• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Partisipasi Anggaran terhadap Kinerja Manajerial pada HSBC Group Bandung.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Partisipasi Anggaran terhadap Kinerja Manajerial pada HSBC Group Bandung."

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

vii Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK

Pengaruh partisipasi anggaran telah banyak menarik perhatian para peneliti. Beberapa riset mengenai hubungan partisipasi anggaran terhadap kinerja manajerial menghasilkan hasil yang berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya pengaruh secara parsial maupun secara simultan partisipasi anggaran terhadap kinerja manajerial. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari para manajer yang terlibat dalam penyusunan anggaran. Dalam penelitian ini, digunakan judgement sampling sebagai metode penelitian data dan digunakan data primer,yaitu data didapat melalui penyebaran kuisioner terhadap 33 manajer. Model analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana. Selain itu, data juga diuji dengan uji validitas dan uji reliabilitas serta menggunakan uji normalitas dan uji heteroskedastisitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi anggaran berpengaruh terhadap kinerja manajerial. Penelitian ini juga menemukan bahwa partisipasi anggaran memiliki pengaruh positif terhadap kinerja manajerial.

(2)

viii Universitas Kristen Maranatha

ABSTRACT

Influence of budget participation has attracted the attention of researchers. Some research on the relationship of budget participation on managerial performance produces different results. This study aimed to identify the presence or absence of the effect of partially or simultaneously of budget participation on managerial performance. The data used in this study was obtained from the managers involved in the preparation of the budget. In this study, use judgment sampling as a method of research used data and primary data, ie data obtained through a questionnaire to 33 managers. The analysis model is a simple linear regression. In addition, the data also tested the validity and reliability testing as well as test for normality and heteroscedasticity test. These results indicate that the effect of budget participation on managerial performance. The study also found that budget participation has a positive influence on managerial performance.

(3)

ix Universitas Kristen Maranatha

(4)

x Universitas Kristen Maranatha

2.3.2 Faktor –Faktor yang Mempengaruhi Pencapaian Kinerja…………20

(5)

xi Universitas Kristen Maranatha

4.1.1 Sejarah Umum………42

4.1.2 Visi Perusahaan………..…44

4.1.3 Kegiatan Utama………..45

4.1.4 Struktur Organisasi………..48

4.2 Hasil Penelitian……….…58

4.2.1 Uji Validitas………...58

4.2.2 Uji Reliabilitas……….62

4.2.3 Uji Normalitas……….64

4.2.4 Uji Heteroskedastisitas………...65

4.2.5 Uji Goodness of Fit………..……65

4.3 Pembahasan………...………..70

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN………71

5.1 Kesimpulan………..71

5.2 Saran………72

DAFTAR PUSTAKA………73

LAMPIRAN………...75

(6)

xii Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR GAMBAR

Halaman

(7)

xiii Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu………...26

Tabel 3.1 Definisi Operasional Variabel………34

Tabel 4.1 Hasil Uji Validitas Variabel Partisipasi Anggaran (X)………...59

Tabel 4.2 Hasil Uji Validitas Kinerja Manajerial (Y)………..…..60

Tabel 4.3 Hasil Uji Reliabilitas Partisipasi Anggaran (X)……….63

Tabel 4.4 Hasil Uji Reliabilitas Kinerja Manajerial (Y)………63

Tabel 4.5 One – Sample Kolmogorov – Smirnov Test………..64

Tabel 4.6 Glejser Test……….65

Tabel 4.7 Koefisien Determinasi………66

Tabel 4.8 Uji Statistik F………..67

(8)

xiv Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran A Kuisioner Penelitian………...76

Lampiran B Tabulasi Hasil Kuisioner Partisipasi Anggaran (X)………...81

Lampiran C Tabulasi Hasil Kuisioner Kinerja Manajerial (Y)………..82

Lampiran D Hasil Uji Validitas Variabel X………...83

Lampiran E Hasil Uji Validitas Variabel Y………86

Lampiran F Reliabilitas (X) dan (Y)………...89

Lampiran G Uji Normalitas, Uji Heteroskedastisitas………92

Lampiran H Regresion………93

Lampiran I Uji Simultan (Uji F)……….94

(9)

BAB I Pendahuluan

1 | Universitas Kristen Maranatha

BAB I

PENDAHULUAN

1.1LATAR BELAKANG

Pada perkembangan dunia usaha pada umumnya, banyak perusahaan yang

berkembang menjadi perusahaan yang lebih besar. Sehubungan dengan

perkembangan perusahaan tersebut, maka kegiatan-kegiatan yang ada didalam suatu

perusahaan menjadi bertambah banyak, baik jenis kegiatan maupun volume kegiatan

yang dilaksanakan. Oleh karena perusahaan yang berkembang menjadi besar ini

mempunyai kegiatan yang lebih banyak baik dalam jenis kegiatan maupun

volumenya, maka perencanaan dan pengawasan kegiatan perusahaan tersebut

menjadi tidak sesederhana perusahaan yang belum berkembang.

Dalam suatu organisasi perencanaan memiliki posisi penting dari

langkah-langkah berikutnya. Kematangan dan kesalahan dalam perencanaan mampu memberi

pengaruh positif dan negatif pada masa yang akan datang, sehingga suatu

perencanaan yang dibuat adalah selalu memikirkan dampak jangka panjang yang

mungkin akan dialami. Menurut Siegel dan Marconi (1989) mendefinisikan

perencanaan sebagai pemilihan tujuan jangka pendek dan jangka panjang serta

merencanakan taktik dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Menurut Nafarin

(2004:4) menyatakan bahwa perencanaan merupakan tindakan yang dibuat

berdasarkan fakta dan asumsi mengenai gambaran kegiatan yang dilakukan pada

(10)

BAB I Pendahuluan

2 | Universitas Kristen Maranatha

perencanaan adalah memberikan proses umpan maju (feed forward) agar dapat

memberikan petunjuk kepada setiap manajer dalam pengambilan keputusan

operasional sehari-hari. Hubungan penganggaran perusahaan dengan perencanaan

menunjukkan fungsi manajemen yang terdiri atas perencanaan (planning),

pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling). Dari ketiga fungsi

manajemen tersebut yang mempunyai hubungan erat dengan penganggaran adalah

perencanaan. Oleh sebab itu perusahaan perlu untuk menggunakan anggaran sebagai

sistem perencanaan, koordinasi dan pengawasan dengan perusahaan. Menurut

Nafarin (2004:12) menyatakan bahwa anggaran merupakan suatu rencana keuangan

periodik yang disusun berdasarkan program yang telah disahkan. Dapat dikatakan

bahwa anggaran merupakan rencana tertulis mengenai kegiatan suatu organisasi yang

dinyatakan secara kuantitatif dan umumnya dinyatakan dalam satuan uang untuk

jangka waktu tertentu. Dengan mempergunakan anggaran, perusahaan akan dapat

menyusun perencanaan dengan lebih baik sehingga koordinasi dan pengawasan yang

dilakukan dapat memadai pula.

Dalam penyusunan anggaran diperlukan adanya partisipasi dari para manager

atau para karyawan perusahaan itu sendiri. Menurtut Anthony dan Govindarajan

(2005:86) menyatakan bahwa suatu proses anggaran bisa bersifat Top-Down

(pendekatan atas ke bawah), bottom-up (pendekatan bawah ke atas), dan pendekatan

yang merupakan penggabungan dari kedua pendekatan tersebut yaitu pendekatan

partisipatif. Dalam pendekatan partisipatif terdapat hubungan kerjasama antara

manajemen puncak dengan bawahan, dimana keduanya saling membutuhkan satu

sama lain. Manajemen puncak belum tentu mengetahui kejadian sehari-hari oleh

(11)

BAB I Pendahuluan

3 | Universitas Kristen Maranatha

lebih rinci. Tapi disisi lain, manjemen puncak mempunyai andil yang sangat besar

dalam penyusunan anggaran perusahaan.

Partisipasi adalah suatu proses pengambilan keputusan bersama oleh dua

pihak atau lebih yang mempunyai dampak masa depan bagi pembuat keputusan

tersebut. Partisipasi dalam penyusunan anggaran berarti keikutsertaan operating

managers dalam memutuskan bersama dengan komite anggaran mengenai rangkaian

kegiatan di masa yang akan datang yang akan di tempuh oleh operating managers

tersebut dalam pencapaian sasaran anggaran. Tingkat operating managers dalam

penyusunan anggaran akan mendorong moral kerja yang tinggi dan inisiatif para

manajer.

Oleh sebab itu, dengan mengikutsertakan bawahan dalam penyusunan

anggaran dapat meningkatkan kinerja manajerial para bawahan itu sendiri karena

mereka merasa terlibat langsung dalam penyusunan anggaran dan harus bertanggung

jawab untuk anggaran yang telah tersusun. Untuk itu diperlukan adanya penelitian

mengenai apakah terdapat pengaruh partisipasi anggaran terhadap kinerja manajerial.

Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Nurcahyani (2010), Wihasfina

(2007) menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara partisipasi

anggaran dan kinerja manajerial. Sedangkan, hasil penelitian yang dilakukan oleh

Febry menyatakan bahwa terdapat pengaruh negatif antara partisipasi anggaran dan

kinerja manajerial.

Mengetahui besarnya pengaruh partisipasi anggaran dan hubungannya

dengan kinerja manajerial, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan

judul: “Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Manajerial Pada

(12)

BAB I Pendahuluan

4 | Universitas Kristen Maranatha

1.2 IDENTIFIKASI MASALAH

Berdasarkan latar belakang yang diuraikan diatas, penulis dapat mengidentifikasi

masalah sebagai berikut:

“Apakah dalam partisipasi anggaran terdapat pengaruh terhadap kinerja

manajerial HSBC Group Bandung?”

1.3 TUJUAN PENELITIAN

Berdasarkan identifikasi masalah diatas, maka penulis mempunyai tujuan untuk

mengetahui ada atau tidaknya pengaruh partisipasi anggaran terhadap kinerja

manajerial pada HSBC Group Bandung.

1.4MANFAAT PENELITIAN

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pihak lain seperti:

1. Bagi Penulis

Hasil penulisan ini dapat menambah wawasan teori maupun kejadian

sebenarnya dalam perusahaan. Selain itu, dapat menambah pengetahuan

penulis dalam mengetahui pengaruh partisipasi anggaran terhadap kinerja

manajerial.

2. Bagi Perusahaan

Hasil penulisan ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam

(13)

BAB I Pendahuluan

5 | Universitas Kristen Maranatha

3. Bagi Akademisi

Hasil penulisan ini diharapkan dapat memberikan referensi informasi kepada

peneliti selanjutnya mengenai penelitian yang sejenis dimana hasil penelitian

ini dapat dijadikan pembanding yang dapat membatu untuk penelitian

(14)

BAB V Kesimpulan dan Saran

71 | Universitas Kristen Maranatha

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan pada bab

sebelumnya, maka penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut.

Dilihat dari bagaimana partisipasi anggaran pada HSBC Group dapat

meningkatkan kinerja manajerial dalam menjalankan tugasnya. Dimana mereka

diberikan kesempatan dalam menyampaikan pendapat dalam penyusunan anggaran

sehingga para manajer mempunyai rasa bertanggung jawab terhadap pekerjaan dan

juga dalam memimpin divisinya . Sebagaimana ditunjukkan dalam hasil pengujian

parsial dimana dalam pengujian tersebut menunjukkan adanya pengaruh antara

partisipasi anggaran terhadap kinerja manajerial. Sedangkan dalam pengujian

simultan terdapat pengaruh simultan partisipasi anggaran terhadap kinerja manajerial

sebesar 36,2%, sedangkan sisanya yaitu sebesar 63,8% dipengaruhi oleh

(15)

BAB V Kesimpulan dan Saran

72 | Universitas Kristen Maranatha

5.2 Saran

Berdasarkan pembahasan dan kesimpulan, berikit ini adalah saran–saran yang

dimaksudkan sebagai masukan bagi perusahaan sebagai berikut:

1. Bagi Perusahaan

Disarankan kepada perusahaan untuk meningkatkan adanya keterlibatan

manajer dalam partisipasi anggaran agar dapat meningkatkan kinerja

manajerial.

2. Bagi Peneliti Lainnya

Peneliti selanjutnya diharapkan dapat membahas faktor–faktor lain yang

secara teoritis juga mempengaruhi kinerja manajerial yang tidak hanya

dipengaruhi oleh partisipasi anggaran. Diharapkan juga penelitian ini dapat

(16)

Daftar Pustaka

73 | Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR PUSTAKA

Ahyari, Agus. (1996). Anggaran Perusahaan Pendekatan Kuantitatif, Buku 1. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.

Arikunto, Suharsimi. 1995. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Putri, Anastasia. Pengaruh Partisipasi ANggaran Terhadap Kinerja Manajerial dengan Pengetahuan Manajemen Biaya Sebagai Variabel Moderasi (Studi Kasus pada PT. PINDAD (Persero) Bandung).

Anthony R., Vijay Govindarajan. (2005). Management Control System. Jilid 1 dan 2, terjemahan kurniawan Tjakrawala dan Krista. Jakarta: Salemba Empat.

Armstrong, Michael & Baron, A. 1998. Performance Management : The New Realities, Institute of Personnel and Development, New York.

Bastian,Indra. (2010). Akuntansi Sektor Publik Suatu Pengantar. Edisi ketiga. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Bragg,Steven M. (2014). Penganggaran (Budgeting). Jakarta: PT.Indeks.

Cooper, D. R., dan Schindler, P. S. 2011. Business Research Methods. Singapore: The McGraw-Hill Companies, Inc.

Drs.R.A.Supriyono,S.U.,Akt. (2000) Sistem Pengendalian Manajemen.Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Fahmi, Irham. (2013). Manajemen Risiko. Jakarta: Alfabeta.

Ghozali,Imam.(2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas DIponegoro.

Ghozali,Imam.(2013). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 21. Semarang: Badan Penerbit Universitas DIponegoro.

Handout Laboratorium Matodologi Penelitian. Bandung:Universitas Kristen Maranatha.

Hansen, D.R., Mowen, M. (2009). Akuntansi Manajerial. Edisi 8 Jilid 1. Jakarta: Salemba Empat.

Jogiyanto. (2014). Metodologi Penelitian Bisnis Salah Kaprah dan Pengalamn-Pengalaman.Edisi 6. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Marwansyah. (2014). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Alfabeta.

(17)

Daftar Pustaka

74 | Universitas Kristen Maranatha

Mulyadi. (2001). Akuntansi Manajemen. Edisi 3. Jakarta: Salemba Empat.

Munandar. (2007). Budgeting. Edisi kedua. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Moleong, Lexy J. (2007) Metodologi Penelitian Kualitatif, Penerbit PT Remaja Rosdakarya Offset, Bandung.

Nafarin, M. (2004). Penganggaran Perusahaan. Jakarta: Salemba Empat.

Nurcahyani, Kunwaviyah. (2010). Pengaruh Partisipasi Anggaran Terhadap Kinerja Manajerial Melalui Komitmen Organisasi dan Persepsi Inovasi Sebagai Variabel Intervening.

Purwanto, Suharyadi (2004) Statistika Dasar. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.

Riduwan. (2010). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Robbins. P.S. (2002). Prinsip-prinsip Perlaku Organisasi Edisi kelima. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Santoso, S, 2000, Buku Latihan SPSS Statistik Parametrik, Jakarta: PT. Elex Media Komputindo, Kelompok Gramedia.

Sekaran, Uma. 2000. Metodelogi Penelitian. Penerbit Salemba Empat, Yogyakarta.

Siegel, Marconi. (1989). Behavior Accounting. Penerbit South – Western Publishing Co. Cincinnati.

Suadi,Arief.(2001). Sistem Pengendalian Manajemen.Yogyakarta:

BPFE-Yogyakarta.

Sugiyono. (2001). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Suliyanto. (2006). Metode Riset Bisnis. Yogyakarta : CV Andi Offset.

Sunjoyo., Setiawan, R., Carolina, V., Magdalena, N., dan Kurniawan, A. (2013).Splikasi SPSS untuk SMART Riset. Bandung: Alfabeta.

Timpe, A. Dale. (1999). Seri Manajemen Sumber Daya Manusia (KInerja Performance, cetakan 4). Jakarta: PT. Elek Media Koputindo.

Gambar

Gambar 2.1 Hubungan antara Partisipasi Anggaran dan Kinerja Manajerial………31

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian yang diambil bertujuan untuk membahas dan menganalisis mengenai hubungan antara partisipasi penyusunan anggaran dengan kinerja manajerial daerah dengan

Hasil analisis secara parsial menunjukkan bahwa partisipasi penyusunan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial pada Perusahaan

Secara parsial informasi akuntansi memberikan kontribusi/pengaruh sebesar 48,6% terhadap kinerja manajerial pada Dinas di Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung ketika

Hasil analisis secara parsial menunjukkan bahwa partisipasi penyusunan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial pada Perusahaan

Hasil analisis secara parsial menunjukkan bahwa partisipasi penyusunan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja manajerial pada Perusahaan

Hal ini sesuai dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Fitriyati (2006) bahwa partisipasi dalam penyusunan anggaran berpengaruh positif signifikan terhadap

Putra, dkk menguji secara empiris pengaruh partisipasi dalam penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial melalui komitmen organisasi , kecukupan anggaran, komitmen

Untuk mendukung kinerja manajerial tersebut diperlukan keterlibatan lebih tinggi dari partisipasi anggaran, meningkatkan keadilan distributif maupun keadilan