• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN MINGGU KE 2 AKTUALISASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN MINGGU KE 2 AKTUALISASI"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN MINGGU KE – 2 AKTUALISASI

Kegiatan 4 : Menyediakan sarana dan prasarana untuk rancangan kegiatan metode perkalian garis

Waktu Pelaksanaan : 11 – 13 Oktober 2021

Tempat Pelaksanaan : SDN 1.5 Belimbing, Kabupaten Tabalong dan Kediaman Penulis

A. Deskripsi tahapan kegiatan dan keterkaitan dengan Nilai Dasar ASN 1. Menelaah perangkat pembelajaran berupa silabus matematika

Pada hari senin, 11 Oktober 2021, disela-sela jam istirahat mengajar, saya mulai menelaah unsur-unsur perangkat pembelajaran, yaitu dengan mengkaji dan menganalisis KI dan KD yang terdapat pada silabus pembelajaran matematika. Kegiatan pengkajian dan analisis saya lakukan secara cermat dan teliti.

2. Menentukan materi yang akan diajarkan dengan menggunakan perkalian garis

Pada hari senin, 11 Oktober 2021, saya juga mengkaji dan menganalisis materi yang akan diajarkan menggunakan metode perkalian garis. Dan materi yang saya tentukan adalah menghitung Keliling Bangun Datar – Persegi.

3. Membuat RPP dan Lembar Kerja Siswa dengan metode perkalian garis Pada hari senin, 11 Oktober 2021, saya membuat perangkat pembelajaran dengan menggunakan hasil analisis KI, KD dan materi pembelajaran yang mengacu pada silabus pembelajaran matematika. Pada tahap ini, saya membuat perangkat pembelajaran kelas IV untuk 2 kali pertemuan. Pada pertemuan pertama, saya menjelaskan tentang proses perkalian menggunakan metode perkalian garis. Dan pada pertemuan kedua, saya mengaitkan perkalian garis dengan materi menghitung keliling persegi dengan menggunakan perkalian garis saat menghitungnya. Perangkat pembelajaran yang saya susun ini, terdiri dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kegiatan Siswa (LKS). Perangkat pembelajaran ini tersusun secara sistematis sesuai panduan dan ketentuan Kurikulum 2013. Pembuatan perangkat pembelajaran ini sebagai bentuk tanggung jawab seorang guru untuk menyiapkan perangkat pembelajaran sebelum melakukan proses belajar

(2)

mengajar agar pelaksanaan pembelajaran lebih terarah dan berjalan secara efektif dan efisien.

4. Mencari bahan referensi melalui internet tentang cara mengajarkan perkalian garis

Pada hari selasa, 12 Oktober 2021, saya mencari referensi melalui internet untuk mendapatkan informasi tambahan tentang cara mengajarkan metode perkalian garis pada siswa.

5. Membuat media/bahan ajar dari tusuk sate untuk mendukung materi perkalian garis

Pada hari selasa sore, 12 Oktober 2021, saya membuat media/bahan ajar dari benda konkret untuk mengajarkan perkalian garis berupa tusuk sate yang saya cat/beri 2 macam warna yaitu warna merah dan hijau.

6. Membuat reward berupa Star Sticker dan Star Book dimana bintang akan ditempelkan pada Star Book tiap siswa apabila mampu menjawab maupun jika percaya diri bertanya.

Pada Rabu, 13 Oktober 2021, membuat reward berupa Star Sticker dan juga membuat buku kumpulan bintang atau Star Book yang digunakan untuk menempelkan bintang-bintang yang diperoleh siswa jika bisa menjawab maupun berani bertanya jika ada yang kurang jelas.

B. Ouput/ Hasil

1. Tersedianya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 2. Tersedianya Lembar Kerja Siswa (LKS)

3. Tersedianya media/bahan ajar berupa tusuk sate 4. Tersedianya reward berupa Star Sticker dan Star Book 5. Dokumentasi Kegiatan 4

C. Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan 1. Akuntabilitas (Tanggung jawab)

Bertanggung jawab terhadap tugas yaitu menelaah perangkat pembelajaran, menentukan materi, membuat RPP serta menyusun jadwal.

2. Nasionalisme (Disiplin)

Menyusun materi dan jadwal dengan penuh rasa disiplin

(3)

3. Etika Publik (Profesional)

Memakai pakaian yang rapi dan menggunakan bahasa yang santun saat mengajar

4. Komitmen Mutu (Inovasi)

Membuat media/bahan ajar dari tusuk sate yang telah diberi warna untuk membedakan bilangan pengali dan bilangan yang dikalikan.

5. Anti Korupsi (Kerja Keras)

Melaksanakan tugas dengan kerja keras dan penuh tanggung jawab dalam menyusun materi dan jadwal.

D. Kontibusi terhadap Visi dan Misi Organisasi

Melalui pembuatan rancangan kegiatan menggunakan metode perkalian garis dapat mewujudkna misi organisasi yaitu “Menumbuhkembangkan keterampilan dan pengetahuan yang berdaya saingi tinggi dengan pembelajaran yang kreatif dan inovatif”

E. Penguatan Nilai Oragnisasi

Tahapan pada kegiatan keempat ini memperkuat nilai organisasi berupa Kreatif dan Inovatif. Yaitu upaya untuk memiliki daya cipta dengan kemampuan untuk menciptakan hal baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dikenal sebelumnya.

F. Hambatan

Pada kegiatan ini, secara umum tidak terjadi hambatan, karena metode yang digunakan selaras dengan materi yang ada, sehingga bisa mengaitkannya satu sama lain. Media yang digunakan pun dapat dengan mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari tinggal dimodifikasi agar lebih menarik oleh siswa.

(4)

G. Dokumentasi Kegiatan

1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

.

(5)

2. Lembar Kerja Siswa

3. Media/Bahan ajar berupa tusuk sate

(6)

4. Reward untuk siswa berupa sticker bintang dan buku kumpulan bintang

5. Dokumentasi Kegiatan 4

Menelaah Silabus dan materi, serta menyusun RPP

(7)

Memeriksa dan mengesahkan RPP ke kepala sekolah sebelum diajarkan

Membuat bahan ajar dari tusuk sate

(8)

Membuat Star Book dan Star Sticker sebagai reward untuk siswa yang aktif

(9)

Kegiatan 5 : Melaksanakan pembelajaran menggunakan metode perkalian garis

Waktu Pelaksanaan : 15 – 16 Oktober 2021

Tempat Pelaksanaan : SDN 1.5 Belimbing, Kabupaten Tabalong

A. Deskripsi tahapan kegiatan dan keterkaitan dengan Nilai Dasar ASN 1. Membukan kegiatan pembelajaran

Pada Jum’at 15 Oktober 2021 di jam pelajaran matematika, saya membuka kegiatan pembelajaran di kelas 4b (Shift 1 mulai pukul 08.00, sedangkan shift 2 mulai pukul 10.00) dengan meminta sisa berdoa bersama-sama serta dilanjutkan dengan menyanyikan lagu wajib nasional.

2. Memeragakan cara berhitung menggunakan metode perkalian garis dengan memakai tusuk sate

Setelah melakukan pembukaan, saya menjelaskan kepada siswa tentang metode perkalian garis. Pada tahap ini saya dan siswa menggunakan tusuk sate yang telah saya bagikan secara merata ke siswa.

3. Melatih siswa menggunakan metode perkalian garis secara langsung menggunakan garis

Setelah dirasa siswa paham dengan konsep dan aturan perkalian garis dan bisa menjawab beberapa pertanyaan dengan menghitungnya menggunakan tusuk sate, saya kemudian menjelaskan tentang perkalian garis menggunakan garis di papan tulis, dan siswa mencobanya di buku catatan masing-masing.

4. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya maupun menjawab Setelah saya menjelaskan dan memberikan contoh, siswa diberikan beberapa contoh soal untuk berlatih. Yang mengalami kesulitan diberi kesempatan untuk bertanya dan kembali diarahkan.

5. Mengaitkan metode perkalian garis dengan materi pelajaran

Sabtu, 16 Oktober 2021 saya kembali masuk di kelas 4b (Shift 1 mulai jam 08.00, shift 2 mulai jam 10.30, mengingatkan sedikit tentang perkalian garis kemudian menstimulus siswa untuk mencari tahu tentang benda yang berbentuk bangun datar persegi yang ada di dalam ruangan kelas. Siswa aktif menyebutkan. Setelah siswa mengetahui contoh benda yang berbentuk persegi, saya menjelaskan tentang cara menghitung keliling persegi. Karena

(10)

pada materi diharuskan mengerjakan menggunakan perkalian, maka siswa diminta untuk menghitungnya menggunakan metode perkalian garis.

6. Memberikan reward berupa star sticker bagi siswa yang berani bertanya dan menjawab pertanyaan yang diberikan

Pada saat guru memberikan pertanyaan maupun memberikan soal untuk dikerjakan, siswa yang aktif dalam proses pembelajaran diberikan stiker bintang untuk mereka tempelkan pada buku kumpulan bintang yang pada hari sebelumnya telah dibagikan. Bintang mereka akan dihitung/ dijumlahkan setelah post test.

B. Ouput/ Hasil

1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 2. Tersedianya media/bahan ajar berupa tusuk sate 3. Lembar Kerja Siswa (LKS)

4. Reward pada Star Book

5. Dokumentasi Kegiatan mengajar menggunakan metode perkalian garis

C. Keterkaitan Substansi Mata Pelatihan 1. Akuntabilitas (Tanggung jawab)

Menjelaskan materi menggunakan metode perkalian garis dan media benda konkret dengan jelas kepada siswa sebagai bentuk tanggung jawab seorang pengajar.

2. Nasionalisme (Religius dan Cinta Tanah Air)

Mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengajak siswa berdoa sebelum belajar dan menyanyikan salhsayu lagu wajib nasioanl untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan senantiasa menginga Tuhan dalam segala aktivitas yang dilakukan.

3. Etika Publik (Sopan Santun)

Mengajar dengan menggunakan bahasa yang sopan dan santun kepada siswa.

4. Komitmen Mutu (Efektivitas dan Efisien)

Menyusun rancangan pembuatan media pembelajaran yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan sehingga mampu menarik perhatian siswa dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. Selain itu, menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan media pembelajaran secara efisien dan

(11)

dilaksanakan di luar jam kerja atau jam mengajar agar tidak mengganggung atau mengurangi kegiatan pembelajaran

5. Anti Korupsi (Mandiri, jujur dan objektif)

Menyusun materi serta mengajar menggunakan metode perkalian garis secara mandiri dan tidak melimpahkan kepada orang lain.

Anti Korupsi (Tanggung jawab)

Berani dalm menanggung resiko atas apa yang kita kerjakan dalam bentuk apapun.

D. Kontibusi terhadap Visi dan Misi Organisasi

Melalui kegiatan pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode perkalian garis dapat mewujudkna misi organisasi yaitu “Menumbuhkembangkan keterampilan dan pengetahuan yang berdaya saingi tinggi dengan pembelajaran yang kreatif dan inovatif”

E. Penguatan Nilai Organisasi

Tahapan pada kegiatan pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode perkalian garis ini memperkuat nilai organisasi berupa Kreatif dan Inovatif. Yaitu upaya untuk memiliki daya cipta dengan kemampuan untuk menciptakan hal baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dikenal sebelumnya.

F. Hambatan

Secara umum, tidak ada hambatan yang berarti yang terjadi pada pelaksanaan kegiatan ini. Pengaturan waktu pelaksannan bisa didapatkan jalan tengahnya tanpa mengganggu mata pelajaran lain untuk siswa yang durasi disekokahnya maksimal 2 jam perhari karen pemberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.

(12)

G. Dokumentasi Kegiatan

Menjelaskan metode perkalian garis menggunakan tusuk sate

(13)

Menjelaskan perkalian garis menggunakan garis di papan tulis

Siswa mencoba menggunakan perkalian garis di buku catatan masing-masing

Mengaitkan perkalian garis dengan materi keliling bangun datar persegi

(14)

Siswa bergantian mencoba menghitung keliling persegi menggunakan perkalian garis

Membagikan Lembar Kerja Siswa

(15)

Hasil Kerja Siswa

Pemberian Sticker Bintang untuk siswa yang jawabannya benar

Referensi

Dokumen terkait

Analisa data dilakukan secara deskriptif terhadap hasil pengujian kualitas daging bebek yang meliputi sifat mutu organoleptik yang warna, bau dan konsistensiann kandungan

1 Faktor-faktor tersebut yang dapat menjadi penyebab anak dengan pola asuh orang tua otoriter ataupun permisif tetap memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi.Terlihat dalam

[r]

Kegiatan yang dimaksud berupa pembuatan percontohan budi daya rumput laut dengan teknik/metode long line , restorasi terumbu karang melalui pembuatan artificial reef /terumbu

Mangkunegara (2004:67) mengungkapkan pengertian kinerja (prestasi kerja) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam

2004, "Alternating carboplatin and doxorubicin as adjunctive chemotherapy to amputation or limb-sparing surgery in the treatment of appendicular osteosarcoma in dogs",

Pada penulisan ini, penulis membahas penggunaan Ms SharePoint Portal Server 2003 sebagai suatu tools dalam pembuatan sebuah portal di lingkungan perusahaan atau yang disebut

Untuk mencapai visi dan misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Lampung Barat dilakukan melalui program