• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBELAJARAN BERBASIS PENGALAMAN (EXPERIENTIAL LEARNING) PADA MATERI BIOTEKNOLOGI DI SMP NEGERI 3 UNGARAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PEMBELAJARAN BERBASIS PENGALAMAN (EXPERIENTIAL LEARNING) PADA MATERI BIOTEKNOLOGI DI SMP NEGERI 3 UNGARAN."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

Lestariningsih, Nanik. 2010. Pembelajaran Berbasis Pengalaman (Experiential Learning). Dr. Siti Harnina B, MS dan Ir. Tuti Widianti, M.Biomed

Hasil wawancara dengan bu Sri Yastuti, salah satu guru biologi kelas IX di SMP Negeri 3 Ungaran, selama ini materi bioteknologi siswa hanya diberikan penjelasan tentang pengertian dan contoh-contoh produk bioteknologi. Dari hasil wawancara tersebut penulis menyimpulkan bahwa pada pembelajaran bioteknologi masih bersifat teoritis dan siswa belum diajak melakukan penerapan produk bioteknologi. Berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) untuk pengajaran IPA, terdapat materi pokok bahasan bioteknologi. Pada silabus BSNP dengan standar kompetensi memahami kelangsungan hidup makhluk hidup dan kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh peserta didik adalah mendeskripsikan penerapan bioteknologi dalam mendukung kelangsungan hidup manusia melalui produksi pangan. Kemudian penulis menawarkan experiential learning sebagai salah satu upaya memudahkan siswa memahami penerapan bioteknologi melalui produksi pangan secara nyata, yaitu dengan pembuatan produk bioteknologi pangan.

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung pada siswa penerapan bioteknologi sebagai upaya memudahkan siswa dalam memahami materi bioteknologi dan penerapannya dalam mendukung kelangsungan hidup manusia melalui produksi pangan dan hasil pembelajaran experiential learning siswa kelas IX SMP Negeri 3 Ungaran.

Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 3 Ungaran pada semester genap tahun ajaran 2009/2010. Rancangan penelitian eksperimen, dengan desain one shot-case study. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IXA sampai kelas IXI. Sampel yang diambil dengan teknik cluster random sampling, terpilih tiga kelas yaitu, kelas IXD, IXE dan IXG yang dikenai experiential learning. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah experiential learning dan variabel terikatnya adalah hasil belajar siswa dalam pembelajaran.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas IXD, IXE dan IXG diatas rata-rata KKM yang ditentukan di SMP N 3 Ungaran yaitu > 65. Rata-rata hasil belajar siswa kelas IXD adalah 91,54, kelas IXE adalah 86,28 dan kelas IXG adalah 91,42. Optimalnya nilai yang diperoleh kelas IXD, IXE dan IXG dipacu oleh laporan eksperimen dalam proses pembelajaran yang tinggi. Nilai rata-rata laporan eksperimen siswa yaitu 93,06 untuk kelas IXD dan kelas IXE, dan 90,59 untuk kelas IXG. Adanya eksperimen siswa yang tinggi memberikan efek yang positif terhadap tanggapan siswa pada proses eksperiential learning, siswa lebih tertarik, termotivasi, lebih aktif, lebih paham, dan materi lebih tersampaikan dan memberikan pengalaman.

Kesimpulan hasil penelitian menjelaskan bahwa penerapan pembelajaran berbasis pengalaman(eksperiential learning) pada materi bioteknologi di SMP N 3 Ungaran mampu mengoptimalkan hasil belajar dan aktivitas siswa.

Referensi

Dokumen terkait

Media yang baik merupakan media yang dapat memberikan pengalaman langsung dan memberikan daya tarik untuk siswa terhadap materi yang akan diajarkan sehingga siswa dapat memahami

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran langsung dengan model pembelajaran konvensional pada

PPL bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar bisa melakukan praktik mengajar secara langsung dan dapat memperoleh pengalaman serta menyelesaikan

IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN ASPEK PSIKOMOTORIK SISWA DALAM MATERI BIOTEKNOLOGI Universitas Pendidikan Indonesia |

Jumlah Rata-Rata 91,25 8,75 Penelitian ini menghasilkan produk yang berupa e-test berbasis komputer pada materi bioteknologi berdasarkan validitas, kualitas soal

Aplikasi ini memberikan dan memudahkan dalam beberapa hal, seperti : membantu dalam proses kegiatan belajar-mengajar yang dapat menumbuhkan sisi mandiri pada siswa

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode praktikum pembuatan nata de pina dapat diterapkan pada materi bioteknologi yang

Pembelajaran berbasis proyek untuk memudahkan siswa memahami materi pembelajaran dengan mudah pada kurikulum merdeka, kegiatan pembelajaran berbasis proyek saat penerapan metode