PENGARUH KONSENTRASI PROPILEN GLIKOL TERHADAP STABILITAS FISIK KRIM ANTIOKSIDAN FITOSOM EKSTRAK KULIT BUAH KAKAO (Theobroma cacao L.)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat ekstrak aseton kulit buah kakao mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans dan. Bacillus subtilis
Hasil penelitian menunjukkan fraksi metanol-air ekstrak etanol kulit buah kakao memiliki aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans dan Bacillus subtilis dengan zona
Hasil penelitian menunjukkan fraksi metanol-air ekstrak etanol kulit buah kakao memiliki aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans dan Bacillus subtilis dengan
ekstrak aseton kulit buah kakao terhadap bakteri lain, serta penelitian lebih lanjut untuk mengetahui senyawa yang lebih spesifik bertanggung jawab sebagai
Pemanfaatan limbah kulit buah kakao sebagai sumber bahan aktif untuk sediaan farmasi.. Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Buah Kakao
Hasil spektrum GC-MS ekstrak kulit buah kakao sebelum dilakukan fraksinasi menunjukan bahwa ekstrak kulit buah kakao mengandung 42 senyawa dominan (puncak
Kandungan metabolit sekunder yang terdapat pada serbuk dan ekstrak kulit buah kakao hasil penelitian di atas diduga bahwa aktivitas antijamur berkaitan dengan adanya metabolit sekunder
Persentase penurunan konsentrasi pewarna alami dalam ekstrak selama 20 hari penyimpanan a daun kakao b kulit buah kakao Penentuan Konsentrasi Pengawet Efektif dalam Ekstrak