• Tidak ada hasil yang ditemukan

Gambaran Self-Compassion pada Anak Jalanan Kota Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Gambaran Self-Compassion pada Anak Jalanan Kota Medan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

GAMBARAN

SELF-COMPASSION

PADA ANAK JALANAN

KOTA MEDAN

Zelita Almira Br. Sembiring dan Liza Marini M.Psi, Psikolog

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran Self-compassion pada anak jalanan di kota Medan. Self-compassion diukur menggunakan skala yang dibuat berdasarkan teori dari Neff (2003) yang disusun berdasarkan 3 komponen; Self-kindness, Common humanity, dan Mindfulness, dengan jumlah 20 aitem. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah 100 orang anak jalanan di kota Medan dengan rentang usia 12-18 tahun. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan mengkategorikan Self-compassion yang dimiliki subjek kedalam rendah, sedang, dan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 77% subjek berada pada kategori tinggi, 21% subjek berada pada kategori sedang, dan 2% berada pada kategori rendah. Hasil ini menjelaskan bahwa anak jalanan kota Medan memiliki cara untuk memandang kegagalan atapun penderitaan secara positif, serta memiliki keinginan untuk meringankan beban penderitaan yang mereka alami. Sebagian besar anak jalanan kota Medan juga mampu mengasihi diri sendiri, tidak menyakiti ataupun tidak bersikap kasar kepada diri sendiri dalam menghadapi permasalahan hidup, seperti kegagalan ataupun keadaan yang tidak menyenangkan.

Kata kunci:self-compassion, anak jalanan

(2)

DESCRIBE

SELF-COMPASSION

OF STREET CHILDREN

IN MEDAN CITY

Zelita Almira Br. Sembiring dan Liza Marini, M.Psi, Psikolog

ABSTRACT

This research aims to obtain a description of Self-compassion on street children in Medan city. Self-compassion is measured using a scale based on Neff's (2003) theory based on three components; self-kindness, common humanity, and mindfulness, by 20 items. The Subject involved in this research were 100 street children in Medan city with age range of 12-18 years old. Data analysis was done by using descriptive statistics to categorize self-compassion own the subject into low, medium, and high. The results showed that as much as 77% of higher categories are on subject, 21% in medium categories, and 2% are in low categories.. The results explain that street children in Medan city have a way to perceive failure or suffering positively, and have a desire to alleviate the burden of suffering they experience.Most street children in Medan city also capable of loving themselves, not hurting or not being rude to themselves in the face of life problems, such as failure or unpleasant circumstances.

Keyword:self-compassion, street children

Referensi

Dokumen terkait

Dan sebagian besar dari anak jalanan yang melakukan aktivitasnya seperti bekerja dengan mengamen, mengasong, jualan koran, dan sebagainya berasal dari luar Kecamatan Medan Johor,

1) Ekonomi, adalah adanya peluang sektor informal yang tidak terlalu membutuhkan modal keahlian, mereka harus lama di jalanan dan meninggalkan bangku sekolah, ketimpangan

Faktor Dominan Anak Menjadi Anak Jalanan di Kota Medan.. Medan:

Pada tahun 2010 Pusat Kajian Perlindungan Anak (PKPA) melakukan pemetaan ulang terhadap situasi anak jalanan di kota Medan, dari pemetaan tersebut ditemukan data statistik

Perubahan Perilaku Anak Jalanan Dalam Melakukan Aktivitas Mendapatkan Penghasilan Dan Implikasinya Bagi Kebijakan Sistem Perlindungan Sosial Anak Jalanan Di Kota Bandung..

Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Anak Jalanan Menurut Umur di Kota Medan Tahun 2014 .... Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pendidikan di Kota

Hal tersebut menunjukkan bahwa kedua partisipan dalam menghadapi residen cenderung untuk menghindari menyalahkan diri sendiri, sehingga dapat mendorong individu bersikap

Skala self compassion disusun berdasarkan 3 komponen self compassion dari Neff yaitu: berbuat baik baik pada diri sendiri self kindness kemampuan individu untuk memahami dan menerima