LAPORAN KULIAH LAPANGAN ENTOMOLOGI LAPORAN KULIAH LAPANGAN ENTOMOLOGI
OLEH : OLEH : N NAAMMAA : : MMUUHHAAMMMMAAD D FFAAIISSAALL N NOO. . BBPP : : 11331100442222000088 KELOMPOK KELOMPOK : : 55 A ANNGGGGOOTTAA :: 1 1. . EEKKA A AAHHDDA A PPRRAATTIIWWII ((11331100442211111122)) 2 2. . AAHHMMAAD D EEFFFFEENNDDII ((11331100442222003333)) DOSEN PENGAMPU : DOSEN PENGAMPU : D. HENN! HERWINA" M.S# D. HENN! HERWINA" M.S# D. RESTI RAHA!U" M.S$ D. RESTI RAHA!U" M.S$ D. MAIRAWITA" M.S$ D. MAIRAWITA" M.S$ LABORATORIUM TAKSONOMI
LABORATORIUM TAKSONOMI HEWAHEWANN %URUSAN BIOLOGI
%URUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNI&ERSITAS ANDALAS UNI&ERSITAS ANDALAS
PADANG" 201' PADANG" 201'
I. PENDAHULUAN I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 1.1 Latar Belakang
Serangga termasuk filum Arthropoda yaitu kelompok hewan yang mempunyai kaki Serangga termasuk filum Arthropoda yaitu kelompok hewan yang mempunyai kaki beruas-ruas,
beruas-ruas, tubuh tubuh bilateral bilateral simetris simetris dan dan dilapisi dilapisi oleh oleh kutikula kutikula yang yang keraskeras (e
(exoxoseseleletoton!n!. . SeSeranrangggga a didigogololongngkakan n dadalam lam kekelaslasininseseta ta (h(hexexapapododa!, a!, kakarenrenaa memiliki " buah (# pasang! kaki yang terdapat di dadaerah dada (thorax!. $umlah memiliki " buah (# pasang! kaki yang terdapat di dadaerah dada (thorax!. $umlah kaki men%adi iri khas serangga yang membedakannya dengan hewan lain dalam kaki men%adi iri khas serangga yang membedakannya dengan hewan lain dalam phylum
phylum Arthropoda Arthropoda seperti seperti laba-laba laba-laba (arahnida!, (arahnida!, kepiting kepiting (deapoda!, (deapoda!, udangudang (rustaea!, lipan dan luwing (myriapoda!, &ehidupan serangga sudah dimulai se%ak (rustaea!, lipan dan luwing (myriapoda!, &ehidupan serangga sudah dimulai se%ak '
' %u%uta ta tahtahun un ()()amaman an dede*o*oninianan!. !. &i&irara-k-kirira a + + - - # # %u%uta ta spspesesies ies serseranangggga a tetelahlah terindentifikasi. iperkirakan, %umlah serangga sebanyak #- %uta spesies yang terindentifikasi. iperkirakan, %umlah serangga sebanyak #- %uta spesies yang meliputi sekitar / dari keanekaragaman spesies di muka bumi ($umar, +!. meliputi sekitar / dari keanekaragaman spesies di muka bumi ($umar, +!.
Serangga %uga memiliki keanekaragaman luar biasa dalam ukuran, bentuk Serangga %uga memiliki keanekaragaman luar biasa dalam ukuran, bentuk dan perilaku. &esuksesan eksistensi kehidupan serangga di bumi ini diduga berkaitan dan perilaku. &esuksesan eksistensi kehidupan serangga di bumi ini diduga berkaitan erat dengan rangka luar (eksoskeleton! yang dimilikinya, yaitu kulitnya yang %uga erat dengan rangka luar (eksoskeleton! yang dimilikinya, yaitu kulitnya yang %uga merangkap sebagai rangka penun%ang tubuhnya, dan ukurannya yang relatif keil merangkap sebagai rangka penun%ang tubuhnya, dan ukurannya yang relatif keil serta kemampuan terbang sebagian besar %enis serangga. 0kuran badannya yang serta kemampuan terbang sebagian besar %enis serangga. 0kuran badannya yang relatif keil menyebabkan kebutuhan makannya %uga relatif sedikit dan lebih mudah relatif keil menyebabkan kebutuhan makannya %uga relatif sedikit dan lebih mudah memperoleh perlindungan terhadap serangan musuhnya. Serangga %uga memiliki memperoleh perlindungan terhadap serangan musuhnya. Serangga %uga memiliki kemam
kemampuan bereprodupuan bereproduksi ksi lebih besar lebih besar dalam waktu dalam waktu singksingkat, dan at, dan keragamkeragaman an genetigenetik k yang lebih besar. engan kemampuannya untuk beradaptasi, menyebabkan banyak yang lebih besar. engan kemampuannya untuk beradaptasi, menyebabkan banyak %enis
%enis serangga serangga merupakan merupakan hama hama tanaman tanaman budidaya, budidaya, yang yang mampu mampu dengan dengan epatepat mengembangkan sifat resistensi terhadap insektisida ($umar, +!.
mengembangkan sifat resistensi terhadap insektisida ($umar, +!.
Beberapa %enis serangga %uga berguna bagi kehidupan manusia seperti lebah Beberapa %enis serangga %uga berguna bagi kehidupan manusia seperti lebah madu, ulat sutera, kutu lak, serangga penyerbuk, musuh alami hama atau serangga madu, ulat sutera, kutu lak, serangga penyerbuk, musuh alami hama atau serangga perusak
perusak tanaman, tanaman, pemakan pemakan detritus detritus dan dan sampah, sampah, dan dan bahkan bahkan sebagai sebagai makanan makanan bagibagi mahluk lain, termasuk manusia. etapi sehari-hari kita mengenal serangga dari aspek mahluk lain, termasuk manusia. etapi sehari-hari kita mengenal serangga dari aspek merugikan kehidupan manusia karena banyak di antaranya men%adi hama perusak merugikan kehidupan manusia karena banyak di antaranya men%adi hama perusak dan
dan pempemakan akan tantanamaaman n perpertantanian ian dan dan menmen%ad%adi i pempembawa bawa (*e(*ektoktor! r! bagbagi i berberbagbagaiai penyakit
penyakit seperti seperti malaria malaria dan dan demam demam berdarah. berdarah. 2a2alaupun laupun demikian demikian sebenarnyasebenarnya serangga perusak hanya kurang dari 1 persen dari semua %enis serangga. engan serangga perusak hanya kurang dari 1 persen dari semua %enis serangga. engan
mengenal serangga terutama biologi dan perilakunya maka diharapkan akan efisien manusia mengendalikan kehidupan serangga yang merugikan ini ($umar, +!.
3leh karena itulah, dilakukan kuliah lapangan entomologi guna menambah pengetahuan tentang ara penangkapan baik seara langsung ataupun perangkap, ara pengoleksian dan mengetahui %enis-%enis serangga apa sa%a yang ada di lingkungan &us 0ni*ersitas Andalas.
1.+ u%uan
Adapun tu%uan dari kuliah lapangan ialah sebagai berikut 4
1. 5engetahui ara-ara penangkapan serangga baik seara langsung ( direct catch! ataupun dengan perangkap (trap method ! dan %uga ara pengoleksiannya.
+. 5engetahui %enis-%enis serangga yang ada di lingkungan &us 0ni*ersitas Andalas.
II. TIN%AUAN PUSTAKA
+.1 5orfologi Serangga
+.1.1 ipe-ipe Antenna Serangga
6ada umumnya antena serangga terbagi men%adi # ruas utama yaitu sape yang merupakan ruas pertama melekat pada kepala, ruas kedua disebut dengan pedisel, dan dan ruas ketiga disebut dengan flagellum. Bentuk dan ukuran antena pada setiap %enis serangga berbeda beda. Beberapa bentuk antena tersebut adalah 4 filiform yaitu bentuknya menyerupai benang dan pada setiap ruas mempunyai ukuran bentuk
silindris yang sama ($umar, +!.
Setaeous adalah bentuk antena seperti duri segmen yang meman%ang dan meruning ke bagian u%ung (distal!. 5oniliform, bentuk antena seperti untaian mer%an pada setiap segmen %elas dan sama besar. 7labellate, bentuk semua segmen antena setelah pediel seperti lempengan atau lembaran. Lamellate, segmen antena paling u%ung membesar dan men%adi lempengan. 6lumose, bentuk antena seperti bulu setiap segmen berambut lebih dan pan%ang. Aristate, bentuk antena seakan-akan dari segmen antena keluar lagi antena. Stylate, segmen terakhir dari antena agak pan%ang dan runing. Bipetinate, setiap segmen antena memiliki sepasang
rambut ($umar, +!.
6etinate yaitu antenna yang berbentuk antena seperti sisir karena setiap segmen antena meman%ang ke arah samping. 8eniulate, antena berbentuk siku karena segmen pertama (sape! berukuran pan%ang diikuti segmen yang lebih keil yang membentuk sudut dengan segmen yang pertama. Serate, bentuk antena pada tiap-tiap segmen berbentuk seperti gigi atau gerga%i. 9apitate, bentuk antena bagian u%ung sangat besar. 9la*ate, bentuk antena agak membesar ke bagian u%ungnya ($umar, +!.
Adapun fungsi antena pada setiap %enis serangga sangat beragam, namun pada umumnya fungsi utama dari antena tersebut adalah sebagai alat peraba dan penium. Selain dua fungsi utama antena yang telah disebutkan diatas beberapa fungsi lain dari antena serangga yang sama pentingnya adalah sebagai alat untuk mengetahui tempat-tempat makanan (mangsa! ($umar, +!.
+.1.+ ipe 5ulut Serangga
Bagian-bagian mulut serangga dapat diklasifikasikan men%adi dua tipe umum, yaitu mandibulata (pengunyah! dan haustelata (penghisap!, tipe alat mulut pengunyah, mandibel bergerak seara trans*ersal yaitu dari sisi ke sisi, dan serangga tersebut biasanya mampu menggigit dan mengunyah makanannya. ipe mulut penghisap memiliki bagian-bagian dengan bentuk seperti probosis yang meman%ang atau paruh dan melalui alat itu makanan air dihisap. ipe mulut penggigit yaitu 5ulut tipe pengigit dilengkapi dengan rahang atas dan bahwa yang sangat kuat, ontohnya mulut belalang dan %angkrik. ipe mulut penusuk-penghisap yaitu 5ulut tipe penusuk-penghisap mempunyai rahang yang pan%ang dan runing . 9ontohnya nyamuk. 5ulut penghisap yaitu 5ulut tipe penusuk-penghisap dilengkapi dengan alat seperti belalai pan%ang yang dapat digulung, ontohnya mulut kupu kupu. an 5ulut pen%ilat yaitu 5ulut tipe pen%ilat dilengkapi dengan alat untuk men%ilat. 9ontohnya mulut lebah madu dan lalat ($umar, +!.
+.1.# 5orfologi horax
oraks adalah bagian yang menghubungkan antara aput dan abdomen. 6ada dasarnya tiap ruas toraks pada serangga dapat dibagi men%adi tiga bagian, yaitu4 6rothorax 4 bagian depan dari thoraks dan sebagai tempat atau dudukan bagi sepasang tungkai depan. 5esothorax 4 bagian tengah dari thorax dan sebagai tempat atau dudukan bagi sepasang tungkai tengah dan sepasang sayap depan. 5etathorax 4 bagian belakang dari thorax dan sebagai tempat atau dudukan bagi sepasang tungkai belakang dan sepasang sayap belakang . orak %uga merupakan daerah lokomotor pada serangga dewasa karena pada torak terdapat tiga pasang kaki dan dua atau satu pasang sayap (keuali ordo hysanura tidak bersayap!. orak bagian dorsal disebut
notum ($umar, +!.
+.1.' 5orfologi Abdomen Serangga
Abdomen serangga merupakan bagian tubuh yang memuat alat penernaan, ekskresi, dan reproduksi. Abdomen serangga terdiri dari beberapa ruas, rata-rata :-1 ruas. Bagian dorsal dan *entral mengalami sklerotisasi sedangkan bagian yang menghubungkannya berupa membran. Bagian dorsal yang mengalami sklerotisasi
disebut tergit, bagian *entral disebut sternit, dan bagian *entral berupa membran disebut pleura. 6erkembangan e*olusi serangga menun%ukkan adanya tanda-tanda bahwa e*olusi menu%u kepengurangan banyaknya ruas abdomen. Serangga betina dewasa yang tergolong apterygota, seperti hysanura, memiliki o*ipositor yang primiti*e dimana bentuknya terdiri dari dua pasang embelan yang terdapat pada bagian bawah ruas abdomen kedelapan dan kesembilan. Sesungguhnya, terdapat se%umlah serangga yang tidak memiliki o*ipositor, dengan demikian serangga ini menggunakan ara lain untuk meletakkan telurnya. $enis serangga tersebut terdapat dalam ordo hysanoptera, 5eoptera, Lepidoptera, 9oleoptera, dan iptera. Serangga ini biasanya akan menggunakan abdomennya sebagai o*ipositor. Beberapa spesies serangga dapat memanfaatkan abdomennya yang menyerupai teleskop sewaktu meletakkan telur-telurnya ($umar, +!.
+.1. ipe-ipe ungkai Serangga
Se%umlah bentuk tungkai serangga yang khas beserta fungsinya di%elaskan sebagai berikut, Saltatorial 4 ungkai belakang belalalng yang digunakan untuk melonat, dengan bentuk femur tungkai belakang lebih besar bila dibandingkan dengan femur tungkai depan dan tungkai tengah. 9ontoh4 Valanga nigricornis (belalang!, ;aptorial 4 ungkai depan digunakan untuk menangkap dan memegang mangsa, sehingga ukurannya lebih besar bila dibandingkan dengan tungkai yang lainnya. 9ontoh 4 Stagmomantis carolina (belalang sembah!, &ursorial 4 ungkai ini digunakan untuk ber%alan epat atau berlari. 9ontoh 4 Periplaneta australasiae (keoa!, 7osorial 4 ungkai depan berubah bentuk sebagai alat penggali tanah. 9ontoh 4 Gryllotalpa africana (orong-orong!, <atatorial 4 ungkai %enis ini terdapat pada serangga air yang berfungsi untuk berenang. 9ontoh 4 Hydrophilus triangularis (kumbang air!, dan &orbikulum 4 ungkai tipe ini berfungsi untuk mengumpulkan tepung sari. 9ontoh 4 Apis cerana (lebah
madu! ($umar, +!.
+.+ aksonomi Serangga +.+.1 Apterygota
- 6rotura, meliputi serangga-serangga keil dengan pan%ang tubuh tidak lebih dari 1, mm berwarna keputih-putihan. Abdomen 1+ ruas pada yang dewasa. &epala berbentuk keruut, tidak memiliki mata dan antenna. Alat mulut tipe menghisap dan alat mulut tersebut dapat ditarik masuk ke dalam kepala. Sepasang kaki depan dari kepala posisinya seperti antenna dan berfungsi sebagai alat peraba.
- 9ollembola, serangga keil, pan%ang tubuh kurang dari " mm, alat mulut disesuaikan untuk menggit, antenna ' ruas, tidak memiliki mata ma%emuk. Abdomen ber%umlah " ruas, pada ruas abdomen keempat terdapat furcula yaitu alat untuk melonat. 6ada waktu istirahat, furcula dilipat di bawah abdomen dan di%epit oleh tenaculum yang terdapat pada ruas abdomen ketiga. itemukan di tanah, pada serasah. 5emiliki ommatidia pada kepalanya, dan ada %uga yang buta.
- hysanura, serangga ukuran keil sampai sedang dan bentuk meman%ang. Alat mulut disesuaikan untuk menggigit. Antena beruas banyak, hanya ruas dasar yang dilengkapi dengan otot. 5ata ma%emuk ada yang ada dan ada yang tidak. arsus beruas + atau '. Abdomen beruas 11, u%ung abdomen terdapat # appendage yang menyerupai ekor dan pada beberapa ruas abdomen terdapat stili. Cercus terdapat satu pasang yang beruas banyak.
- iplura, mirip dengan hysanra, namun tidak memiliki filament ekor pada bagian median dan hanya mempunyai dua filamen pada ekornya. ertutup dengan sisik, tidak ada ommatidia dan mata faet. arsi satu ruas, bagian mulut terdiri dari mandibula dan tertarik ke dalam kepala. erdapat stili pada ruas abdomen 1-= atau +-=. Berukuran = mm dan berwarna puat (Suhara, +:!.
+.+.+ 6terygota
- >emiptera (bangsa kepik!, 3rdo ini memiliki anggota yang sangat besar serta sebagian besar anggotanya bertindak sebagai pemakan tumbuhan (baik nimfa maupun imago!. <amun beberapa di antaranya ada yang bersifat predator yang mingisap airan tubuh serangga lain. 0mumnya memiliki sayap dua pasang (beberapa spesies ada yang tidak bersayap!. Sayap depan menebal pada bagian pangkal ( basal ! dan pada bagian u%ung membranus.
Bentuk sayap tersebut disebut >emelytra . Sayap belakang membranus dan sedikit lebih pendek daripada sayap depan.
6ada bagian kepala di%umpai adanya sepasang antene, mata faet dan oeli. ipe alat mulut penuuk pengisap yang terdiri atas monong (rostum! dan dilengkapi dengan alat penuuk dan pengisap berupa stylet. 6ada ordo >emiptera, rostum tersebut munul pada bagian anterior kepala (bagian u%ung!. ;ostum tersebut beruas-ruas meman%ang yang membungkus stylet. 6ada alat mulut ini terbentuk dua saluran, yakni saluran makanan dan saluran ludah.
- >omoptera (wereng, dan kutu!, anggota ordo >omoptera memiliki morfologi yang mirip dengan ordo >emiptera. 6erbedaan pokok antara keduanya antara lain terletak pada morfologi sayap depan dan tempat pemunulan rostumnya. Sayap depan anggota ordo >omoptera memiliki tekstur yang homogen, bisa keras semua atau membranus semua, sedang sayap belakang bersifat membranus.
Alat mulut %uga bertipe penuuk pengisap dan rostumnya munul dari bagian posterior kepala. Alat-alat tambahan baik pada kepala maupun thorax umumnya sama dengan anggota >emiptera.
- 9oleoptera (bangsa kumbang!, anggota-anggotanya ada yang bertindak sebagai hama tanaman, namun ada %uga yang bertindak sebagai predator (pemangsa! bagi serangga lain. Sayap terdiri dari dua pasang. Sayap depan mengeras dan menebal serta tidak memiliki *ena sayap dan disebut elytra. Apabila istirahat, elytra seolah-olah terbagi men%adi dua (terbelah tepat di tengah-tengah bagian dorsal!. Sayap belakang membranus dan %ika sedang istirahat melipat di bawah sayap depan. Alat mulut bertipe penggigit- pengunyah, umumnya mandibula berkembang dengan baik.
- Lepidoptera (bangsa kupu?ngengat!, dari ordo ini, hanya stadium lar*a (ulat! sa%a yang berpotensi sebagai hama , namun beberapa diantaranya ada yang predator. Serangga dewasa umumnya sebagai pemakan?pengisap madu atau nektar. Sayap terdiri dari dua pasang, membranus dan tertutup oleh sisik-sisik yang berwarna-warni. 6ada kepala di%umpai adanya alat mulut seranga bertipe pengisap , sedang lar*anya memiliki tipe penggigit.
- iptera (bangsa lalat, nyamuk!, serangga anggota ordo iptera meliputi serangga pemakan tumbuhan, pengisap darah, predator dan parasitoid.
Serangga dewasa hanya memiliki satu pasang sayap di depan, sedang sayap belakang mereduksi men%adi alat keseimbangan berbentuk gada dan disebut
halter . 6ada kepalanya %uga di%umpai adanya antene dan mata faet.
- >ymenoptera (bangsa tawon, tabuhan, semut!, kebanyakan dari anggotanya bertindak sebagai predator?parasitoid pada serangga lain dan sebagian yang lain sebagai penyerbuk. Sayap terdiri dari dua pasang dan membranus. Sayap depan umumnya lebih besar daripada sayap belakang. 6ada kepala di%umpai adanya antene (sepasang!, mata faet dan oelli. ipe alat mulut penggigit atau penggigit-pengisap yang dilengkapi flabellum sebagai alat pengisapnya (Suhara, +:!.
III. PELAKSANAAN KULIAH LAPANGAN
&uliah lapangan matakuliah @ntomologi dilakukan pada tanggal sampai " 5ei +1" di $urusan Biologi, &ebun anaman 3bat (&3! sampai >utan 6enelitian dan 6endidikan Biologi (>66B! untuk penangkapan langsung dengan insect net . 0ntuk pemasangan perangkap cylindrical gauss di 7akultas &eperawatan sampai >alte
6ertanian. 0ntuk pengolahan sampel dilakukan di Laboratorium aksonomi >ewan, $urusan Biologi, 7akultas 5atematika dan lmu 6engetahuan Alam, 0ni*ersitas Andalas.
#.+ Alat dan Bahan
Alat yang digunakan dalam kuliah lapangan ini adalah perangkap cylindrical gauss, killing bottle, insect net , o*en khusus serangga, alat tulis, buku identifikasi entomologi (kupu-kupu, lebah dan sebagainya! dan kotak kertas segitiga. Sementara bahan yang digunakan adalah kloroform, umpan nanas, kertas segitiga, kotak donat
dan styrofoam.
#.# 9ara &er%a
#.#.1 5etode 6enangkapan Langsung (insect net !
isiapkan insect net , kertas segitiga dan tempatnya, killing bottle dan alat tulis. ilakukan traking dari $urusan Biologi, &ebun anaman 3bat (&3! sampai >utan 6enelitian dan 6endidikan Biologi (>66B!. Sampel yang didapat dimasukkan ke dalam kertas segitiga. 0ntuk serangga penyengat seperti Apis sp, Vespa sp digunakan killing bottle yang berisi kloroform untuk melumpuhkannya. Sampel yang telah diambil dibawa ke laboratorium dan diidentifikasi dengan buku identifikasi (dapat %uga menggunakan e-book!. Setelah diidentifikasi, dikeringkan di o*en khusus
serangga dan dipreser*asi ke dalam kotak donat.
#.#.+ 5etode 6erangkap Cylindrical Gauss (trap method: cylindrical gauss!
8ambar #.+ Killing Bottle 8ambar #.1 nsect net
isiapkan perangkap cylindrical gauss dan umpan nanas. ibawa perangkap beserta umpan menu%u lokasi peletakkan perangkap (7akultas &eperawatan, sampai >alte 6ertanian!. Setelah +' %am perangkap diperiksa dan dibawa menu%u Laboratorium aksonomi >ewan untuk diidentifikasi. Setelah diidentifikasi dikeringkan di o*en khusus serangga dan dipreser*asi ke dalam kotak donat.
I&. HASIL DAN PEMBAHASAN
'.1 >asil
abel 1. $enis-%enis serangga yang ada di Sekitar &us 0ni*ersitas Andalas <o
.
3rdo 7amili Spesies
1. Lepidoptera <ymphalidae Acraea !iolae +. Athyma perius #. "anaus melanippus '. Parantica aspasia . "ophla e!elina ". #anaecia palguna =. >esperiidae sp 1 .
6ieridae Catopsilia scylla
:. $urema sp
1.
6apilionidae Papilio demolion
11. Papilio polytes
1+.
>ymenoptera Apidae Apis sp
1#. espidae Vespa sp 1'. 3donata Libellulidae %rthetrum Sabina 1. "iplacodes tri!ialis 1". &eurothemis terminate '.+ eskripsi '.+.1 3rdo Lepidoptera
'.+.1.1 Acraea !iolae (7abriius, 1=:#! &lasifikasi 4 &ingdom 4 Animalia 7ilum 4 Arthropoda &elas 4 nseta 3rdo 4 Lepidoptera 7amili 4 <ymphalidae 8enus 4 Araea
Spesies 4 Acraea !iolae (7abriius, 1=:#!
eskripsi 4
5emiliki sayap berwarna %ingga, sayap memiliki totol-totol berwarna oklat kehitaman. 5emiliki abdomen berwarna %ingga kekuningan dan thorax berwarna oklat kehitaman. 5emiliki antenna apitates dan tipe kaki ambulatorial (pe%alan!.
5enurut Bernaud and 6ierre (1::=!, Acraea !iolae mempunyai nama sinonim Acraea terpsicore, mempunyai ukuran yang keil sekitar #-"' mm, sayap mengkilat berwarna %ingga, pada umumnya terdapat di tanaman perdu dan rumput-rumputan. 6erbedaan antara %antan dengan betina pada betina warna %ingga lebih pudar, totol hitam pada sayap lebih besar (Bingham, 1:!.
Acraea !iolae tidak dapat terbang tinggi. Sering hinggap di tanaman Loganiaeae dan spesies 6assiflora untuk bertelur. Acraea !iolae %uga mempunyai lar*a yang menyukai daun Hybanthus enneaspermus (iolaeae! (as et al ., +1! dan #urnera ulmifolia di 5aharashtra (&hot and 8aikwad, +11!.
'.+.1.+. Athyma perius (Linnaeus, 1=! &lasifikasi 4 &ingdom 4 Animalia 7ilum 4 Arthropoda &elas 4 nseta 3rdo 4 Lepidoptera 7amili 4 <ymphalidae 8enus 4 Athyma
Spesies 4 Athyma perius (Linnaeus, 1=!
eskripsi 4
5emiliki sayap berwarna oklat kehitaman, sayap memiliki pola totol berwarna sabdomen berwarna hitam dengan belang berwarna krem. 5emiliki ante nna apitates dan tipe kaki ambulatorial (pe%alan!.
5enurut Bingham (1:!, pada %antan memiliki sayap berwarna hitam dengan pola yang berwarna putih, sedangkan pada betina memiliki warna sayap kehitam-hitaman. Sayap bagian bawah berwarna kuning dengan pola yang sama dengan sayap bagian atas namun ditepi polanya berwarna hitam. 5emiliki antenna berwarna hitam dengan totol berwarna kuning tua. horaks memiliki pola strip
berwarna kebiru-biruan pada bagian anterior dan posterior. Abdomen memiliki pola dengan warna putih kebiru-biruan. Athyma perius ditemukan di >imalaya, ndia, Burma, enasserim sampai Siam dan Semenan%ung 5alaysia. Athyma perius memakan Glochidion lanceolatum' Glochidion !elutinum dan (endiandia thyrsoidea.
'.+.1.#. Catopsilia scylla (>ubner, 11:! &lasifikasi 4 &ingdom 4 Animalia 7ilum 4 Arthropoda &elas 4 nseta 3rdo 4 Lepidoptera 7amili 4 6ieridae 8enus 4 9atopsilia
Spesies 4 Catopsilia scylla (>ubner, 11:!
eskripsi 4
5emiliki dua %enis warna pada masing-masing sayap, pada sayap belakang berwarna kuning dan pada sayap depan berwarna putih. 5emiliki pola belang dan totol yang khas berwarna oklat kehitaman. 5emiliki tipe antenna apitates dan tipe kaki ambulatorial (pe%alan!.
ewasa berukuran sekitar "-" mm. $antan memiliki sayap depan berwarna putih dengan hitam di u%ung dan kuning admium pada sayap belakang, memiliki totol di tepinya. 6erbedaan dengan betina hanya pada pola totol pada sayap depannya. Catopsilia scylla terdistribusi di Asia enggara dan Australasia, sekitar 5yanmar, 7ilipina, hailand dan ietnam, sepan%ang Semenan%ung 5alaya, melintasi $awa dan Sumatera dan melewati 0tara Australia dan baru-baru ini ditemukan di Sri Lanka (>oney and Soble, +!.
'.+.1.'. "anaus melanippus (9ramer, 1===! &lasifikasi 4 &ingdom 4 Animalia 7ilum 4 Arthropoda &elas 4 nseta 3rdo 4 Lepidoptera 7amili 4 <ymphalidae 8enus 4 anaus
Spesies 4 "anaus melanippus (9ramer, 1===!
eskripsi 4
5emiliki tiga %enis warna pada sayap depan (%ingga, hitam dan putih! dan dua %enis warna pada sayap belakang (hitam
dan putih!. 2arna-warna memiliki pola tersendiri dan %uga *enasinya. 5emiliki tipe antenna apitates dan tipe kaki ambulatorial (pe%alan!.
"anaus melanippus ditemukan di
Asia enggara, melewati ndia dan menu%u selatan ndonesia, selain itu ditemukan di 7ilipina dan melewati 9hina hingga aiwan (@*ans, 1:#+!.
'.+.1. $urema sp &lasifikasi 4 &ingdom 4 Animalia 7ilum 4 Arthropoda &elas 4 nseta 3rdo 4 Lepidoptera 7amili 4 6ieridae 8enus 4 @urema Spesies 4 $urema sp
8ambar '.'. "anaus melanippus
eskripsi 4
5emiliki sayap berwarna kuning dan belang yang khas polanya berwarna hitam di tepi sayapnya. Berukuran keil, antenna bertipe apitates dan tipe kaki ambulatorial (pe%alan!. $enis ini sangat banyak ditemukan di lokasi kuliah lapangan.
8enus ini banyak ditemukan di Asia, Afrika, Australia dan 3seania dan %uga <ew 2orld (Amerika 0tara!. 5emili sekitar = spesies, namun lebih dari # nama
sinonim yang ada seperti $urema hecabe memiliki sinonim. >al ini merupakan masalah dari )oogeografi (ni.funet.fi!
'.+.1." Papilio demolion (9ramer, 1=="! &lasifikasi 4 &ingdom 4 Animalia 7ilum 4 Arthropoda &elas 4 nseta 3rdo 4 Lepidoptera 7amili 4 6apilionidae 8enus 4 6apilio
Spesies 4 Papilio demolion (9ramer, 1=="!
eskripsi 4
Sayap berwarna hitam dengan orak yang khas berwarna krem. Abdomen berwarna hitam. 5emiliki tipe antenna apitates dan tipe kaki ambulatorial (pe%alan!.
$antan bagian atasnya hitam keoklatan. erdapat garis berwarna putih kekuningan atau kehi%auan melewati sayap depan dan belakang. Antena, kepala, thoraks dan abdomen berwarna hitam. Sementara palpi dan abdomen berwarna putih kehi%auan (Bingham, 1:=!.
'.+.1.= Papilio polytes (9ramer, 1==!
&lasifikasi 4 &ingdom 4 Animalia 7ilum 4 Arthropoda &elas 4 nseta 3rdo 4 Lepidoptera 7amili 4 6apilionidae 8enus 4 6apilio
Spesies 4 Papilio polytes (9ramer, 1==!
eskripsi 4
5irip dengan saudara se-genusnya yaitu Papilio demolion namun tidak memiliki pola di sayap depan (fore-wing!.
$antan hanya memiliki satu bentuk. Sementara betina mempunyai banyak bentuk (bentuk cyrus, stichius dan )omulus!. Betina dapat meniru bentuk dan warna
habitatnya. apat ditemukan di *antana' +atropha' ,ora dan -ussaenda (6ola and 6aris, +!.
'.+.1. Parantica aspasia (7abriius, 1==! &lasifikasi 4 &ingdom 4 Animalia 7ilum 4 Arthropoda &elas 4 nseta 3rdo 4 Lepidoptera 7amili 4 <ymphalidae 8enus 4 6arantia
Spesies 4 Parantica aspasia (7abriius, 1==!
eskripsi 4
5emiliki iri khas berwarna putih dengan kuning di tengah-tengahnya. 5emiliki abdomen berwarna hitam, tipe antenna apitates dan tipe kaki ambulatorial (pe%alan!. Berukuran keil.
8ambar '.=. Papilio polytes
Parantica aspasia ditemukan di Asia termasuk kupu-kupu gagak dan harimau, merupakan family kupu-kupu berkaki sikat (brush.footed butterflies! (@*ans, 1:#+!.
'.+.1.: #anaecia palguna (5oore, 1=! &lasifikasi 4 &ingdom 4 Animalia 7ilum 4 Arthropoda &elas 4 nseta 3rdo 4 Lepidoptera 7amili 4 <ymphalidae 8enus 4 anaeia
Spesies 4 #anaecia palguna (5oore, 1=!
eskripsi 4
5emiliki iri dengan sayap berwarna oklat, memiliki pola totol yang khas dengan berwarna hitam. i bagian tengah sayapnya terdapat totol berwarna putih.
'.+.1.1 "ophla e!elina (Stoll, 1=:! &lasifikasi 4 &ingdom 4 Animalia 7ilum 4 Arthropoda &elas 4 nseta 3rdo 4 Lepidoptera 7amili 4 <ymphalidae 8enus 4 ophla
Spesies 4 "ophla e!elina (Stoll, 1=:!
eskripsi 4
5emiliki warna sayap oklat, dengan belang yang khas pada sayap depan (berwarna totol merah dan hi%au! dan sayap depan memiliki warna belang berwarna biru. 5emiliki tipe antenna apitates dan tipe kaki ambulatorial (pe%alan!.
$antan memiliki warna oklat gelap dengan sedikit warna hi%au metalik. Sayap depan memiliki garias media berliku-liku pendek hitam melintang dengan merah diantara dua baris yang terdapat pada tengah sayap. Sayap belakang dengan 8ambar '.:. #anaecia palguna
lingkaran hitam keil. Betina mirip dengan %antan, namun warna pada sayap belakang lebih puat (>amer et al/' +"!.
'.+.1.11 7amili >esperiidae &lasifikasi 4 &ingdom 4 Animalia 7ilum 4 Arthropoda &elas 4 nseta 3rdo 4 Lepidoptera 7amili 4 >esperiidae eskripsi 4
5enyerupai ngengat (moth!, memiliki antenna yang berbulu ditiap segmennya. Berwarna putih kekuningan, mempunyai pola totol yang unik di tepi sayap depannya. 5empunyai mata berwarna merah.
7amili >esperiidae merupakan se%enis kupu-kupu yang menyerupai antenna ngengat, memiliki mata ma%emuk. Biasanya sayap berukuran keil namun ada %uga yang memilliki sayap yang lebar, namun %arang. 6ada umumnya sayap family >esperiidae menyerupai sayap ngengat (Andrew and Andrew, +!.
'.+.+ 3rdo >ymenoptera '.+.+.1 Apis sp &lasifikasi 4 &ingdom 4 Animalia 7ilum 4 Arthropoda &elas 4 nseta 3rdo 4 >ymenoptera 7amili 4 Apidae 8enus 4 Apis Spesies 4 Apis sp
eskripsi 4
5emiliki ptiole (iri khas hymenoptera!, toraks berwarna kuning berbulu, abdomen bulat besar, memiliki tipe antenna geniulate dan sayap berbentuk selaput (hymen!.
Lebah tersebar dimana-mana, baik di @ropa, Asia dan Afrika. Lebah memiliki sistem kasta sosial, dimana terdapat # %enis kasta yaitu kasta peker%a, pra%urit dan pereproduksi (ra%a atau ratu!. 5emiliki ptiole diantara thoraks dan abdomennya.
Sayap berbentuk seperti hymen atau selaput (@ngel, 1:::!.
'.+.+.+ Vespa sp &lasifikasi 4 &ingdom 4 Animalia 7ilum 4 Arthropoda &elas 4 nseta 3rdo 4 >ymenoptera 7amili 4 espidae 8enus 4 espa Spesies 4 Vespa sp eskripsi 4
5emiliki ptiole (iri khas hymenoptera!, toraks berwarna keoklatan abdomen keil lanip memiliki eri yang ta%am untuk menyengat musuh, memiliki tipe antenna geniulate dan sayap berbentuk selaput (hymen!.
Lebah dan tawon (0asp! merupakan family yang termasuk hymenoptera yang ditanda dengan adanya ptiole, sayap berbentuk hymen, antenna geniulate (menyiku!. 5empunyai kebiasaan dalam membentuk sarang dengan sali*a, sali*a digunakan menyerupai semen yang menyatukan bahan-bahan yang lain (>amilton,
8ambar '.1+. Apis sp
1:"'!. apat men%adi parasit pada laba-laba Argiope aurantia dan Polistes nimpha (a*is, +11!. '.+.# 3rdo 3donata '.+.#.1 &eurothemis terminata (;is, 1:11! &lasifikasi 4 &ingdom 4 Animalia 7ilum 4 Arthropoda &elas 4 nseta 3rdo 4 3donata 7amili 4 Libellulidae 8enus 4 <eurothemis
Spesies 4 &eurothemis terminata (;is, 1:11!
eskripsi 4
5emiliki warna sayap berwarna merah tua pada %antan, dan betina memiliki warna keemasan. 5emiliki tipe antenna setaeous, dan tipe kaki ambulatorial, memiliki mata faet. 5emiliki tipe sayap neuron (seperti saraf *enasinya!
erdistribusi dari Semenan%ung 5alaysia dan $epang menu%u &epulauan Sunda (ndonesia!. Spesies terdapat di danau dan persawahan. apat %uga ditemukan di habitat buatan apabila tidak terdapat hutan yang baik (&alkman, +:!.
'.+.#.+ "iplacodes tri!ialis (;ambur, 1'+! &lasifikasi 4 &ingdom 4 Animalia 7ilum 4 Arthropoda &elas 4 nseta 3rdo 4 3donata 7amili 4 Libellulidae 8enus 4 iplaodes
Spesies 4 "iplacodes tri!ialis (;ambur, 1'+!
eskripsi 4
8ambar '.1'. &eurothemis terminate
5emiliki thorax dan abdomen berwarna biru. 5emiliki tipe sayap seperti saraf (sangat tipis! dan transparan. 5emiliki tipe antenna setaeous dan tipe kaki ambulatorial.
$antan berukuran keil, sayap belakang berukuran ++ hingga +# mm dan memiliki pan%ang total +: hingga #+ mm. $antan berwarna biru dan mata berwarna biru. Abdomen keil dan tiga segmen terakhir berwarna hitam. @mbelan anal berwarna putih. Betina warnanya kuning kehi%auan puat dengan ditandai berwarna hitam badannya. 5atanya berwarna oklat di atas dan kuning di bawah. $antan %u*enile memiliki warna yang sama dengan betina. erdistribusi hingga Subtropis
Asia dan Australasia (2ang and >amalainen, +1!.
'.+.#.# %rthetrum sabina (rury, 1==! &lasifikasi 4 &ingdom 4 Animalia 7ilum 4 Arthropoda &elas 4 nseta 3rdo 4 3donata 7amili 4 Libellulidae 8enus 4 3rthetrum
Spesies 4 %rthetrum sabina (rury, 1==!
eskripsi 4
5emiliki prothorax dan abdomen berwarna hi%au belang-belang hitam. 5empunyai tipe antenna setaeous, tipe sayap neuron (seperti saraf! dan berwarna transparan.
$antan, sayap belakang berukuran #+ hingga # mm dan pan%ang total badannya '= hingga + mm. 5ata berwarna hi%au puat dan badan ditandai dengan pola warna yang berwarna hi%au kekuningan puat. Bagian bawah abdomen bengkak. @mbelan anal berwarna putih. $antan dan betina mirip. erdistribusi dari 5editerranean hingga selatan dan timur Asia menu%u Australia (2ang and >amalainen, +1!.
&. KESIMPULAN DAN SARAN
.1 &esimpulan
Berdasarkan kuliah lapangan yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan sebagai berikut 4
1. $enis-%enis serangga yang ada di lingkungan &us 0ni*ersitas Andalas yaitu ada 3rdo Lepidoptera (' famili dan 11 spesies!, 3rdo >ymenoptera (+ famili dan + spesies! dan 3rdo 3donata (1 famili dan # spesies!.
+. 3rdo Lepidoptera merupakan ordo yang memiliki spesies terbanyak di lingkungan &us 0ni*ersitas Andalas.
.+ Saran
Berdasarkan kuliah lapangan yang telah dilakukan dapat diberi saran sebaiknya mahasiswa lebih mengamati ob%ek lebih baik agar ilmu yang didapatkan tidak lalu begitu sa%a.
A7A; 60SA&A
Andrew, B and Andrew, 2. +. #ree of *ife (eb Pro1ect/.Hesperiidae. ersi dari = April +. iterima pada +' esember +:.
Bernaud, . and 6ierre, $. 1::=. Acraea terpsicore (LinnC!, problDmes de nomenlature et donnCes biologiEues (Lepidoptera, <ymphalidae!. Bull/ Soc/ $nt/ 2r . 1+(!4'-'1+.
Bingham, 9. . 1:. #he 2auna of British ndia' ncluding Ceylon and Burma . Butterflies. ol 1.
Bingham, 9. . 1:=. #he 2auna of British ndia' ncluding Ceylon and Burma . Butterflies. ol +.
as ;6., AB ;oy., ; 6olley and 8. Saha. +1. A new reord of lar*al host plant of tawny osterAraea *iolae (7abriius!. +/ Bombay &at/ Hist/ Soc. 1= (1!4 "#.
a*is, 5. +11. A >ornet (Vespa crabro! Steals 6rey from a Spider ( Argiope aurantia!. Southeastern &aturalist 10 (1!4 1:1F1:+.
@ngel ' 5.S/ 1:::. he taxonomy of reent and fossil honey bees (>ymenoptera4 Apidae4 Apis!. +ournal of Hymenoptera )esearch 4 1"F1:".
@*ans, 2.>. 1:#+. #he dentification of ndian Butterflies (+nd edition!. Bombay <atural >istory Soiety. 5umbai. ndia.
>amer, &.9., >ill, $.&., Benedik, S., 5ustaffa, <., 9hey, .&. and 5aryati, 5. +"4 i*ersity and eology of arrion- and fruit-feeding butterflies in Bornean rain forest. +ournal of #ropical $cology. ++4 +F ##. doi41.11=?S+""'"='+=.
>amilton, 2.. 1:"'. Ghe genetial e*olution of soial beha*iour. . +ournal of #heoretical Biology (1!4 1F1".
>oney, 5.; and Soble, 5.$. +. LinnaeusHs butterflies (Lepidoptera4 6apilionoidea and >esperioidea!. 3oological +ournal of the *innean Society. 1#+ (#!4 +==F#::.doi41.1111?%.1:"-#"'+.+1.tb1#+".x $umar, +. @ntomologi 6ertanian. ;ineka 9ipta. $akarta.
&alkman, . +:. &eurothemis terminata. 4C& )ed *ist of #hreatened Species/ Version 5675/5. nternational 0nion for 9onser*ation of <ature. ;etrie*ed += 3tober +1+.
&hot, ;. I 8aikwad, &. +11. An additional reord of lar*al host plant of awny 9osterAraea *iolae (7abriius 1==!. +/ Bombay &at/ Hist/ Soc/ 1 (+!4 1'.
ni.funet.fi. $urema.
http4??www.ni.funet.fi?pub?si?bio?life?inseta?lepidoptera?ditrysia?pap ilionoidea?pieridae?oliadinae?eurema?index.html. iakses pada tanggal + 5ei +1".
6ola, 5. and 6arJs, 8.5. +. 5arine puddling in Papilio polytes (Lepidoptera 6apilionidae!. 2lorida $ntomologist 4 +11-+1#.
Suhara. +:. Klasifikasi Apterygota. http4??file.upi.edu?irektori?7656A?$0;.K6@<.KB3L38?1:"1+ +=1::1#1-S0>A;A?9h.=K&lasifikasiKApterygota.pdf . iakses pada tanggal + 5ei +1".
2ang, .>.B.L.& and >mlinen, 5. +1. A Photographic Guide to the "ragonflies of Singapore/ ;affles 5useum of Biodi*ersity ;esearh, <ational 0ni*ersity of Singapore, Singapore. +++ pp.