• Tidak ada hasil yang ditemukan

Post Materi Bimtek BOS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Post Materi Bimtek BOS"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;

 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan

Negara;

 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan

Pengelolaan dan tanggung jawab Keuangan Negara;

 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81/PMK.05/2012 tentang

Belanja Bantuan Sosial;

 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190/PMK.05/2012 tentang

Tata Cara Pembayaran dalam rangka Pelaksanaan APBN;

 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 94/PMK.02/2013 tentang

Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan RKA-K/L stdt Permenkeu Nomor 194/PMK.02/2013;

 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.05/2015 tentang

Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah pada K/L

 Pedoman Umum Pengelolaan/Penyaluran Bantuan (Juknis) yang

(3)

Belanja Bantuan Sosial : Tahun 2014 keatas

Belanja BOS Tahun 2015

Januari sd Agustus : Mekanisme UP belanja

barang dan jasa

September keluar PMK 168 : Mekanisme LS

ke rekening Madrasah

Penggunaan tersebut dialokasikan pada

Belanja Barang dan Jasa sesuai Juknis yg

Berlaku

;

(4)

 Pemanfaatan dana BOS tidak akan optimal dalam meningkatkan mutu

madrasah, kesulitan dalam mencapai SPM (standar pelayanan Minimal), karena penggunaan dana BOS

 Dibutuhkan sumber dana lain untuk memenuhi kebutuhan belanja yang

tidak bisa dipenuhi dari Akun 521219, sehingga kemungkinan madrasah menarik iuran bulanan pada siswa sangat tinggi

 Madrasah dan PPS harus memiliki dana talangan jika ingin mengajukan

pencairan melalui mekanisme LS, sementara sumber dana mereka hanya dari BOS

 Dibutuhkan kemampuan menyusun SPP dan RAB bagi bendahara

madrasah swasta dan PPS, sementara bimtek tidak mungkin dilakukan dalam waktu dekat ini, mengingat jumlah madrasah swasta dan PPS hampir 91% dari seluruh lembaga penerima BOS

 Dibutuhkan transport yang tinggi untuk proses pengajuan pencairan

dana BOS dari madrasah ke provinsi atau kab/kota, terutama di

daerah2 yang alat transportasinya sulit. Kalau lembaga yang jumlah santrinya kurang kurang dari 25, sehingga dana BOS akan tersedot ke biaya transport untuk proses pencairan.

 Dibutuhkan personil yang banyak untuk melayani proses pencairan

dana BOS dari madrasah swasta dan PPS, sehingga tidak menutup kemungkinan akan mengganggu pelaksanaan program

(5)

HASIL PEMETAAN DANA BANTUAN 2015

Klasifikasi ke Jenis Belanja yang sesuai Belanja Barang Belanja Barang Belanja Pegaw ai Belanja Pegaw ai Satker Pusat Satker Pusat 521XX X 521XX X 526XX X 526XX X Pengad aan Barang & Jasa Pengad aan Barang & Jasa Satker Pusat Satker Pusat Dengan SK Penetap an Dengan SK Penetap an Mekanis me LS Mekanis me LS Mekanis me UP Mekanis me UP

Alokasi Dana Bantuan

Pemerintah Pada Kemenag

untuk :

1.Bea Siswa Berprestasi 2.Tunjangan Guru

3.Dana Operasional

Lembaga/Adminstrasi (BOS/BOP) 4.Pengadaan Fisik

Alokasi Dana Bantuan

Pemerintah Pada Kemenag

untuk :

1.Bea Siswa Berprestasi 2.Tunjangan Guru

3.Dana Operasional

Lembaga/Adminstrasi (BOS/BOP) 4.Pengadaan Fisik

Bantuan

Pemerintah sesuai PMK 168

Bantuan

(6)

P A

P A K P AK P A PPK

KHUSUS

PPK

KHUSUS KHUSUSBPP

BPP KHUSUS B P B P Pedoman Umum Pedoman Teknis Penerima Bantuan Penerima Bantuan

1 2 2a

(7)

P A

P A K P AK P A PPK

KHUSUS

PPK KHUSUS

Pedoman Umum

Pedoman Teknis

1 2

SK/SPTJM/SPT B

3

PP SPM

PP SPM

SPM

Penerima Bantuan Tunai di rekening

Madrasah

Penerima Bantuan Tunai di rekening

Madrasah

(8)

NO. KOMPONEN PEMBIAYAAN

1. Pengembangan perpustakaan :buku teks pelajaran

2. Kegiatan dalam rangka PPDB

3. Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler: transport perlombaan

4. Kegiatan ulangan dan ujian

5 Pembelian bahan-bahan habis pakai

6. Langganan daya dan jasa : listrik, telepon, air, internet

7. Perawatan sekolah/rehab ringan dan sanitasi sekolah

8. Pembayaran honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer.

9. Pengembangan profesi guru

10 Membantu peserta didik miskin yang belum menerima bantuan program lain

11. Pembiayaan pengelolaan BOS

12. Pembelian dan perawatan perangkat komputer: printer, infokus, laptop

(9)

1.

Mekanisme, LS saja

2.

Proses pencairan di KANWIL

3.

Perlu ada pembaharuan Juknis

4.

BPP khusus di Kab/kota

diberhentikan secara hormat

5.

Tim Pelaksana

TINDAK LANJUT AKUN 521219 pada

PMK 168

(10)

Subdit Srana dan Prasarana

Subdit Srana dan Prasarana

Direktorat Pendidikan Madrasah

Direktorat Pendidikan Madrasah

Subdit Srana dan Prasarana

Subdit Srana dan Prasarana

Direktorat Pendidikan Madrasah

Direktorat Pendidikan Madrasah

MADRASAH SWASTA

LANGKAH PERTAMA

MERANCANG DAN MENGUSULKAN

PROGRAM (RAPBM/ DPA/SPTB)

LANGKAH KEDUA

LANGKAH KETIGA

MELAKSANAKAN

MENDOKUMENTASIKAN DAN MEMBUAT LPJ KEUANGAN DAN LAP KEGIATAN

(11)

IDENTIFIKASI PENGGUNAAN & PENYALURAN DANA BOS

No. Komponen Pembiayaan Item Pembiayaan Identifikasi Pencairan

1. Pengembangan Perpustakaan

 Pembelian buku/perabot Perpustakaan

 Akses internet

 Pengembangan database perpustakaan

 Peningkatan kapasitas Pustakawan

 Pembelian AC perpustakaan

Pengadaan barang/jasa dengan nilai s.d. Rp 50 juta untuk setiap penerima pembayaran dapat dilaksanakan melalui UP 2. Kegiatan dalam rangka

penerimaan peserta didik baru

Termasuk untuk konsumsi dan honor panitia dalam rangka penerimaan peserta didik baru.

Pengadaan barang dengan nilai s.d. Rp 50 juta untuk setiap penerima pembayaran dapat dilaksanakan melalui UP 3. Kegiatan pembelajaran

dan ekstra kurikuler siswa

Termasuk untuk honor tambahan jam mengajar, transportasi, pembelian peralatan

 Penerbitan SK Honor

 Pengadaan barang dengan nilai s.d. Rp 50 juta untuk setiap penerima

pembayaran dapat dilaksanakan melalui UP 4. Kegiatan Ulangan dan

Ujian

 ATK

 Honor pengawas dan koreksi hasil ujian

 Transportasi

 Penerbitan SK Honor

 Pengadaan barang dengan nilai s.d. Rp 50 juta untuk setiap penerima

pembayaran dapat dilaksanakan melalui UP 5. Pembelian bahan-bahan

habis pakai

 ATK

 Suku cadang alat kantor

 Alat kebersihan

(12)

IDENTIFIKASI PENGGUNAAN & PENYALURAN DANA BOS

No. Komponen Pembiayaan Item Pembiayaan Identifikasi Pencairan

6. Langganan daya dan jasa Listrik, Air, Telepon

Akses internet

Pembelian genset atau panel surya

Pengadaan barang dengan nilai s.d. Rp 50 juta untuk setiap penerima pembayaran dapat dilaksanakan melalui UP

7. Perawatan madrasah Rehab ringan tidak lebih dari Rp 10 juta Pengadaan barang dengan nilai

s.d. Rp 50 juta untuk setiap penerima pembayaran dapat dilaksanakan melalui UP

8. Pembayaran honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan

honorer.

 Guru honorer

 Pegawai administrasi (termasuk administrasi BOS untuk MI)

 Pegawai perpustakaan

 Penjaga Madrasah

 Satpam

 Pegawai kebersihan

 Penerbitan SK Honor  Pengadaan barang dengan

nilai s.d. Rp 50 juta untuk setiap penerima

pembayaran dapat dilaksanakan melalui UP

9. Pengembangan profesi guru dan tenaga

kependidikan

 Biaya akomodasi seminar

 Fotocopy

 Transportasi

Pengadaan barang dengan nilai s.d. Rp 50 juta untuk setiap penerima pembayaran dapat dilaksanakan melalui UP

10 Membantu siswa miskin  Transportasi

 Seragam sekolah

(13)

IDENTIFIKASI PENGGUNAAN & PENYALURAN DANA BOS

No. Komponen Pembiayaan Item Pembiayaan Identifikasi Pencairan

11. Pembiayaan pengelolaan BOS

 ATK

 Penggandaan

 Transportasi

Pengadaan barang dengan nilai s.d. Rp 50 juta untuk setiap penerima pembayaran dapat dilaksanakan melalui UP

12. Pembelian perangkat komputer

 Dekstop

 Laptop

 Proyektor

Pengadaan barang dengan nilai s.d. Rp 50 juta untuk setiap penerima pembayaran dapat dilaksanakan melalui UP

13. Pembiayaan asrama dan pembelian peralatan ibadah

 Pembelian kitab kuning

 Peralatan sholat

Pengadaan barang dengan nilai s.d. Rp 50 juta untuk setiap penerima pembayaran dapat dilaksanakan melalui UP

14. Biaya lainnya jika seluruh komponen 1 s.d 13 telah terpenuhi pendanaannya dari BOS

 Alat peraga pendidikan

 UKS

 Mebelair

(14)

Disimpan dalam jangka waktu lama

Dipinjamkan pada pihak lain

Membeli Lembar Kerja Siswa

Membiayai kegiatan yg bukan prioritas

Digunakan untuk rehab gedung

Membangun gedung baru

Membiayai kegiatan yang telah didanai oleh

(15)

Pajak yang di pungut dan disetor :

PPN atas pembelian barang diatas 1 jt,

sebesar 1/11 x Anggaran Belanja Barang, jika

harga barang masih kotor berarti ditambah

PPN 10 %

PPh 21 atas Honorarium Kegiatan, sebesar 5

% utk gol III, 15 % utk gol IV, 6 % utk non

PNS, Gol II 0%

Jika Honorarium Guru tdk tetap/honorer tidak

dikenai pajak jk dibawah PTKP

PPh 23 atas Konsumsi atau sewa atau jasa

(16)

RKAM (Rencana Kegiatan dan Anggaran

Madrasah) format BOS K-1

RKAM format BOS K-2

SPJ Keuangan (Kuitansi, Daftar

penerimaan honor dll, Daftar hadir)

Pembukuan Bendahara:

Buku Kas Umum (K3)

Buku Pembantu Kas (K4)

Buku Pembantu Bank (K5)

(17)

MI YAPPI melakukan kegiatan pembinaan potensi siswa didik

pada tanggal 16 Februari 2015 dengan rincian:

1. Bayar konsumsi 50 org x 20.000 = Rp.

2. fotocopy bahan pelatihan = Rp. 100.000

3. Honorarium Pembicara = Rp. 500.000

4. Honorarium panitia kegiatan = 5 orang x @Rp. 200.000

Pembelian ATK pada tanggal 12 Maret 2015 berupa kertas,

pensil, pulpen, kapur, spidol, dll sebesar Rp. 1.500.000,-

Pembayaran Guru Honorer sebesar Rp. 1.800.000,- untuk

(18)

Kuitansi Rutin dilampiri Nota Pembelian

dirinci tentang penggunaannya

Belanja 250.000 sd 1.000.000,- materai

3000

Belanja diatas 1.000.000 materai 6.000

dan dikenai pajak untuk belanja bahan

(19)

DAFTAR PENERIMAAN HONORARIUM PANITIA KEMAH SISWA MADRASAH PADA MTs Al I’TISHAM

Pada Tanggal : 23 Februari 2015, di Kaliurang Yogyakarta

NO NAMA JABATAN GOL HONORARIUM PAJAK PENERIMAAN TANDA TANGAN

1 Ketua IV Rp 400.000 Rp 20.000 Rp 380.000 1  

2 Sekretaris IV Rp 300.000 Rp 15.000 Rp 285.000   2

3 Anggota III Rp 300.000 Rp 15.000 Rp 285.000 3  

4 Anggota III Rp 300.000 Rp 15.000 Rp 285.000   4

5 Anggota III Rp 300.000 Rp 15.000 Rp 285.000 5  

JUMLAH Rp 1.600.000 Rp 80.000 Rp 1.520.000 satu juta enam ratus ribu rupiah

Setuju dibayar, Lunas dibayar, tanggal...

Kepala Madrasah

Bendahara Madrasah

(20)

DAFTAR HADIR PANITIA

KEMAH SISWA MADRASAH PADA MTs Al I’TISHAM

Pada Tanggal : 23 Februari 2015, di Kaliurang Yogyakarta

NO NAMA JABATAN GOL ASAL INSTANSI TANDA TANGAN

1 Ketua IV 1  

2 Sekretaris IV   2

3 Anggota III 3  

4 Anggota III   4

5 Anggota III 5  

(21)

DAFTAR PENERIMAAN TRANSPORT PESERTA KEMAH SISWA MADRASAH PADA MTs Al I’TISHAM

Pada Tanggal : 23 Februari 2015, di Kaliurang Yogyakarta

NO NAMA INSTANSI ASAL GOL TRANSPORT TANDA TANGAN

1 - Rp 100.000 1  

2 - Rp 100.000   2

3 - Rp 100.000 3  

4 - Rp 100.000   4

5 - Rp 100.000 5  

JUMLAH Rp500.000 lima ratus ribu rupiah

Setuju dibayar, Lunas dibayar, tanggal...

Kepala Madrasah

(22)

DAFTAR HADIR PESERTA

NO GOL TANDA TANGAN

1       1  

2         2

3       3  

4         4

5       5  

Ketua Panitia/Kepala Madrasah

(23)

Bendahara Madrasah Setuju dibayar

Kepala Madrasah

Namaxxxxxx Nama Bendaharaxxxx

(24)

KUITANSI BUKTI PEMBAYARAN

  Tahun Anggaran :  

No Bukti :  

 

Sudah Terima Dari : Kepala Madrasah  

Madrasah : ...  

Desa/Kecamatan : ...  

Kabupaten : ...  

Provinsi : ...  

Jumlah Uang : ...  

Terbilang : ...  

Untuk Pembayaran : ...  

...  

Sumber Dana : Dana BOS Periode Bulan ... sd ...

 

Yogyakarta,  

Penerima Uang    

ttd stempel rekanan    

(Nama Jelas)  

  Lunas dibayar tanggal :

Kepala Madrasah Bendahara Madrasah  

 

ttd ttd  

 

(Nama Jelas) (Nama Jelas)  

(25)

SSE. go.id

0 0 0 5 4 0 2 9 4 5 4 1 0 0 0

4 1 1 1 2 1

Kanwil Kementerian Agama D.I. Yogyakarta Jl. Sukonandi No.8, Yogyakarta

1 0 4 PPh 21 atas honorarium guru ekskul pramuka bulan juli sd agt 2015

X 2 0 1 5

100.000,-Seratus ribu rupiah

(26)
(27)

KESIMPULAN

CP

MEIYANA : 08122729920/087739004754

Referensi

Dokumen terkait

Bank/Pos penyalur tentang penyaluran dana Bantuan Siswa Miskin sesuai dengan ke-.. tentuan pengadaan barang dan

Menimbang : Bahwa dalam rangka implementasi Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi SD/SDLB, SMP/SMPLB/SMP Terbuka Tahun Anggaran 2015, sehingga

Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) adalah dana Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) Kementerian Kesehatan dan merupakan bantuan pemerintah

PIHAK KEDUA berkewajiban menyetorkan ke Kas Negara sisa dana Bantuan Operasional Sekolah yang tidak digunakan sampai dengan akhir tahun anggaran 2015 paling

Realisasi Belanja Barang, Belanja Modal dan Belanja Bantuan Sosial K/L mitra kerja Komisi X yaitu Kementerian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi, Perpustakaan

Konsep pengeluaran pemerintah yang digunakan oleh Badan Pusat Statistik yaitu jumlah belanja pegawai, belanja barang, belanja bantuan sosial dan belanja lainnya ditambah

Belanja Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Desa Sumberejo 1 fiiA ono (117 nn i.. Honorarium Pengelolaan Dana BLUD.. Belanja Barang yang akan diserahkan kepada Masyarakat..

Belanja Pemerintah Pusat atas beban APBN untuk wilayah Provinsi Sumatera Selatan terdiri dari Belanja Pegawai, Belanja Barang, Belanja Modal, dan Belanja