03 November 2015 Market Review
Euro Stabil Paska Komentar ECB Draghi.
Mata uang Euro menanjak di hari Senin, bertahan diatas level psikologis 1.1000 terhadap Dollar, ditunjang oleh kenaikan yield obligasi Jerman akibat komentar positif Presiden ECB Mario Draghi selama akhir pekan terkait outlook kebijakan moneter. Pejabat senior ECB lainnya, Ewald Nowotny turut menambahkan bahwa bank sentral masih cukup tepat dalam mempertimbangkan penambahan program pembelian aset agar mendongkrak laju inflasi, meskipun diperlukan kehati-hatian sebelum mengimplementasi hal tersebut. Kurs tunggal ini juga terbantu data dari zona Euro yang meskipun moderat namun menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
Poundsterling Sentuh Level Tertinggi 10 Pekan.
Poundsterling sentuh level tertinggi 10-pekan terhadap berbagai mata uang utama di hari Senin setelah dilaporkan aktivitas pabrik di Inggris naik melampaui estimasi di bulan Oktober, mengindikasikan pertumbuhan ekonomi berpotensi melaju lebih pesat di kwartal terakhir 2015. Indeks manufaktur PMI menanjak ke level tertinggi dalam 16 bulan terakhir dan jauh melampaui estimasi seiring dengan kenaikan pesanan ekspor. Survey laporan tersebut mengindikasikan bahwa perekonomian Inggris dapat tumbuh lebih pesat dibanding kwartal ketiga. Meski demikian berbagai ekonom masih ingin menunggu data ekoomi lain di hari Rabu yang akan menunjukkan gambaran sektor jasa untuk melakukan penilaian atas keseluruhan laju pemulihan ekonomi.
Ditopang Data Perumahan, Aussie Menjauhi Level Terendah 3-Pekan.
Dollar Australia beranjak menjauhi level terendah 3-pekan versus mata uang AS pada hari Senin setelah rilis data ekonomi domestik dan China yang lebih baik dari perkiraan, sementara greenback terus terbebani oleh data ekonomi AS. Laporan Australian Bureau of Statistics hari Senin menunjukkan persetujuan pembangunan naik 2,2% pada bulan September, mengalahkan ekspektasi 2,0%. Sedangkan di China, pasar ekspor terbesar Australia, PMI manufaktur versi Caixin dilaporkan naik menjadi 48,3 pada bulan Oktober dari 47,2 pada bulan sebelumnya. Yang melampaui ekspektasi kenaikan menjadi 47,5.
Manufaktur AS Mencatat Pertumbuhan Paling Lambat Sejak Mei 2013.
Laju pertumbuhan sektor manufaktur AS melambat ke level terendah sejak Mei 2013 pada bulan Oktober, menurut laporan industri yang dirilis hari Senin. Institute for Supply Management mengatakan indeks aktivitas pabrik AS turun menjadi 50,1 dari 50,2 pada bulan September, yang merupakan penurunan bulanan keempat berturut-turut, sedikit lebih baik dibandingkan ekspektasi 50,0 dalam jajak pendapat Reuters. Dalam kesempatan yang sama ISM juga melaporkan indeks pekerjaan untuk pertama kalinya sejak April merosot di bawah 50, dengan turun menjadi 47,6 pada bulan lalu. Angka terendah sejak Agustus 2009 itu sekaligus mementahkan estimasi 50,1. Sementara indeks pesanan baru mencatat kenaikan menjadi 52,9 dari 50,1. Sementara di sektor konstruksi, belanja dilaporkan naik ke level tertinggi dalam 7-1/2 tahun pada bulan September seiring peningkatan pengeluaran swasta dan publik. Yang bisa memicu revisi kenaikan moderat dalam estimasi pertumbuhan GDP kuartal ke-3.
Data Manufaktur China Tenggelamkan Bursa Saham Asia.
Sebagian besar bursa saham Asia tergelincir ke zona merah seiring investor yang mencerna laporan swasta yang menunjukkan bahwa indeks manufaktur China masih berkontraksi, meskipun laju penurunan di aktivitas pabrik melambat di bulan Oktober. Pasar saham di China melemah pada hari Senin, dengan indeks Shanghai Composite berakhir 1.7% lebih rendah dan indeks Hang Seng ditutup turun sekitar 1.1%. Indeks Nikkei tergelincir lebih lanjut untuk ditutup di bawah level 19,000 pada hari Senin, sempat mencapai level terendah dalam satu setengah pekan. Di Korea Selatan, indeks Kospi mempertahankan penguatan yang dicetak di awal sesi hari Senin, berkat penguatan di saham-saham unggulan seperti saham Samsung Electronics dan Hyundai Motor.
Indeks-Indeks Eropa Pulih Di Awal Pekan.
Beberapa katalis mendongkrak saham-saham Eropa dengan indeks DAX Jerman jadi pemimpin penguatan indeks-indeks. Aktivitas manufaktur zona Euro dan Inggris bulan Oktober yang mengungguli ekspektasi para analis mengalihkan perhatian pasar dari data lain yang menunjukkan aktivitas manufaktur China yang masih berkontraksi, menurut data pemerintah. Komentar Presiden European Central Bank (ECB) pada akhir pekan, yang mengatakan siap untuk terus menggenjot ekonomi hingga mencapai target inflasi jangka menengah, juga mendukung perdagangan saham. Secara terpisah, indeks DAX terpacu lebih tinggi terutama dari laporan keuangan Commerzbank yang lebih baik dari ekspektasi yang menceriakan sentimen dari musim earnings yang hasilnya beragam. Sektor perbankan juga memacu indeks FTSE 100 Inggris namun penguatan indeks terbatasi sektor pertambangan yang lesu.
S&P Lewati 2.100 Untuk Pertama Kali Sejak Agustus.
Bursa saham AS berakhir dekat level tertinggi intraday pada hari Senin, saham energy, kesehatan, dan finansial membukukan penguatan yang solid. Investor menyambut baik laporan earning dan aktivitas merger dan akusisi. Data ekonomi yang dirilis dari AS menunjukkan indeks aktivitas manufaktur bulan Oktober sebesar 50,1, sedikit di atas ekspektasi 50,0, namun mencatat penurunan empat bulan beruntun. Indeks S&P 500 menguat 1,2% menjadi 2.104,05, atau sekitar 1% dari rekor tertinggi sepanjang masa yang disentuh pada 21 Mei, dan melewati level 2.100 untuk pertama kalinya sejak 18 Agustus. Indeks Dow Jones naik 0,9% menjadi 17.828,76. Nasdaq memimpin sebesar 1,5% menjadi 5.127,15, terbanturallysaham biotek.
Ketidakpastian Suku Bunga AS Mencemaskan Pasar Emas.
Pelemahanemas berlanjut seiring masih kentalnya ketidakpastian terkait rencana Federal Reserve menaikkan suku bunga di bulan Desember dan indikator ekonomi yang kontradiktif menyulitkan penilaian sebelum data penting pasar tenaga kerja AS yang akan dirilis hari Jumat. Emas mengawali sesi Asia dengan kejatuhan meskipun indeks Dollar melemah usai China melaporkan survey sektor manufaktur yang cenderung mengecewakan. Sinyal masih melambatnya perekonomian China membawa investor yang cemas ke dalam aset-aset save haven seperti Yen Jepang. Indikator ekonomi AS hari Senin memberikan gambaran ekonomi yang kontradiktif. PMI Manufaktur versi ISM menunjukkan data yang sedikit lebih baik dari ekspektasi untuk bulan Oktober tapi melemah tipis dibandingkan publikasi sebelumnya. Investor Dollar AS, kontras dengan pasar emas, biasanya menyambut baik data AS yang positif.
Laporan Dari Rusia dan China Melemahkan Pasar Minyak.
Minyak mentah memasuki pekan yang baru mayoritas di area negatif menyusul sentimen negatif dari laporan produksi minyak Rusia dan Iran yang tinggi serta pertanda perlambatan permintaan dari China. Berita-berita ini menyandera perdagangan minyak terbatas di bawah $47 per barel. Produksi minyak Rusia raih rekor pasca-Soviet di bulan Oktober untuk keempat kalinya tahun ini. Iran juga mengatakan akan secara resmi menginformasikan rencananya untuk menaikkan produksinya pada pertemuan OPEC berikutnya di bulan Desember. Pelaku pasar juga merespon negatif data pemerintah China yang menunjukkan sektor manufakturnya yang masih berkontraksi di bulan lalu sehingga mengindikasikan masih lesunya kondisi ekonomi konsumen minyak terbesar kedua dunia setelah AS.
Google Sebut Pengiriman Menggunakan Drone Akan Aktif di 2017.
Divisi riset teknologi Alphabet Inc., Google X Labs memperkirakan pengiriman paket menggunakan drone secara komersial akan terjadi di tahun 2017. Dave Vos, kepala proyek drone Google X yang disebut Project Wing, mengatakan ia berharap perusahaan dapat mengoperasikan layanan pengiriman dengan drone buatan Google di tahun tersebut. Project Wing pertama diperkenalkan pada tahun 2014 dengan fixed-wing drone, yang kemudian dibatalkan akibat masalah kontrol yang terlalu sulit. Hambatan utama yang dihadapai Google X, Amazon atau perusahaan lainnya untuk menggunakan drone sebagai alat pengiriman adalah belum adanya aturan yang dikeluarkan FAA yang mengatur operasional drone secara komersial. Congress AS pada tahun 2012 meminta FAA untuk merilis regulasi drone dengan deadline pada 30 September 2015. Namun FAA belum dapat memenuhui hal tersebut, dan mengatakan regulasi akan dirilis pada pertengahan 2016.
Laba Estee Lauder Naik 36%, Deviden Ditingkatkan.
Estee Lauder Cos. pada hari Senin menaikkan deviden kuartalan sebesar 25% menjadi 30 sen per lembar saham, dan membukukan kenaikan laba sebesar 36% di kuartal pertama fiskal. Laba dan pendapatan perusahaan kosmetik tersebut jauh lebih baik dari perkiraan. Meski demikian Estee Lauder mengatakan masih berhati-hati terhadap pelambatan pertumbuhan penjualan ritel di Hong Kong dan China. Pada kuartal kedua yang berakhir bulan Desember, Estee Lauder memperkirakan pendapatan akan naik 6% sampai 7%, dengan asumsi nilai tukar dollar yang konstan, penjualan diperkirakan turun 5% sampai 6% akibat tingginya nilai tukar dollar. Selama kuartal pertama yang berakhir September Estee Lauder membukukan profit $309,3 juta atau 82 sen per lembar saham, dibandingkan dengan $228,1 juta atau 59 sen per lembar saham pada periode yang sama tahun lalu. Total penjualan naik 7,7% menjadi $2,83 milyar. Analis yang disurvei Reuters memperkirakan laba sebesar 70 sen per lembar saham, dengan penjualan sebesar $2,78 milyar.Technical Outlook
EUR/USD.
Bias intraday menjadi bullish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus diatas area 1.1060 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut mengincar area 1.1120. Di sisi bawahnya, support terdekat tampak di area 1.0980, anjlok lagi secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 1.0925 sebelum berbalik lagi ke atas.
GBP/USD.
Bias intraday menjadi bullish di jangka pendek namun masih dibutuhkan penembusan konsisten diatas area 1.5475 untuk menambah tekanan bullish mengincar area 1.5540. Support terdekat tampak di area 1.5400, anjlok lagi secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area support 1.5340.
USD/JPY.
Bias intraday menjadi bullish di jangka pendek namun dibutuhkan penembusan konsisten diatas area 120.75 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut mengincar area 121.20. Di sisi bawahnya, support terdekat tampak di area 120.30, anjlok secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 119.70.
USD/CHF.
Bias terlihat bearish pada grafik 4-jam, namun diperlukan penembusan konsisten di bawah area 0.9845 untuk memicu pelemahan lebih lanjut menuju area 0.9815 atau bahkan area 0.9785. Pada sisi sebaliknya, MA-21 di sekitar 0.9880 akan bertindak sebagai resisten terdekat. Clear break di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji ulang area 0.9910. Resisten berikutnya berada di area 0.9955.
AUD/USD.
Mengacu dari grafik 4-jam, bias bullish terutama jika harga mampu clear break di atas MA-200 di sekitar 0.7160. Yang berpotensi mendorong keberlanjutan rally menuju area 0.7195, sebelum membidik MA-100 di sekitar 0.7230. Pada sisi sebaliknya, support terdekat dapat dijumpai di area 0.7130. Break konsisten di bawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji area 0.7100. Support berikutnya berada di area 0.7065.
XAU/USD.
Perdagangan masih berpotensi melemah dengan indikator MACD masih berada di bawah level nol dan indikator stochastic mengambang di area jenuh jual dalam grafik 4-jam. Penurunan konsisten akan menghadapi support terdekat di kisaran 1126 dan penurunan lanjutan akan membidik area 1118 sebelum support kunci di area 1109. Kenaikan konsisten akan menguji resisten terdekat di area 1142 dengan resisten berikutnya terletak di area 1150 dan support kunci di kisaran 1160.
Nikkei Futures.
Nikkei diperdagangkan flat pada hari Jumat, namun kami masih lebih memilih outlook bullish selama harga bertahan di atas area 18870. Diperlukan break ke atas area 19140 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju area 19280 atau bahkan 19400. Sementara itu, break ke bawah support di sekitar area 18870 akan menuju area 18750 untuk konfirmasi bearish. Break ke bawah area ini akan mengubah bias menjadi bearish menuju area 18450.
Hang Seng Futures.
Bias bearish dalam jangka pendek, namun dibuthkan penembusan dan gerakan konsisten di bawah area 22250 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 22060. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat berada pada kisaran 22755, penembusan di atas area tersebut akan membawa bias ke netral, berpotensi menguji area 22900.
Kospi Futures.
Berdasarkan grafik 1-jam, bias netral seiring stochastic dan RSI bergerak di sekitar garis tengah dengan range perdagangan potensial berkisar antara 250.30-251.25. Break konsisten di atas area 251.25 berpotensi menghadirkan kembali dorongan bullish untuk menguji area 252.35 atau bahkan area 253.25. Sebaliknya, break kembali di bawah area 250.30 mungkin dapat memicu tekanan bearish untuk menguji ulang area 249.55 sebelum mengincar area 248.70.Pivot Levels
Support PIVOT Resistance Trend
EUR/USD 1.0918 1.0970 1.0994 1.1022 1.1046 1.1074 1.1126 Bullish USD/JPY 119.48 120.04 120.39 120.60 120.95 121.16 121.72 Bullish GBP/USD 1.5250 1.5344 1.5381 1.5438 1.5475 1.5532 1.5626 Bearish USD/CHF 0.9754 0.9810 0.9842 0.9866 0.9898 0.9922 0.9978 Bearish AUD/USD 0.7055 0.7096 0.7121 0.7137 0.7162 0.7178 0.7219 Bullish
Hang Seng 21735 22089 22301 22443 22655 22797 23151 Bearish
Nikkei 18240 18530 18720 18820 19010 19110 19400 Bullish KOSPI 247.15 248.85 249.75 250.55 251.45 252.25 253.95 Neutral FTSE 6165.2 6255.7 6311.3 6346.2 6401.8 6436.7 6527.2 Bearish DAX 10365.5 10633.0 10806.0 10900.5 11073.5 11168.0 11435.5 Bullish DOW 17201 17438 17587 17675 17824 17912 18149 Neutral Gold 1115.63 1125.92 1129.53 1136.21 1139.82 1146.50 1156.79 Bearish OIL 43.78 44.95 45.52 46.12 46.69 47.29 48.46 Bullish
Upcoming Data and Events
Monday, November 02
ndWIB Loc Economic Data Period Impact Actual Forecast Val Last 05:30 AU AIG Manufacturing Index Oct Low 50.2 - Ind 52.1
06:30 AU MI Inflation Gauge m/m Oct Low 0.0 - % 0.3
07:30 AU Building Approvals m/m Sep High 2.2 1.8 % -9.5
08:35 JP Final Manufacturing PMI Oct Low 52.4 52.1 Ind 52.5 08:45 CN Caixin Manufacturing PMI Oct Med 48.3 47.7 Ind 47.2
15:15 CH Retail Sales y/y Sep Med 0.2 0.2 % -0.6
ES Manufacturing PMI Oct High 51.3 51.9 Ind 51.7
15:30 CH Manufacturing PMI Oct Low 50.7 50.2 Ind 49.5
15:45 IT Manufacturing PMI Oct Low 54.1 52.9 Ind 52.7
15:50 FR Manufacturing PMI Oct Low 50.6 50.7 Ind 50.7
15:55 DE Manufacturing PMI Oct Low 52.1 51.6 Ind 51.6
16:00 EZ Final Manufacturing PMI Oct Low 52.3 52.0 Ind 52.0
16:30 GB Manufacturing PMI Oct High 55.5 51.3 Ind 51.8
21:45 US Final Manufacturing PMI Oct Low 54.1 54.0 Ind 54.0 22:00 US ISM Manufacturing PMI Oct High 50.1 50.0 Ind 50.2
US Construction Spending m/m Sep Low 0.6 0.5 % 0.7
US ISM Manufacturing Prices Oct Low 39.0 39.5 Ind 38.0
Tuesday, November 03
rdWIB Loc Economic Data Period Impact Actual Forecast Val Last
7:00 NZ ANZ Commodity Prices m/m Oct Low - % 5.50
10:30 AU Cash Rate Nov High 2.00 % 2.00
AU RBA Rate Statement Nov High - -
-15:00 EU Spanish Unemployment Change Oct Med 70.3 K 26.1
16:30 GB Construction PMI Oct High 58.9 Ind 59.9
22:00 US Factory Orders m/m Sep Med -0.8 % -1.7
US IBD/TIPP Economic Optimism Nov Low 47.5 Ind 47.3
Tentative NZ GDT Price Index Nov High - % -3.1
AGENDA ON NOVEMBER 03
rd2015
LONDON - Wakil Gubernur Bank of England Andrew Bailey ambil bagian dalam konferensi "Banking Reform culture, competition and financial stability, hosted by Westminster Business Forum". SYDNEY - Reserve Bank of Australia menggelar rapat kebijakan suku bunga 10:30 WIB.
FRANKFURT - Presiden European Central Bank Mario Draghi berbicara pada pembukaan European Cultural Days 2015 yang diorganisir oleh European Central Bank - 01:00 WIB Hari Rabu.
GENEVA - Gubernur Swiss National Bank Thomas Jordan akan beribcara di Jenewa - 00:00 WIB dini hari Rabu.
EARNINGS & FACTORS TO WATCH FOR INDICES ON TUESDAY
HK : FORTUNE REIT, HC INTL, SJM HOLDINGS, KPM HOLDING, LUOXIN PHARMA, VINCO FINANCIAL
US : 1-800-FLOWERS, New Residential Investment, Red Robin Gourmet, Vishay Precision, Zebra Tech, Catalent, Innospec, Invesco Mortgage Capital, MasTec, Silver Wheaton
DIARY GOVERNMENT DEBT AUCTIONS
Austria : Lelang obligasiTHE HIGHEST AND LOWEST LEVEL 2015
A Week November Year 2015
CUR HIGH LOW RANGE HIGH LOW HIGH LOW
EUR 1.1051 1.0999 52 1.1051 1.0999 1.2108 1.0461 JPY 120.80 120.24 56 120.80 120.24 125.84 115.84 GBP 1.5496 1.5402 94 1.5496 1.5402 1.5929 1.4564 CHF 0.9890 0.9834 56 0.9890 0.9834 1.0238 0.8058 AUD 0.7152 0.7111 41 0.7152 0.7111 0.8295 0.6907 IDR 13685 13645 40 13685 13645 14730 12380 GOLD 1142.88 1132.59 10.29 1142.88 1132.59 1307.49 1077.22 OIL 46.73 45.56 1.17 46.73 45.56 62.58 37.75
CURRENCY MARKET RANGE TRADING on November 2nd 2015
Currency Open High Low Close Range Change Previous
EUR 1.1022 1.1051 1.0999 1.1017 52 0.09% 1.1007 JPY 120.48 120.80 120.24 120.75 56 0.10% 120.63 GBP 1.5436 1.5496 1.5402 1.5417 94 -0.08% 1.5429 CHF 0.9863 0.9890 0.9834 0.9874 56 -0.06% 0.9880 AUD 0.7117 0.7152 0.7111 0.7147 41 0.15% 0.7136 CAD 1.3075 1.3114 1.3062 1.3095 52 0.21% 1.3068 SGD 1.4002 1.4043 1.3964 1.3984 79 -0.14% 1.4004 IDR 13650 13685 13645 13665 40 -0.22% 13695 GOLD 1141.57 1142.88 1132.59 1133.15 10.29 -0.78% 1142.05 SILVER 15.52 15.54 15.25 15.43 0.29 -0.58% 15.52 OIL 46.43 46.73 45.56 46.08 1.17 -0.67% 46.39
CURRENCY CROSSES RANGE TRADING
Currency Open High Low Close Range Change Previous
EUR / JPY 132.80 133.19 132.61 133.00 58 0.19% 132.75 EUR / CHF 1.0872 1.0892 1.0854 1.0871 38 0.00% 1.0871 EUR / GBP 0.7135 0.7162 0.7105 0.7146 57 0.18% 0.7133 CHF / JPY 122.13 122.64 121.81 122.42 83 0.15% 122.24 AUD / JPY 85.92 86.34 85.59 86.31 75 0.26% 86.09 GBP / CHF 1.5227 1.5312 1.5173 1.5218 139 -0.16% 1.5243 GBP / JPY 186.02 186.95 185.54 186.16 141 0.03% 186.10 EUR / CAD 1.4411 1.4487 1.4403 1.4425 84 0.25% 1.4389 EUR / AUD 1.5446 1.5505 1.5400 1.5414 105 -0.04% 1.5420 GBP / AUD 2.1629 2.1712 2.1557 2.1572 155 -0.22% 2.1620 AUD / NZD 1.0535 1.0611 1.0518 1.0594 93 0.63% 1.0528
GLOBAL MARKET INDICES RANGE TRADING
Currency Open High Low Close Range Change Previous
SSIamZ5 18835 18865 18625 18725 240 -1.81% 19070 SSIpmZ5 18730 18915 18710 18910 205 0.99% 18725 .N225 18827.11 18861.11 18641.22 18683.24 219.89 -2.10% 19083.10 NIYZ5 18820 19020 18640 18985 380 0.56% 18880 KSZ5 250.40 251.30 249.60 250.65 1.7 -0.22% 251.20 HSIX5 22420 22584 22230 22514 354 -0.38% 22600 .HSI 22502.28 22605.8 22332.71 22370.04 273.09 -1.19% 22640.04 .JKSE 4442.419 4470.418 4422.258 4464.959 48.16 0.22% 4455.180 FFIZ5 6299.0 6381.0 6290.5 6367.0 90.5 0.80% 6316.5 FDXZ5 10761.0 10995.0 10727.5 10979.0 267.5 1.44% 10823.0 DJM5 17598 17764 17527 17735 237 0.80% 17594 .DJI 17672.62 17845.90 17655.02 17828.76 190.9 0.94% 17663.54 NQM5 4644.50 4699.00 4625.00 4694.00 74.0 1.09% 4643.25 .IXIC 5065.637 5130.514 5061.470 5127.145 69.044 1.45% 5053.748 ESM5 2073.00 2100.00 2064.25 2095.50 35.8 1.05% 2073.75 USD 96.814 96.965 96.635 96.888 0.330 0.08% 96.812
US Market Movers
Most ActivesStocks Price % Change
General Electric 29.40 +1.66%
Bank of America 17.06 +1.67%
Hewlett-Packard 13.83 +12.99%
iPath S&P 500 VIX ST Futures ETN 17.88 -5.05%
Rite Aid 7.93 +0.63%
Top Gainers
Stocks Price % Change
Hutchinson Technology 3.54 102.29%
NorthStar Realty Finance 20.03 +66.78%
CounterPath 4.86 +62.00%
Applied DNA Sciences 2.07 +43.35%
MedAssets 31.00 +30.91%
Top Losers
Stocks Price % Change
Ceragon Networks 1.37 -21.71%
Green Brick Partners 8.31 -21.23%
Direxion Daily S&P Biotech Bear 33.18 -19.45% Endurance International Group Holdings 11.12 -16.58%
Disclaimer:
Semua tulisan yang terdapat dalam publikasi ini hanya bersifat informasi saja dan tidak ditujukan sebagai saran untuk melakukantrading. PT.Monex Investindo Futures berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari publikasi ini.
Composed by:
Research and Analysis Team Email:[email protected] www.monexnews.com