PERANCANGAN DAN PENERAPAN
E-MARKETING PADA CV. NAGASUKI
ELEKTRONIK
Muhammad Indra Jarkasih
Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, IndonesiaNurwan Yuliadi
Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
and
Tommy Kristianto
Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, IndonesiaAbstrak
Tujuan proyek ini adalah membangun aplikasi E-Marketing dalam bentuk perancangan website untuk mendukung pemasaran produk dan layanan dari perusahaan. CV. Nagasuki Elektronik menggunakan model bisnis B2B (Bussiness to Bussiness). Manfaat yang bisa dicapai adalah meningkatkan daya saing terhadap perusahaan sejenis yang mungkin belum menggunakan fasilitas internet sebagai media pemasarannya.
Metodologi yang digunakan yaitu metode pengumpulan data yang meliputi teknik wawancara, studi kepustakaan, metode analisa, yang meliputi Analisa “7P” yang dijabarkan menjadi bagian, antara lain (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence).
Hasil yang dicapai dari pembuatan website ini yaitu mempermudah konsumen untuk mendapatkan informasi mengenai produk perusahaan dan memperluas jangkauan pemasaran perusahaan.
Kesimpulannya yaitu sebaiknya perusahaan menggunakan internet sebagai media pemasaran mereka dengan cara membuat sebuah website perusahaan, sehingga produk dan informasi yang ditawarkan dapat dengan mudah dan cepat didapatkan oleh masyarakat.
Kata Kunci
1.1 Latar Belakang
Sekarang ini Indonesia sedang mengalami peningkatan akan penggunaann teknologi sehingga teknologi yang bernama internet tersebut digunakan perusahaan sebagai tempat melakukan kegiatan promosinya dengan cara menggunakan website dan internet sebagai media penyebarannya.
Perusahaan CV. Nagasuki Elektronik adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan PCB (Printer Circuit Boards) dalam bahasa Indonesia dapat diartikan Papan Sirkuit Cetak yang mempunyai arti sebuah papan yang dipenuhi sirkuit dari logam yang menghubungkan komponen elektronik satu sama lain tanpa kabel. Selama ini CV. Nagasuki Elektronik melakukan marketing dengan memakai sistem kepercayaan konsumen karena hasil yang diberikan atas pekerjaannya dan viral marketing yaitu pemasaran yang terjadi karena adanya pembicaraan dari konsumen yang puas akan hasil pekerjaan perusahaan tersebut yang menyebabkan calon konsumen baru ingin juga mencoba membuat PCB tersebut di CV. Nagasuki Elektronik.
Pemilik dari CV. Nagasuki Elektronik ini ingin meluaskan pangsa pasarnya dengan tujuan perusahaan CV. Nagasuki Elektronik memiliki banyak konsumen dan laba yang meningkat. Perusahaan ingin memberikan kemudahan pada pelanggan dan calon konsumennya terhadap informasi mengenai model, harga, dan bentuk PCB yang terbaru dan pastinya dapat dijangkau oleh konsumen baru dan pelanggannya.
Dari beberapa hal yang telah disampaikan oleh pemilik CV. Nagasuki Elektronik, kami memberikan solusi pada perusahaan CV. Nagasuki Elektronik antara lain sebagai berikut, menentukan strategi pemasaran yang cocok untuk perusahaan CV. Nagasuki
Elektronik untuk memperluas mangsa pasarnya. Memperkenalkan portal E – Marketing CV. Nagasuki Elektronik kepada khalayak luas dan melakukan evaluasi setelah
menggunakan strategi pemasaran tersebut cocok untuk dikolaborasikan dengan teknologi pemasaran berbasiskan internet .
1.2 Metodologi
Analisis yang dilakukan pada skripsi ini adalah untuk dapat memperoleh suatu definisi website E – Marketing seperti apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh perusahaan. Hasil analisis tersebut akan digunakan sebagai acuan dalam pembangunan website E – Marketing yang sekiranya sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan target customer yang ingin diraih. Berikut metodologi umum yang akan digunakan dalam hal menganalisis kebutuhan dalam pembuatan website E – Marketing tersebut:
1. Metode Pengumpulan Data
a. Survey langsung ke perusahaan untuk mendapatkan data yang diperlukan
untuk perancangan website E – Marketing, seperti data mengenai jenis atau tipe produk, profil perusahaan, dan data lain yang dapat menunjang kebutuhan untuk melakukan pemasaran secara online.
b. Melakukan wawancara (interview) untuk menganalisa masalah yang dialami perusahaan dalam hal marketing, sehingga bisa diciptakan solusi website E – Marketing yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
c. Menyebarkan questionnaire kepada target customer website E – Marketing, untuk memperoleh data mengenai kebutuhan dan preferensi customer,
sehingga website E – Marketing yang dibangun dapat digunakan secara efektif membantu menyukseskan kegiatan E -Marketing perusahaan.
2. Metode Analisis, Perancangan, Pengembangan dan Control terhadap website E – Marketing yang telah dibuat.
Setelah data yang diperlukan sudah terkumpul, maka akan dilakukan pembuatan website E – Marketing dengan menggunakan metode perencanaan SOSTAC®. SOSTAC® terdiri atas enam tahapan, dimana tiga tahap awal yang harus dilalui dalam metode SOSTAC® merupakan tahap analisis terhadap kebutuhan perusahaan dan customer (user’s requirements) mengenai website seperti apa yang ingin dibangun. Tiga tahap tersebut meliputi Situation Analysis, pembentukan Objectives dan penetapan Strategy umum untuk pencapaian Objectives.
Hasil analisis yang telah diperoleh, akan dipergunakan sebagai pedoman dalam pembangunan website E – Marketing yang diusulkan. Pada tahap ini, pembangunan website akan mengikuti rumusan Tactic yang telah disusun sebagai langkah detil dari strategi umum yang telah ditetapkan pada tahap sebelumnya. Tactic akan dibuat dengan menggunakan kerangka RACE (Reach, Act, Convertion dan Engage) dilengkapi dengan kerangka 7C (Context, Community, Customization, Communication, Connection,
Commerce). Setelah pembuatan taktik selesai dilakukan, maka akan dibuat rancangan struktur informasi yang terdiri atas rancangan site map (blueprint) dan layout atau interface dari setiap halaman website. Secara umum dalam pembuatan interface akan mengikuti beberapa pedoman 8 aturan emas desain interface dari Shneiderman dan Tactic (RACE dan 7C) yang sebelumnya telah ditetapkan.
Pada tahapan selanjutnya akan dirumuskan Action yang akan dilakukan, seperti perencanaan mengenai alokasi biaya yang dibutuhkan dan jadwal pengerjaan tugas dalam kegiatan pengembangan website. Perencanaan pelaksanaan kegiatan Control, yang meliputi testing dan review terhadap website yang telah dihasilkan juga dilakukan untuk menjaga agar fitur yang dibuat di dalam website tetap sesuai dengan kebutuhan dari target customer dan perusahaan.
2. Tahap 1 situasion anlisis perusahaan :
Segmentasi yang diincar oleh perusahaan CV. Nagasuki Elektronik adalah para perusahaan elektronik yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. Kemudian target konsumennya adalah para pengusaha elektronik yang membutuhkan model PCB yang beraneka ragam dan memiliki dana yang dapat disesuaikan dengan biaya yang dimiliki oleh pengusaha tersebut.
Value Proposition dari misi dan visi yang dapat disimpulkan dapat dikatakan bahwa kemudahan dalam memperoleh bentuk PCB yang diinginkan dan kemudahan dalam menentukan pembayaran yang disesuaikan dengan biaya yang dimiliki
konsumennya, sehingga perusahaan bisa mewujudkan keinginan konsumennya yang disesuaikan dengan kemampuan keuangannya.
Positioning dari perusahaan CV. Nagasuki Elektronik adalah perusahaan PCB yang hanya melayani penjualan yang bersifat grosir atau partai besar yang diperuntukkan bagi perusahaan – perusahaan elektronik yang berada di Jakarta dan sekitarnya. Model
dan biaya yang dikeluarkan konsumen akan sama sehingga sesuai misi perusahaan yaitu konsumen yang menentukan, kami yang mewujudkan sehingga bisa menjaga image perusahaan.
2.1 Analisis Strength (Kekuatan), Weakness (Kelemahan), Opportunities (Peluang), dan
Threats (Ancaman) Dilihat Dari Internal dan Eksternal Perusahaan CV. Nagasuki
Elektronik
Tabel 3.1 Tabel Analisi SWOT CV. Nagasuki Elektronik CV. Nagasuki Elektronik
Strength-S Weeakness-W • Kelebihan dari model PCB
Harga dalam pembuatan model PCB yang dinginkan oleh konsumen dapat ditentukan pula oleh biaya yang dimiliki oleh konsumen itu sendiri. Bisa memiliki harga yang tinggi atau rendah tergantung model dan besar atau kecilnya dari PCB tersebut. Model dan bentuk PCB yang biasa dibuat untuk berbagai keperluan elektronik. Biasanya dipesan dan dipergunakan oleh perusahaan elektronik yang memakai PCB, misalnya remote televisi, remote AC, dan keperluan elektronik lainnya.
Harga yang ditawarkan pada konsumennya jika tidak terlalu memikirkan bentuk atau modelnya biasanya berkisaran tiga ratus rupiah hingga seribu rupiah. Ini pun tergantung pada besar atau kecilnya model PCB tersebut. Untuk harga yang besar ditawarkan sekitar sembilan ratus hingga seribu lima ratus rupiah, ukuran sedang ditawarkan seharga empat ratus lima puluh rupiah hingga sembilan ratus rupiah, dan ukuran kecil dua ratus lima puluh rupiah hingga enam ratus rupiah.
Harga yang ditawarkan jika dilihat dari jumlah pembeliannya yang bersifat partai atau grosir dapat dikatakan bisa bersaing karena semakin banyak yang dipesan maka semakin murah harga yang harus dibayarkan oleh konsumen. Hal ini juga didukung oleh banyaknya bagian – bagian (cutting, sablon, eching, dan bor) yang sudah dapat dikatakan ahli atau terbiasa dalam membuat model PCB tersebut hingga layak ditangan konsumen dan tentunya disesuaikan dengan model yang diinginkan konsumennya.
• Kelemahan dari model PCB
Dari segi banyaknya barang yang dipesan dan tentunya bersifat grosir atau partai, sedikit menyulitkan bagi perusahaan elektronik baru yang memiliki dana terbatas. Banyaknya model yang ada bisa juga menyulitkan bagi konsumennya dalam menentukan pilihan, karena biasanya kendalanya berupa model yang ada terkadang cocok atau malah tidak cocok dengan perangkat elektronik yang akan dibenamkan PCB tersebut atau bisa juga
konsumennya bingung menetukan pilihan model
PCB karena tidak mengerti ukurannya yang pas.
Strength-S Weeakness-W
• Kelebihan dari sumber daya manusia yang dimiliki Sudah bisa dikatakan perusahaan CV. Nagasuki Elektronik bukan perusahaan kecil mulai dari tahun 1993 hingga sekarang yang jika dihitung – hitung memiliki umur kurang lebih sembilan belas tahun. Maka dari segi sumber daya manusia yang dimiliki yang terdiri dari wakil pemilik, asisten
• Kelemahan dari sumber daya manusia yang dimiliki Dari segi sumber daya alam manusianya adalah lebih sering kepada bagian – bagian pekerja yaitu bagian bor, cutting, eching, dan sablon yang biasanya kurang memperhitungkan dalam memakai bahan – bahan mentah yang digunakan dalam pembuatan PCB tersebut. Terkadang wakil kepala
keuangan, kepala bagian, dan semua bagian yang bekerja dipastikan para pekerjanya memiliki sumber daya manusia yang terlatih, ahli, dan terbiasa dalam membuat berbagai jenis model PCB yang
diinginkan oleh konsumennya.
yang biasa mencatatkan pesanan konsumennya bisa juga salah memahami keinginan konsumennya, sehingga ketika barang jadi konsumen merasa kurang cocok. Jika hal ini terjadi dipastikan memerlukan sedikit pemberitahuan mengenai hal dalam penggunaan sumber bahan baku, bahwa bahan baku harus bisa digunakan secukup mungkin agar tidak terjadi pemborosan bahan baku, lalu wakil kepala lebih diarahkan agar lebih memahami dulu hal yang diutarakan oleh konsumennya.
Strength-S Weeakness-W
• Kelebihan dari lokasi perusahaan
1. Tempat yang terakhir yang berlokasi di cikampek memiliki tempat untuk gudang dan produksi yang luas sehingga cepat dalam memenuhi kebutuhan konsumennya. 2. Terhindar dari bencana alam karena daerah
Cibinong pada saat itu sering terjadi bencana alam.
3. Memiliki banyak saluran distribusi disetiap daerah yang menjadi tempat pindah karena pada saat itu rentan waktu berpindahnya sekitar sepuluh tahun kebawah dapat dipastikan namanya sudah dikenal di masing – masing daerah tersebut.
4. Untuk konsumen yang berada diluar Jakarta jadi merasa diuntungkan karena tidak harus jauh – jauh ke Jakarta.
• Kelemahann Kelebihan dari lokasi perusahaan Tempat berdirinya perusahaan ini mengalami perpindahan tempat sebanyak tiga kali yaitu pertama yang berada di Jakarta Utara, kedua berada di Cibinong, yang terakhir atau ketiga berada di Cikampek. Hal ini memiliki kelemahan yang dapat membuat konsumennya menjadi bingung dalam pemesanan PCB yang ingin dibelinya, belum lagi tempat yang baru yang belum tentu semua konsumennya tahu letak pasti posisinya tersebut, dan biasanya karena letak awalnya di Jakarta bisa menyebabkan konsumennya harus menempuh jarak yang lebih jauh lagi jika ingin membeli PCB tersebut.
Strength-S Weeakness-W
• Kelebihan dari marketing yang berjalan
1. Brand image yang sudah terkenal dikalangan
pengguna PCB dikarenakan perusahaan ini sudah sembilan belas tahun berkecimpung didunia pembuatan PCB sehingga namanya sudah bisa diadu dengan perusahaan lainnya. 2. Viral marketing yang baik dari konsumen
setianya sehingga konsumen baru yang ingin membeli PCB bisa diberi tahu untuk
membelinya pada perusahaan CV. Nagasuki
• Kelemahan dari marketing yang berjalan Kegiatan promosi yang dilakukan oleh perusahaan CV. Nagasuki Elektronik belum
melakukan banyak hal. Lebih banyak mengandalkan
viral marketing atau dari mulut ke mulut yang
melibatkan pihak luar seperti konsumennya,
suppliernya, dan pihak luar lainnya yang mengenal
CV. Nagasuki Elektronik.
Dari hasil penelitian kami pada saat mengunjungi perusahaan CV. Nagasuki Elektronik
Elektronik dan juga pelayanan yang ramah yang bisa membuat setiap konsumennya merasa nyaman dalam mengutarakan kebutuhannya yang bisa menyebabkan umpan balik yang baik perusahaan atau bagi konsumen lainnya.
perusahaan tersebut memang belum mengadakan pemasaran sama sekali baik melalui pihak media cetak, menggunakan internet, ataupun media televisi. Perusahaan CV. Nagasuki Elektronik lebih
mengandalkan viral marekting sebagai media penyaluran promosinya. Hal ini dikarenakan perusahaan CV. Nagasuki Elektronik yang bersifat
B2B (Bussines to Bussines) yang memang tidak
terlalau memerlukan promosi yang terlalu gencar. Karena perusahaan CV. Nagasuki Elektronik lebih tergantung pada viral marketing maka perusahaan ini harus bisa memberikan pelayanan, pengertian akan kemauan konsumen, kepintaran dalam membantu kebutuhan konsumen, dan meningkatkan kecepatan dalam pemenuhan keinginan konsumen. Supaya konsumennya merasa puas dan bisa menjadikan perusahaan CV. Nagasuki Elektronik sebagai patokan nantinya dalam
pembuatan PCB yang dibutuhkan. Hingga nantinya bisa memberi umpan balik yang baik bagi
peningkatan image perusahaan. Viral marketing memang efektif dalam penyaluran promosi dan memiliki biaya yang sangat dikit bahkan mungkin tidak ada, tetapi memiliki peran yang sangat fatal jika saja konsumennya pada saat itu mendapatkan pelayanan dan hasil yang buruk maka itu bisa menjadi umpan balik yang bersifat kurang baik dan bisa menurunkan image perusahaan dimata konsumen lainnya.
Strategi yang bisa di lakukan :
• Melakukan pertahanan akan kualitas dan mempertahankan kekuatan produk dimata konsumennya hal ini merupakan kekuatan yang paling mutlak harus dimiliki oleh perusahaan CV. Nagasuki Elektronik supaya konsumen tetap percaya dan loyal pada perusahaan CV. Nagasuki Elektronik.
• Mempertahankan kemampuan dalam memahami dan cepat tanggap akan keinginan konsumennya agar konsumen merasa tidak harus repot dalam mengutarakan keinginannya.
• Mempertahankan hubungan dengan suppliernya hal ini bisa menyebabkan semakin banyak keuntungan yang didapat dari ke dua belah pihak bisa saja supplier akan cepat memberi tahu akan naik atau turunnya harga bahan baku yang menyebabkan perusahaan bisa dengan cepat mengambil langkah dalam menyikapi harga yang berubah – rubah.
sehingga konsumen tetap merasa harga sesuai dengan kualitas.
• Mempertahankan dan mempertajam kemampuan tiap bagian dalam proses pengerjaan mulai dari pemesanan hingga pembuatan PCB agar tidak mengalami masalah yang menyebabkan perusahaan terhambat dalam proses produksinya.
• Mengikuti teknologi dan ekonomi yang ada sekarang ini agar masalah dalam penyesuaian kebutuhan konsumen tidak memiliki hambatan yang berarti.
• Selalu waspada akan sumber daya yang dimiliki baik bahan baku, cara pembuatan, dan karyawannya tidak melakukan kecurangan yang menyebabkan kerugian pada perusahaan CV. Nagasuki Elektronik.
Threats-T Opportunities-O
Duta Djaya Sentosa (DDS) Merupakan perusahaan yang sama yang bergerak dibidang pembuatan PCB yang berlokasi didaerah Jelambar, Jakarta. DDS adalah Kompetitor CV. Nagasuki Elektronik.
• Ancaman dari perusahaan kompetitor
• Harga yang lebih kompetitif karena supplier bisa memberi harga yang lebih murah. • Memiliki lebih banyak sumber daya manusia. • Memakai teknologi yang lebih maju.
• Pelayanan lebih tepat karena sumber daya banyak shingga jika ada kesalahan akan cepat diperbaiki.
• Harga bisa menjadi lebih murah karena memiliki supplier yang menawarkan harga bahan baku yang lebih murah dikarenakan
supplier lebih mampu mengolah bahan baku
dan lebih cepat dalam penyediaan bahan baku • Memiliki banyak sumber daya manusia yang
dimana jika terjadi masalah akan cepat ditangani sehingga masalah cepat selesai. • Pembagian kerja dalam pelayanan hingga
barang diterima konsumennya sangat jelas dan tertata rapi.
• Peluang dari perusahaan kompetitor
• Tidak bisa memiliki bahan baku yang baik karena harganya murah
• Kualitas barang yang tidak tahan lama • Harga jual yang murah terkadang di pandang
sebelah mata oleh calon konsumennya • Model yang tidak bisa dikembangkan • Brand name yang terkenal sehingga bisa
dipastikan perusahaan CV. Nagasuki Elektronik sudah dikatakan lebih baik dari kompetitornya. • Viral marketing yang lebih kuat dari konsumen
setia perusahaan CV. Nagasuki Elektronik yang bisa menjadikan promosi yang sangat
menjanjikan.
• Kualitas kompetitor tidak tahan lama dan murah harganya sehingga menyebabkan konsumen lebih ke perusahaan CV. Nagasuki Elektronik yang memiliki kualitas yang lebih baik.
• Model kompetitor sulit berkembang karen hanya mencontek, sedangkan perusahaan CV. Nagasuki Elektronik memiliki banyak konsumen yang menyebabkan peluang terbukanya akan model – model baru semakin
Ada beberapa tingkatan pembangunan website yang mungkin bisa dipilih oleh perusahaan untuk melaksanakan E – Marketing nya (Chaffey, Chadwick, Johnston, & Mayer, 2006, p. 162):
1. Level 0, pada tahap ini perusahaan belum mempunyai website sama sekali. 2. Level 1, pada tahap ini perusahaan hanya mendaftarkan nama
perusahaannya ke dalam website seperti Yellow Pages (www.yell.co.uk), sehingga customer bisa mengetahui bahwa perusahaan tersebut ada.
mudah.
Strategi yang bisa di lakukan :
• Perusahaan CV. Nagasuki Elektronik memiliki nama yang besar dimata konsumennya sendiri, hal ini memberi nilai tambah bagi konsumen setianya karena nama yang besar sudah disandangnya maka konsumennya pun tidak ragu akan memperkenalkan perusahaan CV. Nagasuki Elektronik pada sesama teman konsumennya.
• Bahan baku yang dimiliki adalah bahan baku yang terbaik tapi dengan harga yang sesuai dengan kualitasnya, sehingga perusahaan CV. Nagasuki Elektronik memiliki kualitas PCB yang baik dan tahan lama, tetapi harga yang pantas untuk kualitas tersebut.
• Memiliki banyak konsumen yang bergerak di bidang elektronik dan konsumen sendiri pun memiliki banyak jaringan ke orang lain yang membutuhkan produk PCB yang dimana hal ini bisa menyebabkan menambah kekuatan viral marketimng perusahaan terrsebut.
• Kompetitor memiliki sumber daya manusia yang banyak sehingga pelayanan lebih cepat dilakukan dan diselesaikan.
• Kompetitor memiliki harga lebih murah sehingga akan menyulitkan perusahaan dalam menentukan harga.
• Teknolgi yang dipakai lebih maju karena konpetitor dapat dikatakan berdiri di tahun yang memang memiliki teknologi yang sedang berkembang.
• Keamanan dari dalam perusahaan CV. Nagasuki Elektronik yang kurang menjaga kerahasiaan dalam proses pembuatan PCB, sehingga sumber daya dari dalam perusahaan tersebut bisa saja mencurinya.
Pelanggan juga bisa mengetahui informasi produk apa saja yang dijual oleh perusahaan tersebut, walaupun hanya berupa informasi singkat. Pada tahap ini perusahaan belum mempunyai website.
3. Level 2, pada tahap ini perusahaan telah mempunyai website tapi hanya berupa static web (brochureware), yang hanya memuat nama perusahaan dan informasi produk secara terbatas. Tipe website ini tidak mengizinkan adanya interaksi dua arah antara perusahaan dengan customer.
4. Level 3, pada tahap ini perusahaan telah mempunyai website yang mengizinkan interaksi sederhana, dimana user diizinkan untuk mencari tahu mengenai product availability dan harga dari produk melalui menu search. Registrasi customer melalui form online dan komunikasi melalui email juga memungkinkan.
5. Level 4, pada tahap ini tidak hanya interaksi sederhana yang
dimungkinkan, tapi juga mungkin ada transaksi pembelian online walau hanya beberapa produk saja. Fungsi lain yang mungkin ada interactive customer-service helpdesk, input testimonial dan review product oleh user, koneksi dengan social network, dan lain-lain.
Level 5, full interactive site yang sudah menyediakan relationship marketing terhadap individual customer, dan juga sudah menyediakan fungsi transaksi secara lengkap
2.2 Analisis Perusahaan dengan Menggunakan Metode 7P
1. Product 2. Price 3. Promotion 4. Place 5. People 6. Process 7. Physical Evidence 1. Product (Produk) :
Sediakan pelayanan baru melalui media E - Marketing yang telah dibangun sehingga dapat memberikan experience yang positif bagi customer mengenai brand yang dijual perusahaan, seperti penyediaan informasi lengkap mengenai
produk(termasuk isi testimoni atau review terhadap produk yang diberikan oleh pelanggan lain) dan pembentukan komunitas lewat jalur online, untuk menambah value pada produk atau jasa yang ditawarkan.
Produk PCB yang dihasilkan oleh perusahaan CV. Nagasuki Elektronik merupakan produk yang bisa dibuat sesuai keinginan kopnsumennya, sehingga nanti konsumen dapat menentukan model PCB yang cocok dengan kebutuhan akan hasil barang elektronik yang dihasilkan oleh konsumennya. Hal ini membuat perusahaan CV. Nagasuki Elektronik membuat semakin nyaman konsumennya karena dengan model yang disesuaikan akan memudahkan konsumennya, sedangkan kompetitor hanya mampu membuat PCB berdasarkan ukuran besar, sedang, dan kecil. Dengan demikian maka produk yang PCB yang dihasilkan perusahaan CV. Nagasuki Elektronik akan semakin dikenal oleh konsumennya.
2. Price (Harga) :
Berikan penawaran harga spesial atau lebih murah melalui channel online, contoh: extra service jika membeli dalam jumlah tertentu. Perusahaan CV. Nagasuki Elektronik tidak menetukan patokan harga yang tetap, tapi biasanya hanya menetukan harga dasar yaitu ukuran PCB besar atau kecil. Jika konsumen ingin ukuran kecil maka harga dua ratus lima puluh rupiah sampai enam ratus rupiah, tetapi bisa menjadi mahal karena model juga menentukan tingkatan harga misalnya dengan ukuran kecil tetapi modelnya rumit maka akan menjadi delapan ratus rupiah, karena semakin rumit jelas akan semakin mahal. Begitu pula jika konsumen ingin PCB ukuran besar maka harga sembilan ratus sampai seribu lima ratus rupiah, tapi bisa jadi tidak terlalu mahal jika model yang diinginkan tidak berlebihan sehingga konsumen bisa memilih yang disesuaikan dengan keinginannya dan keuangannya.
Kompetitor dari perusahaan CV. Nagasuki Elektronik memiliki harga yang disesuaikan dengan ukuran PCB yang mereka miliki, misalnya jika ukuran kecil dapat dihargai seharga tiga ratus hingga tujuh ratus ribu rupiah, untuk ukuran sedang
berkisar enam ratus hingga seribu rupiah, dan untuk ukuran besar seibu hingga dua ribu rupiah. Maka dari hal tersebut kompetitor belum bisa membuat model yang disesuaikan sehingga perusahaan CV. Nagasuki Elektronik memiliki nilai tambah dalam melakukan usahanya.
3. Promotion (Promosi) :
Website diperlukan sebagai sarana promosi terpusat yang dilakukan oleh perusahaan CV. Nagasuki Elektronik. Segala berita yang ada di website juga akan dicantumkan atau dihubungkan dengan account jejaring sosial milik CV. Nagasuki
Elektronik, sehingga menjadikan kegiatan promosi antara satu channel dengan channel lainnya saling terhubung atau terintegrasi.
Perusahaan CV. Nagasuki Elektronik sudah dibangun website pemasarannya yang dilakukan secara online sehingga pemasaran yang sekarang sudah bisa dilihat melalui internet, dimana dengan pemasaran menggunakan internet menjadi lebih cepat dalam melakukan pemasaran, jangkauan pemasaran yang menjadi lebih luas, murah dalam melakukan pemasaran karena semua biaya yang membebankan biaya penjualan bisa dikurangkan, dan mudah diterima dalam setiap kalangan pengguna internet atau pengguna dunia maya.
4. Place (Tempat) :
Website merupakan salah satu channel yang banyak disukai customer dari suatu perusahaan karena bisa diakses kapan saja dan dimana saja selama customer terhubung melalui device yang dapat mengakses internet. Dengan adanya website mempermudah kegiatan pembelian di perusahaan CV. Nagasuki Elektronik. Dengan adanya website, diharapkan pelayanan terhadap customer dapat dilakukan
semaksimal mungkin. Customer dibebaskan untuk memilih channel yang dianggap lebih cepat, mudah dan nyaman untuk digunakan.
Jika dilihat dari sejarah Perusahaan CV. Nagasuki Elektronik yang dimana suka berpindah – pindah tempat produksi dikarenakan karena keadaan alam yang kurang baik dan mendapatkan tempat produksi yang kecil, hingga sekarang memiliki cabang baru yang dimana cabang baru dijadikan kantor utama dan cabang lama tersebut menjadi kantor cabang saja maka hal tersebut menunjukkan keinginan Perusahaan CV. Nagasuki Elektronik dalam mendistribusikan pesanan konsumennya
secara cepat dan mudah diakses oleh pelanggannya. Sehingga pemasaran yang dilakukan jadi mudah dilakukan karena jarak dengan konsumennya yang kebanyakan dijakarta tidak begitu jauh.
5. People (manusia) :
People atau staff merupakan komponen yang sangat penting, karena kualitas kinerja atau pelayanan dari people di suatu perusahaan yang akan membentuk kesan baik atau buruknya perusahaan di mata customer.Dengan adanya website, tentunya perusahaan CV. Nagasuki Eleketronik harus mempertimbangkan perekrutan pegawai yang akan ditempatkan khusus untuk menangani proses pemasaran secara online di akun jejaring sosial dan website milik perusahaan CV. Nagasuki Elektronik. Hal ini dikarenakan staff yang sekarang ini tidak mungkin mampu ditugaskan menangani kedua proses bisnis (offline dan online) sekaligus secara bersamaan. Oleh karena itu perusahaan CV. Nagasuki Eleketronik harus mempunyai staff yang mampu
menangani pengelolaan atau proses bisnis yang dilakukan via jalur online, sekaligus mampu bekerjasama dengan staff yang bekerja pada proses offline untuk
mengintegrasikan proses online yang melibatkan proses offline di dalamnya, contoh: pada pengelolaan akun jejaring sosial milik perusahaan CV. Nagasuki Eleketronik. Hal ini diperlukan untuk dapat menjadikan perusahaan CV. Nagasuki Elektronik lebih tanggap, lebih cepat, lebih fokus serta lebih terarah dalam memberikan pelayanan kepada customer, baik melalui jalur offline maupun melalui jalur online. 6. Process
Diharapkan dengan adanya website yang didukung dengan staff (people) yang ahli dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya, customer bisa
memperoleh kenyamanan dari segi pelayanan, oleh karena itulah integrasi antara online dan offline sangatlah penting, sehingga bisa tercipta positive experience bagi customer.
7. Physical Evidence
Physical Evidence merupakan segala hal yang berkaitan dengan perusahaan, dimana dapat dilihat secara fisik oleh customer, dapat digunakan sebagai alat interpretasi atau penilaian terhadap perusahaan, dan juga dapat digunakan untuk menarik minat customer terhadap perusahaan.
Pada website perusahaan CV. Nagasuki Eleketronik nantinya, physical evidence ini harus ditampilkan untuk dapat menarik customer agar mau berkunjung ke perusahaan CV. Nagasuki Eleketronik. Contoh physical evidence yang bisa digunakan untuk menarik pengunjung antara lain adalah foto - foto produk
perusahaan CV. Nagasuki Eleketronik, peta lokasi, dan lain sebagainya. Logo dan tema khusus dari perusahaan CV. Nagasuki Eleketronik harus bisa ditonjolkan sedemikian rupa dalam setiap page dari website.
2.3 Menetapkan Tujuan atau Objectives dari E-Marketing dengan 5 S
Setelah melakukan analisis secara mendalam, akhirnya dapat disimpulkan tujuan atau target utama yang harus dicapai oleh perusahaan CV. Nagasuki Eleketronik demi bisa meningkatkan kualitas E - Marketing nya:
a. Sell, dengan adanya website E - Marketing perusahaan CV. Nagasuki Eleketronik
diharapkan dapat meningkatkan penjualan. Oleh karena itu, pada usulan website E-marketing yang akan dibuat, mungkin akan ditambahkan fasilitas untuk menjual produk perusahaan CV. Nagasuki Elektronik secara online khususnya untuk penjualan PCB.
b. Serve, dengan adanya website E - Marketing perusahaan CV. Nagasuki
Eleketronik diharapkan dapat meningkatkan service atau pelayanan kepada customer. Oleh karena itu, pada usulan website E - Marketing yang akan dibuat, akan disediakan fitur contact us.
c. Speak, dengan adanya website E - Marketing perusahaan CV. Nagasuki
Eleketronik diharapkan dapat meningkatkan arus komunikasi baik antara perusahaan CV. Nagasuki Eleketronik dengan customer, maupun komunikasi antar customer itu sendiri. Oleh karena itu, pada usulan website E-marketing yang akan dibuat, akan disediakan fitur untuk mengunjungi akun jejaring sosial milik perusahaan CV. Nagasuki Eleketronik.
d. Save, dengan adanya website E - Marketing, CV. Nagasuki Eleketronik
diharapkan dapat meminimalkan pengeluaran untuk biaya promosi, misalnya untuk membayar lebih pada karyawan yang melakukan kegiatan viral marketing
e. Sizzle, dengan adanya website E - Marketing yang terpusat customer dapat mengetahui segala informasi yang berkaitan dengan perusahaan CV. Nagasuki Eleketronik secara cepat dan mudah tanpa harus susah payah mencari dari
berbagai sumber. Dengan adanya website, pesan marketing juga bisa disampaikan secara lebih terarah dan tepat, sesuai dengan maksud yang ingin disampaikan oleh perusahaan CV. Nagasuki Eleketronik kepada customer. Jika perusahaan CV. Nagasuki Eleketronik hanya mengandalkan promosi melalui mouth - to - mouth, bisa jadi akan berakibat buruk bagi perusahaan CV. Nagasuki Eleketronik, karena promosi mulut ke mulut tidak selalu objektif dan kadang justru merugikan CV. Nagasuki Eleketronik dengan adanya kritik buruk yang belum tentu benar.
3. Penetapan Taktik yang dapat digunakan untuk mencapai strategi E-Marketing
Metode pembentukan taktik “RACE” merupakan sebuah singkatan kata yang terdiri atas Reach, Act, Convert, dan Engage. Bila aktivitas dalam semua tahap itu bisa dilakukan secara maksimal, maka akan makin mudah bagi perusahaan dalam meraih pelanggan atau customer. Berikut akan diuraikan penjelasan mengenai gambaran pelaksanaan aktivitas RACE pada perusahaan CV. Nagasuki Elektronik di masa kini beserta usulan taktik untuk memaksimalkan aktivitas RACE pada perusahaan CV. Nagasuki Elektronik di masa depan.
a. Reach merupakan langkah pertama yang harus dilalui perusahaan dalam upaya
memperkenalkan kepada masyarakat luas mengenai keberadaan suatu perusahaan. Suatu perusahaan dapat disebut berhasil dalam tahap ini, bila banyak orang yang tadinya belum tahu dan belum pernah mendengar mengenai suatu perusahaan,
akhirnya bisa mengenali identitas perusahaan tersebut, seperti logo perusahaan, nama perusahaan, serta mengetahui brand dan jenis produk yang dijual perusahaan. Reach
ini bisa juga disebut sebagai penggunaan berbagai media baik offline maupun online yang ditujukan untuk membangun identitas mengenai keberadaan situs atau website suatu perusahaan.
Jika dikaitkan dengan upaya perusahaan CV. Nagasuki Elektronik dalam melakukan aktivitas reach, upaya yang dilakukan perusahaan CV. Nagasuki Elektronik telah cukup maksimal. Terbukti dari logo perusahaan dan tempat produksi serta pemasaran yang sering berpindah tempat dan selama perpindahan terjadi selang waktu sepuluh tahun kebawah yang dimana disetiap tempat yang pernah ditempatkan akan
meninggalkan nama perusahaan CV. Nagasuki Elektronik sehingga para penduduk daerah tersebut akan mengerti jika dahulu tempat ini adalah temapat perusahaan CV. Nagasuki Elektronik mendirikan usaha. Dengan website yang sudah dibangun dan perusahaan CV. Nagasuki Elektronik memiliki akun jejaring sosial maka secara otomatis costumer akan mudah melakukan pencarian melalui internet dengan menggunakan kata “PCB”
Sayangnya, berbagai review mengenai perusahaan CV. Nagasuki Elektronik yang belum atau bahkan sedikit sekali komentar yang didapat di berbagai situs, jejaring sosial, dan blog belum mampu mengangkat link yang menuju langsung ke domain website utama perusahaan CV. Nagasuki Elektronik ke halaman satu search engine. Hal ini membuktikan bahwa perusahaan CV. Nagasuki Elektronik masih belum melakukan kegiatan Search Engine Optimization (SEO) dengan baik.
Jika dilihat dari prinsip SEO dimana makin banyak backlink yang dimiliki akan makin tinggi page rank website dalam Search Engine Result Page (SERP), yang
terjadi pada perusahaan CV. Nagasuki Elektronik justru sebaliknya. Hal seperti di atas bisa terjadi karena perusahaan CV. Nagasuki Elektronik memang belum mempunyai website yang sesungguhnya karena perusahaan CV. Nagasuki
Elektronik belum mempunyai website developer yang bisa membuatkannya. Oleh karena itu dibuatkan lah website yang dikhususkan untuk menerangkan keadaan perusahaan CV. Nagasuki Elektronik yang berisikan informasi alamat,
mencantumkan link akun jejaring sosial dari perusahaan CV. Nagasuki Elektronik dan tanpa daftar menu atau informasi harga menu yang disediakan.
Penggunaan media offline dalam penyebaran link akun jejaring sosial dan link website juga sangat terbatas, sehingga penyebarannya tidak terlalu luas. perusahaan CV. Nagasuki Elektronik benar-benar bergantung dari promosi gratis secara mouth-to-mouth yang dilakukan secara sukarela oleh customer dan karyawan bagian wakil kepala yang melakukan kegiatan pemasaran. Perusahaan CV. Nagasuki Elektronik juga tidak pernah melakukan affiliate and partner marketing apapun dengan pihak lain karena keinginannya untuk mandiri dan tidak tergantung dengan pihak lain. Hal ini membuat penyebaran informasi mengenai perusahaan CV. Nagasuki Elektronik semakin terbatas.
Hal yang bisa diperbaiki di masa depan oleh perusahaan CV. Nagasuki Elektronik ketika sudah memiliki website adalah dengan memaksimalkan kegiatan Search Engine Optimization baik secara offsite maupun onsite. Secara offsite bisa dilakukan dengan menyebar link website utama perusahaan CV. Nagasuki Elektronik di
jika mempunyai waktu senggang bisa ikut dalam komunitas tertentu yang dimana bisa menyebarkan link perusahaan CV. Nagasuki Elektronik. Sedangkan secara onsite bisa dilakukan dengan penyebaran link yang juga bisa lebih diperluas lagi dengan menggunakan jasa iklan baris baik yang gratis ataupun berbayar. Selain itu sosialisasi link akun jejaring sosial juga perlu lebih dimaksimalkan lagi bersamaan dengan penyebaran link website utama perusahaan CV. Nagasuki Elektronik. Dan monitor terus tingkat page rank dari website CV. Nagasuki Elektronik dengan menggunakan Google Web Master Tools, yang juga bisa dipakai untuk melacak keyword mana yang bisa digunakan untuk memperkuat posisi di search engine.
Praktik mengenai Search Engine Optimization ini akan dipraktekkan dalam aplikasi website yang akan dibuat. Penjelasan mengenai hasil dari Search Engine
Optimization yang dilakukan pada aplikasi website yang dibuat akan dibahas pada bahasan mengenai testing dan review.
b. Act merupakan langkah kedua yang harus dilakukan setelah upaya Reach sudah
berhasil dioptimalkan. Pada langkah kedua ini, upaya yang harus dilakukan adalah mencoba untuk memikat dan menarik minat audience yang mengunjungi atau mengakses website Anda, untuk menjelajahi satu-persatu halaman website dan membaca semua isi konten yang terdapat dalam website tersebut. Cegah semua kemungkinan yang dapat membuat audience menekan tombol close sebelum ia membaca semua isi konten yang ada di halaman website perusahaan.
Untuk website asli dari perusahaan CV. Nagasuki Elektronik sekarang ini, tentunya langkah Act ini belum dilakukan dengan baik, mengingat website nya yang masih berupa brosur tanpa adanya fitur interaktif dan konten yang bermutu. Oleh karena itu, untuk di masa depan bisa dilakukan perbaikan dengan menerapkan Landing Page Optimization, Home Page Optimization, serta perbaikan isi dari konten-konten yang disediakan di website, dimana harus dikemas menjadi lebih menarik, eye catching, dan memuat informasi-informasi yang lengkap dan benar-benar dibutuhkan oleh audience.
Untuk melakukan Landing Page Optimization, buatlah Landing Page yang menarik namun ringkas, berisi ringkasan dari keseluruhan tujuan marketing perusahaan, seperti daftar produk atau jasa yang dijual perusahaan, kelebihan atau keunggulan dari produk atau jasa yang disediakan, disertai benefit apa yang akan diperoleh jika pelanggan menggunakan produk atau jasa perusahaan. Yang paling penting dalam sebuah Landing Page adalah isi informasinya dan kecepatan aksesnya, bukan bagus atau tidaknya animasi. Jika perusahaan menganggap Landing Page milik perusahaan sudah bagus karena memiliki animasi atau flash intro menarik, belum tentu orang yang berkunjung akan berpendapat sama, terutama bagi mereka yang setelah sepuluh detik menunggu tidak melihat apa-apa selain timeout connection dikarenakan
kecepatan akses internet mereka yang terbatas. Jelas sekali, grafik yang diperkirakan akan sangat berkesan di hati pelanggan, justru mengusir mereka bahkan sebelum mereka mencoba mengenali keseluruhan isi website perusahaan.
Untuk melakukan Home Page Optimization, buatlah Home Page semenarik mungkin dan selengkap mungkin, dimana sebuah home page harus memuat keseluruhan informasi penting mengenai CV. Nagasuki Elektronik. Seperti alamat CV. Nagasuki Elektronik, seluruh contact yang bisa dihubungi secara singkat dan jelas, , membuat daftar produk, dan lain sebagainya yang bisa membantu audience untuk mengenali lebih dekat mengenai perusahaan CV. Nagasuki Elektronik secara cepat tanpa harus mencari-cari dulu ke halaman lain. Buat home page semenarik mungkin, karena ini adalah halaman pertama yang dilihat audience sebelum ia tertarik untuk menjelajahi isi lain dari website perusahaan. Sebenarnya sebuah Home Page juga bisa digunakan sebagai Landing Page, karena halaman home merupakan halaman pertama yang dilihat oleh pengunjung website, oleh karena itu, perusahaan sebenarnya tidak terlalu perlu membuat landing page secara terpisah, karena mereka bisa menggunakan Home Page sebagai Landing Page yang efektif.
Selain memerlukan Landing Page Optimization dan Home Page Optimization, konten lain pada website juga harus dioptimalkan. Muatlah informasi-informasi yang jelas, menarik dan bermutu pada setiap halaman website, sehingga audience
mendapatkan experience yang positif saat menjelajahi seluruh isi dari website
perusahaan. Supaya website perusahaan dapat terus menarik pengunjung secara terus menerus, baik itu audience lama maupun audience baru yang pertama kali
berkunjung, perusahaan harus rajin memperbaharui informasi yang terdapat dalam website. Jangan sampai informasi yang sudah usang seperti mengenai model PCB yang tidak banyak dipesan yang masih saja dipajang dalam website perusahaan. Pastikan keseluruhan informasi yang terdapat dalam website selalu up to date dan
memuat konten yang isinya selalu menarik dan bermutu. Hasil dari keberhasilan kegiatan Landing Page Optimization, Home Page Optimization dan pengisian konten yang bermutu, bisa diukur dengan menggunakan Google Analytic dengan mengukur tingkat Bounce Rate, Pages per Visit, dan Product Page Conversion. Praktik
mengenai taktik pelaksanaan Landing Page Optimization, Home Page Optimization dan pengisian konten yang bermutu, serta pengukuran menggunakan Google Analytic pada aplikasi website yang akan dibuat, akan dijelaskan pada pembahasan testing dan review.
c. Convertion merupakan tahapan ketiga yang harus dilakukan dalam pelaksanaan
taktik E - Marketing. Convertion adalah tahap dimana perusahaan berusaha untuk memikat dan mempengaruhi audience yang sudah berhasil masuk ke website perusahaan agar mau menjalin hubungan, berinteraksi dan melakukan transaksi komersial dengan perusahaan. Keberhasilan dari kegiatan convertion ini bisa diukur dengan mengukur jumlah fans di social media dan jumlah penjualan yang bisa dicapai oleh perusahaan baik melalui jalur online maupun offline yang dilakukan oleh pelanggan yang baru pertama kali membeli atau biasa disebut juga sebagai Convertion Rates. Hal ini bisa dicari tahu juga dengan meneliti apakah ada peningkatan dalam pendapatan dan margin yang diperoleh perusahaan.
Jadi, bila nantinya aplikasi website benar-benar akan diterapkan di perusahaan, untuk mengukur keberhasilan dalam aktivitas Convertion, perusahaan CV. Nagasuki Elektronik bisa mengukurnya dengan mengevaluasi berapa jumlah PCB yang terjual melalui via jalur online maupun offline dan adakah peningkatan jumlah fans di akun jejaring sosial.
Fasilitas lain yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan untuk mengevaluasi kinerjanya antara lain melalui testimonial yang bisa didapatkan dari akun jejaring sosial milik perusahaan CV. Nagasuki Elektronik. Dengan membaca kumpulan saran dan kritik di media - media tersebut, perusahaan bisa segera memperbaiki pelayanan dan kualitas produk yang masih buruk, perusahaan bisa segera membuat strategi yang tepat dan terarah sesuai dengan kebutuhan real dari konsumen. Hal ini perlu dilakukan bila perusahaan ingin mempertahankan konsumennya agar tidak “kabur” menggunakan jasa dari perusahaan lain. Perbaikan diri secara berkala menandakan komitmen serius perusahaan untuk selalu perduli akan kepentingan konsumen, dan komitmen itu akan membuat konsumen menjadi loyal untuk selalu menggunakan produk dan jasa perusahaan, karena perusahaan dinilai mampu dan bisa dipercaya untuk memenuhi kebutuhan dari konsumen.
Usahakan website perusahaan terlihat kredibel dan bisa diandalkan dengan
melakukan testing secara berkala terhadap fungsi fitur dari website tersebut, apakah bisa berjalan semua atau tidak. Jika ada masalah pada fitur dalam website tersebut, segera perbaiki, karena bila tidak akan berpengaruh pada image perusahaan yang bisa dianggap tidak kredibel oleh konsumen.
Sebenarnya, langkah Act yang sudah dilakukan sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan tahap Convertion. Jika dari segi desain, isi atau konten dari halaman website perusahaan tidak ada yang menarik, terutama pada landing page dan home page, kemungkinan besar audience yang mengunjungi website tidak akan tertarik untuk menjelajahi isi website lebih dalam lagi. Apalagi jika website yang dituju
terlalu berat sampai tidak bisa terbuka, atau susunan kontennya terlihat berantakan dan fiturnya banyak yang tidak berfungsi dengan baik. Hal ini tentunya akan menyebabkan audience menganggap website tersebut tidak terpercaya dan tidak profesional, yang akhirnya menyebabkan audience enggan dan ragu untuk menggunakan jasa atau produk perusahaan. Sehingga, komponen penting dari tahapan Act, seperti pembuatan desain website yang rapi dan menarik, performa website yang cepat, tidak berat untuk diakses, dan error free (semua fitur berfungsi dengan baik) serta navigasi yang mudah, tidak terlalu banyak menu yang bercabang - cabang dan membingungkan, penempatan konten di tempat yang tepat, dengan menampilkan logo yang terpercaya dan professional dilengkapi dengan slogan yang khas dan mudah diingat, dapat mempengaruhi kemudahan proses convertion, oleh karena itu langkah Act harus dilakukan sebaik mungkin, agar langkah convertion menjadi lebih mudah dilakukan.
d. Engage: merupakan langkah yang harus dilakukan untuk bisa mempertahankan
pelanggan yang sudah pernah membeli produk atau jasa perusahaan agar tetap setia dan loyal kepada perusahaan. Untuk mengukur tingkat engagement customer kepada perusahaan, perusahaan tinggal melihat, apakah customer yang dulu sudah pernah membeli produk atau jasa perusahaan tidak mau kembali lagi untuk membeli atau justru menjadi customer yang loyal dan setia pada perusahaan. Dari perilaku customer ini sudah bisa terbaca apakah perusahaan mampu membina hubungan jangka panjang dengan customer atau tidak.
Langkah engage ini hanya akan berhasil jika kualitas produk dan pelayanan yang diberikan oleh perusahaan sesuai dengan keinginan customer. Oleh karena itu perusahaan perlu memperbaiki kualitas produk atau pelayanannya yang masih dirasa kurang oleh customer untuk dapat meningkatkan tingkat engagement customer kepada perusahaan. Setelah produk dan pelayanan dasar sudah baik kualitasnya, kegiatan yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kemudahan akses atas pelayanan dan informasi dari perusahaan dengan menyediakan fitur di website perusahaan yang dapat mempermudah proses menciptakan customer yang loyal. Yang perlu diingat adalah fitur yang disediakan dalam website hanya merupakan fitur pendukung, bukan faktor utama terciptanya engagement, sehingga untuk meningkatkan kadar
engagement pada customer perusahaan harus meningkatkan kualitas produk dan pelayanannya dulu, baru kemudian meningkatkan kemudahan customer atas akses informasi dan pelayanan tambahan melalui fitur di website perusahaan (misalnya: customer service online).
Banyak hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dari customer service perusahaan, contohnya dengan membina atau menjaga komunikasi melalui email atau SMS sehingga customer merasa istimewa dan merasa diperhatikan oleh perusahaan, misalnya dengan memberikan ucapan selamat natal dan tahun baru via email atau SMS. Bedakan upaya komunikasi yang baik dan sopan dengan mengirim SPAM tidak berguna secara terus-menerus yang tujuannya hanya ingin menjual dan menjual. Dengan “teror” semacam ini, bukan hubungan jangka panjang yang bersifat menguntungkan yang akan dihasilkan, justru hal ini akan menyebabkan customer merasa terganggu dan berhenti memakai jasa atau produk dari perusahaan.
Alat ukur yang bisa digunakan dalam mengevaluasi kualitas aktivitas Engangement antara lain adalah dengan menghitung seberapa besar jumlah fans yang aktif
mengikuti perkembangan perusahaan pada jejaring sosial milik perusahaan. Seberapa aktif mereka terlibat dalam diskusi dengan anggota lain dalam page di social media tersebut, apakah komunikasi yang terjadi antara perusahaan dengan customer terlihat interaktif atau justru stagnan karena tidak adanya respons dari pihak perusahaan? Berapa jumlah repeat convertion (pembelian atau jasa atau produk perusahaan untuk ke sekian kalinya oleh customer lama yang sudah pernah memesan produk atau jasa perusahaan sebelumnya) yang terjadi? Seberapa sering active member melakukan sharing via social media mengenai website atau informasi terbaru mengenai perusahaan? Jika jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas kebanyakan berupa respons yang positif dari pelanggan, berarti kegiatan
memaksimalkan engagement pada perusahaan tersebut sudah maksimal dan perlu dipertahankan kualitasnya atau bahkan ditingkatkan. Jika dari pertanyaan di atas, terlalu banyak respons negatif yang didapatkan, atau bahkan sangat sedikit (hampir tidak ada) respons yang diperoleh sama sekali, segera perbaiki aktivitas engagement di perusahaan tersebut, karena hal ini menandakan kualitas support yang diberikan perusahaan masih minim sekali sampai-sampai customer tidak ada yang berminat atau peduli untuk sekedar menyampaikan pertanyaan, saran, tanggapan atau kritik. Tahapan RACE, karena tanpa Engagement yang baik, langkah Reach, Act dan Convertion yang telah dilakukan susah payah akan sia-sia belaka karena tidak bisa menghasilkan loyalitas customer dalam jangka waktu yang panjang.
Ketika peusahaan CV. Nagasuki mulai membina hubungan pertama kali dengan costumer adalah melakukan hal memberikan pesanan yang sesuai dengan keinginan konsumen dan harga yang pantas dibayarkan menurut costumer perusahaan. Jika hal ini telah dilakukan maka costumer akan senang dan bisa memberikan review yang baik kepada perusahaan dan kepada orang lain atau perusahaan elektronik laiinya yang ingin juga membeli PCB tapi bingung kemana harus membelinya. Sehingga ketika hal tersebut mulai terjadi maka hubungan perusahaan dengan costumer akan semakin meningkat dan mengakibatkan perusahaan memiliki loyalitas konsumen yang tahan lama dan bisa juga menyebabkan datangnya calon costumer baru. Rancangan Site Structure Diagram (Blueprint) dari Aplikasi Website Perusahaan
Rancangan Wireframes dari Aplikasi Website Perusahaan Halaman Utama
Gambar 4.3 Wireframe Halaman Utama
Pada bagian halaman utama terdapat fitur halaman utama, produk, kontak kami, tentang kami fitur tersebut memudahkan dalam melakukan pencarian tentang data yang dibutuhkan oleh pengunjung website dan juga mendukung adanya kegiatan pemasaran yang dilakukan secara online atau disebut E – Marketing. Didalam halaman utama karena
merupakan halaman awal ketika sesorang membuka website perusahaan maka ditampilkan sedikit tampilan produk yang pernah dibuat dan memberikan sedikit gambaran tentang perusahaan CV. Nagasuki Elektronik.
Pada bagian pojok kanan bawah terdapat tulisan Facebook NS yang berarti
Facebook Nagasuki Elektronik. Dilakukan kemudahan bagi pengunjung website perusahaan untuk mengunjungi media sosial milik perusahaan CV. Nagasuki Elektronik hal ini
bertujuan untuk mendapatkan komentar atau umpan balik dari konsumen yang pernah membeli ataupun melakukan transaksi dengan perusahaan CV. Nagasuki Elektronik. Umpan balik atau komentar dari konsumen yang pernah berhubungan dengan perusahaan CV. Nagasuki Elektronik bisa sangat membantu perusahaan dalam mengembangkan proses marketing kedepannya, karena keinginan konsumen adalah sebuah hal yang harus dilakukan demi memberi pelayanan yang terbaik dalam segala hal ketika sedang berhubungan dengan konsumen.
Halaman Produk
Gambar 4.4 Wireframe Halaman Produk
Pada halaman produk terdapat contoh produk mengenai model PCB yang dibuat oleh perusahaan CV. Nagasuki Elektronik. Model dan ukuran luasnya dapat dipesan sesuai kebutuhan konsumen nantinya. Terdapat galeri produk pada bagian halaman produk.
Halaman Galeri Produk
Gambar 4.5 Wireframe Halaman Galeri Produk
Pada halaman ini memberi contoh produk yang pernah dibuat oleh perusahaan CV. Nagasuki Elektronik. Semua model, bentuk, dan luasnya disesuaikan dengan kebutuhan, keinginan, dan keuangan konsumennya.
Halaman Kontak Kami
Gambar 4.6 Wireframe Halaman Kontak Kami
Pada halaman hubungi kami memberikan penjelasan tentang alamat, nomor telepon, email, dan Facebook milik perusahaan CV. Nagasuki Elektronik. Bagi konsumen yang ingin memesan dapat langsung menghubungi nomor telepon yang tertera karena diharapkan proses pemesanan, negosiasi, dan pembayaran dilakukan secara tatap muka supaya model dan saran yang diberikan bisa dapat saling dimengerti secara jelas.
Halaman Sekilas Nagasuki
Gambar 4.7 Wireframe Halaman Sekilas Nagasuki
Pada halaman tentang kami menjelaskan secara singkat tentang perusahaan CV. Nagasuki Elektronik. Menjelaskan bahwa perusahaan CV. Nagasuki Elektronik adalah perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan PCB. Terdapat pula tentang sejarah dan visi dan misi perusahaan CV. Nagasuki Elektronik.
Halaman Sejarah
Gambar 4.8 Wireframe Halaman Sejarah
Halaman sejarah menceritakan sejarah perusahaan CV. Nagasuki Elektronik yang didirikan pada tahun 1993 yang berlokasi awal di Jakarta Utara, hingga sekarang berada di Cikampek. Dari sejarah perusahaan dapat kita lihat bahwa perusahaan CV. Nagasuki Elektronik ingin dengan cepat dan tepat dalam memenuhi kebutuhan konsumennya hingga harus rela berpindah – pindah tempat dan juga adanya bencana alam didaerah yang pernah ditinggali sebelumnya.
Halaman Visi dan Misi
Gambar 4.9 Wireframe Halaman Visi dan Misi
Halaman ini menjelaskan visi dan misi CV. Nagasuki Elektronik menjelaskan bahwa persusahaan ingin memberi pelayanan yang tebaik bagi konsumennya dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan konsumennya.
Tabel 4.2 Perencanaan Pembangunan Aplikasi Website Perusahaan Kegia tan pemb angun an Aplik asi Websi te dimul ai sejak bulan Maret 2012 dan berakhir pada Bulan Juni 2012. Berikut penjelasan dari aktivitas pembangunan website yang tertera pada Gannt Chart di atas:
1. Pengumpulan Data (Survey, Wawancara dan Penyebaran Questionnaire) dikumpulkan selama tiga minggu karena pemilik perusahaan CV.
Nagasuki Elektronik memiliki sedikit waktu untuk bisa dilakukan No Kegiatan Bulan 1. Pengumpulan Data (Survey, Wawancara dan Penyebaran Questionnaire) 2. Analisis denganMetode 4P (Produk, Price, Promotion,Place) 3. Aplikasi website dengan memakai metode 7C 4. Coding 5. Testing dan Review 6. Implementasi dan Evaluasi Akhir 3 3 4 5 6 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
wawancara dengannya dikarenakan jarak yang jauh dengan perusahaan dan pemilik yang jarang berada di Jakarta jadi hal ini memberi sedikit keterlambatan dalam mengumpulkan data – data yang dibutuhkan.
Kegiatan yang dilakukan dalam pengumpulan data berupa survey langsung ke perusahaan, melakukan wawancara dengan pemilik perusahaan CV. Nagasuki Elektronik, dan dengan melakukan penyebaran kuisioner.
Survey langsung keperusahaan dilakukan dengan tujuan agar dapat mengetahui data dan detail setiap produk, profil perusahaan, dan
lingkungan perusahaan agar dapat membuat pemasaran secara online sehingga bisa terbentuk dasar dari pembuatan website E – Marketing. Penelitian lingkungan perusahaan dilakukan karena ingin mengetahui keadaan dari konsumen perusahaan CV. Nagasuki Elektronik yaitu dengan penggunaan internet sebagai pemasaran bisa membuat konsumennya yang lama atau yang baru dapat merasa nyaman dan mudah dalam mengakses pemenuhan kebutuhan mereka. Penelitian mengenai detail produk dan profil perusahaan dibuat dengan tujuan agar isi dari website yang sedang dikembangkan memiliki tujuan yang jelas dalam mendeskripsikan setiap detail produk yang dimiliki dan dapat menjelaskan tentang keadaan dan sejarah perusahaan dengan singkat dan jelas.
2. Metode SOSTAC® dilakukan analisis selama tiga minggu karena data yang didapat dari sebelumnya melakukan pengumpulan data dengan cara kuisioner, wawancara, dan survey langsung kelapangan merupakan data
yang acak dan harus dikelompokkan terlebih dahulu antara data yang perlu dan tidak perlu. Dimana pada kegiatan analisis meliputi tiga tahap awal dalam SOSTAC® yang digunakan untuk menganalisis kebutuhan user terhadap website E - Marketing yang akan dibangun. Tiga tahap tersebut meliputi Situation Analysis, pembentukan Objectives dan penetapan Strategy umum untuk pencapaian Objectives.
3. Kegiatan Design dilakukan selama dua minggu. Setelah analisis dilakukan, hasil dari analisis yang telah diperoleh digunakan untuk merancang
website E - Marketing. Dalam kegiatan Design bagian kerangka
perencanaan SOSTAC® yang digunakan adalah perumusan pembentukan Tactic. Perumusan Tactic yang telah ditetapkan akan digunakan untuk membuat rancangan struktur informasi website yang terdiri atas rancangan skema navigasi dan layout dari setiap halaman website (rancangan site structure diagram dan rancangan wireframes/interface).
4. Coding dilakukan selama empat minggu atau satu bulan dilakukan pada saat aplikasi pembuatan website dengan metode 7C sudah selesai maka dapat dilakukan pemrograman yang menggunakan bahasa PHP sebagai bahasa dalam pembuatan website perusahaan sehingga website yang dibangun lebih mudah untuk dikerjakan dan dipahami.
5. Testing dan Review dilakukan selama dua minggu ketika website perusahaan sudah selesai dibangun maka diperlukan adanya pengetesan agar website yang dibangun dapat berjalan dengan baik dan benar. Pengetesan dilakukan melalui localhost dan juga melalui hosting yang
sudah disediakan agar bisa mendapatkan hasil dari pembuatan website perusahaan secara detail.
6. Implementasi dan Evaluasi Akhir dilakukan selama dua minggu dilakukan pada saat pengetesan sudah selesai dilakukan dan mendapatkan hasil yang baik maka dilakukan implementasi dengan cara mengunggah pada hosting dan memakai domain yang sudah disewa dengan tujuan untuk melihat bahwa website perusahaan sudah memiliki fungsi yang sesuai dengan rancangan yang telah dibuat. Evaluasi akhir dibuat dengan cara meminta masukan dari pengunjung website dengan cara menuliskan komentar di situs jejaring sosial milik perusahaan CV. Nagasuki Elektronik
4. Melakukan Testing dan Review terhadap performa E - Marketing website perusahaan. Pada tahap yaitu mengevaluasi website dengan menggunakan tools Google Analytic, kegunaannya untuk mengukur tingkat keberhasilan pelaksanaan tujuan dari E-Marketing. Penggunaan tools Google Analytic dilakukan dalam jangka waktu sekitar empat hari, dimulai pada tanggal 30 Juni sampai 4 Juli 2012. Berikut hasil penggunaan Google Analytic untuk mengevaluasi hasil dari pelaksanaan E - Marketing yang di aplikasikan pada website perusahaan CV. Nagasuki Elektronik.
5. Simpulan
Berdasarkan hasil dari analisa dan penelitian terhadap perusahaan CV. Nagasuki Elektronik dapat disimpulkan bahwa :
Hasil dari pemasaran yang berjalan ketika masih menggunakan pemasaran yang bersifat dari mulut ke mulut sekarang sudah dapat dipermudah dengan menggunakan teknologi karena sudah dibangun website perusahaan sehingga biaya promosi dengan website perusahaan lebih teratur, segmentasi pasar yang jelas, dan pembinaan bagi setiap karyawan dapat berjalan dengan efektif karena waktu pemasaran sudah berkurang.
Hasil dari pembuatan aplikasi E – Marketing berupa website dengan fitur – fitur halaman utama, produk, dan tentang kami yang didapat dari hasil analisa yang telah dilakukan. Dengan penggunaan website sebagai media pemasarannya maka memperluas pemasaran dan bisa memberi informasi yang terbaru.
Hasil dari pembuatan aplikasi E – Marketing berupa website membuat perusahaan CV. Nagasuki elektronik dapat mengurangi penggunaan sumber daya manusia dalam melakukan promosi yang bisa menekan biaya promosi dan bisa mempercepat pemasaran.
DAFTAR PUSTAKA
Chaffey, Dave. (2009). E-Business and E-Commerce Management: Strategy, Implementation and Practice. 4th Edition. Prentice Hall, Inc. London.
Harris, Lisa., Dennis, Charles.(2007). Marketing the e-Business . 2nd Edition. Madison Ave, New York.
Kotler, Philip. Dan Keller, Kevin El.(2009). Manajemen Pemasaran.13th.Erlanga. Ciracas Jakarta.
Kotler, Philip and Gary Armstrong. (2010). Principle of Marketing, 13th Edition. Pearson Education, Inc. New Jersey.
O'Brien, James A. (2003). Introduction to information systems : essentials for the e-business
enterprise, 11th Edition. McGraw Hill, New York.
Sawyer, Stacey C., Williams, Brian K. (2005). Using information technology : a practical introduction to computer & communications, 6th Edition. Sine Nomine.
Turban, Efraim, King, David., Lee, Jae., Liang, Ting Peng., Turban, Deborrah. (2010).
Electronic Commerce 2010. 6th Edition. Pearson.
Anonymous. (2010). Color Meaning. Retrieved 01-11-2012 from http://www.color-wheel-pro.com/color-meaning.html.
Anonymous. (2010). Color: Meaning, symbolism, psychology. Retrieved 01-10-2012 from http://www.squidoo.com/colorexpert.
DESIGN AND IMPLEMENTATION
E-MARKETING FOR CV. NAGASUKI
ELECTRONIC
Nurwan Yuliadi
Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Muhammad Indra Jarkasih
Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, Indonesiaand
Tommy Kristianto
Binus University, Jakarta, DKI Jakarta, IndonesiaAbstract
The purpose of this project is to build applications in the form of E-Marketing website design to support the marketing of products and services of the company. CV. Electronic Nagasuki B2B business model (Bussiness to Bussiness). Benefits can be achieved is to increase the competitiveness of its peers who may not use the internet as a marketing medium. The methodology used is the method of data collection techniques include interviews, library research, methods of analysis, which includes analysis of "7P" which translated into a part, among others (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence). The results achieved from the making of this website that is easier for consumers to obtain information about the company's products and expand the company's marketing reach. The conclusion that the company should use the internet as a medium for their marketing by
creating a company website, so that products and information offered can be easily and quickly obtained by the public.
Keyword:
E-Marketing, Internet, Website, B2B
1.
Introduction
Now, Indonesia is experiencing an increase in technology that will user technology called the Internet is used by companies as a promotional activity by using the website and the internet as a distribution medium.
CV. Nagasuki Electronics is a company engaged in the manufacture of PCB (Printer Circuit Boards) in the Indonesian language can be interpreted Papan cirkuit cetak which has the full meaning of a circuit board from the metal that connects the electronic components to each other without wires. During this time CV. Electronic Nagasuki do marketing with the use of consumer confidence in the system because the results are given on the job and viral marketing is marketing that occurs because of a conversation than a satisfied customer will be the work of the company which led to potential new customers would like PCB is also trying to make the CV. Nagasuki Elektronik.
Owners of CV. Nagasuki Elektronik wants to expand its market share with the objectives of the company CV. Nagasuki Elektronik have a lot of consumers and increase profits. Companies want to provide convenience to customers and prospective customers to information about models, prices, and form a new PCB and must be accessible to new customers and clients.
Of the few things that have been submitted by the owner of the CV. Nagasuki Electronics, we provide solutions to the company CV. Nagasuki Elektronik are as
follows, determining a suitable marketing strategy for the company's CV. Nagasuki Elektronik prey to expand its market. Introducing the portal E - Marketing CV. Nagasuki Elektronik to a wide audience and make an evaluation after using the appropriate marketing strategy for collaborated with Internet-based marketing technology.
2.
Methodology
Analysis conducted in this thesis is to be able to obtain a definition of E website -
Marketing like what is needed and desired by the company. The results of the analysis will be
used as a reference in the website development E - Marketing in which if appropriate to the needs
of corporate and customer targets to be achieved. Following a common methodology to be used
in analyzing the needs in making a website E - Marketing is:
3. Data Collection Method
a)Surveys directly to the company to obtain the data necessary to design a website E - Marketing, such as data concerning the type or types of products, company profile, and
other data that supports the need for online marketing.
b)Conducting the interview (interview) to analyze the problems faced by the firm in terms of marketing, so that solutions can be created website E - Marketing to suit the needs of
the company.
c) Spread the questionnaire to the target customer website E - Marketing, to obtain data on customer needs and preferences, so that the website E - Marketing is built can be used
effectively to help the success of E-Marketing activities of the company.
4. Method of Analysis, Design, Development and Control of the website E - Marketing has been created.
Once the necessary data has been collected, it will be making a website E - Marketing
planning using SOSTAC ®. SOSTAC ® consists of six stages, where the initial three stages
that must be passed in the method SOSTAC ® is the analysis phase to the needs of the
company and the customer (the user's requirements) about what kind of website you want
built. The three stages include the Situation Analysis, Objectives formation and determination
of the general strategy for achieving Objectives.
Analytical results have been obtained, will be used as guidance in the development of
the website E - Marketing is being proposed. At this stage, the development will follow the
formula Tactic website has been prepared as detailed measures of general strategies that have
been established in the previous stage. Tactic will be made by using the RACE framework
(Reach, Act, Conversion and Engage) equipped with a frame 7C (Context, Community,
Customization, Communication, Connection, Commerce). After making tactic is done, it will
be the design of information structure consisting of the draft site map (blueprint) and the
layout or interface from any web page. In general, in making the interface will follow a few
guidelines 8 golden rules of interface design from Shneiderman and Tactic (RACE and 7C),
which previously has been set.
At the next stage will be formulated Action to be performed, such as planning the
allocation of the costs involved and the work schedule tasks in the activity of website
development. Control implementation plan, which includes testing and review of the website
has been produced is also done to keep the features that made the website keeps in line with
2.1 Strength Analysis (Strength), Weakness (weakness), Opportunities (Opportunity), and Threats (Threats) Internal and External Views of Corporate CV. Electronic
Nagasuki
Tabel 3.1 SWOTanalysistable CV. Nagasuki Elektronik CV. Nagasuki Elektronik