BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Umum - Analisis Pengaruh Jatuh Tegangan Pada Saat Pengereman Terhadap Temperatur Motor Induksi Tiga Phasa
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pada saat belitan stator diberi tegangan tiga fasa, maka pada stator akan dihasilkan.. arus tiga fasa, arus ini kemudian akan menghasilkan medan magnet
Arus ini akan menimbulkan ggm ( gaya gerak magnet) pada belitan stator. Gaya gerak magnet tersebut menghasilkan fluks yang berputar sehingga tercipta medan putar pada belitan
Rotor akan berputar dalam arah yang sama dengan arah medan putar stator.. Berdasarkan bentuk rotornya, motor induksi terbagi menjadi dua
Motor induksi tiga phasa dalam keadaan suplai tegangan tidak seimbang terjadi kenaikan temperatur yang lebih tinggi dibandingkan pada saat motor induksi tiga phasa disuplai
Motor induksi tiga phasa dalam keadaan suplai tegangan tidak seimbang. terjadi kenaikan temperatur yang lebih tinggi dibandingkan pada
[6] Chapman Stephen J, “Electric Machinery Fundamentals”,Third Edition Mc Graw Hill Companies, New York, 1999. [7] Wijaya Mochtar,”Dasar-dasar Mesin Listrik”, Penerbit
meodapatkan nilai tahanan rotor,reaktansi stator dan rut .... Pada pcn:obaan beban nol digunakan untuk mendapatkan nilai tahanan inti dan rtaktaosi magnetic Xm. Setelah
medan putar (fluks yang berputar) yang dihasilkan dalam kumparan statornya. Medan putar ini terjadi apabila kumparan stator dihubungkan dalam fasa banyak,.. umumnya fasa