• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGANTAR MODUL SISTEM AKUNTANSI PEMERINTAH DAERAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGANTAR MODUL SISTEM AKUNTANSI PEMERINTAH DAERAH"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Modul 3- Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah 1 MODUL 3

SISTEM AKUNTANSI PEMERINTAH DAERAH

PENDAHULUAN

Sistem akuntansi pemerintah daerah (SAPD) merupakan suatu instrumen

untuk mengoperasionalkan prinsip-prinsip akuntansi yang telah ditetapkan

dalam SAP dan kebijakan akuntansi. SAPD menunjukkan rangkaian proses

akuntansi yang terdiri dari proses identifikasi transaksi keuangan,

menjurnal ke dalam buku jurnal, memposting ke buku besar, menyusun

neraca saldo, menyusun kertas kerja konsolidasian, dan diakhiri dengan

penyusunan laporan keuangan.

Sebagai sebuah pedoman, SAPD menjelaskan siapa melakukan apa dan

menegaskan tentang transaksi apa saja yang dicatat dan bagaimana

mencatatnya. Pada prinsipnya, SAPD disusun agar para petugas yang

menjalankan fungsi akuntansi dapat memahami dan menjalankan proses

akuntansi dengan baik dan benar.

Modul ini akan mendeskripsikan SAPD berdasarkan elemen-elemen laporan

realisasi anggaran, laporan operasional, dan neraca pemerintah daerah.

Setiap pembahasan SAPD atas elemen laporan keuangan akan dibahas

dengan sistematika sebagai berikut:

1.Identifikasi prosedur

Tahapan penyusunan sistem akuntansi pemerintah daerah dimulai dari

memahami proses bisnis pada pemerintah daerah khususnya terkait

siklus pengelolaan keuangan daerah. Berdasarkan siklus itulah tim

penyusun SAPD mengidentifikasi prosedur-prosedur apa saja yang harus

(2)

Modul 3- Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah 2 2. Menentukan pihak-pihak terkait

Setelah prosedur-prosedur teridentifikasi, ditentukan pihak-pihak yang

terkait pada masing-masing prosedur. Masing-masing pihak memiliki

peran tersendiri agar prosedur dapat menghasilkan output yang

diinginkan.

3.Menentukan dokumen terkait

Setelah prosedur dan pihak terkait ditentukan, langkah selanjutnya

adalah mengidentifikasi dokumen-dokumen yang mengalir pada prosedur

sekaligus menentukan pihak-pihak pengguna dokumen tersebut. Dari

semua dokumen tersebut diidentifikasi dokumen mana yang valid untuk

dijadikan sebagai dokumen sumber pencatatan jurnal.

4.Menentukan jurnal standar

Pada setiap prosedur yang telah ditetapkan tim penyusun menelaah SAP

dan kebijakan akuntansi terkait. Berdasarkan penelaahan tersebut tim

penyusun menentukan jurnal debet dan kredit yang akan digunakan

untuk mencatat.

5. Menuangkannya dalam langkah teknis

Langkah terakhir dalam penyusunan SAPD ialah menyusun langkah

teknis. Langkah teknis merupakan alur pelaksanaan sistem akuntansi

yang menjelaskan pihak-pihak yang melaksanakan sistem akuntansi,

dokumen apa saja yang diperlukan, dan bagaimana pihak-pihak tersebut

memperlakukan dokumen-dokumen yang terkait. Selain itu, diberikan

ilustrasi atau format pencatatan dalam bentuk penjurnalan akuntansi.

Pemerintah daerah dapat mengembangkan sistem akuntansi pemerintah

daerah dengan menambahkan bagan alir dan ilustrasi soal atau transaksi

beserta jawabannya.

Untuk memberikan gambaran bentuk penyajian sistem akuntansi

pemerintah daerah, dibawah ini diuraikan mengenai sistem akuntansi PPKD

dan sistem akuntansi SKPD yang dapat dijadikan sebagai panduan dalam

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengawasan, penerapan sistem akuntansi keuangan daerah, dan pengelolaan keuangan daerah terhadap kinerja pemerintah daerah pada

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengawasan, penerapan sistem akuntansi keuangan daerah, dan pengelolaan keuangan daerah terhadap kinerja pemerintah daerah pada

AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (STUDI EMPIRIS PADA BADAN PENGELOLAAN

Berdasar hasil penelitian dan pembahasan sebagaimana telah diuraikan di muka, dapat ditarik simpulan sebagai berikut: (1) Pengembangan sistem akuntansi pemerintahan daerah ber-

Pihak-pihak yang terkait dalam sistem akuntansi kas dan setara kas pada PP!D antara Pihak-pihak yang terkait dalam sistem akuntansi kas dan setara kas pada PP!D antara lain Pejabat

Secara umum dijelasakan dalam hal pengelolaan keuangan daerah yang mengacu pada Permendagri Nomor 77 tahun 2020 dijelaskan bahwa Sistem akuntansi pemerintah daerah atau yang selanjutnya

Dokumen ini berisi tentang ruang lingkup Sistem Akuntansi Pemerintah Pusat (SAPP) yang berlaku untuk seluruh unit organisasi pemerintah pusat dan

Pidato utama Inspektur Aceh dalam rangka Workshop Pengelolaan dan Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah Berdasarkan Konsep CGAA yang dilaksanakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah