• Tidak ada hasil yang ditemukan

Karakteristik Fenotipe Itik Alabio (Anas Platyrhynchos Borneo) Di Kalimantan Selatan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Karakteristik Fenotipe Itik Alabio (Anas Platyrhynchos Borneo) Di Kalimantan Selatan"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.  Persentase warna bulu dominan itik alabio.
Tabel 2.  Persentase corak warna bulu itik alabio.
Tabel 4.  Persentase warna paruh, kaki, dan shank itik alabio.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa dari kedua jenis itik (alabio dan cihateup) yang paling cepat mengalami pergantian bulu tetas menjadi bulu tetap adalah pada bagian

POLA RONTOK BULU ITIK BETINA ALABIO (Anasplotyrhynchos borneo) DAN MO JOSARI (Anas pla@rhynchos javapzicus) SERTA PENGARUHNYA TERHADAP LEMAK DARAH (TRIGLISERIDA),.

Rataan bobot dada, persentase dada, bobot daging dada, persentase daging dada, bobot tulang dada dan persentase tulang dada itik alabio jantan umur 10

Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna bulu pada kepala, leher, dada, sayap, punggung, ekor, paha, warna paruh dan shank pada itik lokal jantan, entok jantan, dan tiktok

Meskipun tingkat cemaran AFB1 dan AFM1 pada produk itik Alabio masih di bawah batas maksimal yang diperbolehkan, namun prevalensi cemaran yang tinggi pada sampel perlu menjadi

Alabio duck in several areas in South Kalimantan has a varied phenotypic characteristics, both for qualitative traits (plumage color, color feature, color

Kecuali persentase produksi telur telur yang lebih tinggi pada sistem intensif 91% dan warna yolk yang lebih kuning kemerahan 12,54 RYCF pada sistem ekstensif, tidak terdapat perbedaan

Data Table 2, shows that the coat color of female Alabio ducks in the Hulu Sungai Utara area on the neck, has a color and a percentage of black 10%, brown spots 90%, and the back has a