• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penyakit Antraknosa (Colletotrichum spp.) pada Tanaman Cabai di Kabupaten Ogan Ilir Anthracnose Disease (Colletotrichum spp.) of Chilli (Capsicum annum L) in Ogan Ilir District

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Penyakit Antraknosa (Colletotrichum spp.) pada Tanaman Cabai di Kabupaten Ogan Ilir Anthracnose Disease (Colletotrichum spp.) of Chilli (Capsicum annum L) in Ogan Ilir District"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

PEWARISAN KARAKTER KETAHANAN PADA CABAI (Capsicum annuurn x Capsicum clrinense).. TERHADAP PENYAKlT ANTRAKNOSA (CoICetotrichum g2oeosporioides

Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbagai varietas dengan mulsa berbeda nyata dalam persentase serangan pada buah, dimana persentase serangan terendah dengan faktor

PENGARUH EKSTRAK RIMPANG LENGKUAS (Alpinia galanga L.) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Colletotrichum capsici PENYEBAB PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA TANAMAN CABAI (Capsicum annum L.)..

Penyakit antraknosa lebih banyak menyerang pada buah cabai yang sudah. masak karena pada buah cabai masak mengandung glukosa, sukrosa,

Pada penelitian ini daya hambat yang ditunjukkan masih rendah, sehinga penelitian perlu dilakukan pada pengen- dalian penyakit antraknosa langsung pada buah untuk

Berdasarkan analisis ragam, menunjukkan bahwa perlakuan beberapa spesies Trichoderma berpengaruh sangat nyata terhadap tingkat keparahan penyakit antraknosa pada buah

Ekstrak tumbuhan siam dan teki lebih efektif dibadingkan dengan ekstrak babadotan, dan alang-alang dalam menekan keparahan penyakit antraknosa pada tanaman cabai besar

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa fungi mikoriza arbuskula mampu mengendalikan perkembangan Colletotrichum capsici penyebab penyakit antraknosa pada