• Tidak ada hasil yang ditemukan

LP Pemenuhan Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "LP Pemenuhan Kebutuhan Keamanan dan Keselamatan"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

I.

I. KONKONSEP SEP PEMPEMENUENUHAN KEHAN KEBUTBUTUHAUHAN KEAMN KEAMANAANAN DAN KESEN DAN KESELAMLAMAATTAANN A.

A. PEPENGNGERERTTIAIANN Keb

Kebutuutuhan han akaakan n keakeamanmanan an dan dan keskeselamelamatan atan padpada a dasdasarnyarnya a mermerupaupakankan sala

salah h satu satu kebkebutuutuhan han dasadasar r manmanusiusia a yanyang g dikdikemuemukaan kaan oleoleh h AbAbraharaham m MaslMaslowow.. Kebut

Kebutuhan keselamatan dan uhan keselamatan dan kemanakemanan n merupmerupakan kebutuhan dasar akan kebutuhan dasar kedua yangkedua yang ha

harurus s didiupupayayakakan an setsetelelah ah kekebubututuhahan n fifisiosiolologigis. s. KeKebubututuhahan n kekeamamananan an dadann keselamatan juga harus dicapai jika seseorang ingin memenuhi kebutuhan dasar  keselamatan juga harus dicapai jika seseorang ingin memenuhi kebutuhan dasar  yang lain, seperti kebutuhan untuk mencintai dan dicintai, kebutuhan harga diri, yang lain, seperti kebutuhan untuk mencintai dan dicintai, kebutuhan harga diri, dan kebutuhan aktualisasi diri (Green, 2!.

dan kebutuhan aktualisasi diri (Green, 2!. "ecara umum keamanan (

"ecara umum keamanan ( safety safety! adalah status seseorang dalam keadaan! adalah status seseorang dalam keadaan aman, kondisi yang

aman, kondisi yang terlinterlindungdungi i secara fisik, secara fisik, sosial, spirituasosial, spiritual, l, finansfinansial, politik,ial, politik, em

emososi, i, pepekekerjarjaanan, , pspsikikolologogis is atatau au beberbrbagagai ai akakibibat at dadari ri sesebubuah ah kekegagagagalalan,n, kerusakan, kecelakaan, atau berbagai keadaan yang tidak diinginkan. Kebutuhan kerusakan, kecelakaan, atau berbagai keadaan yang tidak diinginkan. Kebutuhan keam

keamanan anan berberkaikaitan tan dendengan gan konkontekteks s fisifisioloologis gis dan dan hubhubungungan an intinterpeerpersorsonalnal.. Kea

Keamanmanan an fisfisioliologiogis s berberkenkenaan aan dendengan gan sesusesuatu atu yanyang g menmengangancam cam tubtubuh uh dandan kehidupan seseorang. Ancaman yang datang secara fisiologis tersebut dapat berupa kehidupan seseorang. Ancaman yang datang secara fisiologis tersebut dapat berupa ha

hal l yayang ng nynyatata a mamaupupun un imimajajininasasi. i. KeKeamamananan an dadalalam m kokontntekeks s huhububungnganan interpersonal bergantung pada banyak faktor, seperti kemampuan berkomunikasi, interpersonal bergantung pada banyak faktor, seperti kemampuan berkomunikasi, kem

kemampampuan uan menmengogontrontrol l masmasalahalah, , kemkemampampuan uan memmemahamahami, i, tintingkagkah h laklaku u yayangng ko

konsnsisisteten n dadari ri ororanang g lalainin, , sesertrta a kekemamampmpuauan n ununtutuk k mememamahahami mi ororanang g dadann lin

lingkugkungangan n di di seksekitaritarnyanya. . KetKetidaidaktahktahuan uan seseseseoraorang ng akaakan n sesusesuatu atu yayang ng adaadal l didi sekitarnya dapat menimbulkan perasaan cemas dan tidak aman (Asmadi , 2#!. sekitarnya dapat menimbulkan perasaan cemas dan tidak aman (Asmadi , 2#!.

$erbeda dengan kebutuhan keamanan, kebutuhan keselamatan merupakan $erbeda dengan kebutuhan keamanan, kebutuhan keselamatan merupakan kebutuhan untuk melindungi diri dari baha

kebutuhan untuk melindungi diri dari bahaya fisik. Ancaman yang muncul terhadapya fisik. Ancaman yang muncul terhadap ke

keselselamamataatan n mamanunusia sia dadapapat t beberurupa pa anancamcaman an memekakaninis, s, kikimimiawawi, i, tetermrmal, al, dadann  bakteriologis.

 bakteriologis. %asien %asien kadang kadang kurang kurang menyadari menyadari adanya adanya ancaman ancaman di di rumah rumah sakitsakit atau di tempat&tempat pelayanan kesehatan. 'al inilah yang membuat perawat atau di tempat&tempat pelayanan kesehatan. 'al inilah yang membuat perawat harus menyadari situasi yang mungkin dapat membuat pasien cedera. %erlindungan harus menyadari situasi yang mungkin dapat membuat pasien cedera. %erlindungan yan

yang g dibdiberikerikan an bubukan kan hanyhanya a ditditujuujukan kan untuntuk uk menmencegcegah ah terterjadjadinyinya a keckecelakelakaanaan tetapi juga memelihara kebersihan (Asmadi, 2#!.

tetapi juga memelihara kebersihan (Asmadi, 2#!. 'am

'ampir pir samsama a dendengan gan keskeselamelamatan atan akaakan n ancancaman aman fisifisik, k, keamakeamanan nan fisifisik k  (( Biologic  Biologic safetysafety! ! mermerupaupakan kan keakeadaadaan n fisifisik k yanyang g amaaman n terterbebbebas as dardari i ancancamaamann kec

kecelakelakaan aan dan dan cedcedera era ((injuryinjury! ! baibaik k secasecara ra mekmekanianis, s, termtermis, is, elekelektritris s maumaupunpun  bakteriologis.

(2)

diri dari bahaya yang mengancam kesehatan fisik, yang pada pembahasan ini akan diri dari bahaya yang mengancam kesehatan fisik, yang pada pembahasan ini akan dif

difokuokuskan padaskan pada providing for  providing for safetysafety  atau memberikan lingkungan yang aman.  atau memberikan lingkungan yang aman. "edangkan keselamatan adalah suatu keadaan seseorang atau lebih yang terhindar  "edangkan keselamatan adalah suatu keadaan seseorang atau lebih yang terhindar  dari ancaman bahaya kecelakaan. Kecelakaan adalah kejadian yang tidak dapat dari ancaman bahaya kecelakaan. Kecelakaan adalah kejadian yang tidak dapat diduga dan tidak diharapkan yang dapat

diduga dan tidak diharapkan yang dapat menimbulkan kerugian.menimbulkan kerugian. Karakteristik keamanan dan keselamatan )

Karakteristik keamanan dan keselamatan ) *.

*.  Pervasiveness Pervasiveness (insidensi! (insidensi! Keam

Keamanaanan n berbersifasifat t perper+as+asif if artartinyinya a lualuas s memmempenpengargaruhi uhi semsemua ua halhal.. Artinya klien membutuhkan keamanan pada seluruh aktifitasnya seperti makan, Artinya klien membutuhkan keamanan pada seluruh aktifitasnya seperti makan,  bernafas, tidur, kerja, dan b

 bernafas, tidur, kerja, dan bermain.ermain. 2.

2.  Perception Perception (persepsi! (persepsi! %e

%ersrsepepsi si sesseseoeorarang ng tetentntanang g kekeamamananan an dadan n babahayhaya a memempmpenengagaruruhihi ap

aplilikakasi si kekeamamananan an dadalam lam akaktitifitfitas as sehseharari&i&haharinrinyaya. . iindndakakan an pepenjnjagagaaaann keamanan dapat efektif jika indi+idu mengerti dan menerima bahaya secara keamanan dapat efektif jika indi+idu mengerti dan menerima bahaya secara akurat.

akurat. -.

-.  Management  Management  (pengaturan! (pengaturan! Ket

Ketikika a inindidi+i+idu du memengngenenali ali babahahaya ya papada da lilingngkukungngan an klklien ien akakanan melakukan tindakan pencegahan agar bahaya tidak terjadi dan itulah praktek  melakukan tindakan pencegahan agar bahaya tidak terjadi dan itulah praktek  keamanan. %encegahan adalah karakteristik mayor dari keamanan.

keamanan. %encegahan adalah karakteristik mayor dari keamanan.

B

B.. FFAAKKTTOORR--FFAAKKTTOOR R YYAANNG G MMEEMMPPEENNGGAARRUUHHI I KKEEBBUUTTUUHHAANN KEAMANAN DAN KESELAMATAN

KEAMANAN DAN KESELAMATAN *

*.. ssiiaa

/ndi+idu belajar untuk melindungi dirinya dari berbagai bahaya melalui /ndi+idu belajar untuk melindungi dirinya dari berbagai bahaya melalui  pengetahuan

 pengetahuan dan dan pengkajian pengkajian akurat akurat tentang tentang lingkungan. lingkungan. %erawat %erawat perlu perlu untuk untuk  memp

mempelajari bahaya&bahelajari bahaya&bahaya aya yang mungkin mengancam indi+idu sesuai yang mungkin mengancam indi+idu sesuai usiausia dan tahap tumbuh kembangnya sekaligus tindakan pencegahannya.

dan tahap tumbuh kembangnya sekaligus tindakan pencegahannya. 2

2.. GGaayyaa''iidduupp 0ak

0aktor tor gaygaya a hidhidup up yanyang g menmenempempatkaatkan n kliklien en daldalam am resiresiko ko bahbahayaaya diantaranya lingkungan kerja yang tidak aman, tinggal didaerah dengan tingkat diantaranya lingkungan kerja yang tidak aman, tinggal didaerah dengan tingkat ke

kejajahahatatan n titingnggigi, , keketitidadakckcukukupupan an dadana na ununtutuk k mmemembebeli li peperlrlenengkgkapapanan keamanan,adanya akses dengan obat&obatan atau 1at aditif berbahaya.

keamanan,adanya akses dengan obat&obatan atau 1at aditif berbahaya.

(3)

Kli

Klien en dendengan gan kerkerusausakan kan mobmobilitilitas as akiakibat bat parparalisalisis, is, kelkelemahemahan an otootot,t, gangguan keseimbangankoordinasi memiliki resiko untuk terjadinya ceder gangguan keseimbangankoordinasi memiliki resiko untuk terjadinya ceder a.a. 

.. GGaanngggguuaan n sseennssoorri i ppeerrsseeppssii "en

"ensorsori i perpersepsepsi si yanyang g akuakurat rat terhterhadap adap stistimulmulus us linlingkugkungangan n sansangatgat  penting

 penting bagi bagi keamanan keamanan seseorang. seseorang. Klien Klien dengan dengan gangguan gangguan persepsi persepsi rasa,rasa, dengar, raba, cium, dan lihat, memiliki re

dengar, raba, cium, dan lihat, memiliki resiko tinggi untuk cedera.siko tinggi untuk cedera. 3

3.. iinnggkkaat t kkeessaaddaarraann

Kesadaran adalah kemampuan untuk menerima stimulus lingkungan, Kesadaran adalah kemampuan untuk menerima stimulus lingkungan, reaksi tubuh, dan berespon tepat melalui proses berfikir dan tindakan. Klien reaksi tubuh, dan berespon tepat melalui proses berfikir dan tindakan. Klien yang mengalami gangguan kesadaran diantaranya klien

yang mengalami gangguan kesadaran diantaranya klien yang kurang tidur, klienyang kurang tidur, klien tidak sadar atau setengah sadar, klien disorientasi, klien yang menerima obat& tidak sadar atau setengah sadar, klien disorientasi, klien yang menerima obat& obatan tertentu seperti narkotik, sedatif, dan hipnotik.

obatan tertentu seperti narkotik, sedatif, dan hipnotik. 4

4.. ""ttaattuus s eemmoossiioonnaall "t

"tatatus us ememososi i yayang ng ekekstrstrim im dadapapat t memengnggagangnggu gu kekemamampmpuauan n klklieienn menerima bahaya lingkungan. 5ontohnya situasi penuh stres dapat menurunkan menerima bahaya lingkungan. 5ontohnya situasi penuh stres dapat menurunkan konsentrasi dan menurunkan kepekaan pada simulus eksternal. Klien dengan konsentrasi dan menurunkan kepekaan pada simulus eksternal. Klien dengan depresi cenderung lambat berfikir dan bereaksi terhadap stimulus lingkungan. depresi cenderung lambat berfikir dan bereaksi terhadap stimulus lingkungan. 6

6.. KKeemmaammppuuaan n kkoommuunniikkaassii K

Klliien en ddeennggaan n ppeennuurruunnaan n kkeemmaammppuuaan n uunnttuuk k mmeneneerrimima a ddanan men

mengemgemukaukakan kan infinformormasi asi jugjuga a berberesikesiko o untuntuk uk cedcedera. era. KliKlien en afasafasia, ia, kliklienen de

dengngan an keketerterbabatatasan san babahahasa, sa, dadan n klklieien n yayang ng bubuta ta huhururuf, f, atatau au titidadak k bibisasa mengartikan simbol&simbol tanda bahaya.

mengartikan simbol&simbol tanda bahaya. #

#.. %%eennggeettaahhuuaan n ppeenncceeggaahhaan n kkeecceellaakkaaaann

/nformasi adalah hal yang sangat penting dalam penjagaan keamanan. /nformasi adalah hal yang sangat penting dalam penjagaan keamanan. Klien yang berada dalam lingkungan asing sangat membutuhkan informasi Klien yang berada dalam lingkungan asing sangat membutuhkan informasi keamanan yang khusus. "etiap indi+idu perlu mengetahui cara&cara yang dapat keamanan yang khusus. "etiap indi+idu perlu mengetahui cara&cara yang dapat mencegah terjadinya cedera.

mencegah terjadinya cedera. 7

7.. 00aakkttoor r lliinnggkkuunnggaann

8ingkungan dengan perlindungan yang minimal dapat beresiko menjadi 8ingkungan dengan perlindungan yang minimal dapat beresiko menjadi  penyebab cedera baik di rumah, tempat kerja, dan jalanan.

 penyebab cedera baik di rumah, tempat kerja, dan jalanan. *

*.. //nnffoorrmmaassi i   kkoommuunniikkaassii

Gangguan komunikasi seperti afasia atau tidak dapat membaca dapat Gangguan komunikasi seperti afasia atau tidak dapat membaca dapat menimbulkan kecelakaan.

menimbulkan kecelakaan. *

(4)

Antibiotic dapat menimbulkan resisten dan syok anafilaktik. Antibiotic dapat menimbulkan resisten dan syok anafilaktik. *

*22.. KKeeaaddaaaan n iimmuunniittaass

Gangguan imunitas akan mengakibatkan menurunnya daya tahan tubuh Gangguan imunitas akan mengakibatkan menurunnya daya tahan tubuh sehingga mudah terserang penyakit.

sehingga mudah terserang penyakit. *

*--.. KKeettiiddaakkmmaammppuuaan n ttuubbuuh h ddaallaam m mmeemmpprroodduukkssi i sseel l ddaarraahh  putih

 putih

"el

"el dardarah ah putputih ih berberfunfungsi gsi sebsebagai agai perpertahtahanaanan n tubtubuh uh terterhadhadap ap suasuatutu  penyakit.

 penyakit. *

*.. ""ttaattuus s nnuuttrriissii

Keadaan nutrisi yang kurang dapat menimbulkan kelemahan dan

Keadaan nutrisi yang kurang dapat menimbulkan kelemahan dan mudahmudah terserang penyakit, demikian sebaliknya kelebihan nutrisi berresiko terhadap terserang penyakit, demikian sebaliknya kelebihan nutrisi berresiko terhadap  penyakit tertentu.

 penyakit tertentu. *

*33.. iinnggkkaat t ppeennggeettaahhuuaann

Kesadaran akan terjadinya gangguan keselamatan dan keamanan dapat Kesadaran akan terjadinya gangguan keselamatan dan keamanan dapat diprediksi sebelumnya.

diprediksi sebelumnya.

C

C.. PPEENNAATTAALLAAKKSSAANNAAAAN N UUNNTTUUK K PPEEMMEENNUUHHAAN N KKEEBBUUTTUUHHAANN KEAMANAN DAN KESELAMATAN

KEAMANAN DAN KESELAMATAN *

*.. MMeenniinnggkkaattkkaan n kkeeaammaannaan n sseeppaannjjaanng g hhaayyaat t mmaannuussiiaa

Memastikan keamanan klien pada semua usia berfokus pada) obse+asi Memastikan keamanan klien pada semua usia berfokus pada) obse+asi atau prediksi situasi yang mungkin membahayakan sehingga dapat dihindari atau prediksi situasi yang mungkin membahayakan sehingga dapat dihindari dan memberikan pendidi

dan memberikan pendidikan kesehatan kan kesehatan yang memberikayang memberikan n kekukekuatan atan bagi klienbagi klien untuk menjaga dirinya dan keluarganya dari cedera secara mandiri.

untuk menjaga dirinya dan keluarganya dari cedera secara mandiri. 2

2.. MMeemmppeerrttaahhaannkkaan n kkoonnddiissi i aammaan n ddaarri i aappi i ddaan n kkeebbaakkaarraann pay

paya a penpencegcegahaahan n yanyang g bisbisa a dildilakuakukan kan perperawat awat adaadalah lah memmemastiastikankan  bahwa

 bahwa ketiga ketiga elemen elemen tersebut tersebut dapat dapat dihilangkan. dihilangkan. 9ika 9ika kebakaran kebakaran sudah sudah terjaditerjadi ada dua tujuan yang harus dicapai yaitu) melindungi klien dari cedera dan ada dua tujuan yang harus dicapai yaitu) melindungi klien dari cedera dan membatasi serta memadakan api.

membatasi serta memadakan api.

--.. MMeenncceeggaah h tteerrjjaaddiinnyya a jjaattuuh h ppaadda a kklliieenn 

 :r:rieientntasiasikakan n klklieien n papada da saasaat t mamasusuk k rumrumah ah sasakikit t dadan n jeljelaskaskan an sisistestemm komunikasi yang ada

komunikasi yang ada

 'ati&hati saat mengkaji klien dengan keterbatasan gerak'ati&hati saat mengkaji klien dengan keterbatasan gerak 

(5)

 Anjurkan klien menggunakan bel bila membutuhkan bantuanAnjurkan klien menggunakan bel bila membutuhkan bantuan 

 $erikan alas kaki yang tidak licin$erikan alas kaki yang tidak licin 

 $erikan pencahayaan yang adekuat$erikan pencahayaan yang adekuat 

 %as%asang ang penpengamgaman an temtempat pat tidtidur ur terterutautama ma padpada a kliklien en dendengan gan penpenuruurunannan kesadaran dan gangguan mobilitas

kesadaran dan gangguan mobilitas 

 9aga lantai kamar mandi agar tidak licin9aga lantai kamar mandi agar tidak licin .

. MeMelalakkuukakan tn tininddakakan an ppenenggamamananan an ppadada ka klilien en kekejajanngg 

 %asang pengaman tempat tidur dengan dilapisi kain tebal (mencegah%asang pengaman tempat tidur dengan dilapisi kain tebal (mencegah nyeri saat terbentur!

nyeri saat terbentur! 

 %asang spatel lidah untuk mencegah terhambatnya aliran udara%asang spatel lidah untuk mencegah terhambatnya aliran udara 

 8onggarkan baju dan ikatan leher (kerah baju!8onggarkan baju dan ikatan leher (kerah baju! 

 Kolaborasi pemberian obat antikon+ulsi.Kolaborasi pemberian obat antikon+ulsi. 

 $erikan masker oksigen jika diperlukan.$erikan masker oksigen jika diperlukan. 3.

3. MeMembmbererikikan an pepertrtololoongngan an bibila la teterjrjadadi ki kereracacuunanann

%erawat dapat memberikan pendidikan kesehatan pada masyarakat bila %erawat dapat memberikan pendidikan kesehatan pada masyarakat bila terjadi keracunan melalui identifikasi adanya 1at&1at beracun dirumah yang terjadi keracunan melalui identifikasi adanya 1at&1at beracun dirumah yang terkonsumsi, segera laporkan ke institusi kesehatan terdekat serta menyebutkan terkonsumsi, segera laporkan ke institusi kesehatan terdekat serta menyebutkan nama dan gejala yang dialami klien, jaga klien pada posisi tenang ke satu sisi nama dan gejala yang dialami klien, jaga klien pada posisi tenang ke satu sisi atau dengan kepala ditempatkan diantara kedua kaki untuk mencegah aspirasi. atau dengan kepala ditempatkan diantara kedua kaki untuk mencegah aspirasi. 4.

4. MeMembmbererikikan pan perertotololongngan ban bagagi kli klieien yn yanang teg terkrkenena sena sengagatatan lin liststririkk

9ika seseorang terkena macroshock (sengatan listrik yang cukup besar! 9ika seseorang terkena macroshock (sengatan listrik yang cukup besar!  jangan sentuh klien

 jangan sentuh klien tersebut sampai tersebut sampai pusat listrik pusat listrik dimatikan dan klien dimatikan dan klien aman dariaman dari arus listrik.

arus listrik. MacroshMacroshock ock sangat berbahaysangat berbahaya a karena dapat karena dapat menymenyebabkan lukaebabkan luka  bakar,

 bakar, kontraksi kontraksi otot, otot, dan dan henti henti nafas nafas serta serta henti henti jantung. jantung. ntuk ntuk mencegahmencegah mac

macroshroshock ock gungunakaakan n mesimesinanalat lat lislistrik trik yanyang g berberfunfungsi gsi dendengan gan baibaik, k, pakpakaiai sepatu dengan alas karet, berdirilah diatas lantai nonkonduktif, dan gunakan sepatu dengan alas karet, berdirilah diatas lantai nonkonduktif, dan gunakan sarung tangan non konduktif.

sarung tangan non konduktif. 6.

6. MeMelalakukukakan pn penenanangagananan bn bagagi ki klilien en yyanang tg tererpapapapar kr kebebisisiningagann Keb

Kebisiisingngan an mememimilikliki i efefek ek pspsikikososososial ial dadan n efeefek k fifisiosiolologigis. s. ;f;fek ek   psikososial

 psikososial seperti seperti rasa rasa jengkel, jengkel, tidur tidur dan dan istirahat istirahat terganggu, terganggu, serta serta gangguangangguan konsentrasi dan pola komunikasi. ;fek fisiologis meliputi peningkatan nadi dan konsentrasi dan pola komunikasi. ;fek fisiologis meliputi peningkatan nadi dan respirasi, peningkatan aktifitas otot, mual, dan kehilangan pendengaran jika respirasi, peningkatan aktifitas otot, mual, dan kehilangan pendengaran jika int

(6)

genting, dinding, dan lantai yang kedap suara< memasang gorden< memasang genting, dinding, dan lantai yang kedap suara< memasang gorden< memasang karpet< atau memutar background music.

karpet< atau memutar background music. #.

#. MeMelalakukukakan 'en 'eimimlilich mch mananeueu+e+er par pada kda klilien yen yanang meg mengngalalamami tei tersrsededakak.. 7.

7. MeMelalakkuukakan n ppererlilinndudungngan an teterhrhadadap ap raraddiaiasisi in

ingkat gkat bahaybahaya a radiasi terganturadiasi tergantung ng dari) dari) lamanylamanya, a, kedekkedekatan atan dengadengann sum

sumber ber radradioaioaktifktif, , dan dan pelpelindindung ung yanyang g digdigunaunakan kan selaselama ma terpterpapaapar r radradiasiiasi.. paya yang harus dilakukan oleh perawat dalam hal ini adalah memakai baju paya yang harus dilakukan oleh perawat dalam hal ini adalah memakai baju kh

khusususus, , mememamakakai i sarsarunung g tantangagan, n, memencncucuci i tantangagan n sebsebelelum um dadan n sessesududahah memakai sarung tangan, dan membuang semua

memakai sarung tangan, dan membuang semua benda yang terkontaminasi.benda yang terkontaminasi. *

*.. MeMelalakukukakan pn pememasasanangagan rn resestrtraiain pn padada ka klilienen =e

=eststrarain in adadalalah ah alalat at atatau au titindndakakan an pepelilindndunung g ununtutuk k memembmbatatasasii gerakanaktifitas fisik klien atau bagian tubuh klien. =estrain diklasifikasikan gerakanaktifitas fisik klien atau bagian tubuh klien. =estrain diklasifikasikan menjadi fisikal(physical! dan kemikal(chemical! restrain. 0isikal restrain adalah menjadi fisikal(physical! dan kemikal(chemical! restrain. 0isikal restrain adalah restrain dengan metode manual atau alat bantu mekanik, atau lat&alat yang restrain dengan metode manual atau alat bantu mekanik, atau lat&alat yang dipas

dipasang pada ang pada tubutubuh h klien sehingga klien tidak klien sehingga klien tidak dapat bergeradapat bergerak k dengdengan an mudamudahh dan terbatas gerakannya. Kemikal restrain adalah restrain dalam bentuk 1at dan terbatas gerakannya. Kemikal restrain adalah restrain dalam bentuk 1at kimia

kimia neuroneurolepticleptics, s, an>ioan>ioulytiulytics, cs, sedatif, dan sedatif, dan psikopsikotropiktropika a yang digunakanyang digunakan untuk mengontrol tingkahlaku sosial yang merusak.

untuk mengontrol tingkahlaku sosial yang merusak. =e

=estrstraiain n sebsebaiaiknyknya a didihihindndarari i sebsebab ab beberbrbagagai ai kokompmplilikakasi si serseriningg dik

dikelueluhkahkan n akiakibat bat pempemasanasangan gan restrestrainrain. . KomKompliplikaskasi i fisifisik k diadiantantaranyranya a luklukaa te

tekakan, n, retretenensi si ururinin, , ininkokontntininenensiasia, , dadan n susulilit t $A$A$, $, babahkhkan an kekemamatitian an pupunn dilaporkan. Komplikasi psikologisnya adalah penurunan harga diri, bingung, dilaporkan. Komplikasi psikologisnya adalah penurunan harga diri, bingung,  pelupa,

 pelupa, depresi, depresi, takut, takut, dan dan marah. marah. =estrain =estrain hendaknya hendaknya digunakan digunakan sebagaisebagai alternatif terakhir. $ila dilakukan maka haruslah)

alternatif terakhir. $ila dilakukan maka haruslah)

aa. . ??i i bbaawwaah h ppeennggaawwaassaan n ddookktteer r ddeennggaan n ppeerriinnttaahh tertulis, apa penyebabnya, dan untuk berapa lama

tertulis, apa penyebabnya, dan untuk berapa lama  b.

 b. Klien setuju dengan tindakan tersebut.Klien setuju dengan tindakan tersebut.

D

D.. HHAAL L – – HHAAL L YYAANNG G PPEERRLLU U DDIIKKAAJJI I PPAADDA A KKLLIIEEN N YYAANNGG MENGALAMI GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN KEAMANAN DAN MENGALAMI GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN

KESELAMATAN =iwayat keperawatan) =iwayat keperawatan)

(7)

%en

%engkagkajian jian risrisiko iko jatjatuh uh dapdapat at menmengguggunaknakan an insinstrumtrumen en MorMorse se 0al0all l "ca"cale, le, "t."t. homas =isk Assessment ool in 0alling ;lderl

homas =isk Assessment ool in 0alling ;lderly /npatients y /npatients ("=A("=A/0@!, =esident/0@!, =esident Ass

Assessmessment ent /ns/nstrumtrument ent (=A(=A/!, /!, 0al0all l =is=isk k AsAssesssessmenment t ooolsols, , 'en'enricrich h 0al0all l =is=isk k  Model, dan lain&lain (Aranda&Galardo, 2*-!.

Model, dan lain&lain (Aranda&Galardo, 2*-!. 

 =iwayat imunisasi=iwayat imunisasi 

 =iwayat infeksi akut atau kronik =iwayat infeksi akut atau kronik  

 eerapi yang sedang rapi yang sedang dijalanidijalani 

 "tressor emosional) ekspresi +erbal dan non +erbal, gaya hidup."tressor emosional) ekspresi +erbal dan non +erbal, gaya hidup. 

 %roses penyakit yang terlihat pada klien dan keluhan fisik.%roses penyakit yang terlihat pada klien dan keluhan fisik. 

 "tatus nutrisi."tatus nutrisi.

%ada pengkajian status nutrisi dapat pula diketahui tentang /M pasien. %ada pengkajian status nutrisi dapat pula diketahui tentang /M pasien. 

 ingkat kesadaran, kelemahan fisik, imobilisasi, penggunaan alat bantu.ingkat kesadaran, kelemahan fisik, imobilisasi, penggunaan alat bantu. %emeriksaan fisik)

%emeriksaan fisik) 

 /nfeksi lokal, terbatas pada kulit dan membrane mukosa. anda&tandanya meliputi/nfeksi lokal, terbatas pada kulit dan membrane mukosa. anda&tandanya meliputi  bengkak, kemerahan, nyeri, panas dan gan

 bengkak, kemerahan, nyeri, panas dan gangguan fungsi gerak.gguan fungsi gerak. 

 /nfeksi sistemik, tanda&tandanya meliputi demam, peningkatan frekuensi nadi dan/nfeksi sistemik, tanda&tandanya meliputi demam, peningkatan frekuensi nadi dan  pernafasan, malaise,

 pernafasan, malaise, anoreksia, mual, muntah, sakit anoreksia, mual, muntah, sakit kepala, pembesaran kelenjar kepala, pembesaran kelenjar didi area infeksi.

area infeksi. 

 "istem eurolo"istem eurologis) status gis) status mentalmental, , tingktingkat at kesadakesadaran, fungsi ran, fungsi sensorsensori, i, sistem reflek,sistem reflek, sistem koordinasi, tes pendengaran, penglihatan dan pembauan, sensi+itas terhadap sistem koordinasi, tes pendengaran, penglihatan dan pembauan, sensi+itas terhadap lingkungan

lingkungan 

 "is"istem tem 5ar5ardiodio+as+askulkuler er dan dan =esp=espirasirasi) i) toltoleraneransi si terhterhadaadap p aktakti+ii+itas, tas, nynyeri eri daddada,a, kesulitan bernafas saat akti+itas, frekuensi nafas, tekanan darah dan denyut nadi kesulitan bernafas saat akti+itas, frekuensi nafas, tekanan darah dan denyut nadi 

 /ntegritas kulit ) /ntegritas kulit ) inspeksi terhadap keutuinspeksi terhadap keutuhan kulit khan kulit klien, kaji adanya luka,lien, kaji adanya luka, scar  scar , dan, dan lesi, kaji tingkat perawatan diri kulit klien

lesi, kaji tingkat perawatan diri kulit klien 

 MobilMobilitas) inspeksi dan itas) inspeksi dan palpapalpasi si terhadterhadap ap otot, persendotot, persendian, dan ian, dan tulantulang g klien, kajiklien, kaji range of motion klien, kaji

range of motion klien, kaji kekuatan otot klien, kaji kekuatan otot klien, kaji tingkat A?8s klientingkat A?8s klien

%emeriksaan penunjang) %emeriksaan penunjang) $erup

$erupa a data data laborlaboratorium yang atorium yang menumenunjukknjukkan an adanyadanya a infekinfeksi si melipumeliputi ti peninpeningkatangkatan ang

angka ka leuleukoskosit, it, penpenignignkatakatan n laju laju enaenap p dardarah, ah, dan dan kulkultur tur uriurin, n, dardarah ah sertserta a secrsecretet menunjukkan adanya mikroorganisme pathogen.

(8)

II.

II. DIAGNOSA KEPERAWDIAGNOSA KEPERAWAATTAN AN YAYANG MUNGKIN MUNCULNG MUNGKIN MUNCUL D

Diiaaggnnooaa NNOOCC NNIICC

=isiko infeksi =isiko infeksi 0aktor resiko 0aktor resiko

&& MMaallnnuuttrriissii && %%eennuurruunnaann

hemoglobin hemoglobin && %%rroosseedduur r iinn++aassiif f 

Kontrol resiko) Kontrol Kontrol resiko) Kontrol infeksi

infeksi

Kriteria hasil) Kriteria hasil)

 Klien bebasKlien bebas dari tanda&tanda infeksi dari tanda&tanda infeksi 

 Klien mampuKlien mampu menjelakan tanda dan menjelakan tanda dan gejala infeksi gejala infeksi   KlienKlien menunjukkan menunjukkan kemampuan untuk kemampuan untuk mencegah timbulnya mencegah timbulnya infeksi. infeksi. Kontrol infeksi Kontrol infeksi   MenjagaMenjaga kebersihan lingkungan. kebersihan lingkungan. 

 Mencuci tanganMencuci tangan sebelum dan sesudah sebelum dan sesudah memberi perawatan dan memberi perawatan dan  pengobatan.

 pengobatan.

 MenggunakanMenggunakan sarung tangan saat sarung tangan saat melakukan perawatan. melakukan perawatan.

 MembatasiMembatasi  pengunjung bila perlu.  pengunjung bila perlu.

 MendorongMendorong keluarga untuk mencuci keluarga untuk mencuci tangan saat masuk dan tangan saat masuk dan meninggalkan ruangan. meninggalkan ruangan.   MendorongMendorong klien untuk klien untuk meningkatkan intake meningkatkan intake nutrisi, cairan dan nutrisi, cairan dan istirahat. istirahat.   MenekankanMenekankan memperbanyak intake memperbanyak intake  protein untuk  protein untuk  pembentukan system  pembentukan system imun. imun.   MengajarkanMengajarkan kepada klien dan kepada klien dan keluarga tentang cara keluarga tentang cara mencegah infeksi dan mencegah infeksi dan tanda gejala infeksi. tanda gejala infeksi.

(9)

 Mengkaji suhuMengkaji suhu klien, dan melaporkan klien, dan melaporkan  jika suhu lebih dari -#B  jika suhu lebih dari -#B

5. 5.

 Memonitor nilaiMemonitor nilai laboratorium.

laboratorium.

 Mengkaji warnaMengkaji warna kulit, tekstur dan

kulit, tekstur dan turgorturgor.. =isiko jatuh

=isiko jatuh 0aktor resiko 0aktor resiko

&& ssiia la leebbiih dh daarri 4i 433 tahun

tahun

&& ''iidduup p sseennddiirrii && %%eenniinnggkkatataan n kkaaddaarr

glukosa dalam glukosa dalam darah

darah && AAnneemmiiaa && %%eennuurruunnaann

kekuatan kekuatan

ekstremitas bawah ekstremitas bawah && rrggeennssi ui urriinn

%erilaku keamanan) %erilaku keamanan)  personal  personal Kriteria hasil) Kriteria hasil)   ercapainyaercapainya keseimbangan tidur keseimbangan tidur dengan istirahat dan dengan istirahat dan aktifitas.

aktifitas.

 ?igunakannya?igunakannya alat bantu yang tepat. alat bantu yang tepat.

 ?igunakannya?igunakannya alat pelindung diri alat pelindung diri yang tepat.

yang tepat.

 indakan yangindakan yang  berresiko tinggi dapat  berresiko tinggi dapat

dicegah dicegah %erilaku keamanan) %erilaku keamanan) mencegah jatuh mencegah jatuh Kriteria hasil) Kriteria hasil)   ?igunakannya?igunakannya alat bantu yang tepat. alat bantu yang tepat.

 Agitasi danAgitasi dan  penurunan istirahat  penurunan istirahat dapat terkontrol. dapat terkontrol. %encegahan jatuh %encegahan jatuh   MengidentifikasMengidentifikas i penurunan kognitif i penurunan kognitif dan fisik klien yang dan fisik klien yang dapat meningkatkan dapat meningkatkan  potensial untuk jatuh.  potensial untuk jatuh.

 MengidentifikasMengidentifikas i karakteristik

i karakteristik

lingkungan yang dapat lingkungan yang dapat meningkatkan potensial meningkatkan potensial untuk jatuh.

untuk jatuh.

 Membantu klienMembantu klien untuk ambulasi.

untuk ambulasi.

 Mengunci rodaMengunci roda tempat tidur.

tempat tidur.

 Memasang sideMemasang side rail.

rail.

 Mengkaji CMengkaji C dan kepatenan jalan dan kepatenan jalan napas. napas. =isiko shock  =isiko shock  0aktor resiko 0aktor resiko

&& ''iippootteennssii

Kontrol resiko) Kontrol Kontrol resiko) Kontrol infeksi infeksi Kriteria hasil) Kriteria hasil) Kontrol infeksi Kontrol infeksi   MenjagaMenjaga kebersihan lingkungan. kebersihan lingkungan.

(10)

&& //nnffeekkssii && sseeppssiiss

 Klien bebasKlien bebas dari tanda&tanda infeksi dari tanda&tanda infeksi

 Klien mampuKlien mampu menjelakan tanda dan menjelakan tanda dan gejala infeksi gejala infeksi   KlienKlien menunjukkan menunjukkan kemampuan untuk kemampuan untuk mencegah timbulnya mencegah timbulnya infeksi. infeksi. 

 Mencuci tanganMencuci tangan sebelum dan sesudah sebelum dan sesudah memberi perawatan dan memberi perawatan dan  pengobatan.

 pengobatan.

 MenggunakanMenggunakan sarung tangan saat sarung tangan saat melakukan perawatan. melakukan perawatan.

 MembatasiMembatasi  pengunjung bila perlu.  pengunjung bila perlu.

 MendorongMendorong keluarga untuk mencuci keluarga untuk mencuci tangan saat masuk dan tangan saat masuk dan meninggalkan ruangan. meninggalkan ruangan.   MendorongMendorong klien untuk klien untuk meningkatkan intake meningkatkan intake nutrisi, cairan dan nutrisi, cairan dan istirahat. istirahat.   MenekankanMenekankan memperbanyak intake memperbanyak intake  protein untuk  protein untuk  pembentukan system  pembentukan system imun. imun.   MengajarkanMengajarkan kepada klien dan kepada klien dan keluarga tentang cara keluarga tentang cara mencegah infeksi dan mencegah infeksi dan tanda gejala infeksi. tanda gejala infeksi.

 Mengkaji suhuMengkaji suhu klien, dan melaporkan klien, dan melaporkan  jika suhu lebih dari -#B  jika suhu lebih dari -#B

5. 5.

(11)

laboratorium. laboratorium.

 Mengkaji warnaMengkaji warna

kulit, tekstur dan

kulit, tekstur dan turgorturgor.. =isiko aspirasi

=isiko aspirasi 0aktor risiko 0aktor risiko

&& %%eennuurruunnaan n llee++eell kesadaran

kesadaran && rraauumma a ppaaddaa

 bagian wajah  bagian wajah

&& %%eenniinnggkkatataan rn reesisidduu lambung

lambung && rraauumma a oorraall && ==eeggiimmeen n tteerraappii

"tatus respirasi "tatus respirasi

&& reressppiirraasi si rraate te ddaallamam  batas normal

 batas normal && kkeeppaatteennaan n jjaallaann

napas dalam batas napas dalam batas normal

normal

&& ssaattuurraassi oi okkssiiggeenn dalam batas normal dalam batas normal && ttiiddaak ak adda da dyyssppnneeaa

saat istirahat saat istirahat && ttiiddaak ak adda ga gaassppiinngg

saat istirahat saat istirahat && ttiiddaak k aadda a bbaattuuk k   pencegahan aspirasi  pencegahan aspirasi && ppaassiieen n ddaappaatt

mengidentifikasi mengidentifikasi faktor resiko faktor resiko && ppaassiieen n ddaappaatt

menghindari faktor  menghindari faktor  resiko

resiko

&& ppaassiieen n ddaappaatt melakukan melakukan  positioning untuk  positioning untuk mengurangi resiko mengurangi resiko

Manajemen jalan napas Manajemen jalan napas && ppoossiissiikkaan pn paassiieenn

untuk +entilasi untuk +entilasi maksimal maksimal

&& llaakkuukkaan fin fisisiootteerarappii dada

dada

&& iinnssttrruukksisikkan pan pasasiieenn untuk batuk efektif  untuk batuk efektif  && ppoossiissiikkaan pn paassiieenn

untuk mengurangi untuk mengurangi dyspnea dyspnea aspirasi precaution aspirasi precaution

&& mmoonniittoor r llee++eell kesadaran kesadaran

&& ppeerrttaahhaannkakan n jajallaann napas

napas

&& mmoonniittoor sr sttaattuuss  pulponal  pulponal

&& ppoottoonng g mmaakkaannaann dalam potongan dalam potongan kecil kecil Ketidakefektifan bersihan Ketidakefektifan bersihan  jalan napas  jalan napas $atasan karakteristik) $atasan karakteristik) && AAddaannyya a bbaattuuk  k   && ??yyssppnneeaa

&& %%eenniinnggkkaattaann respirasi rate respirasi rate

0aktor yang berhubungan) 0aktor yang berhubungan)

&& %%aappaarraan an assaap rp rookkook k  && ""ppaassmme je jaallaan nn naappaass && AAddaannyya a mmuukkuuss && AAssmmaa

=espon alergi) local =espon alergi) local

&& iiddaak k aadda a ssaakkiitt kepala

kepala

&& iiddaak k adada la laakkririmmaasisi && iiddaak k aadda a eeddeemmaa

local local

&& iiddaak ak adda ea erriitteemmaa local

local

=espon alergi) sistemik  =espon alergi) sistemik  && iiddaak k aadda ba baattuuk k  && iiddaak k aadda ma muuaall && iiddaak k aadda a mmuunnttaahh

Manajemen alergi Manajemen alergi

&& //ddeennttiififikkaasi asi allererggii dan reaksinya dan reaksinya && ??ookkuummeennttaassiikkaann

semua alergi dalam semua alergi dalam rekam medis

rekam medis && MMoonniittoor rr reeaakkssii

alergi pada obat& alergi pada obat& obat baru

obat baru

&& MMoonniittoor r aaddaannyyaa shock anafilaksis shock anafilaksis

(12)

&& AAlleerrggi ji jaallaan nn naappaass infeksi

infeksi

&& iiddaak k aadda a ddiiaarree && iiddaak k aadda a nnyyeerrii

otot otot

&& iiddaak k aadda a nnyyeerrii sendi

sendi

&& iiddaak k aadda a sshhoocckk anapilaksis anapilaksis

&& ""eeddiiakakaan on obbaatt&o&obbaatt untuk menurunkan untuk menurunkan respon alergi

respon alergi

&& AAmmatati ri resesppoon an alelerrggii selama imunisasai selama imunisasai =isiko trauma =isiko trauma 0aktor resiko 0aktor resiko

&& MMeerrookkook k ddi i kkaassuur r  && %%eennuurruunnaann

koordinasi otot koordinasi otot && KKeelleemmaahhaann && GGaanngggguuaann

keseimbangan keseimbangan && GGaanngggguuaan n eemmoossii

0all occurrence 0all occurrence

&& %%aaiieen tn tiiddaak jk jaattuuhh dari tempat tidur  dari tempat tidur  && %%aasisieen n ttiiddak ak jjaattuuhh

saat duduk  saat duduk 

&& %%aasisieen n ttiiddak ak jjaattuuhh saat berdiri

saat berdiri

&& %%aasisieen n ttiiddak ak jjaattuuhh saat berpindah saat berpindah && %%aasisieen n ttiiddak ak jjaattuuhh

saat ke kamar saat ke kamar mandi mandi %encegahan jatuh %encegahan jatuh

&& //ddeennttiiffiikkaassii kekurangan fisik kekurangan fisik atau kognitif pasien atau kognitif pasien yang meningkatkan yang meningkatkan  potensi jatuh

 potensi jatuh

&& /d/denentftfikikasasi i ppererililakakuu dan factor yang dan factor yang  berakibat jatuh  berakibat jatuh && ==ee++iieew rw riiwwaayyaatt

 jatuh  jatuh

&& 88eettaakkkkaan n bbaarraanngg dekat dari dekat dari  jangkauan  jangkauan Ketidakefektifan Ketidakefektifan termoregulasi termoregulasi $atasan karakteristik) $atasan karakteristik)

&& ''iippeerrtteennssii && aakkiikkaarrddii && KKeejjaanngg

0actor yang berhubungan 0actor yang berhubungan

&& %%eennyyaakkiitt && rraauummaa

&& %%eerruubbaahhaan n ssuuhhuu

ermoregulasi ermoregulasi

&& %%aassiieen n ddaappaatt  berkeringat saat  berkeringat saat  panas

 panas

&& %%aassiieen n ddaappaatt menggigil saat menggigil saat dingin

dingin && iiddaak k aaddaa

hipotermia hipotermia && iiddaak k aaddaa

hipertermia hipertermia

Monitoring cairan Monitoring cairan

-- Monitor intake danMonitor intake dan output cairan

output cairan

-- Monitor tanda&tandaMonitor tanda&tanda +ital

+ital

-- Monitor statusMonitor status hemodinamik  hemodinamik  -- Monitor membraneMonitor membrane

mukosa, warna mukosa, warna kulit, dan turgor  kulit, dan turgor  -- Monitor tanda danMonitor tanda dan

gejala asites gejala asites

(13)

IIIII.I. PPENENGKGKAJAJIIAAN N KAKASUSUS S KKELELOLOLAAAANN /dentitas pasien

/dentitas pasien  ama

 ama ) y. ) y.  

mmuurr ) ) * * ttaahhuun n   bbuullaann 9e

9eninis s kekelalamiminn ) ) %e%ererempmpuauann %

%eennddiiddiikkaann ) ) ""?? Al

Alamamatat ) ) amambabanngagan n 222 2 8a8anngegenrnrejejoo, , $$ututuuh, h, %%uurwrwororejejo, o, 9a9awa wa eenngagahh A

Aggaammaa ) //ssllaam) m %

%eekkeerrjjaaaann ) ) //bbu u rruummaah h ttaannggggaa C

C 

eekakananan dn daraarahh ) mm) mm'g'g  adi

 adi ) >menit) >menit =

=eessppiirraassii ) ) >>mmeenniitt "

"uuhhuu )) 55 =iwayat pasien =iwayat pasien

Keluhan utama saat masuk =") penderita ca ser+iks ///$ Keluhan utama saat masuk =") penderita ca ser+iks ///$ =i

=iwaywayat at pepenynyakakit it seksekararanang) g) didiagagnonosisis s ca ca serser+i+iks ks stastadidium um /////$ /$ popos s , , ananememia,ia, hipoalbumin

hipoalbumin =iw

=iwayaayat t penpenyakyakit it sebsebeluelumnymnya) a) pasipasien en menmenyatyatakan akan tidtidak ak perpernah nah menmengalgalami ami saksakitit serius sebelumnya.

serius sebelumnya.

?iagnosa medis saat masuk rumah sakit) diagnosis ca ser+iks stadium ///$ pos , ?iagnosa medis saat masuk rumah sakit) diagnosis ca ser+iks stadium ///$ pos ,

anemia, hipoalbumin anemia, hipoalbumin

indakan yang dilakukan di bangsal sebelumnya) pemasangan infus, pemeriksaan indakan yang dilakukan di bangsal sebelumnya) pemasangan infus, pemeriksaan

darah lengkap. darah lengkap. %rogram terapi dokter) %rogram terapi dokter)

&& ??ee>>aammetetaasosonne ine injejekkssii && ?i?ipphehenanahhididrarammin iin innjejekksisi && ::ndndanancecenntrtroon n ininjejekksisi

&& AsAsam am rranane>e>amamat at 33 m mgg# j# jamam && /a/annsosoprprasasool * bl * boototoll**2 ja2 jamm

&& GaGababappenentitin -n -  mmgg**2 j2 jamam && 00uurroosseemmiid *d *&&&&

&& "p"pirirononololacactoton n **  mgmg**2 j2 jamam

%engkajian pola Gordon %engkajian pola Gordon

*

*.. %%eerrsseeppssi i kkeesseehhaattaann&&ppoolla a mmaannaajjeemmeen n kkeesseehhaattaann %asien mengetah

%asien mengetahui ui tentantentang g diagnodiagnosis sis penypenyakit yang akit yang ia ia deritaderita, , proses pengobaproses pengobatantan yang sedang berjalan, dan patuh dalam mengonsumsi obat.

yang sedang berjalan, dan patuh dalam mengonsumsi obat.

%asien pernah menjalani operasi pemasangan nefrostomi bilateral - bulan yang %asien pernah menjalani operasi pemasangan nefrostomi bilateral - bulan yang lalu.

lalu.

%asien tidak memiliki alergi. %asien tidak memiliki alergi.

%engobatan yang sedang berjalan saat ini) %engobatan yang sedang berjalan saat ini)

&& 00' ' ##33jjaam m //CC

(14)

&& GaGababapepentntin in -2-2 m mgg*2 *2 jajam pm per oer orarall && 00ururoosesemmid id **&&& & pper er ororalal

&& "p"pirirononololacactoton n  g g**2 ja2 jam pm per oer orarall

&& "i"imamarc * mrc * mgg2 j2 jam pam per orer oral (al (didimiminunum mam malam lam hahariri!!

%asien pernah mendapatkan penyuluhan terkait diit yang harus dimakan oleh ahli %asien pernah mendapatkan penyuluhan terkait diit yang harus dimakan oleh ahli gi1i.

gi1i. 2

2.. %%oolla a nnuuttrriissii&&mmeettaabboolliissmmee

%asien mengatakan jarang menghabiskan makanannya. %asien mengatakan jarang menghabiskan makanannya.

Keluhan yang berhubungan dengan nutrisi) pucat dan perut distensi. Keluhan yang berhubungan dengan nutrisi) pucat dan perut distensi. $$) 2 kg $$) 2 kg $) * cm $) * cm /M) *4,4 /M) *4,4

%asien menyatakan tidak ada gangguan dalam menelan. %asien menyatakan tidak ada gangguan dalam menelan.

"elama - hari ini, pasien hanya menghabiskan separuh dari porsi makan yang "elama - hari ini, pasien hanya menghabiskan separuh dari porsi makan yang diberikan.

diberikan.

?iet khusus) inggi kalori tinggi protein ?iet khusus) inggi kalori tinggi protein

;dema yang menetap di bagian ekstremitas bawah. ;dema yang menetap di bagian ekstremitas bawah.

--.. %%oolla a eelliimmiinnaassii %asien terpasang nefrostomi bilateral. %asien terpasang nefrostomi bilateral. 

.. %%oolla a aakkttii++iittaass&&llaattiihhaann ingkat mobilisasi pasien berada di

ingkat mobilisasi pasien berada di tempat tidur.tempat tidur.

%asien sempat mengeluhkan sesak napas pada hari kedua sehingga dipasang nasal %asien sempat mengeluhkan sesak napas pada hari kedua sehingga dipasang nasal kanul dengan aliran - litermenit.

kanul dengan aliran - litermenit. 3

3.. %%oolla a ttiidduurr&&iissttiirraahhaatt

%asien tidak mengeluhkan adanya gangguan tidur selama dirawat di rumah sakit. %asien tidak mengeluhkan adanya gangguan tidur selama dirawat di rumah sakit. 4

4.. %%oolla a ppeerrsseeppssii&&kkooggnniittiif  f   %asien compos mentis dan tidak ada disorientasi. %asien compos mentis dan tidak ada disorientasi. 6

6.. %%oolla a ppeerrsseeppssi i ddiirrii

%erawat belum sempat melakukan pengkajian terkait konsep diri. %erawat belum sempat melakukan pengkajian terkait konsep diri. #

#.. %%oolla a hhuubbuunnggaan n ppeerraann

%erawat belum sempat melakukan pengkajian terkait hubungan peran. %erawat belum sempat melakukan pengkajian terkait hubungan peran. 7

7.. %%oolla a ffuunnggssiioonnaal l sseekkssuuaall

%erawat belum sempat melakukan pengkajian terkait fungsional seksual. %erawat belum sempat melakukan pengkajian terkait fungsional seksual. *

*.. %%oolla a mmaannaajjeemmeen n ssttrreesss s kkooppiinngg

%erawat belum sempat melakukan pengkajian terkait manajemen stres. %erawat belum sempat melakukan pengkajian terkait manajemen stres. *

***.. ""iisstteem m kkeeppeerrccaayyaaaan n nniillaaii

%erawat belum sempat melakukan pengkajian terkait konsep diri. %erawat belum sempat melakukan pengkajian terkait konsep diri. *

*22.. KKeeaammaannaan n ddaan n kkeesseellaammaattaann %asien menyatakan bahwa ia merasa aman.

%asien menyatakan bahwa ia merasa aman. $erdasarkan faktor risiko infeksi)

$erdasarkan faktor risiko infeksi)

&& %a%asiesien ten terprpasasanang /C lg /C linine seje sejak - "ak - "epeptemtembeber 2r 2*3*3

&& %as%asien tien terperpasanasang nefg nefrosrostomtomi bili bilaterateral seal sejak - jak - bulbulan yan yang lang lalualu %asien memiliki tanda&tanda

%asien memiliki tanda&tanda malnutrisi. ubuhmalnutrisi. ubuhnya kurus dengan /M *4,4.nya kurus dengan /M *4,4. "kala plebitis pasien adalah .

"kala plebitis pasien adalah .

%asien sempat mengeluhkan bahwa badannya terasa dingin. %asien sempat mengeluhkan bahwa badannya terasa dingin.

(15)

idak ada fluktuasi suhu tubuh di atas dan di bawah normal. =entang suhu tubuh idak ada fluktuasi suhu tubuh di atas dan di bawah normal. =entang suhu tubuh  pasien antara -3,#

 pasien antara -3,#5&-65&-65.5.

%asien tampak pucat dan sempat mengalami kedinginan pada bagian distal. %asien tampak pucat dan sempat mengalami kedinginan pada bagian distal.

erdapat obstruksi pernapasan berupa sesak napas. "ehingga terpasang oksigen erdapat obstruksi pernapasan berupa sesak napas. "ehingga terpasang oksigen -litermenit dengan kanula nasal.

litermenit dengan kanula nasal.

idak ada trauma atau kerusakan jaringan. idak ada trauma atau kerusakan jaringan. idak ada tanda&tanda dekubitus.

idak ada tanda&tanda dekubitus.

$erdasarkan skala morse, pasien memiliki risiko jatuh sedang. $erdasarkan skala morse, pasien memiliki risiko jatuh sedang.

DAFTAR PUSTAKA DAFTAR PUSTAKA

Anonym. 2*. Analisa dokumentasi keperawatan pada asuhan keperawatan kebutuhan Anonym. 2*. Analisa dokumentasi keperawatan pada asuhan keperawatan kebutuhan

k

keeaammaannaan n ddaan n kkeesseellaammaattaann. . ??iiaakkssees s 7 7 oo++eemmbbeer r 22**  ddaarrii www.indonesiannursing.com

www.indonesiannursing.com

Anonym. 2*. Asuhan keperawatan klien dengan masalah keamanan dan keselamatan. Anonym. 2*. Asuhan keperawatan klien dengan masalah keamanan dan keselamatan.

?iakses 7 o+ember 2* dari

?iakses 7 o+ember 2* dari www.7**medical.orgwww.7**medical.org

Ara

Arandanda&Gal&Galardardo, o, MartMarta< a< MorMoralesales&Ase&Asencincio, o, 9os9ose e M< M< 5an5anca&"ca&"ancanche1he1, , 9os9ose e 5< 5< %er%ere1&e1& 9im

9imeneene1, 1, 5la5laudiudia< a< MorMoraleales&0es&0ernarnandende1, 1, AnAngelgeles< es< 8un8una&=oa&=odridriguegue1, 1, MarMargargarita ita ;<;< Moya

Moya&"uare1&"uare1, Ana , Ana $< $< Mora&$Mora&$anderanderas, Ana as, Ana M. M. 2*-2*-. . /nstru/nstrument for ment for AsseAssessing hessing he =isk of 0alls in Acute 'ospitali1ed

=isk of 0alls in Acute 'ospitali1ed %atients) A %atients) A "ystematic =e+iew an Meta"ystematic =e+iew an Meta&Analysis.&Analysis.

 BMC Health Services Research

 BMC Health Services Research, *22., *22. Asmadi. 2#.

Asmadi. 2#. Konsep Dasar Keperawatan Konsep Dasar Keperawatan. 9akarta) ;G5.. 9akarta) ;G5.

$ulechek, Gloria M< $utcher, 'oward K< ?ochterman, 9oanne Mc5loskey. 2*-.

$ulechek, Gloria M< $utcher, 'oward K< ?ochterman, 9oanne Mc5loskey. 2*-. ursing  ursing   !ntervention Classification si"th edition#

 !ntervention Classification si"th edition# "A) Mosby. "A) Mosby. Green, 5. ?.

Green, 5. ?. (2!. A (2!. A heory of 'uman Moti+ation) A. '. Maslow heory of 'uman Moti+ation) A. '. Maslow (*7-!.(*7-!. Psychological  Psychological   Review

 Review, -6&-74., -6&-74. 'e

'erdrdmaman, n, . 'ea. 'eathther D Kamier D Kamitsutsururu, "hi, "higemgemi. 2i. 2**..  $D$  $D$ nursing nursing diagnoses%diagnoses% definitions and classification &'()*&'(+#

definitions and classification &'()*&'(+# :>ford) Eiley&$lackwell. :>ford) Eiley&$lackwell.

Moorhead, "ue< 9ohnson, Marison< Maas, Meridean 8< "wanson, ;li1abeth. 2*-.

Moorhead, "ue< 9ohnson, Marison< Maas, Meridean 8< "wanson, ;li1abeth. 2*-. ursing  ursing  ,utcomes Classification -,C. fifth edition

,utcomes Classification -,C. fifth edition. "A) Mosby.. "A) Mosby. %at

%atmawmawati,ati,/. /. 227. 7. KebKebutuutuhan han keamkeamanaanan n fisifisik k (bi(bioloologic gic safesafetyty! ! padpada a kliklien en di di temtempatpat  pelayanan kesehatan, r

 pelayanan kesehatan, rumah, dan komunitas dengan umah, dan komunitas dengan pendekatan proses pendekatan proses keperawatan.keperawatan. ?iakses 7 o+ember 2* dari

(16)

Referensi

Dokumen terkait

Menurut Asmadi (2008) pengkajian keperawatan terhadap masalah kebutuhan nutrisi dapat meliputi pengkajian khusus masalah nutrisi dan pengkajian fisik secara umum yang

berpengaruh signifikan terhadap variabel motivasi kerja pada proyek pembangunan The Park Solo Baru, dimana pengaruh variabel kebutuhan fisik sebesar 0.413, keamanan

Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi SQUARE yang terdiri dari 9 tahapan proses untuk membantu menganalisa kebutuhan keamanan sistem

Kebutuhan akan keselamatan dan keamanan adalah kebutuhan untuk melindungi diri dari berbagai bahaya yang mengancam, baik terhadap fisik maupun psikososial.

Pada pasien dengan penyakit kanker, kebutuhan spiritual merupakan kebutuhan yang penting untuk dipenuhi selain aspek kebutuhan lainnya seperti aspek fisik dan pengobatan,

 Nutrien adalah suatu unsur yang dibutuhkan untuk proses dan !ungsi tubuh $izi adalah substansi organi% dan non organi% yang ditemukan dalam makanan dan

Dalam konteks ini, keamanan nasional dimaknai sebagai kebutuhan dasar untuk melindungi dan menjaga kepentingan nasional suatu bangsa dengan menggunakan

Selain itu, PKL juga diwajibkan untuk senantiasa memelihara ketertiban, keamanan, kebersihan, keasrian dan kesehatan lingkungan di lokasi / tempat usahanya; menjaga dan memelihara norma