Analisis Rasio PT. PETROCHEM
1. Rasio Lancar = aset lancar kewajibanlancar
Rasio lancar 2015 = 239.344 .544 .3986.120 .001.398 =2,56
Rasio Lancar 2014 = 6.268.636 .899
285.744 .500 .913=2,55 Rasio Lancar 2013 = 259.578 .391 .39511.398.912.543 =2,64
Analisis: Pada tahun 2013 rasio lancar sebesar 2,56 mengimplementasikan bahwa terdapat Rp.2,56 aset lancar yang tersedia untuk memenuhi tiap-tiap Rp.1 kewajiban yang jatuh tempo pada saat ini. Pada tahun 2014 terdapat Rp.2,55 aset lancar yang tersedia untuk memenuhi tiap-tiap Rp.1 kewajiban, turun 0,01 persen dibandingkan dengan tahun 2013. Selanjutnya, pada tahun 2015 terdapat kenaikan 0,01 persen yaitu menjadi Rp.2,56 aset lancar yang tersedia untuk memenuhi tiap-tiap Rp.1 kewajiban yang jatuh tempo. Jadi, kemampuan memenuhi kewajiban dari tahun ke tahun semakin memburuk karena semakin menurunnya rasio lancar.
2. Waktu Penagihan =
unutuk dapat menagih piutangnya yaitu 33 hari. Penurunan ini menunjukkan semakin baiknya perusahaan dalam memilih pelanggan. Namun, pad atahun 2015 kembali terjadi kenaikan yang cukup signifikan, perusahaan membutuhkan 46 hari untuk menagih piutangnya.
3. Total Utang Terhadap Ekuitas = total kewajiban ekuitas pemegang saham
Total Utang Terhadap Ekuitas 2015 = 239.344 .544 .3982.344 .641.571 =102,09
Total Utang Terhadap Ekuitas 2014 = 285.744 .500 .913
2.201.583 .177 =129,80 Total Utang Terhadap Ekuitas 2013 = 259.578 .391 .395
2.061 .246 .743 =125,94
Analisis: total rasio utang terhadap utang tahun 2013 sebesar 0,77 mengindikasikan bahwa tiap-tiap Rp.1 pendanaan ekuitas terdapat Rp.0,77 pendanaan dari kreditor. Pada PT.Polychem, total pendanaan piutang terus menurun dari tahun ke tahun, yaitu sebesar 0,60 pada tahun 2014 dan 0,57 pada tahun 2015. Hal ini tentunya bukan hal yang baik bagi perusahaan, penurunan ini menunjukkan bahwa perusahaan semakin beresiko.
4. Kelipatan Bunga dihasilkan = laba sebelum pajak+beban bunga bebanbunga
Kelipatan Bunga dihasilkan 2015 =
2.646 .564 .128+11.195 .432.203
11.195.432 .203 =1,24kali
Kelipatan Bunga dihasilkan 2014 =
6.660 .901 .836+23.414 .677 .814
23.414 .677 .814 =1,28kali
Kelipatan Bunga dihasilkan 2013 =
6.375 .056 .373+35.279 .490 .008
Analisis: pada tahun 2013 kelipatan bunga yang dihasilkan adalah sebesar 17,56 kali cukup baik bagi perusahaan. Namun, pada tahun 2014 dan 2015 tidak mendapat kelipatan bunga karena pada 2 tahun tersebut perusahaan mengalami rugi.
5. Tingkat Pengembalian Aset = laba bersih
rata−rata ekuitas pemegang saham
Tingkat Pengembalian Aset 2015 =
Analisis: tingkat pengengembalian aset PT.Polychem pada tahun 2013-2015 mengalami minus, hal tersebut terjadi karena perusahaan tidak mendapatkan laba melainkan perusahaan mengalami kerugian sehingga aset tidak dapat diterima bahkan mengalami minus.
6. Margin Laba Kotor = Penjualan−HPP Penjualan
Margin Laba Kotor 2015 = 258.967 .239 .940258.967 .329.940−214.833.539 .261=0,18
Margin Laba Kotor 2014 = 228.622 .027228.622.027−182.009.698 .717=−4,15
Margin Laba Kotor 2013 = 274.141 .743−226.390 .479 .502
274.141.743 =−8,24
7. Margin Laba Bersih = Laba BersihPenjualan
Margin Laba Bersih 2015 = 250.967 .329 .94036.482.453 .295 =0,15
Margin Laba Bersih 2014 = 35.694 .638 .067
228.622 .027 .943=0,16 % Margin Laba Bersih 2013 = 274.141 .734 .11338.108 .034 .356=0,14
Analisis: Selama tahun 2013, 2014 dan 2015 margin laba bersih terus meningkat.hal ini baikkarena perusahaan mengalami peningkatan daritahun ketahun dalam hal memperoleh laba.
8. Perputaran Piutang Usaha = Penjualan Rata−rata Piutang
Perputaran Piutang Usaha 2015 = 243.794 .678 .941,5258.967.329 .940 =1,06kali
Perputaran Piutang Usaha 2014 = 228.622 .027 .943251.381.881 .028=0,91kali
Perputaran Piutang Usaha 2013 = 274.141 .734 .113
259962437712 =0,04kali
Analisi: Perputaran Piutang usaha pada tahun 2013 sebanyak 0,04 kali hal tersebut mengindikasikan piutang usaha dapat dikelola sebanyak itu. Pada tahun 2014, terjadi kenaikan perputaran perusahaan yaitu sebesar 0,91 kali hal tersebut baik bagi perusahaan, dan pada tahun 2015 terjadi juga kenaikan pada pengelolaan piutang yaitu menjadi 1,06 kali.
9. Perputaran Persediaan = PersediaanHPP
Perputaran Persediaan 2015 =
214.833 .539 .261
(60.990 .143 .694+79.238 .223 .389)/2=3,065 kali
Perputaran Persediaan 2014 = 182.009 .698.717
Perputaran Persediaan 2013 = 226.390.479 .502
(70.870 .356 .698+60.670 .889)/2=6,383 kali