Persero PT. WASKITA KARYA
Wilayah : Tgl. Edisi Pertama : Nomor Kopi :
Divisi : I Nomor Edisi : 1 Tanggal Revisi : Januari 2007
Kode Dokumen : Halaman : 1 dari 1
Nama Jabatan Tandatangan Tanggal
Dibuat Wiyono Sekretaris K3LM Jan-07
▸ Baca selengkapnya: contoh catatan anekdot lengkap
(2)DAFTAR ISI
I PendahuluanII Tujuan Pembuatan Rencana K3LM III Scope Aplikasi Rencana K3LM
IV Gambaran Umum
V Kebijakan K3LM VI Perencanaan K3LM
VI. 1 Penilaian Resiko
VI. 2 Identifikasi Undang-undang
VI. 3 Sasaran, Target dan Program Kerja K3LM VII Implementasi K3LM dan Operasi
VII. 1 Organisasi K3LM Proyek VII. 2 Rencana Pelatihan K3LM
VII. 3 Rencana Komunikasi & Konsultasi VII. 4 Rencana Pendokumentasian VII. 5 Rencana Kontrol Operasi
VII. 6 Rencana Kesiagaan & Tanggap Darurat
VIII Pemantauan, Pengukuran, Tindakan Pencegahan dan Perbaikan IX Sub Kontarktor yang Dominan dipakai di Proyek
IX. 1 Nama Sub Kontraktor Pekerjaan Dominan
IX. 2 Daftar Sub Kontraktor yang melaksanakan pekerjaan beresiko tinggi X Daftar Material yang Memerlukan Penanganan Khusus
XI Daftar Peralatan yang Memerlukan Penanganan Khusus XII Daftar Tenaga Kerja yang Memerlukan Keahlian Tertentu XIII Schedule Waktu
BAB I
PENDAHULUAN
Interaksi antar alat-alat / bahan - bahan kerja dan sumber daya manusia ini berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja, penurunan kualitas lingkungan akibat pembuangan limbah dari proses produksi dan ketidaksesuaian mutu produk dengan spesifikasi teknisnya. Oleh karenanya, perlu dilakukan upaya pencegahan sejak dini sebagai langkah awal untuk
meminimalisir resiko kerja, mencegah polusi & meningkatkan efisiensi kerja serta kualitas produk. Upaya preventif ini dimulai dengan membentuk suatu sistem manajemen K3LM yang didasarkan pada Plan - Do - Check dan Action yang dilakukan secara berkesinambungan dalam pelaksanaannya. Kegiatan konstruksi adalah suatu kegiatan yang kompleks, yaitu perpaduan antara kondisi lingkungan dan tuntutan spesifikasi teknis bangunan yang didalamnya banyak terjadi interaksi antara alat-alat / bahan - bahan kerja dan sumber daya manusia.
BAB II
TUJUAN PEMBUATAN RENCANA K3LM
Tujuan dari pembuatan Rencana K3LM adalah untuk memastikan :1. Proyek telah menerapkan SM-K3LM yang terdapat dalam Kebijakan Waskita, sebagai perwujudan komitmen perusahaan
2. SM-K3LM yang dibuat telah mampu memenuhi sasaran proyek yang ingin dicapai. 3. Proyek telah memenuhi peraturan dan persyaratan yang sesuai dengan SM-K3LM 4. Proyek telah melakukan upaya pencegahan awal untuk meminimalisir resiko yang
berhubungan dengan K3LM semaksimal mungkin. Tujuan dan Sasaran SM-K3LM adalah :
menciptakan suatu sistem K3LM di tempat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, kondisi dan lingkungan kerja yang terintegrasi dalam rangka mencegah dan mengurangi kecelakan dan penyakit akibat kerja serta terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.
BAB III
SCOPE APLIKASI RENCANA K3LM
Scope aplikasi rencana K3LM di Proyek Shangri-La Hotel Condominium Jakarta dimaksudkan agar dapat : - Melindungi para pekerja dan orang lain di tempat kerja
- Mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas konstruksi - Menjamin agar setiap sumber produksi dapat dipakai secara aman dan efisien
- Mengurangi buangan/ limbah yang timbul
- Menjamin proses produksi berjalan aman dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang disyaratkan - Menjamin komitmen terhadap perlindungan tenaga kerja & lingkungan serta pemeliharaannya.
Program K3LM meliputi : - Kondisi lingkungan - Struktur Organisasi K3LM - Pokok - pokok perhatian K3LM
- Perencanaan HIRARC, Identifikasi Aspek Lingkungan dan Penetapan Persyaratan yang berkaitan dengan produk.
-dampak terhadap lingkungan
- Jenis penyakit dan kecelakaan akibat kerja, serta jenis limbah dan karakteristik buangan yang ada - Daftar Instasi terkait
Kondisi Lingkungan Lingkungan Lalu Lintas
- Lalu lintas di depan proyek sangat padat
-Lingkungan Sosial
- Lokasi Proyek Shangri-La Hotel Condominium berdekatan dengan Hotel Shangri-La, perkantoran dan rumah penduduk
- Pada umumnya masyarakat sekitar Proyek Shangri-La Hotel Condominium bekerja di perkantoran dan sektor konstruksi.
Struktur Organisasi K3LM
Ketua Unit K3LM : Kepala Proyek
Sekertaris : Pelaksana K3
Anggota : - Kepala Lapangan
- Kepala Teknik
- Kepala Administrasi Kontrak - Kepala Peralatan dan Logistik - Kepala Personalia dan Keuangan - Para Pelaksana
- Para Staf Kantor - Para Satpam
Identifikasi kondisi dan alat yang berpotensi menimbulkan bahaya, maupun yang menimbulkan dampak
Pekerjaan Cor, mobilitas dan demobilitas, pengiriman barang-barang dengan truk dilaksanakan hampir setiap hari.
- Para Sub Kontraktor - Para Mandor
Pokok-pokok Perhatian K3LM :
Kecelakaan kerja, dan penurunan kualitas lingkungan maupun mutu produk akibat dari : - Alat/Mesin
- Tahap/Metode Pelaksanaan
- Perilaku pekerja yang tidak sesuai standar/persyaratan
Penyakit akibat kerja dan pencemaran lingkungan yang berasal dari: - Suara dan asap penggunaan alat
- Debu hasil bobokan concrete - Penggunaan bahan kimia berbahaya
Minimalisasi dampak dari aktivitas konstruksi tarhadap : - Kerugian materil maupun moril
- Kecelakaan Kesehatan Kerja
- Penurunan kualitas lingkungan serta
- Ketidaksesuain produk dengan spesifikasi teknisnya Identifikasi Resiko K3LM dan upaya pencegahannya ; Identifikasi bahaya dan pencegahannya :
Jatuh dari ketinggian > 1,5 meter :
Scaffolding yang dipergunakan kuat, kokoh dan nyaman Pemasangan pagar pengaman dan railing
Pemasangan rambu K3LM sesuai dengan penilaian resiko
Kejatuhan benda : Memakai helm
Pemasangan rambu K3LM sesuai dengan penilaian resiko Menutup lubang-lubang / void yang terdapat di area kerja Memasang proteksi pada dinding luar gedung
Tersengat listrik : Penggunaan daya listrik sesuai kapasitas
Menggunakan peralatan listrik yang sesuai standar Sambungan kabel harus di islasi dengan baik dan rapi Memakai sarung tangan & sepatu safety
Pemasangan rambu K3LM sesuai dengan penilaian resiko
Kebakaran : Penyediaan APAR di area kerja
Pemasangan rambu K3LM sesuai dengan penilaian resiko Meminimalisir bahaya yang akan timbul dengan memberikan himbauan kepada pekerja untuk bekerja dengan hati-hati Menggunakan safety harness
Pemasangan safety net dan safety deck
Tertabrak/menabrak : Memakai APD yang memadai seperti sepatu safety & helm Pemasangan rambu K3LM sesuai dengan penilaian resiko Menghirup/menelan/menyerap zat : Memakai APD yang memadai seperti sepatu safety, sarung
berbahaya tangan, masker, kaca mata dan helm.
Pemasangan rambu K3LM sesuai dengan penilaian resiko
Kebisingan : Pemasangan rambu K3LM sesuai dengan penilaian resiko
Memakai APD yang memadai seperti ear plug Identifikasi aspek lingkungan dan upaya mereduksi pencemarannya ;
Pencemaran tanah : Menangani tumpahan B3 sesuai prosedur penanganan
tumpahan
Penyediaan tempat sampah dan memisahkan sampah sesuai jenisnya.
Pencemaran udara : Mengukur emisi kendaran dan udara ambien proyek
Pemasangan rambu larangan merokok di lokasi kerja dan pembuatan lokasi khusus merokok
Pencemaran air : Mengukur nilai parameter pencemar yang terkandung dalam
air buangan
Pembuatan saluran air buangan proyek ke riol kota Membersihkan saluran air buangan proyek dari sampah Penurunan muka air tanah : Memompa air tanah sesuai dengan kapasitas pengambilan
air yang telah diijinkan
Kebersihan lingkungan : Mengadakan petugas kebersihan khusus untuk membersih kan lingkungan kerja
Ikut berperan serta dalam menjaga kebersihan area kerja Mengatur pembuangan, pewadahan & pengangkutan sampah Kerusakan lapisan ozon : Mengganti alat yang mengandung bahan perusak ozon
dengan alat lain yang tidak merusak ozon. Bahan Berbahaya dan Beracun : Menyediakan tempat penyimpanan khusus B3
Menyediakan tempat pembuangan khusus B3 ( tempat sampah dan TPS B3)
Memproteksi dan menangani tumpahan yang timbul di area kerja sesuai dengan prosedur penanganan tumpahan Menyediakan MSDS di gudang penyimpanan B3
Memakai APD yang memadai ketika bekerja dengan B3 seperti sepatu safety, sarung tangan, masker & kaca mata Pencegahan dan Penanggulangan Kecelakaan :
- Pemasangan poster/ himbauan tentang K3LM.
- Penggunaan alat keselamatan yang memadai (helm, kacamata, sarung tangan, sepatu, dll.). - Pemberian rambu-rambu petunjuk dan larangan
- Pemasangan pagar pengaman di antara lantai & tangga. - Briffing setiap pagi kepada Mandor dan Sub yang terlibat. - Menjaga kondisi jalan kerja agar tetap layak pakai.
- Penempatan material/ bahan yang sensitif/ berbahaya. - Penggunaan alat sesuai fungsi dan manualnya.
- Perlu mendapat perhatian terhadap alat yang menimbulkan suara bising, asap dan residu lainnya. - Penyediaan alat pemadam kebakaran
- Penempatan Satpam.
- Kerjasama dengan klinik atau rumah sakit terdekat Pemeliharaan Kesehatan :
- Penyediaan air bersih
- Pembuatan sarana MCK yang memadai
- Penyediaan tempat sampah dan pembuangan keluar lokasi - Penyediaan obat-obatan
- Kerjasama dengan klinik atau rumah sakit terdekat Instansi terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja :
- Depnakertrans - Kepolisian
- Pemda
- Puskesmas / Dokter
- Astek
Pencegahan Pencemaran (Pollution Prevention) 1.
2. 3.
proses kimiawi, biologi, dan fisika. 4.
5.
dihasilkan.
Penanganan Khusus 1. Material Berbahaya (B3)
2. Peralatan Khusus (peralatan yang berpotensi menimbulkan dampak)
Source Reduction, pengurangan penggunaan sumber daya yang dapat menimbulkan limbah Recycling/ Reuse, memanfaatkan kembali bahan-bahan buangan yang dapat di daur ulang Treatment , mengolah limbah B3 untuk di urai menjadi limbah yang tidak berbahaya melalui Ultimate Disposal, merupakan langkah akhir jika limbah tersebut tidak dapat di olah dengan
recycling dan treatment dengan membuang limbah tersebut dengan cara-cara
yang aman seperti landfilling.
3. Tenaga kerja ahli
4. Pekerjaan yang berpotensi menimbulkan bahaya/ buangan. Material Berbahaya dan berpotensi merusak lingkungan Daftar material yang memerlukan penanganan khusus : 1. Semen, floor hardener
2. Solar, Olie, Bensin
3. Waterproofing, Bonding agen, minyak bekisting, Zincromate, cat
Peralatan Khusus
Daftar peralatan yang memerlukan penanganan khusus : 1. Tower Crane
2. Generator set 3. Mesin Las 4. APAR
5. Concrete pump, concrete mixer 6. Passanger Hoist
Tenaga Kerja Ahli
Tenaga kerja yang harus mempunyai setifikat keahlian : 1. Tukang las plumbing
2. Operator Tower Crane 3. Operator alat berat 4. Scafolder
Pekerjaan Berbahaya
1. Pembobokan 2. Pengelasan
3. Pengoperasian Tower Crane
4. Bekerja pada ketinggian ( pasang bata, bekisting, besi, granit, dll ) 5. Penggunaan Bahan bakar
6. Penggunaan bahan kimia / berbahaya 7. Pembongkaran Bekisting
8. Waterproofing 9. Pengecatan 10. Floorhardener
Material yang termasuk dalam kategori berbahaya harus dilengkapi dengan cara penanggulangan bahaya yang terdapat pada Material Safety Data Sheet (MSDS).
Alat-alat tersebut harus di pelihara oleh tenaga ahli atau teknisi yang biasa menangani peralatan khusus tersebut dan memerlukan sertifikasi sehingga mampu menangani jika terjadi kebocoran atau ledakan.
Peralatan yang memiliki kategori khusus, operator yang mengoperasikan harus memiliki Surat Ijin Operasi (SIO) dari Depnaker.
Pekerjaan yang dianggap menimbulkan dampak terhadap lingkungan harus menggunakan metode pengerjaan tertentu,menggunakan alat khusus, APD dan mengikuti IK yang ada, antara lain :
Penggunaan alat keselamatan yang memadai (helm, kacamata, sarung tangan, sepatu, dll.).
BAB III
SCOPE APLIKASI RENCANA K3LM
Scope aplikasi rencana K3LM di Proyek Shangri-La Hotel Condominium Jakarta dimaksudkan agar dapat : - Melindungi para pekerja dan orang lain di tempat kerja
- Mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas konstruksi - Menjamin agar setiap sumber produksi dapat dipakai secara aman dan efisien
- Mengurangi buangan/ limbah yang timbul
- Menjamin proses produksi berjalan aman dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang disyaratkan - Menjamin komitmen terhadap perlindungan tenaga kerja & lingkungan serta pemeliharaannya.
Program K3LM meliputi : - Kondisi lingkungan
- Pokok - pokok perhatian K3LM
- Perencanaan HIRARC, Identifikasi Aspek Lingkungan dan Penetapan Persyaratan yang berkaitan dengan produk.
-dampak terhadap lingkungan
- Jenis penyakit dan kecelakaan akibat kerja, serta jenis limbah dan karakteristik buangan yang ada - Daftar Instasi terkait
Kondisi Lingkungan Lingkungan Lalu Lintas
- Lalu lintas di depan proyek sangat padat
-Lingkungan Sosial
- Lokasi Proyek Shangri-La Hotel Condominium berdekatan dengan Hotel Shangri-La, perkantoran dan rumah penduduk
- Pada umumnya masyarakat sekitar Proyek Shangri-La Hotel Condominium bekerja di perkantoran dan sektor konstruksi.
Pokok-pokok Perhatian K3LM :
Kecelakaan kerja, dan penurunan kualitas lingkungan maupun mutu produk akibat dari : - Alat/Mesin
- Tahap/Metode Pelaksanaan
- Perilaku pekerja yang tidak sesuai standar/persyaratan
Penyakit akibat kerja dan pencemaran lingkungan yang berasal dari: - Suara dan asap penggunaan alat
- Debu hasil bobokan concrete - Penggunaan bahan kimia berbahaya
Minimalisasi dampak dari aktivitas konstruksi tarhadap :
Identifikasi kondisi dan alat yang berpotensi menimbulkan bahaya, maupun yang menimbulkan dampak
Pekerjaan Cor, mobilitas dan demobilitas, pengiriman barang-barang dengan truk dilaksanakan hampir setiap hari.
- Kerugian materil maupun moril - Kecelakaan Kesehatan Kerja
- Penurunan kualitas lingkungan serta
- Ketidaksesuain produk dengan spesifikasi teknisnya Identifikasi Resiko K3LM dan upaya pencegahannya ; Jatuh dari ketinggian > 1,5 meter :
Scaffolding yang dipergunakan kuat, kokoh dan nyaman Pemasangan pagar pengaman dan railing
Pemasangan rambu K3LM sesuai dengan penilaian resiko
Kejatuhan benda : Memakai helm
Pemasangan rambu K3LM sesuai dengan penilaian resiko Menutup lubang-lubang / void yang terdapat di area kerja Memasang proteksi pada dinding luar gedung
Tersengat listrik : Penggunaan daya listrik sesuai kapasitas
Menggunakan peralatan listrik yang sesuai standar Sambungan kabel harus di islasi dengan baik dan rapi Memakai sarung tangan & sepatu safety
Pemasangan rambu K3LM sesuai dengan penilaian resiko
Kebakaran : Penyediaan APAR di area kerja
Pemasangan rambu K3LM sesuai dengan penilaian resiko Meminimalisir bahaya yang akan timbul dengan memberikan himbauan kepada pekerja untuk bekerja dengan hati-hati Tertabrak/menabrak : Memakai APD yang memadai seperti sepatu safety & helm
Pemasangan rambu K3LM sesuai dengan penilaian resiko Menghirup/menelan/menyerap zat : Memakai APD yang memadai seperti sepatu safety, sarung
berbahaya tangan, masker, kaca mata dan helm.
Pemasangan rambu K3LM sesuai dengan penilaian resiko
Kebisingan : Pemasangan rambu K3LM sesuai dengan penilaian resiko
Memakai APD yang memadai seperti ear plug Identifikasi aspek lingkungan dan upaya mereduksi pencemarannya ;
Pencemaran tanah : Menangani tumpahan B3 sesuai prosedur penanganan
tumpahan
Penyediaan tempat sampah dan memisahkan sampah sesuai jenisnya.
Menggunakan safety harness
Pemasangan safety net dan safety deck
Pencemaran udara : Mengukur emisi kendaran dan udara ambien proyek Pemasangan rambu larangan merokok di lokasi kerja dan pembuatan lokasi khusus merokok
Pencemaran air : Mengukur nilai parameter pencemar yang terkandung dalam
air buangan
Pembuatan saluran air buangan proyek ke riol kota Membersihkan saluran air buangan proyek dari sampah Penurunan muka air tanah : Memompa air tanah sesuai dengan kapasitas pengambilan
air yang telah diijinkan
Kebersihan lingkungan : Mengadakan petugas kebersihan khusus untuk membersih kan lingkungan kerja
Ikut berperan serta dalam menjaga kebersihan area kerja Mengatur pembuangan, pewadahan & pengangkutan sampah Kerusakan lapisan ozon : Mengganti alat yang mengandung bahan perusak ozon
dengan alat lain yang tidak merusak ozon. Bahan Berbahaya dan Beracun : Menyediakan tempat penyimpanan khusus B3
Menyediakan tempat pembuangan khusus B3 ( tempat sampah dan TPS B3)
Memproteksi dan menangani tumpahan yang timbul di area kerja sesuai dengan prosedur penanganan tumpahan Menyediakan MSDS di gudang penyimpanan B3
Memakai APD yang memadai ketika bekerja dengan B3 seperti sepatu safety, sarung tangan, masker & kaca mata Pencegahan dan Penanggulangan Kecelakaan :
- Pemasangan poster/ himbauan tentang K3LM.
- Penggunaan alat keselamatan yang memadai (helm, kacamata, sarung tangan, sepatu, dll.). - Pemberian rambu-rambu petunjuk dan larangan
- Pemasangan pagar pengaman di antara lantai & tangga. - Briffing setiap pagi kepada Mandor dan Sub yang terlibat. - Menjaga kondisi jalan kerja agar tetap layak pakai.
- Penempatan material/ bahan yang sensitif/ berbahaya. - Penggunaan alat sesuai fungsi dan manualnya.
- Perlu mendapat perhatian terhadap alat yang menimbulkan suara bising, asap dan residu lainnya. - Penyediaan alat pemadam kebakaran
- Penempatan Satpam.
Pemeliharaan Kesehatan : - Penyediaan air bersih
- Pembuatan sarana MCK yang memadai
- Penyediaan tempat sampah dan pembuangan keluar lokasi - Penyediaan obat-obatan
- Kerjasama dengan klinik atau rumah sakit terdekat Instansi terkait dengan keselamatan dan kesehatan kerja :
- Depnakertrans - Kepolisian
- Pemda
- Puskesmas / Dokter
- Astek
Pencegahan Pencemaran (Pollution Prevention) 1.
2. 3.
proses kimiawi, biologi, dan fisika. 4.
5.
dihasilkan.
Penanganan Khusus 1. Material Berbahaya (B3)
2. Peralatan Khusus (peralatan yang berpotensi menimbulkan dampak) 3. Tenaga kerja ahli
4. Pekerjaan yang berpotensi menimbulkan bahaya/ buangan. Material Berbahaya dan berpotensi merusak lingkungan Daftar material yang memerlukan penanganan khusus : 1. Semen, floor hardener
2. Solar, Olie, Bensin
3. Waterproofing, minyak bekisting, Zincromate, cat dll.
Peralatan Khusus
Daftar peralatan yang memerlukan penanganan khusus : 1. Tower Crane
2. Generator set 3. Mesin Las
Source Reduction, pengurangan penggunaan sumber daya yang dapat menimbulkan limbah Recycling/ Reuse, memanfaatkan kembali bahan-bahan buangan yang dapat di daur ulang Treatment , mengolah limbah B3 untuk di urai menjadi limbah yang tidak berbahaya melalui Ultimate Disposal, merupakan langkah akhir jika limbah tersebut tidak dapat di olah dengan
recycling dan treatment dengan membuang limbah tersebut dengan cara-cara
yang aman seperti landfilling.
Clean Technology, menggunakan teknologi ramah lingkungan untuk mereduksi limbah yang
Material yang termasuk dalam kategori berbahaya harus dilengkapi dengan cara penanggulangan bahaya yang terdapat pada Material Safety Data Sheet (MSDS).
4. APAR
5. Concrete pump, concrete mixer 6. Passanger Hoist
Tenaga Kerja Ahli
Tenaga kerja yang harus mempunyai setifikat keahlian : 1. Tukang las plumbing
2. Operator Tower Crane 3. Operator alat berat 4. Scafolder
Pekerjaan Berbahaya
1. Pembobokan 2. Pengelasan
3. Pengoperasian Tower Crane
4. Bekerja pada ketinggian ( pasang bata, bekisting, besi, granit, dll ) 5. Penggunaan Bahan bakar
6. Penggunaan bahan kimia / berbahaya 7. Pembongkaran Bekisting
8. Waterproofing 9. Pengecatan 10. Floorhardener
11. Pengoperasian stamper
Alat-alat tersebut harus di pelihara oleh tenaga ahli atau teknisi yang biasa menangani peralatan khusus tersebut dan memerlukan sertifikasi sehingga mampu menangani jika terjadi kebocoran atau ledakan.
Peralatan yang memiliki kategori khusus, operator yang mengoperasikan harus memiliki Surat Ijin Operasi (SIO) dari Depnaker.
Pekerjaan yang dianggap menimbulkan dampak terhadap lingkungan harus menggunakan metode pengerjaan tertentu,menggunakan alat khusus, APD dan mengikuti IK yang ada, antara lain :
Penggunaan alat keselamatan yang memadai (helm, kacamata, sarung tangan, sepatu, dll.).
BAB IV
GAMBARAN UMUM
Nama Proyek : Shangri-La Hotel Condominium Jakarta
Jenis/ Type Proyek : Gedung B
Lokasi : Jl. R.M. Margono, Jakarta, Indonesia
Utara : Jalan R.M. Margono Timur : Hotel Shangri-La Hotel Selatan : Jl. Abdul Jalil
Barat : Jl. K.H. Mas Mansur
Nilai Kontrak : US $ 26.675.870.19 (diluar PPN)
Jenis Kontrak : Lump Sum
Sumber Dana : Swasta
LOA : 006/EB/M1/VII/2005
Tanggal : 12 Juli 2005
Cara Mendapatkan Kontrak : Tender Bebas
Pengguna Jasa : PT. Estetika Binagriya
Jl. Abdul Muis No.48 Jakarta 10160, Indonesia Konsultan Perencana Arsitek : PT. Satyaprima Konsulindo
in association with PT. Enviro - tec Indonesia
Konsultan Interior Design : Hirsch Bedner Associates Hongkong Konsultan Landscape : Peridian Asia Pte Ltd
Konsultan Perencana : T.Y. Lin International Pte Ltd Struktur & Sipil in association with
Wiratman & Associates Konsultan Perencana : PT. Satyaprima Konsulindo
Quantity Surveyor in association with
Northcroft Lim Consultants Pte Ltd Konsultan Perencana : PCR Consulting Pte Ltd
Mekanikal Elektrikal & Plumbing in association with
Kontraktor : Persero PT. Waskita Karya Wilayah II - Jakarta
Jl. Biru Laut X Kav. 10, Cawang, Jakarta 13340 Indonesia Telp. (021) 8500005 - Fax. (021) 8194141
E-mail : [email protected] - Homepage : www.waskita.co.id Persero PT. Waskita Karya
Divisi I - Gedung & Prasarana Industri Jl. Biru Laut X Kav.10 Cawang Jakarta 13340 Telp. (021) 8515521, Fax. (021) 8515509
E-mail : [email protected], Homepage : www.waskita.co.id Jangka Waktu Pelaksanaan : 15 Juli 2005 - 31 Mei 2007
Masa Pemeliharaan : 12 bulan
Jenis-Jenis Pekerjaan Dominan : A PRELIMINARIES B PREAMBLES C MEASURED WORK 1 Demolition 2 Reinstatement 3 Clearing 4 Site Works 5 Structure Works - Formwork - Reinforcement - Conrete Works
6 Architectural & Finishing Works - Masonry
- Plester - Aci - Interior
- Pekerjaan kulit luar (exclude Alumunium luar) 7 Show Unit and Temporary Sales Office
- Struktur - ME - Finishing - Landscape 8 Link Brigde - Struktur - ME
- Finishing Gambaran proyek : Luas Bangunan - Luas Bangunan 1 s.d. 3 : 4835 m2 - Lantai 1 : 1667 m2 - Podium : 3158 m2 - Lantai 2 : 1556 m2 - Lantai 3 s.d. 4 : 1488 m2 - Lantai 5 s.d. 11 : 1514 m2 - Lantai 12 s.d. 29 : 1479 m2 - Lantai 30 s.d. 32 : 1332 m2 - Roof : 236 m2 Data Ketinggian - Basement : 10.9 m x 3 - Lantai 1 : 5.5 m - Lantai 2 s.d. 6 : 3.3 m x 6 - Lantai 7 s.d. 32 : 3.5 m x 25 Lokasi Proyek :
Daftar telepon yang harus dihubungi bila terjadi kecelakaan / keadaan emergency lainnya : Instansi :
Pekerjaan ini adalah pembangunan gedung berupa hotel 33 lantai mulai dari struktur dasar sampai finishing tidak termasuk pengerjaan Alumunium luar, tetapi pondasi berupa bore pile telah dikerjakan sebelumnya serta pekerjaan mekanikal & elektrikal tidak termasuk dalam kontrak.
Sebelah Selatan berbatasan dengan Jalan Abdul Jalil merupakan jalan protokol yang padat kendaraan setiap harinya, sehingga diperlukan perhatian khusus untuk management traffic. Sebelah Timur berbatasan dengan kompleks Hotel Shangri-La, yang saat ini hotel masih dipergunakan oleh pengunjung baik untuk bermalam atau kegiatan lainnya.
Sebelah Barat berhadapan langsung dengan jalan K.H. Mas Mansyur merupakan jalan protokol yang padat kendaraan setiap harinya, sehingga diperlukan pengaturan lalu-lintas terutama rambu-rambu informasi bagi pengendara yang melintasinya.
Sebelah Utara berhadapan langsung dengan jalan R.M. Margono yang merupakan jalan protokol yang biasanya padat kendaraan terutama pada pagi hari 07.00 - 10.00 WIB dan pada sore hari mulai jam 16.00 - 19.00 WIB.
1. Ambulance : 118
2. Dinas Pemadam Kebakaran : 021 - 638 60019 / 634 4215
3. Kepolisian : 110
4. Kantor Jamsostek : 021 - 7390 5226 - 27
5. PUSARPEDAL : 021 - 75873337 / 7563114
6. Dinas Tenaga Kerja : 021 - 384 7937 / 384 8303 7. Kantor Divisi I Waskita : 021 - 850 5255 / 851 5521 Rumah Sakit :
1. R.S. Angkatan Laut Mintohardjo : 021 - 574 3272
2. Klinik Al-Afiat : 021 - 392 5206
BAB V
KEBIJAKAN K3LM
Persero PT. Waskita Karya dengan visi menjadi badan usaha terkemuka dalam industri konstruksi dan misi meningkatkan nilai perusahaan melalui produk dan jasa konstruksi yang bermutu dan berdaya saing tinggi, berusaha untuk memenuhi harapan dan kepuasan para Stakeholder utama dengan cara menetapkan, menerapkan dan merawat Sistem Manajemen Waskita ( SMW)
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Waskita bertekad :
1. Mematuhi semua peraturan dan persyaratan lainnya yang berlaku sesuai kaidah GCG, termasuk persyaratan pelanggan. 2. Melakukan rekruitmen, pengembangan karir, suksesi , penilaian kinerja pegawai serta peningkatan pengetahuan &
keterampilan pegawai melalui pelatihan dan pembelajaran, pengalaman dan inovasi serta menyediakan tempat dan sarana kerja yang sehat, aman dan nyaman untuk meningkatkan kepuasan dan produktifitas kerja pegawai.
3. Meminimalkan resiko usaha, mengelola informasi yang aman tersedia dan akurat, mencegah polusi, meningkatkan efisiensi kerja, mengefisiensikan penggunaan dan perawatan sumberdaya serta mengutamakan produk ramah lingkungan.
4. Menjadikan visi, misi dan nilai-nilai budaya serta tantangan internal/external yang dihadapi perusahaan sebagai dasar dalam menetapkan arah dan strategi, sasaran, program, pengelolaan semua proses kegiatan, mengkomunikasikan serta meninjau secara periodik agar tetap relevan.
5. Menggunakan Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCFPE) sebagai alat ukur untuk mengukur SMW serta untuk perbaikan berkelanjutan.
Jakarta, 6 Februari 2006 Direktur Utama
BAB VI
PERENCANAAN K3LM
Perencanaan di sini dimaksudkan bahwa program K3LM yang ada di Proyek Shangri-La Hotel
Condominium direncanakan sesuai dengan kondisi pekerjaan dan lingkungan yang ada di sekitar proyek. Perencanaan meliputi :
1. Penilaian Resiko
2. Identifikasi Undang-undang
3. Tujuan Sasaran dan Program Kerja K3LM 1. Penilaian Resiko
Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa semua potensi bahaya / pencemaran lingkungan
teridentifikasi, dinilai resikonya dan dilakukan pengendaliannya agar tidak membahayakan bagi para pekerja / mencemari lingkungan sehingga proses produksi dapat berjalan dengan lancar.
a. Identifikasi Bahaya & Aspek Lingkungan
Merupakan suatu proses untuk memperkirakan potensi bahaya atau dampak terhadap lingkungan yang timbul dari aktivitas kegiatan konstruksi .
b. Penilaian Resiko
Proses pembobotan yang dilakukan untuk mengklasifikasikan potensi - potensi bahaya / dampak lingkungan ke dalam kategori tinggi, menengah atau rendah dengan menggunakan sistem score. c. Pengendalian Resiko
Suatu upaya untuk meminimalkan atau menghilangkan celaka / sakit dan pencemaran lingkungan sehingga terwujud zero accident / pencemaran tidak melebihi NAB.
2. Identifikasi Undang-undang
Legislasi dipergunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan Peraturan dan Undang - Undang yang berkaitan dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan.
3. SASARAN DAN PROGRAMTujuan Sasaran dan Program Kerja K3LM
Dalam melaksanakan program K3LM dalam proyek dibuatkan sasaran dan program yang berkaitan dengan rangkaian aktivitas program K3LM, diantaranya Incident Rate = 0 atau tingkat pencemaran = NAB, meningkatkan kesesuaian legal, kesehatan karyawan dan kualitas lingkungan.
Persero
PT.WASKITA KARYA Form.P6. K3LM-01-01
Proyek Shangri-La Hotel Condominium, Jakarta Edisi : 1 Revisi : 0
Edisi : 3
IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO DAN PENGENDALIAN RISIKO
NO AKTIVITAS LOKASI BAHAYA
INITIAL RISK
KONTROL AWAL
RESIDUAL RISK
KONTROL TAMBAHAN SASARAN
Legal Kemungkinan rahanKepa Nilai Kemungkinan rahanKepa Nilai
Ya/ tdk a b axb a b axb
I AKTIFITAS PENUNJANG
1. Mengemudi mobil & motor Area Proyek Selip - Luka ringan Ya 1 2 2 - Kendaraan di servis secara rutin setiap bulan ke bengkel 1 1 1 IR = 0
- Luka berat 1.3 - Tanggap terhadap kendaraan jika terasa ada kerusakan
- Mobil rusak - Mengganti ban jika sudah sampai batas penggantian
- Kerugiaan materiil - Mengikuti IK P6-K3LM-08-07
IR = 0
Area Proyek Tabrakan - Luka sedang Ya 1 3 3 - Memasang rambu batas kecepatan kendaraan di area proyek 1 1 1
- Luka berat 1.3 - Merapikan akses jalan di area proyek
- Mobil rusak - Kerugian materiil
Area Proyek Kebakaran - Luka berat Ya 1 3 3 - Kendaraan di servis secara rutin setiap bulan ke bengkel 1 1 1 IR = 0
- Mobil rusak 1.3
- Kerugian materiil
Luar Proyek Selip - Luka ringan Ya 1 2 2 - Kendaraan di servis secara rutin setiap bulan ke bengkel 1 1 1 IR = 0
- Luka berat 1.3 - Tanggap terhadap kendaraan jika terasa ada kerusakan
- Mobil rusak - Mengganti ban jika sudah sampai batas penggantian
- Kerugiaan materiil
Luar Proyek Tabrakan - Luka sedang Ya 1 3 3 - Mematuhi rambu - rambu, marka dan peraturan lalu lintas 1 1 1 IR = 0
- Luka berat 1.3 - Waspada terhadap pengguna jalan lain
- Mobil rusak
- Kerugian materiil - Mengemudikan kendaraan dengan hati - hati
Luar Proyek Kebakaran - Luka berat Ya 1 3 3 - Kendaraan di servis secara rutin setiap bulan ke bengkel 1 1 1 IR = 0
- Mobil rusak 1.3
- Kerugian materiil
2. Catering untuk karyawan Catering proyek Sakit Perut - Kram perut Ya 3 1 3 - Menjaga kebersihan makanan & minuman 1 1 1 Meningkatkan kesehatan karyawan
1.13 - Menjaga kebersihan tempat makan & minum - Menjaga kebersihan dapur dan area sekitar kantor - Mengikuti IK P6-K3LM-08-05
Keracunan makanan - Muntah - muntah Ya 1 2 2 - Menjaga kebersihan makanan & minuman 1 1 1 Meningkatkan kesehatan karyawan
1.13 - Memastikan makanan catering tidak basi / kadaluarsa / beracun - Menjaga kebersihan dapur & area sekitar kantor dari vektor penyakit seperti
lalat, tikus dan kecoa.
Bau yang tidak enak - Mual Ya 3 1 3 - Membuang sisa makanan / sampah organik setiap hari 1 1 1 Meningkatkan kesehatan karyawan
1.13 - Tidak menyimpan makanan yang sudah basi / kadaluarsa
3. Mencuci peralatan makan & Tempat mencuci Piring / gelas pecah - Luka ringan Ya 3 1 3 - Tidak menumpuk piring / gelas di kitchen sink 1 1 1 IR = 0
minum piring 1.13 - Tidak meletakkan piring / gelas di pinggiran meja dapur
- Meletakkan piring dan gelas yang sudah bersih di rak piring
Terkena percikan air sabun - Mata perih/ iritasi Ya 2 1 2 - Mencuci piring / gelas dengan aliran air kran sedang / tidak terlalu besar 1 1 1
1.13 - Menggunakan campuran sabun dan air sesuai takaran / tidak berlebihan - Memakai sarung tangan ketika mencuci piring
- Tidak mengucek mata ketika mencuci piring
DESKRIPSI KONSEKUENSI
NO AKTIVITAS LOKASI BAHAYA
INITIAL RISK
KONTROL AWAL
RESIDUAL RISK
KONTROL TAMBAHAN SASARAN
Legal Kemungkinan rahanKepa Nilai Kemungkinan rahanKepa Nilai
Ya/ tdk a b axb a b axb
DESKRIPSI KONSEKUENSI
Kontak dengan sabun - Iritasi kulit Ya 3 1 3 - Memakai sarung tangan ketika mencuci piring 1 1 1 Meningkatkan kesehatan karyawan
1.13 - Menggunakan campuran sabun dan air sesuai takaran / tidak berlebihan - Membersihkan tangan dengan air bersih setelah selesai mencuci piring - Menggunakan sabun yang sesuai / tidak menyebabkan iritasi kulit
Terpeleset - Luka ringan Ya 3 1 3 - Mengeringkan lantai setiap kali air jatuh / tergenang di lantai 1 1 1 IR = 0
1.13 - Membersihkan tempat mencuci piring secara berkala agar tidak licin
4. Membersihkan kamar mandi Kamar mandi Terpeleset - Luka ringan Ya 3 1 3 - Membersihkan kamar mandi proyek setiap minggu 1 1 1 IR = 0
proyek 1.13 - Menyediakan tempat sampah khusus untuk kamar mandi
- Menyediakan fasilitas yang dibutuhkan untuk membersihkan kamar mandi - Mengikuti IK P6-K3LM-08-10
Septic Tank penuh - Bau Ya 2 2 4 - Menghitung kapasitas / masa pakai septic tank 1 1 1 Meningkatkan kesehatan karyawan
- Air kotor dari septic 1.13 - Menyedot tinja dari septic tank secara berkala
tank meluap - Tidak membuang sampah ke dalam lubang wc
- Menyediakan tempat sampah khusus untuk kamar mandi
Floor drain kamar mandi - Bau Ya 3 1 3 - Menyediakan tempat sampah khusus untuk kamar mandi 1 1 1 Meningkatkan kesehatan karyawan
tersumbat 1.13 - Floor drain dipakai sesuai design & spesifikasi teknis nya.
- Membersihkan kamar mandi secara berkala - Menyediakan keset di depan kamar mandi
- Air kamar mandi Ya 1 2 2 - Membersihkan kamar mandi secara berkala 1 1 1
tergenang 1.13 - Menyediakan tempat sampah khusus untuk kamar mandi
Tempat berkembang biaknya - Sarang nyamuk Ya 2 2 4 - Menguras bak kamar mandi setiap minggu 1 1 1 Meningkatkan kesehatan karyawan
jentik nyamuk 1,4,13 - Mencegah berkembang biak nya jentik nyamuk dengan menggunakan abate
- Vektor penyakit DB Ya 2 2 4 - Mengadakan fogging secara berkala 1 1 1
1,4,13
5. Membuang sampah Area Proyek dan Menumpuknya sampah disekitar - Estetika Ya 3 1 3 - Menyediakan fasilitas penunjang seperti TPS proyek dan tempat sampah 1 1 1 Meningkatkan kesehatan karyawan
Sekitar Kantor area proyek dan kantor 1,4,13 - Membuat tempat sampah sesuai jenis dan kategori sampah
- Membuang sampah setiap hari ke TPS proyek / ke luar proyek - Menyediakan tenaga kebersihan khusus sampah di area proyek dan kantor - Membudayakan pekerja untuk membuat sampah pada tempatnya sesuai
jenis / kategori sampah. - Mengikuti IK P6-K3LM-08-04
Bau Mual dan sesak napas Ya 3 1 3 - Membuang sampah setiap hari ke TPS / ke luar proyek 1 1 1 Meningkatkan kesehatan karyawan
1,4,13 - Tidak membiarkan sampah membusuk di tempat sampah / TPS proyek - dengan masa simpan maksimum sampah organik adalah 5 hari - Membuat design TPS yang mampu meminimalisir bau (seperti melakukan
rekayasa teknik / membuat lahan urug)
Sarang vektor penyakit - Sumber penyakit Ya 3 1 3 Tidak membiarkan sampah menumpuk dalam jangka waktu yang terlalu 1 1 1 Meningkatkan kesehatan karyawan
1,4,13 lama di area proyek mau pun sekitar kantor
Membersihkan tempat sampah kantor / proyek secara berkala ( misal dengan mengosongkan tempat sampah setiap hari atau mencuci tempat sampah plastik yang ada di dalam kantor)
II KANTOR WASKITA & OWNER
1. Membersihkan area kantor Area Kantor Udara kantor tidak sehat - Sesak napas Ya 3 1 3 - Membersihkan kantor setiap hari 1 1 1 Memakai cairan pembersih Meningkatkan kesehatan karyawan
karena debu yang menumpuk 1,4,13 - Menyediakan tenaga kebersihan khusus untuk menjaga kebersihan di area lantai ketika membersihkan
- kantor lantai
- Menyediakan fasilitas kebersihan (seperti sapu/ kain pel/kemoceng dll) Mengikuti IK P6-K3LM-08-04
- Lingkungan kerja tidak Ya 3 1 3 - Menjaga sirkulasi udara kantor agar tidak lembab 1 1 1
NO AKTIVITAS LOKASI BAHAYA
INITIAL RISK
KONTROL AWAL
RESIDUAL RISK
KONTROL TAMBAHAN SASARAN
Legal Kemungkinan rahanKepa Nilai Kemungkinan rahanKepa Nilai
Ya/ tdk a b axb a b axb
DESKRIPSI KONSEKUENSI
2. Memfotocopy Area kantor Tersengat listrik - Shock Ya 2 2 4 - Mesin fotocopy dalam keadaan baik dan layak pakai 1 1 1 Mengisolasi ulang kabel yg IR = 0
1.11 - Memeriksa kondisi mesin fotocopy termasuk kabel tidak ada yang terkelupas terkelupas dengan lakban - Menservice mesin fotocopy secara berkala
Radiasi panas dan cahaya dari - Mengganggu kesehatan Ya 3 1 3 - Tidak mengoperasikan / memakai mesin fotocopy terlalu lama 1 1 1 Meningkatkan kesehatan karyawan
mesin fotocopy 1 - Memakai mesin fotocopy sesuai aturan
- Menempatkan mesin fotocopy di ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik
3. Menggunakan cutter Area kantor Tergores pisau cutter - Luka ringan Ya 3 1 3 - Memakai cutter dengan pegangan yangtidak longgar 1 1 1 IR = 0
1 - Memastikan cutter dalam kondisi layak pakai ( tidak tumpul / berkarat) - Memakai cutter dengan hati - hati
4. Menggunakan staples Area kantor Tertusuk isi staples - Luka ringan Ya 3 1 3 - Memakai staples dengan benar 1 1 1 IR = 0
1
5. Ke kamar mandi Area kantor Terpeleset - Luka ringan Ya 3 1 3 - Membersihkan kamar mandi setiap minggu ( menyikat lantai kamar mandi) 1 1 1 IR = 0
1 - Menyediakan keset di depan pintu kamar mandi
- Membersihkan floor drain yang tersumbat sehingga tidak ada genangan air
6. Mengoperasikan komputer Area kantor Radiasi cahaya monitor - Merusak mata Ya 3 1 3 - Mengatur posisi duduk agar jarak mata ke monitor tidak terlalu dekat 1 1 1 Meningkatkan kesehatan karyawan - Pusing 1 - Mengistirahatkan mata selama 15 menit setelah 2 jam bekerja di depan
- Kelelahan komputer
- Mengatur pencahayaan monitor - Penerangan yang cukup - Mengikuti IK P6-K3LM-08-12
Radiasi panas komputer - Pusing Ya 3 1 3 - Mengatur posisi / letak komputer 1 1 1 Meningkatkan kesehatan karyawan
1 - Memasang penyejuk udara
7. Menyusun dokumen Area kantor Tersandung - Luka ringan Ya 3 1 3 - Mengatur perletakan dokumen 1 1 1 IR = 0
1 - Menyediakan rak / lemari buku
- Merapikan meja / tempat kerja setiap kali selesai bekerja - Mengikuti IK P6-K3LM-04-01
Kejatuhan dokumen - Luka ringan Ya 3 1 3 - Mengatur perletakan dokumen / menyimpan rekaman dalam map/ordner. 1 1 1 IR = 0
1 - Menyediakan rak / lemari buku
- Merapikan meja / tempat kerja setiap kali selesai bekerja - Mengikuti IK P6-K3LM-04-01
8. Mengatur efisiensi ruang kerja Area kantor Ruang kerja sempit - Suasana kerja kurang Ya 3 1 3 - Menata ruangan dan rak/tempat penyimpanan dokumen agar lebih hemat tempat1 1 1 Meningkatkan kesehatan karyawan
nyaman 1.13
Tersandung barang / dokumen - Luka ringan Ya 3 1 3 - Menata dokumen di rak/ tempat yang telah ditentukan 1 1 1 IR = 0
1.13
9. Menggunakan aliran listrik Kantor Induk - Kebakaran - Kematian, Ya 2 3 6 - Menggunakan kabel sesuai kapasitas. 1 1 1 Memasang stiker awas aliranIR = 0
Tersengat listrik - Cacat / hilang hari 1,11,14 - Memeriksa peralatan dan kabel-kabel sebelum digunakan listrik di tempat - tempat
kerja - Menggunakan alat listrik standart yang memiliki potensi bahaya
- Kerugian materiil - Penyambungan kabel harus diisolasi dg rapi & menggunakan islasi yang baik arus listrik - Memakai sepatu, menyediakan APAR
- Mengikuti IK P6-K3LM-13-02
III GUDANG
A. Gudang Alat
1. Penyimpanan Alat Gudang alat Tersandung alat - Luka ringan Ya 3 1 3 - Pengaturan perletakan alat 1 1 1 IR = 0
Kejatuhan alat - Luka ringan 1 - Menumpuk alat sesuai batas ketinggian yang aman
- Tidak menghalangi akses keluar masuk jalan ke gudang - Menyimpan alat berdasarkan jenisnya
- Pengambilan alat dilakukan dengan posisi yang benar & dikembalikan ke tempat semula
Gudang alat Kebakaran - Luka berat Ya 2 3 6 - Instalasi listrik dalam gudang harus rapi (sambungan kabel terisolasi 1 1 1 IR = 0
- Kerugian materiil 1,10,11 - dengan rapi dan benar)
NO AKTIVITAS LOKASI BAHAYA
INITIAL RISK
KONTROL AWAL
RESIDUAL RISK
KONTROL TAMBAHAN SASARAN
Legal Kemungkinan rahanKepa Nilai Kemungkinan rahanKepa Nilai
Ya/ tdk a b axb a b axb
DESKRIPSI KONSEKUENSI
- Alat yang rusak ditandai (diberi status) - Membaca manual book sebelum mengoperasikan alat
Mengambil dan mempergunakan alat dengan benar Menyediakan APAR di dalam gudang penyimpanan alat
2. Pengangkutan alat secara Gudang alat Kejatuhan alat - Luka ringan / sedang Ya 2 2 4 - Mengangkat beban sesuai batas kemampuan 1 1 1 IR = 0
manual (tenaga manusia) Tersandung - Keseleo 1.13 - Mengatur posisi badan ketika mengangkat beban
- Memakai APD yang sesuai (helm/sarung tangan dan sepatu safety) - Menggunakan alat bantu (seperti gerobak) untuk mengangkut alat yang berat - Tidak menghalangi akses keluar masuk jalan ke gudang
B. Gudang Bahan/Material
1. Penyimpanan material Gudang material Tersandung - Luka ringan Ya 3 1 3 - Pengaturan perletakan material 1 1 1 IR = 0
Terjepit / Tertusuk material - Luka ringan 1.13 - Pengambilan alat dilakukan dengan posisi yang benar & dikembalikan - ke tempat semula
- Menumpuk material sesuai batas ketinggian yang aman - Mengelompokkan material sesuai jenisnya - Penamaan material sesuai kelompok dan jenisnya - Tidak menghalangi akses keluar masuk jalan ke gudang
2. Penyimpanan semen Gudang semen Tersandung - Luka ringan Ya 3 1 3 Pengaturan perletakan material / semen 1 1 1 IR = 0
1.13 Menumpuk material / semen sesuai batas ketinggian yang aman Tidak menghalangi akses keluar masuk jalan ke gudang
3. Penyimpanan bahan B3 Gudang Bahan B3 Tersandung - Luka ringan Ya 3 1 3 Tidak menghalangi akses keluar masuk jalan ke gudang 1 1 1 IR = 0
1.13 Pengaturan perletakan bahan B3
Terhirup zat B3 - Sesak napas Ya 2 3 6 - Memakai masker ketika memasuki gudang bahan B3 1 1 1 Meningkatkan kesehatan karyawan
1.13 - Mengatur sirkulasi udara di dalam gudang (misal dengan menggunakan - exhaust van / blower)
- Menutup bahan B3 dengan rapat setiap kali selesai menggunakan bahan - Menempatkan MSDS bahan B3 di dalam gudang B3
Mengikuti IK P6-WK-K3LM-12-01
Kebakaran - Luka berat Ya 2 3 6 - Memasang rambu dilarang merokok di dalam & disekitar gudang B3 1 1 1 IR = 0
- Kerugian materiil 1, 11 - Menyediakan APAR di dekat gudang - Menempatkan MSDS bahan B3 di dalam gudang B3 - Menangani bahan B3 sesuai dengan petunjuk penggunaannya
Iritasi tangan / kaki - Luka ringan / sedang Ya 3 2 6 - Memakai sarung tangan ketika akan menpergunakan bahan B3 1 1 1 IR = 0
1.13 - Menangani bahan B3 sesuai dengan petunjuk penggunaannya - Menempatkan MSDS bahan B3 di dalam gudang B3 - Memakai sepatu safety
Terjadinya tumpahan - Pencemaran tanah Ya 2 3 6 - Pengambilan bahan B3 dilakukan dengan posisi yang benar & hati - hati 1 1 1 Mencegah pencemaran &
1.13 - Menyediakan pasir di sekitar area gudang B3 Kesesuaian legal
- Menyediakan alat penanganan tumpahan di sekitar area gudang B3
IV PEKERJAAN STRUKTUR
A. Pekerjaan Bekisting 1 Pengangkutan kayu/papan
a. Pengangkutan manual Fabrikasi Kayu - Tersandung kayu - Luka ringan Ya 3 1 3 - Mengatur perletakan material 1 1 1 IR = 0
(tenaga manusia) - Kaki Terpeleset - Luka ringan 1.13 - Tidak menghalangi akses keluar masuk jalan
- Kejatuhan balok kayu - Luka ringan - Memegang balok kayu dengan kuat
- Tangan terjepit - Luka ringan - Memakai sarung tangan
- Memakai sepatu safety
b. Pengangkutan dengan Tower Fabrikasi Kayu - Tangan terjepit - Luka ringan Ya 3 1 3 - Memakai sarung tangan 1 1 1 IR = 0
Crane - Kejatuhan balok kayu - Luka berat 1,17, 18 - Mengikuti IK P6-K3LM-13-11
2 Penggergajian kayu/papan Fabrikasi Kayu - Tangan lecet - Luka ringan Ya 3 1 3 - Memakai sarung tangan 1 1 1 IR = 0
- Tangan terpotong - Luka sedang/cacat 1.13 - Tidak bercanda ketika bekerja
- Terhirup serbuk kayu - Sesak napas - Memakai masker & tidak membakar sampah kayu di area fabrikasi Meningkatkan kesehatan karyawan
- Mata kemasukan serbuk kayu - Sakit mata - Memakai kacamata pelindung
3 Menginstal kayu/papan Fabrikasi Kayu - Tangan terjepit - Luka ringan Ya 3 1 3 - Memakai sarung tangan 1 1 1 IR = 0
NO AKTIVITAS LOKASI BAHAYA
INITIAL RISK
KONTROL AWAL
RESIDUAL RISK
KONTROL TAMBAHAN SASARAN
Legal Kemungkinan rahanKepa Nilai Kemungkinan rahanKepa Nilai
Ya/ tdk a b axb a b axb
DESKRIPSI KONSEKUENSI
- Kaki kejatuhan kayu/alat bantu - Luka ringan - Memakai sepatu safety
- Kaki kena paku - Luka ringan - Menata area kerja (membuat tempat paku agar tidak berceceran)
4 Pemasangan bekisting Lapangan - Tangan terjepit - Luka ringan Ya 3 1 3 - 1 1 1 IR = 0
- Tangan lecet - Luka ringan 1.13 - Memakai sarung tangan
- Tangan atau kaki terkena paku - Luka ringan - Memakai sepatu safety & merapikan area kerja dari tumpukan kayu berpaku
- Kejatuhan kayu / cedera badan - Luka ringan - Memakai helm
Pemasangan lebih - Jatuh dari ketinggian - Luka sedang/berat Ya 2 3 6 - Memakai safety harness 1 1 1 IR = 0
dari 1,5 meter & di 1.13 - Memasang jaring pengaman / safety net
tepi bangunan. - Memastikan scaffolding terpasang dengan kuat & rapi
- Memasang rambu peringatan atau pagar pengaman di tepi bangunan - Memastikan area kerja telah dipasangi lampu penerangan - Memakai sepatu safety
- Memakai helm pengaman - Mengikuti IK P6-K3LM-13-06 B. Pekerjaan Pembesian
1. Pengangkutan besi
a. Pengangkutan manual Fabrikasi besi - Tersandung besi - Luka ringan Ya 3 1 3 - Mengatur perletakan material 1 1 1 Lahan fabrikasi besi di beri IR = 0
( tenaga manusia) - Tangan terjepit - Luka ringan 1.13 - Tidak menghalangi akses keluar masuk jalan batas berupa tambang
- Kejatuhan besi / cedera badan - Luka ringan / sedang - Memegang besidengan kuat railing dan rambu kerja.
- Memakai sarung tangan Bekerja dengan hati-hati dan
- Memakai sepatu safety kondisi sehat
b. Pengangkutan dengan Tower Fabrikasi besi - Tangan terjepit - Luka ringan Ya 3 1 3 - Memakai sarung tangan 1 1 1 Memasang rambu awas IR = 0
Crane - Kejatuhan besi - Luka berat 1,17,18 - Mengikuti IK P6-K3LM-13-11 kejatuhan di area fabrikasi
besi 2. Pemotongan besi
a. Pemotongan dengan Blander Fabrikasi besi - Tangan lecet - Luka ringan Ya 3 1 3 - Memakai sarung tangan 1 1 1 IR = 0
- Tangan terjepit - Luka ringan 1.13 - Tidak bercanda ketika bekerja
- Tangan terpotong - Luka sedang/cacat - Memastikan alat tidak dalam keadaan rusak
- Mengatur posisi alat sehingga pemotongan dengan blander dapat dilakukan dengan aman.
- Mengatur perletakan material
b. Pemotongan dengan Bar Cutter Fabrikasi besi - Tangan lecet - Luka ringan Ya 3 1 3 - Memakai sarung tangan 1 1 1 Memeriksa kondisi alat setiap IR = 0
- Tangan terjepit - Luka ringan 1.13 - Tidak bercanda ketika bekerja akan dipergunakan
- Tangan terpotong - Luka sedang/cacat - Memastikan alat tidak dalam keadaan rusak
- Mengatur posisi alat sehingga pemotongan dengan blander dapat dilakukan dengan aman.
- Mengatur perletakan material
3. Membengkokkan besi Fabrikasi besi - Tangan lecet - Luka ringan Ya 3 1 3 - Pengaturan letak mesin Bar Bender, dan besi yang difabrikasi 1 1 1 IR = 0
- Tangan terjepit - Cacat 1.13 - Memakai sarung tangan
- Kaki kesandung - Hilang hari kerja - Memakai sepatu kerja
- Kaki tertusuk besi - Pasang lampu penerangan cukup
- Tangan terpotong
4. Menggunakan Aliran Listrik Fabrikasi besi - Kesetrum - Luka berat Ya 2 3 6 - Panel tertutup / terkunci 1 1 1 Memakai sepatu safety IR = 0
1, 10 - Jalur kabel berada diatas
- Stop kontak tidak disimpan dibawah - Sambungan kabel diisolasi dengan benar - Kabel tidak banyak sambungan
5 Instal Pembesian Lapangan - Tangan terjepit - Cacat Ya 3 2 6 Bekerja tidak sambil merokok 1 1 1 IR = 0
- Kaki kesandung - Luka ringan 1.13 Bekerja dg hati-hati
- Kaki tertusuk besi - Hilang hari kerja Pasang lampu penerangan cukup
- Pembesian kolom roboh - Hilang hari kerja Memasang support tambahan.
- Pembesian dinding roboh - Hilang hari kerja Gunakan sabuk pengaman
- Tertimpa besi - Luka ringan Memakai helm pengaman
- Tangan lecet - Luka ringan Memakai sepatu kerja.
Menggunakan sarung tangan Memasang jaring pengaman Memasang rambu atau pagar pengaman utk tepi bangunan
NO AKTIVITAS LOKASI BAHAYA
INITIAL RISK
KONTROL AWAL
RESIDUAL RISK
KONTROL TAMBAHAN SASARAN
Legal Kemungkinan rahanKepa Nilai Kemungkinan rahanKepa Nilai
Ya/ tdk a b axb a b axb
DESKRIPSI KONSEKUENSI
Pasang lbh dr - Terjatuh dari ketinggian - Luka berat Ya 2 3 6 Scaffolding terpasang dg kuat & rapi 1 1 1 IR = 0
1,5m & tepi - Kematian 1.13 Pijakan utk andang kuat dan tdk sempit
bangunan Memasang rambu atau pagar
pengaman utk tepi bangunan. Memasang jaring pengaman Pasang lampu penerangan cukup Gunakan sabuk pengaman Memakai sepatu kerja. Memakai helm pengaman Mengikuti IK P6-K3LM-13-06 Ijin kerja sebelum melakukan pekerjaan
C. Pengecoran Akses jalan proyek - Tertabrak truck - Luka sedang Ya 1 3 3 Merapikan akses jalan untuk mobilisasi truck mixer 1 1 1 IR = 0
(mobilisasi mixer) - Luka berat 1.13 Menyediakan rambu kecepatan maximal truck
Menyediakan pemandu / security untuk mengatur mobilitas truck mixer Memastikan pengemudi memiliki SIM dan surat jalan
a. Dengan Bucket (diangkat dengan - Tangan lecet Ya 2 2 4 Memakai APD yang memadai ( seperti helm, sepatu, sarung tangan ) 1 1 1 IR = 0
Tower Crane) - Anggota badan 1.17 Memasang rambu peringatan untuk memakai APD di lokasi proyek
terciprat beton
b. Menggunakan pompa - Kebisingan tinggi Ya 2 2 4 Memakai ear plug 1 1 1 IR = 0
- Anggota badan 1.13 Memakai APD yang memadai ( seperti helm, sepatu, sarung tangan ) terciprat beton Memasang rambu peringatan untuk memakai APD di lokasi proyek
- Tangan lecet Memakai sarung tangan
Pengecoran lbh dr - Jatuh dari ketinggian - Luka berat Ya 2 3 6 - Scaffolding terpasang dg kuat & rapi 1 1 1 IR = 0
1,5m & di tepi - Kematian 1.13 - Pijakan utk andang kuat dan tdk sempit
bangunan - Memasang rambu atau pagar
pengaman utk tepi bangunan. - Memasang jaring pengaman - Pasang lampu penerangan cukup - Gunakan sabuk pengaman - Memakai sepatu kerja. - Memakai helm pengaman - Mengikuti IK P6-K3LM-13-06 - Ijin kerja sebelum melakukan pekerjaan
Beam - Besi tarik putus - Luka berat Ya 2 3 6 - Diperiksa kapasitas kabel post tension 1 1 1 IR = 0
- Cacat 1.13 - Penarikan dengan batas angka aman
D Pembongkaran Bekisting Lapangan - Tangan terjepit - Cacat Ya 3 1 3 Pasang lampu penerangan cukup 1 1 1 IR = 0
- Tangan lecet - Luka ringan 1.13 Bekerja tidak sambil merokok
- Tersandung stek besi - Luka ringan Bekerja dg hati-hati
- Kejatuhan kayu - Luka ringan Memakai sepatu safety
- Kaki atau tangan kena paku - Luka ringan
Pasang lbh dr - Jatuh dari ketinggian - Luka berat Ya 2 3 6 Memastikan scaffolding terpasang dengan kuat dan rapi 1 1 1 IR = 0
1,5m & tepi - Kematian 1.13 Catwalk penyangga kuat dan tidak sempit
bangunan Memasang rambu dan pagar pengaman tepi bangunan
Memasang safety net / safety deck
E Repair/Perbaikan
1 Chipping Area Proyek - Tangan lecet - Luka ringan Ya 3 1 3 - Memakai safety harness 1 1 1 IR = 0
- Kena pecahan beton - Luka ringan 1.13 - Memakai APD (helm, sepatu safety, kacamata dan sarung tangan) - Mata kemasukan serpihan beton - Luka ringan - Catwalk penyangga kuat dan tidak sempit
- Menghirup debu - Luka ringan - Memastikan scaffolding terpasang dengan kuat dan rapi Meningkatkan kesehatan karyawan
- Jatuh dari scaffolding - Luka ringan IR = 0
2 Bobok beton Area Proyek - Tangan lecet - Luka ringan Ya 3 1 3 - Memakai APD (helm, sepatu safety, kacamata dan sarung tangan) 1 1 1 IR = 0
- Kena pecahan beton - Luka ringan 1.13 - Memakai safety harness
- Mata kemasukan serpihan beton - Luka ringan - Catwalk penyangga kuat dan tidak sempit
- Menghirup debu - Luka ringan - Memastikan scaffolding terpasang dengan kuat dan rapi Meningkatkan kesehatan karyawan
- Jatuh dari scaffolding - Luka ringan IR = 0
NO AKTIVITAS LOKASI BAHAYA
INITIAL RISK
KONTROL AWAL
RESIDUAL RISK
KONTROL TAMBAHAN SASARAN
Legal Kemungkinan rahanKepa Nilai Kemungkinan rahanKepa Nilai
Ya/ tdk a b axb a b axb
DESKRIPSI KONSEKUENSI
- Jatuh dari scaffolding - Luka ringan 1.13 - Memakai safety harness IR = 0
- Catwalk penyangga kuat dan tidak sempit - Memastikan scaffolding terpasang dengan kuat dan rapi
V FINISHING
1. Masonry Lapangan - Kejatuhan batu - Luka ringan Ya 2 2 4 Alat bantu yang digunakan harus dalam kondisi baik 1 1 1 IR = 0
1.13 Memakai APD yang memadai (sepatu, helm, sarung tangan) Stock material terlokalisasi
Bekerja dengan hati - hati
2Memasang bata Lapangan - Tersandung material - Luka ringan Ya 3 1 3 - Pengaturan perletakan stock material 1 1 1 IR = 0
- Kejatuhan bata - Luka ringan 1.13 - Memakai APD yang memadai ketika bekerja di lapangan seperti sepatu,
- Pasangan bata roboh - Luka ringan / sedang - helm, sarung tangan dll.
Mengikuti prosedur dan IK pemasangan bata
-Pemasangan lebih - Jatuh dari ketinggian - Luka berat Ya 2 3 6 - Scaffolding terpasang dg kuat & rapi 1 1 1 IR = 0
dari 1,5 meter tepi - Perancah kayu roboh - Luka berat 1.13 - Pijakan utk andang kuat dan tdk sempit
bangunan. - Memasang rambu atau pagar
- pengaman utk tepi bangunan. - Memasang jaring pengaman - Pasang lampu penerangan cukup
Gunakan sabuk pengaman Memakai sepatu kerja. Memakai helm pengaman Mengikuti IK P6-K3LM-13-06 Ijin kerja sebelum melakukan pekerjaan
3 Memplester dan mengaci Lapangan - Terciprat adukan semen - Luka ringan Ya 3 1 3 Memakai helm 1 1 1 IR = 0
- Terpeleset - Luka ringan 1.13 Memakai sepatu safety
- Tersandung - Luka ringan Memasang rambu peringatan
Pemasangan lebih - Jatuh dari ketinggian - Luka berat Ya 2 3 6 Memastikan scaffolding terpasang dengan kuat dan rapi 1 1 1 IR = 0
dari 1,5 meter tepi - Perancah kayu roboh - Luka berat 1.13 Catwalk penyangga kuat dan tidak sempit
bangunan. Memasang rambu dan pagar pengaman tepi bangunan
Memasang safety net / safety deck Memakai safety harness
Memakai APD (helm, sepatu safety dan sarung tangan) Ijin kerja sebelum melakukan pekerjaaan
4Memasang aluminium pintu &Instalasi - Tangan tergores - Luka ringan Ya 3 1 3 - Memakai sarung tangan 1 1 1 IR = 0
jendela - Terhirup debu - Sesak napas 1.13 - Memakai masker
- Tersandung kabel - Luka ringan - Merapikan kabel & membuat panel tertutup
Pemasangan dlm - Tangan tergores - Luka ringan Ya - Memakai sarung tangan
gedung / bangunan - Terhirup debu - Sesak napas 1.13 - Memakai masker
- Tersandung kabel - Luka ringan - Merapikan kabel & membuat panel tertutup
5Memasang Aluminium Pabrikasi - Tangan tergores - Luka ringan Ya 3 1 3 - Penempatan bahan tertata rapi 1 1 1 IR = 0
Pintu dan jendela - Hirup udara kotor / debu - Sesak nafas 1.13 - Ruang pabrikasi tidak sempit
- Terkena percikan - Luka ringan - Menggunakan sarung tangan
- Terdengar suara bising - Tuli - Memakai masker
- Tersandung kabel - Luka ringan - Menggunakan sarung tangan
- Memakai penutup telinga - Memakai sepatu kerja.
Pasang dlm - Tersandung material - Luka ringan Ya 3 1 3 - Penempatan bahan tertata rapi 1 1 1 IR = 0
bangunan - Hirup udara kotor / debu - Sesak nafas 1.13 - Memakai masker
- Memakai sepatu kerja.
- Tersengat listrik - Kematian Ya 2 3 6 - Mengikuti IK P6-K3LM-13-02 1 1 1 IR = 0
1, 10
Pasang lbh dr - Jatuh dari ketinggian - Luka berat Ya 2 3 6 - Scaffolding terpasang dg kuat & rapi 1 1 1 IR = 0
NO AKTIVITAS LOKASI BAHAYA
INITIAL RISK
KONTROL AWAL
RESIDUAL RISK
KONTROL TAMBAHAN SASARAN
Legal Kemungkinan rahanKepa Nilai Kemungkinan rahanKepa Nilai
Ya/ tdk a b axb a b axb
DESKRIPSI KONSEKUENSI
bangunan - Pasang lampu penerangan cukup
- Gunakan sabuk pengaman - Memakai sepatu kerja. - Memakai helm pengaman - Mengikuti IK P6-K3LM-13-06 - Ijin kerja sebelum melakukan pekerjaan
Pasang tepi - Hirup udara kotor / debu - Sesak nafas Ya 3 1 3 - Memakai masker 1 1 1 Meingkatkan kesehatan karyawan
bangunan 1.13
- Tersengat listrik - Kematian Ya 2 3 6 - Mengikuti IK P6-K3LM-13-02 1 1 1 IR = 0
1, 10
Pasang lbh dr - Jatuh dari ketinggian - Luka berat Ya 2 3 6 - Scaffolding terpasang dg kuat & rapi 1 1 1 IR = 0
1,5m & tepi - Perancah roboh - Kematian 1.13 - Pijakan utk andang kuat dan tdk sempit
bangunan - Memasang rambu atau pagar
pengaman utk tepi bangunan. - Memasang jaring pengaman - Pasang lampu penerangan cukup - Gunakan sabuk pengaman - Memakai sepatu kerja. - Memakai helm pengaman - Mengikuti IK P6-K3LM-13-06 - Ijin kerja sebelum melakukan pekerjaan
6Memasang Partisi Gipsum Tepi - Hirup udara kotor / debu - Sesak nafas Ya 3 1 3 - Memakai masker 1 1 1 Meingkatkan kesehatan karyawan
bangunan 1.13
Pasang lbh dr - Jatuh dari ketinggian - Luka berat Ya 2 3 6 - Scaffolding terpasang dg kuat & rapi 1 1 1 IR = 0
1,5m & tepi - Perancah roboh - Kematian 1.13 - Pijakan utk andang kuat dan tdk sempit
bangunan - Memasang rambu atau pagar
pengaman utk tepi bangunan. - Memasang jaring pengaman - Pasang lampu penerangan cukup - Gunakan sabuk pengaman - Memakai sepatu kerja. - Memakai helm pengaman - Mengikuti IK P6-K3LM-13-06 - Ijin kerja sebelum melakukan pekerjaan
7 Ramset Lapangan - Kebisingan - Pendengaran terganggu Ya 3 1 3 Memakai ear plug 1 1 1 Meingkatkan kesehatan karyawan
1,8,13
Dalam bangunan - Tersandung material - Luka ringan Ya 3 1 3 Pengaturan perletakan material 1 1 1 IR = 0
1.13 Menggunakan sarung tangan]
Memakai sepatu safety
Pemasangan lebih - Jatuh dari ketinggian - Luka berat Ya 3 2 6 Scaffolding terpasang dg kuat & rapi 1 1 1 IR = 0
dari 1,5 mtr & tepi - Perancah roboh 1.13 Pijakan utk andang kuat dan tdk sempit
bangunan Memasang rambu atau pagar
pengaman utk tepi bangunan. Memasang jaring pengaman Pasang lampu penerangan cukup Gunakan sabuk pengaman Memakai sepatu kerja. Memakai helm pengaman Mengikuti IK P6-K3LM-13-06 Ijin kerja sebelum melakukan pekerjaan
8Memasang Pintu Kayu Pasang dlm - Tangan tergores - Luka ringan Ya 3 1 3 - Menggunakan sarung tangan 1 1 1 Meningkatkan kesehatan karyawan
bangunan - Tersandung material - Luka ringan 1.13 - Memakai sepatu kerja.
- Hirup udara kotor / debu - Sesak nafas - Memakai masker
Pasang lbh dr - Jatuh dari ketinggian - Luka berat Ya 2 3 6 - Scaffolding terpasang dg kuat & rapi 1 1 1 IR = 0
1,5m & tepi - Perancah roboh - Kematian 1.13 - Pijakan utk andang kuat dan tdk sempit
NO AKTIVITAS LOKASI BAHAYA
INITIAL RISK
KONTROL AWAL
RESIDUAL RISK
KONTROL TAMBAHAN SASARAN
Legal Kemungkinan rahanKepa Nilai Kemungkinan rahanKepa Nilai
Ya/ tdk a b axb a b axb
DESKRIPSI KONSEKUENSI
pengaman utk tepi bangunan. - Memasang jaring pengaman - Pasang lampu penerangan cukup - Gunakan sabuk pengaman - Memakai sepatu kerja. - Memakai helm pengaman - Mengikuti IK P6-K3LM-13-06 - Ijin kerja sebelum melakukan pekerjaan
9Memasang Pintu Besi Pasang dlm - Tangan tergores - Luka ringan Ya 3 1 3 - Menggunakan sarung tangan 1 1 1 IR = 0
bangunan - Tersandung material - Luka ringan 1.13 - Memakai sepatu kerja.
- Hirup udara kotor / debu - Sesak nafas - Memakai masker Meningkatkan kesehatan karyawan
Pasang lbh dr - Jatuh dari ketinggian - Luka berat Ya 2 3 6 - Scaffolding terpasang dg kuat & rapi 1 1 1 IR = 0
1,5m & tepi - Perancah roboh - Kematian 1.13 - Pijakan utk andang kuat dan tdk sempit
bangunan - Memasang rambu atau pagar pengamanan untuk tepi bangunan
- Memasang jaring pengaman - Pasang lampu penerangan cukup - Gunakan sabuk pengaman - Memakai sepatu kerja. - Memakai helm pengaman - Mengikuti IK P6-K3LM-13-06 - Ijin kerja sebelum melakukan pekerjaan
10 Pekerjaan Floorhardener Lapangan - Tersandung material - Luka ringan Ya 3 1 3 - Menempatkan material terlokalisir 1 1 1 IR = 0
- Hirup udara kotor / debu - Sesak nafas 1,4,7 - Menggunakan sarung tangan Meningkatkan kesehatan karyawan
- Tangan kena bahan kimia - Luka ringan - Memakai masker
- Kaki kena bahan kimia - Luka ringan - Memakai sepatu kerja.
11 Pekerjaan Waterproofing Lapangan - Tersandung material - Luka ringan Ya 3 1 3 - Menempatkan material terlokalisir 1 1 1 IR = 0
- Hirup udara kotor / debu - Sesak nafas 1,4,7 - Menggunakan sarung tangan Meningkatkan kesehatan karyawan
- Tangan kena bahan kimia - Luka ringan - Memakai masker
- Kaki kena bahan kimia - Luka ringan - Memakai sepatu kerja.
12 Memasang Ceiling Pasang dlm - Tersandung material - Luka ringan Ya 3 1 3 - Menempatkan material terlokalisir 1 1 1 IR = 0
bangunan - Hirup udara kotor / debu - Sesak nafas 1,4,7 - Menggunakan sarung tangan Meningkatkan kesehatan karyawan
- Tangan kena bahan kimia - Luka ringan - Memakai masker
- Memakai sepatu kerja.
- Tersengat listrik - Kematian Ya 2 3 6 - Mengikuti IK P6-K3LM-13-02 1 1 1 IR = 0
1, 10
Pasang lbh dr - Jatuh dari ketinggian - Luka berat Ya 2 3 6 - Scaffolding terpasang dg kuat & rapi 1 1 1 IR = 0
1,5m & tepi - Perancah roboh - Kematian 1.13 - Pijakan utk andang kuat dan tdk sempit
bangunan - Memasang rambu atau pagar
pengaman utk tepi bangunan. - Memasang jaring pengaman - Pasang lampu penerangan cukup - Gunakan sabuk pengaman - Memakai sepatu kerja. - Memakai helm pengaman - Mengikuti IK P6-K3LM-13-06 - Ijin kerja sebelum melakukan pekerjaan
13 Mengecat Dalam - Tersandung material - Luka ringan Ya 3 1 3 - Menempatkan material terlokalisir 1 1 1 IR = 0
bangunan - Hirup udara kotor / debu - Sesak nafas 1,4,7 - Menggunakan sarung tangan Meningkatkan kesehatan karyawan
- Tangan kena bahan kimia - Luka ringan - Memakai masker
- Memakai sepatu kerja. - Mengikuti IK P6-K3LM-13-03
Pasang lbh dr - Jatuh dari ketinggian - Luka berat Ya 2 3 6 - Scaffolding terpasang dg kuat & rapi 1 1 1 IR = 0
1,5m & tepi - Perancah roboh - Kematian 1.13 - Pijakan utk andang kuat dan tdk sempit
bangunan - Memasang rambu atau pagar
pengaman utk tepi bangunan. - Memasang jaring pengaman - Pasang lampu penerangan cukup
NO AKTIVITAS LOKASI BAHAYA
INITIAL RISK
KONTROL AWAL
RESIDUAL RISK
KONTROL TAMBAHAN SASARAN
Legal Kemungkinan rahanKepa Nilai Kemungkinan rahanKepa Nilai
Ya/ tdk a b axb a b axb
DESKRIPSI KONSEKUENSI
- Gunakan sabuk pengaman - Memakai sepatu kerja. - Memakai helm pengaman - Mengikuti IK P6-K3LM-13-06 - Ijin kerja sebelum melakukan pekerjaan
Luar - Tangan kena bahan kimia - Luka ringan Ya 3 1 3 - Menempatkan material terlokalisir 1 1 1
bangunan - Tersandung material - Luka ringan 1,4,7 - Menggunakan sarung tangan
- Hirup udara kotor / debu - Sesak nafas - Memakai masker
- Memakai sepatu kerja.
-Pasang lbh dr - Jatuh keluar bangunan - Kematian Ya 2 3 6 - Scaffolding terpasang dg kuat & rapi 1 1 1
1,5m & tepi - Jatuh dari ketinggian - Luka berat 1.13 - Pijakan utk andang kuat dan tdk sempit
bangunan - Perancah roboh - Kematian - Memasang rambu atau pagar
pengaman utk tepi bangunan. - Memasang jaring pengaman - Pasang lampu penerangan cukup - Gunakan sabuk pengaman - Memakai sepatu kerja. - Memakai helm pengaman - Mengikuti IK P6-K3LM-13-06 - Ijin kerja sebelum melakukan pekerjaan
14 Pabrikasi - Tangan tergores - Luka ringan Ya 3 1 3 - Menempatkan material terlokalisir 1 1 1
- Hirup udara kotor / debu - Sesak nafas 1,4,8 - Menggunakan sarung tangan
- Terkena percikan - Luka ringan - Memakai masker
- Terdengar suara bising - Tuli - Memakai sepatu kerja.
- Tersandung - Luka ringan
Dalam - Tersandung material - Luka ringan Ya 3 1 3 - Menempatkan material terlokalisir 1 1 1
bangunan - Hirup udara kotor / debu - Sesak nafas 1,4,8 - Menggunakan sarung tangan
- Tangan kena bahan kimia - Luka ringan - Memakai masker
- Tangan tergores - Luka ringan - Memakai sepatu kerja.
Luar - Tersandung material - Luka ringan Ya 3 1 3 - Menempatkan material terlokalisir 1 1 1
bangunan - Hirup udara kotor / debu - Sesak nafas 1,4,8 - Menggunakan sarung tangan
- Tangan kena bahan kimia - Luka ringan - Memakai masker
- Tangan tergores - Luka ringan - Memakai sepatu kerja.
Pasang lbh dr - Perancah roboh - Luka berat Ya 2 3 6 - Scaffolding terpasang dg kuat & rapi 1 1 1
1,5m & tepi - Jatuh keluar bangunan - Kematian 1.13 - Pijakan utk andang kuat dan tdk sempit
bangunan - Memasang rambu atau pagar
pengaman utk tepi bangunan. - Memasang jaring pengaman - Pasang lampu penerangan cukup - Gunakan sabuk pengaman - Memakai sepatu kerja. - Memakai helm pengaman - Mengikuti IK P6-K3LM-13-06 - Ijin kerja sebelum melakukan pekerjaan
-15 Memasang Keramik Lapangan - Tangan tergores - Luka ringan Ya 3 1 3 - Menempatkan material terlokalisir 1 1 1
- Terkena percikan - Luka ringan 1.13 - Menggunakan sarung tangan
- Tersandung material - Luka ringan - Memakai sepatu kerja.
- Tangan kena bahan kimia - Luka ringan
-16 Memasang Atap Rangka Baja Atap - Tangan tergores - Luka ringan Ya 3 1 3 - Menempatkan material terlokalisir 1 1 1
- Tersandung material - Luka ringan 1.13 - Menggunakan sarung tangan
- Tangan tergores - Luka ringan - Memakai sepatu kerja.
Pasang lbh dr - Jatuh dari ketinggian - Luka berat Ya 2 3 6 - Scaffolding terpasang dg kuat & rapi 1 1 1
1,5m & tepi - Perancah roboh - Kematian 1.13 - Pijakan utk andang kuat dan tdk sempit
bangunan - Memasang rambu atau pagar