• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMUDA DAN SOSIALISASI sosi dan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PEMUDA DAN SOSIALISASI sosi dan "

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Pemuda

dan

Sosialisasi

K E L O M P O K 1 :

1. A N D R I M U H A M A D R I D W A N ( 1 6 5 0 5 0 0 0 2 ) 2. N U R Y U S V I C A S A R I ( 1 6 5 0 5 0 0 3 1 ) 3. R A R A D I T A R E F I N A N D Y A ( 1 6 5 0 5 0 0 0 3 ) 4. M . A R I F R A H M A N ( 1 6 5 0 5 0 0 3 3 )

5. A D I LY A F I T R I A N I ( 1 6 5 0 5 0 0 0 7 ) 6. Y U N I T A W A T T I M U R Y ( 1 6 5 0 5 0 0 3 6 )

(2)

PENGERTIAN PEMUDA

Pemuda adalah golongan manusia manusia muda yang

masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kearah

yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan mengisi

pembangunan yang kini telah berlangsung, pemuda di

Indonesia dewasa ini sangat beraneka ragam, terutama

(3)

SOSIALISASI PEMUDA

Melalui proses sosialisasi, seorang pemuda akan terwarnai cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya. Dengan demikian, tingkah laku seseorang akan dapat diramalkan. Dengan proses sosialisasi, seseorang menjadi tahu bagaimana ia mesti

bertingkah laku di tengah-tengah masyarakat dan lingkungan budayanya. Dari keadaan tidak atau belum tersosialisasi,

menjadi manusia masyarakat dan beradab. Kedirian dan

kepribadian melalui proses sosialisasi dapat terbentuk. Dalam hal ini sosialisasi diartikan sebagai proses yang membantu

individu melalui belajar dan menyesuaikan diri, bagaimana cara hidup dan bagaimana cara berpikir kelompoknya agar dapat

berperan dan berfungsi dalam kelompoknya. Sosialisasi

(4)

TUJUAN POKOK SOSIALISASI

1. Individu harus diberi ilmu pengetahuan (keterampilan) yang dibutuhkan bagi kehidupan kelak di masyarakat.

2. Individu harus mampu berkomunikasi secara efektif dan mengembangkan kemampuannya.

3. Pengendalian fungsi-fungsi organic yang dipelajari melalui latihan-latihan mawas diri yang tepat.

(5)

PERANAN PEMUDA DALAM PEMBANGUNAN

MASYARAKAT ,BANGSA DAN NEGARA

Dalam hubungannya dengan sosialisasi geenerasi muda

khususnya mahasiswa telah melaksanakan proses sosialisasi dengan baik dan dapat dijadikan contoh untuk generasi muda, mahasiswa pada khususnya pada saat ini.

Kalau dilihat lebih mendalam, mahasiswa pada garis besarnya mempunyai peranan sebagai :

1. Agent of change

2. Agent of development

(6)

POTENSI-POTENSI GENERASI

MUDA

Potensi-potensi yang terdapat pada generasi muda yang perlu dikembangkan adalah sebagai berikut :

1. Idealisme dan daya kritis

2. Dinamika dan kreativitas

3. Keberanian mengambil resiko

(7)

PENGEMBANGAN POTENSI GENERASI

MUDA

Generasi muda dapat mengembangkan potensi mereka melalui hoby atau kesenangan masing-masing, contohnya jika anak

menyukai musik maka ia bisa mengembangkan potensinya

dengan membuat sebuah band atau mengikuti kursus bermain musik sehingga potensi anak tersebut redup tanpa ada

(8)

MASALAH-MASALAH GENERASI MUDA

Permasalahan umum yang dihadapi oleh generasi muda di Indonesia dewasa ini antara lain sebagai berikut :

1. Menurunnya jiwa idealisme, patriotisme, dan nasionalisme dikalangan masyarakat, termasuk jiwa pemuda.

2. Kekurangpastian yang dialami oleh generasi muda terhadap masa depannya.

3. Belum seimbangnya antara jumlah generasi muda dengan fasilitas

pendidikan yang tersedia, baik formal dan informal. Tingginya jumlah putus sekolah yang tidak hanya merugikan generasi muda sendiri, tetapi juga

merugikan bangsa.

4. Kekurangan lapangan dan kesempatan kerja serta tingginya tingkat pengangguran dan setengah pengangguran dikalangan generasi muda mengakibatkan berkurangnya produktivitas nasional dan memperlambat kecepatan laju perkembangan pembangunan nasional serta dapat

menimbulkan berbagai problem sosial lainnya.

(9)

7. Masih banyaknya perkawinan dibawah umur.

8. Penyalahgunaan Obat Narkotika dan Zat Adiktif lainnya yang merusak fisik dan mental bangsa.

9. Masih adanya anak-anak yang hidup menggelandang.

10. Pergaulan bebas diantara muda-mudi yang menunjukkan gejala penyimpangan perilaku (Deviant behavior).

11. Masuknya budaya barat (Westernisasi Culture) yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa kita yang dapat merusak mental generasi muda.

12. Masih merajalelanya kenakalan remaja dan permasalahan lainnya.

Permasalahan tersebut akan berkembang seiring dengan perkembangan jaman apabila tidak diupayakan pemecahannya oleh semua pihak

(10)

FAKTOR PENYEBAB PERMASALAHAN

PEMUDA

1. Kurang dalam mengendalikan diri

2. Kurang masa bersama keluarga

(11)

USAHA MENANGGULANGI

PERMASALAHAN PEMUDA

Cara yang harus dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu orang tua harus sering menasehati, memberi bimbingan, dan memberi pengarahan kepada anaknya agar menjadi pemuda yang mudah bersosialisasi dan bisa hidup

mandiri tanpa upaya dan dana orang tuanya. Hal ini bergantung pada diri pemuda itu sendiri. Jika menurut mereka nasehat

tersebut dapat membantu untuk mengatasi permasalahannya, maka mereka akan melakukannya. Dan jika mereka tidak

membutuhkan nasehat, maka mereka tidak akan melakukannya. Tetapi pemuda yang baik adalah pemuda yang selalu

(12)

PERGURUAN DAN

PENDIDIKAN

Arti penting dari pendidikan adalah sebagai upaya untuk

terciptanya kualitas sumber daya manusia, sebagai prasarat

(13)

TERIMAKASIH

Referensi

Dokumen terkait

masalah meliputi rangkaian kegiatan bersama yang spesifik, yaitu: 1) Salah satu anggota atau beberapa kelompok membaca soal. 2) Membuat prediksi atau menafsirkan isi soal

Berdasarkan uji statistik, hasil perlakuan menunjukkan adanya perbedaan yang nyata antar lama penyimpanan minuman lidah buaya dengan penambahan ekstrak kelopak

Jeong dkk (2012) menggunakan asam sulfat, asam klorida, asam formiat, dan asam nitrat dengan konsentrasi rendah sebagai katalis pada hidrolisis Gelidium amansii

Dari tabel diatas yang termasuk sikap membiasakan perilaku tertib berlalu lintas ditunjukkan oleh nomor.... Undang-undang yang mengatur tentang peraturan berlalu lintas

Oleh kerana Parsi dianggap oleh Fatimi sebagai negeri pertama yang memeluk agama Islam, maka disimpulkan bahawa Islam juga berasal dari Benggala...

mendukung penyampaian maksud pembicara. Tuturan yang disampaikan oleh penutur tidak selalu diujarkan secara langsung maksud dan tujuannya serta menggunakan bentuk

teori perkembangan karir lainnya. Hal ini menjadi penting, agar guru BK/konselor memiliki landasan filosofis yang kuat dalam menyusun dan melaksanakan program bimbingan

Masukkan variabel laju pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, rata-rata lama sekolah, indeks pembangunan manusia, produk domestik regional bruto, jumlah penduduk melek