UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH
SILABUS
Mata Kuliah : Metodologi Penelitian Sosial dan Budaya Kode Mata Kuliah : SJ 408
SKS : 2 (dua)
Semester : VII
Kelompok Mata Kuliah : MKTT
Program Studi : Pend. Sejarah – S 1
Status Mata Kuliah : Mata Kuliah Pilihan
Prasyarat : Lulus mata kuliah Masyarakat Pedesaan dan
Masyarakat Perkotaan di Indonesia
Dosen : Drs. Didin Saripudin M.Si.
Drs. Ayi Budi Santosa, M. Si
Drs. Syarif Moeis
TUJUAN MATA KULIAH :
Melalui perkuliahan ini Mahasiswa dapat :
1. Memahami dan menjelaskan keberadaan ilmu dalam kehidupan manusia 2. Membedakan antara ilmu dan pengetahuan
3. Memahami dan menjelaskan ilmu sebagai suatu bentuk kebenaran
4. Membandingkan dan membedakan agama sebagai bentuk kebenaran mutlak, filsafat sebagai bentuk kebenaran spekulatif, dan ilmu sebagai bentuk kebenaran ilmiah 5. Memahami dan menentukan cara-cara dan langkah-langkah dalam mencari suatu
kebenaran ilmiah
6. Memahami cara-cara membuat suatu laporan dan karya ilmiah
DESKRIPSI MATA KULIAH
Sebagai salah satu tolok ukur keberhasilan seorang mahasiswa dalam menempuh jenjang pembelajarannya adalah dengan membuahkan suatu penulisan atau karya ilmiah. Berbeda dengan mekanisme dan proses penulisan lainnya, maka untuk membuat suatu penulisan ilmiah diperlukan cara-cara tertentu sehingga dapat memenuhi kriteria ilmiah.
Suatu penulisan ilmiah pada dasarnya adalah untuk membuahkan suatu kebenaran ilmiah, dan kebenaran itu harus dapat dibuktikan menurut cara-cara ilmiah pula; untuk itu semua maka diperlukan adanya teori-teori dasar, asumsi, hipotesa (kalau memungkinkan), langkah-langkah penelitian dengan menentukan metoda dan teknik penelitian, melalukan analisa, serta membuat laporan
pemahamannya tentang peristiwa atau fenomena masyarakat dan kebudayaan dari beberapa mata kuliah yang bermuatan kajian masyarakat dan kebudayaan
Tidak mudah untuk menggambarkan suatu fenomena sosial budaya, karena belum tentu fenomena yang ada dan terjadi itu sesuai dengan apa yang diharapkan oleh anggota-anggota masyarakat yang mendukung kebudayaan tersebut, dalam hal ini dibutuhkan keterampilan seorang peneliti untuk mengungkapkannya secara benar; kebenaran mana tentu saja harus dapat dipertangung jawabkan menurut prosedur ilmiah.
Dengan dasar pijakan kebenaran di atas, maka substansi yang akan diberikan dalam mata Metodologi Penelitian ini yaitu tentang dasar-dasar dan langkah-langkah penelitian ilmiah, khususnya tentang apa, mengapa dan bagaimana suatu penelitian ilmiah itu dilakukan; walaupun kecenderungan mata kuliah adalah kerja lapangan (field work), namun dasar-dasar dan langkah-langkah suatu kerja lapangan seperti menentukan masalah penelitian, konsep serta teori yang berhubungan dengan penelitian, pendekatan metodologis, teknik penelitian, analisa data, serta pelaporan tentunya harus diberikan dalam bentuk perkuliahan tatap muka.
Diharapkan setelah mendapatkan mata kuliah ini mahasiswa menjadi lebih faham dan terampil dalam mengungkapkan berbagai fenomena atau kasus-kasus yang terjadi dalam masyarakat, tidak hanya terbatas untuk kepentingan akademis tetapi juga praktis-operasional, baik menyangkut kepentingan mereka dalam menyelesaikan tugas akhir maupun kemampuan mereka setelah menyelesaikan masa studinya.
PENDEKATAN PEMBELAJARAN 1. Tatap muka di kelas / Ceramah
2. Menyediakan situs internet sebagai media pengayaan komunikasi 3. Pencarian sumber melalui media internet
4. Memberikan tugas individual dan kelompok 5. Melakukan kegiatan praktikum :
Merancang kegiatan, membuat instrumen, melakukan penelitian, membuat laporan 6. Diskusi kelompok
EVALUASI
1. Ujian Tengah Semester (UTS) 2. Ujian Akhir Semester (UAS) 3. Tugas Individual
4. Tugas Kelompok 5. Aktivitas Kelas :
Kehadiran, Disiplin, Diskusi
RINCIAN MATERI PERKULIAHAN TIAP PERTEMUAN Pertemuan 1 : Pengantar
Orientasi materi umum pembelajaran Mata kuliah, maksud dan tujuan pembelajaran, isi pembelajaran, mekanisme, dan evaluasi pembelajaran
Ilmu dan pengetahuan Ciri-ciri ilmu
Pertemuan 3 : Bentuk-bentuk kebenaran (ilmu) Cara-cara mencari kebenaran
Pertemuan 4 : Metoda Penelitian : Prosedur dalam suatu penelitian ilmiah Metoda Penelitian :
Menurut data yang perlu dikumpulkan Pendekatan Kuantitatif
Pendekatan Kualitatif Pertemuan 5 : Metoda Penelitian
Menurut sifat penelitian
Metode Eksploratori (menjelajah) Metoda eksplanatori (menerangkan) Pertemuan 6 : Metoda Penelitian
Menurut keperluan waktu penelitian Metode Historis (kesejarahan) Metode Deskriptif (penggambaran) Metode Eksperimental b.2. wawancara tanpa struktur
b.2.1. wawancara berfokus b.2.2. wawancara bebas c. wawacara sambil lalu
Pertemuan 13 : Teknik Penelitian
menurut sifat-sifat pertanyaan yang diajukan, 1. Wawancara tertutup
2. Wawancara terbuka
1. Komunikasi langsung 2. Komunikasi tidak langsung
Pertemuan 14 : Analisa Data
-Analisa data dengan mekanisme analisa sesuai dengan bentuk penelitian yang dilakukan. -Koding, Editing, Tabulasi
-Data kualitatif .-Data kuantitatif Pertemuan 15 : Laporan Penelitian
Judul, pengantar, daftar isi, pendahuluan, tubuh laporan, Kesimpulan dan saran, Lampiran , dan Kepustakaan
Pertemuan 16 : Ujian Akhir semester
Rujukan Buku :
Arikunto, Suharsimi (2002). Prosedur Penelitian,Rineka Cipta.
Faisal, Sanapiah (1981). Dasar dan teknik menyusun angket. Usaha Nasional, Surabaya.
Irawan, Prasetya (1999). Logika dan Prosedur penelitian, STIA-LAN, Jakarta.
Koentjaraningrat (1986). Metode-metodePenelitian masyarakat Gramedia
Nasution (1996). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif, Tarsito Bandung
Poedjawijatna (1982). Tahu dan Pengetahuan, Bina Aksara, Jakarta.
Singaribun, M - Efendi (1982). Metode penelitian Survai, Jakarta.
Suparlan, Parsudi (1997). Paradigma naturalistik dalam penelitian pendidikan, Antropologi Indonesia,
Surakhmad, Winarno (1985). Pengantar Penelitian Ilmiah Bandung.