• Tidak ada hasil yang ditemukan

Katalog BPS:

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Katalog BPS:"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

Katalog BPS: 1101002.3510071

(2)
(3)
(4)

STATISTIK DAERAH KECAMATAN TEGALSARI 2014

No. Publikasi

: 35100.1436

Katalog BPS

: 1101002.3510071

Ukuran Buku

: 18,2 cm x 25,7 cm

Jumlah Halaman

: vi + 16 Halaman

Pembuat Naskah

:

Koordinator Statistik Kecamatan Tegalsari

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi

Penyunting

:

Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi

Gambar Kulit Muka :

Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi

Gambar

:

Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi

Penerbit

:

Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi

Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya

http://banyuwangikab.bps.go.id

(5)

KATA PENGANTAR

Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014 merupakan publikasi tahunan yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi untuk yang ketiga kalinya. Pada publikasi ini disajikan data dan juga informasi beserta penjabaran mengenai perekonomian Kabupaten Banyuwangi untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pembangunan serta potensi Kecamatan Tegalsari.

Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014 diterbitkan guna melengkapi publikasi yang telah terbit secara rutin setiap tahun. Publikasi Statistik Kecamatan lebih menekankan pada analisis, seperti angka pengangguran, angkatan kerja, pertumbuhan ekonomi, inflasi,dan lain-lain. Melalui publikasi ini, diharapkan dapat membantu pengguna dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan di Kecamatan Tegalsari.

Diharapkan publikasi ini dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan akan data statistik, baik untuk instansi/dinas pemerintah, swasta, akademis maupun masyarakat luas. Oleh karena itu kami harapakan kritik dan saran yang membangun dari berbagai pihak demi penerbitan yang lebih sempurna di masa mendatang.

Banyuwangi, Oktober 2014 Kepala Badan Pusat Statistik

Kabupaten Banyuwangi

Ir. Mohammad Amin, M.M NIP. 19661109 199212 1 001

(6)
(7)

DAFTAR ISI

1. Geografi 1 2 Pemerintahan 3 3. Penduduk 4 4. Tenaga Kerja 7 5. Pendidikan 9 6. Kesehatan 11 7. Pertanian 12 8. Industri Pengolahan 14 9. Perdagangan 15 10. Keuangan 16

http://banyuwangikab.bps.go.id

(8)
(9)

1 Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014

1

ecamatan Tegalsari adalah su-atu wilayah kecamatan yang terletak di sebelah selatan dari ibukota Kabupaten Banyuwangi. Secara geografis Kecamatan Tegalsari mem-punyai batas sebelah utara Kecamatan Genteng, sebelah timur Kecamatan Gambiran, sebelah selatan Kecamatan Bangorejo dan Siliragung, serta sebelah barat Kecamatan Glenmore.Topografi daratan diwilayah Kecamatan Tegalsari menurut data dari Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Banyuwangi ialah 0-8 persen, termasuk dalam kategori landai.

Geografis Kecamatan Tegalsari berada diwilayah hamparan di Kabupa-ten Banyuwangi, hal ini dapat dilihat dari ketinggian wilayah Kecamatan Tegalsari yang berada diketinggian antara 75–100 meter dari permukaan laut. Desa Dasri memiliki ketinggian tertinggi yaitu 100 mdpl sedangkan desa yang berada di-wilayah terendah adalah Desa Karang-mulyo,Tegalsari, dan Karangdoro yaitu dengan ketinggian rata-rata 75 mdpl.

Peta Kecamatan Tegalsari

Ketinggian Wilayah di Kecamatan Tegalsari Sumber : Podes SP 0 50 100 Karangdoro Karangmulyo Tegalsari Dasri Tamansari Tegalrejo 75 75 75 100 100 95

K

Kec. Genteng Kec.Bangorejo Kec.Gambiran Kec .Gl en mor e

http://banyuwangikab.bps.go.id

(10)

2 Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014

1

Luas Wilayah di KecamatanTegalsari

Sumber: Kantor Camat Tegalsari

Sungai di Kecamatan Tegalsari

Sumber: Dinas Pengairan Kec. Tegalsari

Luas wilayah Kecamatan Tegal-sari sekitar 65,13 km2. Kecamatan Te-galsarimempunyai wilayah yang terdiri dari 6 wilayah dengan status pedesaan. Keenam wilayah desa tersebut antara lain Karangdoro, Karangmulyo, Tegal-sari, Dasri, TamanTegal-sari, dan Tegalrejo. Desa terluas adalah desa Tegalsari dengan luas wilayah sebesar 17,98 km² atau sekitar 27,61 persen dari luas Ke-camatan Tegalsari, sedangkan Desa Karangmulyo mempunyai luas 7,68 km² merupakan desa yang terkecil.

Kecamatan Tegalsari dialiri oleh 3 buah sungai. Sungai Pandumanme-rupakansungai terpanjang yang meng-alir melewati wilayah Kecamatan Tegal-sari dengan panjang 8 km dan sungai terpendek mengalir melewati kecamat-an Tegalsari adalah Sungai Pecari dengan panjang 3 km. Sungai-sungai ini dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana irigasi bagi pertanian.

Karang doro 17,66% Karang mulyo 11,79% Tegal-sari 27,61% Dasri 14,23% Taman-sari 13,94% Tegal-rejo 14,77% 0 2 4 6 8 Setail Pecari Panduman 5 3 8

http://banyuwangikab.bps.go.id

(11)

3 Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014

2

ecamatan dipimpin seorang Camat yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota/Bupati melalui Sekre-taris Kota Administrasi / Kabupaten Ad-ministrasi. Sedangkan desa dipimpin seorang Kepala Desa yang dipilih lang-sung oleh penduduk desa

Secara administratif Kecamatan Tegalsari terbagi menjadi 6 desa.Se-lama periode 2012-2013, jumlah desa tidak ada perubahan.Ditingkat pemerin-tahan desa masih terdapat pembagian wilayah lagi yaitu dusun, rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT). Keca-matan Tegalsari terdiri dari 17 dusun, 64 rukun warga dan 314 rukun tetang-ga. Desa Dasri merupakan desa deng-an jumlah pembagideng-an dusun ddeng-an RW terbanyak, yaitu 4 dusun, dan 16 RW. Desa Tegalsari merupakan desa deng-an jumlah RT terbesar yaitu 74 RT. Sedangkan desa Tegalrejo merupakan desa dengan jumlah dusun dan RW ter-kecil, yaitu 2 dusun dan 6 RW. Selain desa Tegalrejo, Desa Tamansari juga memiliki jumlah dusun terkecil yaitu 6 dusun dan juga jumlah RT terkecil se-jumlah 40 RT. Statistik Pemerintahan Kecamatan Tegalsari Wilayah Administrasi 2012 2013 Desa 6 6 Dusun 17 17 Rukun Warga 64 64 Rukun Tetangga 314 314

Sumber: Kantor Camat Tegalsari

Banyaknya Dusun, RW dan RT Per DesaTahun 2013

Sumber: Kantor Camat Tegalsari

0 50 100 Karangdoro Karangmulyo Tegalsari Dasri Tamansari Tegalrejo 3 3 3 4 2 2 11 7 11 16 13 6 64 42 74 48 40 46 RT RW Dusun

K

http://banyuwangikab.bps.go.id

(12)

4 Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014

3

Indikator Kependudukan Kecamatan Tegalsari Uraian 2012 2013 Jumlah Penduduk 46.532 50.973 Pertumbuhan Penduduk 0,27 0,91 Kepadatan Penduduk 714,45 782,63 Sex Rasio (L/P) % 99.25 98.02 % Penduduk Menurut Kelompok Usia

0-14 thn 23,97 22,64

15-64 thn 67,58 68,87

>65 thn 8,45 8,50

Dependency Ratio 47,97 45,20

Sumber : Proyeksi SP 2010

Perbandingan Jumlah Penduduk Laki-laki dan Perempuan

Sumber : Proyeksi SP 2010

erdasarkan konsep BPS yang dimaksud dengan Penduduk Indonesia mencakup Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) tinggal dalam wila-yah geografis Indonesia, baik bertempat tinggal tetap maupun tidak tetap (seperti tuna wisma, pengungsi, awak kapal ber-bendera Indonesia, masyarakat terpen-cil/terasing, dan penghuni perahu/rumah apung). Anggota korps diplomatikbese-rta keluarganya, meskipun menetap di-wilayah geografis Indonesia, tidak dica-kup sebagai penduduk

Penduduk Kecamatan Tegalsari tahun 2013 adalah 50.973 jiwa, terdiri dari 25.232 laki-lakidan 25.741 perem-puan. Dalam satu tahun terakhir, terjadi penurunan jumlah penduduk laki-laki, sedangkan jumlah penduduk perempu-an bertambah dibperempu-andingkperempu-an pada tahun 2012. Jumlah penduduk terbesar ber-ada di desa Karangdoro dengan 11.827 jiwa, desa dengan jumlah penduduk ter-besar selanjutnya adalah Desa Tegal-sari, dengan 11.462 jiwa. Sedangkan jumlah penduduk terkecil berada di de-sa Karangmulyo dengan jumlah pendu-duk 5.028 jiwa. 23.000 23.050 23.100 23.150 23.200 23.250 23.300 23.350 23.400 Laki-laki Perempuan 23.259 23.149 23.179 23.353 2011 2012

B

http://banyuwangikab.bps.go.id

(13)

5 Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014

3

Kepadatan penduduk Kecamat-an Tegalsaritahun 2013 mengalami ke-naikan dari tahun 2012 menjadi 782 jiwa per km2 dengan desa terpadat adalah desa Karangdoro yaitu1.028 jiwa per km2, wilayah dengan kepadatan pendu-duk terendah adalah desa Tegalrejo se-besar 622 jiwa per km2. Kecamatan Tegalsari memiliki sex ratio 99 artinya setiap 100 penduduk perempuan di Ke-camatan Tegalsari terdapat 99 pendu-duk laki-laki

Sebagian besar penduduk Keca-matan Tegalsari adalah usia produktif (15-64 tahun). Ini ditunjukkan dengan komposisi penduduk usia produktif men-capai 68,87 persen atau 32.046 jiwa, penduduk usia muda (0-14 tahun) sebe-sar 22,64 persen atau 10.533 jiwa dan penduduk usia tua (65+ tahun) sebesar 8,50 persen atau 3.953 jiwa.

Dependen-cy rasio merupakan angka yang

menun-jukkan beban ketergantungan penduduk usia produktif pada suatu wilayah.

De-pendency rasio Kecamatan Tegalsari

adalah 45,20 hal ini berarti setiap 100 orang usia produktif menanggung be-ban 45 orang penduduk non produktif.

Piramida Penduduk KecamatanTegalsari

Sumber : Proyeksi SP 2010

Kepadatan Penduduk Per Desa Tahun 2013 Sumber : Proyeksi SP 2010 - 1.000 2.000 Karangdoro Karangmulyo Tegalsari Dasri Tamansari Tegalrejo 1.028 655 637 667 666 622

http://banyuwangikab.bps.go.id

(14)

6 Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014

3

Peserta KB Aktif dan Alat Kontrasepsi yang Digunakan Tahun 2012-2013

Jenis Alat Kontrasepsi 2012 2013 IUD 2.535 2.553 PIL 1.003 1.065 MOW 235 239 MOP 10 19 Suntik 2.333 2.917 Implan 1.214 1.696 Kondom 128 150 Jumlah PUS 10.288 11.956

Sumber: Kantor Puskesmas Tegalsari

Prosentase Peserta KB Aktif Menurut Desa Tahun 2013

Sumber: Kantor Puskesmas Tegalsari

Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) Kecamatan Tegalsari pada tahun 2013 sejumlah 11.956 pasangan, angka ini mengalami kenaikan dari tahun 2012sebanyak 1.668 pasangan atau 1.62 persen. Diantaranya, terdapat se-kitar 9.458 PUS yang menjadi peserta KB aktif atau sekitar 91,93 persen. Jumlah peserta KB aktif mengalami kenaikan dari tahun 2012 sebanyak 2.344 pasangan, atau meningkat 32,95 persen. Alat kontrasepsi yang paling banyak digunakan adalah IUD, dengan jumlah pengguna mencapai 4.535 pa-sangan atau 47,95 persen dari seluruh pengguna KB aktif.

Jika dilihat prosentase per desa dari seluruh peserta KB aktif kecamatan Tegalsari peserta terbanyak berada di desa Karangdoro yaitu sebesar 28,37 persen atau sebanyak 2.683 pasangan. Desa dengan jumlah perserta KB aktif terbanyak kedua adalah desa Tamansa-ri yaitu 2.369 pasangan atau 25,00 per-sen. Sedangkan desa dengan jumlah peserta KB terkecil adalah Tegalrejo se-banyak 710 pasangan atau 8,00 persen. Karang doro 28,37% Karang mulyo 8,99% Tegal-sari 19% Dasri 11,43% Taman-sari 25% Tegal-rejo 8%

http://banyuwangikab.bps.go.id

(15)

7 Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014

4

umlah penduduk bekerja di keca-matan Tegalsaripada tahun 2012 adalah 24.986 jiwa. Dengan kata lain jumlah penduduk Kecamatan Tegal-sari yang bekerja pada tahun 2012 ada-lah 69,41 persen dari seluruh jumada-lah penduduk yang berusia 15 tahun kea-tas. Sektor yang menyerap tenaga kerja paling besar pada tahun 2012 adalah pertanian dengan prosentase penduduk yang bekerja pada sektor ini mencapai 69,29 persen atausekitar 17.314 jiwa. Sektor lain yang menyerap tenaga kerja cukup besar adalah perdagangan deng-an prosentase 10,73 persen atau sekitar 2.680 jiwa. Diurutan ketiga adalah jasa kemasyarakatan sekitar 2.099 jiwa atau 8,40 persen. Sedangkan sektor menye-rap jumlah tenaga kerja kecil berturut-turut informasi dan listrik dan gas deng-an prosentase masing-masing 0,25 per-sen, dan 0,10 persen setara dengan 62 jiwa dan 25 jiwa. Sedangkan sebesar 1,00 persen atau 251 jiwa bekerja pada sektor lainnya.

Jika dilihat dari prosentase tena-gakerja menurut desa, Tegalsarimeru-pakan desa dengan prosentase tenaga kerja terbanyak di kecamatan Tegalsari,

Tenaga Kerja Kecamatan Tegalsari Menurut Sektor Pekerjaan

Tahun 2013

Sumber : Proyeksi SP 2010

Prosentase Tenaga Kerja Menurut Desa Tahun 2012 Sumber : Proyeksi SP 2010 69,29% 0,34% 3,02% 0,10% 1,76% 10,73% 0,50% 0,96% 0,25% 0,52% 2,80% 0,32% 8,40% 1,00% 2,04% Pertanian Pertambangan Industri Listrik & Gas Konstruksi Perdagangan Hotel Transportasi Informoasi Keuangan Pendidikan Kesehatan Kemasyarakatan Lainnya Karang doro 21,84% Karang mulyo 12,03% Tegal-sari 24,93% Dasri 12,66% Taman-sari 14,89% Tegal-rejo 13,66%

J

http://banyuwangikab.bps.go.id

(16)

8 Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014

4

Prosentase Tenaga Kerja Per Desa di Kecamatan Tegalsari

Tahun 2012

Sumber : Proyeksi SP 2010

yaitu 24,93 persen atau sekitar 6.228 orang. Prosentase tenaga kerja terbesar kedua adalah desa Karangdoro dengan prosentase 21,84 persen atau setara dengan 5.456 jiwa. Wilayah dengan pro-sentase tenaga kerja terkecil adalah de-sa Karangmulyo dengan 12,03persen atau sekitar 3.005 orang dari seluruh te-naga kerja yang ada di kecamatan Te-galsari.

Prosentase tenaga kerja dari jumlah penduduk berusia 15 tahun ke-atas berbeda-beda disetiap desa. Desa Tamansari memiliki tenaga kerja sejum-lah 3.721 jiwa atau 78,67persen dari seluruh penduduk berusia 15 tahun ke-atas didesa tersebut. Desa lain dengan prosentase tenaga kerja cukup tinggi adalah Karangmulyo dan Tegalrejo ma-sing-masing sebesar 75,67 persen dan 75,31 persen. Sedangkan dua desa pro-sentase tenaga kerja terendah adalah desa Dasri dan desa Karangdoro,pro-sentase masing-masing sebesar 65,89 persen dan 59,32 persen dari jumlah penduduk berusia 15 tahun dimasing-masing desa. 0% 20% 40% 60% 80% 100% Karangdoro Karangmulyo Tegalsari Dasri Tamansari Tegalrejo 5.456 3.005 6.228 3.162 3.721 3.414 3.742 966 2.540 1.637 1.009 1.119

Bekerja Tidak Bekerja

(17)

9 Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014

5

alam upaya menunjang pen didikan, Kecamatan Tegalsari memiliki sekolah-sekolah mu-lai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hing-ga Sekolah Menenhing-gah Atas (SMA) baik status negeri maupun swasta. Jumlah sekolah untuk SD sederajat (SD negeri /swasta dan SD ibtidaiyah negeri/swas-ta), SMP sederajat (SMP negeri/swasta, SMP tsanawiyahnegeri/swasta) serta SMA sederajat (SMA, MA dan SMK ne-geri/swasta) pada tahun 2013 sejumlah 34 unit, 8 unit dan 6 unit, dengan murid sebanyak 5.008 siswa (SD), 3.313 sis-wa (SMP), 2.532 sissis-wa (SMA). Sedang jumlah guru yang mengajar adalah 382 orang (SD), 210 orang (SMP) dan 175 orang (SMA).

Rasio murid terhadap guru ada-lah rata-rata jumada-lah murid yang diajar seorang guru dalam suatu tahun ter-tentu. Semakin kecil angka rasio murid terhadap guru, tentunya semakin baik kualitas pendidikan yang bisa diberikan guru kepada murid. Pada tahun 2013, rasio murid terhadap guru SD sebesar 13 yang berarti rata-rata setiap seorang guru SD mengajar sebanyak 13 siswa. Dari data tersebut juga menunjukan

Jumlah Sekolah, Murid dan Guru Kecamatan Tegalsari Tahun 2013

Jenjang Sekolah Murid Guru

SD 34 5.008 382

SMP 8 3.313 210

SMA 6 2.532 175

Sumber: UPTD Pendidikan Kec. Tegalsari

Rasio-rasio Pendidikan Kecamatan Tegalsari Tahun 2013

Jenjang Guru/ Sekolah Murid/ Sekolah Murid/ Guru SD 11 136 12 SMP 26 414 16 SMA 29 422 14

Sumber: UPTD Pendidikan Kec. Tegalsari

D

(18)

10 Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014

5

APS SD, SMP, dan SMA Kecamatan Tegalsari Tahun 2013(%)

Sumber: UPTD Pendidikan Kec. Tegalsari

bahwa rata-rata untuk setiap seorang guru SMP mengajar sebanyak 16 siswa dan rata-rata untuk setiap seorang guru SMA mengajar sebanyak 14 siswa.

Angka Partisipasi Sekolah (APS) merupakan perbandingan antara jumlah murid dari seluruh sekolah pada tiap tingkat pendidikan yang berada di Keca-matan Tegalsari dengan jumlah pendu-duk usia sekolah yang berada di Keca-matan Tegalsari. APS tahun 2012 ting-kat SD sebesar 113 persen, SMP sebe-sar124 persen, SMA sebesar 73per-sen. Besar APS untuk tingkat SD dan SMP di Kecamatan Tegalsari diatas 100 persen disebabkan adanya murid deng-an usia diluar rentdeng-ang usia sekolah. Rentang usia murid SD ialah 7-12 ta-hun, SMP 13-15 tahun dan SMA 16-18 tahun. Pola APS yang semakin kecil pa-da setiap tingkat pendidikan, pa-dapat dika-renakan adanya penduduk pada kelom-pok usia tersebut yang tidak melanjut-kan pendidimelanjut-kannya, dan kurangnya ke-sempatan menjangkau tingkat pendidik-an ypendidik-ang lebih tinggi juga mempengaruhi APS setiap tingkat pendidikan.

- 50 100 150 SD SMP SMA 113 124 73

http://banyuwangikab.bps.go.id

(19)

11 Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014

6

esehatan adalah salah satu ke-butuhan dasar manusia. Oleh karena itu ketersediaan sarana dan prasarana penunjang kesehatan sangatlah penting. Di Kecamatan Tegal-sariberbagai fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, posyandu, praktek dokter dan lainnya telah terse-dia.

Pada tahun 2013 jumlah fasilitas kesehatan yang terdapat di Kecamatan Tegalsari adalah Puskesmas sejumlah 1 unit dibantu dengan Puskesmas Pem-bantu (Pustu) sejumlah 2 unit, Poliklinik Desa (Polindes) sejumlah 2 unit dan Posyandu sejumlah 36 unit yang ter-sebar di 6 desa di kecamatan Tegalsari. Selain tersedianya sarana kese-hatan, hal yang paling penting adalah ketersediaan tenaga kesehatan .Tenaga kesehatan yang bertempat tinggal di Kecamatan Tegalsari baik tenaga medis maupun tenaga non medis. Tenaga me-dis yang terdapat di Kecamatan Tegal-sari yaitu Dokter sebanyak 1orang, Bi-dan sebanyak 2 orang, perawat sejum-lah 1 orang dan dukun bayi sebanyak 20 orang.

Banyaknya Fasilitas Kesehatan Kecamatan Tegalsari

Tahun 2013

Fasilitas Kesehatan Jumlah

RS 1

Polindes 2

Puskesmas 1

Pustu 2

Posyandu 34

Sumber: Kantor Camat Tegalsari

Banyaknya Tenaga Kesehatan Tahun 2013

Sumber: Kantor Camat Tegalsari

0 5 10 15 Dokter Bidan Perawat Dukun Bayi 1 2 1 13

K

http://banyuwangikab.bps.go.id

(20)

12 Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014

7

Statistik Tanaman Pangan Kecamatan Tegalsari Tahun 2012 – 2013 Uraian 2012 2013 Padi Sawah Luas Panen 3.665,00 3.688,00 Produksi 23.753,00 23.672,00 Padi Ladang Luas Panen 27,00 61,00 Produksi 137,00 309,00 Jagung Luas Panen 696,00 431,00 Produksi 3.748,00 2.672,00 Ubi Kayu Luas Panen 52,00 111,00 Produksi 999,00 209,50 Kacang Tanah Luas Panen 37,00 26,00 Produksi 59,00 42,60 Kedelai Luas Panen 836,00 728,00 Produksi 1.558,00 1.344,90

Sumber: Mantan Kec.Tegalsari

alah satu faktor pendukung berjalannya roda perekonomian di Kecamatan Tegalsari adalah sektor pertanian. Luas panen pertanian tanaman pangan pada tahun 2013 se-besar 5.223 Ha, luas panen ini meng-alami penurunan sebesar 7,09 persen dari tahun 2012 atau sekitar 399 Ha. Komoditas tanaman pangan dengan lu-as panen terbesar selama tahun 2013 adalah padi sawah, yaitu sebesar 3.665 Ha, angka ini mengalami peningkatan sebesar 65 Ha atau 1,80 persen. Komo-diti dengan luas panen cukup besar se-telah padi sawah adalah tanaman kede-lai yaitu 836 Ha, komoditi ini mengalami penurunan luas panen sebesar 15,73 persen atau 156 Ha dari tahun 2012. Kondisi yang sama juga terjadi pada ko-moditi tanaman jagung yang mengalami penurunan luas panen sebesar 255 Ha atau 29,62 pada tahun 2013. Komoditi yang mengalami kenaikan luas panen selain padi sawah adalah kacang tanah, dengan besar kenaikan 48,00 persen dari tahun 2012 atau naik sebesar 12 Ha dari tahun 2012.

S

(21)

13 Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014

7

Produksi padi sawah memberi-kan kontribusi terbesar tanaman pangan di Kecamatan Tegalsari, sekitar 78,51 persen atau 23.672 ton dari seluruh pro-duksi tanaman pangan, sedangkan ta-naman yang memberi kontribusi terbe-sar setelah padi sawah adalah jagung dengan produksi 2.672 ton atau sekitar 12,39 persen dari seluruh tanaman pangan yang dihasilkan. Selain padi sa-wah dan jagung, tanaman pangan lain yangjuga banyak ditanam adalah kede-lai dengan produksi 1.344 ton atau 5,15 persen dari seluruh tanaman pangan. Sedangkan komoditas dengan kontribu-si terkecil adalah tanaman kacang tanah dengan prosentase 0,20 persen atau sekitar 59 ton.

Tanaman pangan yang memiliki produktivitas tertinggi adalah ubi kayu yaitu 192,12 kw/ha. Produktivitas padi sawah mengalami penurunan dari pro-duktivitas tahun 2012. Sedangkan untuk komoditi tanaman pangan lainnya mengalami kenaikan produktivitas dari tahun sebelumnya.

Kontribusi Produksi Tanaman Pangan Tahun 2013 (%)

Sumber: Mantan Kec.Tegalsari

Produktivitas Tanaman Pangan Kecamatan Tegalsari

Tahun 2012-2013

Sumber: Mantan Kec.Tegalsari

Padi Sawah 78,51% Padi Ladang 0,45% Jagung 12,39% Ubi Kayu 3,30% Kacang Tanah 0,20% Kedelai 5,15% 0,00 100,00 200,00 Padi Sawah Padi Ladang Jagung Ubi Kayu Kacang Tanah Kedelai 66,50 50,68 61,64 181,90 16,42 16,34 64,81 50,74 61,85 192,12 15,95 18,64 2012 2011

http://banyuwangikab.bps.go.id

(22)

14 Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014

8

Jumlah Industri Kecamatan Tegalsari

Tahun 2013

Desa Jumlah Industri

Karangdoro 67 Karangmulyo 54 Tegalsari 142 Dasri 38 Tamansari 52 Tegalrejo 30

Sumber: Kantor Camat Tegalsari

Kontribusi Industri Kecamatan Tegalsari

Tahun 2013

Sumber: Kantor Camat Tegalsari

eberadaan perusahaan industri pengolahan mempengaruhi ke-hidupan perekonomian masya-rakat Kecamatan Tegalsari. Ini dikare-nakan industri dapat menyerap tenaga kerja dan sebagai salah satu mata pen-caharian masyarakat

Pada tahun 2013 tercatat data perusahaan industri kecil/rumah tangga sebanyak 398 lokasi dengan usaha ter-banyak di Desa Tegalsari sejumlah150 lokasi. Sedangkan desa Tegalrejo me-miliki jumlah Industri kecil/rumah tangga terkecil sejumlah 30 lokasi usaha.

Jenis usaha terbanyak adalah industri pembuatan Anyaman sejumlah 126 usaha atau 32,90 persen dari se-luruh industri yang ada. Usaha ter-banyak setelah industri pembuatan Anyaman adalah industri anyaman bambu, sebesar 31,33 persen atau sekitar 120 tempat usaha. Sedangkan dua usaha dengan jumlah terkecil adalah industri penggilingan padi dan pembuatan genteng, dengan prosen-tase masing-masing adalah 2,87 persen dan 1,04 persen atau lokasi usaha masing-masingadalah 11 dan 4 lokasi.

Penggi-lingan Padi 2,76% Gula 31,91% Tempe 6,78% Kerupuk 19,10% Batu Bata 3,52% Genteng 1,01% Meubel 3,27% Anyaman Bambu 31,66%

K

http://banyuwangikab.bps.go.id

(23)

15 Statistik Daerah Kecamatan Tegalsari 2014

9

alah satu pusat perekonomian bagi suatu daerah adalah pa-sar. Sehingga keberadaannya sangatlah penting tidak hanya bagi pen-dorong roda perekonomian tapi juga ba-gi ketersediaan bahan pokok baba-gi ma-syarakat sekitar. Kecamatan Tegalsari memiliki 6 pasar tradisional. Selain pa-sar tradisional terdapat 292 toko pra-cangan guna mencukupi bagi masya-rakat yang bertempat tinggal jauh dari pasar. Selama tahun 2013 jumlah sara-na perdagangan pasar tradisiosara-nal tidak mengalami pertambahan, sedang toko pracangan, mini market dan toko obat atau apotik mengalami pertambahan masing-masing sebanyak 9 unit, 2 unit dan 1unit, hal ini menunjukkan bahwa perekonomian di Kecamatan Tegalsari mengalami perkembangan. Sarana Perdagangan Kecamatan Tegalsari Tahun 2012-2013 Sarana Perdagangan 2012 2013 Pasar Kelurahan 6 6 Toko Peracangan 292 273 Mini Market 12 12

Toko Obat / Apotik 9 7

Sumber: Kantor Camat Tegalsari

Kontribusi Perdagangan Kecamatan Tegalsari

Tahun 2013

Sumber: Kantor Camat Tegalsari

Pasar Kelu-rahan 2% Toko Pera-cangan 91% Mini Market 4% Toko Obat / Apotik 3%

S

http://banyuwangikab.bps.go.id

(24)
(25)
(26)

BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN BANYUWANGI

Jl. KH. Agus Salim No 87 Banyuwangi 68425 Telp.(0333)421774 Faks.(0333)413904;

Website: banyuwangikab.bps.go.id; Email : [email protected]

Referensi

Dokumen terkait

Bila dibandingkan dengan jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia pada tahun 2013, jumlah kunjungan wisman selama tahun 2014 mengalami peningkatan sebesar 7,19 persen..

Contoh lain adalah misalnya jika suatu wilayah memiliki jumlah penduduk berusia sekolah dasar yang cukup besar maka pembangunan akan dapat lebih dikonsentrasikan

K ecamatan Nglegok berada di Blitar Bagian Utara mempunyai struktur tanah yang subur, tidak kurang dari 68 ribu jiwa atau 6 persen penduduk Kabupaten Blitar telah

K ecamatan Panggungrejo berada di Blitar Bagian Selatan mempunyai struktur tanah yang kurang subur, tidak kurang dari 40 ribu jiwa atau 3,62 persen penduduk

Hanya saja, angka kesakitan yang diukur dengan persentase penduduk yang mengalami keluhan kesehatan, pada periode yang sama juga meningkat hingga menjadi 30,3

Sebagian besar mata pencarian penduduk di kecamatan Kaliwungu adalah buruh industri (74,3 persen), diikuti oleh petani, buruh tani, buruh bangunan dan pedagang,

Penyebaran Penduduk pada tahun 2010 juga terpusat di Kelurahan Pasar Onan Hurlang dengan jumlah penduduk 1762 orang (10,39%) dan kepadatan penduduk 316 penduduk per

Penyebaran Penduduk pada tahun 2010 juga terpusat di Kelurahan Pinangsori dengan jumlah penduduk 8.560 orang (37,96%) dan kepadatan penduduk 1.615 penduduk per kilometer