kantor 6 Jenis 6 Jenis 100% 3. Penyediaan jasa pemeliharaan dan prijinan kendaraan dinas/operasi onal. Jumlah unit jasa pemeliharaan dan perijinan kendaraan dinas / operasional

1 Unit Mobil 1 Unit Mobil 100%

4. Penyediaan Jasa kebersihan kantor Jumlah Jasa Tenaga Kebersihan kantor yang tersedia 3 Orang 3 Orang 100% 5. Penyediaan alat tulis kantor Jumlah Item Alat Tulis( ATK

) kantor yang dicukupi 72 Jenis 72 Jenis 100% 6. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan kantor Jumlah item barang cetakan dan penggandaan 10 Jenis 10 Jenis 100% 7. Penyediaan komponen instalasi listrik/penera ngan bangunan kantor Jumlah jenis komponen instalasi listrik/peneran gan bangunan kantor 14 Jenis 14 Jenis 100% 8. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang – undangan Jumlah jenis bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan 7 Jenis 7 Jenis 100%

.

(21)

21 1 2 3 4 5 6 9. Penyediaan kebutuhan makan dan minum rapat Jumlah penyediaan makanan dan minuman rapat 6 Jenis 6 Jenis 100% 10. Penyediaan jasa administrasi/t eknis kegiatan. Jumlah jasa tenaga administrasi / Teknis kegiatan 5 Orang 5 Orang 100% 5 Program : Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Kegiatan : 1. Pengadaan Peralatan Kantor Jumlah unit pengadaan peralatan ngedung kantor Kecamatan Kembangbahu 4 Unit 4 Unit 100% 2. Pengadaan Meubelair kantor Jumlah unit pengadaan sarana meubelair kantor Kecamatan Kembangbahu 2 Unit 2 Unit 100% 3. Pemeliharaan rutin/berkala ugedung kantor Jumlah unit perbaikan dan pemeliharaan rutin berkala gedung kantor 24 Jenis 4 Orang 24 Jenis 4 Orang 100% 4 Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasi onal Jumlah unit perbaikan dan pemeliharaan rutin berkala kendaraan dinas / operasional kantor 1 Unit Mobil 8 Unit Sepeda motor 1 Unit Mobil 8 Unit Sepeda motor 100% 5. Rehabilitasi sedang / berat gedung kantor Jumlah unit rehabilitasi sedang / berat gedung kantor dan Mushola Rehab Kantor, parkir & pagar

Rehab Kantor, parkir & pagar

(22)

22 1 2 3 4 5 6 6 Program : Peningkatan Disiplin Aparatur Kegiatan : Pengadaan Pakaian Dinas beserta perlengkapanny a Jumlah Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapanny a 1 Jenis 1 jenis 100% 7 Program : Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan Kegiatan : 1. Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja OPD Jumlah buku laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja OPD yang tersusun 25 buku laporan 25 buku laporan 100% 2. Penyusunan laporan keuangan semesteran Jumlah buku laporan keuangan semesrteran yang tersusun 7 buku Laporan 7 buku laporan 100% 3. Penyusunan laporan keuangan akhir tahun Jumlah buku laporan keuangan akhir tahun yang tesusun 8 buku laporan 8 buku laporan 100% 4. Penyusunan dokumen perencanaan dan evaluasi Jumlah penyusunan dokumen perencanaan dan evaluasi yang tesusun 5 Dokumen 5 Dokumen 100% 8 Program : Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi Kegiatan : Aplikasi Pelayanan Administrasi terpadu Kecamatan Jumlah paket sarana dan prasarana pelayanan publik di kecamatan 1 Paket 1 Paket 100%

(23)

23 1 2 3 4 5 6 9 Program : Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Pedesaan Kegiatan : Monitoring dan Evaluasi APBD Desa Jumlah Monitoring dan Evaluasi APBDes 18 Desa 18 Desa 100% 10 Program : Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan Kegiatan : 1. Pendataan UMKM di Wilayah Kecamatan 1. Jumlah Pendataan UMKM di wilayah Kecamatan 18 Desa 18 Desa 100% 11 Program : Peningkatan partisipasi masyarakat dalam membangun desa Kegiatan : 1. Fasilitasi Penyelengga raan Pemerintaha n Desa 1. Jumlah fasilitasi penyelenggar aan pemerintaha n desa 18 Desa 18 Desa 100%

(24)

24 3. Realisasi Program / Kegiatan yang melebihi target kinerja hasil/keluaran yang direncanakan, tidak ada karena semua program dan kegiatan terlaksana 100 %

4. Faktor – faktor penyebab tidak tercapaianya terpenuhinya atau melebihi target kinerja Program / Kegiatan, Program / Kegiatan selama satu tahun telah dilaksanakan sesuai dengan target, meskipun masih ditemukan adanya beberapa kendala dan permasalahan yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan di tahun 2016, faktor – faktor penyebabnya adalah kurangnya sarana perangkat komputer untuk masing – masing Pejabat Struktural dan kurangnya SDM ( Personil ) di Kecamatan Kembangbahu. 5. Implikasi yang timbul terhadap target capaian program Renstra OPD.

Target capaian program Renstra tahun 2016 – 2021 belum tentu sama dengan target capaian program dan kegiatan rencana kerja ( Renja ). 6. Kebijakan / tindakan perencanaan dan penganggaran yang perlu diambil

untuk mengatasi faktor – faktor penyebab tersebut adalah.

Kebijakan / tindakan perencanaan dan penganggaran untuk program / kegiatan lebih difokuskan pada Indikator Kinerja Utama ( IKU ) dan untuk mengatasi faktor-faktor penyebab terbatasnya saran perangkat komputer, telah dilakukan kerja lembur guna, dan untuk mengatasi keterbatasan SDM telah dilakukan tugas tambahan atau merangkap tugas lain serta menjalin kerja sama atau koordinasi yang baik antara Pimpinan, Kasi, Kasubag dan Staf .

2.2. Analisis Kinerja Pelayanan OPD

Dalam mencapai kinerja pelayanan OPD Kecamatan Kembangbahu tahun 2016, berdasarkan indikator kinerja yang sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi merupakan upaya-upaya khusus untuk melaksanakan serangkaian tindakan dalam mencapai tujuan dan sasaran, disamping itu juga kinerja pelayanan OPD Kecamatan Kembangbahu merupakan bagian integritas dalam proses perencanaan strategis pemerintah sebagaimana tabel analisis pencapaian kinerja pelayanan OPD Kecamatan Kembangbahu.

(25)

25

Tabel 2.1

Pencapaian Kinerja Pelayanan Kecamatan Kembangbahu Kabupaten Lamongan

NO

Indikator Kinerja sesuai Tugas &

Fungsi OPD Targe t SPM Target IKK Target Indikator lainnya

Target Renstra OPD tahun ke- Realisasi Capaian Tahun Ke - Rasio Capaian Tahun Ke - Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015 Tahun 2016 Tahu n 2012 Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun 2015 Tahun 2016 Tahu n 2012 ( % ) Tahun 2013 ( % ) Tahun 2014 ( % ) Tahun 2015 ( % ) Tahun 2016 ( % ) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 1 Bidang Sekretariat 1. Meningkatny a Kapasitas Kelembagaan dan Sistem Administrasi Pemerintahan - - Jml. Surat masuk 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln 100% 100% 100% 100% 100% Jml surat keluar 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln 12 bln 100% 100% 100% 100% 100% Jumlah buku laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi SKOPD yang tersusun 25 Lap 25 Lap 25 Lap 25 Lap 25 Lap 25 Lap 25 Lap 25 Lap 25 Lap 25 Lap 100% 100% 100% 100% 100% Jumlah buku laporan keuangan semesteran yang tersusun

7 Lap 7 Lap 7 Lap 7 Lap 7 Lap 7 Lap

7 Lap 7 Lap 7 Lap 7 Lap 100% 100% 100% 100% 100%

Jumlah buku laporan keuangan

akhir tahun yang tersusun

8 Lap 8 Lap 8 Lap 8 Lap 8 Lap 8 Lap

8 Lap 8 Lap 8 Lap 8 Lap 100% 100% 100% 100% 100%

Jumlah Penyusunan dokumen perencanaan dan evaluasi yang tersusun

5 Dok 5 Dok 5 Dok 5 Dok 5 Dok 5 Dok 5 Dok 5 Dok 5 Dok 5 Dok 100% 100% 100% 100% 100%

2. Meningkatnya pembinaan aparatur pemerintahan Kecamatan

- - Jumlah Rapat Staf Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 15 Kali 15 Kali 17 Kali 19 Kali 20 125% 125% 141,6% 158,3% 166,6% Jumlah Apel pagi -

siang 152 Kali 152 Kali 152 Kali 152 Kali 152 Kali 152 Kali 152 Kali 152 Kali 152 Kali 152 Kali 100% 100% 100% 100% 100% Jumlah SKJ 48 Kali 48 Kali 48 Kali 48 Kali 48 Kali 48 Kali 48 Kali 48 Kali 48 Kali 48 Kali 100% 100% 100% 100% 100%

(26)

26 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 1 Bidang Sekretariat 3. Menigkatnya kualitas aparatur pemerintah Kecamatan - - Jumlah PNS yang mengikuti Diklat Kepemimpinan 1 PNS 1 PNS 2 PNS 1 PNS 1 PNS 1 PNS 1 PNS 1 PNS 0 0 100% 100% 50% 0% 0%

2 Bidang Tata Pemerintahan 1. Meningkatnya Koordinasi Lintas Sektoral - - Jumlah Rapat Koordinasi , Dinas Instansi, UPT, Kepala Desa / Lurah. 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 100% 100% 100% 100% 100% Jumlah Rapat , Dinas Kepala Desa / Lurah dan Perangkat Desa / Kelurahan 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 100% 100% 100% 100% 100% 2. Meningkatnya Pembinaan Administrasi dan Pengawasan Aparatur Pemerintahan Desa / Kelurahan. - - Jumlah Pembinaan Administrasi dan Pengawasan Aparatur Pemerintahan Desa / Kelurahan . 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 100% 100% 100% 100% 100% 3. Meningkatnya Tertib Administrasi Kependuduka n - - Jumlah Laporan bulanan Kependudukan

8 Lap 8 Lap 8 Lap 8 Lap 8 Lap 8 Lap 8 Lap 8 Lap 8 Lap 8 Lap 100% 100% 100% 100% 100%

4. Meningkatnya Pelayanan Publik - - Jumlah Pelayanan 20 Pelayan an 20 Pelayan an 20 Pelayan an 20 Pelayan an 20 Pelayan an 20 Pelayan an 20 Pelayan an 20 Pelay anan 20 Pelayan an 20 Pelayan an 100% 100% 100% 100% 100%

(27)

27 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 5. Meningkatkan lembaga dan organisasi masyarakat pedesaan - - Jumlah monitoring dan evaluasi APBDes 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 100% 100% 100% 100% 100%

3 Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa 1. Meningkatnya Pembinaan Kepemudaan dan Olah Raga. - - - - 1. Jumlah pembinaan organisasi kepemudaan.

1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 100% 100% 100% 100% 100%

2. Jumlah Lomba – lomba tingkat Kecamatan, Kabupaten, dan Propinsi yang di ikuti

3 kali 3 kali 3 kali 3 kali 3 kali 3 kali 3 kali 3 kali 3 kali 3 kali 100% 100% 100% 100% 100%

2. Meningkatkan Kesejahteraa n masyarakat miskin - - - - - - - - - - 1. Jumlah monitoring penyaluran beras raskin dan program – program sosial lainnya. 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 12 Kali 100% 100% 100% 100% 100% 2. Jumlah monitoring dan fasilitasi penyerahan bantuan BLSM, PKH kepada masyarakat

(28)

28 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 3. Jumlah penyaluran bantuan GNOTA kepada siswa / siswi yang tidak mampu

2 Kali 2 Kali 2 Kali 2 Kali 2 Kali 2 Kali 2 Kali 2 Kali 2 Kali 2 Kali 100% 100% 100% 100% 100%

4. Jumlah monitoring bantuan BKSM tingkat SD s/d SMU

1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 100% 100% 100% 100% 100%

5. Jumlah penyaluran bantuan sarana dan prasarana alat bermain ke sekolah PAUD.

1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 1 Kali 100% 100% 100% 100% 100%

4 Bidang Tramtibum 1. Meningkatnya Pengendalian Keamanan dan Kenyamanan lingkungan di wilayah Kecamatan 1 Jumlah Pengendalian Keamanan dan Kenyamanan lingkungan di wilayah Kecamatan 12 kali 12 kali 12 kali 12 kali 12 kali 12 kali 12 kali 12 kali 12 kali 12 kali 100% 100% 100% 100% 100% 2. Meningkatnya Pembinaan Politik terhadap LSM, Ormas dan OKP - - - - - - - - 2. Jumlah Pembinaan Politik terhadap LSM, Ormas dan OKP

(29)

29 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 2. Jumlah Pembinaan terhadap anggota Linmas Desa dan Kelurahan di Kecamatan

1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 100% 100% 100% 100% 100%

3. Jumlah penertiban dan pembinaan terhadap pedagang kaki lima, warung – warung penjual miras atau berprofesi ganda, para penambang liar galian C dan pengusaha yang belum punya ijin atau ijinnya sudah mati. 12 kali 12 kali 12 kali 12 kali 12 kali 12 kali 12 kali 12 kali 12 kali 12 kali 100% 100% 100% 100% 100% 4. Jumlah pemantau dan memberikan bantuan apabila terjadi bencana alam baik didarat maupun dilaut.

(30)

30

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

5 Bidang Ekonomi Dan Pembangunan 1. Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pelaksanaan Perencanaan Pembanguna n - - Jumlah kegiatan Musrenbang Kecamatan

1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 1 kali 100% 100% 100% 100% 100%

2. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun desa

- - Jumlah Desa yang menerima bantuan stimulan pembangunan desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 100% 100% 100% 100% 100% 3. Meningkatkan Pembanguna n Jembatan dan Jalan Poros Desa - - Jumlah Pembangunan Jembatan dan Jalan Poros Desa

10.000 Mtr 11.00 0 Mtr 12.00 0 Mtr 13.00 0 Mtr 14.000 Mtr 3.800 Mtr 5.700 Mtr 6.550 Mtr 6.350 Mtr 5.400 Mtr 38% 51,8% 54,58 % 48,85 % 38,57% 4. Meningkatkan Pembanguna n Sarana dan Prasarana Desa / Kelurahan - - Jumlah Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa / Kelurahan 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 18 Desa 100% 100% 100% 100% 100%

(31)

31

2.3. Isu – isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi OPD Kecamatan Kembangbahu adalah :

1. Tingkat kinerja pelayanan OPD Kecamatan kembangbahu dalam hal kritis adalah meningkatkan profesionalisme petugas dan sistem pelayanan untuk memperoleh pelayanan berkualitas sesuai dengan asas penyelenggaraan pelayanan publik.

2. Permasalahan dan hambatan yang dihadapi dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi di Kecamatan Kembangbahu :

a. Terbatasnya jumlah personil di Kecamatan Kembangbahu sehingga menghambat penyelenggaraan tugas dan fungsi OPD kecamatan Kembangbahu

b. Terbatasnya sarana dan prasarana terkait dengan perangkat komputer bagi masing – masing pejabat struktural sehingga dalam melaksanakan tugas pelayanan belum maksimal .

c. Belum semuanya terpenuhi usulan – usulan pembangunan di wilayah Kecamatan Kembangbahu hal ini disebabkan karena terbatasnya anggaran APBD Kabupaten Lamongan.

d. Pembangunan Infrastruktur di Kecamatan Kembangbahu sudah cukup baik, namun hal ini perlu ditingkatkan keberadaannya, khususnya untuk peningkatan jalan Kabupaten dan pembangunan jalan desa yang sudah secara bertahap dilakukan pembangunan melalui berbagai program pembangunan. Masalah pembangunan jalan di wilayah Kecamatan Kembangbahu terkendala dengan cepatnya usia fisiknya, karena struktur tanah yang mudah bergerak, kualitas yang kurang baik dan pada lokasi tertentu sering tergenang air sehingga usia teknis menjadi pendek.

3. Dampaknya terhadap pencapaian Visi dan Misi Kepala Daerah, terhadap capaian program nasional / internasional, seperti SPM dan MDGs (Millenium Development Goals).

(32)

32 4. Tantangan dan peluang dalam meningkatkan pelayanan OPD.

Tantangan :

a. Terbatasnya sarana prasarana yang terkait dengan perangkat lunak maupun perangkat keras ( Shof Weard – Hawaerd ) sehingga mempengarui kelancaran proses pelayanan ;

b. Jaringan Internet sering trobel sehingga menghambat proses pelayanan ;

c. Terbatasnya jumlah personil yang melaksanakan tugas pelayanan ; d. Keterbatasan sumberdaya manusia terkait dengan peningkatan

pelayanan publik ;

e. Perubahan KTP Siak menjadi e- KTP di Kecamatan Kembangbahu saat ini belum bisa maksimal dikarenakan perangkat perekaman e – KTP tidak bisa dioperasionalkan karena alat perekaman sidik jari dan iris mata sering trobel sehingga pemohon disarankan untuk perekaman di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kabupaten Lamongan dan diberi pengantar dari Kecamatan Kembangbahu;

f. Pemohon KK dan e-KTP di wilayah Kecamatan Kembangbahu cukup banyak, sedangkan petugas operator hanya 1 ( satu ) orang yang ditangani meliputi cetak KK, Pengantar KK dan e-KTP ( Barcode ) dan perangkat komputer hanya 1 ( satu ) yang bisa dioperasikan sehingga pelayanan kurang maksimal .

Peluang :

a. . Mengoptimalkan kinerja petugas pelayanan yang ada ;

b. . Mengoptimalkan fungsi sarana prasarana yang ada dengan ditunjang beberapa peralatan yang pengadaannya secara swadaya ;

c. . Melaksanakan pelatihan secara teknis bagi operator pelayanan publik sehingga ada peningkatan pengetahuan terkait dengan penggunaan alat dan cara menghadapi masyarakat secara santun dan menyenangkan ;

d. Membenahi sarana prasarana pelayanan dan fasilitas ruangan tunggu bagi pemohon melalui anggaran operasional Kecamatan ;

(33)

33 Dari peluang yang kami laksanakan tersebut bisa mengatasi tantangan yang terkait dengan pelayanan publik sehingga proses pelayanan publik di Kecamatan Kembangbahu terlaksana dengan baik, tertib dan lancar.

5. Formulasi isu – isu penting berupa rekomendasi dan catatan yang strategis untuk ditindaklanjuti dalam perumusan program dan kegiatan prioritas tahun yang direncanakan, adalah :

a. Urusan Perencanaan Pembangunan .

Dalam Perencanaan Pembangunan pada tahun anggaran 2016, telah dilaksanakan melalui Musrenbang, tetapi realisasinya jauh dari rencana yang diusulkan , dikarenakan ada beberapa program yang tidak sesuai dengan program RPJMD, sehingga program tersebut tidak bisa terealisasi.

b. Urusan Kepemudaan dan Olah Raga.

Kecamatan Kembangbahu mengharapkan kepada Pemerintah agar terus melakukan pembinaan – pembinaan serta kompetisi dalam rangka memacu tumbuhnya bibit – bibit atlit yang berkualitas, sehingga mampu menambah kejuaraan dari tahun ke tahun, serta harus pula memberikan perhatian lebih kepada para pemuda berprestasi.

c. Urusan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri.

Pada tahun anggaran 2016, OPD Kecamatan Kembangbahu, melalui Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan dengan melakukan penertiban, pembinaan, pemantau sehingga wilayah Kecamatan Kembangbahu dalam kondisi aman, nyaman, tertib dan kondusif, untuk meningkatkan kinerja perlu adanya tambahan porsenil, dan sarana prasaran yang mendukung.

d. Urusan Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan Persandian.

Pada tahun anggaran 2016, telah berhasil dilaksanakan oleh OPD Kecamatan Kembangbahu melalui Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, Peningkatan Sarana dan Prasarana

(34)

34 Aparatur, dan Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan. Serta penyusunan dokumen perencanaan dan evaluasi, untuk meningkatkan kinerja perlu adanya tambahan porsenil, dan sarana prasaran yang mendukung.

e. Urusan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa .

Pada tahun anggaran 2016, telah berhasil dilaksanakan oleh OPD Kecamatan Kembangbahu melalui Program Peningkatan Keberdayaan Masyarakat Pedesaan dan Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Membangun Desa, dalam penyusunan APBDes masih ada beberapa usulan kegiatan yang masih belum singkron dengan RPJM Kabupaten .

2.4. Review terhadap Rancangan Awal RKOPD

1. Proses awal yang dilakukan melalui Musrenbang Tingkat Desa, Musrenbang Tingkat Kecamatan dan Musrenbang Tingkat Tingkat Kabupaten sehingga memunculkan skala prioritas pembangunan. Bidang Fisik, Bidang Ekonomi dan Bidang Sosial Budaya untuk setiap tahun anggaran sebagaimana tabel Review terhadap rancangan awal rencana kerja OPD tahun 2018.

(35)

35

REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL RKOPD TAHUN 2018 KECAMATAN KEMBANGBAHU

NO RANCANGAN AWAL RKOPD HASIL ANALISIS KEBUTUHAN CATATA

N PENTING PROGRAM / KEGIATAN LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET CAPAIA N PAGU INDIKATIF PROGRAM / KEGIATAN LOKASI INDIKATOR KINERJA TARGET CAPAIAN KEBUTUHA N DANA 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 Program : Pelayanan Administrasi Perkantoran Kec. Kembang bahu Prosentase Unit Kerja Internal yang terlayani dengan baik Program : Pelayanan Administrasi Perkantoran Kec. Kembang bahu Prosentase Unit Kerja Internal yang terlayani dengan baik APBD Kegiatan : 1. Penyediaan Jasa Komunikasi sumberdaya air dan listrik

Jumlah rekening Jasa komunikasi, sumber daya air, dan listrik kantor

2 Rekening ( Telepon dan Listrik ) 27.000.000 Kegiatan : 1. Penyediaan Jasa Komunikasi sumberdaya air dan listrik

Jumlah rekening Jasa komunikasi, sumber daya air, dan listrik kantor

2 Rekening ( Telepon dan Listrik ) 27.000.000 2. Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor Jumlah jenis servis peralatan dan perlengkapan kantor yang dilaksanakan 6 Jenis 18.000.000 2. Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor Jumlah servis peralatan dan perlengkapan kantor yang dilaksanakan 6 Jenis 18.000.000 3. Penyediaan jasa pemeliharaan dan prijinan kendaraan dinas/operasio nal.

Jumlah Unit Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan dinas/operasional 1 Unit mobil 1.500.000 3. Penyediaan jasa pemeliharaan dan prijinan kendaraan dinas/operasio nal.

Jumlah Unit Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan dinas/operasional 1 Unit mobil 1.500.000 4. Penyediaan alat tulis kantor

Jumlah Item barang cetakan dan penggandaan

41 Jenis 40.000.000 4. Penyediaan alat tulis kantor

Jumlah Item barang cetakan dan penggandaan

(36)

36 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 5. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Jumlah Item barang cetakan dan penggandaan 11 Jenis 30.000.000 5. Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Jumlah Item barang cetakan dan penggandaan 11 Jenis 30.000.000 6. Penyediaan komponen instalasi listrik/peneran gan bangunan kantor Jumlah Item komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor 10 Jenis 5.500.000 6. Penyediaan komponen instalasi listrik/penerang an bangunan kantor Jumlah Item komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor 10 Jenis 5.500.000 7. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan Jumlah jenis bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan 4 Jenis 5.000.000 7. Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan Jumlah jenis bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan 4 Jenis 5.000.000 8. Penyediaan makanan dan minuman Jumlah Penyediaan makanan dan minuman rapat dan tamu 7 Jenis 25.000.000 8. Penyediaan makanan dan minuman Jumlah Penyediaan makanan dan minuman rapat dan tamu 7 Jenis 25.000.000 9. Penyediaan Jasa Tenaga Administrasi / Teknis Kegiatan Jumlah tenaga administrasi/tekni s kegiatan yang dicukupi

10 Orang 88.494.800 9. Penyediaan Jasa Tenaga Administrasi / Teknis Kegiatan Jumlah tenaga administrasi/tekni s kegiatan yang dicukupi 10 Orang 10.494.800

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian yang terdapat pada tabel 5 dapat dilihat bahwa pasien gastroenteritis akut paling banyak menggunakan antibiotik visillin yaitu sebanyak 74 pasien

Pada istana raja atau Lamban Gedung Paksi Pak Skala Brak, Buay Pernong terdapat ukiran ornamen fauna mitologi yang berupa sebuah naga dan masyarakat adat

Untuk variabel jarak terhadap pusat kota dan ja rak terhadap pasar induk, dari T abel 4.9 dapat diketahui bahwa korelasi antara variabel jarak terhadap pusat kota

diuraikan hasil evaluasi berupa analisis akuntabilitas kinerja sasaran dalam rangka mewujudkan tujuan, visi dan misi sebagaimana telah ditetapkan dalam

1) Mengetahui tingkat employee engagement yang merupakan gambaran dari berbagai faktor yang berpengaruh terhadap kinerja termasuk kepuasan konsumen, inovasi,

Dalam melaksanakan penyelenggaraan Pemerintahan, Perangkat Daerah Kecamatan Brondong, sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi yang merupakan upaya – upaya khusus untuk

Objek penelitian ini adalah tempat ataupun lokasi koperasi itu berada, Subjek penelitiannya adalah para anggota yang bergabung berdagang dalam koperasi ini, bagaimana

Kata Seni dapat diartikan sebagai sesuatu karya yang indah dan luar biasa hasil cipta, rasa, karsa manusia, sedangkan untuk pengertian Musik adalah hasil