HUBUNGAN ILMU
PENGETAHUAN,
TEKNOLOGI, DAN SENI
DALAM ISLAM
Gilang Rizky Pratama 21050114120029
Muiz Priza Kundi Suparman 21050114120030 Rio Wicaksono Raharjo 21050114120031
Robby Tri Widyanto 21050114120032
Maulana Rizal Barutama 21050114120033 M. Abdan Syakuro 21050114120034
A.IPTEK
IPTEK merupakan segala
sesuatu yang berhubungan
dengan teknologi, baik itu
penemuan terbaru tentang
teknologi ataupun
Ilmu Pengetahuan dan Seni
dalam Islam
Kata ilmu dan pengetahuan ialah sekumpulan
pengetahuan manusia yang dikumpulkan
melalui suatu proses pengkajian dan dapat
diterima oleh akal sehat. Dalam pemikiran
sekuler, pengetahuan mempunyai tiga
karakteristik yaitu obyektif, netral dan bebas
nilai. Sedangkan dalam islam, pengetahuan
tidak boleh bebas.Pada zaman sekarang ilmu
pengetahuan berkembang pesat sehingga
Ilmu Pengetahuan dan Seni
dalam Islam
Teknologi dan seni merupakan produk ilmu
pengetahuan. Teknologi merupakan hasil
penerapan praktis dari ilmu pengetahuan yang
berkarakteristik obyetif dan netral. Teknologi
mempunyai dampak positif berupa kemajuan
dan kesejahteraan bagi manusia dan
mempunyai dampak negatif berupa
Sumber Ilmu Pengetahuan
Akal dan wahyu adalah sumber ilmu dalam Islam.
Keduanya tidak boleh bertentangan. Namun, manusia
tetap diberi kebebasan dalam mengembangkan akal
budi selama masih berada dalam tuntunan Quran dan
Sunah Rasul. Berdasarkan itu, ilmu dalam pemikiran
Islam memiliki sifat:
1.
abadi (perennial knowledge)
Berarti bahwa tingkat kebenarannya bersifat mutlak
karena bersumber dari wahyu Allah.
2. perolehan (acquired knowledge)
Seni adalah hasil ungkapan akal budi
manusia dengan segala prosesnya.Seni
merpkn ekspresi jiwa seseorang yang
identik dengan keindahan.Keindahan yg
hakiki adalah kebenaran.Keduanya memiliki
nilai yg sama yaitu keabadian.
Benda-benda yg diolah secara kreatif
sehingga muncul keindahan itulah karya
seni.Seni yg lepas dari nilai-nilai ketuhanan
tidak akan abadi karena ukurannya adalah
hawa nafsu bukan akal budi.Agama dan
ilmu harus sejalan tdk boleh
Konsep IPTEK, dan seni dalam
Islam
Kata sains disadur dalam bahasa Indonesia menjadi ilmu pengetahuan, sedangkan dalam sudut pandang filsafat ilmu, pengetahuan dengan ilmu sangat berbeda maknanya.
- Pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui manusia melalui tanggapan panca indera dan instuisi.
- Secara etimologis kata ilmu berarti kejelasan, karena segala yang terbentuk dari akar katanya mempunyai ciri kejelasan.
- Istilah teknologi merupakan produk ilmu pengetahuan. Dalam sudut pandang budaya, teknologi merupakan salah satu unsur budaya sebagai hasil penerapan praktis dari ilmu pengetahuan.
Teknologi dapat membawa dampak positif berupa kemajuan dan kesejahteraan bagi manusia juga sebaliknya dapat membawa dampak negatif berupa ketimpangan-ketimpangan dalam kehidupan manusia dan lingkungannya yang berakibat kehancuran alam semesta. Netralitas teknologi dapat digunakan untuk kemanfaatan sebesar-besarnya bagi kehidupan manusia dan atau digunakan untuk kehancuran manusia itu sendiri. Oleh sebab itu kebenaran ipteks sangat relatif.
Kesenian Islam tidak harus berbicara tentang islam. Ia tidak
harus berupa nasihat langsung, atau anjuran berbuat
kebajikan,bukan juga penampilan abstrak tentang akidah.
Seni yang islami adalah seni yang dapat menggambarkan
wujud ini dengan bahasa yang indah serta sesuai dengan
cetusan fitrah. Seni islam adalah ekspresi tentang keindahan
wujud dari sisi pandangan islam tentang alam, hidup, dan
manusia yang mengantar menuju pertemuan sempurna
Integrasi Iptek, iman, dan amal
Para sarjana muslim berpandangan bahwa yang disebut ilmu itu tidak hanya terbatas pada pengetahuan (knowledge) dan ilmu (science) saja, melainkan ilmu oleh Allah dirumuskan dalam lauhil mahfudz yang disampaikan kepada kita melalui Alquran dan As-Sunnah. Ilmu Allah itu melingkupi ilmu manusia tentang alam semesta dan manusia sendiri. Jadi bila diikuti jalan pikiran ini, maka dapatlah kita pahami, bahwa Alquran itu merupakan sumber pengetahuan dan ilmu pengetahuan manusia (knowledge and science).
Integrasi Iptek, iman,
dan amal
Dalam pandangan Islam ,antara agama,Ilmu pengetahuan
,teknologi dan seni terdapat hubungan yang harmonis dan dinamis yang terintegrasi dlm suatu sistem yg disebut dinul Islam.Di
dalamnya terkandung tiga unsur pokok yaitu akidah,syariah dan akhlak(iman ,ilmu&amal shalih).
Islam merupakan ajaran yang sempurna,kesempurnaannya
terkandung dalam inti ajarannya .Ada 3 inti ajaran Islam yaitu Iman,Islam dan Ikhsan,ketiga inti ajaran itu disebut Dinul
Islam.Sebagaimana digambarkan dalam Al-Qur’an;Artinya
“Tidakkah kamu perhatikan Allah telah membuat perumpamaan
kalimat yg baik(Dinul Islam) seperti sebatang pohon yg
Ayat diatas mengindentikkan bahwa Iman
adalah akar,Ilmu adalah pohon yg
mengeluarkan dahan dan cabang-cabang ilmu
pengetahuan.Sedangkan amal ibarat buah
dari pohon itu identik dg teknologi dan
seni.Ipteks dikembangkan diatas nilai-nilai
Secara lebih spesifik, integrasi pendidikan iptek dan imtaq ini diperlukan karena empat alasan:
1.Iptek akan memberikan berkah dan manfaat yang sangat besar bagi kesejahteraan hidup umat manusia bila iptek disertai oleh asas iman dan taqwa kepada Allah SWT.
2.Pada kenyataannya, iptek yang menjadi dasar modernisme, telah menimbulkan pola dan gaya hidup baru yang bersifat sekularistik, materialistik, dan hedonistik, yang sangat berlawanan dengan nilai-nilai budaya dan agama yang dianut oleh bangsa kita.
3.dalam hidupnya, manusia tidak hanya memerlukan kebutuhan jasmani, tetapi juga membutuhkan imtaq dan nilai-nilai sorgawi (kebutuhan spiritual).
Keutamaan Orang yang Beriman
dan Berilmu
Iman secara istilah artinya pengikraran dalam lisan, pembenaran dalam hati dan pengamalan dalam perbuatan. Iman bisa bertambah dengan ketaatan dan bisa berkurang dengan kemaksiatan.
Keutamaan orang yang beriman telah banyak diterangkan dalam al-quran, salah satunya yakni dalam surat Ibrahim ayat 23 yang artinya:
Keutamaan untuk orang - orang yang beriman dan beramal sholeh ialah mereka akan kembali ke Surga Allah yang penuh dengan berkah dan kenikmatan.
Selain itu iman memiliki manfaat bagi kehidupan, yakni :
1. Iman melenyapkan kepercayaan kepada benda mati/ syirik 2. Iman menanamkan semangat berani menghadapi maut 3. Iman menanamkan sikap mandiri dalam kehidupan
4. Iman memberikan ketentraman jiwa
5. Iman mewujudkan kehidupan yang baik
6. Iman melahirkan sikap ikhlas dan konsekuen 7. Iman memberikan keberuntungan
Allah akan mengangkatkan derajat orang orang yang berilmu dan beriman dengan derajat yang berlipat. Oleh karenanya Allah menyuruh manusia untuk menggali ilmu pengetahuan, membentuk majelis ta’lim, membaca ayat ayat Allah, baik yang tertulis maupun yang diciptakan Allah misalnya bintang, langit, bumi, gunung dll.
Mengapa Allah menaikkan derajat orang berilmu dikarenakan ada 7 kelebihan ilmu :
1. Ilmu adalah warisan dari nabi
2. Ilmu selalu menjaga orang orang yang menjaganya
3. Orang yang berilmu banyak akan memiliki banyak teman pula 4. Ilmu apabila diberikan kepada orang, maka ilmu itu akan bertambah
5. Pemilik ilmu akan menerima syafaat pada hari kiamat 6. Ilmu apabila disimpan tidak akan habis atau rusak
Tanggung Jawab Ilmuwan
terhadap Alam Semesta
Definisi Alim, Ulama, Alim Ulama Dan Ilmuwan
Alim adalah istilah yang berasal dari Bahasa Arab yang artinya berilmu ( terutama dalam hal Agama Islam).
Ulama artinya orang yang ahli dalam hal atau dalam pengetahuan Agama Islam.
Alim Ulama artinya orang-orang yang pandai dalam pengetahuan Agama Islam.
Tanggung Jawab Ilmuwan
i) Memelihara Lingkungan
Manusia diberi akal pikiran dan nafsu, dimana tidak diberikan pada makhluk lainnya. Dengan bekal akal pikiran itulah Allah memberikan mandat sebagai khalifah di bumi agar mengurusi (mempergunakan dan memeliharanya) alam ini sebaik baiknya.
ii) Membuktikan Isi /ayat-ayat Alquran
iii) Menjalin dan mengembangkan hubungan yang harmonis dan selaras dengan alam sekitar.
iv) Memakmurkan alam, mengolah SDA dengan IPTEK untuk kesejahteraan.
Dalam mengelola alam, sudah seharusnya kita tidak hanya meminta dari alam saja. Namun sebaliknya kita juga harus memberi kepada alam. Misalnya meregenerasi tanah dengan memanfaatkan IPTEK misalnya dengan dibajak menggunakan traktror, mengelola potensi SDA yang ada dengan menggandeng masyarakat sekitar sehingga tercipta kesejahteraan.
v) Menerapkan ilmunya dalam mengeksploitasi alam dan lingkungan dengan teknologi terkini, ramah lingkungan, tanpa merusak alam dan dengan bijak.
Selain itu, tanggung jawab ilmuwan yang lain adalah :
a) Melaksanakan program konservasi lingkungan, penanaman pohon (reboisasi), pelestarian tanaman langka, pembibitan pohon, dsb.
b) Menjaga keseimbangan ekosistem dengan tidak
mengurangi/mengilangkan fungsi dari setiap unsur ekosistem. c) Peranan ilmuwan dalam pengambilan kebijakan :
- Ilmuwan dan staf ahli, yang bekerja di LIPI, kementrian, badan, lembaga pemerintah, dinas terkait yang bergerak di lingkungan hidup, ESDM, Perizinan, mempengaruhi pengambil kebijakan
KESIMPULAN
Pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui manusia melalui tangkapan panca indra, intuisi dan firasat. Sedangkan ilmu adalah pengetahuan yang sudah diklasifikasi, diorganisasi, disistematisasi dan diinterpretasi sehingga menghasilkan kebenaran obyektif, sudah diuji kebenarannya dan dapat diuji ulang secara ilmiah. Adapun teknologi adalah terapan atau aplikasi dari ilmu yang dapat ditunjukkan dalam hasil nyata yang lebih canggih dan dapat mendorong manusia untuk berkembang lebih maju lagi.
Dalam pandangan islam, antara agama islam dengan konsep ilmu pengetahuan, teknologi dan seni terdapat hubungan yang harmonis dan dinamis yang terintegrasi dengan diiringi oleh iman dan taqwa. Artinya, perkembangan iptek dan seni perlu diimbangi dengan iman dan taqwa sehingga semua yang telah dihasilkan dapat berupa hasil yang baik dan berbuah pahala, dan juga dapat terhindar dari hal-hal yang menyesatkan.