• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS HUBUNGAN TINGKAT KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN PADA SEKTOR KONSTRUKSI ANALISIS HUBUNGAN TINGKAT KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN PADA SEKTOR KONSTRUKSI DI BURSA EFEK JAKARTA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS HUBUNGAN TINGKAT KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN PADA SEKTOR KONSTRUKSI ANALISIS HUBUNGAN TINGKAT KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN PADA SEKTOR KONSTRUKSI DI BURSA EFEK JAKARTA."

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian sebelumnya ”Analisis penggunaan Z-score Altman untuk menilai tingkat kebangkrutan perusahaan pada sektor Adhesive Di Bursa Efek Jakarta Periode 1997-2001” yang

Altman telah mengkombinasikan beberapa rasio menjadi model prediksi dengan teknik statistik, yaitu analisis diskriminan yang dapat digunakan untuk memprediksi kebangkrutan

Hasil penelitian analisis kebangkrutan model Altman pada tahun 2013 menunjukkan empat perusahaan masuk dalam kategori “bangkrut” dan model Foster pada tahun 2013

Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai setiap rasio keuangan yang dijadikan indikator dalam penelitian ini, yang berada di atas nilai rata-rata industri berturut-turut

Tbk pada tahun 2016-2019 untuk current ratio tergolong baik karena berada pada standar nilai rata-ratanya.. Keadaan ini dikarenakan total utang jangka pendek

Sedangkan pada PT Ever Shine Tex Tbk., pada tahun 2013-2014 perusahaan dikategorikan sebagai perusahaan yang tidak berpotensi bangkrut atau nilai Z yang dihasilkan

Untuk perusahaan yang sudah berada pada kategori sehat dapat mempertahankan sistem manajemen yang sudah ada, untuk perusahaan yang berada di grey area perusahaan diindikasikan mengalami

Metode CAMELS untuk kategori sangat sehat >5% dan untuk kategori sehat 2,01% - 3% dan untuk kategori sehat 2% – 3% dengan adanya perbedaan penetuan kategori dalam penilaian rasio NIM