• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Konteks pada Satuan Pendidikan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Analisis Konteks pada Satuan Pendidikan"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

ANALISIS KONTEKS PENGEMBANGAN KTSP MANAJEMEN SEKOLAH PEMBELAJARAN PENILAIAN

1. Analisis STANDAR ISI 2. Analisis

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN 3. Analisis

STANDAR PROSES 4. Analisis

STANDAR PENILAIAN 5. Analisis

STANDAR PENGELOLAAN 5. Analisis

STANDAR SARANA PRASARANA

7. Analisis KONDISI SATUAN

PENDIDIKAN

8. Analisis KONDISI LINGKUNGAN SATUAN PENDIDIKAN

10. PEMBINAAN IMPLEMENTASI KTSP

11. PENGEMBANGAN KTSP

12. Pengembangan Silabus

13. Pengembangan Muatan Lokal

14. Pengembangan Diri: Layanan BK

15 . Pengembangan Diri: Ekstrakurikuler

16. PENYUSUNAN RENCANA KERJA SEKOLAH

17. Peraturan Akademik Sekolah

18. Pelaksanaan Sistem Belajar Moving Class

19. Kemitraan dan Kerjasama Satdik

20. Pengawasan Proses

Pembelajaran 36. Pemanfaatan TIK dalam Penilaian 22. Pengembangan

Bahan Ajar

21.PENGEMBANGAN RPP

23. Pembelajaran TM, PT dan KMTT 24. Pengembangan Model Pembelajaran 25. Pembelajaran

Tuntas, Remedial dan Pengayaan

9. PENYUSUNAN LAPORAN ANALISIS KONTEKS

35. Penyusunan LHB-PD 26. PENYUSUNAN

PEDOMAN PENILAIAN

34. Analisis Butir Soal 28. Penetapan K K M 29. Penilaian 5 Kel. M P

30. PenilaianPsikomotor

31. Penilaian Afektif 32. Penilaian Portofolio 27. Rancangan Penilaian

Hasil Belajar

(3)

Analisis Lingkungan

Satdik

Manajemen

Penilaian

Profil Sekolah

KTSP

Pembelajaran

Standar Isi

SKL

Standar Proses

Standar Penilaian

Standar Pengelolaan

Standar Sarpras

S.Pendidik/Tendik

S. Pembiayaan

Analisis

SNP

(4)

LAMPIRAN (BAB II, III, DAN IV)

LAMPIRAN (BAB II, III, DAN IV)

Analisis:

• Kerangka dasar Kurikulum

• Struktur kurikulum

• Beban belajar

• Kalender Pendidikan

Analisis:

• Kerangka dasar Kurikulum

• Struktur kurikulum

• Beban belajar

• Kalender Pendidikan

Analisis SK- KD:

• Analisis tujuan tiap mata

pelajaran

• Analisis ruang lingkup tiap

mata pelajaran

• Analisis SK-KD untuk

mendapatkan indikator

pencapaian

Analisis SK- KD:

• Analisis tujuan tiap mata

pelajaran

• Analisis ruang lingkup tiap

mata pelajaran

• Analisis SK-KD untuk

mendapatkan indikator

pencapaian

Seluruh komponen dianalisis

berdasarkan kondisi ideal,

kondisi riil dan rencana tindak

lanjut (Lamp. 4 Analisis SI)

Seluruh komponen dianalisis

berdasarkan kondisi ideal,

kondisi riil dan rencana tindak

lanjut (Lamp. 4 Analisis SI)

Analisis tujuan Mapel menggu-

nakan Lamp.5 Analisis SI)

Analisis ruang lingkup Mapel dan

analisis SK/KD Mapel menggu-

nakan Lamp.6 Analisis SI)

Analisis tujuan Mapel menggu-

nakan Lamp.5 Analisis SI)

(5)

KOMPONEN

ACUAN

Struktur Kurikulum

Beban Belajar

Kalender Pendidikan

Profil sekolah

Hasil Analisis Konteks SNP, Satdik dan

Lingkungan Satdik

Kaldik Nasional, Propinsi, Kota

Profil sekolah

Kerangka Dasar

Hasil Analisis SKL satuan pendidikan

Hasil Analisis SKL Kelompok Mapel

(6)

Analisis SK/KD

tiap Mata Pelajaran

Untuk memetakan tingkatan ranah

setiap indikator pencapaian, sebagai

acuan pengembangan silabus

Analisis Tujuan

tiap Mata Pelajaran

Untuk memetakan skala prioritas ranah

kompetensi, substansi materi, dan

implementasi dalam PBM

Analisis Ruang

Lingkup tiap Mapel

Untuk memetakan materi pokok

hubungannya dengan materi yang

terjabar dalam seluruh KD tiap jenjang,

sebagai acauan bagi guru dalam

(7)

Kom

Kondisi

Ideal

Kondisi

Riil

Rencana

Tindak

Prinsip

Pengemban gan

Kurikulum

KTSP

dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah

berpedoman pada standar isi dan standar kompetensi lulusan serta panduan

penyusunan KTSP yang disusun oleh BSNP.

Dalam

pengembangan KTSP belum memperhatikan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum

terutama prinsip berpusat pada potensi,

perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan

peserta didik dan lingkungannya.

Dilakukan reviu dokumen KTSP sehingga

memenuhi setiap prinsip

pengembangan kurikulum

khususnya prinsip berpusat pada potensi,

perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan

peserta didik dan lingkungannya

2.

Struktur

(8)

Tujuan

Ranah

Kompeten

si

Substansi

Materi

Implementas

i dalam PBM

(Hubungan

dg KD)

C

A

P

1. Membentuk sikap positif

terhadap biologi dengan

menyadari keteraturan

dan keindahan alam

serta mengagungkan

kebesaran Tuhan Yang

Maha Esa

v

 Seluruh materi esensial biologi

 Keteraturan & keindahan

alam

 Kebesaran Allah

2. Memupuk sikap ilmiah

yaitu jujur, objektif,

terbuka, ulet, kritis dan

dapat bekerjasama

dengan orang lain

3. dst

(9)

Standa

Indikator Pencapaian

Tk. Rana

h IPK

Materi Pokok

Ruan g Lingk

up Alokas i Waktu

1 2 3

Memah ami hakikat biologi sebagai Ilmu

1.2

Mendeskri p-sikan objek dan permasal ahan biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupa n

( molekul, sel,

jaringan, organ, individu, populasi, ekosistem dan

bioma)

C3  Mengidentifkasi

objek dan

permasalahan

biologi pada tingkat organisasi

kehidupan

 Menjelaskan objek

biologi pada tingkat organisasi

kehidupan.

 Menjelaskan

masalah biologi pada berbagai tingkat organisasi kehidupan.

 Menentukan

alternatif pemecahan masalah biologi yang ditemukan dengan rencana penelitian

sederhana yang dapat dilakukan melalui metode ilmiah.

 Memecahkan

masalah biologi dengan metoda ilmiah

C1 han biologi pada

berbagai tingkat organisasi kehidupan (molekul, sel,

jaringan, organ, individu, populasi, ekosistem dan

(10)

ANALISIS SKL

Fokus analisis SKL- Satdik: keterkaitan dgn SKL Kel. MP dan SKL Mapel

Fokus SKL Kel. MP: analisis keterkaitan SKL MP, ranah dan bentuk penilaian

Fokus analisis SKL MP : kajian tingkatan ranah, materi, dan penjabaran SK-KD

SKL - SP

SKL-KMP

SKL - MP

Meningkatkan

kecerdasan,

pengetahuan,

kepribadian, akhlak

mulia, serta

keterampilan untuk

hidup mandiri dan

mengikuti pendidikan

lebih lanjut

Dikembangkan

berdasarkan tujuan

dan cakupan muatan

dan/ atau kegiatan

setiap kelompok

mata pelajaran

Dikembangkan

berdasarkan tujuan

dan cakupan

(11)

N

o

SKL Satuan

Pendidikan

SKL

Kelom

pok

Mapel

SKL Mata

Pelajaran

Ket

1. Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja

2. Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta

memperbaiki kekurangannya 3. Menunjukkan sikap percaya

diri dan bertanggung jawab atas perilaku, perbuatan, dan pekerjaannya

(12)

N

Standar Kompetensi

Lulusan Kel. Mapel

Mapel

SKL

Penil

aia

n

1 Agama dan Akhlak Mulia

1 Membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Tujuan tersebut dicapai melalui muatan dan/atau kegiatan agama,

kewarganegaraan, kepribadian, ilmu pengetahuan dan teknologi, estetika, jasmani, olahraga, dan kesehatan.

2 Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja 3 Menghargai keberagaman agama, bangsa, suku,

ras, golongan sosial ekonomi, dan budaya dalam tatanan global

4. . . .dst

9. Memanfaatkan lingkungan sebagai makhluk ciptaan Tuhan secara bertanggung jawab

Penilaian Afektif, Penugasan dan Unjuk Kerja

(13)

N

STANDAR KOMPETESI

KOMPETENSI DASAR Kelas X XI XI

I 1 2 1 2 1 2

1 1.Merumuskan masalah,

mengajukan dan menguji

hipotesis, menentukan variabel,

merancang dan merakit

instrumen, menggunakan berbagai

peralatan untuk melakukan

pengamatan & pengukuran yang tepat dan teliti,

mengumpulkan, meng-olah,

menafsirkan dan menyajikan data secara

sistematis, dan menarik

kesimpulan

sesuai dgn bukti yang diperoleh, serta

berkomunikasi ilmiah hasil percobaan

secara lisan dan tertulis

C3 1.

Memahami hakikat Biologi sebagai ilmu

1.2. Mengidentifkasi ruang

lingkup Biologi v 1.2 Mendeskripsikan objek

dan permasalahan biologi pada berbagai tingkat

organisasi kehidupan (molekul, sel, jaringan, organ, individu, populasi, ekosistem, dan bioma)

v

2.

Memahami prinsip-prinsip pengelompoka n makhluk hidup

2.2 Mendeskripsikan ciri-ciri Archaeobacteria dan Eubacteria dan peranannya bagi

kehidupan

v

2.3 Menyajikan ciri-ciri umum flum dalam kingdom Protista, dan peranannya bagi kehidupan

v

2.4 Mendeskripsikan ciri-ciri dan jenis-jenis jamur

berdasarkan hasil pengamatan, percobaan, dan kajian literatur serta peranannya bagi

kehidupan

v

1. Melakukan percobaan pertumbuhan dan

perkembangan pada tumbuhan

1.1 Merencanakan

percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan

tumbuhan

v

1.2 Melaksanakan

percobaan pengaruh faktor luar terhadap pertumbuhan

tumbuhan

v

1.3 Mengkomunikasikan hasil percobaan pengaruh faktor luar terhadap

pertumbuhan tumbuhan

v

(14)

Perencanaan

Pelaksanaan

Silabus

RPP

Penilaian

Pengawasan

Pemantauan

Tindak Lanjut

Supervisi

Pelaporan

Evaluasi

Mengacu pada standar penilaian

Dilaksanakan melalui tes dan non tes,

Aspek: Kognitif, Psikomotor dan Afektif

Panduan Penilaian 5 Kelompok Mapel

Pelaksanaan Pembelajaran

(Implementasi RPP)

Jumlah Peserta Didik Jumlah Rombel

Beban Kerja Guru, dll.

Persyaratan Pelaksanaan

Pendahuluan

Kegiatan Inti

Penutup

(15)

N

O

KOMPONEN

KONDISI

IDEAL

KONDISI

RIIL

TINDAK

LANJUT

(16)

Penilaian pendidikan adalah proses pengumpulan dan

pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian

hasil belajar peserta didik

Standar penilaian pendidikan adalah standar nasional

pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme,

prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar

peserta didik.

Pendidik

Satuan Pendidikan

Pemerintah

Ulangan

Ujian Sekolah

Ujian Nasional

(17)

Teknik tes: tes tertulis, tes lisan,

dan tes praktik atau tes kinerja

Teknik observasi: dilakukan selama

pembelajaran berlangsung dan/atau

di luar kegiatan pembelajaran

Tes

Observasi

Penugasan

Teknik penugasan: berbentuk tugas

rumah dan/atau proyek

Substansi

Konstruksi

Bahasa

Merepresetasikan kompetensi yang dinilai

Memenuhi persyaratan teknis sesuai dengan

bentuk instrumen yang digunakan

Menggunakan bahasa yang baik dan benar serta komunikatif sesuai taraf perkembangan peserta

(18)

N

O

KOMPONE

N

KONDISI

IDEAL

KONDISI

RIIL

KESENJA

NGAN

RENCANA

TINDAK

LANJUT

1 Mekanisme

dan Prosedur

Penilaian

2 Instrumen

Penilaian

Instrumen

penilaian

hasil belajar

yang

digunakan

pendidik

memenuhi

persyaratan

substansi,

konstruksi,

dan bahasa.

Belum ada

data

penelaahan

instrumen

penilaian

hasil belajar

Belum

konstruksi,

dan

bahasa

pada

instrumen

penilaian

hasil

belajar

Sekolah

menyiapkan

format

penelaahan

butir soal dan

meminta guru

melakukan

telaah butir

soal sebelum

diujikan

kepada

peserta didik

(19)

Pengawasan

Evaluasi

Program Pengawasan

Evaluasi Diri

Evaluasi dan Pengembangan KTSP

Evaluasi pendayagunaan Pendidik dan Tendik

Akreditasi Sekolah

Perencanaan

Program

Visi

Misi

Tujuan

Rencana Kerja

Pelaksanaan

Rencana Kerja

• Pedoman Sekolah

• Struktur Organisasi Sekolah

• Pelaksanaan Kegiatan Sekolah

• Bidang Kesiswaan

• Bidang Kurikulum/ Pembelajaran

• Bidang Pendidik dan Tendik

• Bidang Sarana dan Prasarana

• Bidang Keuangan dan Pembiayaan

• Budaya dan Lingkungan Sekolah

• Peran serta Masyarakat dan Kemitraan Sekolah

Sistem Informasi

Manajemen

Mendukung administrasi dan pembelajaran yang

efektif, efisien, dan akuntabel

Kepemimpinan

(20)

Aspek yang di analisis pada standar pengelolaan meliputi

Perencanaan Program, Pelaksanaan Rencana Kerja,

Pengawasan Evaluasi, Kepemimpinan Sekolah, dan Sistem

Informasi Manajemen. Khusus untuk aspek Pelaksanaan

Rencana Kerja dan Pengawasan Evaluasi disusun dalam

Juknis tersendiri

Cara melakukan analisis pada aspek Perencanaan

Program, Kepemimpinan Sekolah dan Sistem Informasi

Manajemen adalah menganalisis kesesuaian antara kondisi

ideal dan kondisi riil dari semua kriteria pada setiap

(21)

N

o

Kriteria setiap

Komponen

Kesesuaian

dengan

Kriteria*

Analisis

Pemenuhan

(Program

Tindak

Lanjut)

Alokasi

Program*

*

Ya Tidak

1

2

Catatan : Lihat Lampiran 4, 6, dan 8 Juknis Analisis Standar Pengelolaan

CATATAN:

* “Ya “

: jika semua kriteria setiap komponen bersesuaian

antara kondisi ideal dengan yang ada pada satuan pendidikan

“Tidak”

: jika semua kriteria setiap komponen tidak bersesuaian

antara kondisi ideal dengan yang ada pada satuan pendidikan

** “1 “

:

jika analisis penyesuaian/pemenuhan pada komponen

yang dimaksud dapat dituangkan dalam RKAS

(22)

Standar sarana dan prasarana untuk sekolah/madrasah

mencakup kriteria minimum sarana dan kriteria minimum

prasarana (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor

24 Tahun 2007 Lampiran Pasal 1);

.

Standar sarana dan prasarana adalah standar nasional

pendidikan yang berkaitan dengan kriteria minimal tentang

ruang belajar, tempat berolahraga, tempat beribadah,

perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat

bermain, tempat berkreasi dan berekreasi, serta sumber

belajar lain yang diperlukan untuk menunjang proses

pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi informasi

dan komunikasi (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional

Nomor 24 Tahun 2007 Lampiran Bab I, Pasal 1 ayat 8);

Sarana pendidikan adalah perlengkapan yang diperlukan

untuk menyelenggarakan pembelajaran yang dapat

(23)

Prasarana pendidikan adalah fasilitas dasar yang diperlukan

untuk menjalankan fungsi satuan pendidikan (Peraturan

Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007

Glosarium);

Lahan sekolah adalah bidang permukaan tanah yang di

atasnya terdapat prasarana sekolah meliputi bangunan

satuan pendidikan, lahan praktek, lahan untuk prasarana

penunjang, dan lahan pertamanan untuk menjadikan satuan

pendidikan suatu lingkungan yang secara ekologis nyaman

dan sehat (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24

Tahun 2007 Glosarium);

Bangunan gedung sekolah adalah gedung yang sebagian atau

seluruhnya berada di atas lahan, yang berfungsi sebagai

tempat untuk melakukan pembelajaran pada pendidikan

formal. (Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24

Tahun 2007 Glosarium);

(24)

1 Satuan Pendidikan yang terkait dengan

Rombongan Belajar

2 Lahan

3 Bangunan Gedung

(25)

N

o

Komponen

Kondis

i

Satua

n

Pendi

dikan

Kesesu

aian

dengan

SNP

Analisis

Penyesuai

an/

Pemenuh

an

Progra

m

Ke

t

Y

a

Tid

ak

1 2 3

(26)

Proses pengkajian komponen-komponen sumber daya di lingkungan

sekolah untuk memperoleh data dan informasi antara lain tentang:

kondisi ideal (sesuai dengan tuntutan SNP), kondisi riil (kekuatan dan

kelemahan), kesenjangan (tantangan nyata yang dihadapi oleh sekolah)

dan rencana tindak lanjut (upaya yang harus dilakukan oleh sekolah

berdasarkan skala prioritas); sebagai acuan bagi sekolah dalam proses

pengembangan KTSP dan RKS.

• Peserta didik

(Ruang lingkup data: rata-rata intake siswa, rata-rata

pencapaian UN dan US, dll)

• Pendidik dan Tendik

(Ruang lingkup data: ketercukupan jumlah,

kualifikasi pendidik dan tendik)

• Sarana Prasarana

(Ruang lingkup data:

ketersediaan sarana prasarana

pendukung proses pembelajaran, dll)

• Biaya

(Ruang lingkup data: jenis, sumber dan program pembiayaan,dll)

(27)

Kekuatan

:kondisi komponen sumber daya satuan

pendidikan yang positif/baik dan terkendali.

Kelemahan

: kondisi komponen sumber daya

satuan pendidikan yang negatif/kurang baik

dan tidak terkendali.

Kesenjangan

: tantangan nyata yang dihadapi

oleh sekolah dari setiap komponen sumber daya,

sebagai bahan dalam menetapkan rencana

tindak lanjut.

Rencana tindak lanjut

: upaya yang akan

dilaksanakan oleh sekolah untuk memperkecil

kesenjangan agar mencapai kondisi ideal,

(28)

No Kompo

nen

Kondisi

Ideal

Kondisi

Riil

Kesenja

ngan

Rencana

Tindak

Lanjut

1 Peserta

didik

2 Pendidik

& Tendik

Semua guru telah

tersertifikasi tersertifikasi 80 %Guru yg telah Terdapat 20 % guru blm tersertifikasiberkala sesuai kuota yang adaMengikutkan sertfikasi secara

Mnegikutkan diklat, seminar dll.

3 Sarana

Prasaran

a

4 Pembiaya

an

5 Program

Sekolah

Sekolah memiliki

(29)

Merupakan proses pengkajian lingkungan sekolah yang difokuskan

untuk memperoleh data dan informasi tentang

peluang, tantangan,

dan rencana tindak lanjut

”, sebagai acuan bagi sekolah dalam

proses pengembangan KTSP dan penyusunan program kerja

sekolah.

Peluang

Tantangan

Kesenjangan

tindak lanjut

Rencana

Kondisi yang bersifat

positif dan

mendukung

pendidikan di

sekolah

mendukung

pendidikan di

sekolah

Kondisi yang

bersifat negatif dan

kurang

Kondisi nyata yang

dihadapi oleh

sekolah dari setiap

komponen,

sebagai bahan

dalam menetapkan

rencana tindak

lanjut

(30)

Komponen-komponen

yaitu komite sekolah, dewan

pendidikan, dinas pendidikan, assosiasi profesi, dunia

industri/dunia kerja dan sumber daya alam.

Instrumen pengumpulan

data

meliputi komponen,

kondisi ideal, kondisi riil (terdiri dari peluang dan

tantangan), kesenjangan dan rencana tindak lanjut.

Pengolahan data

dilakukan dengan cara memilah data

yang terkumpul dari setiap komponen lingkungan

satuan pendidikan dan memilih bagian terpenting

(31)
(32)

1. Sampul : ( Ada Logo sekolah atau logo pemerintah

kabupaten/kota ), Nama “LAPORAN HASIL

ANALISIS KONTEKS”, Nama Satdik, Tahun

pelajaran, Kabupaten/Kota dan Provinsi)

2. Kata pengantar

3. Lembar Pengesahan (Tempat dan tanggal

(33)

BAB I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang, memuat hal-hal :

• Kondisi ideal suatu sekolah sesuai SNP

• Kondisi riil sekolah

• Upaya atau langkah memenuhi kondisi ideal

B. Dasar kebijakan

Memuat landasan hukum yang digunakan

dalam menyusun laporan hasil analisis konteks

C. Tujuan dan Manfaat

• Memuat tujuan penyusunan laporan analisis

konteks

(34)

BAB II. HASIL ANALISIS KONTEKS

A. Analisis Standar Nasional Pendidikan

1. Analisis Standar Isi

Memuat deskripsi kondisi ideal pelaksanaan SI,

kondisi riil dan rencana tindak lanjut.Deskripsi

tersebut dapat didukung oleh data kuantitatif.

2. Analisis Standar Kompetensi Lulusan

Memuat deskripsi Analisis SKL satuan pendidikan,

SKL Kelompok Mapel dan SKL Mapel.

Analisis SKL Satdik mendeskripsikan Analisis SKL

Kelompok Mapel, SKL Mapel.

Analisis SKL Kelompok Mapel mendeskripsikan

analisis SKL Mapel dan penilaian.

Analisis SKL Mapel mendeskripsikan tingkat ranah,

SK, KD dan kelas/semester.

3. Analisis Standar Proses

(35)

4. Analisis Standar Pengelolaan

Memuat deskripsi kondisi ideal (SNP), kondisi

riil pelaksanaan standar pengelolaan dan

rencana tindak lanjut untuk memenuhinya.

5.Analisis Standar Penilaian

Memuat deskripsi kondisi ideal (SNP), kondisi

riil pelaksanaan standar penilaian , dan

(36)

B.Analisis Kondisi Internal Satuan Pendidikan

Memuat deskripsi:

• Peserta didik, pendidik dan tendik, sarpras, biaya, dan program

sekolah

• Kondisi ideal, kondisi riil (Kekuatan dan Kelemahan)

• Kesenjangan

• Rencana tindak lanjut

• Deskripsi tersebut dapat didukung oleh data kuantitatif.

C. Analisis Kondisi Lingkungan Eksternal Satdik

Memuat deskripsi sekurang-kurangnya:

• Komite sekolah, dewan pendidikan, dinas pendidikan, asosiasi

profesi, dunia industri dan dunia kerja, sumber daya alam dan

sosial budaya.

• Kondisi ideal, kondisi riil (Peluang dan Tantangan)

• Kesenjangan

• Rencana tindak lanjut

• Deskripsi tersebut dapat didukung oleh data kuantitatif.

BAB III. PENUTUP

Kesimpulan

Rekomendasi

(37)

Terima kasih…

Terima kasih…

TIM

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui : 1) Tuntutan kompetensi lulusan Sekolah Menengah Pertama dilihat dari soal – soal ujian nasional tahun 2007 dan 2008;

lah data sumber daya pendidikan, proses pembe- lajaran/bimbingan, lingkungan sekolah yang ber- pengaruh terhadap perkembangan hasil belajar/ bimbingan siswa; (4)

Melatih ketajaman analisis dan meningkatkan khasanah ilmu pengetahuan terhadap kondisi riil di lapangan yang terkait dengan disiplin ilmu manajemen sumber daya manusia

Keterkaitan antar komponen utama yang saling mendukung dapat dilihat pada komponen persaingan, stuktur, dan strategi dengan kondisi faktor sumber daya agribisnis gandum lokal4.

Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa :Sumber Daya Manusia, Material, Manajemen Lapangan, Manajemen dan Kondisi Alam dan Lingkungan merupakan faktor yang mempengaruhi

Pengembangan tema dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekolah masing-masing. Media dan kegiatan main dalam pembelajaran coding dapat digunakan untuk semua tema yang ada

Pembelajaran TIK di sekolah mengah sudah merupakan tuntutan agar sumber daya manusia yang dihasilkan mampu memanfaatkan TIK, baik untuk mendukung proses belajar maupun

Sehingga dapat memperoleh tujuan untuk melindungi anak dari tindak kekerasan yang terjadi dalam lingkungan sekolah, mencegah anak melakukan tindakan kekerasan dilingkungan sekolah serta