1 BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Berbicara mengenai perkembangan pada dunia saat ini melahirkan banyak tantangan baru pada manusia di era digitalisasi. Tumbuhnya banyak peluang baru terutama pada industri kreatif memberi peluang besar yang tidak terduga bagi banyak orang (Industri Kreatif Dan Digital: Kembangkan Potensi, Gerakkan Ekonomi, Dan Ciptakan Lapangan Kerja, 2021). Industri kreatif adalah suatu pengembangan konsep dengan dasar kreativitas sebagai modal utama yang memiliki potensi untuk meningkatkan pertumbuhan disektor ekonomi dan kesejahteraan pada masyarakat (Fitriana, 2014). Bergerak pada ranah kerja dunia kreatif diperlukan skill komunikasi yang baik dan matang sebagai modal penting untuk menjalankan pekerjaan, karena komunkasi dalam dunia kreatif selalu menemukan hal yang baru, berhubungan langsung dan meyakinkan banyak orang.
Komunikasi adalah proses penyampaian informasi yang di dalamnya terdiri dari pesan, ide, gagasan dari pihak satu kepada pihak lainnya yang memiliki pengaruh antara keduaanya, komunikasi dilakukan untuk mengutarakan kebutuhan tiap organisasi(Hermawan, 2012).
Komunikasi menjadi begitu penting dilakukan untuk meminimalisir permasalah yang terjadi saat pandemi seperti saat ini. Dampak pandemi yang terjadi di berbagai belahan dunia tidak terkecuali di indonesia membuat pertumbuhan ekonomi melamban bahkan menurun secara drastis. Dari data world bank di mana 60% bisnis di dunia mengalami kebangkrutan (Asmara, 2020), dan menurut Ketua UMKM Indonesia (Akumindo) 30 Juta UMKM dari sabang hingga merauku mengalami gulung tikar akibat pandemi yang terjadi (cnnindonesia, 2021). Dari banyaknya perusahaan maupun UMKM yang mengalami kebangkrutan terutama di Indonesia sepertinya tidak berdampak begitu besar bagi sektor bisnis buku tahunan sekolah di mana bisnis ini masih bisa survive dan mampu meminimalisir ketakutan yang terjadi. Hingga bisa membalikkan ke adaan dengan meningkatnya jumlah pelanggan.
2
CV. Abank Irenk Creative. Sebagai perusahaan atau vendor yang bergerak pada bidang pelayanan jasa buku tahunan sekolah yang sudah berdiri sejak 15 Januari 2004 atau bisa dihitung umurnya sekitar 17 tahun yang lalu. Abank Irenk merupakan Yearbook Company terbesar, tertua di Jogjakarta dan di Indonesia, menjadi pelopor pertama pembuatan buku tahunan sekolah yang mempopulerkan bentuk pop up dan bentuk buku tahunanan yang dikembangkan dengan teknologi augmented reality 3D dengan memiliki mesin cetak sendiri yang memudahkan berjalannya produksi buku tahunan sekolah. Sebagai vendor buku tahunan yang kreatif dan inovatif, abank irenk selalu memiliki trend tersendiri dalam mengabadikan momen indah masa sekolah. Sebagai vendor buku tahunan yang sudah melalangbuana dengan memiliki pengalaman yang sudah cukup matang dibidangnya, abank irenk selalu memiliki pelanggan yang setiap tahunnya selalu meningkat. Aktif di media sosial instagram sebagai media promosi dan memperlihatkan hasil karya untuk menarik perhatian pelanggan dengan jumlah pengikut sekitar 22,5 ribu dengan nama Instagram @abankirenk dan memiliki tagline #rayakanmasamuda. Memiliki kantor pusat di tanah milik sendiri yang bertepat di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan memiliki kantor cabang di Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta dengan memiliki legalitas hukum dengan nomor NPWP 71.804.582.6-542.000, Notaris Agung Wibowo, S.H., M.Kn. akta pendirian persekutuan komanditer CV. Abank Irenk Creative nomor 4 pada tanggal 9 Desember 2014 (Sejarah Abankirenk, n.d.).
Abank Irenk sebagai salah satu perusahaan besar yang berfokus pada buku tahunan sekolah merupakan satu dari sekian banyak perusahaan yang masih bisa survive sampai saat ini. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan, data yang dikumpulkan peneliti melalui riset terbatas menemukan kenaikan jumlah pelanggan, pada angkatan lulus 2019 sejumlah 160 sekolah, angkatan lulusan 2020 sejumlah 180 sekolah dan angkatan lulus 2021 terdapat 230 sekolah. Sebagai perusahaan yang mampu bertahan dan mendapatkan jumlah pelanggan yang bertambah di masa pandemi covid-19 banyak strategi yang digunakan abank irenk terutama manajemen komunikasi yang dilakukan dalam memasarkan jasanya.
Menjadi ujung tombak untuk memasarkan jasa abank irenk sabegai vendor buku tahunan sekolah. Dengan target seluruh sekolah yang ada di indonesia terutama
3
terfokus pada daerah yang memiliki kantor cabang, dan sekolah yang tidak ada kantor cabang sekalipun. Komunikasi pemasaran yang baik memudahkan tercapainya komunikasi pemasaran integritas, dan akan berdampak positif terhadap merek yang disampaikan begitupun sebaliknya (Hermawan, 2012). Keberhasilan marketing abank irenk dalam mempertahankan pelanggan lama dan mendapatkan pelanggan baru suatu keharusan yang merupakan suatu target untuk menjaga keberlangsungan dan kesejahteraan perusahaan. Kerjasama antar individu dalam satu divisi marketing maupun divisi lainnya dalam naungan abank irenk harus saling membangun dengan baik untuk kepuasan pelanggan.
Dapat dipahami terlebih dahulu mengenai Manajemen komunikasi merupakan suatu sistem yang terdapat di dalam dan di antara sistem sosial. Dengan demikian menunjukkan bahwa manajemen komunikasi memfokuskan pada peranan karyawan pada masing-masing sektor secara manajerial untuk meningkatkan potensi yang dimiliki gunu menggerakan organisasi. Peningkatan peran pada masing-masing elemen yang terdapat pada suatu organisasi dilihat dari sudut pandang komunikasi yang digunakan, bagaimana karyawan yang berada di posisi bawah hingga top manajemen dapat menyampaikan sebuah pesan secara baik terhadap internal maupun eksternal organisasi, sehingga dapat membentuk komunikasi yang utuh secara menyeluruh sebagai bentuk komunikasi organisasi dalam mencapai sebuah tujuan. Kesatuan komunikasi tersebut merupakan hal yang harus diatur secara intensif dan terencana, dengan melibatkan seluruh steakholder internal organisasi (Sahputra, 2020).
Penyampaian pesan secara baik dari divisi satu dengan divisi yang lainnya di dalam abank irenk merupakan hal yang selalu dilakukan untuk tetap menciptakan bagaimana sebuah perusahaan pelopor buku tahunan tetap berkembang pesat meskipun usianya sudah tidak muda lagi. Banyaknya pesaing atau vendor baru yang bergerak dibidang buku tahunan lambat laun semakin bertambah banyak. Hal itu menyebabkan persaingan antar vendor buku tahunan semakin meningkat untuk mengambil pelanggan dari vendor lain atau bahkan berusaha keras mempertahankan pelanggan yang sudah setia bertahun-tahun menggunakan jasa abank irenk sebagai pengabadi momen masa sekolah. Manajemen komunikasi yang dilakukan abank irenk sebagai vendor yang usianya cukup tua dibandingkan
4
dengan vendor-vendor baru yang bermunculan selalu berusaha untuk menjadi tempat pengabadi momen untuk merayakan masa muda.
Penerapan POAC (Planing, Organizing, Actuanting, Controling) sebagai manajemen pertama dalam menjalankan perusahaan, terutama dalam menjalankan kinerja setiap bagian tim di abank irenk. Sebagai salah satu perusahan besar yang bergerak dibidang buku tahunan sekolah, manajemen komunikasi yang dilakukan abank irenk dalam mempertahankan perusahaan pada masa pandemi seperti saat ini perlu diketahui, terutama dalam memasarkan jasa kepada pelanggan baru dan mempertahakan pelanggan lama agar selalu menggunakan jasa abank irenk semakin meningkat. Namun, meski demikian manajemen komunikasi pemasaran yang dilakukan abank irenk untuk mempertahakan pelanggan lama dan mendapatkan pelanggan baru di masa pendemi seperti saat ini menarik untuk dikaji dan diteliti karena tidak semua usaha bisa bertahan pada masa pandemi seperti saat ini.
Atas dasar fenomena yang dipaparkan, peneliti mengangkat manajemen komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh abank irenk dalam memasarkan jasa sebagai objek penelitian skripsi. Dari latar belakang yang diungkapkan di atas peneliti tertarik untuk melakukan suatu penelitian dengan judul “Manajemen Komunikasi Pemasaran dalam Menjaga Loyalitas Pelanggan Abank Irenk Yearbook”
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka rumusan masalah ini yaitu:
Bagaimana Manajemen Komunikasi Pemasaran dalam Menjaga Loyalitas Pelanggan Abank Irenk Yearbook?
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui Manajemen Komunikasi Pemasaran dalam Menjaga Loyalitas Pelanggan Abank Irenk Yearbook.
5 1.4 Manfaat Penelitian
Penelitian yang dilakukan terbagi menjadi dua manfaat, yaitu memiliki
manfaat secara akademis dan manfaat praktis. kedua manfaat tersebut sebagai berikut:
1. Manfaat Teoritis
Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai informasi dan pengetahuan tambahan bagi dunia pendidikan khususnya pada bidang ilmu komunikasi sebagai rujukan khusunya untuk para mahasiswa yang melakukan penelitian mengenai manajemen komunikasi dan komunikasi pemasaran.
2. Manfaat Praktis
Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi calon sarjana maupun masyarakat luas yang ingin bekerja di dunia perkantoran atau yang ingin memilih membuka peluang usaha dengan menerapkan bagaimana manajemen komunikasi pemasaram yang baik agar pelanggan meningkat dan selalu kembali.