• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tanggung Jawab Sosial dan Etika Manajeri

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Tanggung Jawab Sosial dan Etika Manajeri"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

(1)

Tanggung jawab sosial

dan etika manajerial

BY MELDAWATI

(2)

Apakah tanggung jawab

sosial

Manajemen hijau (green

manajement)

Manajer dan perilaku etis

Mendorong perilaku etis

Tanggung jawab sosial dan

masalah etika dunia masa

kini

Apakah tanggung jawab

sosial

Manajemen hijau (green

manajement)

Manajer dan perilaku etis

Mendorong perilaku etis

Tanggung jawab sosial dan

masalah etika dunia masa

kini

POKOK POKOK PEMBAHASAN

POKOK POKOK PEMBAHASAN

(3)

Membedakan apa iu kewajiban sosial,responsivitas

sosial, dan tanggung jawab sosial.

Membahas apakah organisasi perlu melakukan

keterlibatan sosial

Membedakan apa iu kewajiban sosial,responsivitas

sosial, dan tanggung jawab sosial.

Membahas apakah organisasi perlu melakukan

keterlibatan sosial

Apakah tanggung jawab sosial

(4)

Kewajiban sosial

Kewajiban sosial adalah keterlibatan

perusahaan dalam aksi sosial dikarenakan

kewajibannya untuk memenuhi tanggung

jawab ekonomi dan hukum.organisasi

melakukan apa yang wajib di lakukan dan

tidak lebih.

Sebagai contoh : Beberapa perusahaan

menetapkan kebijakan merekrut tenaga kerja

dari daerah lokasi sekitar perusahaan.

(5)

Responsivitas sosial

Responsivitas sosial berarti bahwa perusahaan terlibat dalam beberapa aktivitas sosial yang populer.manajer dalam perusahaan ini dipandu oleh

norma dan nilai sosial dalam membuat keputusan praktis dan berorientasi

pasar.

Sebagai contoh : para manjer di american express company

mengidentifikasi tiga tema layanan komunitas,warisan budaya,dan

peminpin masa depan sebagai panduan dalam memutuskan program dan

organisasi mana yang akan mereka dukung di seluruh dunia.

(6)

Tanggung jawab sosial

Tanggung jawab sosial adalah

sebuah itensi bisnis melampauai

kewajiban legal dan ekonomi untuk

melakukan hal yang benar dan

betindak dengan cara yang baik

bagi masyarakat.

Sebagai contoh : aktivitas

perusahaan tambahan yang di

maksudkan untuk meningkatkan

kesejahteraan sosial dan

meningkatkan kondisi sosial atau

lingkungan

(7)

Apakah organisasi harus terlibat

secara sosial

Menentukan apakah organisasi harus

terlibat secara sosial yaitu dengan cara

menilai dampak dari keterlibatan sosial

pada kinerja ekonomi perusahaan dan

mengevaluasi kinerja dari dana investasi

tanggung jawab sosial (SRI) versus dana

non SRI. Berdasarkan informasi seperti

itu,kita dapat menyimpulkan bahwa

sebuah perusahaan bisa bertanggung

jawab secara sosial tanpa mengurangi

kinerja ekonominya

.

(8)

Cara lain untuk melihat keterlibatan

sosial dan peforma ekonomi adalah

melihat dana investasi tanggung

jawab sosial yang memberikan cara

bagi investor individu untuk

mendukung perusahaan yang

bertanggung jawab secara sosial.

Sebagai contoh : dana investasi

tanggung jawab sosial biasanya tidak

diinvestasikan dalam perusahaan yang

terlibat dalam minuman

keras,perjudian,tembakau,tenaga

nuklir,senjata penetapan harga, atau

penipuan atau di perusahaan yang

mempunyai keamanan produk yang

buruk

(9)

Mendefenisi

menjadi hijau (go green)

Menguraikan bagaimana perusahaan

dapat

menjadi hijau (go green)

Menjelaskan bagaimana

tindakan manajemen

hijau dapat di evaluasi

Menjelaskan bagaimana

tindakan manajemen

hijau dapat di evaluasi

Manajemen hijau(greenmanajement)

(10)

Mendefenisikan Manjemen

Hijau

Adalah manajemen yang

mengacu pada pengelolaan

interaksi perusahaan dengan

berdampak pada lingkungan

dan telah melampaui

kepatuhan dan kebutuhan

peraturan untuk memasukkan

alat alat konseptual,seperti

pencegahan polusi produk

dan prusahaan tan ggung

jawab sosial.

(11)

Menguraikan bagaimana

perusahaan dapat go green

Terdapat 4 pendekatan untuk

perusahaan menjadi hijau :

1. Pendekatan hukum (hijau muda )

2. Pendekatan pasar

3. Pendekatan pemangku kepentingan

4. Pendekatan aktivis (hijau tua)

(12)

Pendekatan hukum

( hijau muda )

Adalah pendekatan di mana

cukup mengikuti apa yang di

perintahkan hukum.dan

pendekatan ini yang

menggambarkan kewajiban

sosial organisasi hannya

menunjukkan sedikit

sensitivitas terhadap

lingkungan .mereka mematuhi

hukum,peraturan,dan regulasi

tanpa berusaha melawannya

secara legal dan itulah

jangkauan mereka terhadap

gerakan menjadi hijau.

(13)

Pendekatan pasar

Pendekatan pasar adalah

merespon pilihan lingkungan dari

para konsumen,apapun yang di

minta para konsumennya dalam

arti produk ramah lingkungan

akan di sediakan oleh organisasi.

Contoh : dupont

mengembangkan herbisida jenis

baru yang membantu para

petani di seluruh dunia untuk

mengurangi penggunaan bahan

kimia.

(14)

Pendekatan pemangku kepentingan (stakeholder)

Adalah sebuah oeganisasi bekerja untuk memenuhi

tuntutan dari berbagai pemangku kepentingan.seperti

karyawan,pemasok atau komunitas.

Contoh : Hewlett packard

mempunyai beberapa program lingkungan korporasi di tempat untuk rantai persediaan

(pemasok).desain produk dan daur ulang produk (konsumen dan masyarakat),dan operasi

kerja (karyawan dan komunitas).

(15)

Pendekatan aktivis (hijau tua)

Adalah mereka yang mencari untuk melindungi sumber daya alam bumi ini. Pendekatan

aktivis merefleksikan tingkatan tertinggi dari sensitivitas

terhadap lingkungan dan menggambarkan tanggung jawab sosial.

Contoh : Sebuah perusahaan dari belgia menghasilkan

produk ramah lingkungan

dalam pabrik yang hampir tidak mengeluarkan emisi sama

sekali.

(16)

Mendefenisikan tindakan

manajemen hijau dapat di evaluasi

Tindakan hijau dapat di evaluasi

dengan memeriksa laporan

yang di kumpulkan perusahaan

mengenai kinerja lingkungan

mereka,dengan melihat

pemenuhan standar global bagi

manajemen lingkungan dan

dengan menggunakan daftar

global100 korporasi yang paling

berkelanjutan di dunia.

(17)

Manajer dan perilaku etis

1.Mendefenisikan apa itu etika

1.Mendefenisikan apa itu etika

2.

Membahas faktor faktor yang

mempengaruhi apakah

seseorang berperilaku etis

dan tidak etis

2.

Membahas faktor faktor yang

mempengaruhi apakah

seseorang berperilaku etis

dan tidak etis

3.

Menguraikan apa yang harus

di ketahui manajer tentang

etika internasional

3.

Menguraikan apa yang harus

di ketahui manajer tentang

etika internasional

(18)

Mendefenisikan apa itu etika

Etika didefenisikan

sebagai prinsip, nilai dan

kepercayaan yang

menetukan keputusan dan

perilaku benar dan

salah.faktor yang

mempengaruhi perilaku

etis dan tidak etis

termasuk tingkat

pengembangan moral dari

seseorang,karakteristik

individu,variabel stuktural

dan intensitas masalah

.

(19)

Faktor yang menetukan tindakan

beretika dan tidak beretika

Ada 5 faktor yang mempengaruhi :

Tingkatan pengembangan moral

Karaktristik individual

Variabel struktural

Budaya organisasi

Intensitas masalah

(20)

Tingkat pengembangan

moral

Riset membenarkan adanya tiga level perkembangan

moral.masing masing mempunyai dua tingkatan.pada setiap tingkatan tersebut,penilaian moral seeorang semakin tidak bergantung kepada pengaruh dari luar dan lebih internasional.

• Level pertama,level prakonvesional pilihan seseorang antara benar dan salah di dasarkan pada konsekwensi personal dari sumber luar.seperti hukuman

fisik,hadiah,atau pertukaran kebutuhan.

• Level kedua,level konvesional keputusan etika

bergantung pada penjagaan standar yang di harapkan dan memenuhi espektasi dari orng lain.

• Pada level prinsipal,individu mendefenisikan nilai

moaral terpisah dari otooritas kelompok tempat mereka bergabung atau masyarakat umum.

(21)

Karakteristik individual

• Dua karakteristik individual nilai dan kepribadian memainkan peran

dalam menentukan apakah seseorang berprilaku sesuai

etika.setiap orang menjadi anggota sebuah organisasi dengan sejumlah nilai pribadi yang ralatif tetap,yang merenpresentasikan keyakinan

dasar tentang apa yang benar dan apa yang salah nilai nilai

berkembang sejak kita masih

muda,berdasarkan apa yang kita lihat dan dengar dari orang

tua,guru,teman teman dan orang lain.

(22)

Kekuatan ego

Kekuatan ego mengukur

keyakinan seseorang,orang yang memiliki ego tinggi sering

menolak ransangan untuk

bertindak secara tidak etis dan tidak mengikuti keyakinan

mereka .maka,orang dengan

kekuatan ego yang tinggi sering melakukan apa yang mereka

anggap benar dan lebih

kensisten dalam penilaian dan tindakan moral mereka di

bandingkan orang dengan kekuatan ego rendah.

(23)

Kemanpuan mengendalikan

Adalah tingkat sampai dimana orang

yakin mereka dapat mengendalikan nasibnya sendiri.mereka lebih suka bertanggung jawab terhadap

konsekkuensi dan bergantung pada

mandar internal mereka sendiri tentang baik atau buruk memandu perilaku

mereka.orang yang memiliki

pengendalian eksternal yakin bahwa apa yang terjadi pada mereka adalah akibat keberuntungan atau peluang.mereka tidak suka mengenban tanggung jawab pribadi atas konsekuensi prilaku mereka dan lebih sering bergantung bergantung pada kekuatan eksternal.

(24)

Variabel struktural

Desain struktural organisasi dapat

mempengaruhi perilaku etis

karyawan struktur tersebut dapat meminimalkan ambiguitas dan

ketidak pastian dengan aturan dan regulasi formal dan terus

mengingatkan karyawan tentang etika yang lebih mendorong

perilaku etis.variabel struktural lain yang mempengaruhi pilihan etika meliputi tujuan,sistem penilaian kinerja,dan prosedur alokasi

penghargaan.

(25)

Budaya organisasi

Kekuatan budaya organiasi

mempengaruhi perilaku etis. Nilai nilai ini mencerminkan tujuan

organisasi dan yang di

yakininya.dan nilai nilai ini

menciptakan lingkungan yang

mmpengaruhi perilaku karyawan

secara etis maupun tidak etis.ketika sampai pada perilaku etis,budaya yang mendorong standar etika

yang tinggi adalah standar standar etika yang memiliki toleransi

risiko,kendali,dan toleransi konflik yang tinggi.

(26)
(27)

Etika dalam konteks internasional

Apakah standar etika bersifat

univesal ? Meskipun ada beberapa keyakinan moral yang

umum.perbedaan budaya dan sosial ntar negara merupakan faktor

penting yang menentukan perilaku etis dan tidak etis.

Sebagai contoh : ada seorang manajer di sebuah perusahaan

meksiko menyuap beberapa pejabat pemerintah tingkat tinggi di mexico city untuk mengamankan kontrak

pemerintah yang menguntungkan.

(28)

Mendorong perilaku etis

Menguraikan peran penting manajer

dalam mendorong perilaku etis

Membahas cara khusus yang bisa di

lakukan manajer untuk mendorong

perilaku etis

(29)

Peran penting manajer dalam

mendorong perilaku etis

Perilaku dari manajer adalah faktor yang paling

penting yang mempengaruhi keputusan

seseorang untuk bertindak etis atau tidak etis. Niat manejer mendorong perilaku etis mencakup memberi peerhatian Kepada pemilihan

karyawan,mempunyai dan menggunakan kode etik.Mengenali pentingnya peran kepeminpinan etis yang mereka jalankan dan apa yang mereka lakukan jauh lebih penting dari apa yang mereka katakan,memastikan penilaian tujuan dan

kinerja.Dengan tidak memberikan penghargaan pada pencapaian tujuan tanpa

memperhitungkan proses tujuan yang di

capai.Menggunakan pelatihan etika dan audit sosial yang independen dan menciptakan

(30)

Cara khusus yang bisa dilakukan

manajer untuk mendorong perilaku

etis

Beberapa kiat spesifik manejer

mendorong perilaku etis :

1.

Pemilihan karyawan

2.

Kode etik dan peraturan keputusan

3.

Kepeminpinan manejer tingkat atas

4.

Tujuan pekerjaan dan penilaian kinerja

5.

Pelatihan etika

6.

Audit sosial independen

7.

Mekanisme protektif

(31)

Pemilihan karyawan

• Proses

seleksi(wawancara,tes,pengecekan latar belakang,dll)harus dipandang sebagai kesempatan untuk

mempelajari tingkat pengembangan moral,nilai personal,kekuatan ego,dan kemanpuan mengontrol seorang

individu.tetapi,bahkan proses seleksi yang dirancang dengan hati-hatipun masih dapat dikelabui bahkan dalam kondisi terbaik.individu dengan

standar benar dan salah di pertanyakan dapat diterima.

(32)

Kode etik dan peraturan keputusan

Bagaimana kode etik harus terlihat? Kode etik harus cukup spesifik

untuk menunjukkan kepada karyawan tentang semangat bahwa mereka

harus melakukan hal yang benar namun cukup longgar untuk memungkinkan kebebasan

penilaian.

Sayangnya kode etik tidak terlihat bekerja dengan

baik.sebuah suvei bagi

karyawan perusahaan di AS menemukan bahwa 56

persen dari mereka yang di survei mengetahui

pelanggaran etika atau

hukum termasuk didalamnya konflik kepentingan ,perilaku kasar atau mengidentifikasi dan berbohong kepada

karyawan.dan 42 persen dari karyawan tersebut tidak

melaporkan pelanggaran yang diketahui.

(33)

Saran-saran yang harus dilakukan

manajer untuk mengembangkan

kode etik :

Peminpin organisasi harus memberi contoh yang baik

tentang perilaku dan memberi imbalan mereka yang bertindak etis.

Semua manajer harus senantiasa meneguhkan

pentingnya kode etik dan secara konsisten mendisiplinkan mereka yang melanggar.

Para pemangku kepentingan perusahaan harus turut

dipertimbangkan pada saat kode etik dikembangkan atau ditingkatkan.

Para manajer harus mengkomunikasikan dan

menegakkan kode etik secara teratur.

Manajer harus melakukan pendekatan untuk memandu

karyawan pada saat menghadapi dilema etika.

(34)

Kepeminpinan manajemen tingkat atas

Melakukan bisnis secara beretika

(etis) membutuhkan komitmen

dari para manajer tingkat

atas.Mengapa? Karena

merekalah yang menyangga

nilai-nilai bersama dan

memberikan nuansa

budaya.Mereka adalah tokoh

(35)

Tujuan pekerjaan dan penilaian kinerja

Di bawah tekanan tujuan yang tidak

realistis,kaeyawan yang seharusnya mempunyai etika munkin merasa bahwa mereka tidak mempunyai pilihan kecuali melakukan apa yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tersebut.juga,pencapaian tujuan biasanya merupakan hal kunci dalam penilaian kinerja.Bila

penilaian kinerja berfokus hannya pada tujuan ekonomis,tujuan akhir akan membenarkan caranya untuk mendorong perilaku etis,baik tujuan maupun caranya harus dievaluasi.

(36)

Pelatihan etika

• Dewasa kian banyak organisasi yang mengadakan

seminar,lokakarya dan program pelatihan etika sejenis

untuk mendorong perilaku beretika(etis). Program pelatihan semacam itu bukannya tanpa kontroversi,kekawatiran

utamanya adalah apakah etika dapat diajarkan.Para kritikus menekankan bahwa usaha ini tidak ada tujuannya karena masyarakat menetukan sistem penilaian perorangan

mereka sendiri ketika mereka muda.Meskipun demikian pendapat yang bertentangan menyatakan bahwa beberapa studi telah memperlihatkan bahwa nilai dapat dipelajari

setelah masa awal kanak-kanak.

(37)

Audit sosial independen

Audit sosial independen,yang mengevaluasi keputusan dan

praktek manajemen berdasarkan kode etik organisasi,meningkatkan kemungkinan itu audit semacam ini bisa menjadi evaluasi berkala,atau dapat diadakan secara acak.tanpa pemberitahuan

sebelumnya,program etika yang efektif munkin memerlukan

keduanya.untuk mempertahankan integritas,penulis harus bertanggung jawab pada dewan direktur

perusahaan dan mempresentasikan penemuan mereka secara langsung kepada dewan.

(38)

Mekanisme protektif

Karyawan yang menghadapi dilema

etika memerlukan mekanisme

protektif agar mereka dapat

melakukan apa yang benar tanpa

takut mendapat peringatan.sebuah

organisasi dapat menugaskan

konselor etika bagi karyawan yang

menghadapi dilema

etika.penasehat ini juga dapat

menyarankan alternatif yang

dianggap “benar” secara moral.

(39)

Tanggung jawab sosial dan

masalah etika di dunia masa kini

Mengelola kegagalan moral

dan kebobrokan sosial

Mengelola kegagalan moral

dan kebobrokan sosial

Menjelaskan peran

enterpreneur sosial

Menjelaskan peran

enterpreneur sosial

Membahas

bagaimana bisnis dapat

mempromosikan perubahan sosial

yang positif

Membahas

bagaimana bisnis dapat

mempromosikan perubahan sosial

yang positif

(40)

Mengelola kegagalan moral dan

kebobrokan sosial

Ada dua tindakan sangat penting :

• Kepemimpinan yang beretika Apa yang dilakukan manajer

mempunyai pengaruh yang kuat kepada keputusan karyawan untuk berperilaku etis atau tidak.ketika manajer

menipu,berbohong,mencuri,memani pulasi,mengambil keuntungan atas suatu situasi atau seseorang atau memperlakukan yang lain dengan tidak adil.

(41)

Perlindungan bagi karyawan

yang mengangkat isu etika

Apa yang akan anda lakukan apabila

melihat karyawan lain melakukan

sesuatu yang ilegal,tidak bermoral atau tidak etis? Akankah anda maju ke

depan? Banyak dari kita tidak akan melakukannya karena risiko

anggapan.karena itu penting bagi manajer untuk memastikan agar

karyawan yang mengangkat masalah atau isu etika tidak akan menghadapi risiko pribadi ataupun karir,individu ini yang sering kali disebut peniup

peluit,dapat menjadi bagian penting dari program etika setiap perusahaan.

(42)

Menjelaskan peran enterpreneur sosial

Enterpreneur sosial memainkan peran penting dalam memecahkan masalah sosial dengan mencari kesempatan untuk memajukan masyarakat lewat pendekatan praktis,inovatis,dan

berkelanjutan.Enterpreneur sosial hendak membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik dan

mempunyai dorongan keinginan untuk membuatnya terjadi.Bisnis dapat

mempromosikan perubahan sosial melalui filantropi korporat dan usaha sukarelawan karyawan.

(43)

Bagaimana bisnis dapat

mempromosikan perubahan sosial

yang positif

Bisnis dapat melakukannya

dengan dua cara :

Filantropi perusahaan

Filantropi perusahaan dapat menjadi

jalan yang efektif bagi perusahaan untuk menghadapi masalah masyarakat.

Sebagai contoh : Kampanye “merah muda” untuk mengangkat kesadaran

bahaya kanker payudara dan kampanye merah AIDS global adalah cara-cara

perusahaan mendukung gerakan sosial.Banyak organisasi juga

menyumbangkan uang bagi berbagai tujuan yang diperhatikan oleh karyawan dan pelanggan.

(44)

.

Usaha sukarelawan karyawan

Sukarelawan karyawan adalah jalan yang populer bagi bisnis untuk terlibat dalam promosi perubahan sosial.

Sebagai contoh : 11 anggota tim eksekutif Molson-coors

menghabiskan sehari penuh pada acara pembangunan tim dengan membangun sebuah rumah di Las vegas bersama Habitat For Humany karyawan pricewaterhousecoopers merenovasi sekolah yang

ditinggalkan di newark.

(45)

THANK

YOU

By Mel-dha

Referensi

Dokumen terkait

Sebagai contoh adalah tanggung jawab sosial perusahaan, dari tingkat internasional, kita dapat berdebat secara deduktif berdebat kembali ke etika eksekutif

Untuk memenuhi kontrak sosialnya terhadap masyarakat, perusahaan dihadapkan pada beberapa tanggung jawab sosial secara simultan. Tanggung jawab sosial

Tanggung jawab sosial dalam perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) adalah mekanisme bagi suatu organisasi untuk secara sukarela mengintegrasikan perhatian terhadap

Sedangkan menurut Kreitner (1992) adalah studi mengenai tanggung jawab moral yang terkait dengan apa yg di anggap benar dan apa yang di anggap salah, akan

Sebagai bagian dari masyarakat, maka organisasi bisnis perlu memiliki tanggung jawab bahwakegiatan yang dilakukannya membawa ke arah perbaikan lingkungan masyarakat pada umumnya,

Pajak cukai adalah pajak yang diterapkan oleh pemerintah federal pada produk tertentu. Pajak ini menaikkan biaya produksi barang ini. Sebagai konsekuensi, manufaktur

Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) adalah suatu konsep organisasi perusahaan memiliki berbagai bentuk tanggung jawab

Tanggung Jawab kepada Karyawan • Perlakukan Layak oleh Karyawan lain – Diversitas – Perlindungan terhadap Pelecehan Seksual • Komentar yang tidak diinginkan atau tindakan yang