• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN. SD NEGERI PANTON BAYU Jl. Raya Panton Bayu - Darul Makmur- Nagan Raya AUDIT MUTU INTERNAL SEKOLAH DASAR NEGERI PANTON BAYU

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LAPORAN. SD NEGERI PANTON BAYU Jl. Raya Panton Bayu - Darul Makmur- Nagan Raya AUDIT MUTU INTERNAL SEKOLAH DASAR NEGERI PANTON BAYU"

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN

AUDIT MUTU

INTERNAL 2018

AUDIT MUTU INTERNAL

SEKOLAH DASAR NEGERI PANTON BAYU

Auditor:

Suhadi,S.Pd Mohammad,S.Pd.

SD NEGERI PANTON BAYU

Jl. Raya Panton Bayu - Darul Makmur-

Nagan Raya

(2)

RINGKASAN EKSEKUTIF

✓ Sekilas Gambaran Auditi

Auditi adalah SD Negeri Panton Bayu yang terletak di Jl. Raya Panton Bayu,Kec. Bungursari, Kab.

Nagan Raya, ACEH.

✓ Jumlah dan Klasifikasi KONDISI (ketidaksesuaian dan observasi)

Pada saat observasi, tim audit menemukan 1 kondisi KTS dan 1 OB pada standar isi, 2 KTS dan 5 OB pada standar proses, 2 kondisi KTS pada standar kelulusan, 1 kondisi KTS pada standar penilaian dan 1 kondisi KTS dan 1 OB pada standar Pengelolaan.

✓ KONDISI

Berdasarkan hasil audit,terdapat temuan pada:

1. Standar Kompetensi Lulusan 2 temuan 2. Standar Isi 2 temuan

3. Standar proses 7 temuan 4. Standar penilaian 1 temuan 5. Standar Pengelolaan 3 temuan

✓ Rekomendasi

Untuk mengatasai beberapa kondisi yang kurang sesuai dengan POS, tim audit memberikan beberapa masukan, antara lain:

- Mendatangkan narasumber untuk menerima informasi tentang penyusunan dokumen 1 kurikulum sekolah yang berbasis kurikulum 2018

- Sebaiknya sekolah melaksanakan kegiatan pelatihan bersama guru inti dan guru sasaran yang sudah mendapatkan pelatihan kurikulum 2018.

- Menggunakan media pembelajaran berupa TIK.

- Memanggil guru yang belum memahami penilaian perilaku kemudian kepala sekolah dan guru inti memberikan pembinaan.

- Guru mengoftimalkan penilaian sikap, melaksanakan pembiasaan hidup jujur, disiplin dan tanggung jawab, memberikan sanksi mendidik bagi peserta didik yang melanggar aturan serta sekolah menggalakkan kembali kantin kejujuran.

- Sekolah membuat jadwal kunjungan, guru memberi tugas kepada peserta didik dan melaporkan hasil kunjungan kepada guru masing-masing.

- Sebaiknya kepala sekolah menugaskan guru pamong untuk melaksanakan kegiatan supervisi

✓ Harapan/saran/tindak lanjut.

Untuk meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan di SD Negeri Panton Bayu hendaknya merespon rekomendasi-rekomendasi yang sudah diberikan dan dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan

perbaikan mutu selanjutnya.

(3)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesempatan, kekuatan, rahmat, dan inayah-Nya sehingga ”Laporan Audit Mutu Internal Sekolah Dasar Negeri Panton Bayu Tahun 2018” ini dapat diselesaikan. Laporan ini disusun sebagai laporan hasil audit oleh Tim Audit Mutu Internal berdasarkan Surat Tugas Kepala Sekolah Nomor

421/032/TU tanggal 1 Nopember 2018 tentang Audit Internal lima Standar SD Negeri Panton Bayu Nagan Raya, ACEH.

Berdasarkan hasil audit terhadap lima standar terdapat beberapa kondisi yang keseluruhannya sudah mendapat tanggapan dari pihak auditi. Harapan kami kondisi tersebut dapat segera ditindaklanjuti sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kinerja.

Apresiasi kami sampaikan kepada auditi yang telah berkooperatif dalam pelaksanaan kegiatan audit ini. Ucapan terima kasih kami berikan bagi semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan.

Nagan Raya, Nopember 2018

(4)

DAFTAR ISI

Ringkasan Eksekutif ...

Kata Pengantar ...

Daftar Isi ...

Bab 1. Pendahuluan...

1.1. Latar Belakang...

1.2. Tujuan Pemeriksaan...

1.3. Lingkup Pemeriksaan ... . 1.4. Dasar Hukum/Aturan yang Digunakan...

1.5. Batasan Pemeriksaan...

1.6. Metode Pemeriksaan ...

1.7. Tahapan Pemeriksaan...

1.8. Kajian Ulang Hasil Audit Sebelumnya ...

1.9. Pengorganisasian Tim Audit ...

Bab 2. Gambaran Umum SD Negeri Panton Bayu ...

2.1. Latar Belakang Pendirian ...

2.2. Visi, Misi dan Tujuan Sekolah ...

2.3. Pejabat Sekolah ...

2.4. Organisasi Pelaksana ...

2.5. Alamat Auditi...

Bab 3. Hasil Pemeriksaan...

3.1. Standar Isi ...

3.2. Standar Proses ...

3.3. Standar SKL ...

3.5. Standar Penilaian ...

3.2. Standar Pengelolaan ...

Bab 4. Kesimpulan ...

Lampiran ...

(5)

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Tuntutan masyarakat terhadap kualitas pendidikan saat ini semakin menjadi pacuan bagi setiap satuan pendidikan untuk meningkatkan mutu beserta pelayanannya. Pemerintah juga memperkuat hal ini dengan mengeluarkan berbagai undang-undang dan peraturan yaitu Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, Undang- undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

SD Negeri Panton Bayu merupakan Sekolah Dasar yang terus berusaha untuk meningkatkan kualitas baik dalam segi mutu maupun pelayanan administrasi bagi siswa itu sendiri. Hal ini juga terkait dengan visi Sekolah yaitu Unggul dalam prestasi, beriman dan berbudi pekerti. Menyikapi kondisi ini, sudah seyogyanya sekolah mengembangkan sistem penjaminan mutu dan melakukan pengendalian internal dengan melaksanakan audit mutu internal. Terkait dengan peningkatan mutu input, proses dan output pendidikan serta pengembangan sistem penjaminan mutu, maka diperlukan suatu audit mutu internal. Kegiatan audit mutu internal merupakan salah satu bentuk monitoring dan evaluasi yang dilakukan terhadap capaian maupun target-target yang telah ditetapkan.

1.2. Tujuan Pemeriksaan

1. Mengevaluasi kepatuhan/ketaatan penjaminan mutu internal terhadap kebijakan mutu, standar dan sasaran mutu, POS

2. Mengevaluasi kepastian bahwa lulusan memiliki kompetensi sesuai dengan yang ditetapkan oleh Sekolah.

3. Untuk memastikan konsistensi penjabaran kurikulum sekolah dengan kurikulum 2018 4. Dari hasil evaluasi, pemangku jabatan penjamin mutu internal dapat meningkatkan

kinerja

(6)

1.3. Lingkup Pemeriksaan a. Sasaran Pemeriksaan

Sasaran pemeriksaan terdiri dari 5 standar, yaitu:

1) Standar Isi 2) Standar Proses

3) Standar Kompetensi Lulusan 4) Standar Penilaian

5) Standar Pengelolaan

b. Periode yang Diperiksa

Pelaksanaan akademik semester Ganjil dan Genap tahun pelajaran 2018/2014.

1.4. Batasan Pemeriksaan

a. Semua informasi tentang Sekolah Dasar Negeri Panton Bayu, Nagan Raya tahun Akademik 2012/2018.

b. Pemeriksaan meliputi prosedur-prosedur yang dirancang untuk memberikan keyakinan yang memadai dalam mendeteksi adanya ketidaksesuaian dari pelaksanaan pembelajaran yang berpengaruh terhadap pelayanan mutu Sekolah.

1.5. Metode Pemeriksaan

Kegiatan pemeriksaan diawali dengan melakukan audiensi sebagai kunjungan awal dengan pimpinan maupun bagian yang terkait dengan kegiatan sekolah. Kemudian dilakukan pemeriksaan dokumen dan peninjauan lapang. Data dan informasi selanjutnya dianalisis hingga diperoleh hasilnya. Pembahasan dilakukan untuk verifikasi serta untuk mendapatkan tanggapan dan komitmen tindak lanjut dari auditi.

1.6. Tahapan Pemeriksaan

Pelaksanaan kegiatan audit dimulai dari persiapan administrasi yang dilakukan oleh Penjamin mutu. Tim auditor kemudian melakukan perencanaan audit, survey

pendahuluan, desk evaluation, visitasi, penyusunan temuan dan rekomendasi hingga penyusunan laporan. Audit Sistem dilaksanakan pada tanggal 16 November 2018, dan Audit Lapangan dilaksanakan pada tanggal 16 November 2018 di SD NEGERI PANTON BAYU. (jadwal terlampir). Tahap tindak lanjut hasil audit dan tahap evaluasi kegiatan audit dilakukan oleh Penjamin Mutu.

(7)

1.7. Kajian Ulang Hasil Audit Sebelumnya

Berdasarkan laporan hasil EDS pelajaran tahun 2012/2018, Sekolah memiliki temuan, yaitu: Standar Proses, Standar Isi, Standar Penilaian, Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Pengelolaan masih terdapat kekurangan yang perlu peningkatan dan perbaikan.

1.8. Pengorganisasian Tim Audit Pimpinan Auditi : Suhadi,S.Pd

Ketua Tim Auditor : Ahmad Saekhu HM, S.Pd.

Tim Audity : 1. Standar Proses Sapta Subianto,S.Pd Rosnah, S.Pd.

2. Standar Isi

Desvinta,Rizky,s.S.Pd Jannati,S.Pd

3. Standar Penilaian Najmi Wildiansyah,S.Pd Reviana,S.Pd

4. Standar SKL Yulia Indriani,S.Pd Nur Afsah,S.Pd.I 5. Standar Pengelolaan

Siswa Yunita,S.Pd

(8)

BAB II GAMBARAN UMUM SEKOLAH DASAR NEGERI PANTON

BAYU KAB. NAGAN RAYA ACEH

1.1. Latar Belakang Pendirian

Sejak tahun 1995 SD Negeri Panton Bayu merupakan Sekolah Gentra Masekdas yang diresmikan oleh Bapak Tri Sutrisno. SD Negeri Panton Bayu pada waktu itu bernama SDN Cibening II. Seiring berjalannya waktu terjadi perubahan nama dan predikat sekolah. Tahun 2007 berganti nama menjadi SD Negeri 1 Panton Bayu dan berpredikat sebagai SDSN. Pada tahun 2010 terjadi penggabungan/merger dengan SD Negeri 2 Panton Bayu yang lokasinya tepat di belakang SD Negeri 1 Panton Bayu. Sejak terjadinya penggabungan SDN 1

Panton Bayu berubah nama menjadi SD Negeri Panton Bayu. Pada tahun 2011 SD Negeri Panton Bayu mendapatkan penetapan sebagai Sekolah RSBI yang diresmikan oleh Bapak Bupati Nagan Raya H. Dedi Mulyadi SH. Namun, karena ada pembubaran RSBI, secara otomatis SD Negeri Panton Bayu kembali menjadi SDSN hingga sekarang dan berdasarkan verifikasi dari Badan melalui LPMP ACEH SD Negeri Panton Bayu terpilih menjadi salah satu sekolah Pengembang Standar Nasional Pendidikan.

1.2. Visi, Misi dan Tujuan Visi

Unggul dalam prestasi, Terbaik pada mutu berpijak pada syariat adat dan budaya daerah

MISI

1. Melaksanakan kegiatan pembelajaran dan bimbingan secara efektif sehingga siswa berkembang secara optimal

2. Menumbuhkembangkan semangat keunggulan secara intensif kepada seluruh warga sekolah.

3. Membantu peserta didik mengenali potensi dan jati diri sesuai dengan adat dan budaya.

4. Menanamkan pemahaman dan penghayatan ajaran agama sehingga menjadi sumber keaktifan dalam bertindakdan bersikap

(9)

TUJUAN SEKOLAH

Merujuk pada tujuan Pendidikan Dasar, maka tujuan SDN Panton Bayu adalah sebagai berikut:

1. Terbentuknya perilaku peserta didik yang berakhlak dan terpuji sesuai tuntutan agama.

2. Terwujudnya peserta didik yang memiliki kecerdasan, keterampilan dan sikap yang mencerminkan nilai-nilai budi pekerti.

3. Meraih prestasi sekolah di bidang akademik dan non akademik tingkat Kabupaten pada tahun 2014.

4. Membekali peserta didik melalui kegiatan pengembangan diri yang sesuai dengan bakat dan minat sebagai bekal mengembangkan diri dikemudian hari.

5. Tertanam nilai-nilai budi pekerti yang dapat diimplementasikan pada kegiatan sehari- hari.

1.3. Organisasi Pelaksana dan Pejabat

1.4.

Kepala Sekolah

Pelaksana Pembelajaran

Guru Kelas I A

: Suhadi,S.Pd

: Rosnah,S.Pd Guru Kelas I B

Guru Kelas II A Guru Kelas II B Guru Kelas III

: Yulia Indriani,S.Pd : Jannati,S.Pd.

: Nur Afsah,S.Pd.I : Reviana,S.Pd Guru Kelas IV A

Guru Kelas IV B

: Sapta Subianto,S.Pd : Siswa Yunita,S.Pd Guru Kelas V

Guru Kelas VI

: Najmi Wildiansyah,S.Pd : Desvinta Rizqyyanawati,S.Pd

1.5. Alamat Auditi

Jl. Raya Panton Bayu Ds. Panton Bayu RT/RW. 002/001 Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya

(10)

BAB III HASIL AUDIT MUTU INTERNAL

3.1. Hasil Audit Form-3

BORANG AUDIT MUTU INTERNAL

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

PUSAT PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Ringkasan Kondisi Audit

Revisi 0

Auditi Ruang Lingkup Tanggal Audit

SDN PANTON BAYU 5 Standar 16 November 2018

Wakil Auditi Auditor Ketua Auditor Anggota

Kepala Sekolah

(Suhadi,S.Pd (Mohammad., S.Pd) (Guru-guru SDN Panton

Bayu)

No Kondisi 1. Diskripsi Kondisi Standar Isi Kategori

Kondisi (OB / KTS)

1 Cakupan/Komponen yang ada pada Standar Isi khususnya pada Kurikulum SDN Panton Bayu setiap tahunnya dilakukan

pengembangan dan perubahan.

2 KTSP/Kurikulum Dokumen 1 dirancang dengan pembelajaran berbasis

Tematik Terpadu, Pendekatan Saintifik dengan Penilaian Autentik. KTS

3 Sekolah telah mengembangkan silabus dengan 7 langkah pada panduan penyusunan KTSP

4 Sekolah SDN Panton Bayu menentukan KKM melalui rapat dewan guru dengan memperhatikan karakteristik siswa, mata pelajaran dan kondisi satuan pelajaran.

5 Setiap tahun SDN Panton Bayu membuat kalender pendidikan akademik

6 Penyusunan silabus mata pelajaran muatan lokal belum melibatkan

pihak komite dan instansi terkait. OB

(11)

2. Diskripsi Kondisi Standar Proses

7 Guru memiliki silabus yang merupakan acuan penyusunan kerangka pembelajaran untuk setiap bahan kajian mata pelajaran yang memuat komponen utama perencanaan pembelajaran.

8 Silabus digunakan sebagai acuan dalam pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran.

9 Guru mengembangkan RPP yang memuat komponen pokok rencana pembelajaran

10 Menyediakan media, sumber, dan perangkat penilaian pembelajaran yang sesuai dengan kondisi peserta dan karakteristik materi ajar dengan mengacu pada silabus.

11 Menyiapkan seluruh perangkat administrasi pelaksanaan pembelajaran

12 Alokasi waktu jam tatap muka sesuai dengan ketentuan standar proses (untuk SD: 35 menit)

13 Buku teks memenuhi kebutuhan peserta didik dan guru

14 Guru mengelola kelas secara efektif

15 Guru mengawali pembelajaran dengan kegiatan pendahuluan

16 Guru menerapkan pendekatan tematik dan/atau tematik terpadu dan/atau saintifik dan/atau inkuiri dan penyingkapan (discovery) dan/atau pembelajaran yang menghasilkan karya berbasis pemecahan masalah (project based learning) disesuaikan dengan karakteristik kompetensi dan jenjang pendidikan .

KTS

17 Pembelajaran yang dilakukan membangun pengetahuan prosedural dan fokus pada proses.

18 Proses belajar yang lebih didominasi oleh siswa dengan prinsip mencari tahu.

19 Guru memfasilitasi siswa melakukan proses afeksi

20 Siswa mengalami proses kognisi

21 Guru memfasilitasi tumbuhnya keterampilan belajar siswa.

22 Guru menutup pelajaran dengan melakukan refleksi, evaluasi dan tindak lanjut.

23 Guru dan siswa belajar dengan memanfaatkan teknologi informasi

dan komunikasi. KTS

24 Rombongan belajar sesuai dengan standar. OB

25 Menghargai perbedaan karakter siswa.

(12)

26 Menghargai perbedaan pendapat orang lain.

27 Memberikan penguatan dan pengayaan.

28 Melakukan remedial.

29 Memberikan layanan di luar jam belajar.

30 Melakukan pendekatan penilaian otentik (authentic assesment) secara terpadu, yang meliputi: penilaian kesiapan siswa, proses, dan hasil belajar secara utuh.

OB

31 Guru belum mengembangkan instrumen penilaian yang variatif sesuai

dengan tuntutan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar. OB

32 Kepala sekolah malakukan pemantauan proses perencanaan, pelaksanaan dan penilaian hasil pembelajaran secara objektif dan transparan.

OB

33 Kepala sekolah melakukan supervisi proses perencanaan,

pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran melalui pemberian contoh, diskusi, konsultasi, atau pelatihan.

34 Kepala sekolah menyusun laporan hasil kegiatan pemantauan, supervisi, dan evaluasi proses pembelajaran.

35 Memberikan penguatan dan penghargaan kepada guru yang

menunjukkan kinerja yang memenuhi atau melampaui standar. OB

36 Pemberian kesempatan kepada guru untuk mengikuti program pengembangan keprofesionalan berkelanjutan.

3. Diskripsi Standar Kompetensi Lulusan

37 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap orang beriman, berakhlak mulia, berilmu, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam

berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam di lingkungan rumah, sekolah, dan tempat bermain.

KTS

38 Memiliki pengetahuan faktual dan konseptual berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian di lingkungan rumah, sekolah, dan tempat bermain.

39 Memiliki kemampuan pikir dan tindak yang produktif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret sesuai dengan yang ditugaskan kepadanya.

KTS

4. Deskripsi Standar Penilaian

40 Guru menggunakan prinsip-prinsip penilaian.

(13)

41 Guru melakukan perancangan penilaian.

42 Guru menyusun instrumen sesuai dengan kaidah yang baku.

43 Sekolah menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal

44 Sekolah memiliki dokumen prosedur dan kriteria penilaian

45 Satuan pendidikan melakukan rapat dewan pendidik.

46 Guru menyusun instrumen penilaian

47 Guru melakukan penilaian pengetahuan peserta didik.

48 Guru melakukan penilaian karakter peserta didik.

49 Guru melakukan penilaian perilaku peserta didik. KTS

50 Guru menilai kompetensi peserta didik dalam berkomunikasi efektif dan santun.

51 Guru melakukan penilaian kreatifitas peserta didik.

52 Guru melakukan penilaian keterampilan peserta didik.

53 Guru melaporkan hasil penilaian mata pelajaran pada setiap akhir semester.

54 Sekolah melaporkan hasil penilaian kepada orang tua dan dinas pendidikan Kab/Kota.

55 Guru melakukan analisis dan memanfaatkan hasil penilaian.

56 Guru memanfaatkan hasil penilaian.

57 Sekolah melakukan tindak lanjut hasil Ujian Nasional.

Deskripsi Standar Pengelolaan

58 Visi, misi dan tujuan sekolah telah disosialisasikan dan dipahami oleh warga sekolah.

59 Terdapat konsistensi dan kesesuaian antara visi, misi dan tujuan dengan program sekolah.

60 Rencana Kerja Sekolah (RKS dan RKAS) disusun sesuai dengan visi-misi dan tujuan sekolah serta hasil evaluasi diri sekolah.

61 RKS dan RKAS sesuai dengan persetujuan rapat dewan pendidik dan pertimbangan komite sekolah/madrasah.

62 Rencana kerja tahunan memuat rinci tentang semua aspek pengelolaan sekolah.

(14)

63 Sekolah memiliki kebijakan mutu yang sesuai dengan visi-misi sekolah.

64 Sekolah mempunyai sasaran mutu yang jelas.

65 Sekolah mengembangkan kurikulum sesuai dengan pedoman yang berlaku.

66 Sekolah memiliki struktur organisasi sekolah yang memuat sistem penyelenggaraan dan administrasi yang jelas tentang tugas wewenang dan tanggung jawab masing-masing pihak.

67 Sekolah mengembangkan prosedur operasional standar (POS) dalam rangka melakukan penjaminan mutu pendidikan.

68 Sekolah menyusun pedoman pengelolaan kesiswaan yang memuat tentang penerimaan peserta didik baru, orientasi peserta didik baru, layanan konseling, kegiatan ekstrakurikuler, pembinaan prestasi unggulan dan pelacakan alumni.

69 Sekolah menyusun kalender pendidikan yang memuat secara rinci mengenai pelaksanaan aktivitas sekolah selama satu tahun dan dirinci secara semesteran, bulanan, dan mingguan sesuai dengan standar isi.

70 Sekolah memiliki program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan kebutuhan peningkatan mutu pendidikan dan standar PTK.

OB

71 Sekolah memiliki kebijakan dan program secara tertulis mengenai pengelolaan sarana dan prasarana sesuai dengan standar sapras yang disosialisasikan kepada seluruh warga sekolah.

72 Program sarpras memuat perencanaan, pemenuhan dan

pendayagunaan sarpras pendidikan yang disusun secara sistematis sesuai pertumbuhan kegiatan akademis.

73 Sekolah menyusun pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional sesuai standar pembiayaan diputuskan oleh kepala sekolah serta mendapatkan persetujuan dari institusi di atasnya.

74 Pelaksanaan kegiatan sekolah sesuai dengan rencana kerja tahunan, apabila tidak sesuai maka kegiatan tersebut sudah mendapat

persetujuan komite.

75 Sekolah mampu menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan pendidikan yang kondusif untuk pembelajaran yang efisien dengan prosedur pelaksanaan tertulis, tata tertib sekolah, kode etik warga sekolah.

76 Sekolah melibatkan warga dan masyarakat pendukung sekolah dalam mengelola pendidik baik akademik sesuai dengan aturan yang

berlaku.

77 Sekolah melakukan kemitraan dengan lembaga pemerintah atau non pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan yang dilakukan secara tertulis.

(15)

78 Sekolah mendukung upaya promosi pendidik dan tenaga kependidikan berdasarkan kemanfaatan, kepatutan dan profesionalisme.

79 Penempatan PTK sesuai dengan kebutuhan dan kualifikasinya.

80 Warga sekolah mentaati POS, tata tertib, dan kode etik yang telah ditetapkan.

81 Sekolah menyusun program pengawasan pengelolaan sekolah yang meliputi pemantauan, supervisi, evluasi, pelaporan dan tindak lanjut yang disosialisasikan ke seluruh PTK di sekolah.

82 Kegiatan pemantauan dilakukan oleh komite atau perwakilan pihak yang berkepentingan secara periodik dan berkelanjutan.

83 Kegiatan supervisi akademik dilaksanakan secara teratur. KTS

84 Guru, kepala sekolah dan pengawas melaporkan hasil pengawasan dan evaluasinya kepada pihak terkait.

85 Sekolah melakukan evaluasi efektivitas mekanisme kerja organisasi sekolah secara berkala.

86 Laporan hasil pengawasan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan.

87 Sekolah mendokumentasikan dan menggunakan seluruh hasil pemantauan, supervisi, evaluasi pelaporan dan catatan tindak lanjut untuk memperbaiki kinerja sekolah.

88 Sekolah melakukan evaluasi diri sekolah setiap tahun.

89 Sekolah melakukan evaluasi evaluasi program kerja setiap tahun pada akhir tahun anggaran.

89 Sekolah melakukan evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan meliputi kesesuaian penugasan dengan keahlian, keseimbangan beban kerja, dan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dalam pelaksanaan tugas.

90 Sekolah/Madrasah meningkatkan status akreditasi, dengan

menggunakan lembaga akreditasi eksternal yang memiliki legitimasi.

91 Sekolah melakukan audit internal terhadap pelaksanaan kebijakan mutu sekolah.

92 Kepala sekolah melibatkan guru, komite sekolah dalam pengambilan keputusan penting sekolah/madrasah.

93 Kepala sekolah mengembangkan komunikasi efektif untuk menciptakan dukungan intensif dari orang tua peserta didik dan masyarakat.

94 Kepala sekolah memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga, profesi, dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya.

95 Kepala sekolah mampu menjalin kerja sama dengan orang tua peserta didik dan masyarakat, dan komite sekolah menanggapi kepentingan

(16)

dan kebutuhan komunitas yang beragam, dan memobilisasi sumber daya masyarakat.

96 Kepala sekolah mendelegasikan sebagian tugas dan kewenangan

kepada wakil kepala sekolah sesuai dengan bidangnya. OB

97 Sekolah mengembangkan sistem informasi manajemen yang memadai untuk mendukung administrasi pendidikan yang efektif, efisien dan akuntabel.

98 Sekolah menyediakan fasilitas informasi yang efisien, efektif dan mudah diakses

Nagan Raya, 16 November 2018

Pimpinan Auditi Suhadi,S.Pd Ketua

Auditor

Mohammad,S.Pd.

Direview oleh : Penjamin Mutu Audit

(17)

Auditi Ruang Lingkup Tanggal Audit

SDN Panton Bayu

Standar Isi

Tahun Pelajaran 2017/2018

16 November 2018

Wakil Auditi Auditor Ketua Auditor Anggota

Kepala Sekolah Mohammad,S.Pd Sabta Subianto,S.Pd

Suhadi,S.Pd Najmi Wildiansyah,S.Pd

Rosnah,S.Pd Jannati,S.Pd

Desvinta,Risqyyanawati,S.Pd Form-4.

BORANG AUDIT MUTU INTERNAL

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

PUSAT PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Deskripsi Kondisi Audit

Revisi 0

Deskripsi Kondisi Pengembangan dokumen 1 kurikulum sekolah belum tersusun.

Kriteria/Persyaratan Permendiknas No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi.

Akar Penyebab Tidak ada sosialisasi dan pembinaan penyusunan kurikulum 2018 sehingga sulit untuk diselesaikan

Akibat Belum tersusun kurikulum sekolah yang berbasis Kurikulum 2018.

Rekomendasi Mendatangkan narasumber untuk menerima informasi tentang penyusunan dokumen 1 kurikulum sekolah yang berbasis kurikulum 2018.

Tanggapan Auditi Merespon positif rekomendasi yang diajukan oleh auditor.

Rencana Perbaikan Menyelenggarakan kegiatan workshop di sekolah

Jadwal Penyelesaian 15 Januari 2019 Penanggung Jawab Suhadi,S.Pd

Nagan Raya, 16 November 2018

Pimpinan Auditi

Suhadi,S.Pd Ketua

Auditor

Mohammad,S.Pd

Direview oleh : Penjamin Mutu Audit

(18)

Auditi Ruang Lingkup Tanggal Audit

SDN Panton Bayu Standar Proses Tahun Ajaran 2017/2018

16 November 2018

Wakil Auditi Auditor Ketua Auditor Anggota

Suhadi,S.Pd Mohammad,S.Pd Sabta Subianto,S.Pd

Najmi Wildiansyah,S.Pd Rosnah,S.Pd

Jannati,S.Pd

Desvinta,Risqyyanawati,S.Pd

BORANG AUDIT MUTU INTERNAL

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

PUSAT PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Deskripsi Kondisi Audit

Revisi 0

Deskripsi Kondisi 9 dari 27 orang guru belum memanfaatkan TIK dalam kegiatan pembelajaran.

Kriteria/Persyaratan Permendikbud No. 65 tahun 2018

Akar Penyebab Guru belum kreatif memanfaatkan media pembelajaran TIK.

Akibat Dalam pembelajaran kurang menarik dan menyenangkan.

Rekomendasi Menggunakan media pembelajaran berupa TIK

Tanggapan Auditi Auditi merespon tanggapan auditor

Rencana Perbaikan Memberikan pembinaan kepada guru yang belum memanfaatkan media agar segera menggunakan TIK dalam pembelajaran.

Jadwal Penyelesaian 21 Juli 2018 Penanggung Jawab Sapta Subianto,S.Pd

Nagan Raya, 16 November 2018

Pimpinan Auditi

Suhadi,S.Pd Ketua

Auditor

Moihammad,S.Pd

Direview oleh : Penjamin Mutu Audit

(19)

Auditi Ruang Lingkup Tanggal Audit

SDN Panton Bayu Standar Proses Tahun Ajaran 2017/2018

16 November 2018

Wakil Auditi Auditor Ketua Auditor Anggota

Suhadi,S.Pd Mohammad,S.Pd Sabta Subianto,S.Pd

Najmi Wildiansyah,S.Pd Rosnah,S.Pd

Jannati,S.Pd

Desvinta,Risqyyanawati,S.Pd

BORANG AUDIT MUTU INTERNAL

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

PUSAT PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Deskripsi Kondisi Audit

Revisi 0

Deskripsi Kondisi 18 guru belum memahami pembelajaran tematik.

Kriteria/Persyaratan Permendikbud No. 66 tahun 2018 dan Permendikbud No. 81 a tahun 2018 tentang Implementasi Kurukulum 2018.

Akar Penyebab Guru belum mendapatkan pelatihan tentang pembelajaran tematik kecuali guru kelas 1 dan kelas 4.

Akibat Sebagian guru belum memahami strategi pembelajaran tematik integratif.

Rekomendasi Sebaiknya sekolah melaksanakan kegiatan pelatihan bersama guru inti dan guru sasaran yang sudah mendapatkan pelatihan kurikulum 2018

Tanggapan Auditi Auditi merespon tanggapan auditor.

Rencana Perbaikan Auditi akan segera menyusun jadwal pelatihan.

Jadwal Penyelesaian 30 Januari 2014 untuk kelas 2 dan kelas 5

Penanggung Jawab Hj. Sulselawati, S.Pd.

Nagan Raya, 16 November 2018

Pimpinan Auditi

Suhadi,S.Pd Ketua

Auditor

Mohammad,S.Pd

Direview oleh : Penjamin Mutu Audit

(20)

Auditi Ruang Lingkup Tanggal Audit

SDN Panton Bayu Standar Proses Tahun Ajaran 2017/2018

16 November 2018

Wakil Auditi Auditor Ketua Auditor Anggota

Suhadi,S.Pd Mohammad,S.Pd Sabta Subianto,S.Pd

SDN Panton Bayu

Wakil Auditi

Standar Proses Tahun Ajaran 2017/2018

Auditor Ketua

Najmi Wildiansyah,S.Pd Rosnah,S.Pd

Jannati,S.Pd

Desvinta,Risqyyanawati,S.Pd

Auditor Anggota BORANG AUDIT MUTU INTERNAL

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

PUSAT PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Deskripsi Kondisi Audit

Revisi 0

Deskripsi Kondisi Hanya 7 dari 9 orang guru yang melaksanakan penilaian perilaku.

Kriteria/Persyaratan Permendikbud No. 66 tahun 2018 dan Permendikbud No. 81 a tahun 2018 tentang Implementasi Kurikulum 2018

Akar Penyebab Hanya 2 orang guru tersebut belum memahami penilaian sikap (guru kelas 4c dan guru olahraga).

Akibat Dalam memberikan penilaian lebih dititikberatkan pada aspek kogniitif.

Rekomendasi Memanggil guru yang belum memahami penilaian perilaku kemudian kepala sekolah dan guru inti memberikan pembinaan.

Tanggapan Auditi Auditi merespon rekomendasi auditor.

Rencana Perbaikan Melaksanakan kegiatan workshop di sekolah tentang penilaian perilaku dan teknik pengisian raport siswa

Jadwal Penyelesaian 20 November 2018 Penanggung Jawab Dian Herdiana, S.Pd.

Nagan Raya, 16 November 2018

Pimpinan Auditi

Suhadi,S.Pd Ketua

Auditor

Mohammad,S.Pd

Direview oleh : Penjamin Mutu Audit

Referensi

Dokumen terkait

Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan segala rahmat, hidayah serta inayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, hidayahh, inayah serta kekuatan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini

Puji syukur peneliti panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala rahmat, hidayah dan inayah-Nya, sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi

Puji syukur peneliti panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala rahmat, hidayah, dan inayah-Nya, sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT karena atas rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Pengaruh Pengendalian Internal, Audit Internal, dan

Alhamdulillahirobbilalamin, segala puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya, yang telah memberikan kekuatan,

Dengan senantiasa mengucap puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan Rahmat, Hidayah, dan Inayah-Nya kepada kita semua, sehingga pada kesempatan ini peneliti dapat menyelesaikan

Puji syukur peneliti panjatkan kehadirat Allah SWT karena hanya dengan limpahan rahmat, taufik, hidayah, serta inayah-Nya, sehingga pada kesempatan ini peneliti dapat