• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TAHUN 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TAHUN 2021"

Copied!
91
0
0

Teks penuh

(1)

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

TAHUN 2020

PEMERINTAH PROVINSI RIAU

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT)

TAHUN 2021

(2)

i

DAFTAR ISI

i Daftar Isi ... i Kata Pengantar ... ii BAB I PENDAHULUAN ... I.1

1.1 LATAR BELAKANG ... 1.1 1.2 LANDASAN HUKUM ... I.4 1.3 MAKSUD DAN TUJUAN ... I.7 1.4 SISTEMATIKA PENULISAN ... I.7

BAB II RENCANA STRATEGIS ... II.1 2.1 VISI DAN MISI RENSTRA ... II.1 2.2 TUJUAN DAN SASARAN ... II.2

BAB III RENCANA KINERJA TAHUNAN ... III.1 3.1 EVALUASI CAPAIAN KINERJA PERANGKAT DAERAH

TAHUN 2019 ... III.1 3.2 RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TAHUN 2021 ... III.26

BAB IV PENUTUP ... IV.1

(3)

ii

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TAHUN 2021

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT, hanya kepada-NYA kita mengabdi dan berserah diri karena telah diberikan kelapangan dan kesehatan sehingga dapat menyusun Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau Tahun 2021.

Penyusunan Dokumen Rencana Kinerja Tahunan (RKT) merupakan proses penetapan kegiatan tahunan dan indikator kinerja berdasarkan program, kebijakan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau Tahun 2019-2024. Rencana Kinerja Tahunan (RKT) ini memuat Visi dan Misi serta tujuan, sasaran, kebijakan, program dan kebijakan-kebijakan yang disesuaikan dengan tugas dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau.

Penyusunan Dokumen Rencana Kinerja Tahunan (RKT) ini belumlah sempurna, untuk itu saran dan masukan demi penyempurnaan kami harapkan dari semua pihak, semoga dokumen ini bermanfaat serta dapat dijadikan bahan evaluasi Penyelenggaraan Pembangunan yang merupakan tugas, pokok dan fungsi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau.

Pekanbaru, 2020 KEPALA DINAS LINGKUNGAN HIDUP

DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU,

MAMUN MUROD

Pembina Utama Madya

NIP. 19660610 199203 1 008

(4)

I.1

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Pengembangan sistem penyelenggaraan pemerintahan yang terukur merupakan sebuah syarat terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance).

Pengembangan tersebut akan terwujud jika seluruh Perangkat Daerah mampu menyusun perencanaan dan melaporkan hasil pekerjaan dengan baik dan terukur seperti yang diamanatkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Dalam penyusunan perencanaannya, Perangkat Daerah diwajibkan menyusun Rencana Strategis lima tahunan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau telah menyusun Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2019-2024.

Dokumen tersebut merupakan fokus pelaksanaan tugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau selama lima tahun yang akan datang. Pelaksanaan tugas tersebut ditujukan untuk mencapai target yang telah ditetapkan dalam Renstra dan juga mencapai target yang ditetapkan dalam RPJMD.

Dalam rangka upaya mewujudkan Good Governance, pengembangan dan informasi kinerja terus diintegrasikan ke dalam sistem pelaporan dan penganggaran berbasis kinerja, yaitu anggaran dihitung dan disusun berdasarkan perencanaan kinerja dan kebutuhan masyarakat. Hal ini akan memudahkan monitoring dan evaluasi kinerja Perangkat Daerah, salah satunya melalui Penerapan SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah).

Salah satu instrumen SAKIP yang dipergunakan adalah Rencana Kinerja Tahunan (RKT) dari masing-masing Perangkat Daerah guna penguatan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Rencana Kinerja Tahunan merupakan proses penjabaran lebih lanjut dari sasaran dan program yang telah ditetapkan dalam Renstra PD yang mencakup periode tahunan.

Rencana Kinerja Tahunan menggambarkan kegiatan tahunan yang akan dilaksanakan oleh Perangkat Daerah dan indikator kinerja beserta targetnya berdasarkan program, kebijakan, dan sasaran yang telah ditetapkan dalam rencana strategis. Target kinerja tahunan di dalam rencana kinerja ditetapkan untuk seluruh indikator kinerja yang ada pada tingkat sasaran dan kegiatan.

Target kinerja tersebut merupakan komitmen bagi instansi untuk mencapainya dalam satu

periode tahunan. Rencana Kinerja Tahunan merupakan bagian dari rangkaian proses

perencanaan yang memuat sasaran strategis, indikator kinerja serta target kinerja dan

merupakan penjabaran tahunan dari rencana strategis Perangkat Daerah. Sasaran strategis,

(5)

I.2

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU indikator kinerja dan target kinerja pada prinsipnya merupakan variabel yang termuat dalam dokumen Renstra, sehingga RKT menjabarkan sasaran setiap tahunnya yang akan dilaksanakan sampai dengan lima tahun kedepan. Penyusunan RKT dilakukan seiring dengan agenda penyusunan program dan kebijakan anggaran oleh pimpinan satuan organisasi/ kerja yang akan dicapai pada tahun berjalan. Penyusunan RKT meliputi sasaran strategis, sasaran program, sasaran kegiatan utama, indikator kinerja utama (IKU) dan target yang ingin dicapai dalam tahun yang bersangkutan, dengan melakukan penetapan sasaran, penyusunan indikator sasaran dan menetapkan target.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau merupakan unsur penunjang Pemerintah Daerah yang berkedudukan di tingkat provinsi yang dipimpin oleh seorang Kepala Dinas dan bertanggungjawab kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah. Sesuai Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Riau, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau mempunyai tugas melaksanakan urusan pemerintahan bidang lingkungan hidup dan bidang kehutanan.

Sesuai Peraturan Gubernur Riau Nomor 78 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Riau Nomor 74 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau sebagai berikut :

a) Tugas Pokok

Tugas Pokok Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau adalah membantu Gubernur melaksanakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah dan Tugas Pembantuan yang ditugaskan kepada Daerah.

b) Fungsi

1. Perumusan dan pelaksanaan kebijakan pada Sekretariat, Bidang Penaatan dan

Penataan Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bidang Perubahan Iklim,

Pengelolaan Limbah Padat Domestik dan Peningkatan Kapasitas, Bidang

Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup dan Kehutanan,

Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan, dan Bidang Pengelolaan Daerah

Aliran Sungai, Restorasi Gambut dan Perhutanan Sosial.

(6)

I.3

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU 2. Pelaksanaan evaluasi dan administrasi pada Sekretariat, Bidang Penaatan dan Penataan Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bidang Perubahan Iklim, Pengelolaan Limbah Padat Domestik dan Peningkatan Kapasitas, Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan, dan Bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Restorasi Gambut dan Perhutanan Sosial.

3. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Gubernur terkait dengan tugas dan fungsinya.

Isu-isu strategis berdasarkan tugas dan fungsi SKPD adalah kondisi atau hal yang harus diperhatikan dalam perencanaan karena dampaknya yang signifikan bagi SKPD dimasa datang.

Suatu kondisi yang menjadi isu strategis adalah keadaan yang apabila tidak diantisipasi akan menimbulkan kerugian yang lebih besar, atau suatu kondisi/keadaan yang apabila tidak dimanfaatkan akan menghilangkan peluang untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dalam jangka panjang.

Permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya adalah:

 Kualitas Sumberdaya aparatur baik perencana dan teknis yang memiliki kompetensi relatif masih terbatas;

 Masih rendahnya kesadaran, pemahaman, komitmen, dan partisipasi pemangku kepentingan dalam pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan serta pemanfaatan sumber daya alam;

 Koordinasi, integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar daerah, antar ruang, antar waktu, antar fungsi pemerintah maupun antara pusat dan daerah masih belum optimal;

 Belum tersedianya perencanaan pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan yang komprehensif sebagai bahan penyusunan kebijakan pengelolaan lingkungan hidup dan pengelolaan Femanfaatan dan Perencanaan kehutanan;

 Belum optimalnya penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan;

 Masih kurangnya fasilitas pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan termasuk fasilitas pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup dan kehutanan;

 Ketersediaan data dan informasi lingkungan hidup dan kehutanan yang kurang memadai.

(7)

I.4

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU Tabel 1.1. Pemetaan Permasalahan untuk Penentuan Prioritas dan Sasaran Pembangunan Daerah dan Masalah Pokok Masalah Akar Masalah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau

No Masalah Pokok Masalah Akar Masalah

1. Meningkatnya Kerusakan kawasan hutan dan lahan

Pembukaan lahan perkebunan secara besar-besaran dan kebakaran hutan di lahan gambut

Penurunan kualitas lingkungan

2. Pencemaran lingkungan

 Tingginya kerusakan lingkungan akibat penambang emas Tanpa Izin

 Tingginya Tingkat kerusakan DAS

 Terjadinya kebakaran hutan dan lahan

Dari hal tersebut diatas mengakibatkan pencemaran terhadap lingkungan baik air, udara dan tanah

Kualitas lingkungan hidup yang kurang baik

3. Masih rendahnya penanganan lahan kritis

 Tingginya kerusakan kawasan hutan dan lahan

 Terjadinya kebakaran hutan dan lahan

 Pelaksanan kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan belum maksimal karena keterbatasan anggaran dan terjadinya kerusakan lingkungan yang terus menerus.

Meningkatnya lahan kritis

4. Penanganan

pengelolaan sampah yang masih rendah

Meningkatnya pertumbuhan penduduk, kurangnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah serta kurangnya sarana dan prasarana persampahan

Penyelesaian permasalahan sampah yang tidak konfrehensif dari hulu ke hilir dan melibatkan semua pihak menjadi hambatan utama berjalannya

pengelolaan sampah yang berkelanjutan 1.2 LANDASAN HUKUM

Dalam penyusunan Renja Kinerja Tahunan (RKT) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau Tahun 2021, payung hukum yang dijadikan sebagai acuan dalam penyusunan antara lain:

1. Undang-Undang Nomor 61 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah Swatantra I

Sumatera Barat, Jambi dan Riau, Lembaran Negara Nomor 112;

(8)

I.5

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU 2. Undang Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka

Panjang 2005-2025.

3. Undang Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

4. Undang Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

5. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

6. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;

7. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah; Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126;

8. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 4421);

9. Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik;

10. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;

11. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;

12. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);

13. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 Tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi.

14. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 80)

15. Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2015 tentang Kementerian Lingkungan Hidup

dan Kehutanan;

(9)

I.6

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU 16. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2015-2019 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 3);

17. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/9/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Instansi Pemerintah;

18. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/20/M.PAN/11/2008 tentang Petunjuk Penyusunan Indikator Kinerja Utama;

19. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, dan Laporan Kinerja, dan Tatacara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah;

20. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 73 Tahun 2009 tentang Tatacara, Pelaksanaan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah;

21. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.

22. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 19 Tahun 2008 Tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Lingkungan Hidup Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota.

23. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Minimal Bidang Lingkungan Hidup Daerah Provinsi dan Daerah Kabupaten/Kota.

24. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Kajian Lingkungan Hidup Strategis dalam Penyusunan dan atau Evaluasi Rencana Pembangunan Daerah.

25. Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 9 Tahun 2009 Tentang Rencana

Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Riau 2005-2025.

(10)

I.7

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU 26. Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 3 Tahun 2019 tentang Rencana

Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Riau Tahun 2019-2024..

27. Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 7 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Riau;

28. Peraturan Gubernur Riau Nomor 63 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan yang bersumber dari APBD Provinsi Riau;

29. Peraturan Gubernur Riau Nomor 78 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Riau Nomor 74 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi, Serta Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau;

30. Peraturan Gubernur Riau Nomor 52 Tahun 2017 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau;

31. Peraturan Gubernur Riau Nomor 76 Tahun 2017 tentang Unit Pelaksana Teknis Pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau.

1.3 MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dari kegiatan penyusunan Rencana Kinerja Tahunan adalah untuk mengoptimalisasi proses pelaksanaan program dan kegiatan yang dituangkan dalam dokumen perencanaan kinerja tahunan atau terarahnya pelaksanaan program dan kegiatan dalam mencapai tujuan atau tercapainya tujuan pelayanan publik pada tahun 2021.

1.4 SISTEMATIKA PENULISAN

Penyajian Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau Tahun 2021 disusun dengan sistematika sebagai berikut:

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

1.2 Landasan Hukum

1.3 Maksud dan Tujuan

1.4 Sistematika Penulisan

(11)

I.8

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU BAB II. RENCANA STRATEGIS

2.1 Visi dan Misi Renstra 2.2 Tujuan dan Sasaran

BAB III.TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH

3.1 Evaluasi Capaian Kinerja Perangkat Daerah Tahun 2019 3.2 Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun 2021

BAB IV. PENUTUP

(12)

II.1

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU

BAB II. RENCANA STRATEGIS

Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau Tahun 2019- 2024 merupakan langkah awal untuk melakukan pengukuran kinerja. Rencana strategis yang disusun oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau mengandung visi, misi, tujuan, sasaran, serta memuat strategi, arah kebijakan, program disertai dengan rencana- rencana kerja dalam kerangka regulasi dan kerangka pendanan yang bersifat indikatif.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau telah menyusun Rencana Strategis yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 5 (lima) tahun, yaitu untuk Tahun 2019-2024. Rencana Strategis yang telah tersusun terstuktur mulai dari Visi sampai dengan Sasaran sebagai gambaran komitmen Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau untuk mewujudkan kinerja aparatur dan kelembagaan yang akomodatif terhadap tuntutan masyarakat atas pelayanan yang mudah, transparan, akuntabel dan mampu memberikan pengayoman kepada masyarakat.

2.1 VISI DAN MISI RENSTRA

A. VISI

Visi adalah rumusan umum tentang kondisi masa depan yang ingin dicapai SKPD melalui penyelenggaraan tugas dan funsgi SKPD.

Visi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau adalah sebagai berikut :

“Terwujudnya Riau yang Berdaya Saing, Sejahtera, Bermartabat dan Unggul di Indonesia (Riau Bersatu)”

B. MISI

Misi adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi SKPD. Dalam rangka mencapai visi untuk kurun waktu jangka menengah, ditetapkan misi pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan Provinsi Riau.

Misi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau adalah sebagai

berikut :

(13)

II.2

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU

“Mewujudkan Pembangunan Infrastruktur Daerah yang Merata, Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan”

2.2 TUJUAN DAN SASARAN

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau telah merumuskan tujuan dan sasaran strategis yang merupakan bagian integral dalam proses Rencana Strategis Organisasi untuk mencapai misi dan merealisasikan visi.

Tabel 2.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau

No Tujuan Sasaran Indikator

Sasaran

Target Kinerja Sasaran

2020 2021 2022 2023 2024

1 Meningkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (Poin)

67,62 68,00 68,35 68,70 69,08

Meningkatnya Kualitas Air

Indeks Kualitas Air

58,30 58,60 58,80 59,00 59,20

Meningkatnya Kualitas Udara

Indeks Kualitas Udara

90,30 92,10 90,60 59,00 91,20

Menigkatnya Tutupan Lahan

Indeks Tutupan Lahan

57,59 58,09 58,59 90,90 59,59

2 Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca di Provinsi Riau

Emisi Gas Rumah Kaca (GgC 0 2-e)

343.988 302.901 297.332 59,09 282.075

Menurunnya Emisi Gas Rumah

Kaca (GRK)

Sektor Limbah

Persentase Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Sektor Limbah

1 1 1 1 1

Menurunnya Emisi Gas Rumah

Kaca (GRK)

Sektor Kehutanan

Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Sektor Kehutanan

1 1 1 1 1

(14)

III.1

BAB III. RENCANA KINERJA TAHUNAN

Perencanaan kinerja ini merupakan proses penyusunan Rencana Kinerja Tahunan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau sebagai penjabaran dari sasaran dan program yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, yang akan dilaksanakan oleh seluruh aparatur Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau melalui berbagai kegiatan tahunan. Di dalam Rencana Kinerja Tahunan ditetapkan rencana capaian kinerja tahunan untuk seluruh indikator kinerja yang ada pada tingkat sasaran dan kegiatan. Penyusunan Rencana Kinerja Tahunan dilakukan seiring dengan agenda penyusunan dan kebijakan anggaran, serta merupakan komitmen bagi instansi pemerintah untuk mencapainya dalam tahun tertentu.

Dokumen Rencana Kinerja Tahunan ini memuat informasi tentang sasaran yang ingin dicapai, indikator kinerja sasaran, dan rencana capaiannya, program, kegiatan, serta kelompok indikator kinerja dan rencana capaiannya. Selain itu, dimuat pula keterangan yang antara lain menjelaskan keterkaitan kegiatan dengan sasaran, kebijakan dengan programnya, serta keterkaitan dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh instansi lain. Dokumen Rencana Kinerja Tahunan ini dalam pelaksanaannya didukung oleh beberapa komponen-komponen, misalnya sasaran dan indikator kinerja.

Sasaran yang dimaksud pada Rencana Kinerja Tahunan ini adalah sasaran sebagaimana dimuat dalam dokumen Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau.

3.1. EVALUASI CAPAIAN KINERJA PERANGKAT DAERAH TAHUN 2019

Akuntabilitas merupakan suatu bentuk perwujudan pertanggungjawab atas

keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai tujuan-tujuan dan

sasaran yang telah ditetapkan, melalui suatu media pertanggungjawaban yang dilaksanakan

secara periodik. Terkait dengan hal tersebut Renja Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Provinsi Riau ini menyajikan dasar pengukuran kinerja kegiatan dan Pengukuran Kinerja

Sasaran dari hasil apa yang telah diraih atau dilaksanakan oleh SKPD selama tahun 2019

dan perkiraan target tahun 2020.

(15)

III.2

Pencapaian kinerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau Tahun Anggaran 2019 sebagai upaya mencapai Visi dan Misi yang telah ditetapkan dapat terwujud dengan adanya dukungan dana sebagaimana tertuang dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tahun 2019.

Pagu Total DPA SKPD Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp. 164.577.697.363,- Terdiri dari : Belanja Tidak Langsung (BTL) : Rp. 128.624.799.867.- dan Belanja Langsung (BL) : Rp. 35.952.897.496,-

Secara keseluruhan, realisasi penyerapan anggaran Dinas Lingkungan Hidup dan

Kehutanan tahun 2019 adalah sebesar Rp. 150.317.412.546,- (91,34%) dari pagu total

Terdiri dari : Belanja Tidak Langsung (BTL) : Rp.127.485.555.149,- (99,11%) dan Belanja

Langsung : Rp22.831.857.397,- (63,50%).

(16)

III.3

Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah dan Pencapaian Renstra Perangkat Daerah s/d 2020

Provinsi Riau

Nama Perangkat Daerah : Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau

Kode

Urusan/Bidang/Urusan Pemerintahan Daerah dan

Program/Kegiatan

Indikator Kinerja Program (Outcome)/Kegiatan

(Output)

Target Renstr a pada

Tahun 2015

s/d 2019

Realisasi Target Kinerja Hasil Program

dan Keluaran Kegiatan

(2018)

Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun Lalu

(2019) Target

Program dan Kegiatan

(Renja Perangkat

Daerah Tahun

2020)

Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra PD s/d Tahun

Berjalan

Target Renja Perangkat

Daerah Tahun

2019

Realisasi Renja Perangkat

Daerah Tahun

2019

Tingkat Realisasi

Tahun 2019

(%)

Realisasi Capaian Program

dan Kegiatan s/d Tahun

Berjalan (Tahun

2020)

Tingkat Capaian Realisasi Anggaran

Target Renstra

(%)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

BELANJA LANGSUNG

0 Non Urusan

0 0 NON URUSAN

(17)

III.4

0 0 1 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Persentase layanan administrasi

perkantoran yang baik

0.0 0

00 00 1

001 Penyediaan Jasa Surat Menyurat

Jumlah surat terkirim, tersedia perangko, materai dan benda pos lainnya

1470 119 1000 595 59,50 1000 714 48,57

0.0 0

00 00 1

002 Penyediaan Jasa

Komunikasi, Sumber Daya Air Dan Listrik

Rentang waktu penyediaan jasa komunikasi, air, dan listrik

36 24 12 12 100,00 12 36 100,00

0.0 0

00 00 1

003 Penyediaan Jasa Peralatan Dan Perlengkapan Kantor

Jumlah peralatan kantor yang disediakan

63 5 58 58 100,00 58 63 100,00

0.0 0

00 00 1

007 Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan

Rentang Waktu Penyediaan Jasa Administrasi Keuangan

36 24 12 12 100,00 12 36 100,00

0.0 0

00 00 1

008 Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor

Rentang Waktu penyediaan Jasa Kebersihan Kantor

36 24 12 12 100,00 12 36 100,00

0.0 0

00 00 1

010 Penyediaan Alat Tulis Kantor

Rentang waktu penyediaan Alat Tulis Kantor

36 24 12 12 100,00 12 36 100,00

0.0 0

00 00 1

011 Penyediaan Barang Cetakan Dan Penggandaan

Rentang waktu Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan.

36 38 12 12 100,00 12 50 138,89

(18)

III.5

0.0 0

00 00 1

012 Penyediaan Komponen Instalasi

Listrik/Penerangan Bangunan Kantor

Rentang waktu Penyediaan Komponen Instalasi

Listrik/Penerangan Bangunan Kantor

36 24 12 12 100,00 12 36 100,00

0.0 0

00 00 1

015 Penyediaan Bahan Bacaan Dan Peraturan Perundang-Undangan

Rentang waktu Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-Undangan

36 13 12 12 100,00 12 25 69,44

0.0 0

00 00 1

017 Penyediaan Makanan Dan Minuman

Jumlah Makanan dan Minuman yang disediakan

14822 3813 6650 2967 44,62 6650 6780 45,74

0.0 0

00 00 1

018 Rapat-Rapat Koordinasi Dan Konsultasi Ke Luar Daerah

Frekuensi rapat rapat diluar daerah yang diikuti

180 199 60 118 196,67 60 317 176,11

0.0 0

00 00 1

019 Penyediaan Jasa Keamanan Kantor

Rentang waktu penyediaan jasa pengamanan kantor

36 24 12 12 100,00 12 36 100,00

0.0 0

00 00 1

022 Penyediaan jasa sosialisasi, informasi, publikasi dan kehumasan SKPD

Rentang waktu Penyediaan sosialisasi, data dan informasi pelayanan publik (bulan)

36 24 12 12 100,00 12 36 100,00

0.0 0

00 00 1

040 Peningkatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT KPHP Model Minas Tahura

Rentang waktu Peningkatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT

24 12 12 12 100,00 12 24 100,00

(19)

III.6

KPHP Model Minas Tahura

0.0 0

00 00 1

042 Peningakatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT pelatihan Kehutanan dan Pemberdayaan

Masyarakat

Rentang Waktu Peningkatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT Pelatihan Kehutanan dan Pemberdayaan Masyarakat

24 12 12 12 100,00 12 24 100,00

0.0 0

00 00 1

044 Penyelenggaraan Administrasi dan

Pengelolaan Kepegawaian

Rentang waktu penyelengaraan tertib Administrasi

Kepegawaian

36 24 12 12 100,00 12 36 100,00

0.0 0

00 00 1

271 Peningkatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT Perbenihan Tanaman Hutan

Rentang waktu Peningkatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT Perbenihan Tanaman Hutan

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

0.0 0

00 00 1

273 Peningkatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT.

Laboratorium Lingkungan

Rentang Waktu peningkatan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya UPT Laboratorium Lingkungan

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

(20)

III.7

0.0 0

00 00 1

275 Peningkatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT. KPH Bengkalis Pulau

Rentang waktu peningkatan Manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya UPT KPH Bengkalis Pulau

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

0.0 0

00 00 1

276 Peningkatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT. KPH Mandau

Rentang waktu peningkatan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya UPT KPH Mandau

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

0.0 0

00 00 1

277 Peningkatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT. KPH Rokan

Rentang Waktu peningkatan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya UPT KPH Rokan

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

0.0 0

00 00 1

279 Peningkatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT. KPH Kampar Kiri

Rentang waktu peningkatan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya UPT KPH Kampar Kiri

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

0.0 0

00 00 1

280 Peningkatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT. KPH Sorek

Rentang Waktu peningkatan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya UPT KPH Sorek

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

(21)

III.8

0.0 0

00 00 1

281 Peningkatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT. KPH Tebing Tinggi

Rentang Waktu peningkatan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya UPT KPH Tebing Tinggi

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

0.0 0

00 00 1

282 Peningkatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT. KPH Mandah

Rentang Waktu peningkatan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya UPT KPH Mandah

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

0.0 0

00 00 1

283 Peningkatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT. KPH Indragiri

Rentang Waktu peningkatan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya UPT KPH Indragiri

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

0.0 0

00 00 1

284 Peningkatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT. KPH Singingi

Rentang Waktu peningkatan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya pada UPT KPH SINGINGI

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

0.0 0

00 00 1

293 Peningkatan Manajemen Dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT. KPH Tasik Besar Serkap

Rentang waktu peningkatan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya UPT

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

(22)

III.9

KPHP Model Tasik Besar Serkap

0.0 0

00 00 1

294 Peningkatan Manajemen Dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT. KPH Bagan Siapi-Api

Rentang Waktu peningkatan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya UPT KPH Bagan Siapi Api

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

0.0 0

00 00 1

295 Peningkatan Manajemen Dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya UPT. KPH Suligi Batu Gajah

Rentang Waktu Peningkatan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas teknis Lainnya UPT KPH Suligi Batu Gajah

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

0 0 2 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Persentase kecukupan sarana dan prasarana kerjaaparatur yang sesuai dengan standar kerja

0.0 0

00 00 2

023 Pemeliharaan Rutin/Berkala Mobil Jabatan

Jumlah mobil jabatan yang dipelihara

29 7 22 22 100,00 22 29 100,00

0.0 0

00 00 2

024 Pemeliharaan

Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional

Jumlah kendaraan dinas/ operasional yang dipelihara

36 22 10 7 70,00 10 29 80,56

(23)

III.10

0.0 0

00 00 2

028 Pemeliharaan

Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor

Jumlah peralatan gedung kantor yang dipelihara

906 192 353 303 85,84 353 495 54,64

0.0 0

00 00 2

199 Penyediaan Sarana Kearsipan

Terwujudnya Sarana Kearsipan

9 0 9 7 77,78 9 7 77,78

0.0 0

00 00 2

200 Pengelolaan Barang Milik Daerah

Rentang waktu Aset/Barang Milik Daerah di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang di aman kan

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

0 0 3 Program Peningkatan Disiplin Aparatur

Persentase

meningkatnya kualitas dan disiplin aparatur

0.0 0

00 00 3

006 Pembinaan Fisik dan Mental Aparatur

Rentang waktu pembinaan fisik dan mental aparatur

36 24 12 12 100,00 12 36 100,00

0 0 5 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Persentase

meningkatnya kualitas sumberdaya aparatur sipil negara

0.0 0

00 00 5

001 Pendidikan Dan Pelatihan Formal

Jumlah ASN yang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Formal

520 88 300 125 41,67 300 213 40,96

0.0 0

00 00 5

207 Pemantapan SDM Perencanaan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Jumlah SDM Perencanaan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

(24)

III.11

mempunyai kemampuan perencanaan sesuai evidance base 0 0 6 Program Peningkatan

Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan

Persentase ketepatan penyampaian laporan

0.0 0

00 00 6

005 Penyusunan Rencana Kerja SKPD

Jumlah Dokumen Rencana Kerja (Renja) SKPD Dinas

Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau

2 1 1 1 100,00 1 2 100,00

0.0 0

00 00 6

022 Invetarisasi barang milik daerah dan sensus barang milik pemerintah Provinsi Riau

Jumlah wilayah yang akan dilaksanakan inventarisasi barang milik daerah Provinsi Riau

36 24 11 11 100,00 11 35 97,22

0.0 0

00 00 6

023 Penyusunan Laporan keuangan dan Asset Tahunan

Jumlah Laporan Keuangan dan Aset tahunan Dinas

Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau

2 4 2 2 100,00 2 6 300,00

0.0 0

00 00 6

030 Penyusunan rencana strategis (RENSTRA) SKPD

Jumlah Dokumen Rencana Strategis (Renstra) SKPD Tahun 2020-2024 Dinas Lingkungan Hidup dan

1 0 1 1 100,00 1 1 100,00

(25)

III.12

Kehutanan Provinsi Riau

0.0 0

00 00 6

120 Penyusunan Pelaporan Keuangan OPD dan PPKD

Tersusunnya laporan keuangan bulanan dan tahunan

13 0 13 13 100,00 13 13 100,00

0.0 0

00 00 6

123 Evaluasi Program Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Provinsi Riau

Jumlah

Kabupaten/Kota yang meningkat capaian program

11 0 11 10 90,91 11 10 90,91

0.0 0

00 00 6

126 Pengolahan Data Anggaran Bersumber APBD dan APBN Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau

Jumlah Jenis Dokumen 8 0 8 8 100,00 8 8 100,00

1 URUSAN WAJIB

PELAYANAN NON DASAR

1 5 LINGKUNGAN HIDUP

1 5 16 Program Pengendalian Pencemaran Dan Perusakan Lingkungan Hidup

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Jumlah kab/kota berwawasan lingkungan

1.0 2

05 16 001 Koordinasi Penilaian Kota Sehat/Adipura

a. Jumlah Ibukota Kabupaten/Kota yang dinilai

b. Jumlah Ibukota

12 0 12 12 100,00 12 12 100,00

(26)

III.13

Kabupaten/Kota yang dibina

1.0 2

05 16 003 Pemantauan Kualitas Lingkungan

Frekuensi Pemantauan 43 5 39 39 100,00 39 44 102,33

1.0 2

05 16 006 Pengelolaan B3 Dan Limbah B3

Jumlah

Kabupaten/Kota dan Jumlah Kegiatan Usaha yang Mendapat Pembinaan dan Pengawasan Pengelolaan B3

6 0 6 6 100,00 6 6 100,00

1.0 2

05 16 022 Koordinasi pengendalian pencemaran limbah padat dan domestik Provinsi Riau

frekuensi Koordinasi Pengendalian Pencemaran Limbah Padat dan Domestik

19 17 6 6 100,00 6 23 121,05

1.0 2

05 16 024 Pekan Lingkungan Indonesia dan Riau Expo

Jumlah Event Pameran Lingkungan Hidup yang diikuti

5 2 2 2 100,00 2 4 80,00

1.0 2

05 16 025 Penataan dan Penanganan Kasus Lingkungan Hidup

Jumlah pengaduan lingkungan hidup yang diverifikasi

73 27 44 44 100,00 44 71 97,26

1.0 2

05 16 026 Penilaian, Pembinaan dan Pengawasan AMDAL

Jumlah lokasi pembinaan dan pengawasan KPA

21 12 9 9 100,00 9 21 100,00

(27)

III.14

1.0 2

05 16 030 Penyusunan Profil Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Provinsi Riau

Dokumen Profil Emisi Gas Rumah Kaca Provinsi Riau

3 2 1 1 100,00 1 3 100,00

1.0 2

05 16 033 Pengawasan Izin Lingkungan

Jumlah

Usaha/Kegiatan

65 25 38 27 71,05 38 52 80,00

1.0 2

05 16 052 Asistensi KLHS Kabupaten/Kota

Jumlah Dokumen Asistensi dan Validasi KLHS KRP Provinsi Riau

30 13 12 12 100,00 12 25 83,33

1.0 2

05 16 057 Pembinaan dan

Pengembangan Program Kampung Iklim Provinsi Riau

Jumlah Lokasi Pembinaan ProKlim

29 5 7 7 100,00 7 12 41,38

1.0 2

05 16 076 Pengadaan Sarana dan Prasarana Pemantauan dan Pengawasan Kualitas Air (DAK)

Jumlah Unit 1 1 0 0,00 1 0 0,00

1.0 2

05 16 078 Penyusunan Master Plan UPT. Laboratorium Lingkungan

Dokumen Master Plan pengembangan UPT Laboratorium lingkungan

1 0 1 0 0,00 1 0 0,00

1 5 17 Program Perlindungan Dan Konservasi Sumber Daya Alam

Jumlah lokasi perlindungan dan konservasi sumberdaya alam (lokasi)

(28)

III.15

1.0 2

05 17 018 Peningkatan peran serta masyarakat pesisir dalam pengendalian kerusakan ekosistem kawasan pesisir dan laut

Jumlah lokasi dilakukan pemulihan mangrove dalam upaya pengendalian kerusakan kawasan pesisir dan laut

9 3 2 2 100,00 2 5 55,56

1.0 2

05 17 020 Pengembangan Kearifan lokal

Jumlah Kab/Kota yang dapat pembinaan kearifan lokal (Penghargaan Lingkungan Hidup)

29 11 5 5 100,00 5 16 55,17

1.0 2

05 17 041 Pengembangan Taman KEHATI

Jumlah lokasi

pengembangan taman keanekaragaman hayati

15 9 7 7 100,00 7 16 106,67

1 5 19 Program Peningkatan Kualitas Dan Akses Informasi Sumber Daya Alam Dan Lingkungan Hidup

Persentase

ketersediaan informasi publik dibidang sumberdaya alam dan lingkungan hidup

1.0 2

05 19 007 pengembangan pendidikan lingkungan hidup

a. Jumlah

Kabupaten/Kota yang dibina tentang

pendidikan lingkungan hidup sebanyak 12 Kab./Kota

b. Jumlah Sekolah Adiwiyata Provinsi, Nasional yang dievaluasi c. Jumlah

36 126 12 12 100,00 12 138 383,33

(29)

III.16

Sekolah Adiwiyata Mandiri yang diverifikasi 1.0

2

05 19 008 Penyusunan status lingkungan hidup daerah dan buku statistik lingkungan hidup daerah

Jumlah buku laporan informasi kinerja lingkungan hidup daerah

30 25 2 2 100,00 2 27 90,00

1.0 2

05 19 015 Pembinaan Pengelolaan Persampahan

Jumlah Lokasi Pembinaan (Bank Sampah)

24 12 12 12 100,00 12 24 100,00

2 URUSAN PILIHAN

2 4 KEHUTANAN

2 4 16 Program Rehabilitasi Hutan Dan Lahan

Luas hutan yang dimanfaatkan sesuai fungsi (Ha)

2.0 0

04 16 011 Pembibitan Tanaman Hutan untuk

Kemasyarakatan

Jumlah Bibit Tanaman Hutan

10470 00

460012 200000 204000 102,00 200000 664012 63,42

2.0 0

04 16 028 Rehabilitasi Hutan Mangrove Provinsi Riau

Jumlah Bibit 54340 0

418400 125000 111600 89,28 125000 530000 97,53

2.0 0

04 16 038 Rehabilitasi Hutan Dan Lahan Di Provinsi Riau

Terselenggaranya kegiatan RHL di Provinsi Riau

25 0 25 1 4,00 25 1 4,00

2.0 0

04 16 039 Pembinaan, Pengawasan Dan Pengendalian

Jumlah Laporan 176 0 12 12 100,00 12 12 6,82

(30)

III.17

Kegiatan Sumber Dana DBH-DR

2.0 0

04 16 041 Pembuatan Tanaman Reboisasi UPT KPH Rokan (DAK)

Luasan Pembuatan Tanaman Reboisasi UPT KPH Rokan

32 32 0 0,00 32 0 0,00

2.0 0

04 16 042 Pembuatan Tanaman Reboisasi di Desa Koto Tuo Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar (DAK)

32 32 0 0,00 32 0 0,00

2 4 17 Program Perlindungan Dan Konservasi Sumber Daya Hutan

Luas hutan yang terlindungi

Pencegahan Dan

Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan

Jumlah lokasi pencegahan dan Pengendalian

Kebakaran Hutan Dan Lahan di Provinsi Riau

31 18 12 0 0,00 12 18 58,06

2.0 0

04 17 011 Penanganan dan Penyelesaian

perkara/kasus Tindak Pidana Kehutanan

Jumlah Kasus 9 3 12 10 83,33 12 13 144,44

2.0 0

04 17 012 Pengawasan, Pengamanan dan

Perlindungan KPHP Model Minas Tahura

Frekuensi Patroli Pengawasan, Pengamanan dan Perlindungan

144 104 13 13 100,00 13 117 81,25

(31)

III.18

2.0 0

04 17 017 Aksi Serentak Menanam Pohon dan Penghijauan dan Konservasi Alam Provinsi Riau

Jumlah Lokasi Aksi Serentak Menanam Pohon dan

Penghijauan dan Konservasi Alam Provinsi Riau

3 2 1 1 100,00 1 3 100,00

2.0 0

04 17 042 Perlindungan Hutan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Dalam di Areal KPHP Model Tasik Besar Serkap

Frekuensi

pengendalian kegiatan perlindungan hutan berbasis

pemberdayaan masyarakat didalam areal KPHP Model tasik besar serkap

8 4 3 3 100,00 3 7 87,50

2.0 0

04 17 043 Pengawasan Perlindungan Hutan pada Hutan Adat / Hak / Desa

Jumlah Lokasi 16 1 1 1 100,00 1 2 12,50

Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan

Jumlah Operasi 12 0 6 0 0,00 6 0 0,00

2.0 0

04 17 046 Perlindungan Hutan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Dalam Areal UPT. KPH Bagan Siapi-Api

Frekuensi patroli Perlindungan, pengamanan hutan dan Pengamatan Dini Karhutla serta Meningkatnya peran serta masyarakat desa sekitar hutan terhadap pengelolaan dan fungsi hutan

6 0 6 6 100,00 6 6 100,00

(32)

III.19

2.0 0

04 17 047 Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Hutan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Dalam Areal UPT. KPH Bengkalis

Jumlah Kelompok 10 0 10 3 30,00 10 3 30,00

2.0 0

04 17 048 Pengawasan, Pengamanan dan Perlindungan UPT. KPH Kampar Kiri

Frekuensi Patroli 14 0 9 9 100,00 9 9 64,29

2.0 0

04 17 049 Pengawasan, Pengamanan dan Perlindungan UPT. KPH Sorek

Frekuensi Patroli 15 0 51 49 96,08 51 49 326,67

2.0 0

04 17 051 Perlindungan Hutan dan Parisipatif Masyarakat di Wilayah UPT. KPH Mandah

Jumlah Kelompok 20 0 20 15 75,00 20 15 75,00

2.0 0

04 17 052 Pengawasan, Pengamanan dan Perlindungan Kawasan Hutan UPT. KPH Indragiri

Frekuensi Patroli 20 0 50 50 100,00 50 50 250,00

2.0 0

04 17 053 Pengelolaan Konflik Tenurial Kawasan Hutan di UPT. KPH Singingi

Jumlah konflik yang ditangani

5 0 6 6 100,00 6 6 120,00

2.0 0

04 17 055 Pengawasan, Pengamanan Dan Perlindungan UPT. KPH Mandau

Frekuensi Patroli 16 0 20 20 100,00 20 20 125,00

(33)

III.20

Pembinaan Desa Bebas Asap

Jumlah lokasi/desa pembinaan aparat desa tentang pentingnya upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan

23 0 11 0 0,00 11 0 0,00

Pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA)

Jumlah Lokasi Pembinaan

35 0 23 0 0,00 23 0 0,00

2.0 0

04 17 059 Pemadaman dan Penanganan Pasca Kebakaran Hutan dan Lahan

Jumlah lokasi

pemadaman karhutla

35 35 8 22,86 35 8 22,86

2.0 0

04 17 060 Pengembangan Sarana Prasarana Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan

Jumlah sarana prasarana

pengendalian karhutla

10 10 0 0,00 10 0 0,00

2.0 0

04 17 061 Patroli Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan

Frekuensi Patroli 50 50 50 100,00 50 50 100,00

2.0 0

04 17 062 Pendampingan Masyarakat Peduli Api

Jumlah MPA yang dibina

11 11 11 100,00 11 11 100,00

2.0 0

04 17 063 Kampanye Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan

Jumlah lokasi / desa yang diberikan penyadartahuan pencegahan karhutla

18 18 18 100,00 18 18 100,00

2.0 0

04 17 064 Patroli Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran

Frekuensi Patroli 62 62 62 100,00 62 62 100,00

(34)

III.21

Hutan dan Lahan di UPT.

KPH Tebing Tinggi 2.0

0

04 17 065 Patroli Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di UPT.

KPH Bengkalis Pulau

Frekuensi Patroli 72 72 41 56,94 72 41 56,94

2.0 0

04 17 066 Patroli Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di UPT.

KPH Bagan Siapi-api

Frekuensi Patroli 13 13 13 100,00 13 13 100,00

2.0 0

04 17 067 Patroli Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di UPT.

KPH Suligi Batu Gajah

Frekuensi Patroli 76 76 76 100,00 76 76 100,00

2.0 0

04 17 068 Perlindungan dan Pengamanan Hutan

Jumlah Operasi 3 3 3 100,00 3 3 100,00

2.0 0

04 17 069 Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian Hutan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Dalam Areal UPT. KPH Rokan

Jumlah Kelompok Masyarakat

7 7 7 100,00 7 7 100,00

2 4 19 Program Pembinaan Dan Penertiban Industri Hasil Hutan

Tercapainya target PNBP sektor kehutanan

2.0 0

04 19 008 Peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Sektor Kehutanan

Jumlah Dokumen 3 2 1 1 100,00 1 3 100,00

(35)

III.22

dan Dana Bagi Hasil (DBH) Daerah

2 4 20 Program Perencanaan Dan Pengembangan Hutan

Tersusunnya skenario pengelolaan kawasan hutan (judul)

2.0 0

04 20 014 Perencanaan dan Pengembangan Wilayah Pengelolaan Hutan (KPHP/KPHL)

Dokumen Perencanaan KPHP/KPHL

23 17 6 6 100,00 6 23 100,00

2.0 0

04 20 018 Pengembangan Sistem Informasi Kehutanan

Sistem Informasi Berbasis Web

3 1 1 1 100,00 1 2 66,67

2.0 0

04 20 038 Bimbingan Teknis dan Pendampingan Intensif Usaha Masyarakat di dalam dan Sekitar Kawasan Hutan

Jumlah Peserta Bimtek 140 0 0 0 #DIV/0! 0 0 0,00

2.0 0

04 20 045 Pengembangan Sarana dan Prasarana UPT. KPH Kampar Kiri

Jumlah Sarana dan Prasarana UPT

7 0 7 7 100,00 7 7 100,00

2.0 0

04 20 047 Pengembangan Sarana dan Prasarana UPT. KPH Sorek

Jumlah sarana dan prasarana UPT KPH Sorek

8 0 8 7 87,50 8 7 87,50

2.0 0

04 20 049 Pengembangan Sarana dan Prasarana UPT. KPH Mandah

Jumlah Sarana dan Prasarana

6 0 6 6 100,00 6 6 100,00

(36)

III.23

2.0 0

04 20 055 Pengembangan Sarana Dan Prasarana UPT.

Laboratorium Lingkungan

Jumlah Sarana dan Prasarana

4 0 4 4 100,00 4 4 100,00

2.0 0

04 20 056 Pengadaan Kendaraan Roda 2 untuk

Pengamanan

KPH/TAHURA UPT KPH Bagansiapiapi (DAK)

Tersedianya Kendaraan Roda-2 untuk pengamanan KPH

1 1 1 100,00 1 1 100,00

2.0 0

04 20 057 Penyediaan Kendaraan Roda 2 untuk

Pengamanan

KPH/TAHURA UPT KPH Bengkalis Pulau (DAK)

Jumlah unit 1 1 1 100,00 1 1 100,00

2.0 0

04 20 058 Penyediaan Kendaraan Roda 2 untuk

Pengamanan

KPH/TAHURA UPT KPH Mandau (DAK)

Jumlah Unit 1 1 1 100,00 1 1 100,00

2.0 0

04 20 059 Penyediaan Kendaraan Roda 2 untuk

Pengamanan

KPH/TAHURA UPT KPH Rokan (DAK)

Jumlah unit 1 1 1 100,00 1 1 100,00

2.0 0

04 20 060 Penyediaan Kendaraan Roda 2 untuk

Pengamanan

KPH/TAHURA UPT KPH Suligi Batu Gajah (DAK)

Jumlah unit 1 1 1 100,00 1 1 100,00

(37)

III.24

2.0 0

04 20 061 Penyediaan Kendaraan Roda 2 untuk

Pengamanan

KPH/TAHURA UPT KPH Sorek (DAK)

Jumlah unit 1 1 1 100,00 1 1 100,00

2.0 0

04 20 062 Penyediaan Kendaraan Roda 2 untuk

Pengamanan

KPH/TAHURA UPT KPH Mandah (DAK)

Jumlah unit 1 1 1 100,00 1 1 100,00

2.0 0

04 20 063 Penyediaan Kendaraan Roda 2 untuk

Pengamanan

KPH/TAHURA UPT KPH Indragiri (DAK)

Jumlah unit 1 1 1 100,00 1 1 100,00

2 4 23 Program Penguatan Usaha Ekonomi

Masyarakat Sekitar Hutan

Meningkatnya usaha ekonomi masyarakat desa sekitar hutan

2.0 0

04 23 001 Pelatihan Pengembangan Potensi Ekonomi

Masyarakat di Sekitar Hutan

Jumlah Peserta 120 100 60 60 100,00 60 160 133,33

2.0 0

04 23 002 Monitoring dan Validasi Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) Badan Usaha Bidang Kehutanan dan Pemberdayaan

Masyarakat

Jumlah badan usaha 65 38 22 22 100,00 22 60 92,31

(38)

III.25

Pembinaa Pembangunan Hutan Rakyat

Jumlah Kelompok 13 0 13 0 0,00 13 0 0,00

2.0 0

04 23 007 Penguatan Kelembagaan Kelompok Hutan Rakyat

Jumlah Kelompok 28 28 28 100,00 28 28 100,00

2.0 0

04 23 008 Pengadaan Sarana Produksi Gula Semut UPT KPH Rokan (DAK)

Jumlah unit 1 1 0 0,00 1 0 0,00

2.0 0

04 23 009 Pengembangan Budidaya Lebah Madu pada 1 KTH (DAK)

Jumlah unit 1 1 1 100,00 1 1 100,00

2.0 0

04 23 010 Pengembangan Budidaya Lebah Madu UPT. KPH Tasik Besar Serkap (DAK)

Jumlah unit 1 1 1 100,00 1 1 100,00

2.0 0

04 23 011 Pengadaan Sarana Produksi Gula Semut UPT KPH Tebing Tinggi (DAK)

Jumlah Unit 1 1 0 0,00 1 0 0,00

(39)

III.26

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU 3.2. RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TAHUN 2021

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau mendefinisikan seluruh Sasaran Strategis, Kebijakan, Program dan Kegiatan yang akan diimplementasikan dalam satu tahun kegiatan yang kemudian dituangkan dalam dokumen Rencana Kerja (Renja).

Pada dokumen Renja dijabarkan dan ditetapkan target kinerja tahunan. Target kinerja ini akan menjadi komitmen bagi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau untuk tercapainya tujuan dan merupakan tolok ukur (benchmarks) bagi proses keberhasilan organisasi yang dilakukan setiap akhir periode pelaksanaan.

Memperhatikan kebijakan pembangunan nasional Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta mencermati Rencana Strategis Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau diperoleh hasil penyelarasan Rencana Kerja (Renja) Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau tahun 2021 yang di usulkan berdasarkan Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Riau, maka terdapat beberapa faktor yang menjadi pertimbangan dalam menyusun program dan kegiatan diantaranya adalah :

1. Arah Kebijakan Pembangunan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan: 1) Peningkatan upaya pemulihan pada kawasan yang sudah dalam kondisi kritis (terdegredasi/ tercemar) yang terlantar secara terkoordinasi; 2) Peningkatan Kapasitas kelembagaan; 3) Peningkatan pemeliharaan dan pemanfaatan keanekaragaman hayati; 4) Pembangunan dan pengadaan sarana dan prasarana pengelolaan sampah regional; dan 5) Luasan Hutan dan Lahan yang dikendalikan serta luas KHG yang dipulihkan

2. Penyesuaian terhadap UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, terkait pembagian kewenangan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

3. Menghindari pelaksanaan pembangunan yang bukan kewenangan pemerintah provinsi.

4. Mengakomodir kegiatan baru yang merupakan pelimpahan kewenangan dari pemerintah kabupaten/ kota ke pemerintah provinsi.

5. Identifikasi program/ kegiatan strategis daerah (pariwisata berbasis budaya,

koordinasi supervisi KPK, penanganan karhutla, dll)

(40)

III.27

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau mengusulkan 5 program yang dirumuskan dalam rencana kerja tahun 2021, yaitu:

1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

3. Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup 4. Program Pemanfaatan dan Penggunaan Kawasan Hutan

5. Program Perlindungan dan Rehabilitasi Hutan dan Lahan

Adapun rincian rencana kegiatan per program Dinas Lingkungan Hidup dan

Kehutanan Provinsi Riau Tahun 2021 sebagaimana terlihat pada tabel berikut;

(41)

III.28

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU

RUMUSAN RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PERANGKAT DAERAH TAHUN 2021 DAN PRAKIRAAN MAJU TAHUN 2022

PROVINSI RIAU Unit Organisasi : DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

Kode

Urusan/ Bidang Urusan Pemerintahan

Daerah dan Program/Kegiata

n

Indikator Kinerja Program/Kegiata

n

Rencana Tahun 2021

Catata n Penting

Prakiraan Maju Tahun 2022

Lokasi

Target Capaian

Kinerja

Kebutuhan Dana/pagu Indikator

Sumb er Dana

Target Capaian

Kinerja

Kebutuhan Dana/Pagu Indikatif

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1.2.05.01.0. NON URUSAN 5.820.956.928,00 8.665.413.055

1.2.05.01.0.0. NON URUSAN 5.820.956.928,00 8.665.413.055

1.2.05.01.0.0.00. NON URUSAN 5.820.956.928,00 8.665.413.055

1.2.05.01.0.0.00.01. PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI PERKANTORAN

Persentase Pemenuhan Kebutuhan Pelayanan Administrasi Perkantoran

100 Persen 5.485.956.928,00 100 Persen 7.521.947.656

1.2.05.01.0.0.00.01.001 .

Penyediaan Jasa Surat menyurat

Jumlah Surat yang Dikirim

Provinsi Riau

149 Surat 8.000.000 APBD 149 Surat

63.072.834 1.2.05.01.0.0.00.01.002

.

Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik

Jumlah rekening yang dibayar

Provinsi Riau

26 Rekening 1.200.000.000 APBD 26 Rekening 1.760.000.000

1.2.05.01.0.0.00.01.003 .

Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor

Jumlah peralatan dan perlengkapan kantor yang disediakan

Kota Pekanbaru

41 Unit 300.000.000 APBD 41 Unit

736.682.802

(42)

III.29

DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU

1.2.05.01.0.0.00.01.004 .

Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor

Rentang waktu penyediaan jasa kebersihan kantor

Kota Pekanbaru

12 Bulan 685.468.500 APBD 12 Bulan

538.008.746

1.2.05.01.0.0.00.01.007 .

Penyediaan Alat Tulis Kantor

Jumlah Jenis Alat Tulis Kantor yang disediakan

Kota Pekanbaru

54 Jenis 185.000.000 APBD 54 Jenis

191.497.744

1.2.05.01.0.0.00.01.008 .

Penyediaan Barang Cetakan Dan Penggandaan

Jumlah jenis laporan yang dicetak dan digandakan

Kota Pekanbaru

12 Jenis 75.850.000 APBD 12 Jenis

135.519.207

1.2.05.01.0.0.00.01.009 .

Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor

Jumlah komponen instalasi

listrik/penerangan bangunan kantor yang disediakan

Kota Pekanbaru

12 Bulan 30.000.000 APBD 12 Bulan

259.560.006

1.2.05.01.0.0.00.01.010 .

Penyediaaan Makan dan Minuman

Jumlah makanan dan minuman yang disediakan

Kota Pekanbaru

10000 Porsi/Box

274.998.000 APBD 10000

Porsi/Box

383.392.006

1.2.05.01.0.0.00.01.011 .

Rapat-Rapat Koordinasi Dan Konsultasi Ke Luar Daerah

Frekuensi rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah

Dalam dan Luar Daerah

75 Kali 701.128.000 APBD 75 Kali 1.071.953.643

1.2.05.01.0.0.00.01.012 .

Penyediaan Jasa Administrasi Kantor

Jumlah Tenaga Administrasi Kantor yang Disediakan

Pekanbaru 50 OB 1.173.162.428 APBD 50 OB 1.300.000.000

1.2.05.01.0.0.00.01.013 .

Penyediaan Jasa Keamanan Kantor

Jumlah tenaga satpam yang disediakan

Kota Pekanbaru

17 OB 502.350.000 APBD 17 OB

535.230.006

1.2.05.01.0.0.00.01.037 .

Pengelolaan Barang Milik Daerah OPD

Persentase Pelaksanaan Pengelolaan Barang Milik Daerah OPD

Provinsi Riau

100 Persen 350.000.000 APBD 100 Persen

547.030.662

Gambar

Tabel  2.1.  Tujuan  dan  Sasaran  Jangka  Menengah  Pelayanan  Dinas  Lingkungan  Hidup  dan  Kehutanan Provinsi Riau

Referensi

Dokumen terkait

KET SASARAN STRATEGIS INDIKATOR SASARAN STRATEGIS TARGET 2021 SASARAN STRATEGIS INDIKATOR SASARAN STRATEGIS TARGET 2021 1 Meningkatnya Profesionalisme pengelolaan

Dalam pelaksanaan Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Gorontalo berorientasi pada tujuan, sasaran serta indikator dan target

Maksud dan tujuan penyusunan Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun 2020 adalah memberikan arah dan pedoman penyelenggaraan Instansi Pemerintah, pengelolaan pembangunan dan

Realisasi target capaian 9 indikator kinerja sasaran strategis STPP Gowa, merupakan input proses peningkatan kemampuan, kompetensi dan daya saing SDM pertanian melalui

Dokumen Rencana Kinerja Tahunan ini yang merupakan penjabaran dari sasaran dan program yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pertaniann dan

Penyusunan Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Poltekkes Kemenkes Kendari tahun 2018 merupakan salah satu upaya untuk menciptakan arah yang lebih jelas, target kerja yang

NO SASARAN STRATEGIS TAHUN 2022 KPI PROGRAM STRATEGIS TAHUN 2022 KEGIATAN STRATEGIS TAHUN 2022 4 Terwujudnya layanan paru dan pernapasan paripurna yang bermutu,

RKT Dinas Perhubungan Tahun 2018 7 Bidang Pengujian Kendaraan dan Perbengkelan, membawahkan: 1 Seksi Pengujian Kendaraan Bermotor Seksi Pengujian Kendaraan Bermotor mempunyai tugas