• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA KORIPANDRIYO KECAMATAN GABUS KABUPATEN PATI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA KORIPANDRIYO KECAMATAN GABUS KABUPATEN PATI"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 Rata-Rata Tekanan Darah Sebelum dan Setelah Dilakukan Terapi Relaksasi Otot
Tabel 3 Perbedaan Tekanan Darah Sebelum Dilakukan Terapi Relaksasi Otot Progresif pada

Referensi

Dokumen terkait

Judul Skripsi : Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Posyandu Lansia Purwodiningratan Jebres.. Dengan ini

Hasil penelitian didapatkan terapi relaksasi otot progresif menurunkan tekanan darah sistole sebesar 10,60 mmHg dan diastole sebesar 4 mmHg, sedangkan terapi

Hasil analisa terapi relaksasi otot progresif mengalami penurunan sebesar 2.533 dan relaksasi napas dalam mengalami penurunan sebesar 0.33 terhadap tekanan darah

Berdasarkan tabel 4 menunjukkan bahwa terjadi perubahan tekanan darah setelah diberikan terapi relaksasi otot progresif pada kelompok perlakuan 1 sebanyak 5

Tema yang dipilih dalam skripsi ini adalah “ Pengaruh dosis pemberian terapi relaksasi otot progresif terhadap perubahan tekanan darah penderita hipertensi ( studi

Relaksasi otot progresif dan terapi tertawa adalah terapi komplementer yang dimungkinkan dapat menurunkan tekanan darah.. Tujuan: Membandingkan efektifitas relaksasi otot

Penelitian lain yang dilakukan oleh Rahayu et al 2020 menunjukkan hasil uji dengan test Wilcoxon, nilai rata-rata tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan relaksasi otot progresif

Perbedaan Sistolik dan Diastolik Pada Kelompok Eksperimen Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata tekanan darah sistole pada