PENGGUNAAN TURBIN ANGIN DARRIEUS SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK UNTUK RUMAH SEDERHANA DI DESA PUSAKA RAKYAT, TARUMAJAYA, BEKASI
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Turbin angin sumbu vertikal ini dibuat agar tetap bisa berputar dengan kecepatan angin yang rendah, sehingga memiliki dimensi yang kecil.. Hal ini menyebabkan daya yang dihasilkan
Dari hasil pengujian dapat digambarkan grafik hubungan putaran poros dan daya mekanik pada berbagai jumlah bingkai sudu untuk masing- masing kecepatan angin
Pada Gambar 7 (a), terlihat putaran dibutuhkan untuk menaikkan torsi pada kecepatan angin 12 m/s (rated wind speed), Kenaikan torsi tersebut menunjukkan pada saat
Dari hasil pengujian dapat digambarkan grafik hubungan putaran poros dan daya mekanik pada berbagai jumlah bingkai sudu untuk masing- masing kecepatan angin
Grafik pada Gambar 7 menunjukkan hubungan koefisien daya turbin Vs kecepatan angin. Pada grafik terlihat kenaikan koefisien daya seiring meningkatnya kecepatan
Performance turbin angin dipengaruhi oleh posisi sumbu gerak turbin dan angina, dimana semakin besar putaran angina maka kecepatan putar turbin dan tegangan
2) Zona 1 : Berada pada zona kecepatan angin v w1 sampai v w2. Pada zona ini daya mekanik turbin angin di bawah rating daya generator. Pada zona ini kecepatan putaran
1 dapat dilihat bahwa kecepatan putaran turbin terendah yaitu 62,1 rpm yang diperoleh pada saat kecepatan angin sebesar 2,7 m/s, sedangkan kecepatan putaran turbin tertinggi pada