Universitas Kristen Maranatha
PROMOSI KAWASAN SENTRA SEPATU HANDMADE
CIBADUYUT
Abstrak : Cibaduyut merupakan kawasan pusat produksi dan penjualan sepatu yang
pada saat ini mulai sedikit menurun citranya. Penjualan sepatu di Cibaduyut berkurang karena tergeser oleh munculnya produk sepatu dari China yang lebih disukai pengunjung karena harga yang lebih mudah dengan kualitas yang standar. Potensi Cibaduyut untuk meningkatkan ekonomi dan devisa daerah Bandung sangat sayang untuk dibiarkan begitu saja. Untuk menjadi kawasan pusat belanja sepatu yang menjadi kebangaan bagi kota Bandung, Cibaduyut harus dibenahi dan memiliki citra yang baik di mata pengunjung. Hal ini dimulai dari pembenahan system promosi dan peningkatan citra sepatu handmade yang sudah dikenal sebelumnya, pelatihan para pengrajin dan pengusaha sepatu untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, pembuatan sentra untuk menampung pengusaha,pengrajin dan masyarakat Cibaduyut, dan promosi untuk merubah citra Cibaduyut di mata pengunjung khususnya peminat sepatu yang dapat dibuat sesuai dengan keinginan sendiri. Dengan perubahan-perubahan tersebut diharapkan Cibaduyut kembali menjadi kawasan sentra sepatu handmade yang digemari pengunjungnya.
Universitas Kristen Maranatha Abstract : Cibaduyut a central area of production and sales of shoes at this time
began to slightly decrease its image. Cibaduyut shoe sales at reduced because
displaced by the emergence of footwear products from China that visitors preferred
because the price is much easier with quality standards. Cibaduyut potential to
improve the economy and foreign exchange Bandung area is very dear to let it alone.
To become a regional shopping center shoe is a pride for the city of Bandung,
Cibaduyut must be addressed and have a good image in the eyes of visitors. This
began revamping the system of promotion and image enhancement handmade shoes
that have been previously known, the training of artisans and entrepreneurs of shoes
to improve product quality and service, manufacturing centers to accommodate
businessmen, artisans and community Cibaduyut, and promotion to change the
image in the eyes of visitors Cibaduyut particular interest in shoes that can be made
in accordance with the wishes of his own. With those changes back into the region is
expected Cibaduyut handmade shoe is a popular center for visitors
Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR ISI
COVER DALAM
LEMBAR PENGESAHAN
LEMBAR PERNYATAAN HASIL KARYA PRIBADI
ABSTRACT ... i
ABSTRACT ... ii
DAFTAR ISI ... iii
KATA PENGANTAR ... v
DAFTAR GAMBAR ... vi
DAFTAR TABEL ... vii
BAB 1 PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Identifikasi Masalah ... 3
1.3 Tujuan Perancangan ... 4
1.4 Sumber dan Teknik Pengumpulan Data ... 4
Universitas Kristen Maranatha
BAB 2 LANDASAN TEORI ... 6
2.1 Teori Desain Komunikasi Visual ... 6
2.2 Aspek Desain Komunikasi Visual ... 7
2.3 Sejarah Perkembangan Sepatu... 7
2.4 Pengertian Promosi ... 9
2.4.1 Promotional Mix / Bauran Promosi ... 10
2.4.2 Marketing Mix ... 10
2.4.3 Tinjauan Promosi ... 11
2.4.4 Konsep Promosi ... 12
2.4.5 Persiapan Pengembangan Media Promosi ... 12
2.5 Brand ... 13
2.5.1 Konsep Brand/Merk ... 14
2.5.2 Tujuan dari Branding ... 14
2.5.3 Tahapan Branding ... 15
2.6 Psikologi Konsumen ... 16
BAB 3 Data & Analisis Masalah ... 19
3.1 Data & Fakta ... 19
3.1.1 Perusahaan & Lembaga yang terkait ... 21
3.1.2 Tentang Sepatu Handmade ... 22
3.1.3 Proses Pembuatan Handmade ... 22
3.1.3 Tinjauan Terhadap Karya Sejenis ... 34
3.2 Analisis Terhadap Permasalahn Berdasarkan Data & Fakta ... 36
Universitas Kristen Maranatha
3.2.2 Analisis SWOT ... 39
3.2.3 Segmentasi, Targeting, Positioning ... 40
3.2.4 Analisis dan Pemecahan Masalah ... 41
BAB 4 Pemecahan Masalah ... 43
4.1 Konsep Komunikasi ... 43
4.2 Konsep Kreatif ... 44
4.3 Konsep Media ... 45
4.4 Hasil Karya ... 47
BAB 5 Kesimpulan dan Saran ... 57
Daftar Pustaka ... vi
Daftar Istilah ... vii
Daftar Lampiran dan Lampiran... viii
Data Penulis ... ix
Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 : Logo ... 47
Gambar 2 : Poster Conditioning ... 47
Gambar 3 : Majalah ... 48
Gambar 4 : Gimmick ... 49
Gambar 5 : Aplikasi Billboard ... 49
Gambar 6 : Poster Event ... 50
Gambar 7 : Poster informing ... 49
Gambar 8 : Website ... 51
Gambar 9 : Spanduk ... 52
Gambar 10 : Spanduk Toko ... 52
Gambar 11 : Umbul-Umbul, Web Banner ... 53
Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR TABEL
Universitas Kristen Maranatha
BAB I
1.1 Latar Belakang Permasalahan
Sepatu adalah suatu jenis alas kaki (footwear) yang biasanya terdiri bagian-bagian sol, hak, kap, tali, dan lidah yang fungsinya sebagai alas kaki. Pengelompokkan sepatu biasanya dilakukan berdasarkan fungsinya, seperti sepatu resmi (pesta), sepatu santai (kasual), sepatu dansa, sepatu olah raga, dan sepatu kerja. Dengan adanya perkembangan pada dunia mode yang semakin pesat membuat sepatu kini tidak sekedar hanya berfungsi untuk melindungi kaki saja, tetapi juga menjadi penyempurnaan dari busana yang tidak bisa dipisahkan.
Desain sepatu, merk, warna, hingga harga menjadi pertimbangan bagi mereka penggemar fashion sepatu. Demi memakai sepatu bak model-model di majalah
fashion wanita, tak jarang penggemar fashion ini rela merogoh kantong dari harga
ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Bahkan, orang rela berburu sepatu hingga ke negeri tetangga, Singapura, Malaysia, atau ke Eropa.
Pada awal tahun 2010 pemerintah menerapkan kebijakan dengan memberlakukannya persetujuan pedagang bebas ASEANCina / ASEAN-China Free
Trade Agreement (ACFTA) , hingga banyak produk-produk yang masuk ke
Indonesia, salah satunya termasuk produk sepatu sehingga menjadi ancaman bagi industri-industri di Indonesia. Dan Sepatu produk impor dibuat oleh mesin-mesin pabrikan sehingga bisa memproduksi sepatu lebih banyak, dibandingkan dengan sepatu Cibaduyut yang dibuat secara Handmade.
Universitas Kristen Maranatha Menurut Odang Koswara, kepala Development Facility Kecil Sepatu dan Usaha Menengah di Bandung mengatakan bahwa sepatu dari Cina pertama kali mulai memasuki Cibaduyut tahun 2005. Hampir 10 persen sepatu yang dijual di Cibaduyut berasal dari China. “ Hanya dari penampilin fisiknya, tidak ada berbeda antara sepatu Cibaduyut dan sepatu China.” Tahun inilah yang terjadi penurunan penjualan di Cibaduyut, masyarakat terkadang lebih memilih harga murah dibandingkan kualitas yang lebih baik.
Menurut sumber Instansi Pengembangan IKM Persepatuan Cibaduyut pada tahun 2010 produk sepatu Cibaduyut mengalami penurunan. Dimana penjualan pada tahun 2009 Rp 413.736.608 dan menurun pada tahun 2010 Rp 281.494.643 penurunannya sekitar 30%.
Alasan inilah yang membuat counter atau seller sepatu di Indonesia baik itu yang menjual produksi dalam negeri maupun luar negeri berlomba-lomba mengeluarkan desain sepatu terbaik dengan pilihan warna sesuai trend fashion, dan harga yang bersaing dengan didukung adanya promosi-promosi yang dilakukan untuk menarik minat para konsumen.
Universitas Kristen Maranatha dengan tepat alat promosi manakah yang dipergunakan agar dapat mencapai keberhasilan dalam penjualan.
Untuk mempertahankan produk sepatu Cibaduyut harus melakukan promosi yang diimbangi dengan pemberian informasi yang baik mengenai produk sepatu Cibaduyut agar mendapatkan informasi tentang keunggulan produk sepatu Cibaduyut. Sehingga konsumen dapat mempercayai kualitas sepatu buatan dalam negeri
Berdasarkan latar belakang perkembangan sentra industri sepatu Cibaduyut di atas, penulis merasa tertarik untuk mengkajinya lebih lanjut. Oleh karena itu penulis hendak mengangkat topik ini yaitu perancangan komunikasi visual promosi kawasan sentra sepatu handmade Cibaduyut dengan tujuan meningkatkan citra / image sepatu cibaduyut bahwa kualitas sepatu handmade yang lebih baik.
1.2 Identifikasi Masalah
Berdasarkan beberapa pokok pemikiran di atas, peneliti tertarik untuk mengkaji lebih mendalam dalam hal mempromosikan sepatu handmade di kawasan Cibaduyut sebagai tempat produk lokal kebanggaan kota Bandung. Untuk mempermudah dalam penulisan penelitian ini sehingga sesuai dengan masalah pokok, maka rumusan masalah tersebut disimpulkan kedalam pertanyaan-pertanyaan sebagai batasan masalah, yaitu :
1. Model atau desain produk sepatu Cibaduyut pada umumnya sama atau mirip antara toko yang satu dengan yang lainnya. Sehingga membuat para konsumen bosan terhadap produk sepatu buatan Cibaduyut. Setiap tahun rata-rata model sepatu yang dibuat tidak jauh beda dengan model sepatu yang dibuat pada tahun sebelumnya, bagaimana untuk meningkatkan image sepatu Cibaduyut agar tampil berbeda?
Universitas Kristen Maranatha 1.3 Tujuan Perancangan
Sesuai dengan pemikiran di atas, maka tujuan yang hendak dicapai oleh penulis, antara lain :
1. Meningkatan citra sepatu Cibaduyut agar tampil berbeda dari sebelumnya 2. Mengadakan promosi melalui berbagai media komunikasi visual untuk
meningkatkan awareness masyarakat. 1.4 Sumber dan Teknik Pengumpulan Data
Dalam pengumpulan data penulis mendapat sumber sebagai berikut :
1. Wawancara terhadap pengrajin sepatu mengenai sejarah dan proses pembuatan sepatu
2. Studi pustaka, pencarian data di berbagai media mulai dari media online seperti berita Kompas.com, detik.com.
3. Studi analisa dari data yang diperoleh dari konsumen dan juga produk yang sudah ada sebelumnya
Universitas Kristen Maranatha
Citra sepatu Cibaduyut mulai menurun
- Design handmade shoes
- Branding peningkatan citra Cibaduyut
- Promosi
- media komunikasi visual : poster, majalah, website, social media, event, billboard, gimmick.
Penyampaian komunikasi melalui strategi pendekatan
attention, interest, search, action, share
Cibaduyut sebagai citra kualitas sepatu handmade terbaik
Universitas Kristen Maranatha
Bab V
Kesimpulan & Saran
1.1Kesimpulan
Kawasan Sentra Sepatu Cibaduyut merupakan kawasan yang berpotensi baik
bagi devisa kota Bandung, karena memiliki kualitas yang baik dalam pembuatan
sepatu handmade. Selama ini Cibaduyut dikenal oleh karena pusat penjualan sepat,
tak jarang orang datang dari dalam atau luar kota ke sini untuk melihat dan membeli
sepatu hasil pengrajin Cibaduyut.
Bagi orang Bandung sendiri kawasan sepatu Cibaduyut bukanlah hal yang
lazim, dimana orang-orang di sekitar Cibaduyut kebanyakan berprofesi menjadi
pengrajin ataupun penyalur sepatu Cibaduyut. Namun saat ini sepatu Cibaduyut
nampaknya mulai kurang digemari bagi masyarakat Bandung sendiri dikarenakan
beberapa faktor di antaranya persaingan dengan merk lain, model yang kurang
bervariasi ditambah bercampurnya model sepatu dari luar. Hal ini menjadi tantangan
bagi Cibaduyut sendiri untuk tetap menjaga eksistensinya.
Oleh karena itu, tugas akhir ini bertujuan untuk meningkatkan citra sepatu
Cibaduyut dengan membuat sistem promosi. Langkah awal yang diambil adalah
mengangkat kembali citra sepatu Cibaduyut, Cibaduyut dikenal sebagai pembuatan
sepatu handmade dari dahulu namun tidak banyak orang yang datang ke Cibaduyut
untuk membuat sepatu khusus buatan desain sendiri. Setiap orang pasti memiliki
kebanggaan tersendiri jika ia memiliki sepatu apa yang ia inginkan dimulai dari
bentuk, bahan, dan kerapihan. Tentu saja Cibaduyut juga menyediakan berbagai jenis
model sepatu namun konsumen bebas memilih jenis seperti apa yang ia inginkan. Dengan konsep “Buat Gaya Sesukamu” yang mengartikan bahwa setiap orang memiliki kebebasan untuk membuat sepatu sesuai dengan gaya tersendiri, apakah
Universitas Kristen Maranatha Dari kesuluruhan ini diciptakan sebuah nama kawasan yang dinamakan “Cibaduyut NOW”, Cibaduyut NOW memiliki artian Cibaduyut Saat ini, dimana saat ini Cibaduyut menjadi sasaran utama bagi pembuatan sepatu handmade. Sepatu
handmade memiliki citra khas tersendiri dan memiliki beberapa keunggulan, di
mana terdapat proses yang tidak bisa dikerjakan oleh mesin dan diperlukan
pengerjaan tangan. Untuk penggunaaan kata “ NOW” juga mengadung artian untuk
mengajak pelanggan untuk datang ke Cibaduyut melihat dan membuat sepatu
handmade. Kawasan Cibaduyut didukung juga oleh instansi dari Menteri
Perdagangan dalam pengawasan dan pemeliharaan antara pengusaha sepatu atau
pengrajin sepatu di Cibaduyut. Melihat target pasar yang dituju lebih banyak ke anak
muda yang dinamis, maka pembuatan sepatu handmade mengikuti trend saat ini.
5.2 Saran
Secara umum peningkatan citra Cibaduyut tentu tidak dapat berjalan secara
singkat dan memerlukan proses. Namun diharapkan dengan perencanaan promosi
yang dijabarkan dalam tugas akhir ini, promosi Cibaduyut dapat berlangsung dengan
efektif dan Cibaduyut dapat mempertahankan eksistensinya sebagai pembuatan
sepatu handmade terbaik. Di sisi lain secara khusus para pengrajin Cibaduyut harus
memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pelanggan yang ingin membuat sepatu
handmade agar hasil yang diinginkan sesuai dengan apa yang diharapkan, selain itu
menyesuaikan harga yang akan dijual agar pasar ekonomi sepatu tetap stabil dan
Universitas Kristen Maranatha
Daftar Pustaka
Hendrawan, Sanerya. (1992). Adaptasi Bengkel Sepatu Di SentraIndustry Kecil
Cibaduyut. Jakarta : Perpustakaan Universitas Indonesia.
Edrizal. 2007 (26 Desember). “Perkembangan yang terjadi dengan sepatu
Cibaduyut.” Tersedia di : http://www.disperindag-jabar.go.id.
Artini Kusmiati R. (1999). Teori Dasar Desain Komunikasi Visual. Jakarta
:Djambatan.
Generativ graphics workshop. 2007 (25 Juli). “Kajian gaya desain sepatu Cibaduyut yang dipasarkan di Bandung.”
http://news.fajar.co.id/read/104903/45/index.php
http://nasional.kompas.com/read/2010/02/23/16244818/Sepatu.Cibaduyut.Atasi.P
ersaingan