BAB II
DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN
Lambang Kabupaten Simalungun:
1. Lambang berbentuk perisai terbagi lima petak dengan dasar lambang hijau lahan.
2. Bagian atas lambang digambarkan hiou Suri-suri dengan warna hitam yang bersuat (bersifat) putih dan pada hiou Suri-suri tertulis nama "Simalungun" dengan warna putih.
3. Pada petak tengah dengan latar belakang warna kuning emas terdapat gambar rumah balai adat dengan susunan galang 10, 7 anak tangga, jerjak 8 sebelah, tiang 4, sudut atap lima, dan pada rabung atas terdapat gambar kepala kerbau dengan warna atap hitam dan galang warna putih.
4. Pada petak kiri atas dengan latar belakang warna merah darah terdapat gambar daun teh sebanyak 8 helai berwarna hijau.
5. Pada petak kanan atas dengan latar belakang warna putih terdapat gambar Bukit Barisan berpuncak dan dua buah puncak di tengah lebih tinggi daripada di sampingnya berwarna biru dan sebelah bawah gelombang danau empat baris berwarna biru muda.
6. Pada petak kiri bawah dengan latar belakang warna putih terdapat gambar setangkai padi dengan jumlah padi 17 butir berwarna kuning emas.
7. Pada petak kanan bawah dengan latar belakang warna merah darah terdapat gambar bunga kapas 5 kuntum berwarna putih dan kelopak bunga berwarna hijau.
8. Garis batas-batas petak dengan warna hitam dan sebelah luar perisai tepi hiou Suri-suri ditambah dengan garis putih.
9. Pita sebelah bawah perisai berwarna putih dengan tepi berwarna hitam. Di pita tersebut tertulis semboyan lambang, yaitu "HABONARON DO BONA", kata dalam bahasa Simalungun yang berarti kebenaran itu adalah pokok.
Makna gambar-gambar pada lambang:
1. Lambang berbentuk perisai menggambarkan kekuatan dan pertahanan membela kepentingan daerah dan negara.
2. Bilangan-bilangan pada bagian-bagian lambang adalah simbol yang menggambarkan kesetiaan kepada Negara Republik Indonesia.
3. Padi dan Kapas adalah kebutuhan pokok untuk mencapai kemakmuran dan keadilan.
4. Daun teh adalah hasil utama dari Daerah Simalungun. 5. Gunung dan danau menggambarkan keindahan alamnya. 6. Gelombang danau menggambarkan dinamika masyarakat.
7. Rumah Balai adalah spesifik daerah yang menggambarkan adat, kebudayaan, dan kesenian daerah.
Kabupaten Simalungun letaknya berbatasan dengan 8 Kabupaten/kota yaitu Kabupaten Serdang Bedagai, Deli Serdang, Karo, Samosir, Toba Samosir, Asahan, Batu Bara, dan Kota Pematang Siantar. Letak astronomisnya antara 02036’’ – 03018’’ Lintang Utara dan 98032’’ -99035’’ dengan luas wilayah 4.372,50 Km2.
Kabupaten Simalungun berbatasan dengan :
Sebelah Utara : berbatasan langsung dengan Kabupaten Deli Serdang dan Serdang Bedagai
Sebelah Timur : berbatasan langsung dengan Kabupaten Asahan
Sebelah Barat : berbatasan langsung dengan Kabupaten Karo
Sebelah Selatan : berbatasan langsung dengan Kabupaten Toba Samosir (TobaSa)
Kabupaten ini memiliki 31 kecamatan dengan luas 438.660 ha atau 6,12 % dari luas wilayah Provinsi Sumatera Utara. Jumlah Kecamatan 31 Kecamatan. Kecamatan yang paling luas adalah Kecamatan Hatonduhan dengan luas 33.626 ha, sedangkan yang paling kecil adalah Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi dengan luas 3.897 ha. Keseluruhan kecamatan terdiri dari 345 desa/nagori dan 22 kelurahan. Dengan jumlah desa 345 desa dan jumlah kelurahan 22 kelurahan serta jumlah penduduk 903.529 jiwa.
Penduduk Kabupaten Simalungun menurut Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil adalah 1.152.025 jiwa yang terdiri dari 583.260 orang laki-laki dan 568.765 orang perempuan. Suku Bangsa di Simalungun masih didominasi oleh Suku Batak Simalungun, dan suku-suku pendatang seperti Suku Jawa, dan Suku Melayu. Sedangkan agama yang dianut oleh masyarakat Simalungun adalah Islam (56,6 %), Kristen (37,1 %), Katolik (6,1 %), Buddha (0,06 %), Hindu (0,05 %), dan sisa-sisanya adalah agama-agama lain seperti Parmalim.
Lahan pertanian yang subur dan luas menjadi modal utama perekonomian Simalungun dan menjadikan daerah ini lumbung padi terbesar kedua Sumatera Utara setelah Kabupaten Deli Serdang. Dan juga Industri pengolahan jasa. Selama tahun 2012, Kabupaten Simalungun menghasilkan antara lain 440.992 ton padi, 383.813 ton jagung, dan 336.555 ton ubi kayu yang menjadikan Kabupaten Simalungun sebagai penghasil padi, jagung, dan ubi kayu terbesar di Sumatera Utara. Produksi tanaman pangan lainnya yang cukup besar dari kabupaten ini adalah kedelai, kacang tanah, dan ubi jalar. Tanaman perkebunan rakyat yang memberikan kontribusi sebesar 25,41% terhadap PDRB Simalungun antara lain karet, kelapa sawit, kopi, aren, vanili, kelapa, cokelat, cengkeh, kulit manis, kemiri, lada, dan pinang.
II.1.1
VISI Dan MISI LEMBAGA
Adapun visi dan misi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) adalah :
VISI DPRD
Terwujudnya Masyarakat dan Daerah Kabupaten Simalungun yang Makmur Perekonomian, Adil, Nyaman, Taqwa, Aman dan Berbudaya
MISI DPRD
1. Peningkatan dan Percepatan Pembnagunan Infrastruktur, 2. Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkualitas
3. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Berbasis Kompetensi Secara Berkelanjutan
4. Peningkatan Ketertiban dan Keamanan
5. Menciptakan Pemerintahan yang Bersih dan Profesional
II.1.2 STRUKTUR ORGANISASI DPRD KABUPATEN
SIMALUNGUN 2014-2019 DAN URAIAN JABATAN
Gambar II.1.2 Struktur Organisasi DPRD Kabupaten Simalungun
Drs. JOHALIM PURBA
Ketua
TIMBUL JAYA
SIBARANI,SH
WAKIL KETUAFAO
SAUT.P.P.SIN
AGA,SE
WAKIL KETUAIr ROSPITA
SITORUS
WAKIL KETUASTRUKTUR ORGANISASI DPRD KABUPATEN SIMALUNGUN 2014-2019
Ketua : Dr. Johalim Purba
Wakil ketua : Timbul Jaya Sibrani, SH
Wakil ketua : Fao Saut. P. Sinaga, SE
Wakil ketua : Ir Rospita Sitorus
Anggota : H. Sulaiman Sinaga
Erna Sari Purba, SP
Histoni Sijabat, SP
Guntur Lumban Siatar, SE
Dadang Pramono, SP
Mansur Purba, SE
Walpiden Tampubolon, ST
Betty Rodearni Sinaga
Elias Barus
Balker Haloho
Bona Uli Rajagukguk, SH
Ir. Makmur Damnanik
Rama Sinaga Umar Yani, SE Binton Tindaon,SPd Drs. Lindung Samosir Sugiarto, SE Pantas Sitanggang Johialam Saragih, SH
Blanton Hamonangan Sianga
Sastra Joyo Sirait, SH
Thombak Alfret Pardamean, SOS
John Marudut Tuah Saragih
Dra. Resnauli Saragih
Ir. Jhon Manat Purba
Suriyadi Waridin Purba Tumpak Silitonga, SPd Suparto Ramanuddin Purba, SE Bernhard Damanik, SE
Jan Rismen Saragih, SH
Najaruddin
Esron Simbolon
Dungdung Manik
H. Herdin Zulkifli Saragih, ST
Burhanuddin Sinaga
Salbin Damanik, SH
Edi Sumanto, A.Md
Suhadi, SH
Hendra Sukmana Sinaga, S.Kom
Usmayanto
H. Ikwanuddin Nasutian, LC
II.1.3 Pimpinan dan Anggota Komisi-Komisi DPRD Kabupaten Simalungun
Komisi I (BIDANG PWEMERINTAHAN):
Koordinator : Ir. Rospita Sitorus
Ketua : John Marudut Tuah Saragih
Wakil Ketua : Herdin Zulkifli Saragih
Sekretaris : Balker Haloho
Anggota :1. H. Sulaiman Sinaga
2. Dadang Pramono, SP
3. Pantas Sitanggang
4. Rama Sinaga
5. Blanton Hamonangan Sinaga
6. Bernhard Damanik, SE
8. Burhanuddin Sinaga
9. Adianto Pasaribu
Bidang Tugas Meliputi :
1. Pemerintahan
2. Keamanan dan Ketertiban 3. Kependudukan
4. Informasi & Komunikasi/Pers 5. Hukum/Perundang-undangan 6. Sosial Politik 7. Organisasi Masyarakat 8. Pertanahan 9. Kehutanan 10. Organisasi Ketatalaksanaan
Komisi II (BIDANG PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN):
Koordinator : Fao Saut. P. Sinaga, SE
Ketua : Umar Yani, SE
Wakil Ketua : Ramanuddin Purba, SE
Sekretaris : Walpiden Tampubolon, ST
2. Elias Barus
3. Sugiarto, SE
4. Sastra Joyo Sirait, SH
5. Ir, Jhon Manat Purba
6. Esron Simbolon
7. Usmayanto
8. Edy Sumanto. A.Md
Bidang Tugas Meliputi :
1. Perindustrian & Perdagangan 2. Pertanian
3. Perikanan & Peternakan 4. Perkebunan
5. Pengadaan Pangan/Logistik 6. Pekerjaan Umum
7. Tata Kota
8. Permukiman & Pengembangan Wilayah Perhubungan & Telekomunikasi
Komisi III (BIDANG KEUANGAN):
Koordinator : Drs. Johalim Purba
Ketua : Abu Sofyan Siregar
Wakil Ketua : Ir. Makrmur Damanik
Sekretaris : Suparto
Anggota :1. Mansur Purba, SE
2. Erna Sari Purba, SP
3. Rohani Siahaan
4. Jahialam Saragih, SH
5. Thombak Alfred P. Siagian, S.Sos
6. Nazaruddin
7. Suhadi, SH
Bidang Tugas Meliputi : 1. Keuangan Daerah 2. Perpajakan 3. Retribusi 4. Perbankan 5. Perusahaan Daerah 6. Perusahaan Patungan 7. Dunia Usaha 8. Penanaman Modal 9. Perizinan 10. Asset/Perlengkapan 11. Koperasi
12. Pertambangan & Energi
KOMISI IV (BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT):
Koordinator : Timbul Jaya Sibarani, SH
Ketua : Histoni Sijabat, SP
Wakil Ketua : Dra. Resnauli Saragih
Sekretaris : Drs. Lindung Samosir
Anggota :1. Guntur Lumbansiatar, SE
3. Binton Tindaon, SPd
4. Suriyadi
5. Tumpak Silitonga, SPd
6. Jan Rismen Saragih, SH
7. Dungdung Manik
8. Salbin Damanik,SH
Bidang Tugas Meliputi :
1. Ketenaga Kerjaan 2. Pendidikan
3. Ilmu Pengetahuan &Tehnologi 4. Kepegawaian/Aparatur
5. Kepemudaan dan Olahraga 6. Pramuka
7. Agama 8. Sosial
9. Kesehatan & Keluarga Berencana 10. Pariwisata Seni dan Budaya 11. Peranan Wanita
II.2 Profil Kecamatan Dolok Batunanggar, Kelurahan Serbelawan
Kelurahan Serbelawan termasuk salah satu Kelurahan yang terletak di Kecamatan Dolok Batunanggar dengan luas daerah lehih 490Ha. Kelurahan Serbelawan merupakan suatu dataran tinggi dengan ketinggian 230 m dari permukaan laut dengan keadaan suhu udara sedang dan rata-rata curah hujan 3000 mm/tahun.
Kelurahan ini adalah Kelurahan yang masih terbilang muda dimana awalnya Kelurahan ini berada di Kelurahan Amansari, dikarenakan Kelurahan Amansari yang terlalu luas serta jumlah penduduk yang padat serta dalam sistem pemerintahannya pun sulit sehingga pada Tahun 2014 Kelurahan Serbelawan dimekarkan dari Kelurahan Amansari.
Adapun batas-batas Kelurahan Serbelawan sebagai berikut:
- Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Dolok Manu - Sebelah Selatan berbatasan dengan Bandar Selamat - Sebelah Barat berbatasan dengan Bandar Selamat - Sebelah Timur berbatasan dengan Bandar Selamat
Tabel 2.2 Jumlah penduduk Kelurahan Serbelawan No Lingkungan KK LK PR 1 Kampung Baru 257 422 452 2 Perlingkungan Barat 375 647 694 3 Perlingkungan Timur 274 545 577 4 Kota 351 595 615 5 Marihat Tengah 250 501 470 6 Kampung Lalang 220 375 415 Jumlah 1.727 3.085 3.223
Mata Pencaharian Penduduk
Mata pencaharian penduduk di Kelurahan Serbelawan sangat bervariasi, karena daerah tersebut merupakan sentral perbelanjaan di Kecamatan Dolok Batunanggar.
Tabel 2.2 Distribusi penduduk menurut mata pencaharian di Kelurahan Serbelawan
No Mata Pencaharian Jumlah %
1 Pegawai Negeri Sipil 332 17,66
2 TNI/POLRI 27 1,43 3 Karyawan Swasta 241 12,82 4 Wiraswasta 457 24,31 5 Bertani 15 0,79 6 Pertukangan 130 6,91 7 Buruh/Tani 375 19,95
8 Pensiunan Pegawai Negeri 276 14,68
9 Pemulung 12 0,63
10 Jasa dan lain-lain 15 0,79