• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. ANALISA DAN PEMBAHASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "4. ANALISA DAN PEMBAHASAN"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

(1)

37

Universitas Kristen Petra

4. ANALISA DAN PEMBAHASAN

Analisa berikut adalah hasil perhitungan dari 100 kuesioner yang berhasil dikumpulkan oleh penulis. Kuesioner yang dibagikan terdiri dari 2 bagian, yaitu profil responden dan indikator push dan pull factors.

4.1. Gambaran Umum Objek Penelitian

Penelitian mengenai motivasi seseorang hingga memutuskan melakukan perjalanan sangatlah penting. Penelitian ini harus dilakukan terus menerus agar dapat mengikuti perkembangan industri pariwisata saat ini. Salah satu cara untuk mengukur motivasi seseorang ialah dengan mengetahui faktor pendorong dan faktor penarik.

Jepang merupakan salah satu destinasi favorit bagi masyarakat Indonesia.

Pada tahun 2013 yang lalu, sekitar 136.800 orang Indonesia melakukan perjalanan ke Jepang, dan mengalami kenaikan sebesar 34,8% dibanding tahun 2012 (Pertiwi, 2014, para. 2). Jepang sendiri memiliki daya tarik wisata yang kuat, sehingga tidak heran penjualan paket tur ke Jepang masih diperjual belikan oleh biro perjalanan wisata.

Dewasa ini masyarakat telah menyadari pentingnya refreshing di sela-sela kesibukan mereka. Kebutuhan ini juga muncul sebagai akibat dari kurangnya waktu bersama keluarga atau family time. Hal ini dapat menjadi masukkan bagi biro perjalanan wisata untuk menyediakan paket perjalanan wisata bagi keluarga.

Berdasarkan fenomena di atas, maka penulis ingin mengetahui faktor pendorong dan penarik manakah yang menentukan masyarakat Surabaya untuk berlibur ke Jepang bersama keluarga yang pada akhirnya penelitian ini dapat dimanfaatkan pihak penyedia jasa perjalanan wisata di Surabaya.

4.2. Uji Kelayakan Alat Ukur

Pada bagian ini akan dijelaskan hasil uji validitas dan reliabilitas kuesioner penelitian.

(2)

38

Universitas Kristen Petra

4.2.1. Uji Validitas

Uji validitas dilakukan untuk menguji ketepatan item-item pertanyaan kuesioner dalam mengukur variabel penelitian. Teknik yang digunakan untuk menguji validitas adalah korelasi Product Moment Pearson. Suatu item pertanyaan dinyatakan valid jika korelasi Product Moment Pearson antara masing-masing p ertanyaan dengan skor total menghasilkan nilai signifikansi <

0,05 (α=5%).

Berikut ini adalah hasil uji validitas kuesioner:

Tabel 4.1. Uji Validitas

Item Pertanyaan Korelasi Sig. Keterangan

X1

Ingin melepaskan diri dari kegiatan rutin sehari-hari dan melakukan kegiatan yang sifatnya menghilangkan stress

0,519 0,000 Valid

X2

Ingin menikmati quality time bersama dan / atau menyenangkan anak-anak

0,501 0,000 Valid

X3

Berlibur ke Jepang dapat memberikan prestise sendiri karena Jepang merupakan negara yang prestius

0,506 0,000 Valid

X4 Ingin memperoleh teman baru

melalui perjalanan ini 0,467 0,000 Valid

X5

Berlibur ke Jepang untuk mempererat tali pernikahan (contoh:

bulan madu)

0,416 0,000 Valid X6 Ingin memperoleh pengetahuan dan

wawasan tentang Jepang 0,497 0,000 Valid

X7 Ingin memperoleh pengalaman baru

dengan mencoba hal baru 0,465 0,000 Valid X8

Dapat merasakan musim yang tidak ada di Indonesia seperti musim salju, musim semi dan musim gugur

0,535 0,000 Valid X9 Cuaca yang tidak ekstrim dan udara

yang bersih 0,619 0,000 Valid

(3)

39

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.1. Uji Validitas (Sambungan)

X10

Terdapat banyak bangunan bersejarah di Jepang seperti Imperial Palace yang merupakan istana kaisar Jepang, juga Istana Kekaisaran Kyoto yang dikenal sebagai puncak arsitektur Jepang

0,670 0,000 Valid

X11

Jepang memiliki museum bersejarah yang tidak hanya akan menambah pengetahuan tentang Jepang di masa lalu, tetapi juga di masa mendatang yang menyangkut hal pendidikan, transportasi, ilmu pengetahuan, dan politik (Museum Edo-Tokyo, Museum Nasional Tokyo)

0,697 0,000 Valid

X12

Terdapat Gunung Fuji yang merupakan landmark negara Jepang serta danau Kawaguchi dan Yamanaka yang terletak di kaki Gunung Fuji

0,512 0,000 Valid

X13

Jepang memiliki banyak taman yang indah seperti Ueno Park, tempat melakukan piknik sambil menikmati bunga sakura, serta Biei yang merupakan bukit bunga

0,575 0,000 Valid

X14

Jepang memiliki Shibuya dan Harajuku yang merupakan pusat budaya anak muda dan Arashiyama di mana terdapat geisha

0,718 0,000 Valid

X15

Jepang memiliki banyak kuil yang dapat dikunjungi oleh wisatawan, seperti Golden Pavilion, Asakusa Temple serta Kyumizu Temple, serta terdapat Nikko Edo Village (desa yang menampilkan kebudayaan khas Jepang)

0,652 0,000 Valid

X16

Jepang memiliki banyak destinasi belanja seperti Shinjuku, Harajuku dan Ginza

0,595 0,000 Valid

X17

Jepang memiliki pasar tradisional yang sangat terkenal, Nishiki market yang menjual berbagai bahan makanan serta suvenir khas Jepang

0,203 0,043 Valid

X18

Jepang memiliki event olahraga seperti Tokyo Sumo Wrestling Tournament dan Tokyo Marathon

0,204 0,042 Valid

(4)

40

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.1. Uji Validitas (Sambungan)

X19

Jepang memiliki berbagai festival seperti festival bunga sakura dan festival salju

0,549 0,000 Valid

X20

Jepang memiliki banyak theme park seperti Tokyo Disneyland, Tokyo Disneysea, Tokyo Summerland and Yomuriland, Sanrio dan Universal Studio Osaka

0,546 0,000 Valid

X21

Terdapat taman bermain anak-anak seperti Fuji-Q Highland, bermain di Fujiyoshida, Yamanashi, Jepang yang terletak dekat Gunung Fuji

0,418 0,000 Valid

X22 Jepang memiliki citra sebuah negara

maju yang disiplin 0,626 0,000 Valid

X23

Jepang memiliki citra sebagai negara dengan budaya tradisional yang kental meskipun budaya modern telah memasuki Jepang

0,573 0,000 Valid

X24 Kemudahan mengurus visa ke

Jepang 0,332 0,001 Valid

X25 Jarak yang tidak terlalu jauh dengan

Indonesia 0,559 0,000 Valid

Sumber : Lampiran 3

Dari tabel 4.1 diketahui 25 item pertanyaan pada kuesioner memiliki nilai signifikansi korelasi Product Moment Pearson < 0,05. Hasil ini menyimpulkan bahwa item-item pertanyaan yang mengukur faktor pendorong dan penarik wisatawan keluarga di Surabaya dalam memilih Jepang sebagai destinasi wisata telah valid.

4.2.2. Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas dilakukan untuk menguji kehandalan kuesioner dalam mengukur variabel penelitian dengan menghasilkan pengukuran yang konsisten.

Teknik yang digunakan untuk menguji reliabilitas adalah metode Cronbach Alpha. Item-item pertanyaan dalam kuesioner dinyatakan reliabel jika memiliki nilai Cronbach Alpha > 0,6.

Berikut ini adalah hasil uji reliabilitas kuesioner:

(5)

41

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.2. Uji Reliabilitas

Variabel Cronbach

Alpha

Nilai

Kritis Keterangan Faktor pendorong dan penarik

wisatawan keluarga di Surabaya dalam memilih Jepang sebagai destinasi wisata

0,882 0,6 Reliabel

Sumber : Lampiran 4

Dari tabel 4.2 diketahui kuesioner memiliki nilai Cronbach Alpha sebesar 0,882 > 0,6. Hasil ini menyimpulkan bahwa item-item pertanyaan yang mengukur faktor pendorong dan penarik wisatawan keluarga di Surabaya dalam memilih Jepang sebagai destinasi wisata telah reliabel.

4.3. Analisa Deskriptif

Pada bagian ini akan dijelaskan gambaran profil responden penelitian serta jawaban responden mengenai faktor penentu masyarakat Surabaya dalam memilih Jepang sebagai destinasi wisata keluarga.

4.3.1 Profil Responden

Responden pada penelitian ini adalah 100 wisatawan keluarga di Surabaya yang memilih Jepang sebagai destinasi wisata. Di bawah ini akan dijelaskan profil dari responden penelitian:

Tabel 4.3. Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Frekuensi Presentasi

Pria 41 41,0

Wanita 59 59,0

Total 100 100,0

Sumber : Lampiran 5

Dari tabel 4.3 diketahui bahwa 41% responden adalah pria dan 59%

responden adalah wanita.

(6)

42

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.4. Profil Responden Berdasarkan Usia

Usia Frekuensi Presentasi

18-24 tahun 14 14,0

25-34 tahun 19 19,0

35-44 tahun 24 24,0

45-54 tahun 26 26,0

> 54 tahun 17 17,0

Total 100 100,0

Sumber : Lampiran 5

Dari tabel 4.4 diketahui responden paling banyak berasal dari kategori usia 45 hingga 54 tahun yaitu 26%, diikuti oleh responden dari kategori usia 35 hingga 44 tahun sebanyak 24%. Presentasi responden dengan kategori 18-24 tahun menempati posisi terendah yaitu hanya 14% karena pada kategori tersebut tidak banyak responden yang telah menikah. Hasil ini menunjukkan bahwa responden wisatawan keluarga di Surabaya yang memilih Jepang sebagai destinasi wisata paling banyak berasal dari kategori usia 45 hingga 54 tahun dan paling sedikit berasal dari kategori usia 18 hingga 24 tahun.

Tabel 4.5. Profil Responden Berdasarkan Household Income Per Bulan Household Income Per Bulan Frekuensi Presentasi

Rp 30 jt - Rp 50 jt 29 29,0

Rp 50 jt - Rp 70 jt 33 33,0

Rp 70 jt - Rp 90 jt 21 21,0

> Rp 90 jt 17 17,0

Total 100 100,0

Sumber : Lampiran 5

Dari tabel 4.5 diketahui responden yang berasal dari kategori household income 50 juta hingga 70 juta per bulan yaitu 33% dan responden dari kategori household income 30 juta hingga 50 juta per bulan ialah 29%. 2 kategori tersebut menempati 2 posisi teratas. Sedangkan responden dari kategori household income di atas 90 juta per bulan hanya 17%. Hal ini dapat dipahami karena kelompok dengan penghasilan di atas 90 juta memiliki daya beli yang lebih tinggi sehingga akan memilih destinasi yang lebih jauh dengan biaya yang lebih besar pula. Hasil

(7)

43

Universitas Kristen Petra

ini menunjukkan bahwa responden wisatawan keluarga di Surabaya yang memilih Jepang sebagai destinasi wisata paling banyak berasal dari kategori household income 50 hingga 70 juta per bulan.

Tabel 4.6. Profil Responden Berdasarkan Keluarga yang Berlibur Keluarga yang Berlibur Frekuensi Presentasi

Pasangan saja 16 16,0

Pasangan dan anak (keluarga inti) 48 48,0 Pasangan, anak dan orang tua

(keluarga besar) 36 36,0

Total 100 100,0

Sumber : Lampiran 5

Dari tabel 4.6 diketahui bahwa responden paling banyak berasal dari kategori berlibur dengan pasangan dan anak (keluarga inti) yaitu 48%. Hal ini sangat wajar karena banyak masyarakat Surabaya yang mencari waktu luang dimana seluruh anggota keluarga intinya (ayah, ibu, dan anak) dapat menikmati family time bersama. Responden paling sedikit berasal dari kategori berlibur dengan pasangan saja yaitu hanya 16%. Hasil ini menunjukkan bahwa responden wisatawan keluarga di Surabaya yang memilih Jepang sebagai destinasi wisata paling banyak yang berlibur dengan keluarga inti dan hanya sedikit yang berlibur dengan pasangannya saja.

Dalam hal ini, terdapat responden yang tidak hanya membawa seorang anak saja namun ada juga responden yang membawa lebih dari satu orang anak.

Tabel berikut akan menjelaskan usia anak yang ikut berlibur :

(8)

44

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.7. Profil Responden Berdasarkan Usia Anak yang Ikut Berlibur Usia Anak yang Ikut Berlibur Frekuensi Presentasi Anak ke-1

0 - 2 tahun 14 12,8

3 - 5 tahun 11 10,1

6 - 12 tahun 26 23,9

13 - 18 tahun 16 14,7

18 tahun ke atas 17 15,6

Anak ke-2

0 - 2 tahun 3 2,8

3 - 5 tahun 7 6,4

6 - 12 tahun 6 5,5

13 - 18 tahun 8 7,3

Anak ke-3

3 - 5 tahun 1 0,9

Total 109 100,0

Total Anak ke-1, ke-2, ke-3

0 - 2 tahun 17 15,6

3 - 5 tahun 19 17,4

6 - 12 tahun 32 29,4

13 - 18 tahun 24 22,0

18 tahun ke atas 17 15,6

Total 109 100,0

Sumber : Lampiran 5

Berdasarkan tabel 4.7 diketahui dari 100 responden terdapat 109 anak yang ikut berlibur. Dari 109 anak yang ikut berlibur paling banyak berusia 6 hingga 12 tahun yaitu 29,4%. Sedangkan responden yang membawa anak dengan usia 0-2 tahun dan 18tahun ke atas hanya 17% . Hasil ini menunjukkan bahwa responden wisatawan keluarga di Surabaya yang memilih Jepang sebagai destinasi wisata paling banyak mengajak anak berusia 6 hingga 12 tahun dan paling sedikit mengajak anak berusia 0 hingga 2 tahun dan 18 tahun ke atas.

Dengan perbedaan presentasi yang tidak terlalu jauh, maka dapat disimpulkan bahwa Jepang cocok untuk anak-anak di segala usia.

(9)

45

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.8. Profil Responden Berdasarkan Waktu Berlibur ke Jepang Waktu yang Dipilih untuk

Berlibur ke Jepang Frekuensi Presentasi

Musim dingin (Des-Mar) 31 31,0

Musim gugur (Sept-Des) 20 20,0

Musim semi (Mar-Jun) 35 35,0

Musim panas (Jun-Sept) 14 14,0

Total 100 100,0

Sumber : Lampiran 5

Dari tabel 4.8 diketahui responden paling banyak berlibur ke Jepang pada musim semi (Mar-Jun) yaitu 35%. Diikuti oleh responden yang berlibur pada musim dingin (Des-Mar) dan musim gugur (Sept-Des) masing-masing 31% dan 20%, responden paling sedikit berlibur pada musim panas yaitu hanya 14%. Hasil ini menunjukkan bahwa responden wisatawan keluarga di Surabaya yang memilih Jepang sebagai destinasi wisata paling banyak berlibur pada musim semi dan paling sedikit berlibur pada musim panas.

4.3.2 Jawaban Responden

Berikut ini akan dijelaskan tanggapan responden mengenai faktor pendorong dan penarik dalam memilih Jepang sebagai destinasi wisata menggunakan nilai mean (rata-rata). Untuk mengkategorikan mean tanggapan responden digunakan interval kelas yang dihitung dari rumus berikut:

8 , 5 0

1 5 Kelas

Jumlah

Terendah Nilai

Tertinggi Nilai

Kelas

Interval     

Dengan interval kelas 0,8 diperoleh kategori mean tanggapan responden sebagai berikut:

Tabel 4.9. Kategori Mean Tanggapan Responden

Interval Kategori

4,20 – 5,00 Sangat Setuju (SS) 3,41 – 4,20 Setuju (S)

2,61 – 3,40 Netral (N)

1,81 – 2,60 Tidak Setuju (TS)

1,00 – 1,80 Sangat Tidak Setuju (STS) Sumber : Hasil Perhitungan

(10)

46

Universitas Kristen Petra

Di bawah ini adalah distribusi frekuensi dan mean tanggapan responden pada item-item pertanyaan mengenai faktor pendorong dan penarik dalam memilih Jepang sebagai destinasi wisata:

Tabel 4.10. Tanggapan Responden Mengenai Faktor Pendorong dan Penarik dalam Memilih Jepang Sebagai Destinasi Wisata

Item Pertanyaan

Frekuensi

Mea n

Std.

ST Dev S

T S

N S SS

X1

Ingin melepaskan diri dari kegiatan rutin sehari-hari dan melakukan kegiatan yang sifatnya menghilangkan stress

0 0 15 48 37 4,22 0,690

X2

Ingin menikmati quality time bersama dan / atau menyenangkan anak-anak

0 0 11 47 42 4,31 0,662

X3

Berlibur ke Jepang dapat memberikan prestise sendiri karena Jepang merupakan negara yang prestius

0 7 31 35 27 3,82 0,914

X4 Ingin memperoleh teman baru

melalui perjalanan ini 0 9 25 42 24 3,81 0,907 X5

Berlibur ke Jepang untuk mempererat tali pernikahan (contoh: bulan madu)

0 0 19 57 24 4,05 0,657 X6 Ingin memperoleh pengetahuan

dan wawasan tentang Jepang 0 2 25 47 26 3,97 0,771 X7 Ingin memperoleh pengalaman

baru dengan mencoba hal baru 0 1 22 46 31 4,07 0,756 X8

Dapat merasakan musim yang tidak ada di Indonesia seperti musim salju, musim semi dan musim gugur

0 0 13 53 34 4,21 0,656

X9 Cuaca yang tidak ekstrim dan

udara yang bersih 0 1 14 42 43 4,27 0,737

X10

Terdapat banyak bangunan bersejarah di Jepang seperti Imperial Palace yang merupakan istana kaisar Jepang, juga Istana Kekaisaran Kyoto yang dikenal sebagai puncak arsitektur Jepang

0 0 25 42 33 4,08 0,761

(11)

47

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.10. Tanggapan Responden Mengenai Faktor Pendorong dan Penarik dalam Memilih Jepang Sebagai Destinasi Wisata (Sambungan)

X11

Jepang memiliki museum bersejarah yang tidak hanya akan menambah pengetahuan tentang Jepang di masa lalu, tetapi juga di masa mendatang yang menyangkut hal pendidikan, transportasi, ilmu pengetahuan, dan politik (Museum Edo-Tokyo, Museum Nasional Tokyo)

0 6 19 46 29 3,98 0,853

X12

Terdapat Gunung Fuji yang merupakan landmark negara Jepang serta danau Kawaguchi dan Yamanaka yang terletak di kaki Gunung Fuji

0 2 14 39 45 4,27 0,777

X13

Jepang memiliki banyak taman yang indah seperti Ueno Park, tempat melakukan piknik sambil menikmati bunga sakura, serta Biei yang merupakan bukit bunga

0 0 17 41 42 4,25 0,730

X14

Jepang memiliki Shibuya dan Harajuku yang merupakan pusat budaya anak muda dan Arashiyama di mana terdapat geisha

0 1 18 42 39 4,19 0,761

X15

Jepang memiliki banyak kuil yang dapat dikunjungi oleh wisatawan, seperti Golden Pavilion, Asakusa Temple serta Kyumizu Temple, serta terdapat Nikko Edo Village (desa yang menampilkan kebudayaan khas Jepang)

0 1 18 48 33 4,13 0,734

X16

Jepang memiliki banyak destinasi belanja seperti Shinjuku, Harajuku dan Ginza

0 0 23 38 39 4,16 0,775

X17

Jepang memiliki pasar tradisional yang sangat terkenal, Nishiki market yang menjual berbagai bahan makanan serta suvenir khas Jepang

1 2

0 42 31 6 3,21 0,868

(12)

48

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.10. Tanggapan Responden Mengenai Faktor Pendorong dan Penarik dalam Memilih Jepang Sebagai Destinasi Wisata (Sambungan)

X18

Jepang memiliki event olahraga seperti Tokyo Sumo Wrestling Tournament dan Tokyo Marathon

1 25 34 31 9 3,22 0,960

X19

Jepang memiliki berbagai festival seperti festival bunga sakura dan festival salju

0 0 22 41 37 4,15 0,757

X20

Jepang memiliki banyak theme park seperti Tokyo Disneyland, Tokyo Disneysea, Tokyo Summerland and Yomuriland, Sanrio dan Universal Studio Osaka

0 0 19 36 45 4,26 0,760

X21

Terdapat taman bermain anak- anak seperti Fuji-Q Highland, bermain di Fujiyoshida, Yamanashi, Jepang yang terletak dekat Gunung Fuji

0 2 15 43 40 4,21 0,769

X22 Jepang memiliki citra sebuah

negara maju yang disiplin 0 0 13 49 38 4,25 0,672

X23

Jepang memiliki citra sebagai negara dengan budaya tradisional yang kental meskipun budaya modern telah memasuki Jepang

0 1 21 42 36 4,13 0,774

X24 Kemudahan mengurus visa ke

Jepang 0 1 22 54 23 3,99 0,703

X25 Jarak yang tidak terlalu jauh

dengan Indonesia 0 2 25 56 17 3,88 0,700 Sumber : Lampiran 6 dan 7

Dari tabel 4.10 dapat dilihat bahwa nilai mean dengan highlight berwarna kuning (X1, X2, X8, X9, X12, X13, X20, X21, X22) menunjukkan tanggapan responden yang sangat setuju dengan pertanyaan tersebut. Sedangkan nilai mean dengan highlight warna biru (X3, X4, X5, X6, X7, X10, X11, X14, X15, X16, X19, X23, X24, X25) menunjukkan tanggapan responden yang setuju dengan pertanyaan tersebut.

(13)

49

Universitas Kristen Petra

4.4. Analisis Faktor

Analisis faktor exploratory pada penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apa saja yang menjadi faktor pendorong dan penarik wisatawan keluarga di Surabaya dalam memilih Jepang sebagai destinasi wisata. Hasil analisis faktor exploratory dijelaskan di bawah ini:

a. KMO-MSA dan Bartlett's Test

KMO (Kaiser-Meyer-Olkin) – MSA (Measure of Sampling Adequency) menunjukkan korelasi antara indikator-indikator secara keseluruhan. Sampel dikatakan memenuhi syarat jika KMO-MSA > 0,5 dan nilai signifikansi Barlett’s Test < 0,05 (α=5%).

Nilai KMO-MSA dan Barlett’s Test yang dihasilkan analisis faktor exploratory adalah sebagai berikut:

Tabel 4.11. KMO-MSA dan Bartlett’s Test – Putaran 1

KMO and Bartl ett's Test

.838

963.826 300 .000 Kaiser-Mey er-Olkin Measure of Sampling

Adequacy .

Approx. Chi-Square df

Sig.

Bart lett 's Test of Sphericity

Sumber : Lampiran 8

Dari tabel 4.11 diketahui nilai KMO-MSA yang dihasilkan analisis faktor exploratory sebesar 0,838 > 0,5, dengan nilai signifikansi Bartlett’s Test sebesar 0,000 < 0,05. Hasil ini menyimpulkan bahwa terdapat korelasi yang kuat pada 25 indikator yang digunakan untuk mengukur faktor pendorong dan penarik wisatawan keluarga di Surabaya dalam memilih Jepang sebagai destinasi wisata.

Dengan demikian analisis faktor exploratory bisa dilanjutkan.

b. Anti-Image Correlassion Test

Anti-image correlassion test dilakukan untuk menguji korelasi masing- masing indikator dengan faktor secara keseluruhan. Jika nilai MSA suatu indikator < 0,5, berarti indikator tersebut tidak memiliki korelasi yang kuat

(14)

50

Universitas Kristen Petra

dengan faktor secara keseluruhan, sehingga harus direduksi (dikeluarkan dari proses analisis.

Anti-image correlassion test yang dihasilkan analisis analisis faktor exploratory adalah sebagai berikut:

Tabel 4.12. Anti-Image Correlassion Test – Putaran 1

Anti-image Matrices

.535 -.004 -.080 -.027 .044 -.094 -.127 .005 -.035 -.065 .039 -.013 .092 -.005 -.047 .036 -.152 -.027 -.028 .009 -.022 -.011 -.076 -.024 .015 -.004 .550 -.080 .070 -.249 .012 .043 -.113 -.128 .040 .048 -.027 .016 -.085 -.040 .054 .056 .008 -.023 -.002 -.065 .025 -.045 .022 .031 -.080 -.080 .435 -.202 -.012 -.122 -.097 .009 .011 -.035 .009 -.011 .004 .019 .080 -.035 -.043 .044 .069 -.046 -.004 -.038 -.044 .030 .048 -.027 .070 -.202 .536 -.053 -.060 -.087 -.008 -.040 .016 -.002 .003 .028 -.028 -.037 .065 -.016 .002 -.072 .041 -.016 .025 .008 .052 -.056 .044 -.249 -.012 -.053 .663 -.007 -.045 .038 .101 -.024 -.046 .007 -.018 .053 -.016 .004 -.088 .027 -.101 -.013 -.008 .024 .010 -.067 -.069 -.094 .012 -.122 -.060 -.007 .577 .018 -.074 .019 .026 -.017 -.036 -.112 .059 -.022 -.054 .052 -.123 .027 .030 -.024 -.013 .028 -.026 -.048 -.127 .043 -.097 -.087 -.045 .018 .504 .001 -.015 -.003 .018 .000 -.066 -.061 -.021 -.098 .132 -.124 .091 .085 .017 .051 -.015 -.140 .024 .005 -.113 .009 -.008 .038 -.074 .001 .536 -.067 -.040 -.009 -.092 -.161 .016 .057 -.076 -.116 .016 -.020 .037 .078 -.021 .012 -.033 .054 -.035 -.128 .011 -.040 .101 .019 -.015 -.067 .433 .016 -.104 -.116 -.033 .106 -.099 -.013 .043 -.066 .010 .000 .002 -.005 .005 -.115 -.111 -.065 .040 -.035 .016 -.024 .026 -.003 -.040 .016 .376 -.116 -.007 .049 -.033 -.015 .037 .041 .009 -.066 -.079 -.056 -.105 .004 .077 -.059 .039 .048 .009 -.002 -.046 -.017 .018 -.009 -.104 -.116 .348 .089 -.028 -.058 -.055 -.045 -.048 .014 -.033 -.024 -.046 .046 -.101 -.005 .019 -.013 -.027 -.011 .003 .007 -.036 .000 -.092 -.116 -.007 .089 .584 -.086 -.101 .016 -.015 .044 .115 .001 -.030 -.006 -.031 -.011 .055 .037 .092 .016 .004 .028 -.018 -.112 -.066 -.161 -.033 .049 -.028 -.086 .520 -.029 -.022 .074 .023 .041 -.068 -.043 -.008 -.040 -.029 .002 -.065 -.005 -.085 .019 -.028 .053 .059 -.061 .016 .106 -.033 -.058 -.101 -.029 .331 -.053 -.005 -.108 -.070 .011 -.106 -.070 -.078 -.011 -.022 -.074 -.047 -.040 .080 -.037 -.016 -.022 -.021 .057 -.099 -.015 -.055 .016 -.022 -.053 .447 -.070 -.012 .095 -.041 -.016 -.011 -.035 -.046 .028 .030 .036 .054 -.035 .065 .004 -.054 -.098 -.076 -.013 .037 -.045 -.015 .074 -.005 -.070 .396 -.091 .166 -.091 -.139 .003 .003 -.014 .094 -.133 -.152 .056 -.043 -.016 -.088 .052 .132 -.116 .043 .041 -.048 .044 .023 -.108 -.012 -.091 .753 -.104 .063 .087 -.007 .039 .079 -.014 .035 -.027 .008 .044 .002 .027 -.123 -.124 .016 -.066 .009 .014 .115 .041 -.070 .095 .166 -.104 .655 -.102 -.085 .093 -.025 -.096 .140 -.053 -.028 -.023 .069 -.072 -.101 .027 .091 -.020 .010 -.066 -.033 .001 -.068 .011 -.041 -.091 .063 -.102 .485 -.063 -.031 -.043 -.009 -.040 .113 .009 -.002 -.046 .041 -.013 .030 .085 .037 .000 -.079 -.024 -.030 -.043 -.106 -.016 -.139 .087 -.085 -.063 .399 .022 .060 .069 -.043 .017 -.022 -.065 -.004 -.016 -.008 -.024 .017 .078 .002 -.056 -.046 -.006 -.008 -.070 -.011 .003 -.007 .093 -.031 .022 .694 -.076 .130 .043 -.049 -.011 .025 -.038 .025 .024 -.013 .051 -.021 -.005 -.105 .046 -.031 -.040 -.078 -.035 .003 .039 -.025 -.043 .060 -.076 .494 -.157 -.086 -.003 -.076 -.045 -.044 .008 .010 .028 -.015 .012 .005 .004 -.101 -.011 -.029 -.011 -.046 -.014 .079 -.096 -.009 .069 .130 -.157 .541 .015 -.021 -.024 .022 .030 .052 -.067 -.026 -.140 -.033 -.115 .077 -.005 .055 .002 -.022 .028 .094 -.014 .140 -.040 -.043 .043 -.086 .015 .702 -.147 .015 .031 .048 -.056 -.069 -.048 .024 .054 -.111 -.059 .019 .037 -.065 -.074 .030 -.133 .035 -.053 .113 .017 -.049 -.003 -.021 -.147 .560 .851a -.007 -.165 -.051 .075 -.170 -.244 .009 -.073 -.144 .090 -.023 .174 -.011 -.096 .078 -.239 -.045 -.055 .019 -.036 -.022 -.142 -.040 .027 -.007 .785a -.163 .129 -.412 .021 .081 -.209 -.262 .089 .109 -.048 .029 -.199 -.081 .115 .087 .014 -.045 -.004 -.105 .049 -.082 .035 .056 -.165 -.163 .789a -.419 -.023 -.243 -.208 .018 .025 -.086 .024 -.022 .009 .050 .181 -.085 -.076 .083 .151 -.110 -.008 -.081 -.090 .054 .097 -.051 .129 -.419 .808a -.089 -.107 -.167 -.015 -.084 .036 -.005 .006 .052 -.067 -.075 .142 -.025 .004 -.142 .088 -.026 .049 .015 .084 -.102 .075 -.412 -.023 -.089 .762a -.011 -.078 .065 .189 -.048 -.096 .010 -.031 .112 -.029 .008 -.125 .041 -.177 -.025 -.012 .042 .017 -.098 -.113 -.170 .021 -.243 -.107 -.011 .851a .033 -.132 .038 .055 -.037 -.062 -.204 .136 -.044 -.113 .079 -.199 .051 .063 -.038 -.024 .050 -.042 -.084 -.244 .081 -.208 -.167 -.078 .033 .762a .002 -.032 -.006 .044 -.001 -.130 -.150 -.045 -.220 .214 -.215 .184 .189 .028 .102 -.028 -.235 .046 .009 -.209 .018 -.015 .065 -.132 .002 .851a -.139 -.090 -.021 -.165 -.304 .039 .117 -.164 -.182 .027 -.039 .081 .128 -.041 .022 -.054 .099 -.073 -.262 .025 -.084 .189 .038 -.032 -.139 .830a .041 -.267 -.232 -.069 .280 -.224 -.033 .076 -.123 .023 .001 .004 -.012 .010 -.208 -.225 -.144 .089 -.086 .036 -.048 .055 -.006 -.090 .041 .896a-.320 -.015 .111 -.095 -.036 .096 .078 .019 -.155 -.203 -.109 -.244 .008 .150 -.128 .090 .109 .024 -.005 -.096 -.037 .044 -.021 -.267 -.320 .893a .197 -.066 -.172 -.140 -.122 -.095 .029 -.081 -.063 -.094 .110 -.232 -.010 .043 -.023 -.048 -.022 .006 .010 -.062 -.001 -.165 -.232 -.015 .197 .871a-.156 -.230 .032 -.030 .067 .186 .003 -.062 -.009 -.058 -.020 .086 .064 .174 .029 .009 .052 -.031 -.204 -.130 -.304 -.069 .111 -.066 -.156 .873a -.069 -.045 .164 .037 .071 -.136 -.094 -.014 -.079 -.055 .003 -.120 -.011 -.199 .050 -.067 .112 .136 -.150 .039 .280 -.095 -.172 -.230 -.069 .863a-.138 -.014 -.216 -.150 .029 -.293 -.146 -.194 -.025 -.045 -.172 -.096 -.081 .181 -.075 -.029 -.044 -.045 .117 -.224 -.036 -.140 .032 -.045 -.138 .923a-.167 -.020 .176 -.087 -.038 -.020 -.074 -.093 .049 .059 .078 .115 -.085 .142 .008 -.113 -.220 -.164 -.033 .096 -.122 -.030 .164 -.014 -.167 .806a-.167 .326 -.209 -.349 .006 .006 -.031 .178 -.282 -.239 .087 -.076 -.025 -.125 .079 .214 -.182 .076 .078 -.095 .067 .037 -.216 -.020 -.167 .378a-.149 .104 .158 -.009 .063 .124 -.020 .054 -.045 .014 .083 .004 .041 -.199 -.215 .027 -.123 .019 .029 .186 .071 -.150 .176 .326 -.149 .419a -.180 -.166 .138 -.044 -.161 .206 -.087 -.055 -.045 .151 -.142 -.177 .051 .184 -.039 .023 -.155 -.081 .003 -.136 .029 -.087 -.209 .104 -.180 .870a -.143 -.054 -.088 -.017 -.068 .217 .019 -.004 -.110 .088 -.025 .063 .189 .081 .001 -.203 -.063 -.062 -.094 -.293 -.038 -.349 .158 -.166 -.143 .844a .042 .136 .149 -.082 .037 -.036 -.105 -.008 -.026 -.012 -.038 .028 .128 .004 -.109 -.094 -.009 -.014 -.146 -.020 .006 -.009 .138 -.054 .042 .879a-.129 .212 .062 -.079 -.022 .049 -.081 .049 .042 -.024 .102 -.041 -.012 -.244 .110 -.058 -.079 -.194 -.074 .006 .063 -.044 -.088 .136 -.129 .890a -.304 -.147 -.005 -.142 -.082 -.090 .015 .017 .050 -.028 .022 .010 .008 -.232 -.020 -.055 -.025 -.093 -.031 .124 -.161 -.017 .149 .212 -.304 .867a .025 -.037 -.040 .035 .054 .084 -.098 -.042 -.235 -.054 -.208 .150 -.010 .086 .003 -.045 .049 .178 -.020 .206 -.068 -.082 .062 -.147 .025 .692a-.235 .027 .056 .097 -.102 -.113 -.084 .046 .099 -.225 -.128 .043 .064 -.120 -.172 .059 -.282 .054 -.087 .217 .037 -.079 -.005 -.037 -.235 .837a X1

X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X15 X16 X17 X18 X19 X20 X21 X22 X23 X24 X25 X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X15 X16 X17 X18 X19 X20 X21 X22 X23 X24 X25 Anti-image Covariance

Anti-image Correlation

X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X15 X16 X17 X18 X19 X20 X21 X22 X23 X24 X25

Measures of Sampling Adequacy (MSA) a.

Sumber : Lampiran 8

Berdasarkan tabel 4.12 diketahui terdapat 2 indikator yang memiliki nilai MSA < 0,5 yaitu X17 (Jepang memiliki pasar tradisional yang sangat terkenal, Nishiki market yang menjual berbagai bahan makanan serta suvenir khas Jepang) dan X18 (Jepang memiliki event olahraga seperti Tokyo Sumo Wrestling

(15)

51

Universitas Kristen Petra

Tournament dan Tokyo Marathon). Hal ini berarti kedua indikator tersebut tidak memiliki korelasi yang kuat dengan faktor secara keseluruhan, sehingga harus direduksi. Selanjutya dilakukan proses analisis lagi menggunakan 23 indikator.

Berikut adalah KMO-MSA dan Barlett’s Test yang dihasilkan analisis faktor exploratory setelah X17 dan X18 direduksi:

Tabel 4.13. KMO-MSA dan Bartlett’s Test – Putaran 2

KMO an d Bartl ett's Test

.863

909.112 253 .000 Kaiser-Mey er-Olkin Measure of Sampling

Adequacy .

Approx. Chi-Square df

Sig.

Bart lett 's Test of Sphericity

Sumber : Lampiran 8

Berdasarkan tabel 4.13 diketahui setelah X17 dan X18 direduksi, analisis faktor exploratory menghasilkan nilai KMO-MSA sebesar 0,863 > 0,5, dengan nilai signifikansi Bartlett’s Test sebesar 0,000 < 0,05. Hal ini berarti dengan 23 indikator korelasi yang terjadi menjadi lebih kuat (terjadi kenaikan nilai KMO- MSA).

Anti-image correlassion test yang dihasilkan analisis analisis faktor exploratory setelah X17 dan X18 direduksi adalah sebagai berikut:

(16)

52

Universitas Kristen Petra

Tabel 4.14. Anti-Image Correlassion Test – Putaran 2

Anti -image Matrices

.572 .009 -.092 -.032 .030 -.103 -.125 -.020 -.034 -.059 .032 .006 .107 -.038 -.046 .035 -.025 .023 -.018 -.005 -.074 -.019 .020 .009 .555 -.079 .072 -.249 .011 .039 -.109 -.133 .038 .052 -.036 .013 -.082 -.043 .065 -.027 -.01 -.069 .023 -.051 .021 .030 -.092 -.079 .440 -.206 -.019 -.118 -.092 .002 .017 -.034 .006 -.017 .003 .019 .077 -.057 .082 -.04 -.011 -.035 -.036 .022 .054 -.032 .072 -.206 .536 -.056 -.061 -.091 -.011 -.040 .017 .00 .004 .028 -.033 -.038 .072 -.074 .045 -.016 .026 .010 .054 -.056 .030 -.249 -.019 -.056 .674 .002 -.030 .026 .112 -.020 -.05 .009 -.017 .046 -.020 -.012 -.096 .00 -.011 .030 .023 -.076 -.065 -.103 .011 -.118 -.061 .002 .602 -.012 -.071 .006 .027 -.01 -.019 -.111 .058 -.005 -.024 .006 .012 -.008 -.020 .008 -.001 -.062 -.125 .039 -.092 -.091 -.030 -.012 .548 .024 -.036 -.008 .031 .013 -.069 -.067 -.004 -.070 .073 .065 .036 .045 -.048 -.130 .011 -.020 -.109 .002 -.011 .026 -.071 .024 .554 -.064 -.035 -.02 -.092 -.164 .000 .059 -.106 -.011 .055 .081 -.016 .026 -.038 .062 -.034 -.133 .017 -.040 .112 .006 -.036 -.064 .441 .016 -.10 -.115 -.031 .115 -.094 .007 -.002 -.01 .012 -.010 -.008 -.107 -.120 -.059 .038 -.034 .017 -.020 .027 -.008 -.035 .016 .379 -.12 -.013 .047 -.028 -.017 .044 -.071 -.09 -.059 -.108 .001 .078 -.060 .032 .052 .006 -.003 -.054 -.013 .031 -.017 -.103 -.115 .351 .095 -.027 -.071 -.059 -.061 -.029 -.02 -.049 .049 -.099 -.008 .022 .006 -.036 -.017 .004 .009 -.019 .013 -.092 -.115 -.013 .095 .611 -.101 -.089 -.001 -.045 .017 -.02 -.024 -.031 .000 .032 .046 .107 .013 .003 .028 -.017 -.111 -.069 -.164 -.031 .047 -.03 -.101 .524 -.021 -.029 .076 -.067 -.04 -.015 -.040 -.027 -.008 -.064 -.038 -.082 .019 -.033 .046 .058 -.067 .000 .115 -.028 -.07 -.089 -.021 .360 -.048 .002 .009 -.12 -.065 -.083 -.012 -.007 -.083 -.046 -.043 .077 -.038 -.020 -.005 -.004 .059 -.094 -.017 -.06 -.001 -.029 -.048 .462 -.110 -.028 .00 -.026 -.033 -.034 .008 .039 .035 .065 -.057 .072 -.012 -.024 -.070 -.106 .007 .044 -.06 -.045 .076 .002 -.110 .450 -.073 -.13 -.023 .014 .018 .070 -.135 -.025 -.027 .082 -.074 -.096 .006 .073 -.011 -.002 -.071 -.03 .017 -.067 .009 -.028 -.073 .505 -.09 -.018 -.051 -.030 -.020 .109 .023 -.007 -.039 .045 -.001 .012 .065 .055 -.012 -.086 -.02 -.023 -.043 -.118 -.004 -.132 -.088 .418 .035 .056 .055 -.028 .008 -.018 -.069 -.011 -.016 -.011 -.008 .036 .081 .012 -.059 -.05 -.024 -.015 -.065 -.026 -.023 -.018 .035 .707 -.074 .151 .025 -.043 -.005 .023 -.035 .026 .030 -.020 .045 -.016 -.010 -.108 .049 -.031 -.040 -.083 -.033 .014 -.051 .056 -.074 .497 -.171 -.085 -.006 -.074 -.051 -.036 .010 .023 .008 -.048 .026 -.008 .001 -.10 .000 -.027 -.012 -.034 .018 -.030 .055 .151 -.171 .562 .038 -.032 -.019 .021 .022 .054 -.076 -.001 -.130 -.038 -.107 .078 -.01 .032 -.008 -.007 .008 .070 -.020 -.03 .025 -.085 .038 .733 -.144 .020 .030 .054 -.056 -.065 -.062 .011 .062 -.120 -.060 .022 .046 -.064 -.083 .039 -.135 .109 .008 -.043 -.006 -.032 -.144 .565 .870a .016 -.184 -.059 .049 -.176 -.224 -.036 -.067 -.127 .071 .009 .196 -.084 -.090 .069 -.046 .048 -.028 -.010 -.131 -.029 .034 .016 .790a-.160 .132 -.407 .020 .070 -.197 -.270 .082 .118 -.061 .024 -.184 -.085 .130 -.051 -.01 -.110 .044 -.091 .032 .054 -.184 -.160 .790a-.423 -.034 -.230 -.186 .004 .040 -.083 .016 -.033 .006 .049 .170 -.128 .175 -.09 -.019 -.074 -.072 .039 .108 -.059 .132 -.423 .799a -.093 -.107 -.168 -.020 -.083 .038 -.01 .008 .053 -.076 -.077 .146 -.142 .094 -.026 .050 .019 .086 -.101 .049 -.407 -.034 -.093 .775a .003 -.049 .043 .205 -.040 -.11 .015 -.029 .094 -.036 -.021 -.165 .00 -.016 .052 .037 -.108 -.106 -.176 .020 -.230 -.107 .003 .889a-.020 -.123 .011 .056 -.03 -.031 -.197 .125 -.010 -.046 .012 .024 -.012 -.037 .013 -.001 -.106 -.224 .070 -.186 -.168 -.049 -.020 .832a .043 -.072 -.018 .070 .023 -.129 -.150 -.009 -.141 .139 .136 .059 .086 -.086 -.206 .021 -.036 -.197 .004 -.020 .043 -.123 .043 .857a-.129 -.077 -.04 -.159 -.304 -.001 .117 -.211 -.021 .114 .130 -.030 .047 -.060 .111 -.067 -.270 .040 -.083 .205 .011 -.072 -.129 .835a .039 -.26 -.221 -.064 .290 -.208 .016 -.004 -.03 .021 -.021 -.016 -.189 -.241 -.127 .082 -.083 .038 -.040 .056 -.018 -.077 .039 .897a -.32 -.027 .106 -.075 -.040 .107 -.161 -.22 -.114 -.250 .003 .149 -.131 .071 .118 .016 -.007 -.110 -.027 .070 -.040 -.262 -.316 .890a .205 -.064 -.199 -.147 -.153 -.070 -.05 -.099 .117 -.223 -.016 .050 .009 -.061 -.033 .008 .015 -.031 .023 -.159 -.221 -.027 .205 .892a-.179 -.191 -.002 -.087 .030 -.05 -.037 -.057 .000 .048 .078 .196 .024 .006 .053 -.029 -.197 -.129 -.304 -.064 .106 -.06 -.179 .874a -.049 -.058 .157 -.130 -.09 -.025 -.079 -.049 -.012 -.117 -.084 -.184 .049 -.076 .094 .125 -.150 -.001 .290 -.075 -.20 -.191 -.049 .879a-.117 .006 .022 -.30 -.129 -.195 -.026 -.013 -.183 -.090 -.085 .170 -.077 -.036 -.010 -.009 .117 -.208 -.040 -.15 -.002 -.058 -.117 .930a-.242 -.058 -.01 -.046 -.068 -.068 .014 .076 .069 .130 -.128 .146 -.021 -.046 -.141 -.211 .016 .107 -.15 -.087 .157 .006 -.242 .848a-.153 -.30 -.041 .029 .036 .122 -.267 -.046 -.051 .175 -.142 -.165 .012 .139 -.021 -.004 -.161 -.07 .030 -.130 .022 -.058 -.153 .894a -.19 -.031 -.103 -.056 -.033 .203 .048 -.014 -.091 .094 -.002 .024 .136 .114 -.028 -.217 -.05 -.046 -.091 -.305 -.010 -.304 -.192 .870a .065 .124 .113 -.051 .017 -.028 -.110 -.019 -.026 -.016 -.012 .059 .130 .021 -.114 -.10 -.037 -.025 -.129 -.046 -.041 -.031 .065 .882a -.125 .239 .034 -.068 -.010 .044 -.074 .050 .052 -.037 .086 -.030 -.021 -.250 .117 -.057 -.079 -.195 -.068 .029 -.103 .124 -.125 .888a-.324 -.142 -.012 -.131 -.091 -.072 .019 .037 .013 -.086 .047 -.016 .003 -.22 .000 -.049 -.026 -.068 .036 -.056 .113 .239 -.324 .873a .059 -.057 -.029 .032 .039 .086 -.108 -.001 -.206 -.060 -.189 .149 -.02 .048 -.012 -.013 .014 .122 -.033 -.05 .034 -.142 .059 .767a-.223 .034 .054 .108 -.101 -.106 -.106 .021 .111 -.241 -.131 .050 .078 -.117 -.183 .076 -.267 .203 .017 -.068 -.012 -.057 -.223 .840a X1

X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X15 X16 X19 X20 X21 X22 X23 X24 X25 X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X15 X16 X19 X20 X21 X22 X23 X24 X25 Anti-image Cov ariance

Anti-image Correlation

X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X10 X11 X12 X13 X14 X15 X16 X19 X20 X21 X22 X23 X24 X25

Measures of Sampling Adequacy (MSA) a.

Sumber : Lampiran 8

Dari tabel 4.14 diketahui setelah X17 dan X18 direduksi, analisis faktor exploratory menghasilkan semua nilai MSA > 0,5. Artinya 23 indikator yang digunakan mempunyai korelasi yang kuat dengan faktor secara keseluruhan, Dengan demikian untuk analisis selanjutnya digunakan 23 indikator.

Gambar

Tabel 4.1. Uji Validitas
Tabel 4.1. Uji Validitas (Sambungan)
Tabel 4.1. Uji Validitas (Sambungan)
Tabel 4.3. Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin  Jenis Kelamin  Frekuensi  Presentasi
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini mengadopsi sistem dinamik. Kecurangan yang terjadi yang diukur dengan indeks integritas UN dan penggunaan anggaran yang cukup tinggi merupakan isu yang

Chairul dkk (2013), perusahaan tidak melakukan pengadaan bahan baku yang berlebihan sehingga dapat mengurangi biaya penyimpanan sehingga perusahaan dapat mengalokasikan

Terdapat pengaruh antara sistem pengendalian intern barang milik negara yang meliputi lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, dan

•• Sel lemak dalam tubuh (sel adipose) yang ada di pinggang,pinggul Sel lemak dalam tubuh (sel adipose) yang ada di pinggang,pinggul atau tempat lain mensekresi leptin ke dalam

Sejalan dengan apa yang dinyatakan oleh Halpern dalam Friedman dan Schustack (menurut Ulpa, 2014, hal.267) bahwa terdapat perbedaan kemampuan antara anak laki-laki dan

Adapun hasil belajar siswa dalam materi masalah sosial diuraikan sebagai berikut bahwa rata – rata hasil belajar siswa melalui hasil belajar siswa sebelum dan

Maksud dari penulisan ini adalah sebagi studi awal dalam membuat suatu konsep perancangan interior rumah sakit ibu dan anak kususya ruang Tunggu pada instalasi rawat

Penentuan komposisi serta pemilihan jenis dari suatu lumpur pemboran yang akan digunakan pada pemboran suatu formasi tertentu harus tepat, sehingga dapat menunjang