• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEDOMAN UMUM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TAHUN AKADEMIK 2014/2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEDOMAN UMUM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TAHUN AKADEMIK 2014/2015"

Copied!
191
0
0

Teks penuh

(1)

s

PEDOMAN UMUM

PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN

TAHUN AKADEMIK 2014/2015

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS PADJADJARAN

2014

FAKULTAS PERTANIAN

Kampus Jatinangor, Bandung 40600

Tlp / Fax : 022 – 7796316

E-mail : [email protected]

Website : http://faperta.unpad.ac.id

P

EDOMA

N

U

M

U

M

P

ENYEL

ENG

GAR

A

A

N

P

ENDIDIK

A

N

FA

KU

LT

A

S P

ER

TA

NIA

N

T

A

20

14

/20

15

(2)
(3)

Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran (Unpad), sebagai lembaga pendidikan berkewajiban melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan pendidikan dengan proses belajar-mengajarnya menjadi orientasi utama yang harus dilakukan oleh suatu lembaga pendidikan tinggi. Penyelenggaraan pendidikan tersebut menjadi orientasi utama yang harus dilakukan oleh lembaga pendidikan tinggi, termasuk oleh Fakultas Pertanian Unpad. Untuk itu, diperlukan adanya pedoman bagi penyelenggaraan pendidikan di Fakultas Pertanian Unpad.

Buku Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Tahun Akademik 2014/2015 berisi berbagai informasi kegiatan akademik dan kemahasiswaan, serta beberapa informasi lain yang terdapat di Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran (Unpad). Buku ini disusun berdasarkan kondisi terkini kegiatan akademik dan kemahasiswaan di Fakultas Pertanian Unpad. Dalam penyusunan buku pedoman ini, berbagai informasi terkait dengan kegiatan akademik dan kemahasiswaan telah dilakukan sejalan dengan perubahan orientasi dan kurikulum pendidikan tinggi di Fakultas Pertanian Unpad.

Buku ini menjadi pedoman penyelenggaraan pendidikan bagi mahasiswa (Program Sarjana, Magister, dan Doktor), tenaga administrasi, staf pengajar, pimpinan, serta pihak-pihak lain yang berkepentingan dalam proses penyelenggaraan pendidikan yang efektif di Fakultas Pertanian Unpad. Selanjutnya, kepada pihak-pihak yang terlibat, buku pedoman ini diharapkan menjadi komitmen bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu di Fakultas Pertanian Unpad.

Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyusunan dan penyempurnaan buku pedoman ini, terutama terutama kepada Tim Penyusun Buku Pedoman 2014/ 2015, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran. Semoga buku pedoman ini dapat memenuhi kebutuhan para mahasiswa, tenaga adminstrasi, staf pengajar, serta pimpinan lembaga di Fakultas Pertanian dalam menjalankan tugasnya masing-masing. Saran dan kritik terhadap buku pedoman ini sangat kami hargai demi penyempurnaan mendatang.

Bandung, Juni 2014 Dekan,

(4)
(5)

Halaman

KATA PENGANTAR DAFTAR ISI

SURAT KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN PIMPINAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

PIMPINAN DEPARTEMEN DI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN PIMPINAN PROGRAM STUDI DI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN KEPALA TATA USAHA DAN KEPALA SUB BAGIAN DI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

KETUA PENUNJANG UNIT KERJA

KEPALA LABORATORIUM DAN KEPALA UNIT DI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

GURU BESAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

SUSUNAN ANGGOTA SENAT FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

PIMPINAN KARYAWAN ADMINISTRASI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN TIM PELAKSANA BIMBINGAN DAN KONSELING FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

BAB I SEJARAH, VISI, MISI DAN TUJUAN PENDIDIKAN 1

A SEJARAH 2

B VISI DAN MISI 6

1. VISI 6

2. MISI 6

3. TUJUAN 6

C TUJUAN PENDIDIKAN DAN KOMPETENSI LULUSAN 6

1. PROGRAM SARJANA 6

2. PROGRAM MAGISTER 8

3. PROGRAM DOKTOR 10

BAB II PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN PROGRAM STUDI 11

A PROGRAM SARJANA 13

1. PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI 15

1.1 STRUKTUR MATA KULIAH 15

1.2 DESKRIPSI MATA KULIAH 16

2. PROGRAM STUDI AGRIBISNIS 32

2.1 STRUKTUR MATA KULIAH 32

2.2 DESKRIPSI MATA KULIAH 33

B PROGRAM PASCASARJANA 44

1. PROGRAM MAGISTER 47

1.1 Agronomi (Ilmu Tanaman) 47

1) Konsentrasi Ekofisiologi Tanaman 47

a) Struktur Mata Kuliah 47

b) Daftar Mata Kuliah 48

(6)

a) Struktur Mata Kuliah 53

b) Daftar Mata Kuliah 54

c) Deskripsi Mata Kuliah 54

3) Konsentrasi Ilmu Pemuliaan Tanaman 59

a) Struktur Mata Kuliah 59

b) Daftar Mata Kuliah 60

c) Deskripsi Mata Kuliah 60

4) Konsentrasi ProteksiTanaman 65

a) Struktur Mata Kuliah 65

b) Daftar Mata Kuliah 66

c) Deskripsi Mata Kuliah 66

1.2 Ilmu Tanah 71

a) Struktur Mata Kuliah 71

b) Deskripsi Mata Kuliah 74

1.3 Ilmu Ekonomi Pertanian 81

a) Struktur Mata Kuliah 81

b) Daftar Mata Kuliah 82

c) Deskripsi Mata Kuliah 82

2. PROGRAM DOKTOR 89

a) Struktur Mata Kuliah 91

b) Daftar Mata Kuliah 92

c) Deskripsi Mata Kuliah 95

BAB III SARANA DAN PRASARANA 119

A GEDUNG 121

B LAHAN PERCOBAAN DAN RUMAH KACA 122

C LABORATORIUM 122

D PERPUSTAKAAN DAN RUANG MULTIMEDIA 122

E JARINGAN INTRANET DAN INTERNET 124

F SARANA PROSES BELAJAR MENGAJAR 124

G SARANA LAINNYA 124

BAB IV PENELITIAN DAN KERJASAMA 127

A PENELITIAN 129

B KERJASAMA 129

(7)

PIMPINAN FAKULTAS

Dr. Ir. H. Sudarjat, M.S.

Dekan

Ir. Anas, M.Sc., Ph.D.

Wakil Dekan Bidang Pembelajaran,

Kemahasiswaan, dan Kerjasama

Ir., Daud Siliwangi Saribun., M.S.

Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumberdaya,

dan Tata Kelola

(8)
(9)

BUDIDAYA PERTANIAN

ILMU TANAH & SUMBER DAYA ALAM

Dr. Ir. Cucu Suherman, M.Si.

Ade Ismail, S.P., M.P. Dr. Rija Sudirja, S.P., M.T. Dr. Ir. Emma Trinurani Sofyan, MP.

Ketua Sekretaris Ketua Sekretaris

SOSIAL EKONOMI PERTANIAN

HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN

Dr. Tomy Perdana, S.P.,

M.M. Agriani Hermita Sadeli, SP., ME. Dr. Ir. Danar Dono, M.Si. Yusup Hidayat, S.P., M.Phil.

(10)
(11)

PROGRAM STUDI ILMU PERTANIAN PROGRAM DOKTOR

Prof. Dr. Ir. Hj. Hersanti, M.P.

Ketua PROGRAM STUDI ILMU EKONOMI PERTANIAN PROGRAM MAGISTER PROGRAM STUDI ILMU TANAH PROGRAM MAGISTER PROGRAM STUDI ILMU TANAMAN PROGRAM MAGISTER

Ir. Ronnie S. Natawidjaja, M.Sc., Ph.D.

Dr. Ir. Hj. Betty Natalie Fitriatin

(12)
(13)

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI PROGRAM SARJANA

Nono Carsono, S.P., M.Sc., Ph.D. Oviyanti, S.P., M.Si.

Ketua Sekretaris

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS PROGRAM SARJANA

Dr. Ir. Tuti Karyani, M.S. Ahmad Choibar Tridakusumah, SP., M.P.

(14)
(15)

Drs. Suhendar, M.I.Kom.

KEPALA SUB BAGIAN

PEMBELAJARAN &

KEMAHASISWAAN KEPEGAWAIAN DAN TATA KELOLA

Ma’munFachrudin, S.Sos Cucu, S.Sos., M.H.

KEUANGAN DAN

SARANA-PRASARANA PELAPORAN DATA DAN

(16)
(17)

Pusat Pengembangan Kreativitas dan Kegiatan

Mahasiswa Satuan Penjamin Mutu Tim Bimbingan Konseling

(18)
(19)

Jurusan Budidaya Pertanian

1. Laboratorium Produksi Tanaman: Prof. Dr. Ir. Hj. Tati Nurmala 2. Laboratorium Pemuliaan Tanaman:

Dr. rer. nat. Ir. Suseno Amien 3. Laboratorium Teknologi Benih:

Dr. Ir. Hj. Anne Nuraini, M.S. 4. Laboratorium Gulma:

Prof. Dr. Ir. H. Denny Kurniadie, M.Sc. 5. Laboratorium Hortikultura:

Prof. Dr. Ir. Jajang Sauman Hamdani, M.S. 6. Laboratorium Analisis Tanaman:

Noladhi Wicaksana, SP., M.P., Ph.D. 7. Laboratorium Kultur Terkendali:

Dr. Ir. Dedi Widayat, M.S.

Jurusan Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan

8. Laboratorium Kesuburan dan Nutrisi Tanah: Dr. Ir. Hj. Anni Yuniarti, M.S.

9. Laboratorium Konservasi Tanah dan Air: Dr. Ir. Rahmat Harryanto, M.S.

10. Laboratorium Kimia Tanah: Prof. Dr. Ir. Benny Joy, M.S.

11. Laboratorium Morfologi dan Klasifikasi Tanah: Prof. Dr. Ir. H. Mahfud Arifin, M.S.

12. Laboratorium Fisika Tanah: Dr. Ir. Rina Devnita, M.S., M.Sc. 13. Laboratorium Biologi Tanah:

Prof. Dr. Ir. Tualar Simarmata, M.S.

14. Laboratorium Survey Pemetaan dan Evaluasi Lahan:

Dr. Ir. H. Abraham Suriadikusumah, DAA.

Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian

15. Laboratorium Agribisnis Pertanian : Dr. Ir. Lucyana Trimo, MSIE.

16. Laboratorium Sosiologi dan Penyuluhan Pertanian:

Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA. 17. Laboratorium Pembangunan Pertanian :

Dr. Ir. Trisna Insan Noor, DEA.

18. Laboratorium Agro-Sosio Ekonometrika : Ir. Kuswarini kusno, MSIE.

Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan

19. Laboratorium Fitopatologi: Prof. Ir. Tarkus Suganda, M.Sc, Ph.D. 20. Laboratorium Hama Vertebrata:

Dr. Ir. H. Wahyu D. Natawigena, M.S. 21. Laboratorium Pestisida dan Toksikologi

Lingkungan:

Dr. Ir. H. Sudarjat, M.P. 22. Laboratorium Nematologi:

Dr. Ir. Toto Sunarto, M.P. 23. Laboratorium Entomologi:

Dr. Ir. H. Tohidin, M.S.

24. Laboratorium Teknologi Proteksi Tanaman: Fitri Widiantini, S.P., M.Bts., Ph.D.

Kepala Unit

25. Koordinator Kebun Percobaan dan Rumah Kaca:

Ir. Agus Wahyudin. M.Si. 26. Site Manajer SPLPP Unit Arjasari:

Wawan Sutari, Ir., M.S.

27. Site Manajer SPLPP Unit Ciparay: Prof. Dr. Tualar Simarmata, Ir.

(20)

Jurusan Budidaya Pertanian

1. Prof. Dr. Ir. Hj. Yuyun Yuwariah, M.S 2. Prof. Dr. Ir. Hj. Tati Nurmala 3. Prof. Dr. Ir. H. Denny Kurniadie, M.S 4. Prof.Dr. Ir. Tino Mutiarawati 5. Prof.Dr.Ir. Jajang Sauman H, M.S

Jurusan Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan

1. Prof. Dr. Ir. H. E. Hidayat Salim, M.S 2. Prof. Dr. Ir. H. Mahfud Arifin, M.S 3. Prof. Dr. Ir. Benny Joy, M.S 4. Prof. Dr. Ir. Tualar Simarmata, M.S

Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian

1. Prof. Dr. Ir. H. Ganjar Kurnia, DEA.

Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan

1. Prof. Dr. Ir. H. Entun Santosa 2. Prof. Ir. Tarkus Suganda, M.Sc, Ph.D. 3. Prof. Dr. Ir. Hj. Hersanti, M.P.

Guru Besar Emeritus

1. Prof. Dr. H. Rasjid Sukarja, Ir.

2. Prof. Dr. Ir. H. Ukun Sastraprawira, M.Sc. 3. Prof. R. H. Husen Djajasukanta, Sp.,M.S., Ph.D. 4. Prof. Dr. Ir. H. Giat Suryatmana, M.Sc. 5. Prof. Dr. Ir. H. Sulya Djakasutami, M.Sc. 6. Prof. Ir. H. Achmad Baihaki, M.Sc., Ph.D. 7. Prof. Dr. Ir. H. Ridwan Setiamihardja, M.Sc. 8. Prof. Dr. Ir. H. Burhan Arief

9. Prof. Dr. Ir. Hj. Aisyah D. Suyono 10. Prof. Dr. Ir. Hj. Dedeh H Arief

11. Prof. Dr. Ir. Hj. Murdaningsih H.K., M.Sc. 12. Prof. Dr. Ir. Amir Hamzah Sumintapura, M.Sc. 13. Prof. Dr. Ir. H. Oktap Ramlan Madkar, M.Sc. 14. Prof. Dr. Ir. Tarya J. Sugarda, M.S.

(21)

1. Prof. Dr. Ir. Benny Joy, M.S.

2. Prof. Dr. Ir. Jajang Sauman H., M.S.

3. Prof. Dr. Ir. Hj. Tati Nurmala

4. Prof. Dr. Ir. Hj. Yuyun Yuwariah, M.S.

5. Prof. Dr. Ir. H. E. Hidayat Salim, M.S.

6. Prof. Dr. Ir. H. Mahfud Arifin, M.S.

7. Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA.

8. Prof. Dr. Ir. H. Entun Santosa

9. Prof. Ir. Tarkus Suganda, M.Sc, Ph.D.

10. Prof. Dr. Ir. H. Denny Kurniadie, M.S. 11. Prof. Dr. Ir. Tualar Simarmata, M.S. 12. Prof. Dr. Ir. Tino Muatiarawati 13. Prof. Dr. Ir. Hj. Hersanti, M.P. 14. Dr. Ir. H. Sudarjat, M.S. 15. Dr. Ir. Rachmat Harryanto, M.S. 16. Dr. Ir. Danar Dono, M.Si. 17. Dr. Ir. Dedi Widayat, M.S. 18. Anas, Ir., M.Sc. Ph.D.

19. Ir. Daud Siliwangi Saribun, M.P. 20. Dr. Ir. H. Abraham Suriadikusumah, DAA. 21. Dr. Ir. Lies Sulityowati, M.S.

22. Ir. Yayat Sukayat, M.S. 23. Dr. Ir. H. Wahyu Daradjat , M.S. 24. Dr. Ir. Rjia Sudirja, M.T. 25. Endah Yulia, S.P., M.Sc., Ph.D. 26. Dr. Ir. Cucu Suherman, M.Si. 27. Dr. Tomy Perdana, S.P., M.M. 28. Dr. rer. nat. Ir. Suseno Amien

(22)
(23)

A. SEJARAH

Maksud pendirian Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad) adalah untuk turut memecahkan masalah di bidang produksi pertanian, terutama melalui kegiatan penelitian dan penyediaan tenaga ahli pertanian, sehingga akan memberikan bantuan yang nyata bagi masyarakat Jawa Barat khususnya dan bangsa Indonesia umumnya. Dalam perkembangannya, Fakultas Pertanian mengemban tugas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pendirian tersebut bermula dari pembentukan Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Pertanian Unpad oleh Presiden Universitas Padjadjaran pada tanggal 26 Februari 1958, yang terdiri dari :

Ketua : Ir. Herry Suherlan

Wakil Ketua : R.S. Soeradiradja

Anggota : Ir. R. Anwas Adiwilaga

Prof. Dr. Ir. Tb. Bachtiar Rifai Ir. R.E. Padmakusumah Ir. R.S. Partadisastra R.H.D. Adimihardja R.I. Adiwikarta

Usulan pendirian Fakultas Pertanian disampaikan kepada Presiden Universitas Padjadjaran pada tanggal 18 Maret 1958.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Muda Pendidikan, Pengadjaran, dan Kebudayaan (PP&K) No. 101207/S tertanggal 6 Oktober 1958, Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Pertanian Unpad ditugaskan untuk mempersiapkan pendirian Fakultas Pertanian Unpad. Berikutnya, tepatnya pada tanggal 1 September 1959 Fakultas Pertanian Unpad resmi didirikan berdasarkan SK Menteri PP&K No. 85633/S.

Pada periode 1959–1961, kepemimpinan Fakultas Pertanian dijabat oleh seorang Dekan yang dibantu

oleh masing-masing seorang Wakil Dekan dan seorang Sekretaris, sebagai berikut :

Dekan : Prof. Mr. Iwa Koesoemah

Soemantri Wakil Dekan : R.S. Soeriadiradja

Sekretaris : Ir. R. Anwas Adiwilaga

Selanjutnya, periode kepemimpinan Dekan Fakultas Pertanian Unpad sampai tahun 2007 adalah sebagai berikut :

1. Prof. Mr. Iwa Koesoemah Soemantri (1959– 1961)

2. Prof. Dr. Ir. Tb. Bachtiar Rifai (1961–1962) 3. Prof. Dr. Ir. Gunawan Satari (1962–1964) 4. Prof. Dr. Ir. Gunawan Satari (1964–1966) 5. Ir. Rasjid Sukarja (1966–1968)

6. Ir. Rasjid Sukarja (1968–1970)

7. Ir. Husen Djajasukanta, M.Sc. (1970–1972) 8. Ir. Lukito Sukahar (1973–1975)

9. Ir. Lukito Sukahar (1975–1977)

10. Dr. Ir. Achmad Baihaki, M.Sc. (1977–1979) 11. Dr. Ir. Achmad Baihaki, M.Sc. (1979–1982) 12. Dr. Ir. Hasbi Tirtapradja (1982–1985) 13. Dr. Ir. Ukun Sastraprawira, M.Sc. (1986–1989) 14. Prof. Dr. Ir. Ukun Sastraprawira, M.Sc. (1989–

1991)

15. Dr. Ir. Tuhpawana P. Sendjaja (1991–1994) 16. Prof. Dr. Ir. Tuhpawana P. Sendjaja (1995–

1998)

17. Prof. Dr. Ir. Sadeli Natasasmita (1998–2001) 18. Prof. Dr. Ir. Sadeli Natasasmita (2002–2006) 19. Prof. Dr. Ir. Hj. Yuyun Yuwariah (2006-2010) 20. Prof. Dr. Ir. Benny Joy, M.S. (2010-2014) 21. Dr. Ir. H. Sudarjat, M.P. (2014-sekarang) Sejak awal pendiriannya, Fakultas Pertanian telah mempunyai Rencana Pembinaan dan Pengem-bangan dalam aspek fisik dan nonfisik. Pada aspek fisik, pada awal berdirinya, Sekretariat Fakultas

(24)

Pertanian Unpad bertempat di Jl. Dipati Ukur No. 37, Bandung, sedangkan kegiatan perkuliahan dan praktikum terpencar di beberapa tempat dan instansi terkait. Pada pertengahan tahun 1961, Fakultas Pertanian pindah ke Jl. Maulana Yusuf No. 12, Bandung. Pada awal tahun 1968 aktivitas kegiatan dilakukan di Jl. Bukit Dago Utara; bersama dengan Fakultas Peternakan. Akhirnya pada bulan September 1986 Fakultas Pertanian pindah ke kampus Universitas Padjadjaran di Jatinangor sampai sekarang.

Pada tahun 1962, Fakultas Pertanian mengem-bangkan kebun percobaan yang berlokasi di Desa Jelekong, Kec. Ciparay, Kab. Bandung, seluas 6,5 ha sebagai areal kegiatan penelitian dan pengem-bangan kegiatan-kegiatan pertanian–selanjutnya berkembang menjadi Sanggar Penelitian, Latihan, dan Pengembangan Pertanian (SPLPP) Ciparay. Pada tahun 1980 Fakultas Pertanian mengem-bangkan areal lahan di Desa Arjasari, Kec. Arjasari, Kab. Bandung, seluas 200 ha. Hal tersebut mengacu kepada Surat Keputusan Gubernur/ Kepala Daerah Tk. I Propinsi Jawa Barat No. 2093/ Dit/ PHT/ HP/ 1980 tentang Persetujuan Ijin Lokasi serta Sertifikat Hak Pakai No. 02 Lebak

Wangi tanggal 10–7–1980. Areal lahan

pengembangan untuk mendukung kegiatan akademik di Fakultas Pertanian tersebut saat ini dikenal sebagai SPLPP Arjasari.

Pengembangan aspek fisik juga mencakup peningkatan kuantitas dan kualitas sarana/ prasarana pendukung kegiatan akademik. Saat ini, Fakultas Pertanian telah memiliki gedung dan

ruang kuliah (1.950 m2), laboratorium (2.950 m2),

internet (kapasitas 15.698 kbps untuk seluruh

fakultas), perpustakaan (657 m2), dan Student

Centre (250 m2). Dalam waktu yang tidak lama lagi,

diharapkan Fakultas Pertanian juga memiliki sebuah gedung multimedia berlantai tiga yang terintegrasi dengan perpustakaan digital.

Pengembangan aspek nonfisik di Fakultas Pertanian antara lain meliputi penyempurnaan kurikulum dan sistem pendidikan, serta pengem-bangan program pendidikan. Pada mulanya, kurikulum tingkat Sarjana di Fakultas Pertanian menganut sistem kenaikan tingkat melalui pendekatan majoring dan minoring untuk penye-lesaian tugas akhir mahasiswa. Penyempurnaan kurikulum Strata-1 melalui penerapan Sistem Kredit Semester (SKS) diberlakukan mulai tahun 1979/ 1980. Sejak tahun 2008/ 2009 Fakultas Pertanian menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan metode pembelajaran yang bersifat Student Centered Learning (SCL). Sejalan dengan penyempurnaan kurikulum, sistem pendidikan di Fakultas Pertanian juga disesuaikan. Pada awalnya, pendidikan tingkat Sarjana di Fakultas Pertanian ditempuh melalui Jurusan Teknik Pertanian dan Sosial Ekonomi Pertanian. Namun sejak tahun 1979/ 1980, pendidikan tingkat Sarjana ditempuh melalui :

1. Jurusan Budidaya Pertanian 2. Jurusan Tanah

3. Jurusan Hama Penyakit Tumbuhan 4. Jurusan Perikanan

5. Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian 6. Jurusan Teknologi Pertanian

Berdasarkan SK Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi No. 217/DIKTI/Kep./1996, pengelolaan pendidikan Program Sarjana di Fakultas Pertanian didasarkan pada Program Studi (PS), yaitu : 1. PS Agronomi

2. PS Pemuliaan Tanaman 3. PS Ilmu Tanah

4. PS Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan 5. PS Sosial Ekonomi Pertanian

6. PS Manajemen Sumber Daya Perairan 7. PS Teknologi Pangan

(25)

PS Agronomi dan PS Pemuliaan Tanaman berkembang di dalam Jurusan Budidaya Pertanian. Sejak tahun 2006/ 2007, Jurusan Teknologi Pertanian, dengan program-program studi yang terkait yaitu PS Teknologi Pangan dan PS Teknik Pertanian, mengembangkan diri menjadi Fakultas Teknologi dan Industri Pertanian. Sekitar satu tahun berikutnya, Jurusan Perikanan, dengan PS Manajemen Sumber Daya Perairan yang dikelolanya, berkembang menjadi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Pengelolaan kedua fakultas tersebut terpisah dari Fakultas Pertanian. Menghadapi tantangan perubahan paradigma kehidupan pada abad 20, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) menetapkan

Higher Education Long Term Strategy (HELTS)

2003–2010 sebagai acuan pengembangan

pendidikan tinggi yang pada dasarnya mencakup kebijakan pengembangan daya saing bangsa, kesehatan organisasi, serta otonomi. Menindak-lanjuti kondisi tersebut, Fakultas Pertanian Unpad bersama dengan sejumlah perguruan tinggi lain yang tergabung dalam Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI) menyusun suatu kurikulum baru untuk pengem-bangan pendidikan tinggi bidang pertanian. Kebijakan Fakultas Pertanian untuk mengem-bangkan suatu kurikulum baru tersebut pada dasarnya juga merupakan implementasi dari Keputusan Menteri Pendidikan Nasional (Kepmen Diknas) No. 232/U/2000 tentang Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa serta Kepmen Diknas No. 045/U/2002 tentang Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi.

Berdasarkan SK Ditjen Dikti No. 163/ DIKTI/ Kep/ 2007, sejak tahun 2008/2009 Fakultas Pertanian Unpad mengembangkan :

1. PS Agroteknologi (restrukturisasi dari PS Agronomi, PS Pemuliaan Tanaman, PS Ilmu Tanah, dan PS Ilmu Penyakit Tumbuhan) 2. PS Agribisnis (restrukturisasi dari PS Sosial

Ekonomi Pertanian).

Kedua PS tersebut menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan metode pembelajaran yang bersifat Student Centered

Learning (SCL).

Sejak awal berdirinya, pengembangan program pendidikan di Fakultas Pertanian tidak hanya semata untuk pengembangan pendidikan tingkat Sarjana. Pada tahun 1979, Dekan Fakultas Pertanian bersama Panitia Pendidikan Pasca-sarjana dan Doktor yang sebelumnya telah diben-tuk, mengusulkan dan mengembangkan Program Pascasarjana – yang selanjutnya menjadi embrio bagi Program Pascasarjana Unpad yang berkem-bang sampai saat ini.

Panitia Pendidikan Pascasarjana dan Doktor diketuai oleh Prof. Dr. Ir. Gunawan Satari dengan Sub Panitia Program Pascasarjana diketuai oleh Dr. Ir. Husen Djajasukanta, M.Sc., serta Sub Panitia Program Doktor oleh Prof. Dr. Ir. Gunawan Satari. Pada saat itu, Unpad menjadi salah satu dari sembilan perguruan tinggi yang menyeleng-garakan Program Pascasarjana.

Pada saat pendiriannya pada tanggal 23 Juli 1979, Program Pascasarjana hanya memiliki satu PS Program Magister (PS Agronomi/ Ilmu Tanaman) dan satu Program Doktor (PS Ilmu Pertanian). Pelaksanaan dan pengelolaan Program Pasca-sarjana tersebut dilakukan di dan oleh Fakultas Pertanian. Saat ini, Program Pascasarjana Unpad telah memiliki sejumlah 24 Program Magister (termasuk PS Agronomi/ Ilmu Tanaman, PS Ilmu Tanah, dan PS Ekonomi Pertanian), dan 10 Program Doktor (termasuk PS Ilmu Pertanian). Pada tahun 1983, Program Pascasarjana berubah secara fundamental menjadi Fakultas Pascasarjana

(26)

Unpad dengan pengelolaan yang tidak lagi dilakukan oleh Fakultas Pertanian. Dekan Fakultas Pascasarjana saat itu adalah Dr. Ir. Husen Djajasukanta, M.Sc. yang dibantu oleh seorang Pembantu Dekan yaitu Dr. Ir. Didin Suwandi Satiaatmadja. Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 0311/0/1991, pengelolaan Program Pasca-sarjana (Program Magister dan Program Doktor) dipimpin oleh Direktur Program Pascasarjana yang bertanggung jawab kepada Rektor. Mulai tahun 2008/ 2009, secara bertahap pengelolaan Program Magister (PS Agronomi/ Ilmu Tanaman, PS Ilmu Tanah, dan PS Ekonomi Pertanian), dan Program Doktor (PS Ilmu Pertanian) dilakukan oleh Fakultas Pertanian Unpad.

Fakultas Pertanian Unpad juga mengembangkan berbagai program vokasi sebagai jawaban terhadap kebutuhan tenaga-tenaga ahli pertanian. Program-program tersebut adalah :

1. Program Diploma S0-1 Petugas Lapangan

Proyek Terpadu (PLPT) Perkebunan. Kegiatan berjalan sejak tahun 1981/ 1982 dengan

Direktur Prof. Dr. Ir. Syamsudin

Djakamihardja, M.Sc. Tujuan program adalah untuk mempersiapkan tenaga ahli yang memiliki pengetahuan dan keterampilan sebagai pelaksana lapangan pada proyek-proyek perkebunan.

2. Program Diploma S0-1 Petugas Proteksi

Tanaman. Penyelenggaraan kegiatan dimulai sejak tahun 1983/ 1984 dengan Dr. Ir. Sadeli Natasasmita sebagai Ketua Pelaksana. Tujuan pendidikan adalah untuk mendidik tenaga teknis yang terampil di bidang proteksi tanaman.

3. Program Diploma I (S0-1) Pendidikan Guru

Kejuruan Pertanian Bidang Studi Teknologi Hasil Pertanian. Program ini diselenggarakan sejak tahun 1983/ 1984 dengan Ketua Pelaksana Dr. Ir. Giat Suryatmana, M.Sc.

Tujuan program adalah untuk mendidik tenaga-tenaga guru pertanian di bidang teknologi hasil pertanian yang terampil dan memiliki kemampuan untuk mendidik tenaga-tenaga teknisi menengah yang mampu dan

terampil menangani masalah-masalah

pascapanen hasil-hasil pertanian.

4. Program Diploma S0-3 Pendidikan Guru

Keahlian Budidaya Tanaman dan Perikanan. Penyelenggaraan program dimulai tahun 1984/ 1985 dengan Dr. Ir. Aos M. Akyas sebagai Pimpinan Program Budidaya Tanaman serta Ir. Suryadi, M.S. sebagai Pimpinan Program Perikanan. Tujuan program ini adalah untuk mendidik tenaga-tenaga guru pertanian di bidang budidaya pertanian dan perikanan yang terampil yang memiliki kemampuan untuk mendidik tenaga-tenaga teknisi yang terampil menangani kegiatan-kegiatan budidaya tanaman dan perikanan. 5. Pusat Pengembangan Pendidikian Politeknik

Pertanian (Polytechnic Education

Develop-ment Center for Agriculture/ PEDCA). Program

ini merupakan kerjasama antara Ditjen Dikti dengan Asian Development Bank, bertujuan untuk melayani kebutuhan tenaga pengajar/ instruktur, perangkat kurikulum, dan keper-luan lain terkait dengan pendirian enam pendidikan politeknik pertanian di seluruh Indonesia. Penyelenggaraan program dimulai tahun 1984 dengan Direkturnya yang pertama adalah Dr. Ir. Saifuddin Sarief.

6. Program Diploma III Agribisnis. Program ini dibuka sejak tahun 1993/ 1994 dengan membuka tujuh PS, yaitu PS Agribisnis, PS Budidaya Tanaman Hortikultura, PS Teknologi Pertanian, PS Teknologi Budidaya Perairan, PS Pengendalian Hama Terpadu, PS Budidaya Perikanan, dan PS Kehutanan. Tujuan program adalah untuk menghasilkan tenaga-tenaga terampil dan profesional di setiap bidang

(27)

kajian yang siap bekerja dan mandiri, serta dapat mengisi kesenjangan tenaga kerja pada

upper middle level. Pada tahun 1993/ 1994,

Program Diploma III Fakultas Pertanian dipimpin oleh Dr. Ir. Aos M. Akyas sebagai Ketua Program.

B. VISI, MISI, DAN TUJUAN 1. Visi

“Menjadi Fakultas Unggul dalam Penyelenggaraan Pendidikan Pertanian Kelas

Dunia pada tahun 2026”

2. Misi

- Menyelenggarakan pendidikan pertanian yang berkualitas dan akuntabel untuk memenuhi tuntutan para pihak (stakeholders),

- Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk pengembangan ipteks pertanian yang ramah lingkungan dan meningkatkan daya saing serta kesejahteraan pelaku usaha di bidang pertanian,

- Mengembangkan kerjasama dengan berbagai institusi baik dalam maupun luar negeri, - Membangun citra pertanian/agribisnis sebagai

sektor unggulan yang berdaya saing.

3. Tujuan

- Terwujudnya sistem manajemen pendidikan tinggi yang mampu memanfaatkan sumber daya yang dimiliki secara efisien dan efektif,

- Menghasilkan lulusan yang memiliki kemam-puan akademik unggul di bidang pertanian yang didukung oleh jiwa kemandirian dan kewira-usahaan serta memiliki baku etika dan moral yang tinggi,

- Menghasilkan keluaran berupa proses/ konsep/ model/ produk baru yang lebih baik dan kompe-titif di bidang pertanian dari kegiatan penelitian serta diseminasi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat,

- Terjalinnya kerjasama untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan tri dharma perguruan tinggi serta termanfaatkannya produk dan sumber daya secara efektif.

- Terbentuknya citra pertanian yang positif di masyarakat.

C. TUJUAN PENDIDIKAN DAN KOMPETENSI LULUSAN

1. Program Sarjana (S1)

1.1. Program Studi Agroteknologi Visi

”Menjadi program studi unggul dalam pembelajaran dan pengembangan ipteks yang

berorientasi pada sistem pertanian berkelanjutan berlandaskan pada kearifan lokal dan karakter luhur bangsa pada tahun

2021”.

Misi

- Menyelenggarakan layanan pendidikan dan pembelajaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

- Mengembangkan riset yang berkualitas dan berdaya saing yang terintegrasi di dalam pembelajaran dan pendidikan guna mendukung sistem pertanian berkelanjutan.

- Mengembangkan pengabdian dan layanan kepada masyarakat yang terintegrasi di dalam pembelajaran dan pendidikan.

- Mengembangkan kemitraan dengan institusi dalam dan luar negeri untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, riset, layanan masyarakat dan pengembangan institusi.

- Berperan dalam pemecahan masalah di bidang pertanian terutama dalam penyediaan pangan, energi terbarukan, bahan baku industri, pengelolaan lingkungan hidup dan pemba-ngunan pedesaan.

(28)

Tujuan

- Menghasilkan Sarjana Pertanian/lulusan

yang berkualitas, memiliki daya saing dan memiliki kompetensi tinggi (pengetahuan, keterampilan dan sikap-perilaku) dalam menerapkan ipteks.

- Menghasilkan inovasi pembelajaran dan

model pembelajaran yang terintegrasi dengan riset guna mendukung capaian pembelajaran mahasiswa dan lulusan.

- Menghasilkan karya inovatif yang diakui

secara nasional dan internasional di bidang agroteknologi guna mendukung sistem pertanian berkelanjutan di dataran tinggi dan medium.

- Terjalinnya kemitraan dengan institusi dalam

dan luar negeri untuk pengembangan pembelajaran, guna mendukung riset, layanan masyarakat dan pengembangan institusi.

- Terlibatnya program studi dalam

penyelesaian masalah di bidang pertanian.

Learning Outcome

- Mengambil keputusan strategis berdasarkan analisis informasi dan data di bidang produksi tanaman/agroteknologi berdasarkan kaidah keilmuan/metode rancangan baku yang disusun secara mandiri dalam bentuk Skripsi (Laporan Tugas Akhir) yang memenuhi tata tulis ilmiah

- Mengkomunikasikan ide dan informasi kepada masyarakat secara efektif serta mengkaji aspek sosial-ekonomi di bidang produksi tanaman berlandaskan pada moral dan etika yang berlaku

- Menganalisis pengelolaan sistem pertanian berkelanjutan berbasis teknologi informasi yang efisien, efektif dan produktif

- Merancang teknologi produksi tanaman sesuai agroekosistem secara berkelanjutan yang

efisien, efektif dan produktif dan

memformulasikan penyelesaian masalah

secara procedural

- Menerapkan, menganalisis dan memecahkan masalah bidang produksi tanaman yang

efisien, efektif dan produktif serta

berwawasan lingkungan guna peningkatan produksi, kualitas dan efisiensi

- Melaksanakan teknologi produksi tanaman yang mendukung pengelolaan tanaman terpadu dan berwawasan lingkungan - Menghubungkan prinsip dasar produksi

tanaman yang sesuai dengan prinsip Good Agriculture Practice (GAP) dan berlandaskan pada pemikiran yang logis, kritis, sistematis dan inovatif

- Menjelaskan teori dan prinsip ilmu dasar bidang pertanian dan ilmu pertanian yang berorientasi pada peningkatan produksi, kualitas dan berkelanjutan (berwawasan lingkungan).

- Bersikap dan berperilaku sebagai pembelajar aktif sesuai etika dan norma yang berlaku.

1.2. Program Studi Agribisnis Visi

“Menjadi program studi agribisnis terkemuka

secara internasional pada tahun 2026, menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi tinggi, berdaya saing dan memiliki

kearifan terhadap kondisi sosial, ekonomi dan budaya lokal.”

Misi

- Melaksanakan proses belajar mengajar, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk menghasilkan sarjana profesional yang menguasai kemampuan soft-skill dan hard-skill dalam merancang kegiatan dan mengembangkan usaha agribisnis.

- Memberikan peluang kepada petani dan

usaha kecil untuk lebih banyak terlibat pada proses modernisasi pasar dan

(29)

industrialisasi produk pertanian

menghadapi persaingan global, melalui

kegiatan penelitian dan pengabdian

masyarakat.

- Memberikan kontribusi nyata terhadap

pengembanganilmu pengetahuan dan

teknologi untukmeningkatkan kinerja sistem

agribisnis sehingga mampu memberikan kesejahteraan pada masyarakat pertanian

Tujuan

- Menghasilkan sarjana agribisnis yang

bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta

memiliki keunggulan kompetitif dan

komparatif yang tinggi.

- Memberikan kontribusi nyata bagi

pengembangan ilmu pengetahuan dan

teknologi dalam bidang agribisnis.

- Memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan

dan keberlanjutan pembangunan

pertanian/agribisnis yang melibatkan petani kecil dengan kosndisi sosial budaya yang dinamis pada komoditas pangan dan hortikultura unggulan dan kesejahteraan masyarakat melalui pemikiran, pendidikan dan penelitian.

Learning Outcome

- Mampu mengaplikasikan dan

memanfaatkan IPTEKS dalam penyelesaian

masalah pada bidang agribisnis yang dapat

melibatkan petani kecil serta adaptif

terhadap perubahan lingkungan yang dinamis. - Menguasai teori dan konsep produksi

tanaman, sosial, ekonomi, manajemen,

komunikasi dan kewirausahaan untuk

pengambilan keputusan strategik dan

operasional, serta mampu memformulasikan penyelesaian masalah dalam bidang agribisnis secara berkelanjutan.

- Memiliki kemampuan soft skill dan

bertanggungjawab terhadap pekerjaannya sendiri serta mampu bekerjasama dalam tim yang multidisiplin untuk mencapai hasil kerja yang optimal.

- Mampu memberikan alternatif solusi dan rekomendasi kepada pelaku agribisnis secara mandiri dan kelompok

- Mampu bekerja mandiri dan bekerjasama dalam tim yang multidisiplin, serta mempunyai

komitmen dan tanggung jawab dalam

melaksanakan tugas.

2. Program Magister

2.1 Program Studi Agronomi (Ilmu Tanaman) Tujuan

- Terwujudnya sistem manajemen pendidikan tinggi yang mampu memanfaatkan sumber daya yang dimiliki secara efisien dan efektif, - Menghasilkan lulusan yang memiliki

kemam-puan akademik unggul di bidang pertanian yang didukung oleh jiwa kemandirian dan kewira-usahaan serta memiliki baku etika dan moral yang tinggi,

- Menghasilkan keluaran berupa proses/ konsep/ model/ produk baru yang lebih baik dan kompetitif di bidang pertanian dari kegiatan penelitian serta diseminasi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, - Terjalinnya kerjasama untuk mendukung

penyelenggaraan kegiatan tri dharma

perguruan tinggi serta termanfaatkannya produk dan sumber daya secara efektif. - Terbentuknya citra pertanian yang positif di

masyarakat.

Learning Outcome

- Mengembangkan ipteks yang inovatif dan teruji sesuai kode etik dalam ilmu tanaman. - Memecahkan permasalahan iptek mengenai

tanaman secara analitik melalui pendekatan mono, inter atau muldisipliner.

- Mengelola riset dan pengembangan iptek budidaya tanaman yang bermanfaat bagi

(30)

masyarakat yang diakui komunitas peneliti - Merancang dan menganalisis penelitian

dengan topik Agronomi/Ilmu Tanaman - Memprediksi dan menganalisis perilaku pasar

dan trend iptek berdasarkan tanaman - Mengelola dan mengaplikasikan Agronomi/

Ilmu Tanaman bagi pembangunan pertanian.

- Melakukan analisis dan merumuskan

pemecahan masalah teknis

- Peningkatan produksi tanaman yang

berkelanjutan dan berdaya saing global. - Merumuskan kebijakan yang berhubungan

dengan peningkatan produksi tanaman - Merekayasa sumber daya (manusia, tanaman,

uang) yang berkaitandengan peningkatan kuantitas dan kualitas tanaman melalui pendekatan inter atau multidisiplin.

2.2 Program Studi Ilmu Ekonomi Pertanian Tujuan

Menghasilkan lulusan yang berkualitas, mampu bersaing serta mampu mengembangkan penera-pan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam peran improvisasi dan inovasi serta menciptakan lapang-an kerja baru. Para luluslapang-an diharapklapang-an:

1. Mampu mengintegrasikan fungsi dalam sistem agribisnis menjadi keunggulan bersaing dari organisasi dan kebijakan pembangunan pertanian yang berkelanjutan

2. Mampu memahami dan mengelola berbagai perubahan lingkungan strategik sehingga menjadi pendorong proses kreatif penciptaan inovasi berupa nilai tambah pada rantai nilai agribisnis secara berkelanjutan

3. Mampu mengidentifikasi bidang hasil pokok (key result area) suatu sistem komoditas sehingga mampu meningkatkan daya saing komoditas pertanian di pasar domestik dan pasar internasional

4. Mampu mengembangkan konsep baru dalam melaksanakan, mengorganisasi dan

memim-pin penelitian serta pendekatan ilmiah dalam disiplin ilmu Ekonomi Pertanian secara profesional

5. Mampu meningkatkan pelayanan profesi melalui penelitian, kontribusi nyata dan berpartisipasi dalam pembangunan pertanian dan pengembangan usaha agribisnis

Learning Outcome

1. Mampu mengembangkan ilmu di bidang ekonomi pertanian/agribisnis melalui riset sehingga menghasilkan karya inovatif dan teruji.

2. Mampu memecahkan permasalahan bidang ilmu ekonomi pertanian/agribisnis melalui pendekatan inter atau multidisiplin.

3. Mampu mengelola riset bidang ekonomi pertanian serta pengembangan masyarakat dan usaha agribisnis serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional

2.3. Program Studi Ilmu Tanah Tujuan

1. Mempersiapkan peserta didik/peserta

ajar/mahasiswa melalui serangkaian kegiatan akademik untuk menjadi tenaga yang handal dalam menangani masalah pertanahan dalam pembangunan, khususnya di bidang pertanian.

2. Menghasilkan lulusan yang mampu

melaksanakan pengajaran dan penelitian di bidang ilmu tanah pertanian, yang ditunjukkan dengan ketajaman analisis permasalahan dan kepaduan pemecahan masalah.

3. Mempersiapkan peserta didik untuk mampu berkiprah aktif dalam masyarakat ilmiah (organisasi profesi) baik nasional maupun internasional.

(31)

Learning Outcome

1. Memiliki keinginan untuk mengikuti

perkembangan situasi bidang pertanian, sebagai landasan pendalaman ilmu yang dikaji. 2. Memiliki keinginan kuat untuk menemukan/ mengembangkan teori/teknologi baru yang berkaitan dengan permasalahan yang ada dalam bidang pertanian.

3. Mempunyai keinginan kuat untuk

berkolaborasi dengan teman sejawat/lembaga terkait dalam mengembangkan teknik maupun ilmiah.

4. Selalu aktif dalam mencari permasalahan-permasalahan di bidang pertanian dalam rangka mengembangkan ilmu dan teknologi. 5. Selalu terbuka untuk menampung kritik

maupun saran yang diberikan oleh berbagai pihak.

6. Berkemauan untuk mencari, menerima, mengembangkan dan menerapkan ilmu dan teknologi pertanian untuk menyelesaikan masalah di bidang pertanian.

7. Memiliki keterampilan dalam mengidentifi-kasi masalah dalam bidang pertanian dan terampil dalam pemecahannya secara ilmiah. 8. Memiliki keahlian dalam meneliti dan

menganalisis dengan tajam dalam memecah-kan masalah yang ada.

9. Mampu menerapkan ilmu dan teknologi yang dimilikinya untuk mengembangkan bidang pertanian.

10. Mampu bekerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan tugas-tugasnya. 11. Memahami konsep dan teori dalam bidang

ilmu pertanian.

12. Memahami filsafat ilmu dan teknologi pertanian

3. Program Doktor Ilmu-Ilmu Pertanian Tujuan

Menghasilkan lulusan yang dapat memenuhi kebutuhan stakeholders nasional maupun global untuk mencapai suatu kompetensi sebagai Doktor bidang pertanian.

(32)
(33)
(34)
(35)
(36)

BAB II

PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN PROGRAM STUDI 1. PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

(37)

1.2. DESKRIPSI MATA KULIAH Bahasa Indonesia 2(2-0)

Pembelajaran bahasa Indonesia bagi mahasiswa lebih diarahkan pada pemahaman dan penguasaan tata bahasa yang baik dan benar sehingga mahasiswa dapat memanfaatkannya untuk penulisan karya ilmiah. Selain itu, agar mahasiswa memahami kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, sehingga dapat menggunakannya dengan baik dan benar khususnya dalam situasi formal.

Bahasa Inggris 2(2-0)

Mengantarkan mahasiswa agar dapat memahami pengetahuan grammar atau structure dan menerapkannya dalam kalimat-kalimat berbahas Inggris yang dilatihkan melalui kemahiran dalam

reading comprehension dan writing guna memahami berbagai referensi berbahasa Inggris dalam

menunjang pemahaman pada berbagai keilmuan yang dipelajari.

Learning Skill

Mata kuliah ini akan mempersiapkan mahasiswa untuk dapat menempuh perkuliahan di Program Studi Agroteknologi melalui pengenalan metode-metode pembelajaran dalam Kurikulum Perguruan Tinggi (KPT), penguasaan teknik-teknik komunikasi baik secara lisan maupun tulisan menggunakan Bahasa Indonesia secara formal dalam diskusi kelompok maupun diskusi kelas, penguasaan teknik pencarian literatur ilmiah baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris dan pemanfaatannya dalam menyusun makalah ilmiah, penguasaan teknik penyusunan karya ilmiah dengan menggunakan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta penguasaan kemampuan manajemen waktu dan manajemen literatur untuk mendukung proses pembelajaran.

Pengantar Ilmu Pertanian 2(2-0)

Mata kuliah ini merupakan pengantar bagi mahasiswa untuk memahami aspek-aspek mengenai pertanian dalam rangka meningkatkan kesejahteraan manusia. Mata kuliah ini memperkenalkan mahasiswa ke dunia pertanian tentang betapa pentingnya pertanian bagi berbagai aspek kehidupan manusia sebagai penyedia bahan pangan (food), bahan baku industri, papan (fiber), pakan(feed), energi terbarukan (bahan bakar; fuel), penyedia lapangan pekerjaan dan peran dalam pembangunan ekonomi nasional (GDP).Perkembangan pertanian, peran pertanian dalam pembangunan pedesaan dan pengentasan kemiskinan, pengaruh globalisasi, perkembangan ipteks pertanian, dan tantangan perubahan iklim, upaya peningkatan posisi tawar petani dan kelembagaan pertanian hingga mencapai kemandirian dan memiliki daya saing serta peluang-peluang dan tantangan sektor pertanian masa depan merupakan topik yang didiskusikan. Sebagai mata kuliah pengantar, mata kuliah ini disajikan sedemikian rupa agar mahasiswa memiliki apresiasi terhadap dunia pertanian.

Dasar Ilmu Tanaman (6)

Mata kuliah ini mempelajari mengenai tumbuhan dan tanaman sebagai organismehidup(penggolongan dan klasifikasi tumbuhan, Struktur dan fungsi bagian dalam tumbuhan (sel dan pembelahan sel, kromosom, DNA, RNA dan sintesis protein), Struktur dan fungsi bagian luar tumbuhan (jaringan, organ, akar, batang, daun, bunga, buah, biji) dan Proses-proses yang terjadi dalam tanaman (fotosintesis,

(38)

respirasi, perkecambahan, reproduksi, nutrisi, transportasi, enzim, metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, metabolisme nitrogen, hormon, pertumbuhan dan perkembangan tanaman, respons dan pertahanan tumbuhan).

Matematika - Statistika 3(2-1)

Konsep matematika; penerapan matematika dalam bidang pertanian; pengolahan dan sifat aljabar gugus; aljabar pernyataan; induksi matematika; macam dan turunan fungsi; limit; diferensial dan integral; persamaan dan penerapan persamaan diferensial; aljabar matrik; sistem persamaan; model linear. Ukuran kecenderungan memusat dan menyebar; distribusi frekuensi; probabilitas; variabel acak dan nilai harapan; distribusi peluang teoretis (diskrit dan kontinyu); distribusi sampling; pendugaan nilai parameter; pengujian hipotesis; regresi dan korelasi, statistika nonparametrik, penerapan statistika dalam bidang pertanian.

Mikrobiologi Pertanian 3(2-1)

Dalam mata kuliah ini dapat dipelajari tentang pengenalan mikroba di bidang pertanian, jenis-jenis mikroba (bakteri, alga, jamur, dan virus) yang dimanfaatkan dalam bioteknologi, metabolisme dan enzim mikroba, ekologi mikroba (Rhizosfer, Filosphere, Spermosphere), genetika dan rekayasa genetika mikroba, serta pertumbuhan dan perbanyakan mikroba.

Ilmu tanah 5 (3-2)

Mata kuliah ini secara umum membahas berbagai pengertian/konsep tentang: sistem tanah yang terbuka dan dinamis, proses dan faktor-faktor pembentuk tanah, ragam karakterisitik tanah, potensi tanah-tanah di Indonesia, tanah sebagai media tanam¸ pergerakan unsur hara dalam tanah. Selain itu mata kuliah ini juga membahas secara lebih mendalam mengenai karakteristik kimia tanah seperti :prinsip dasar kimia tanah; stoikhiometri dan kimia analitik; larutan dan koloid tanah; reaksi tanah; reduksi dan oksidasi tanah (redoks); kapasitas tukar kation tanah; ketersediaan nutrisi tanaman; bahan organik; analisis kesuburan tanah dan serapan nutrisi oleh tanaman.

Agama 2(2-0)

Mengantarkan mahasiswa dalam pengembangan profesi dan kepribadian keagamaan yang beriman dan bertakwa, berilmu dan berakhlak mulia serta menjadikan ajaran agama sebagai landasan berfikir dan berperilaku dalam pengembangan profesi. Membangun kecerdasan emosi dan spiritual yang terintegrasi untuk mewujudkan 7 pilar utama (kejujuran, tanggung jawab, visioner, kerjasama, disiplin, adil dan peduli).

Dasar Teknologi Benih 3 (2-1)

Mata kuliah ini mempelajari bagaimana karakteristik biologis benih (pertumbuhan, perkembangan dan komposisi kimia benih) dan fisiologis benih (perkecambahan benih, dormansi, deteriorasi benih, viabilitas, vigor benih), dan pengujian benih. Pengemasan dan perdagangan komoditas pertanian.

(39)

Mata kuliah ini mempelajari faktor genetik yang menentukan karakteristik tanaman, pertumbuhan dan perkembangan tanaman serta bagaimana gen dapat dimanipulasi guna merakit karakter tanaman yang diinginkan. Prinsip dasar pewarisan Mendel, Non Mendelian, serta pewarisan sitoplasmik dan pewarisan kuantitatif. Struktur dan fungsi gen pada tingkat molekuler sebagai basis perakitan tanaman. Hubungan gen (genotipe) dengan variasi genetik tanaman/fenotipe tanaman yang diamati, proses rekombinasi, mutasi dan transposable genetic elemen (transposon) sebagai penyebab terjadinya variasi genetik tanaman. Pendugaan nilai parameter genetik seperti variabilitas, heritabilitas dan kemajuan genetik, dan frekuensi alel dan genotipe dari satu generasi ke generasi (genetika populasi) sebagai dasar perakitan tanaman

Metode Pemuliaan Tanaman 3(2-1)

Mata kuliah ini mempelajari peran pemuliaan tanaman dalam peningkatan produksi, produktivitas, kualitas dan ketahanan tanaman terhadap cekaman biotik dan abiotik, ketahanan pangan serta menguraikan tantangan pemuliaan tanaman di masa depan. Manajemen pengelolaan plasma nutfah (kegiatan pre-breeding) yang meliputi kegiatan koleksi, karakterisasi dan konservasi plasma nutfah guna mendukung program pemuliaan tanaman. Desain program pemuliaan tanaman konvensional yang meliputi teknik persilangan buatan, metode seleksi dan induksi mutasi dengan memperhatikan karakteristik tanaman (tipe penyerbukan tanaman), karakter target/target pemuliaan dan ketersediaan sumberdaya. Desain program pemuliaan tanaman terkini yang meliputi teknik isolasi dan karakterisasi gen, teknik marka molekuler, dan transfer gen, dengan berbasis pada efisiensi dan ketersediaan sumber daya dan karakter target/target pemuliaan. Prosedur legalisasi varietas baru untuk peredaran benih dan pemerolehan HaKI (PVT)

Pemuliaan Tanaman Terapan 3 (2-1)

Mata kuliah ini akan membahas tentang penerapan metode seleksi, persilangan interspesifik dan intergenerik dan cara memanipulasi hambatan dalam persilangan, pemuliaan mutasi dan seleksi cepat mutan menguntungkan, pemuliaan double haploid, serta penerapan Marker Assisted Selection (MAS) guna mempercepat proses seleksi. Teknologi perakitan tanaman transgenik dan tantangan teknologi transgenik ke depan.

Dasar Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan 4(2-2)

Dalam Mata kuliah ini dipelajari : Peran Organisme dlm Agroekosistem, Identifikasi-Serangga dan hama lainnya, Faktor Internal dan Eksternal yang mempengaruhi Perkembangan OPT. Seleksi Tanaman Inang, Biologi dan ekologi OPT.Definisi penyakit dan kerugian yang diakibatkannya, jenis penyebab penyakit, gejala dan tanda penyakit, morfologi dan reproduksi patogen serta tahap patogenesisnya, fungsi fisiologi inang yang terganggu, reaksi inang terhadap penyakit serta pengaruh lingkungan terhadap penyakit

Teknologi Perlindungan Tanaman- HPT 5(3-2)

Pada mata kuliah ini dipelajari dampak pengenalan jenis gulma, prinsip dasar pengendali perkembangan penyakit dan hama pada pertanaman, cara pengambilan sampel, penghitungan intensitas penyakit, penghitungan populasi hama dan kerusakan yang ditimbukannya, berbagai teknologi pengendalian hama dan penyakit serta pengendalian secara terpadu.

(40)

Teknologi Perlindungan Tanaman-Gulma 3(2-1)

Dalam mata kuliah ini dipelajari tentang kompetisi gulma dengan tanaman, identifikasi gulma, biologi dan ekologi, cara penyebaran, strategi dan teknik dasar pengendalian gulma secara biologi, kultur teknis, mekanis, dan kimiawi yang dikaitkan dengan pengelolaan tanaman ramah lingkungan.

Toksikologi Lingkungan dan Produk Pertanian 3(2-1)

Pada mata kuliah ini dipelajari prinsip toksikologi lingkungan; berbagai zat pencemar misalnya pestisida, logam, food aditif; sumber serta nasibnya di alam; dampak terhadap lingkungan air, udara dan tanah; serta teknologi pengendalian pencemaran lingkungan.

Kesuburan Tanah dan Nutrisi Tanaman 3(2-1)

Mata kuliah ini membahas mengenai media tanah yang mengandung nutrisi tanaman yang dihubungkan dengan pertumbuhan dan hasil tanaman, evaluasi media tanaman, usaha perbaikan media tanam melalui pemupukan dan pengapuran serta membahas pencemaran lingkungan akibat penggunaan pupuk dan kapur.

Bioteknologi Pertanian 3(2-1)

Dalam mata kuliah akan akan dipelajari tentang peranan, produksi dan rekayasa agen hayati di bidang pertanian dan lingkungan, yang terbagi ke dalam materi bioteknologi tanah dan lingkungan, bioteknologi tanaman (meliputi teknik in vitro, pengenalan marka molekuler, teknik isolasi DNA dan kloning gen/DNA rekombinan, teknik dasar transfer gen, teknik pembuatan tanaman transgenik dan tanaman transgenik yang saat ini ada), bioteknologi dalam perlindungan tanaman, bioetika dan regulasi produk bioteknologi.

Teknologi Benih 3(2-1)

Mata kuliah ini mempelajari bagaimana karakteristik biologis benih ( pertumbuhan, perkembangan dan komposisi kimia benih) dan fisiologis benih (perkecambahan benih, dormansi ,deteriorasi benih, viabilitas benih, vigor), dan pengujian benih.

Evaluasi dan Pengelolaan lahan Air 5(3-2)

Mata kuliah mempelajari tentang interpreasi citra dan analisis bentang lahan, survai dan pemetaan potensi tanah, penilaian kesesuaian lahan untuk pertanian, penilaian produktivtas tanah dan produksi tanaman serta arahan penggunaan lahan.

Metode Ilmiah Pelaporan Karya Ilmiah 3(2-1)

Mata kuliah ini membahasmengenai gagasan, topik dan pertanyaan risetyang disusun dalam bentuk

outline research,memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam merancang dan melaksanakan

penelitian, penyusunan usulan penelitian melalui aplikasi software database literatur untuk mendukung perencanaan dan penyusunan karya ilmiah, teknik paraphrasing untuk menghindari plagiasi, dan penyusunan poster serta teknik menyajikan karya ilmiah secara lisan maupun tulisan dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar guna mendukung penulisan tugas akhir (skripsi) dan atau makalah.

(41)

Pembiayaan dan Perbankan 2(2-0)

Mata kuliah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman konsep-konsep dasar yang diperlukan dalam berwirausaha, aspek manajemen dalam berwirausaha, serta memberikan kemampuan dasar dalam perancangan rencana bisnis. Materi yang diberikan terdiri atas ruang lingkup kewirausahaan dalam agribisnis (entrepreneur, intrapreneur, ultrapreneur, multipreneur), tuntutan dasar berwirausaha, tahapan dan strategi berwirausaha, manajemen produksi dalam kewirausahaan, manajemen pemasaran dalam kewirausahaan, manajemen keuangan dalam kewirausahaan, hukum bisnis, etika bisnis, sumber daya manusia bagi organisasi kewirausahaan, mempelajari praktek terbaik (best

practices) dalam kewirausahaan agribisnis dari praktisi dan kunjungan lapangan serta praktek

merancang rencana agribisnis.

Rancangan Percobaan 3(2-1)

Dasar rancangan dan metode statistika. Perancangan perlakuan, teknik randomisasi/ pengacakan, pengulangan dan teknik pengambilan sampel. Rancangan dasar, Rancangan Acak Lengkap, Rancangan Acak Kelompok, Rancangan Bujur Sangkar, pola Faktorial, keterpautan, perlakuan, petak terpisah, kelompok terpisah/tak lengkap. Pendugaan Analisis, Teladan, analisis data secara manual dan menggunakan software statistika yang ada (SPSS, Mathlab, CropStat, dll).

Agronomi 3 (2-1)

Mata kuliah ini mengenalkan mahasiswa agar memahami prinsip dasarproduksi tanaman guna peningkatan produktivitas, kualitas dan efisiensi untuk memenuhi harapan konsumen dengan tetap mempertahankan kelestarian lingkungan. Interaksi tanaman dengan faktor tumbuhnya, yaitu lingkungan abiotik (iklim, tanah dan lingkungan tumbuh) dan lingkungan biotik (lingkungan hidup lainnya).Faktor iklim, elemen cuaca dan radiasi matahari yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Zona agroklimat di Indonesia. Pengaruh perubahan iklim terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Peramalan cuaca. Pengolahantanah (tillage), pengelolaan air (irigasi) dan lahan, penanaman, musim tanam dan jarak tanam, croppingsystem, pengelolaan nutrisi dan pengelolaan tanaman terpadu (PTT).

Dasar Teknologi Produksi Tanaman

Dasar Teknologi Produksi tanaman adalah mata kuliah yang mengantarkan mahasiswa kepada kemampuan dasar budidaya tanaman untuk menghasilkan produksi tanaman yang optimal, disertai kemampuan mengukur serta menganalisis faktor yang terlibat dalam proses produksi dengan memperhatikan hubungan karakter tanaman dan lingkungan. Kegiatan budidaya tanaman meliputi persiapan bahan tanaman, persiapan sarana produksi tanaman, persiapan lahan dan media tanam, penanaman, berbagai kegiatan pemeliharaan tanaman, panen dan penanganan panen.

Rekayasa Teknologi Produksi Tanaman (5)

Mata kuliah Rekayasa Teknologi Produksi Tanaman bertujuan agar mahasiswa mampu menerapkan berbagai teknologi produksi melalui rekayasa kultur teknis dan lingkungan untuk mencapai hasil yang tinggi, baik kuantitas, kualitas maupun kontinuitasnya pada tanaman setahun dan tanaman tahunan

(42)

sesuai dengan organ target. Materi yang disampaikan mencakup penggolongan tanaman menurut umur dan organ target; dinamika pertumbuhan tanaman setahun dan tanaman tahunan; Rekayasa berbagai teknologi produksi tanaman secara kultur teknis dan manipulasi lingkungan untuk menghasilkan produk yang diinginkan baik untuk tanaman setahun maupun tahunan dan untuk organ target yang berbeda.

Evaluasi Teknologi Produksi Tanaman (3)

Mempelajari berbagai studi kasus TPT (skala industri): Organ daun & tahunan (Teh), Hidroponik & aeroponik (sayuran), Organ bunga, shortday (krisant), Organ buah, tahunan, kontinue (sawit), Organ buah, tahunan, musiman (mangga), rekayasa lahan basah, sawah, IPAT, IPM (predator). Juga mempelajari teknik evaluasi penerapan teknologi produksi tanaman yang meliputi: kelayakan teknis, ekonomis, etika yang sejalan dengan Good Agriculture Practice (GAP) dan memenuhi analisis HACCP (hazard analysis and critical control point) untuk keamanan pangan (dan upaya perlindungan kesehatan masyarakat dari bahaya ketidakamanan pangan) dari proses produksi, pengepakan hingga distribusi sehingga produk pertanian layak dan aman secara biologi, kimia dan fisik.

Sosiologi Pertanian 2(2-0)

Mata kuliah membahas tentang peran sosiologi dalam pembangunan pertanian, masyarakat dan kebudayaan pertanian (baik di pedesaan maupun perkotaan), struktur dan proses sosial masyarakat pertanian, karakteristik pelaku agribisnis, stratifikasi sosial masyarakat petani, kelembagaan pertanian, perubahan sosial dan lingkungan, modernisasi dan transformasi pertanian, hingga metode pendekatan pembangunan pertanian.

Manajemen Agribisnis 2(2-0)

Mata kuliah ini membahas pengertian agribinis, ruang lingkup agribisnis, agribisnis sebagai suatu sistem, menjelaskan sub sistem-sub sistem dalam sistem agribisnis serta keterkaitannya secara fungsional dan struktural, termasuk di dalamnya dibahas kelembagaan dan perannya dalam sistem agribisnis. Pada mata kuliah ini dibahas pula mengenai implementasi fungsi manajemen pada bidang agribisnis walaupun sifatnya umum dan tidak mendalam seperti manajemen teknologi agribisnis, manajemen risiko agribisnis. Dibahas pula model-model kemitraan, serta kasus-kasus agribisnis berbasis komunitas yang berkembang di masyarakat agribisnis Indonesia.

Aplikasi Teknologi Informasi Pertanian 2(2-0)

Mata kuliah ini membahas penerapan teknologi informasi dalam bidang pertanian terutama berkaitan dengan bidang yang saat ini berkembang, yaituPrecision Agricultureyang merupakan sistem menyeluruh yang dirancang untuk mengoptimalkan produksi pertanian dengan tetap mempertahankan kelestarian lingkungan melalui aplikasi teknologi informasi. Penerapan Teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan guna mendeteksi: kondisi kesuburan tanah, kahat unsur hara (sehingga dapat secara efisien melakukan pemupukan), adanya serangan patogen, dan melakukan estimasi produktivitas tanaman. Simulasi pertumbuhan dan perkembangan tanaman (crop modeling) dalam kondisi nutrisi, irigasi, dan pengelolaan tanaman yang diterapkan. Bioinformatika, pemanfaatan teknologi informasi untuk memecahkan permasalahan di bidang genetika, seperti analisis sekuens DNA/anotasi, prediksi

(43)

RNA dan protein yang terbentuk, dan mengidentfikasi regulatori sekuens (promoter, Open reading

frame, exon).

Apresiasi Seni Budaya 2(1-1)

Mahasiswa didorong untuk berkarya dan berkreasi secara terbuka dalam bidang kesenian secara luas, dapat berupa seni musik, seni tari, seni rupa, baik tradisional maupun modern. Karya kesenian harus ditampilkan di depan publik, baik dalam bentuk pagelaran, pameran dan bentuk lainnya. Karya kesenian ini diarahkan pada bentuk-bentuk kesenian yang terkait dengan bidang pertanian.

Kewirausahaan 2(2-0)

Mata kuliah ini memberikan konsep-konsep dasar yang diperlukan dalam berwirausaha, manajemen dalam berwirausaha, dan memberikan kemampuan dasar perancangan rencana bisnis. Kewausahaan dalam agribisnis, tuntutan dasar berwirausaha, manjemen produksi, manajemen pemasaran, dan manajemen keuangan.

Metode Pemberdayaan 2(2-0)

Mata kuliah ini membahas ruang lingkup komunikasi (source-massage-channel-receiver) yang dipergunakan dalam aktivitas pertanian. Pembahasan dititikberatkan pada teori, konsep dan aplikasi komunikasi manusia secara intrapersonal dan interpersonal untuk adopsi inovasi, komunikasi untuk bisnis pertanian, komunikasi dalam kelompok kecil, komunikasi dalam organisasi pertanian, komunikasi antarbudaya pertanian, yang dikaitkan dengan variabel demografi (usia, jenis kelamin, pendidikan, pendapatan, luas dan status pemilikan lahan), variabel geografi (dataran tinggi, lahan kering, sawah, pantai), variabel psikografi (gaya hidup) dan variabel sosio-budaya.

Sistem Pertanian Berkelanjutan (Konservasi dan Organik) 6(4-2)

Mata kuliah ini mempelajari pinsip dasar penerapan sistem pertanian berkelanjutan, erosi dan akibatnya, penurunan produktivitas tanah, prediksi erosi, teknik dan metode konservasi tanah, reklamasi lahan kritis dan tercemar, model-model pertanian pertanbaian konservasi; pentingnya sistem pertanian berkelanjutan; definisi, konsep, landasan, tantangan dan indikator keberlanjutan; sejarah, konsep, perundang-undangan system pertanian organik; industri organik, sertifikasi pertanian organik; SRI, benih dan varietas untuk pertanian organik; faktor fisik, kimia dan biologi; siklus nutrisi (NPK); cover crop, pupuk hijau dan kompos; integrated pest dan weed management dalam pertanian organik; penyimpanan, penanganan, prosessing dan pemasaran produk organik.

Sistem Pertanian Berkelanjutan5 (3-2)

Mata kuliah ini mempelajari sistem pertanian yang memadukan antara faktor internal terkendali dan eksternal tidak terkendali berbasis utama pola tanam, sekaligus mengoptimalkan penggunaan sumberdaya lokal dengan memadukan potensi genetik tanaman dan hewan yang memiliki ragam fungsional tinggi dan menguntungkan dengan teknik LEISA , melalui pendekatan agroekosistem

(44)

Mahasiswa akan mendapatkanpengalaman belajar bekerja di perusahaan pertanian, lembaga penelitian, praktisi maju/ modern selama 3-4 minggu dengan tujuan memberikan wawasan, pengalaman, dan keterampilan mahasiswa dalam praktek pertanian.

Pasca Panen

Mata kuliah ini memberikan pemahaman tentang hubungan antara sifat-sifat biologis biji-bijian, sayuran dan buah-buahan dengan teknologi pasca panennya. Memahami prinsip dan cara-cara penanganan pasca panen biji-bijian, sayur, dan buah.

Kewarganegaraan 2(2-0)

Mata kuliah mempelajari mengenai filsafat ilmu, mengembangkan kepribadian, kesadaran berbangsa dan bernegara, identitas nasional, hak dan kewajiban warga negara serta hak asasi manusia; demokrasi dan pendidikan demokrasi; rule of law; politik dan strategi nasional; Indonesia dan wawasan nusantara; dan geostrategi Indonesia.

Pancasila 2(2-0)

Mengantarkan mahasiswa mengembangkan kepribadiannya mampu mewujudkan nilai-nilai dasar Pancasila serta kesadaran berbangsa, bernegara, dalam menerapkan ilmunya secara bertanggung jawab terhadap kemanusiaan dengan kompetensi menguasai kemampuan berfikir, bersikap rasional, dan dinamis, berpandangan luas sebagai manusia intelektual yang memiliki; sikap bertanggung jawab sesuai dengan hati nuraninya; mengenali masalah hidup dan kesejahteraan serta cara-cara pemecahannya; mengenali perubahan-perubahan dan perkembangan Ipteks; memaknai peristiwa sejarah dan nilai-nilai budaya bangsa guna menggalang persatuan Indonesia.

KKNM 3(3-0)

Arti, tujuan dan sasaran kuliah kerja nyata, pengetahuan dan pendalaman kebijakan-kebijakan pemerintah pusat dan daerah, pengetahuan dan pemantapan beberapa metode komunikasi, pengetahuan dan keterampilan praktis beberapa aspek yang menunjang pembangunan daerah baik fisik maupun non-fisik. Pengetahuan dan pemantapan metode observasi, identifikasi, pemecahan masalah dan program kerja. Pengenalan dan pembahasan wilayah kerja dan sistem pelaporan. Belajar bekerja dalam suasana multidisiplin.

Skripsi 5(0-5)

Mempelajari bagaimana membuat karya tulis ilmiah hasil penelitian di laboratorium dan atau di lapangan yang dipersentasikan dalam sidang kolokium serta dipertanggung-jawabkan dalam ujian Komprehensif (Sidang)

MATA KULIAH MINAT

DEPARTEMEN BUDIDAYA PERTANIAN A. PEMULIAAN TANAMAN

(45)

Sumber Daya Genetik (SDG) dan Pemuliaan Partisipatif (2)

Konsep gene pool dan center of origin serta aplikasinya dalam bidang pemuliaan tanaman. Peran dan fungsi serta pemanfaatan SDG untuk pemuliaan tanaman. Perundangan terakit SDG di Nasional dan Internasional. Data base SDG. Pentingnya sumber daya genetik bagi tanaman bagi bidang pertanian dan pemuliaan tanaman. Prinsip, strategi dan aplikasi kegiatan pengelolaan sumber daya genetik dalam bidang pemuliaan tanaman. Pemanfaatan database sumber daya genetik untuk mendukung perencanaan kegiatan pemuliaan tanaman. Prinsip dan penerapan pemuliaan partisipatif.

Desain Program Pemuliaan Tanaman (2)

Desain persilangan. Aspek-aspek penting dalam penelitian pemuliaan tanaman, percobaan pengujian varietas, pendugaan heritabilitas, kemajuan genetik akibat seleksi. Pengujian hasil persilangan. Pemuliaan hibrida

Teknik Khusus Pemuliaan (3)

Teknik-teknik khusus yang diperlukan untuk mengatasi kendala-kendala dalam pemuliaan tanaman. Prinsip pemuliaan tanaman membiak vegetatif(Status Tanaman Membiak Vegetatif, Konsep Dasar Pemuliaan Tanaman, Persilangan Interspesifik, Apomiksis, Induksi Mutasi, Rootstock Breeding, Seleksi Klonal, Seleksi Tidak Langsung, Marker Assisted Selection, Studi Kasus Pemuliaan Tanaman Membiak Vegetatif).

Manajemen Kegiatan Pemuliaan Tanaman (2)

Bagian pertama dari matakuliah ini akan membahas pengertian, arti penting, tujuan dan ruang lingkup manajemen kegiatan pemuliaan tanaman, termasuk manajemen plasma nutfah, pemilihan metode pemuliaan tanaman yang efektif dan perumusan strategi pencapaian dan indikator capaian program pemuliaan tanaman. Bagian ke-dua mempelajari manajerial skills yang memadai dalam mengelola kegiatan pemuliaan tanaman dari mulai perencanaan, implementasi, monitoring dan evaluasi kegiatan pemuliaan tanaman yang efisien, survive dan kompetitif. Bagian ke-tiga manajemen SDM yang meliputi perencanaan, rekruitmen, kepemimpinan, team building, conflict resolution dan strategi membangun kultur kerja yang inovatif dan produktif. Bagian ke-empat mempelajari budget management terutama berkaitan dengan penyusunan anggaran, pengendalian dan tracking pengeluaran. Bagian ke-lima mempelajari manajemen bisnis terutama berkaitan dengan upaya pemecahan masalah (problem

solving) dalam mengatasi berbagai kendala/masalah yang dihadapi dalam pengelolaan kegiatan

pemuliaan dan strategi pengambilan (decision making) untuk kegiatan pemuliaan tanaman agar tetap mencapai tujuan/target pemuliaan, dan berdaya saing.

Dasar Genetika Kuantitatif (2)

Populasi Kawin Acak, Perubahan Frekuensi Gen, Pendugaan Parameter Genetik (Nilai Tengah Populasi, Varians, Heritabilitas), Respon seleksi, Interaksi genotipe x lingkungan, adaptabilitas dan stabilitas, Pemanfaatan QTL

Gambar

Tabel 1.  Luasan Gedung di Lingkungan Faperta Unpad
Tabel 2.  Luas Lahan Yang Dikelola oleh Faperta Unpad
Tabel 3.  Jumlah Koleksi Kepustakaan yang ada di Perpustakaan Faperta Unpad
Tabel 4.  Fasilitas Laboratorium Faperta Unpad
+3

Referensi

Dokumen terkait

Pada hari ini R a b u tanggal Dua puluh enam bulan Agustus tahun Dua ribu lima belas, kami selaku Kelompok Kerja Badan Layanan Pengadaan (BLP) Pekerjaan Konstruksi

We show that if the random walk kernel associated with the voter model has finite γth moment for some γ > 3, then the evolution of the interface boundaries converge weakly to

[r]

Kajian Pengembangan Sumber Daya Air Pada DAS Sungai Wuno di Kabupaten Sigi DAS Sungai Wuno 80.000.000 Kegiatan Statistik Dasar.. Kabupaten Sigi Dalam Angka Kabupaten Sigi

SALINAN PERATURAN MENTERI PARIWISATA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2015 TENTANG STANDAR USAHA GEDUNG PERTUNJUKAN SENI.. Dipetik April 20, 2017, dari Arsitektur Neo-

Berdasarkan hubungan ( inlow ) curah hujan (mm) dan ketinggian dalam setiap level air yang mengalir secara vertikal hasil dari optimasi Tank Model , dapat menjelaskan

yang inyensifterhadap para guru, dimaksudkan

Hasil yang diperoleh selama penelitian pada waktu operasi 3 jam dengan menggunakan metode elektrolisis dalam mengolah limbah cair rumah tangga menunjukan adanya