• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengetahuan dan Efikasi Diri Pasien DM Tipe 2 tentang Terapi Insulin di Poliklinik RSUP Haji Adam Malik Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengetahuan dan Efikasi Diri Pasien DM Tipe 2 tentang Terapi Insulin di Poliklinik RSUP Haji Adam Malik Medan"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Lampiran 2

LEMBAR PENJELASAN KEPADA RESPONDEN PENELITIAN

Saya Eryani Siahaan adalah mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan program S1 Ilmu Keperawatan di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera

Utara. Saya sedang melakukan penelitian yang berjudul “Pengetahuan dan Efikasi

Diri Pasien DM Tipe 2 tentang Terapi Insulin di Poliklinik RSUP Haji Adam

Malik Medan”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengetahuan

dan efikasi diri pasien DM tipe 2 tentang terapi insulin. Saya sangat mengharapkan kesediaan Bapak/Ibu untuk berpartisipasi sebagai responden dalam penelitian ini.

Dalam penelitian ini, Bapak/Ibu akan diberikan kuesioner yang berisi pernyataan mengenai pengetahuan dan efikasi diri tentang terapi insulin. Penelitian ini bersifat sukarela dan tidak memberikan dampak yang merugikan. Data Bapak/Ibu akan dirahasiakan dan hanya digunakan untuk kepentingan penelitian.

Jika Bapak/Ibu bersedia, lembar persetujuan menjadi responden penelitian yang terlampir harap ditandatangani. Lembar persetujuan menjadi responden tidak bersifat mengikat, sehingga Bapak/Ibu bisa mengundurkan diri dari penelitian ini selama penelitian berlangsung.

Demikian informasi ini saya sampaikan. Atas bantuan, partisipasi dan kesediaan waktu Bapak/Ibu dalam penelitian ini, saya mengucapkan terima kasih.

Peneliti

(3)

Lampiran 3

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN PENELITIAN

Judul Penelitian : “Pengetahuan dan Efikasi Diri Pasien DM tipe 2 tentang Terapi Insulin di Poliklinik RSUP Haji Adam Malik

Medan”

Peneliti : Eryani Siahaan

NIM : 111101069

Berdasarkan penjelasan yang disampaikan oleh peneliti pada lembar penjelasan, saya bersedia untuk berpartisipasi menjadi responden. Saya mengerti bahwa penelitian ini akan dijamin kerahasiaannya, saya memiliki hak kebebasasan untuk berhenti, dan semua berkas yang mencantumkan identitas subjek penelitian hanya digunakan dalam kepentingan penelitian.

Selanjutnya secara sukarela dan tanpa ada unsur paksaan siapapun, dengan ini saya menyatakan bersedia menjadi responden dalam penelitian ini.

Medan ,... 2015 Responden

(4)

Lampiran 4

INSTRUMEN PENELITIAN

Pengetahuan dan Efikasi Diri Pasien DM tipe 2 tentang Terapi Insulin di Poliklinik RSUP Haji Adam Malik Medan

Petunjuk:

1.Kuesioner ini terdiri dari tiga bagian yaitu data demografi, kuesioner tentang pengetahuan dan kuesioner tentang efikasi diri

2. Mohon kesediaan Bapak/Ibu untuk mengisi kuesioner tersebut sesuai dengan keadaan yang sebenarnya

3. Silakan mengisi pada tempat yang sesuai, dengan cara memberi tanda (√ ) pada kotak yang tersedia

4. Semua jawaban Bapak/Ibu adalah BENAR

A.Data Demografi

No.Responden :

Inisial responden :

Usia : tahun

Jenis kelamin : Laki-laki Perempuan

Lama menderita DM :

(5)

B. Kuesioner Pengetahuan

Petunjuk pengisian : Berilah tanda (√) pada kolom yang tersedia sesuai dengan

kondisi yang anda alami.

No Pernyataan Benar Salah

1 Pasien DM tipe 2 harus disuntik insulin sepanjang hidupnya

2 Tempat penyuntikan insulin adalah perut, bokong, paha dan lengan

3 Penyuntikan dapat dilakukan pada tempat yang sama terus menerus

4 Penyuntikan berikutnya berjarak 1 inchi dari tempat penyuntikan sebelumnya

5 Pada saat akan berolahraga, insulin tidak dapat diinjeksi pada bagian paha, karena akan mempercepat penyerapan insulin/rendahnya gula darah

6 Penyuntikan pada tempat yang sama terus menerus akan menyebabkan lipohypertropi (penumpukan lemak)

7 Bila disuntikkan terlalu dalam (ke dalam otot) penyerapan insulin akan terjadi lebih cepat

8 Setelah penyuntikan, biarkan jarum tetap berada di kulit selama 10 detik untuk memastikan semua insulin masuk dan tidak ada yang menetes saat jarum ditarik dari kulit 9 Jarum suntik tidak boleh digunakan berulang

10 Sebelum disuntikkan, kulit harus di desinfeksi terlebih dahulu

11 Alkohol yang dipakai sebagai desinfektan harus ditunggu sampai kering sebelum menyuntik

12 Insulin diabsorbsi paling cepat pada bagian perut 13 Insulin sebaiknya disuntikkan secara tegak lurus dengan

kulit / 90 derajat

14 Insulin membantu tubuh menggunakan gula yang berada di dalam darah kita

15 Insulin biasanya diberikan 15-20 menit sebelum makan 16 Jika disimpan pada suhu ruangan, insulin dapat bertahan

selama 30 hari

17 Insulin yang disimpan dalam lemari es harus dikeluarkan selama 20 menit sebelum digunakan

(6)

C.Kuesioner Efikasi Diri

Petunjuk pengisisan : Berilah tanda (√) pada kolom yang tersedia sesuai dengan

kondisi yang anda alami.

Tidak Yakin (TY) : apabila anda merasa TIDAK YAKIN dengan

pernyataan tersebut

Kadang (K) : apabila anda merasa KADANG YAKIN dengan

pernyataan tersebut

Yakin (Y) : apabila anda merasa YAKIN dengan pernyataan tersebut

No Pernyataan TY K Y

1 Saya yakin mampu menyuntikkan insulin secara mandiri

2 Saya yakin mampu melakukan injeksi insulin pada bagian perut, paha dan lengan

3 Saya yakin mampu membersihkan tangan dan daerah yang akan disuntik sebelum penyuntikan insulin 4 Saya yakin mampu melakukan rotasi tempat injeksi

insulin untuk menghindari lipohypertropi (penimbunan lemak)

5 Saya yakin mampu menggunakan jarum baru setiap akan melakukan injeksi

6 Saya yakin mampu menyuntikkan insulin pada daerah lengan pada saat akan berolahraga

7 Saya yakin mampu menyuntikkan insulin dengan jumlah yang tepat berdasarkan hasil kadar gula darah 8 Saya yakin mampu menyuntikkan insulin walaupun

saya sedang sibuk

9 Saya yakin mampu menyuntikkan insulin di bagian perut ketika kadar gula darah saya sangat tinggi

10 Saya yakin mampu menyuntikkan insulin dengan jarak 1 inchi dari daerah sebelumnya

11 Saya yakin mampu secara teratur menyuntikkan insulin sesuai jadwal yang ditentukan

(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)

Lampiran 13

RIWAYAT HIDUP

Nama : Eryani Siahaan

NIM : 111101069

Tempat, tanggal lahir : Dolok Marlawan, 23 Maret 1994

Jenis Kelamin : Perempuan

Agama : Kristen Protestan

Alamat : Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan Medan

No HP : 085276543951

Nama Ayah : L Siahaan

Nama Ibu : S Sinaga

Riwayat Pendidikan

1. 1998-1999 : TK Santa Lusia Pematangsiantar

2. 1999-2001 : SD Cinta Rakyat 2 Pematangsiantar

3. 2001-2005 : SDN Plus No. 091473 Tiga Balata

4. 2005-2008 : SMPN1 Pematangsiantar

(17)

Lampiran 14

Taksasi Dana

1. Persiapan proposal

 Biaya kertas dan tinta print proposal Rp 150.000,-

 Fotokopi sumber-sumber tinjauan pustaka Rp 50.000,-

 Biaya internet Rp 50.000,-

 Perbanyak proposal dan penjilidan Rp 50.000,-

 Konsumsi saat sidang proposal Rp 160.000,-

2. Perbaikan proposal

 Biaya print kertas Rp 50.000,-

3. Pengumpulan dan pengolahan data

 Izin Penelitian Rp 500.000,-

 Penggandaan kuesioner Rp 50.000,-

4. Persiapan skripsi

 Biaya kertas dan tinta print Rp 150.000,-

 Penggandaan skripsi dan penjilidan Rp 50.000,-

 Konsumsi saat sidang skripsi Rp 250.000,-

(18)

Lampiran 15 Output hasil SPSS

1. Data demografi

Frequency Percent Valid Percent

(19)

63 2 4.0 4.0 72.0

Lama menderita DM

Frequency Percent Valid Percent

(20)

25 1 2.0 2.0 98.0

32 1 2.0 2.0 100.0

Total 50 100.0 100.0

Lama menggunakaan insulin

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

2. Pengetahuan

pengetahuan

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Percent

Valid baik 48 96.0 96.0 96.0

cukup 2 4.0 4.0 100.0

(21)

3. Efikasi diri

efikasidiri

Frequency Percent Valid Percent

Cumulative

Percent

Valid baik 47 94.0 94.0 94.0

kurang 3 6.0 6.0 100.0

(22)

Referensi

Dokumen terkait

Oleh karena itu harapan untuk seseorang mempunyai rasa efikasi diri yang tinggi sangatlah penting karena dapat mempengaruhi keberhasilan mereka dalam mengelola diri mereka

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status fungsional dengan konsep diri pasien stroke.. Desain penelitian ini adalah

Berdasarkan hasil penelitian,didapatkan bahwa pengetahuan pengguna insulin pada pasien Diabetes Melitus tipe2 berada dalam kategori baik yaitu sebesar 63.3%, sedangkan sikap

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan efikasi diri terhadap tindakan perawatan kaki pada pasien DM tipe 2 di RSUP Haji Adam Malik Medan..

Setelah memahami berbagai hal yang menyangkut penelitian ini, diharapkan Bapak/Ibu yang terpilih menjadi sukarelawan pada penelitian ini, dapat mengisi

Pada penelitian ini kejadian depresi dinilai dengan cara Bapak/Ibu mengisi kuesioner yang saya berikan dengan benar dan sejujur-jujurnya tanpa kerja sama dengan orang

Pasien Saat Menjalani Hemodialisis Di RSUP Haji Adam Malik Medan”. Saya sebagai peneliti mohon kesediaan bapak/ibu untuk menjadi responden pada penelitian ini. Penelitian

Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur efikasi diri pada diabetes tipe 2 dalam review sistematik ini yaitu 4 artikel menggunakan kuesioner Self-Efficacy Scale for