• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penelitian Metodologi dan Filsafat Ilmu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Penelitian Metodologi dan Filsafat Ilmu"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

1

Penelitian, Metodologi, dan Filsafat Ilmu

Zein M Muktaf 2016

Dalam mengkaji ilmu, kita tidak bisa melepaskan diri dari penelitian, metodologi dan filsafat ilmu. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa filsafat ilmu adalah epitomologi filsafat (filsafat pengetahuan). Dimana didalamnya kita mengkaji hakekat ilmu.

Penelitian dan metodologi adalah bagian dari cara menemukan ilmu pengetahuan. Penelitian adalah cara menyusun secara procedural dan sistematis menggunakan metode-metode sebagai cara untuk menemukan ilmu pengetahuan. Uud Wahyudin (2016) menjelaskan bahwa prosedur sistematis dan metode adalah dua hal yang berbeda. Prosedur adalah hal yang terkait dengan filsafat ilmu, seperti logika dan nalar, sekaligus juga mencirikan gaya pemikirannya.

Sedangkan metodologi adalah studi tentang metode menyusun atau menemukan pengetahuan secara sistematis dengan pola yang telah ditentukan. Metodologi terkait dengan penelitian. Dalam kajian metodologi penelitian ada metode dan teknik. metode diartikan sebagai cara berfikir dalam penelitian, sedangkan teknik adalah cara melaksanakan penelitian atas dasar hasil pemikiran tersebut.

Berikut kerangka pikir dalam menghubungkan penelitian, metodologi dan filsafat ilmu ;

Penelitian

Prosedur sist ematis

M et ode dan teknik M etodologi Penelit ian

(2)

2

DAFTAR PUSTAKA

Osborn Richard, 2001, (terj), Filsafat untuk Pemula, Yogyakarta, Penerbit Kanisius

Wahyudin, Uud, Dr. (2016), Hubungan penelitian, Metodologi dan filsafat Ilmu, Bandung, Universitas Pandjadjaran, slide power point, tidak dipublikasikan.

(2016), Filsafat Ilmu, Bandung, Universitas Pandjadjaran, slide power point, tidak dipublikasikan.

(2016), Filsafat, Bandung, Universitas Pandjadjaran, slide power point, tidak dipublikasikan.

Suriasumantri, Jujun (1982), Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer, Jakarta, Penerbit Sinar Harapan

Yin, Robert K, (2006), (Terj), Studi Kasus, Desain dan Metode, Jakarta, Rajawali Press.

Creswell, John W (2013), (terj) Penelitian Kualitatif dan Desain Riset, Yogyakarta, Pustaka Pelajar.

Kuswarno, Engkus, Prof (2008), Fenomenologi, Bandung, Widya Padjadjaran.

(2009), Etnografi Komunikasi, Bandung, Widya Padjadjaran.

Griffin, EM, (2003), A First look at Communication Theory, USA, The McGraw-Hill

Denzin , Norman K dan Lincoln, Yvonna S, (2009), (terj), Handbook of Qualitative Research, Yogyakarta, Pustaka Pelajar.

Referensi

Dokumen terkait

Permasalahan atau problema filsafat ilmu mancakup ; pertama Problem ontologi ilmu; perkembangan dan kebenaran ilmu sesungguhnya bertumpu pada landasan ontologis (‘apa

Terdapat hubungan yang sangat erat antara ilmu, filsafat dan agama karena ketiganya adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dari diri manusia karena berhubungan dengan

Hubungan biologi dengan filsafat ilmu pengetahuan adalah dengan adanya filsafat ilmu pengetahuan yang mengkritisisasi dan memikirkan efek-efek ilmu biologi dan

Suriasumantri, Filsafat Ilmu Sebuah Pengantar Populer, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 2007 X ASPEK ONTOLOGI.

Dalam hal ini, sekalipun psikologi pada akhirnya memisahkan diri dari filsafat, namun psikologi masih tetap mempunyai hubungan dengan filsafat, bahkan ilmu- ilmu yang

Sebagaimana sains, filsafat juga merupakan pengetahuan yang sistematis (karena itu Epistemologi Barat mengatakan bahwa filsafat tidak disebut sebagai ilmu). Ilmu tidak akan

Filsafat ilmu dapat dibedakan menjadi dua; pertama, filsafat ilmu dalam arti luas yaitu yang menampung semua permasalahan yang berkaitan dengan hubungan keluar dari

Dalam kaitannya dengan ilmu, filsafat tidak lebih dari model pandang atau perspektif filosofis terhadap ilmu. Karena itu, tidak menawarkan materi-materi ilmiah, tetapi