• Tidak ada hasil yang ditemukan

UJI EFEKTIVITAS PUPUK ORGANONITROFOS DAN KOMBINASINYA DENGAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN, SERAPAN HARA, DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L.) PADA TANAH ULTISOL NATAR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "UJI EFEKTIVITAS PUPUK ORGANONITROFOS DAN KOMBINASINYA DENGAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN, SERAPAN HARA, DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus L.) PADA TANAH ULTISOL NATAR"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar  l.  Perkembangan  tinggi taraman  akibat pengaruh pemupukan  Organonitrofos  dan  kombinasinya  dengan pupuk  anorganik
Tabel  2. Pengaruh  pupuk  Organonitrofos  dan  kombinasinya  dengan  pupuk  anorganik  terhadap  jumlah polong, bobot  berangasan,  dan  produksi  kacang  hijau.
Tabel  3.  Pengaruh  pupuk  Organonitrofos  dan  kombinasinya  dengan  pupuk  anorganik  terhadap  serapan hara  NPK tanaman  dan  biji  kacang  hijau.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian komposisi pupuk dengan dosis N tinggi (urea 800 kg/ha + SP-36 150 kg/ha + KCl 75 kg/ha) dapat meningkatkan tingkat serangan dan

Oleh karena itu, perlu dilakukan percobaan aplikasi pupuk cair organik dan pupuk anorganik rekomendasi (Urea, SP-36, dan KCl) serta kombinasinya dengan beberapa persentase

Dari hasil uji BNJ 5 % diperoleh bahwa waktu aplikasi satu minggu sebelum tanam dan dosis pupuk anorganik 400 kg/ha urea + 300 kg/ha SP-36 + 250 kg/ha KCL memberikan hasil

Pengaruh perlakuan B 1 F 2 (bahan organik 20 ton/ha yang disertai pupuk NPK dengan dosis Urea 200 kg/ha, SP-36 200 kg/ha dan KCl 100 kg/ha) menghasilkan Jumlah daun jagung (42

Hal ini ditunjukkan bahwa penggunaan pupuk biokompos yang dikombinasikan pupuk SP-36, membuktikan perlakuan kombinasi O2S3 dosis pupuk biokompos 3000 kg/ha dan pupuk

Tabel 4.menunjukkanbahwa bawang merahvarietas Thailand yang diberi dosis urea 1000 kg/ha, TSP 600 kg/ha, dan KCl 400 kg/ha menghasilkan bobot umbi bawang merah

Serapan hara K pada perlakuan petani (tanpa pupuk N+30 kg/ha SP-36 + 30 kg/ha KCl +1 t/ha pukan-petani, dan tanpa N, P, K+Nodulin+P-alam (setara ½ takaran

Dibandingkan dengan perlakuan tanpa pupuk dan perlakuan pupuk anorganik NPK (urea 300 kg+SP-18 200 kg+KCl 100 kg/ha), pemberian pupuk Formula A dan B dengan takaran 2.500 dan