• Tidak ada hasil yang ditemukan

Market Review. 15 April 2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Market Review. 15 April 2015"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

15 April 2015

Market Review

Penjualan Ritel di Bawah Ekspektasi, Dollar Melemah.

Dollar melemah terhadap mata uang utama setelah penjualan ritel AS dirilis dibawah ekspektasi. Departemen Perdagangan AS melaporkan penjualan ritel naik 0,9% di bulan Maret. Kenaikan tersebut merupakan yang tertinggi dalam satu tahun terakhir, namun masih dibawah ekspektasi ekspektasi 1,1% oleh para ekonom yang disurvei MarketWatch. Sementara itu Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan indeks harga produsen naik 0,2% di bulan Maret dari bulan sebelumnya. Ekonom yang disurvei Wall Street Journal telah memperkirakan kenaikan 0,2% tersebut.

Yen Menguat Tajam Sentuh Level Tertinggi 2-Tahun Terhadap Euro

.

Mata uang Yen menguat terhadap berbagai mata uang utama di hari Selasa, bahkan menyentuh level tertinggi dalam 2 tahun terakhir terhadap euro, setelah penasihat ekonomi untuk PM Shinzo Abe mengindikasikan bahwa mata uang telah mengalami kejatuhan terlampau berlebihan sehingga dibutuhkan koreksi atas pelemahan sejauh ini. Koichi Hamada menyatakan bahwa level Yen 120 per dollar sangat lemah, dan menilai level 105 terhadap Dollar merupakan level yang lebih sesuai. Selain itu Yen juga tertopang oleh sinyal BoJ di hari Senin bahwa program stimulus mulai menunjukkan benefit yang lebih luas, dan memberikan sinyal minimnya prospek penambahan stimulus di jangka pendek. Sebaliknya faktor yang membebani kinerja Euro adalah situasi Athena yang sedang menyiapkan default hutang jika tidak meraih kesepakatan dengan para kreditur di akhir bulan. Namun Yunani membantah rumor tersebut, dengan bersikeras bahwa proses negosiasi masih berjalan lancar.

Peningkatan Sentimen Bisnis Topang Kinerja Aussie.

Aussie menguat terhadap dollar setelah dunia usaha Australia melaporkan kenaikan kondisi di bulan Maret seiring naiknya penjualan dan profitabilitas memberikan optimisme perusahaan untuk menaikkan rencana investasi modal. Survei bulanan National Australia Bank terhadap 400 perusahaan menunjukkan angka indeks untuk kondisi bisnis naik 4 poin menjadi +6 di bulan Maret, di atas rata-rata +4. Angka tersebut mengangkat sentimen bisnis menjadi +3, membalikka penurunan di bulan Fabruari.

Indeks Harga Konsumen Inggris Flat di Bulan Maret.

Indeks harga konsumen Inggris flat di bulan Maret dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menjadi tanda lemahnya inflasi di sebagian besar negara- negara maju. Biro statistik Inggris pada hari Selasa melaporkan indeks harga konsumen sebesar 0% di bulan Maret, tidak berubah dari bulan Februari. Meski demikian, pejabat Bank of England memberikan sinyal keyakinan Inggris tidak akan mengalami deflasi jangka panjang. Anggota dewan BOE pimpinan Gubernur Mark Carney memperkirakan masa inflasi rendah akan segera berlalu, dan akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil dan turunnya tingkat pengangguran.

(2)

Profit-Taking Warnai Bursa Asia, Fokus Pada Earnings.

Bursa saham Asia diperdagangkan mix pada hari Selasa akibat aksi profit-taking menyusul rally bullish belakangan ini di sejumlah pasar regional dan seiring investor menantikan musim earnings. Bursa China mengalami perdagangan yang berfluktuatif, dengan indeks saham gabungan Shanghai China keluar masuk area positif dan negatif. Di Hong Kong, indeks Hang Seng melemah lebih dari 1%, akibat aksi profit-taking menyusul rally hampir sebesar 13% dalam 8 sesi terakhir. Aksi profit taking juga menekan indeks Nikkei 225 Jepang untuk berada di area netral sepanjang sesi, measih berada dekat dengan level penting psikologis 20,000. Indeks Kospi dari Korea Selatan menguat sebanyak 0.6%, berhasil menembus level kuncil 2,100 untuk pertama kalinya dalam hampir selama 4 tahun.

Bursa Saham Eropa Tergelincir Setelah Perilisan Laporan Earnings.

Bursa saham Eropa ditutup negatif pada hari Selasa, seiring investor berhati-hati menjelang rapat bank sentral Eropa pekan ini dan dimulainya secara resmi musim earnings kuartal pertama. Saham Alcatel-Lucent melonjak sebesar 15% setelah perusahaan Nokia dari Finlandia mengkonfirmasi perkembangan terkait diskusi merjer mereka dengan perusahaan telekomunikasi asal Perancis itu. Sebelumnya, saham Nokia sempat turun sebanyak 6% pada awal penawaran, sebelum akhirnya rebound untuk berakhir 3.6% lebih rendah. Saham dari merek mewah LVMH tergelincir untuk ditutup turun hampir 2.5% setelah mereka merilis angka penjualan kuartal pertama yang secara luas sejalan dengan ekspektasi. Indeks DAX Jerman merosot 0,9%, dibuntuti CAC Perancis yang melemah 0,7%. Sementara indeks FTSE Inggris ditutup menguat tipis 0,1%.

Wall St Mixed di Awal Musim Earnings.

Saham-saham AS ditutup mixed pada hari Selasa seiring investor mencerna beberapa laporan earnings dan data ekonomi yang moderat. Laba bersih JPMorgan dilaporkan naik menjadi $5,91 milyar atau $1,45 per saham pada kuartal yang berakhir 31 Maret, dari $5,27 milyar atau $ 1,28 per saham setahun sebelumnya. Wells Fargo membukukan laba $1,04 per saham, 6 sen di atas estimasi, dengan pendapatan juga melampaui perkiraan. Sementara Johnson & Johnson membukukan penurunan 8,6% dalam laba kuartalan. Di sisi fundamental, penjualan ritel AS mencatat kenaikan pertama sejak akhir tahun lalu dengan tumbuh 0,9% pada bulan Maret. Namun itu masih di bawah estimasi kenaikan 1,1%.

Sedangkan Indeks Harga Produsen AS mengakhiri penurunan 4-bulan beruntun dengan naik 0,2% pada bulan Maret, sesuai harapan. Dow Jones Industrial Average ditutup 0,33% lebih tinggi, dipimpin oleh saham Chevron.

Kinerja solid sektor energi juga membantu S&P500 ditutup naik 0,16%. Sementara Nasdaq Composite harus melemah 0,22%.

Minyak WTI Lampaui $53 Untuk Settle Di Level Tertinggi Dalam Sepekan.

Harga minyak mentah berjangka berakhir di level tertinggi mereka dalam sepekan pada hari Selasa, dengan pembicaraan tentang potensi pengurangan output dari Organization of the Petroleum Exporting Countries dan ekspektasi untuk penurunan dalam produksi AS berikan kombinasi untuk naikan harga minyak mentah berjangka AS di atas $53 per barel. Kontrak minyak WTI bulan Mei naik $1.38, atau 2.7%, untuk berakhir di $53.29 di Nymex.

Itu adalah level penutupan tertinggi sejak 7 April dan menandai untuk kenaikan empat sesi beruntun. Kontrak minyak Brent di London, yang akan berakhir pada hari Rabu, naik 50 sen, atau 0.9%, menjadi $58.43 per barel.

Emas Pangkas Kerugiannya Karena Pelemahan Dollar Setelah Data AS.

Harga emas mengurangi kerugiannya pada hari Selasa, seiring dollar AS yang berbalik melemah setelah data penjualan retail dan harga produsen di Amerika Serikat hasilnya lebih lemah dari perkiraan, namun harga masih berada di bawah

$1,200/onz karena pasar ekuitas yang lebih tinggi. Departemen Perdagangan AS pada hari Selasa melaporkan bahwa penjualan retail naik 0.9%, berada di bawah 1% yang diperdiksi oleh pada ekonom yang di survei oleh Reuters. Secara terpisah, Departamen Tenaga Kerja mengatakan bahwa indeks harga produsen untuk permintaan akhir naik 0.2% pada bulan lalu. Namun dalam periode 12 bulan sampai Maret, harga produsen turun 0.8%, itu adalah penurunan tahunan terbesar untuk tingkat tahunan sejak tahun 2009. Harga emas berjangka AS untuk kontrak bulan Juni berakhir turun $6.70/onz di $1,192.60.

(3)

Mengejutkan, Laba Wells Fargo Turun Untuk Pertama Kali Sejak 2010.

Wells Fargo & Co. pada hari Selasa melaporkan penurunan 1,5% laba kuartal pertama, yang menjadi penurunan pertama kali dalam lebih dari 4 tahun, seiring bank terbesar ke-4 di AS berdasarkan aset itu terus tertekan oleh margin pinjaman.

Bank yang berbasis di San Francisco itu melaporkan laba $5,8 milyar atau $1,04 per saham, lebih rendah dibandingkan torehan laba $5,89 milyar atau $ 1,05 per saham setahun sebelumnya. Sementara pendapatan dilaporkan meningkat 3,2% menjadi $21,28 milyar. Para analis Wall Street sebelumnya memprediksi Wells Fargo akan membukukan laba 98 sen per saham, dengan pendapatan $21,24 milyar. Dipimpin Chief Executive John Stumpf, Wells Fargo telah secara konsisten mendorong pertumbuhan pendapatan selama beberapa tahun terakhir dengan berfokus pada pinjaman rumah tangga dan bisnis di AS. Sebelum laporan hari Selasa, bank telah mencatat kenaikan laba 18 kuartal beruntun.

Apresiasi Dollar AS Menggerus Laba, Outlook J&J.

Johnson & Johnson melaporkan penurunan 8,6%

laba kuartal pertama dan memangkas outlook laba per saham untuk tahun fiskal 2015, di tengah meningkatnya tekanan dari penguatan Dollar AS dan melemahnya penjualan obat hepatitis C, Olysio. J&J menurunkan estimasi laba per saham untuk tahun ini ke kisaran $6,04 sampai $ 6,19 dari sebelumnya $6,12 sampai $6,27.

Sementara penjualan Olysio, yang menjadi motor utama penjualan J&J tahun lalu, menghasilkan $98 juta di AS, merosot sekitar 2/3 dari $291 juta setahun sebelumnya dan di bawah $256 juta pada kuartal ke-4. Secara keseluruhan J&J membukukan laba kuartal pertama $4,32 milyar atau $1,53 per saham, lebih rendah dibandingkan $4,73 milyar atau $1,64 per saham setahun sebelumnya. Pendapatan juga turun 4,1% menjadi

$17,37 milyar. Para analis sebelumnya memprediksi J&J akan meraup laba $1,54 per saham, dengan pendapatan $17,31 milyar.

Technical Outlook

EUR/USD.

Bias intraday masih bullish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus diatas area 1.0720 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut mengincar area 1.0770. Di sisi bawahnya, support terdekat tampak di area 1.0620, anjlok lagi secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan mengincar area 1.0570 sebelum dapat melanjutkan recovery keatas.

GBP/USD.

Bias intraday menjadi bullish di jangka pendek namun masih dibutuhkan penembusan konsisten diatas area 1.4830 untuk memicu momentum bullish mengincar area 1.4875. Support terdekat tampak di area 1.4720, anjlok lagi secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 1.4670 di jangka pendek.

USD/JPY.

Bias intraday masih bearish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus dibawah area 119.00 untuk memicu momentum bearish mengincar area 118.60. Di sisi atasnya, resisten terdekat tampak di area 119.65, berbalik secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 120.20 sebelum melanjutkan trend pelemahan.

USD/CHF.

Bias netral dalam jangka pendek, support terdekat terlihat pada kisaran 0.9655, sementara resisten terdekat berada pada kisaran 0.9760. Penembusan di bawah area 0.9655 akan membawa harga turun untuk menguji area 0.9590, sebelum membidik area 0.9560. Disisi lain penembusan dan gerakan konsisten di atas area 0.9760 seharusnya memicu momentum bullish menuju area 0.9820.

(4)

AUD/USD.

Bias bullish dalam jangka pendek, berpotensi menguji area 0.7660. Penembusan di atas area tersebut akan membawa bias ke zona netral, lebih jauh menuju area 0.7800. Pada pergerakan ke bawah, support terdekat berada dikisaran 0.7580, penembusan di bawah area tersebut seharusnya memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 0.7530.

 XAU/USD. Bias sideways dalam jangka pendek dengan potensi kisaran perdagangan terlihat diantara area 1197 (MA 100) dan 1188 (MA 200) pada grafik 4 jam, diperlukan menembus salah satu sisi untuk dapatkan petunjuk lebih lanjut. Untuk sisi atasnya, break dia atas area 1197, seharusnya dapat memicu bullish lebih lanjut menargetkan ke area 1205. Dan untuk sisi bawahnya, jika harga dapat break di bawah area 1188, harga dapat menguji ke area 1178 sebagai level support selanjutnya..

Hang Seng Futures.

Berdasarkan grafik 4-jam, bias masih cenderung bearish terutama jika harga mampu clear break di bawah MA-21 di sekitar 27240. Yang akan memicu keberlanjutan skenario koreksi bearish menuju area 26980 atau bahkan area 26830. Pada sisi sebaliknya, resistensi terdekat berada di area 27635.

Break kembali di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan kemungkinan menguji ulang area 27990.

Nikkei Futures.

Mengacu dari grafik 4-jam, bias bearish meskipun masih diperlukan penembusan konsisten di bawah area 19790 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area 19705 sebelum mengincar area 19610. Sebaliknya, area 19870 akan bertindak sebagai resistensi terdekat. Break kembali di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek dengan kemungkinan menguji ulang MA- 21 di sekitar 19925.

Kospi Futures.

Bias bullish dalam jangka pendek setelah harga ditutup di atas MA 50-100-200 di grafik 1 jam, namun kita harus berhati-hati untuk adanya koreksi seiring indikator Stochastic berada di wilayah jenuh beli. Level resisten terdekat terlihat diksarab area 266.45, break di atas area tersebut dapat memicu bullish lanjutan menuju ke area 267.15 sebelum menguji ulang ke area kunci resisten di 268.00. Jika harga gagal untuk menembus di atas area 266.45, harga dapat terkoreksi untuk menguji ke area 265.00, kembali turun di bawah area 265.00, harga dapat tergelincir lebih lanjut menuju ke wilayah 263.90 sebelum menuju ke area 262.30.

Pivot Levels

Support PIVOT Resistance Trend

EUR/USD 1.0278 1.0454 1.0555 1.0630 1.0731 1.0806 1.0982 Bullish

USD/JPY 117.34 118.44 118.92 119.54 120.02 120.64 121.74 Bearish

GBP/USD 1.4332 1.4530 1.4655 1.4728 1.4853 1.4926 1.5124 Bullish

USD/CHF 0.9485 0.9607 0.9666 0.9729 0.9788 0.9851 0.9973 Sideways

AUD/USD 0.7421 0.7515 0.7571 0.7609 0.7665 0.7703 0.7797 Bullish

Hang Seng 26751 27204 27396 27657 27849 28110 28563 Bearish

Nikkei 19495 19680 19760 19865 19945 20050 20235 Bearish

KOSPI 261.30 263.45 264.70 265.60 266.85 267.75 269.90 Bullish

FTSE 6933.8 6976.8 7001.7 7019.8 7044.7 7062.8 7105.8 Sideways

DAX 11968.8 12131.8 12213.2 12294.8 12376.2 12457.8 12620.8 Sideways

DOW 17578 17753 17858 17928 18033 18103 18278 Sideways

Gold 1157.84 1175.34 1184.29 1192.84 1201.79 1210.34 1227.84 Sideways

OIL 49.10 51.06 52.25 53.02 54.21 54.98 56.94 Sideways

(5)

Upcoming Data and Events Tuesday, April 14th

WIB Loc Economic Data Period Impact Actual Forecast Val Last

1:00 US Federal Budget Balance Mar Low -52.9 -43.1 B -192.3

4:59 NZ NZIER Business Confidence Q1 High 23 - Ind 24

5:00 NZ REINZ HPI m/m Mar Low 6.7 - % 0.8

6:01 GB BRC Retail Sales Monitor y/y Mar Low 3.2 - % 0.2

8:30 AU NAB Business Confidence Mar Med 3 - Ind 0

13:00 EU German WPI m/m Mar Low 1 0.2 % 0.5

15:03 CN New Loans Mar Med 1180 1050 B 1020

CN M2 Money Supply y/y Mar Low 11.6 12.3 % 12.5

15:30 GB CPI y/y Mar High 0 0 % 0.1

GB PPI Input m/m Mar Med 0.3 -0.5 % 0.2

GB RPI y/y Mar Med 0.9 1 % 1

GB Core CPI y/y Mar Low 1 1.2 % 1.2

GB HPI y/y Feb Low 7.2 8.7 % 8.4

GB PPI Output m/m Mar Low 0.2 0.2 % 0.2

16:00 EU Industrial Production m/m Feb Low 1.1 0.3 % -0.1

19:30 US Core Retail Sales m/m Mar High 0.4 0.7 % 0.0

US PPI m/m Mar High 0.2 0.3 % -0.5

US Retail Sales m/m Mar High 0.9 1.1 % -0.5

US Core PPI m/m Mar Med 0.4 0.2 % -0.5

20:00 US NFIB Small Business Index Mar Low 95.2 98.4 Ind 98

21:00 US Business Inventories m/m Feb Med 0.3 0.2 % 0

Wednesday, April 15th

WIB Loc Economic Data Period Impact Actual Forecast Val Last

5:45 NZ FPI m/m Mar Low - % -0.7

7:30 AU Westpac Consumer Sentiment Apr Med - % -1.2

9:00 CN GDP q/y Q1 High 7 % 7.3

CN Industrial Production y/y Mar High 6.9 % 6.8

CN Fixed Asset Investment ytd/y Mar Med 13.8 % 13.9

CN Retail Sales y/y Mar Low 10.9 % 10.7

11:30 JP Revised Industrial Production m/m Feb Low -3.1 % -3.4

13:00 EU German Final CPI m/m Mar Low 0.5 % 0.5

13:45 EU French CPI m/m Mar Low 0.7 % 0.7

Jan Data EU Trade Balance Feb Low 21.9 B 23.3

16:00 EU Trade Balance Feb Low 21.1 B 7.9

18:45 EU Minimum Bid Rate Apr High 0.05 % 0.05

19:30 CA Manufacturing Sales m/m Feb High -0.2 % -1.7

EU ECB Press Conference Apr High - - -

US Empire State Manufacturing Index Apr Med 7.2 Ind 6.9

20:15 US Capacity Utilization Rate Mar Med 78.7 % 78.9

US Industrial Production m/m Mar Med -0.3 % 0.1

20:30 GB CB Leading Index m/m Feb Low - % 0.2

21:00 CA BOC Monetary Policy Report Q2 High - - -

CA BOC Rate Statement Apr High - - -

CA Overnight Rate Apr High 0.75 % 0.75

US NAHB Housing Market Index Apr Med 55 Ind 53

21:30 US Crude Oil Inventories Apr Med - M 10.9

Tentative NZ GDT Price Index Apr High - % -10.8

22:15 CA BOC Press Conference Q2 High - - -

(6)

AGENDA ON APRIL 15th, 2015

WASHINGTON : Federal Reserve merilis Beige Book terkait kondisi perekonomian– 01:00 WIB (Kamis, 16 April).

WASHINGTON ; Levy Economics Institute of Bard College menyelenggarakan 24th Annual Hyman P.

Minsky Conference mengenai Kondisi Perekonomian AS dan Dunia di Washington (sampai dengan 16 April). Acara ini akan dihadiri Dewan Gubernur Federal Reserve Lael Brainard, Presiden Federal Reserve Bank of St. Louis James Bullard dan Wakil Sekretaris Keuangan AS untuk Hubungan Internasional.

CHARLESTON : Presiden Federal Reserve Bank of Richmond Jeffrey Lacker berpidato mengenai

"Investing in People for Long-Term Prosperity" di hadapan pemuka komunitas dan bisnis - 2330 WIB (Kamis, 16 April).

OTTAWA : Pengumuman kebijakan suku bunga dan Laporan Kebijakan Moneter oleh Bank of Canada – 21:00 WIB.

FRANKFURT : Pertemuan Dewan European Central Bank, diikuti pengumuman suku bunga dan konferensi pers – 18:45 WIB.

OTTAWA : Gubernur Bank of Canada Stephen Poloz mengadakan konferensi pers mengenai rilis laporan kebijakan moneter bank sentral Kanada – 22:15 WIB.

TOKYO : Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda berpidato dalam pertemuan tahunan asosiasi bank investasi Jepang – 23:15 WIB.

STOCKHOLM : Deputi Gubernur Pertama Riksbank Swedia Kerstin af Jochnick akan berpartisipasi dalam diskusi makan siang mengenai obligasi swasta – 18:30 WIB.

EARNINGS & FACTORS TO WATCH FOR INDICES ON WEDNESDAY H.K. : CH OVS G Oceans, Cowell.

U.S. : Bank of America, Delta Air Lines Inc, Netflix Inc, PNC Financial Services Group Inc, Charles Schwab Corp, SanDisk Corp, U.S. Bancorp.

DIARY GOVERNMENT DEBT AUCTIONS Sweden : Lelang obligasi jangka pendek

Germany : Lelang Obligasi Pemerintah tenor 10-tahun dengan jumlah 4 miliar Euro Japan : Lelang obligasi diskonto 12-bulan

THE HIGHEST AND LOWEST LEVEL 2015

A Week April Year 2015

CUR HIGH LOW RANGE HIGH LOW HIGH LOW

EUR 1.0706 1.0519 187 1.1034 1.0519 1.2108 1.0461

JPY 120.83 119.06 177 120.83 118.71 122.01 115.84

GBP 1.4800 1.4564 236 1.4980 1.4564 1.5584 1.4564

CHF 0.9862 0.9671 191 0.9862 0.9478 1.0238 0.8058

AUD 0.7677 0.7551 126 0.7737 0.7531 0.8295 0.7531

IDR 13026 12900 126 13060 12875 13244 12380

GOLD 1209.45 1183.88 25.57 1224.18 1180.78 1307.49 1147.94

(7)

CURRENCY MARKET RANGE TRADING on April 14th2015

Currency Open High Low Close Range Change Previous

EUR 1.0571 1.0706 1.0530 1.0655 176 0.82% 1.0568

JPY 120.05 120.16 119.06 119.40 110 -0.62% 120.15

GBP 1.4666 1.4800 1.4602 1.4781 198 0.73% 1.4674

CHF 0.9773 0.9793 0.9671 0.9724 122 -0.57% 0.9780

AUD 0.7584 0.7647 0.7553 0.7627 94 0.50% 0.7589

CAD 1.2591 1.2601 1.2443 1.2486 158 -0.83% 1.2591

SGD 1.3708 1.3728 1.3568 1.3603 160 -0.79% 1.3711

IDR 12970 13026 12950 12980 76 -0.04% 12985

GOLD 1198.97 1201.38 1183.88 1193.25 17.5 -0.54% 1199.70

SILVER 16.25 16.36 15.98 16.16 0.38 -0.74% 16.28

OIL 52.05 53.79 51.83 53.44 1.96 2.79% 51.99

CURRENCY CROSSES RANGE TRADING

Currency Open High Low Close Range Change Previous

EUR / JPY 126.89 127.61 126.08 127.20 153 0.19% 126.96

EUR / CHF 1.0332 1.0381 1.0295 1.0358 86 0.24% 1.0333

EUR / GBP 0.7204 0.7233 0.7180 0.7209 53 0.10% 0.7202

CHF / JPY 122.76 123.14 122.24 122.79 90 -0.07% 122.87

AUD / JPY 91.02 91.37 90.45 91.07 92 -0.13% 91.19

GBP / CHF 1.4332 1.4381 1.4279 1.4367 102 0.18% 1.4341

GBP / JPY 176.03 176.60 174.86 176.49 174 0.10% 176.31

EUR / CAD 1.3311 1.3371 1.3254 1.3299 117 -0.11% 1.3314

EUR / AUD 1.3935 1.4019 1.3873 1.3964 146 0.29% 1.3924

GBP / AUD 1.9326 1.9403 1.9251 1.9371 152 0.24% 1.9325

AUD / NZD 1.0165 1.0197 1.0117 1.0143 80 -0.31% 1.0175

GLOBAL MARKET INDICES RANGE TRADING

Currency Open High Low Close Range Change Previous

SSIamM5 19870 19940 19825 19910 115 -0.05% 19920

SSIpmM5 19920 19970 19785 19840 185 -0.35% 19910

.N225 19828.65 19922.50 19828.65 19908.68 93.85 0.02% 19905.46

NIYM5 19890 19970 19790 19910 180 0.23% 19865

KSM5 264.55 266.50 264.35 265.90 2.15 0.53% 264.50

HSIJ5 27701 27918 27465 27588 453 -1.57% 28028

.HSI 27688.26 27915.01 27483.45 27561.49 431.56 -1.62% 28016.34

.JKSE 5438.529 5448.448 5397.728 5419.107 50.72 -0.52% 5447.409

FFIM5 7007.5 7038.0 6995.0 7026.5 43.0 0.42% 6997.0

FDXM5 12350.0 12376.5 12213.5 12294.5 163.0 -0.25% 12325.0

DJM5 17918 17997 17822 17964 175.0 0.30% 17910

.DJI 17979.11 18075.60 17905.48 18036.70 170.1 0.33% 17977.04

NQM5 4405.50 4414.50 4366.75 4397.75 47.8 -0.12% 4403.25

.IXIC 4988.818 4996.823 4952.013 4977.287 44.8 -0.22% 4988.249

ESM5 2087.00 2092.75 2075.75 2091.00 17.0 0.22% 2086.50

USD 99.481 99.698 98.371 98.797 98.387 -0.69% 99.482

(8)

US Market Movers

Most Actives

Stocks Price % Change

Alcatel-Lucent 4.93 13.33

Bank of America Corporation 15.8201 0.13

Nokia Corporation 7.97 -3.98

Petroleo Brasileiro S.A 8.23 2.87

General Electric Company 27.73 0.36

Top Gainers

Stocks Price % Change

Dover Saddlery Inc 8.35 67.00

58.com Inc 67.88 33.54

Novogen Limited 7.2035 27.95

BioLife Solutions Inc 2.3199 21.46

Solazyme Inc 3.95 23.05

Top Losers

DISCLAIMER:

Semua tulisan yang terdapat dalam publikasi ini hanya bersifat informasi saja dan tidak ditujukan sebagai saran untuk melakukan trading. PT.Monex Investindo Futures berusaha menyajikan berita terbaik, namun demikian kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi atau analisa yang tersedia. PT. Monex Investindo Futures tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian baik langsung maupun tidak langsung yang dialami oleh pembaca atau pihak lain akibat menggunakan informasi dari publikasi ini.

Composed by:

Research and Analysis Team Email:[email protected] www.monexnews.com

Stocks Price % Change

Tantech Holdings Ltd 12.99 -13.40

Streamline Health Solutions Inc 2.7799 -12.58

MELA Sciences Inc 1.96 -11.71

CRMD-WT 5.07 -4.88

Manning & Napier Inc 11.93 -8.93

Referensi

Dokumen terkait

Resisten terdekat tampak di area 1.5210, berbalik lagi secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka

Resisten terdekat tampak di area 25000, berbalik lagi secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka

Pada pergerakan kebawah kebawah support terdekat terlihat disekitar area 1.3450, break konsisten dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat

Support terdekat terlihat di kisaran area 101.75, break konsisten di bawah area tersebut akan membawa harga menuju zona netral seiring petunjuk akan menjadi tidak jelas dalam

Resisten terdekat tampak di area 27325, berbalik secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka

Resisten terdekat tampak di area 1.1220, berbalik lagi secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka

Support terdekat tampak di area 19300, berbalik secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka

Resisten terdekat tampak di area 0.8780, berbalik lagi secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka